NEW
Font size
WorksheetsKISI ATS KIMIA KLS XI Sem 2
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah … .
lingkungan menyerap kalor dari sistem
sistem menyerap kalor dari lingkungan
sistem dan lingkungan memiliki kalor sama
kalor sistem dan lingkungan jika dijumlahkan sama dengan nol
pada akhir reaksi, kalor lingkungan selalu lebih kecil dari kalor sistem
Sebanyak 2 mol gas hidrogen jika direaksikan dengan 1 mol gas oksigen akan terbentuk uap air yang membutuhkan kalor sebesar 484 kJ. Persamaan termokimianya adalah … .
H2(g) + ½ O2(g) --> H2O(g) ΔH = 484 kJ
2 H2(g) + O2(g) --> 2 H2O(g) ΔH = 484 kJ
2 H2(g) + O2(g) --> 2 H2O(g) ΔH = –484 kJ
2 H2O(g) --> 2 H2(g) + O2(g) ΔH = –484 kJ
H2O(g) --> H2(g) + ½ O2(g) ΔH = 484 kJ
Terjadinya reaksi endoterm ditunjakkan pada gambar nomor…
1 dan 3
2 dan 4
1 dan 4
1 dan 2
3 dan 4
Perhatikan persamaan termokimia berikut :
2CuCl(s) → 2Cu(s) + Cl2(g) ΔH = +274,4 kJ
2CuCl(s) + Cl2(g) → 2CuCl2(s) ΔH = -165,8 kJ
ΔH untuk reaksi :
Cu(s) + Cl2(g) → CuCl2(s)
yaitu,....
43 kJ/mol
86 kJ/mol
484 kJ/mol
570 kJ/mol
1054 kJ/mol
Data energi ikatan rata rata :
C=C = 609 kJ/mol
C-Cl = 326 kJ/mol
C-H = 412 kJ/mol
C-C = 345 kJ/mol
H-Cl = 426 kJ/mol
Besarnya entalpi reaksi
CH2=CH2 + HCl → CH3CH2Cl
adalah,......
-312 kJ/mol
-48 kJ/mol
48 kJ/mol
100 kJ/mol
312 kJ/mol
Diketahui persamaan termokimia pembentukan Fe2O3 dan CO2:
2Fe(s) + 3/2O2(g) → Fe2O3(s) Δ H = - 822 kJ/mol
C(s) + 1/2O2(g) → CO(g) Δ H = -110 kJ/mol
Berapakah perubahan entalpi untuk reaksi berikut ini?
Fe2O3(s) + 3C(g) → 2Fe(s) + 3CO(g) Δ H = ....kJ/mol
+ 712
+492
-492
-712
Berikut ini yang merupakan reaksi pembentukan standar adalah ....
Ca(s) + O(g) + H(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Ca2+(s) + O2 (g) + H2(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Ca(s) + O2 (g) + H2(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Ca(s) + 2O2(g) + 2H(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
2Ca(s) + O2(g) + H2(g) ------> 2Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Jika kalor jenis air adalah 4,18 J.g-1.0C maka untuk memanaskan 50 gram air dari suhu 250C menjadi 750C memerlukan kalor sebesar....
8,250 kJ
9,725 kJ
10,450 kJ
11,725 kJ
12,45 kJ
Berikut ini pernyataan yang benar tentang reaksi endoterm adalah....
entalpi awal lebih besar dari entalpi akhir dan ΔH > 0
entalpi awal lebih kecil dari entalpi akhir dan ΔH > 0
entalpi awal lebih besar dari entalpi akhir dan ΔH < 0
entalpi awal lebih kecil dari entalpi akhir dan ΔH < 0
entalpi awal sama dengan entalpi akhir dan ΔH = 0
Jika diketahui reaksi berikut :
N2 (g) + 3H2 (g) → 2NH3 (g) ΔH= -92 kJ
Berdasarkan reaksi tersebut harga entalpi penguraian (ΔHd) NH3 adalah....
+184 kJ
+92 kJ
+46 kJ
-92 kJ
-46 kJ
Jika energi ikatan H-H : 431 kJ, O=O : 489 kJ dan H-O : 460 kJ.
Entalpi reaksi : H2 (g) + ½ O2 (g) → H2O(g) adalah….
-920 kJ
-460 kJ
-244,50 kJ
-122,25 kJ
-61,13 kJ
Jika reaksi antara logam Magnesium dengan Asam Klorida encer di campurkan kedalam tabung reaksi yang tersumbat dengan rapat, gas Hidrogen yang dihasilkan di dalam sistem tidak dapat meninggalkan sistem. Akan tetapi perambatan kalor meninggalkan sistem tetap terjadi melalui dinding pada tabung reaksi. Pada percobaan ini termasuk ke dalam…
Sistem terbuka
Sistem tertutup
perubahan entalpi
energy dalam
Sistem terisolasi
Perhatikan persamaan reaksi termokimia di bawah ini:
1. ½ N2 (g) + ½ O2 (g) → NO (g) ΔH = +kJ/mol
2. NO2 (g) → ½ N2 (g) + O2 (g) ΔH = −kJ/mol
3. CO2 (g) → C (s) + O2 (g) ΔH = +kJ/mol
4. C2H5OH + 3O2 → 2CO2 + 3H2O ΔH = −kJ/mol
5. Na (s) + ½ Cl2 (g) → NaCl ΔH = −kJ/mol
Pasangan persamaan reaksi yang merupakan ΔHfo, ΔHdo, dan ΔHco adalah ….
(3), (4), dan (5)
(2), (4), dan (5)
(1), (3), dan (5)
(1), (2), dan (4)
(1), (2), dan (3)
Berdasarkan reaksi :
H2 + CI2 → 2HCI ∆H = -112 kJ/mol
Dapat dinyatakan bahwa pada penguraian 1 mol HCI kalor reaksinya ….
endoterm, 56 kJ
endoterm, 112 kJ
eksoterm, 56 kJ
eksoterm, 112 kJ
eksoterm, 224 kJ
Jika satu sendok serbuk seng dimasukkan ke dalam gelas kimia yang berisi larutan HCl, ternyata terbentuk gelembung gas dan dasar tabung terasa panas. Reaksi ini dapat digolongkan :
Eksoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
Eksoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
Endoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
Endoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
Endoterm, energi tidak berpindah
Beberapa peristiwa dalam kehidupan sehari-hari berikut ini :
(1) Fotosintesis
(2) Es batu mencair
(3) Kapur tohor dalam air
(4) Kembang api
(5) Pembakaran kayu
Peristiwa yang tergolong reaksi endoterm adalah...
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (5)
E. (4) dan (5)
Sebuah Kristal KNO3 dimasukkan ke dalam tabung reaksi kemudian ditetesi dengan air. Pada tabung reaksi terasa dingin. Reaksi ini dapat digolongkan….
A. Eksoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
B. Eksoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
C. Endoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
D. Endoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
E. Endoterm, energi tidak berpindah
Dalam termokimia terdapat istilah sistem dan lingkungan. bagian dari alam semesta yang menjadi pusat perhatian langsung dalam suatu percobaan disebut....
A. Lingkungan
B. Entalpi
C. Sistem
D. Kalor
E. Endoterm
Pembakaran 1 mol larutan metanol membentuk karbon dioksida dan uap air menghasilkan kalor sebesar 638 kJ. Persamaan termokimia yang tepat untuk menyatakan reaksi tersebut adalah ............
CH3OH(l) + O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = -638 kJ
CH3OH(l) + ½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = +638 kJ
CH3OH(l) + 1½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = -638 kJ
1½ CH3OH(l) + 1½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = -638 kJ
CH3OH(l) + 1½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = +638 kJ
Berikut ini proses yang termasuk eksotermis adalah...
Sublimasi es kering, CO2 (s)
Pelelehan es
Fotosintesis
Penguapan air
Pembakaran kayu
Pernyataan di bawah ini yang termasuk ke dalam reaksi Endoterm adalah…..
besi berkarat
es batu yang mencair
air mengalir
ledakan bom
pembakaran kayu
Diketahui persamaan termokimia:
C (s) + O2(g) ---> CO2(g) ΔH = –393,5 kJ
Pernyataan yang benar dari reaksi di atas adalah … .
pembentukan 1 mol karbon menghasilkan kalor sebesar 393,5 kJ
pembakaran 1 mol karbon dioksida menghasilkan kalor sebesar 393,5 kJ
pembentukan 1 mol karbon dioksida membutuhkan kalor sebesar 393,5 kJ
pembakaran 1 mol karbon membutuhkan kalor sebesar 393,5 kJ
pembentukan 1 mol karbon
Berikut ini pernyataan yang benar tentang reaksi endoterm adalah....
entalpi awal lebih besar dari entalpi akhir dan ΔH > 0
entalpi awal lebih kecil dari entalpi akhir dan ΔH > 0
entalpi awal lebih besar dari entalpi akhir dan ΔH < 0
entalpi awal lebih kecil dari entalpi akhir dan ΔH < 0
entalpi awal sama dengan entalpi akhir dan ΔH = 0
Pernyataan yang salah tentang reaksi eksoterm adalah,....
panas berpindah dari sistem ke lingkungan
harga perubahan entalpinya positif
suhu sistem < suhu lingkungan
reaksi yang melepaskan panas
entalpi pereaksi > entalpi hasil
Ilmu kimia yg mempelajari tentang panas/suhu disebut
Hidrokarbon
Termokimia
Termofisika
Termometer
Eksoterm
Diketahui energi ikatan rata-rata dalam kJ mol-1 dari:
C = C = 607 kJ mol-1
C – C = 343 kJ mol-1
C – H = 410 kJ mol-1
O – H = 460 kJ mol-1
C – O = 351 kJ mol-1
Berapakah perubahan entalpi dari reaksi dari:
CH2 = CH2 + H2O → CH3 – CH2 – OH
-1359 kJ mol-1.
-1355 kJ mol-1.
-1459 kJ mol-1.
-1365 kJ mol-1.
Dalam suatu reaksi kimia dibebaskan 8,4 kJ energi. Kalor ini digunakan untuk memanaskan 100 cm3 air, maka kenaikan suhunya adalah…
(kalor jenis air = 4,2 J g-1 oC-1)
10^oC
15^oC
20^oC
25^oC
Perhatikan reaksi berikut:
2CuCl(s) → 2Cu(s) + Cl2(g) DH = +274,4 kJ
2CuCl(s) + Cl2(g) -> 2CuCl2(s) DH = −165,8 kJ
Hitunglah DH pada reaksi Cu(s) + Cl2(g) -> CuCl2(s) adalah.....
35,45 kJ
40,35 kJ
45,36 kJ
54,29 kJ
Bila 2,30 g dimetil eter (Mr = 46) dibakar pada tekanan tetap, kalor yang dilepaskan adalah 82,5 kJ. Berdasarkan data ini, hitunglah kalor pembakaran dimetil eter adalah ...
1550.00 kJ/mol
1650.00 kJ/mol
1660.00 kJ/mol.
1560.00 kJ/mol.
Perhatikan persamaan reaksi termokimia berikut ini!
1. ½N2(g) + ½O2(g) → NO(g)∆H = +kJ.mol-1
2. NO2(g) → ½N2(g) + O2(g)∆H = − kJ.mol-1
3. CO2(g) → C(s) + O2(g)∆H = +kJ.mol-1
4. C2H5OH(l) + 3O2(g) → 2CO2(g) + 3H2O(l) ∆H = − kJ.mol-1
(5) Na(s) + ½Cl2(g) → NaCl(s) ∆H = − kJ.mol-1
Pasangkan persamaan reaksi yang termasuk dari ∆Hfo, ∆Hdo dan ∆Hco ?
Pembentukan 1=5, penguraian 2=3, dan pembekaran 4
Pembentukan 1=3, penguraian 4=3, dan pembekaran 5
Pembentukan 4=5, penguraian 2=1, dan pembekaran 3
Pembentukan 2=3, penguraian 4=1, dan pembekaran 5
Berikut ini yang merupakan reaksi pembentukan standar adalah ....
Ca(s) + O(g) + H(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Ca2+(s) + O2 (g) + H2(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Ca(s) + O2 (g) + H2(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Ca(s) + 2O2(g) + 2H(g) ------> Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
2Ca(s) + O2(g) + H2(g) ------> 2Ca(OH)2 (s) ΔH = -a kal
Jika kalor jenis air adalah 4,18 J.g-1.0C maka untuk memanaskan 50 gram air dari suhu 250C menjadi 750C memerlukan kalor sebesar....
8,250 kJ
9,725 kJ
10,450 kJ
11,725 kJ
12,45 kJ
Diketahui :
C(s) + O2 (g) → CO2 (g) ΔH = -393 kJ
2CO(s) + O2 (g) → 2CO2 (g) ΔH = -568 kJ
Berdasarkan data tersebut ΔHf0 CO adalah....
-786 kJ
-568 kJ
-393 kJ
-284 kJ
-109 kJ
Jika diketahui reaksi berikut :
N2 (g) + 3H2 (g) → 2NH3 (g) ΔH= -92 kJ
Berdasarkan reaksi tersebut harga entalpi penguraian (ΔHd) NH3 adalah....
+184 kJ
+92 kJ
+46 kJ
-92 kJ
-46 kJ
Jika energi ikatan H-H : 431 kJ, O=O : 489 kJ dan H-O : 460 kJ.
Entalpi reaksi : H2 (g) + ½ O2 (g) → H2O(g) adalah….
-920 kJ
-460 kJ
-244,50 kJ
-122,25 kJ
-61,13 kJ
Pernyataan yang benar tentang reaksi endoterm yaitu . . . .
Sistem melepaskan kalor
∆H < 0
Entalpi produk lebih kecil daripada entalpi reaktan
Entalpi sistem bertambah
Berikut ini pernyataan yang benar mengenai proses endoterm adalah …
entalpi sistem berkurang dan DH bernilai positif
entalpi sistem berkurang dan DH bernilai negatif
entalpi sistem bertambah dan DH bernilai positif
entalpi lingkungan berkurang dan DH bernilai negative
Diketahui :
entalpi pembentukan C2H5OH = - 277,7 KJ/mol,
maka perubahan entalpi untuk penguraian 2 mol C2H5OH adalah ….
+ 138,85 KJ
– 277,70 KJ
+ 277,70 KJ
-555,40 KJ
+ 555,40 KJ
Tenaga kita akan bertambah jika kita mengkonsumsi karbohidrat, karbohidrat dapat diperoleh dari proses fotosintesis. Perubahan bentuk energi pada peristiwa ini adalah ....
energi gerak - energi kimia – energi panas – energi cahaya
.energi panas – energi cahaya – energi kimia – energi gerak
energi cahaya – energi panas – energi kimia – energi gerak
energi kimia – energi panas – energi cahaya – energi gerak
energi gerak – energi panas – energi cahaya – energi kimia
