wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tes Gula Darah dan Pengaruhnya

Total questions: 69

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Kondisi apa saja yang bisa mempengaruhi hasil tes gula darah?

a)

Tekanan darah yang rendah

b)

Konsumsi vitamin C berlebihan

c)

Anemia, asam urat, atau kondisi lingkungan yang panas

d)

Suhu tubuh yang rendah

2.

Obat apa yang biasanya diberikan untuk mengobati peradangan dalam tubuh, yang juga dapat meningkatkan kadar gula darah?

a)

Analgesik

b)

Kortikosteroid

c)

Antihistamin

d)

Antibiotik

3.

Bagaimana obat diuretik dapat mempengaruhi kadar gula darah?

a)

Menurunkan kadar gula darah

b)

Stabilisasi kadar gula darah

c)

Tidak mempengaruhi kadar gula darah

d)

Meningkatkan kadar gula darah

4.

Bagaimana alkohol dapat menurunkan kadar gula darah?

a)

Alkohol meningkatkan penyimpanan glukosa

b)

Alkohol mempercepat metabolisme glukosa

c)

Alkohol meningkatkan produksi insulin

d)

Alkohol menghentikan hati melepaskan glukosa ke dalam darah

5.

Bagaimana beta blocker dapat mempengaruhi penderita diabetes?

a)

Beta blocker meningkatkan kadar glukosa darah

b)

Beta blocker menutupi gejala hipoglikemia

c)

Beta blocker meningkatkan sensitivitas insulin

d)

Beta blocker menurunkan kadar glukosa darah

6.

Apa yang harus dilakukan pasien sebelum melakukan tes glukosa darah puasa?

a)

Pasien harus puasa 10 - 14 jam sebelum pemeriksaan.

b)

Pasien harus puasa 6 - 8 jam sebelum pemeriksaan.

c)

Pasien tidak perlu berpuasa sebelum pemeriksaan

d)

Pasien hanya menghindari makanan manis sebelum pemeriksaan

7.

Hal apa saja yang tidak boleh dilakukan pasien saat menunggu pemeriksaan glukosa darah 2 jam PP?

a)

Pasien tetap tenang dan rileks selama menunggu

b)

Pasien tetap beraktivitas seperti biasa setelah makan

c)

Pasien berolahraga ringan setelah makan

d)

Pasien merokok, melakukan kegiatan jasmani berat, dan tidak makan atau minum lagi

8.

Apa kelemahan dari metode kimia atau reduksi pada pemeriksaan glukosa darah?

a)

Tidak efektif untuk mengukur glukosa.

b)

Membutuhkan langkah pemeriksaan yang panjang dan reagen bersifat korosif.

c)

Tidak memerlukan pemanasan.

d)

Reaksi terjadi sangat lambat.

9.

Prinsip dari metode Glukosa Oksidase (GOD-PAP) adalah?

a)

Enzim akan bereaksi dengan asam asetat glacial.

b)

Mengukur kadar glukosa secara langsung tanpa enzim.

c)

Enzim glukosa oksidase menkatalisis reaksi oksidasi glukosa.

10.

Apa keunggulan dari metode glukosa oksidase untuk menguur kadar glukosa darah?

a)

Tidak memerlukan enzim.

b)

Reagen mahal sehingga hasil lebih akurat.

c)

Tidak dipengaruhi oleh zat lain dalam darah.

d)

Reagen yang digunakan murah dan hasil yang memadai.

11.

Apa yang diukur oleh alat pemeriksaan glukosa darah dengan reagen kering?

a)

Volume plasma dalam darah

b)

Konsentrasi elektrolit

c)

Jumlah sel darah merah dalam sampel

d)

Intensitas arus electron yang terukur oleh alat

12.

Parameter lipid tradisional yang umum digunakan untuk penilaian risiko kardiovaskular meliputi yang berikut, kecuali:

a)

Trigliserida (TG).

b)

Lipoprotein(a) [Lp(a)].

c)

Kolesterol total (TC).

d)

Kolesterol HDL (HDL-C).

13.

Manakah dari lipoprotein berikut yang dianggap aterogenik karena kontribusinya terhadap perkembangan aterosklerosis?

a)

LDL (Low-Density Lipoprotein).

b)

Apolipoprotein A-I (apoA-I).

c)

HDL (High-Density Lipoprotein).

d)

Lipoprotein lipase (LPL).

14.

Seorang pasien memiliki kadar trigliserida puasa 600 mg/dL. Berdasarkan klasifikasi profil lipid, kategori yang manakah yang sesuai dengan kadar trigliserida pasien ini?

a)

Hipertrigliseridemia sangat tinggi/parah.

b)

Normal.

c)

Hipertrigliseridemia sedang.

d)

Hipertrigliseridemia ringan.

15.

Dalam konteks penilaian risiko penyakit kardiovaskular aterosklerotik (ASCVD) selama 10 tahun, parameter profil lipid yang manakah yang digunakan sebagai faktor risiko?

a)

Tekanan darah sistolik dan diastolik.

b)

Usia, jenis kelamin, dan ras.

c)

Semua opsi di atas.

d)

Total kolesterol dan kadar HDL-C.

16.

Apa yang terutama mempertahankan struktur lipoprotein?

a)

Ikatan hidrogen antara molekul air dan lipid.

b)

Ikatan kovalen antara lipid dan protein.

c)

Interaksi elektrostatik antara kepala polar lipid dan protein.

d)

Interaksi hidrofobik antara komponen nonpolar lipid dan protein.

17.

Lipoprotein manakah yang memiliki densitas kurang dari 1,006 g/ml?

a)

Hanya LDL.

b)

LDL, HDL, dan Lp(a).

c)

CM dan VLDL.

d)

Hanya

18.

Lipoprotein manakah yang memiliki densitas kurang dari 1,006 g/ml?

a)

Hanya LDL.

b)

LDL, HDL, dan Lp(a).

c)

CM dan VLDL.

d)

Hanya HDL.

19.

Apakah fungsi utama sistem transportasi lipid yang melibatkan lipoprotein?

a)

Semua opsi di atas.

b)

Mengangkut trigliserida dari usus dan hati ke jaringan adiposa dan otot.

c)

Memasok kolesterol ke jaringan perifer untuk pembentukan membran sel dan sintesis hormon steroid.

d)

Mensintesis asam empedu di hati.

20.

Enzim manakah yang menghidrolisis trigliserida dalam lipoprotein yang terikat pada endotelium kapiler jaringan adiposa dan otot?

a)

Lecitin-kolesterol asiltransferase (LCAT).

b)

Protein transfer ester kolesterol (CETP).

c)

Lipoprotein lipase (LPL).

d)

Lipase hepatik (HL).

21.

Bagaimana kolesterol ester diangkut ke dalam hepatosit untuk sintesis asam empedu?

a)

Oleh kilomikron (CM) melalui endositosis.

b)

Oleh LDL yang terikat pada reseptor LDL.

c)

Oleh HDL2 matang yang terikat pada reseptor pemulung, kelas B tipe 1 (SR-B1).

d)

Oleh VLDL yang terikat pada reseptor VLDL.

22.

Manakah dari lipoprotein berikut yang dominan trigliserida (TG)?

a)

IDL (Intermediate-Density Lipoprotein).

b)

Kilomikron (CM).

c)

LDL (Low-Density Lipoprotein).

d)

HDL (High-Density Lipoprotein).

23.

Apa komponen protein struktural utama lipoprotein?

a)

Trigliserida.

b)

Apolipoprotein.

c)

Kolesterol.

d)

Fosfolipid.

24.

Manakah apolipoprotein berikut yang ditemukan dalam VLDL, IDL, dan LDL?

a)

apoB-100.

b)

apoCII.

c)

apoA1.

d)

apoB-48.

25.

Manakah lipoprotein berikut yang memiliki kandungan protein tertinggi?

a)

Kilomikron (CM).

b)

HDL (High-Density Lipoprotein).

c)

VLDL (Very Low-Density Lipoprotein).

d)

LDL (Low-Density Lipoprotein).

26.

Faktor manakah yang dapat menyebabkan variabilitas kadar kolesterol total (TC)?

a)

Semua opsi di atas.

b)

Diet.

c)

Merokok.

d)

Aktivitas fisik.

27.

Mengapa spesimen puasa disarankan untuk pengukuran profil lipid?

a)

Puasa diperlukan agar kilomicron dapat dibersihkan dari darah.

b)

Puasa meningkatkan akurasi pengukuran kolesterol total.

c)

Puasa meminimalkan pengaruh diet pada konsentrasi trigliser.

28.

Apa efek hemodilusi pada kadar lipid?

a)

Hemodilusi menurunkan kadar TC dan LDL-C.

b)

Hemodilusi meningkatkan kadar TC dan LDL-C.

c)

Hemodilusi tidak berpengaruh pada kadar lipid.

d)

Hemodilusi hanya mempengaruhi kadar TG.

29.

Mengapa penentuan trigliserida (TG) penting dalam menilai risiko residual, bahkan dengan kadar LDL-C yang ditargetkan?

a)

Kadar TG yang tinggi berbanding terbalik dengan risiko kardiovaskular.

b)

Kadar TG yang tinggi menghambat risiko kejadian kardiovaskular.

c)

Penentuan TG tidak penting dalam menilai risiko residual.

d)

Kadar TG yang tinggi, bahkan dengan kadar LDL-C yang ditargetkan, secara signifikan meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular.

30.

Apa mekanisme yang mendasari metode enzimatik yang digunakan untuk penentuan trigliserida (TG)?

a)

TG dihidrolisis menjadi gliserol dan FFA, diikuti dengan penentuan gliserol menggunakan metode enzimatik.

b)

TG diukur dengan spektrofotometri setelah ekstraksi dengan pelarut organik.

c)

TG ditentukan berdasarkan pembentukan hydrogen peroksida(H2O2).

d)

TG secara langsung bereaksi dengan pewarna kromogenik dalam reaksi Trinder.

31.

Rentang kesalahan total yang dapat diterima untuk konsentrasi TG direkomendasikan?

a)

±10%.

b)

±20%.

c)

±15%.

d)

±5%.

32.

Menurut pedoman diagnostik laboratorium lipid, manakah kadar kolesterol total (TC) yang diinginkan (puasa dan non-puasa)?

a)

< 200 mg/dL.

b)

< 190 mg/dL.

c)

< 150 mg/dL.

d)

< 240 mg/dL.

33.

Prinsip yang manakah yang mendasari metode Lieberman-Burchard?

a)

Reduksi kolesterol dengan kalium hidroksida.

b)

Presipitasi kolesterol dengan penghuni.

c)

Hidrolisis enzimatik kolesterol ester.

d)

Reaksi kolesterol dengan asam sulfat.

34.

Berapakah batas kesalahan total yang direkomendasikan oleh NCEP untuk penentuan kolesterol total (TC)?

a)

±15%.

b)

±9%.

c)

±5%.

d)

±12%.

35.

Berapakah batas kesalahan total yang direkomendasikan oleh NCEP untuk penentuan kolesterol total (TC)?

a)

±15%.

b)

±9%.

c)

±5%.

d)

±12%.

36.

Seorang wanita memiliki kadar HDL-C lebih besar dari 45 mg/dL. Apakah dapat diterima secara klinis?

a)

Kadar tidak dapat diterima dan perlu diukur ulang.

b)

Kadar HDL-C dapat diterima untuk wanita.

c)

Kadar HDL-C rendah untuk wanita.

d)

Kadar HDL-C normal untuk pria tapi tidak untuk wanita.

37.

Apa yang tidak merekomendasikan penilaian HDL-C?

a)

Memonitor risiko untuk tujuan ilmiah.

b)

Sebagai parameter tambahan untuk stratifikasi risiko dalam skala risiko SCORE.

c)

Memonitor pengobatan gangguan lipid

d)

Sebagai tujuan pengobatan atau untuk memprediksi risiko CV

38.

Mengapa pengujian langsung HDL-C dapat dilakukan?

a)

Semua yang diatas

b)

Penggunaan deterjen yang melarutkan HDL dan secara adsorpsi memblokir akses kolesterol dalam partikel VLDL dan LDL ke enzim

c)

Tanpa pengendapan LDL dan VLDL

d)

Tidak diperlukan isolasi fraksi HDL

39.

Menurut rekomendasi NCEP, berapa kesalahan total pengukuran metode langsung HDL-C?

a)

Sebagian besar hasil yang tidak akurat terlihat pada kadar HDL-C <40 mg/dl.

b)

-20% hingga +36% untuk sampel dislipidemia

c)

±13% untuk sampel normolipidemik

d)

Semua yang diatas

40.

Apa komponen protein yang paling banyak terdapat dari HDL, dengan persentase sekitar 70%.?

a)

apoE

b)

apoA-I

c)

apoCII

d)

apoB-100

41.

Bagaimana HDL yang berurusan dengan Peradangan, serta stres oksidatif dan glikasi.?

a)

Semua yang diatas

b)

HDL berubah

c)

HDL menjadi faktor peningkatan risiko kardiovaskular

d)

HDL menjadi disfungsional

42.

Kapan rumus Friedewald tidak boleh digunakan?

a)

jika IDL dan keadaan yang terkait

b)

Jika Penghitungan kadar LDL-C menggunakan rumus Friedewald

c)

Jika komposisi partikel lipoprotein (obesitas, diabetes tipe 2, sindrom met

43.

tidak boleh digunakan?

a)

jika IDL dan keadaan yang terkait

b)

Jika Penghitungan kadar LDL-C menggunakan rumus Friedewald

c)

Jika komposisi partikel lipoprotein (obesitas, diabetes tipe 2, sindrom metabolik, penyakit ginjal, penyakit hati)

d)

Jika kadar TG tinggi (> 4,5 mmol/l, 400 mg/dl)

44.

Kapan Anda harus menggunakan perhitungan non-HDL-C atau pengukuran apoB daripada pengukuran LDL-C?

a)

Jika kadar TG > 4,5 mmol/l (400 mg/dl)

b)

Jika obesitas, diabetes mellitus, atau sindrom metabolik

c)

Jika kadar TC dan LDL-C rendah

d)

Semua yang diatas

45.

Metode penentuan / perhitungan manakah yang merupakan metode referensi untuk menentukan tingkat LDL-C?

a)

Rumus Friedewald.

b)

Metode generations ketiga saat ini.

c)

Kuantifikasi beta berdasarkan ultrasentrifugasi preparatif bahan

d)

Rumus Martin-Hopkins

46.

Faktor-faktor manakah yang masuk ke dalam kategori risiko kardiovaskular ekstrem?

a)

Penyakit arteri perifer atau penyakit vaskular polivaskular

b)

Riwayat sindrom koroner akut (ACS) dan peristiwa vaskular lainnya dalam 2 tahun terakhir

c)

Penyakit arteri koroner multivaskular

d)

Semua yang diatas

47.

Manakah dari berikut ini yang termasuk faktor risiko yang mendefinisikan status risiko kardiovaskular yang sangat tinggi dalam tabel IV?

a)

Semua opsi di atas.

b)

Diabetes mellitus dengan kerusakan organ.

c)

Penyakit kardiovaskular didokumentasikan secara klinis atau dengan pemeriksaan pencitraan.

d)

Riwayat sindrom koroner akut (ACS)

48.

Kondisi manakah yang dievaluasi di bawah 'Alarming levels' pada Tabel V?

a)

Homozygous familial hypercholesterolaemia

b)

Heterozygous familial hypercholesterolaemia

c)

In untreated individuals

d)

Semua yang diatas

49.

Berapa risiko kardiovaskuler Homozygous Familial Hypercholesterolemia pada individu yang sedang dievaluasi berdasarkan Tabel V?

a)

> 300

b)

> 190

c)

Semua yang diatas

d)

> 500

50.

Yang manakah dari berikut ini yang membantu untuk menyediakan kondisi diagnostik laboratorium lipid yang baik

a)

Laboratorium harus memenuhi standar Kualitas Internasional

b)

Tidak relevan karena hasil manual sering kali sama

c)

Kit yang digunakan harus berkualitas dan memenuhi standar ISO

d)

Peralatan Lab

51.

Dalam konteks diagnostik laboratorium lipid, laboratorium harus memenuhi standar Kualitas Internasional

a)

Laboratorium harus memenuhi standar Kualitas Internasional

b)

Tidak relevan karena hasil manual sering kali sama

c)

Kit yang digunakan harus berkualitas dan memenuhi standar ISO

d)

Peralatan Laboratorium dan kit diagnostik harus berstandar internasional

52.

Metabolisme secara umum dapat didefinisikan sebagai?

a)

Proses transpor zat melalui membran sel dengan bantuan protein pembawa.

b)

Proses perubahan makro molekul pada senyawa organik akibat interkonversi kimiawi secara biologis.

c)

Proses pembentukan energi dari senyawa anorganik melalui reaksi reduksi-oksidasi.

d)

Proses penguraian senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana dengan bantuan katalis.

53.

Enzim berperan penting dalam metabolisme karena?

a)

Meningkatkan suhu yang diperlukan untuk reaksi metabolisme.

b)

Menghasilkan energi untuk reaksi metabolisme.

c)

Menyediakan molekul anorganik untuk sintesis senyawa organik.

d)

Mempercepat reaksi metabolisme secara spesifik.

54.

Dampak metabolisme secara biokimia yang utama adalah?

a)

Terjadinya perubahan struktur protein dalam sel.

b)

Terjadinya peningkatan tekanan osmotik dalam sel.

c)

Terjadinya perubahan pH lingkungan sel.

d)

Terjadinya pembentukan atau penguraian makro molekul organik.

55.

Perbedaan utama antara katabolisme dan anabolisme adalah?

a)

Katabolisme menguraikan molekul kompleks, sedangkan anabolisme membentuknya.

b)

Katabolisme terjadi di mitokondria, sedangkan anabolisme terjadi di sitoplasma.

c)

Katabolisme menggunakan energi, sedangkan anabolisme melepaskan energi.

d)

Katabolisme membentuk molekul kompleks, sedangkan anabolisme menguraikannya.

56.

Proses katabolik yang terjadi dalam kondisi eksotermik umumnya bertujuan untuk?

a)

Menyimpan energi dalam bentuk molekul kompleks.

b)

Membangun struktur sel yang lebih kompleks.

c)

Menghasilkan energi dan senyawa yang lebih sederhana.

d)

Mentransfer energi antar-sel.

57.

Contoh proses metabolisme katabolik adalah?

a)

Pembentukan glikogen dari glukosa.

b)

Pemecahan molekul glukosa menjadi piruvat melalui respirasi seluler.

c)

Pembentukan DNA dari nukleotida.

d)

Sintesis protein dari asam amino.

58.

Proses anabolik dicirikan dengan?

a)

Terjadi secara spontan tanpa bantuan enzim.

b)

Penguraian senyawa organik kompleks menjadi sederhana.

c)

Pelepasan energi secara terus-menerus.

d)

Pembentukan makro molekul secara endotermik.

59.

Contoh dari proses anabolik adalah?

a)

Pembakaran glukosa untuk menghasilkan energi.

b)

Pembentukan protein dari sintesis derivat asam amino.

c)

Pencernaan makanan di dalam usus.

d)

Penguraian lemak menjadi asam lemak.

60.

Amfibolik adalah proses metabolisme yang?

a)

Hanya terjadi pada tumbuhan.

b)

Menghasilkan energi dalam jumlah besar.

c)

Menghubungkan antara metabolisme anabolik dan katabolik.

d)

Hanya terjadi pada kondisi anaerob.

61.

Siklus asam sitrat (Krebs) merupakan contoh jalur metabolisme?

a)

Anabolik murni

b)

Fermentasi

c)

Katabolik murni

d)

Amfibolik

62.

Fungsi utama siklus asam sitrat (Krebs) adalah?

a)

Menghasilkan glukosa dari piruvat.

b)

Mengoksidasi gugus asetil KoA menjadi karbon dioksida.

c)

Menguraikan protein menjadi asam amino.

d)

Mensintesis asam lemak.

63.

Dalam sel, siklus Krebs terjadi di?

a)

Nukleus.

b)

Mitokondria.

c)

Ribosom.

d)

Retikulum Endoplasma.

64.

Karbohidrat sangat penting dalam metabolisme karena?

a)

Membran sel tersusun atas karbohidrat.

b)

Membantu proses replikasi.

c)

Sebagai sumber energi utama dalam proses metabolisme.

d)

Membentuk struktur DNA.

65.

Dalam katabolisme karbohidrat, enzim amilase berperan dalam?

a)

Memecah karbohidrat menjadi monosakarida.

b)

Mengubah glukosa menjadi ATP.

c)

Mengatur kadar gula darah.

d)

Membentuk glikogen dari glukosa.

66.

Glukosa memiliki peran utama dalam sel sebagai?

a)

Komponen utama membran sel.

b)

Bahan dasar sintesis DNA.

c)

Pembentuk struktur protein.

d)

Sumber energi untuk pembentukan ATP.

67.

Kelebihan glukosa dalam tubuh akan disimpan sebagai?

a)

Hormon.

b)

Asam nukleat.

c)

Glikogen di hati dan otot rangka.

d)

Asam amino.

68.

Glikogen yang berlebih akan diubah menjadi?

a)

Asam amino.

b)

Protein.

c)

Enzim.

d)

Lemak (trigliserida).

69.

Katabolisme protein umumnya terjadi di organ?

a)

Paru-paru.

b)

Jantung.

c)

Hati dan ginjal.

d)

Otak.