NEW
Font size
WorksheetsUjian Tengah Semester SMK3
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Manakah yang merupakan pengertian dari SMK3?
Merupakan sistem yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas kerja pada organisasi/ perusahaan di sektor formal dan informal
Merupakan sistem yang dirancang untuk mengelola risiko keselamatan dan kesehatan kerja
Merupakan suatu program pelatihan pengendalian risiko di suatu organisasi/ perusahaan dengan jumlah pekerja minimal sebanyak 200 pekerja
Merupakan suatu kebijakan tentang keselamatan dan kesehatan kerja pada sektor publik
Merupakan sistem yang dirancang untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien dan produktif pada sektor swasta
Dibawah ini, manakah yang bukan landasan hukum penyelenggaraan SMK3 di Indonesia?
UU Nomor 13 Tahun 2003
UU Nomor 1 Tahun 1970
Permenaker Nomor 26 Tahun 2014
PP Nomor 50 Tahun 2012
Permenaker 26 Tahun 2004
Penyelenggaraan SMK3 di organisasi/ perusahaan bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Manakah yang bukan termasuk tujuan penyelenggaraan SMK3?
Mencegah dan mengurangi insiden kecelakaan kerja
Meningkatkan klaim asuransi akibat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
Meningkatkan efektifitas perlindungan K3
Mencegah dan mengurangi penyakit akibat kerja
Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman dan efisien
Pada kondisi apa penyelenggaraan SMK3 di suatu perusahaan menjadi wajib?
Perusahaan yang memiliki potensi bahaya yang sedang
Perusahaan yang memiliki satu lokasi kerja
Perusahaan dengan jumlah pekerja lebih dari 200 orang
Perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur
Perusahaan dengan jumlah pekerja paling sedikit 100 orang
Dibawah ini, manakah yang termasuk komponen dari SMK3?
Penetapan kebijakan K3
Pemantauan dan evaluasi kinerja K3
Pelaksanaan rencana K3
Peninjauan dan peningkatan kinerja K3
Semua jawaban benar
Siapakah yang menetapkan kebijakan K3 dalam pelaksanaan SMK3 suatu perusahaan?
Pekerja
Manajer K3
Pengusaha
Pemerintah
Serikat pekerja
Kebijakan K3 harus memuat unsur-usnur berikut kecuali
Pembentukan tim pengawas
Tujuan perusahaan
Visi
Komitmen dan tekad melaksanakan kebijakan
Kerangka dan program kerja
Bagaimana alur penetapan kebijakan K3?
Tinjauan awal kondisi K3 Penetapan visi & misi K3 Penyusunan kebijakan K3 Pelaksanaan kebijakan dan sosialisasi kebijakan K3 Tinjau ulang komitmen dan kebijakan
Tinjauan awal kondisi K3 Penyusunan kebijakan K3 Penetapan visi & misi K3 Pelaksanaan kebijakan dan sosialisasi kebijakan K3 Tinjau ulang komitmen dan kebijakan
Penetapan visi & misi K3 Tinjauan awal kondisi K3 Penyusunan kebijakan K3 Pelaksanaan kebijakan dan sosialisasi kebijakan K3 Tinjau ulang komitmen dan kebijakan
Penyusunan kebijakan K3 Pelaksanaan kebijakan dan sosialisasi kebijakan K3 Tinjau ulang komitmen dan kebijakan Penetapan visi & misi K3 Tinjauan awal kondisi K3
Penetapan visi & misi K3 Penyusunan kebijakan K3 Pelaksanaan kebijakan dan sosialisasi kebijakan K3 Tinjauan awal kondisi K3 Tinjau ulang komitmen dan kebijakan
Apa tujuan dari adanya tinjauan awal kondisi K3?
Mengetahui kelebihan, kekurangan, peluang dan ancaman berkaitan dengan aspek K3
Melihat situasi pelaksanaan K3 di perusahaan secara umum
Mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja
Menilai efisiensi dan evektifitas upaya pelaksanaan K3
Semua jawaban benar
Berikut yang merupakan pernyataan yang salah dalam proses penetapan kebijakan K3 yaitu
Disahkan oleh pucuk pimpinan perusahaan
Tertulis, tertanggal dan ditandatangani
Menyatakan tujuan dan sasaran K3
Bersifat tetap
Terdokumentasi
Pengusaha memiliki kewajiban untuk melaksanakan sosialisasi K3. Siapa sasaran sosialisasi kebijakan K3 oleh pengusaha?
Pekerja
Tamu
Pihak lain yang terkait
Pekerja dan Pihak Lain yang terkait
Semua jawaban benar
Di bawah ini hal-hal yang harus diperhatrikan dalam pelaksanaan kebijakan K3 yaitu
Membuat perencanaan K3 yang terkoordinasi
Menempatkan organisasi K3 pada posisi yang tidak dapat menentukan keputusan perusahaan
Menyediakan anggaran, tenaga kerja yeng berkualitas dan sarana-sarana lain yang diperlukan di bidang K3
A dan C benar
Semua jawaban benar
Apa saja faktor yang dapat mendorong manajemen melakukan perubahan kebijakan K3?
Perubahan kebijakan pemerintah terkait K3
Tuntutan dari pelanggan
Perubahan arah bisnis perusahaan yang perlu disesuaikan
A dan C benar
Semua jawaban benar
Penyusunan dan pelaksanaan standar K3 di tempat kerja harus memperhatikan hal berikut kecuali
Tinjauan kondisi keselamatan dan kesehatan kerja 10 tahun lalu
Perbandingan penerapan K3 dengan perusahaan lain yang lebih baik
Tinjauan sebab akibat kejadian yang membahayakan
Penilaian efisiensi dan efektivitas sumberdaya yang disediakan
Masukan dari pekerja/serikat pekerja
Berikut ini pernyataan yang benar tentang pelaksanaan SMK3RS yaitu
Penetapan kebijakan K3RS
Perencanaan K3RS
Pemantauan dan evaluasi kinerja K3RS
Pelaksanaan rencana K3RS
Semua jawaban benar
Perencanaan program K3 disusun melalui beberapa tahapan. Berikut yang bukan merupakan tahapan perencanaan program K3 yaitu
Initial asessment
Evaluasi program
Peninjauan peraturan K3
A dan C benar
Semua jawaban benar
Identifikasi dan analisis bahaya di lingkungan kerja dilakukan oleh?
Pekerja/ serikat kerja
Konsultan K3
Manajemen
Ahli K3
Pemilik usaha
Hasil dari tahap identifikasi dan analisis bahaya dalam proses perencanaan program K3 yaitu
Prioritas risiko
Dokumen kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja
Daftar bahaya di tempat kerja
Hasil analisis potensi bahaya di tempat kerja
Hasil evaluasi risiko
Tujuan dari proses tinjauan peraturan K3 yang berlaku adalah untuk?
Mengetahui norma K3 yang bersifat umum
Mengetahui syarat-syarat teknis khusus
Mengetahui standar K3 yang berlaku
A dan C benar
Semua jawaban benar
Standar K3 ditetapkan oleh beberapa institusi dibawah ini kecuali
NFPA
APINDO
OSHA
IOSH
BSN
Aspek-aspek analisis ketersediaan sumber daya perusahaan di bawah ini kecuali
Ada/ tidaknya Konsultan K3
Sarana K3 yang tersedia
Jumlah personil/ahli K3
Anggaran yang dialokasikan untuk program K3
Jumlah APD
Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam penetapan skala prioritas risiko yaitu
Kepentingan pelanggan yang tidak diprioritaskan
Tingkat risiko/ potensi bahaya yang akan berdampak bagi organisasi/ perusahaan
Kepentingan ekternal
Mengesampingkan persyaratan yang bersifat mendatory
Kepentingan masyarakat setempat
Pernyataan batas waktu pelaksanaan program selama 2 bulan, menunjukkan penyusunan program harus bersifat?
Measurable
Achievable
Time-Bound
Relevant
Spesific
Pernyataan minimalisasi kebisingan hingga maksimal 85 dB, menunjukkan penyusunan program harus bersifat?
Measurable
Achievable
Time-Bound
Relevant
Spesific
Pernyataan penyelesaian bahaya kebisingan dengan meminimalisasi paparan kebisingan, menunjukkan penyusunan program harus bersifat?
Measurable
Achievable
Time-Bound
Relevant
Spesific
Dibawah ini, manakah yang merupakan pernyataan yang tepat tentang pengukuran kinerja K3 yaitu,
Pengukuran kinerja K3 digunakan untuk mengukur pelaksanaan program K3
Pengukuran kinerja SMK3 digunakan untuk mengetahui leading and lagging Indicators
Pengukuran operasional digunakan untuk mengukur hal-hal teknis berkaitan dengan K3
A dan C benar
Semua Jawaban Benar
Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemenuhan persyaratan K3 yaitu
Penyediaan sumber daya manusia
Faktor eksternal
Persediaan sarana dan prasarana yang memadai
A dan C benar
Semua jawaban benar
Di bawah ini, manakah yang bukan merupakan hal yang dapat dilakukan dalam penyediaan sumber daya manusia?
Peningkatan motivasi dan kesadaran pekerja
Pelaksanaan konsultasi K3 internal
Pelatihan pekerja terkait tugas dan pekerjaan masing-masing
Pelatihan personil/ Ahli K3
Pelaksanaan konsultasi K3 baik internal dan eksternal
Penyediaan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan program dapat dilakukan dengan cara berikut, kecuali
Terdapatnya anggran yang memadai
Terdapatnya organisasi/ unit yang bertanggungjawab di bidang K3
Terdapatnya prosedur operasi kerja
Terdapatnya pelaporan dan pendokumentasian
Terdapatnya instruksi kerja secara lisan
Di bawah ini, pengertian manajemen risiko yang tepat yaitu
Kombinasi dari kemungkinan suatu peristiwa dan konsekuensinya
Metode yang digunakan untuk mengurangi risiko tanpa mempertimbangkan peluang yang ada
Upaya pengelolaan risiko melalui pendekatan sistematis dan terencana sesuai dengan karakteristik dan jenis bahaya dan risiko
Kegiatan penilaian bahaya yang dilakukan setelah terjadinya suatu insiden
Kegiatan pengambilan keputusan terkait risiko
Pelaksanaan manajemen risiko di perusahaan memiliki tujuan tertenu. Manakah yang bukan termasuk tujuan manajemen risiko
Menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman
Meningkatkan dampak dari risiko
Meningkatkan produktivitas
Mengelola/ mengurangi risiko yang muncul baik dengan strategi memindahkan risiko, menghindari atau mengurangi risiko
Mengurangi angka absensi pekerja karena KK atau PAK
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan manajemen risiko?
Pada saat pengembangan prosedur baru
Terdapatnya bahaya baru di tempat kerja
Perubahan/ modifikasi proses kerja
Pada saat proyek kerja dijalankan
Tahap awal perancangan atau desain
Bagaiaman tahapan manajemen risiko yang tepat?
Analisis risiko-Identifikasi risiko-Evaluasi risiko-Pengelolaan risiko-Monitoring
Analisis risiko -Identifikasi risiko - Pengelolaan risiko - Evaluasi risiko - Monitoring
Identifikasi risiko-Analisis risiko - Evaluasi risiko - Monitoring- Pengelolaan risiko
Identifikasi risiko - Analisis risiko - Evaluasi risiko -Pengelolaan risiko -Monitoring
Analisis risiko - Monitoring -Identifikasi risiko - Evaluasi risiko- Pengelolaan risiko
Berikut ini pernyataan yang tepat tentang identifikasi risiko, kecuali
Identifikasi risiko dilakukan untuk menilai potensi risiko berdasarkan likelihood dan severity
Identifikasi risiko dilakukan dengan mengenali bahaya yang ada di lingkungan kerja
Identifikasi risiko dilakukan untuk mengetahui sifat, kandungan, efek, severity, pola pajanan
Pada tahap identifikasi risiko dilakukan pengukuran dosis, ukuran, jenis, kandungan dan sifat bahaya
Hasil tahap identifikasi risiko merupakan daftar bahaya yang ada di lingkungan kerja
Perhatikan gambar berikut! Pernyataan yang sesuai dengan gambar di atas yaitu
Bahaya yang mungkin terjadi adalah kebakaran
Risiko yang terdapat pada gambar di atas adalah terdapatnya tumpahan minyak
Terdapat bahaya terjatuh dari ketinggian
Bahaya pengelasan di dekat bahan mudah terbakar
Terdapat risiko posisi mengangkat beban ergonomis
Di bahawh ini merupakan metode yang dapat digunakan untuk proses manajemen risiko yaitu
HIRARC
HAZOP
FMEA
A dan C benar
Semua jawaban benar
Tahap pengendalian risiko dilakukan berdasarkan hierarchy of control. Bagaimana runtutan metode pengendalian risiko dari yang paling efektif?
PPE -Administrative controls - Engineering controls - Subtitution - Elimination
Elimination - Subtitution -Engineering controls -Administrative controls- PPE
Engineering controls➔
Administrative controls ➔ PPE ➔ Elimination ➔ Subtitution
Administrative controls ➔ Engineering controls➔ Subtitution➔Elimination ➔ PPE
Elimination ➔ Engineering controls ➔ Subtitution ➔ Administrative controls➔ PPE
Metode pengendalian risiko yang dilakukan dengan cara menggati bahan/alat kerja/ prosedur kerja dengan alternatif yang lebih aman merupakan pengendalian dengan metode
Elimination
PPE
Subtitution
Administrative controls
Engineering controls
Metode pengendalian risiko yang dilakukan dengan cara modifikasi alat/ tempat kerja merupakan pengendalian dengan metode
Elimination
PPE
Subtitution
Administrative controls
Engineering controls
Metode pengendalian administrative dapat dilakukan dengan langkah berikut kecuali
Meminimalisir paparan terhadap bahaya di lingkungan kerja
Rotasi kerja
Sosialisasi dampak bahaya di tempat kerja
Pelatihan tenaga kerja mengenai proses kerja
Memastikan waktu istirahat yang cukup
Standar internasional kesehatan dan keselamatan kerja yang bertujuan untuk mengelola aspek K3 di lingkungan kerja dikenal dengan
SMK3
ISO 9001
ISO 14001
ISO 45001
ISO 50001
Di bawah ini yang bukan klausul ISO 45001 yaitu
Kepemimpinan dan komitmen
Pelaporan dan perbaikan kekurangan
Acuan normatif
A dan C benar
Semua jawaban benar
Tahapan proses dalam SMK3 merupakan continual improvement yang meliputi tahapan berikut kecuali
Pelaksanaan rencana K3
Penetapan kebijakan
Peninjauan dan peningkatan kinerja K3
A dan C benar
Semua jawaban benar
Di bawah ini yang bukan merupakan prinsip audit SMK3 yaitu
Strategi pendokumentasian
Peningkatan
Standar pemantauan
A dan C benar
Semua jawban benar
Perhatikan pernyataan berikut!
1. Dokumen diterbitkan oleh
pemerintah RI melalui
Kemenaker
2. Audit dilakukan oleh
lembaga audit yang
ditunjuk Kemenaker
3. Bersifat voluntary
4. Auditor internal dan
eksternal diatur kompetensi dan kewenangannya oleh Menteri
Perhatikan pernyataan berikut! Dokumen diterbitkan oleh pemerintah RI melalui Kemenaker Audit dilakukan oleh lembaga audit yang ditunjuk Kemenaker Bersifat voluntary Auditor internal dan eksternal diatur kompetensi dan kewenangannya oleh Menteri Dari pernyataan di atas manakah peryataam yang tepat tentang penerapan SMK3
1, 2 dan 3 saja yang benar
1 dan 3 saja yang benar
2 dan 4 saja yang benar
Hanya 4 yang benar
Semua pilihan benar
Perhatikan pernyataan berikut!
1. Auditor tidak boleh
outsourcing
2. Surveilance dilakukan oleh
pengawas ketenagakerjaan
3. Penilaian sistem
menggunakan kriteria
kuantitatif
4. Penilaian sistem menggunakan kriteria kualitatif
Dari pernyataan di atas manakah peryataam yang tepat tentang penerapan ISO 45001
1, 2 dan 3 saja yang benar
1 dan 3 saja yang benar
2 dan 4 saja yang benar
Hanya 4 yang benar
Semua pilihan benar
Perhatikan pernyataan berikut!
1. Berlaku Internasional
2. Berlaku Nasional di wilayah NKRI
3. Persyaratan LS diatur dengan ISO 17011 dan KAN
4.Persyaratan LA diatur oleh Kemenaker (Permenaker No.26 Tahun 2014) Dari pernyataan di atas manakah peryataan yang tepat tentang ISO 45001
1, 2 dan 3 saja yang benar
1 dan 3 saja yang benar
2 dan 4 saja yang benar
Hanya 4 yang benar
Semua pilihan benar
Lembaga sertifikasi audit SMK3 di Indonesia, kecuali
Sucofindo
Biro Klasifikasi Indonesia
SAI Global Indonesia
A dan C benar
Semua jawaban benar
Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja saat ini diperlukan di Indonesia karena
Kecelakaan kerja disebabkan oleh faktor manajemen, manusia dan teknis yang masih tinggi
Belum terintegrasinya dengan sistem manajemen perusahaan
Dengan penerapan SMK3 dapat mengantisipasi hambatan teknis dalam operasional perusahaan
A dan C benar
Semua jawaban benar
Di bawah ini yang merupakan persamaan antara ISO 45001 dan SMK3 (PP N0 5 Tahun 2012) yaitu kecuali,
Masa berlaku sertifikat 3 tahun
Mekanisme audit
Memiliki tujuan mencegah KK dan PAK
Masa berlaku sertifikat 2 tahun
LS dan LA dilarang melakukan kegiatan konsultasi SMK3
