wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

CBT THT Kom ver 02

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien berusia 68 tahun datang ke klinik dengan keluhan penurunan kemampuan mendengar, terutama dalam situasi ramai dan saat berbicara dengan orang lain. Pasien merasa terganggu dengan penurunan kemampuan pendengaran ini karena mempengaruhi interaksi sosial dan aktivitas sehari-harinya. Dokter ingin mengevaluasi kualitas hidup pasien dengan mempertimbangkan bagaimana penurunan pendengaran memengaruhi berbagai aspek kehidupannya, baik fisik, emosional, maupun sosial.

Pernyataan yang benar mengenai kualitas hidup adalah:

a)

Istilah yang menitikberatkan pada kapabilitas dan limitasi fisik, emosi, dan sosial seseorang

b)

Istilah yang menitikberatkan pada nilai fungsi dan status kesehatan seseorang.

c)

Istilah yang menitikberatkan pada kemampuan seseorang dapat melaksanakan peran, tugas, maupun aktivitas dengan baik.

d)

Istilah yang menitikberatkan pada kenyamanan beraktifitas dan bekerja.

2.

Seorang pasien berusia 32 tahun dengan rinitis alergi persisten sedang berat mengeluhkan hidung tersumbat, bersin-bersin, dan gangguan tidur. Dokter ingin mengevaluasi dampak kondisi ini terhadap kualitas hidup pasien.

Pengukuran kualitas hidup generic yang paling banyak diketahui dan luas penggunaannya adalah:

a)

The quality of well-being index

b)

The health utilities index

c)

Medical outcomes study short form 36

d)

Health-related quality of life

3.

Pak Amir datang ke poliklinik THT dengan keluhan hidung tersumbat, sakit kepala, dan penurunan indra penciuman. Setelah diperiksa, pasien didiagnosis dengan rinosinusitis kronik. Untuk mengevaluasi dampak kondisi pasien terhadap kualitas hidupnya, dokter memutuskan untuk menggunakan The Sinonasal Outcomes Test.

Berikut ini adalah pernyataan yang benar mengenai The Sinonasal Outcomes Test:

a)

Pengukuran sinusitis akut dan kronis

b)

Spesifik menilai rinitis

c)

Menilai 2 komponen, yaitu tingkat keparahan dan durasi

d)

Merupakan versi pendek dari 31-item Rhinosinusitis Outcome Measure

4.

Seorang pasien dengan Obstructive Sleep Apnea mengeluh rasa kantuk berlebihan di siang hari. Dokter ingin menilai derajat kantuk pasien.

Pemeriksaan yang sering digunakan untuk menilai derajat kekantukan di siang hari adalah:

a)

FOSQ

b)

ESS

c)

SAQLI

d)

QSQ

5.

Bayi usia 24 hari dibawa ke klinik untuk skrining pendengaran. Dokter melakukan pemeriksaan deteksi dini gangguan pendengaran sesuai Targeted New Born Hearing Screening.

Pemeriksaan deteksi dini gangguan pendengaran pada bayi ini adalah:

a)

OAE dan ASSR

b)

OAE dan AABR

c)

AABR dan ASSR

d)

BERA dan BOA

e)

TEOAE dan VRA

6.

Seorang bayi usia 26 hari dengan faktor risiko natal berupa asfiksia, telah menjalani pemeriksaan OAE dan menunjukkan hasil pass/pass. Sesuai dengan alur skrinin gpendengaran.

Kapan pasien perlu kontrol ulang?

a)

1 bulan

b)

2 bulan

c)

3 bulan

d)

6 bulan

7.

Seorang laki-laki, usia 62 tahun, menjalani kemoterapi dengan cisplatin mengeluhkan adanya gangguan pendengaran setelah beberapa siklus kemoterapi. Dokter mencurigai adanya ototoksitas sebagai efek samping dari pengobatan tersebut.

Pernyataan dibawah ini yang benar mengenai ototoksitas akibat cisplatin

a)

Bersifat irreversible

b)

Terjadi pada dosis kecil

c)

Memiliki efek dominan pada system vestibuler

d)

Memiliki efek dominan pada outer hair cell

e)

Dapat merusak tulang pendengaran

8.

Seorang bayi berusia 38 hari dibawa ke klinik untuk pemeriksaan skrining pendengaran. Orang tua bayi mencurigai adanya gangguan pendengaran karena bayi tidak merespons suara keras di sekitarnya. Dokter mengikuti pedoman American Joint Committee on Infant Hearing (JCIH) dalam menilai dan menangani bayi tersebut.


Menurut pedoman JCIH, langkah-langkah yang benar untuk deteksi dan penanganan gangguan pendengaran pada bayi adalah:

a)

Skrining setelah 1 bulan, diagnosis setelah 3 bulan, habilitasi sebelum 6 bulan

b)

Skrining sebelum 1 bulan, diagnosis sebelum 3 bulan, habilitasi sebelum 6 bulan

c)

Skrining sebelum 1 bulan, diagnosis sebelum 3 bulan, habilitasi setelah 6 bulan

d)

Skrining sebelum 1 bulan, diagnosis setelah 3 bulan, habilitasi sebelum 6 bulan

9.

Seorang anak berusia 3 tahun datang untuk pemeriksaan perkembangan. Orang tua melaporkan bahwa anak mulai berbicara lebih banyak, namun kalimatnya terkadang sulit dimengerti.

Pada anak usia 3 tahun, berapa persentase kalimat yang dapat dimengerti dengan jelas?

a)

35 % kalimat dapat dimengerti dengan jelas

b)

55% kalimat dapat dimengerti dengan jelas

c)

75% kalimat dapat dimengerti dengan jelas

d)

100% kalimat dapat dimengerti dengan jelas

10.

Seorang pekerja di pabrik dengan tingkat kebisingan mencapai 90 dB diminta untuk bekerja setiap hari. Untuk memastikan keselamatan pekerja, perusahaan ingin mematuhi pedoman yang ditetapkan oleh Occupational Safety and Health Administration (OSHA) terkait paparan bising yang diizinkan.

Berdasarkan OSHA, lama paparan bising maksimal pada pekerja tersebut.

a)

4 jam

b)

6 jam

c)

2 jam

d)

1,5 jam

11.

Seorang individu dalam keadaan sehat/normal, namun telah terjadi interaksi antara tubuh dengan agen patogen di luar tubuh (misalnya, virus atau bakteri). Individu tersebut belum menunjukkan gejala atau keluhan.

Kondisi tersebut masuk dalam tahap:

a)

Patogenesis

b)

Prepatogenesis

c)

Subklinis

d)

Klinis

12.

Seorang pria 21 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri saat menelan dan kesulitan membuka mulut. Pasien dirujuk untuk pengobatan lanjutan guna mencegah komplikasi atau cacat setelah sembuh.

Pencegahan terhadap komplikasi atau cacat setelah sembuh termasuk dalam pencegahan:

a)

Primordial

b)

Primer

c)

Sekunder

d)

Tersier

13.

Seorang laki-laki 36 tahun datang ke poliklinik THT dengan keluhan tinitus. Ia memiliki riwayat terpapar bising karena bekerja di pabrik tekstil selama 3 tahun. Hasil audiogram menunjukkan penurunan pendengaran pada frekuensi tinggi di kedua telinga.

Berdasarkan temuan kasus tersebut, pendekatan yang tepat adalah:

a)

Pencegahan primer

b)

Pencegahan Sekunder

c)

Pencegahan tersier

d)

Penanganan awal

14.

Seorang anak perempuan 4 tahun datang ke IGD dengan sesak napas dan demam. Ditemukan tenggorokan pseudomembran (+). Riwayat imunisasi (-). Di kota yang sama, sedang terjadi wabah penyakit dengan gejala serupa.

Peningkatan cakupan imunisasi merupakan upaya:

a)

Preventif primer

b)

Preventif sekunder

c)

Preventif tersier

d)

Promotif

15.

Seorang laki-laki 17 tahun datang ke klinik THT-KL dengan keluhan pilek yang tidak kunjung sembuh. Anamnesis dan pemeriksaan fisik menunjukkan kecurigaan ke arah rinitis alergi. Pemberian antihistamin dan kortikosteroid termasuk dalam pencegahan:

a)

Primordial

b)

Primer

c)

Sekunder

d)

Tersier

16.

Seorang anak akan memasuki tahun ajaran baru dan dokter ingin memastikan kesehatan pendengaran anak tersebut. Indikasi pemeriksaan skrining pendengaran pada anak sekolah adalah:

a)

Saat pertama sekali terpapar bising

b)

Saat pertama sekali masuk kelas 1 SD

c)

Saat anak mengeluh sering sakit kepala

d)

Saat kelas 6 SD untuk persiapan masuk SMP

17.

Seorang anak menunjukkan kesulitan dalam mengingat dan mengurutkan informasi yang didengar. Dokter mencurigai adanya masalah dalam pemrosesan informasi auditori.

Auditori memori dan auditori sequencing merupakan tanda dan gejala dari:

a)

Gangguan pemusatan perhatian

b)

Auditory processing disorders

c)

Gangguan bahasa ekspresif

d)

Attention-deficit hyperactivity disorder

18.

Pak Ismail, 57 tahun, mengalami pelebaran reticulum endoplasma pada ganglion spiralis sehingga menyebabkan gangguan ototoksik. Pak Ismail mengkonsumsi obat:

a)

PlatinumAminoglikosida

b)

Obat anti malaria

c)

Loop diuretics

d)

NSAID

19.

Seorang pasien yang sedang menjalani pengobatan dengan aminoglikosida melaporkan keluhan tinnitus dan penurunan pendengaran setelah beberapa minggu pengobatan. Dokter menjelaskan bahwa prognosis ototoksik pada pasien tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Prognosis ototoksik tergantung pada:

a)

Jenis obat

b)

Riwayat alergi

c)

Cara pasien menggunakan obat

d)

Lamanya pasien mengalami sakit

20.

Seorang anak perempuan usia 8 tahun datang dengan keluhan suara sengau dan tidur mendengkur. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan tonsil T1/T1.

Berdasarkan kasus di atas, pernyataan yang tepat adalah:

a)

Suara sengau pasien merupakan jenis hipernasal

b)

Tatalaksana medikamentosa tidak dapat dilakukan

c)

Operatif bukan tatalaksana pilihan

d)

Pemeriksaan radiologi dapat menilai penyebab suara sengau