WorksheetsManajemen Rumah Sakit
Total questions: 66
Worksheet time: 22mins
Name
Class
Date
1.
Pengertian manajemen rumah sakit yang tepat adalah…
a)
Serangkaian tindakan pelayanan medis terhadap pasien di unit gawat darurat
b)
Proses pengorganisasian pelayanan medis oleh tenaga kesehatan di rumah sakit
c)
Sistem pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas rawat inap
d)
Proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya rumah sakit
e)
Upaya kolaboratif antara dokter dan perawat dalam pemberian terapi media
2.
Salah satu tujuan utama dari manajemen rumah sakit adalah...
a)
Meningkatkan tarif layanan kesehatan untuk menunjang pendapatan
b)
Mempercepat pelayanan medis agar rumah sakit semakin kompetitif
c)
Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan di rumah sakit
d)
Mengurangi jumlah kunjungan pasien untuk menekan biaya operasional
e)
Memastikan dokter spesialis bekerja sesuai shift dan jadwal tetap
3.
Fungsi manajemen rumah sakit yang berkaitan dengan penentuan struktur organisasi dan alokasi tugas adalah...
a)
Perencanaan
b)
Pengorganisasian
c)
Pengarahan
d)
Pengawasan
e)
Evaluasi
4.
Di bawah ini yang termasuk prinsip dasar manajemen rumah sakit menurut pendekatan modern adalah...
a)
Fokus hanya pada pelayanan medis tanpa memperhatikan efisiensi biaya
b)
Manajemen dilakukan secara terpisah antara medis dan nonmedis
c)
Integrasi sistem pelayanan, efisiensi sumber daya, dan orientasi pada pasien
d)
Penekanan pada sistem hierarki yang kaku dan terpusat
e)
Mengutamakan wewenang manajemen dibandingkan tanggung jawab social
5.
Manajer rumah sakit memiliki tanggung jawab penting dalam hal berikut, KECUALI...
a)
Menentukan strategi jangka panjang rumah sakit
b)
Menyusun dan mengendalikan anggaran
c)
Melaksanakan tindakan medis secara langsung kepada pasien
d)
Menetapkan kebijakan operasional dan prosedur layanan
e)
Memonitor kualitas layanan berdasarkan indikator mutu
6.
Seorang manajer rumah sakit tingkat menengah biasanya bertanggung jawab pada hal berikut, KECUALI...
a)
Mengawasi pelaksanaan kegiatan operasional sehari-hari
b)
Menentukan arah strategis jangka panjang rumah sakit
c)
Mengimplementasikan kebijakan dari manajemen puncak
d)
Mengelola unit pelayanan sesuai standar dan anggaran
e)
Menyampaikan laporan kinerja kepada manajemen atas
7.
Konsep patient-centered care dalam manajemen rumah sakit bertujuan untuk...
a)
Mempercepat waktu pelayanan administrasi pasien
b)
Mengutamakan aspek medis di atas aspek psikologis pasien
c)
Memberdayakan pasien dalam pengambilan keputusan perawatan
d)
Menyederhanakan birokrasi klaim asuransi
e)
Menyediakan fasilitas VVIP secara eksklusif bagi pasien tertentu
8.
Salah satu prinsip penting dalam manajemen rumah sakit adalah evidence-based management, yaitu...
a)
Mengambil keputusan berdasarkan intuisi dan pengalaman semata
b)
Mengandalkan data statistik untuk setiap keputusan manajerial
c)
Meniru praktik rumah sakit lain yang dianggap berhasil
d)
Mengutamakan opini dari pimpinan senior tanpa pertimbangan data
e)
Mengelola rumah sakit sesuai regulasi tanpa analisis kinerja
9.
Berikut ini merupakan pernyataan yang TIDAK sesuai dengan tanggung jawab manajer rumah sakit:
a)
Mengembangkan kompetensi sumber daya manusia
b)
Melakukan tindakan medis untuk menambah penghasilan rumah sakit
c)
Menyusun prosedur operasional standar (SOP) rumah sakit
d)
Menilai risiko operasional dan merancang strategi mitigasi
e)
Mengawasi pelaksanaan program keselamatan pasien
10.
Komponen utama dalam sistem manajemen rumah sakit yang berfungsi untuk menyelaraskan misi, visi, dan tujuan rumah sakit disebut...
a)
Perencanaan strategis
b)
Manajemen operasional
c)
Komunikasi internal
d)
Evaluasi mutu layanan
e)
Manajemen SDM
11.
Dalam konteks manajemen rumah sakit, indikator mutu seperti angka infeksi nosokomial digunakan dalam fungsi...
a)
Pengorganisasian
b)
Perencanaan
c)
Pengawasan
d)
Rekrutmen
e)
Pemasaran layanan
12.
Salah satu tantangan utama dalam manajemen rumah sakit saat ini adalah...
a)
Kenaikan jumlah tenaga medis di daerah terpencil
b)
Stabilitas keuangan pemerintah terhadap subsidi rumah sakit swasta
c)
Kompleksitas sistem teknologi informasi dan kebutuhan integrasi data pasien
d)
Meningkatnya jumlah lulusan administrasi kesehatan yang belum bekerja
e)
Dominasi manajemen berbasis profit yang tidak sesuai prinsip pelayanan
13.
Strategi manajer rumah sakit dalam menghadapi perubahan regulasi pemerintah sebaiknya dilakukan melalui...
a)
Penundaan implementasi regulasi hingga tahun anggaran baru
b)
Kolaborasi dengan organisasi profesi medis untuk menghindari penolakan
c)
Analisis SWOT dan penyesuaian kebijakan internal berbasis bukti
d)
Peningkatan jumlah pasien sebagai kompensasi regulasi baru
e)
Pemberlakuan sanksi internal bagi staf yang tidak menyesuaikan
14.
Dalam struktur organisasi rumah sakit, direktur pelayanan medis umumnya bertanggung jawab atas...
a)
Keuangan, pengadaan, dan logistic
b)
Mutu pelayanan klinis dan koordinasi dokter
c)
Promosi layanan dan komunikasi publik
d)
Rekrutmen staf nonmedis dan pengelolaan SDM
e)
Pelayanan farmasi dan pengadaan alat medis
15.
Proses utama dalam manajemen operasional rumah sakit yang berfungsi untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai standar adalah...
a)
Rekrutmen staf baru
b)
Evaluasi tahunan pimpinan
c)
Pengendalian operasional
d)
Penilaian mutu pasien
e)
Pengembangan fasilitas fisik
16.
Fungsi operasional rumah sakit yang terkait dengan penjadwalan layanan, alokasi ruang, dan manajemen alur pasien disebut...
a)
Manajemen strategis
b)
Manajemen pemasaran
c)
Manajemen operasional
d)
Manajemen risiko
e)
Manajemen SDM
17.
Salah satu indikator penting keberhasilan manajemen operasional rumah sakit adalah...
a)
Jumlah pemasukan tahunan dari unit rawat inap
b)
Waktu tunggu pasien rawat jalan
c)
Jumlah donasi dari pihak eksternal
d)
Banyaknya kunjungan pejabat pemerintah
e)
Presentasi media sosial rumah sakit
18.
Masalah yang sering muncul dalam manajemen operasional rumah sakit akibat koordinasi antarunit yang buruk adalah...
a)
Tingkat kepatuhan terhadap kode etik profesi
b)
Ketidaksesuaian struktur organisasi
c)
Tumpang tindih dalam alur pelayanan pasien
d)
Minimnya promosi rumah sakit
e)
Rendahnya jumlah tenaga non-medis
19.
Tantangan dalam manajemen operasional rumah sakit yang berkaitan langsung dengan keterbatasan teknologi adalah...
a)
Kurangnya dokter spesialis
b)
Sistem informasi rumah sakit yang tidak terintegrasi
c)
Tingginya biaya operasional laboratorium
d)
Ketergantungan terhadap obat impor
e)
Rotasi perawat yang terlalu sering
20.
Salah satu fungsi penting dari manajer operasional rumah sakit adalah...
a)
Menetapkan kode etik profesi
b)
Melakukan supervisi tindakan medis
c)
Mengelola efisiensi layanan, logistik, dan waktu tunggu
d)
Mempromosikan rumah sakit melalui media social
e)
Menyetujui kebijakan pemerintah
21.
Berikut ini adalah kegiatan yang termasuk dalam manajemen operasional KECUALI...
a)
Pengaturan jadwal tindakan bedah
b)
Pengendalian persediaan alat kesehatan
c)
Penyusunan profil keuangan rumah sakit
d)
Manajemen linen dan logistik farmasi
e)
Penyesuaian shift kerja staf medis
22.
Permasalahan operasional yang dapat menyebabkan penurunan kepuasan pasien adalah...
a)
Kurangnya promosi layanan unggulan
b)
Penundaan tindakan medis karena kekosongan ruang
c)
Ketidaktepatan pelaporan keuangan rumah sakit
d)
Ketidaksesuaian antara misi dan visi rumah sakit
e)
Kualitas branding rumah sakit yang lemah
23.
Salah satu solusi efektif untuk mengatasi antrean panjang di poli klinik rumah sakit adalah...
a)
Menutup layanan saat beban tinggi
b)
Menambah jam pelayanan dan sistem antrean elektronik
c)
Meningkatkan tarif layanan untuk membatasi kunjungan
d)
Menganjurkan pasien rujuk ke fasilitas lain
e)
Menyaring pasien hanya berdasarkan usia
24.
Ketika rumah sakit mengalami ketidakseimbangan antara permintaan layanan dan ketersediaan sumber daya, manajer operasional sebaiknya...
a)
Membatasi jumlah pasien per hari
b)
Meningkatkan frekuensi audit internal
c)
Menerapkan strategi redistribusi sumber daya dan optimasi layanan
d)
Menurunkan jumlah tenaga medis secara bergilir
e)
Mengurangi layanan untuk pasien umum
25.
Seorang pasien meminta dokter untuk tidak memberi tahu keluarganya tentang diagnosis terminal yang dideritanya. Namun, keluarga memaksa manajemen rumah sakit untuk membuka informasi medis tersebut. Apa keputusan terbaik dari sudut pandang etika kedokteran dan manajemen rumah sakit?
a)
Mengikuti permintaan keluarga karena mereka penanggung jawab biaya
b)
Membuka informasi secara diam-diam kepada keluarga
c)
Menolak permintaan keluarga dan menghormati otonomi pasien
d)
Menyerahkan keputusan pada staf administrasi rumah sakit
e)
Meminta pihak keluarga menandatangani persetujuan secara tertulis
26.
Rumah sakit X mengubah alur rujukan pasien untuk mempercepat proses administratif, namun sistem baru membuat sebagian pasien JKN tidak terlayani dengan adil. Apa evaluasi etis terhadap kebijakan ini?
a)
Efisien secara operasional, maka dapat dibenarkan
b)
Tidak etis karena melanggar prinsip keadilan akses layanan
c)
Etis jika didukung oleh mayoritas dokter
d)
Tidak relevan karena tidak menyangkut aspek klinis
e)
Dibenarkan jika sistem tersebut telah diuji coba terlebih dahulu
27.
Seorang perawat mengetahui bahwa rekannya memalsukan tanda tangan pada lembar pengawasan cairan pasien. Tindakan etis terbaik yang harus dilakukan adalah...
a)
Menyampaikan pada kepala ruangan atau atasan langsung untuk investigasi
b)
Membiarkan, karena tidak berdampak langsung pada pasien
c)
Menyampaikan secara langsung pada pasien
d)
Melaporkan ke media untuk efek jera
e)
Menutupi agar tidak mencemari reputasi rumah sakit
28.
Seorang manajer rumah sakit menemukan bahwa beberapa dokter sering menerima “hadiah” dari perusahaan alat kesehatan. Dalam konteks etika dan kepatuhan, langkah evaluatif yang paling tepat adalah...
a)
Meminta dokter mengembalikan semua hadiah
b)
Mengeluarkan surat peringatan tanpa penyelidikan
c)
Membuat kebijakan anti-gratifikasi dan sistem pelaporan internal
d)
Membiarkan karena dianggap praktik umum
e)
Melaporkan langsung ke KPK
29.
Jika rumah sakit tidak memiliki SOP yang jelas tentang informed consent, apa risiko etis dan hukum yang dapat muncul?
a)
Meningkatnya kepuasan pasien
b)
Meningkatkan efisiensi tindakan medis
c)
Terjadinya pelanggaran hak pasien dan potensi gugatan hukum
d)
Tidak ada pengaruh signifikan terhadap layanan
e)
Mempermudah dokter dalam mengambil keputusan cepat
30.
Dalam rapat manajemen, seorang direktur berpendapat bahwa kepatuhan hukum lebih penting dari prinsip etika. Sebagai seorang profesional administrasi kesehatan, Anda menilai bahwa...
a)
Etika hanya bersifat moral, sehingga tidak perlu diprioritaskan
b)
Etika dan hukum tidak dapat digabungkan dalam pengambilan Keputusan
c)
Etika dan hukum harus saling melengkapi demi pelayanan bermutu
d)
Hukum lebih kuat karena mengandung sanksi pidana
e)
Etika hanya penting dalam relasi antartenaga medis
31.
Seorang pasien lansia dengan penyakit kronis tidak memiliki keluarga dan menyetujui tindakan pembedahan. Namun kondisi pasien menurun dan tidak bisa lagi memberikan keputusan. Rumah sakit tidak memiliki dokumentasi tertulis persetujuan sebelumnya. Tindakan terbaik berdasarkan etika pelayanan adalah...
a)
Melanjutkan operasi karena pasien sudah menyetujui secara lisan
b)
Menunda tindakan dan melakukan rapat etik klinis
c)
Memutuskan secara kolektif oleh dokter bedah dan manajer medis
d)
Meminta tanda tangan staf ruangan sebagai pengganti
e)
Menghubungi dinas kesehatan untuk mewakili pasien
32.
Yang termasuk dalam prinsip dasar etika pelayanan kesehatan adalah, KECUALI...
a)
Beneficence
b)
Autonomy
c)
Justice
d)
Coercion
e)
Non-maleficence
33.
Tujuan utama penerapan kepatuhan (compliance) di rumah sakit adalah...
a)
Meningkatkan promosi layanan rumah sakit
b)
Memperkuat branding institusi
c)
Menjamin pelayanan sesuai peraturan dan standar yang berlaku
d)
Menekan biaya operasional rumah sakit
e)
Mengurangi jumlah pasien rujukan
34.
Yang dimaksud dengan prinsip non-maleficence dalam etika pelayanan kesehatan adalah...
a)
Memberi manfaat sebesar-besarnya pada pasien
b)
Tidak melakukan tindakan yang membahayakan pasien
c)
Memberikan pasien kebebasan dalam memilih perawatan
d)
Menilai kemampuan ekonomi pasien sebelum memberi layanan
e)
Menyediakan fasilitas VIP untuk pasien tertentu
35.
Contoh bentuk pelanggaran etik yang sering terjadi di rumah sakit adalah...
a)
Menyimpan dokumen pasien dalam lemari terkunci
b)
Memberikan informasi medis pasien kepada media tanpa izin
c)
Menyediakan layanan berdasarkan prioritas klinis
d)
Melibatkan pasien dalam pengambilan Keputusan
e)
Mengikuti SOP dalam prosedur pembedahan
36.
Dalam konteks rumah sakit, etika profesional digunakan untuk...
a)
Menentukan tarif layanan rumah sakit
b)
Mempermudah promosi rumah sakit di media
c)
Membimbing tenaga kesehatan dalam bertindak benar dan bertanggung jawab
d)
Mengatur kompetisi antar tenaga kesehatan
e)
Mengembangkan sistem antrean pasien
37.
Tantangan utama yang sering dihadapi rumah sakit dalam aspek sumber daya manusia adalah...
a)
Persaingan dengan klinik swasta
b)
Rotasi staf medis tanpa pelatihan lanjutan
c)
Minimnya anggaran pembangunan fisik
d)
Sistem pendaftaran pasien yang manual
e)
Kurangnya promosi layanan kesehatan
38.
Salah satu dampak dari lemahnya sistem informasi manajemen rumah sakit adalah...
a)
Kelebihan pasien di ruang rawat inap
b)
Keterlambatan pencatatan data medis dan laporan keuangan
c)
Kurangnya ruang parkir pasien
d)
Penurunan jumlah pasien BPJS
e)
Peningkatan angka rujukan pasien
39.
Dalam menghadapi tantangan pemborosan logistik medis, strategi yang paling tepat diterapkan rumah sakit adalah...
a)
Membeli bahan dalam jumlah besar sekaligus
b)
Mendelegasikan tanggung jawab kepada apoteker
c)
Menerapkan sistem inventaris berbasis digital dan evaluasi bulanan
d)
Memberikan insentif kepada unit farmasi
e)
Meningkatkan kerjasama dengan distributor obat luar negeri
40.
Berikut ini merupakan strategi jangka pendek untuk mengatasi krisis tenaga perawat di rumah sakit:
a)
Mengembangkan kerja sama pendidikan keperawatan
b)
Mengoptimalkan shift kerja dan redistribusi staf sementara
c)
Meningkatkan anggaran rekrutmen nasional
d)
Membangun pusat pelatihan perawat
e)
Melakukan kampanye kesehatan masyarakat
41.
Ketika rumah sakit mengalami ketidakseimbangan antara permintaan pasien dan kapasitas pelayanan, manajemen sebaiknya...
a)
Mengurangi jam layanan
b)
Meningkatkan sistem triase dan alokasi ruang
c)
Menolak pasien yang tidak memiliki jaminan
d)
Meningkatkan promosi agar pasien lebih banyak
e)
Menurunkan kualitas layanan
42.
Apa dampak jangka panjang dari ketidakpatuhan rumah sakit terhadap standar akreditasi nasional?
a)
Bertambahnya jumlah dokter spesialis
b)
Meningkatnya kepercayaan public
c)
Penurunan reputasi dan risiko tidak diperpanjangnya izin operasional
d)
Naiknya tarif pelayanan rumah sakit
e)
Penurunan beban administrasi internal
43.
Salah satu tantangan terbesar dalam manajemen keuangan rumah sakit milik pemerintah adalah...
a)
Kelebihan tenaga non-medis
b)
Keterlambatan pembayaran klaim BPJS Kesehatan
c)
Dominasi pasien luar negeri
d)
Kebutuhan ekspansi ke luar kota
e)
Kurangnya pasien yang membayar tunai
44.
Seorang manajer rumah sakit melihat bahwa turnover staf sangat tinggi. Apa strategi yang sebaiknya direkomendasikan?
a)
Menyederhanakan proses rekrutmen
b)
Memberikan tunjangan kinerja dan program pelatihan karier
c)
Menyediakan makanan gratis untuk staf
d)
Mengurangi jam kerja staf senior
e)
Menyewa staf sementara dari luar daerah
45.
Salah satu strategi yang direkomendasikan WHO dalam meningkatkan kinerja rumah sakit secara berkelanjutan adalah...
a)
Promosi media sosial secara agresif
b)
Penambahan ruang VIP untuk meningkatkan pendapatan
c)
Penerapan continuous quality improvement (CQI) berbasis data
d)
Sistem insentif berdasarkan senioritas
e)
Meningkatkan hubungan dengan politisi lokal
46.
Jika rumah sakit gagal mengatasi konflik antarunit kerja, apa dampak negatif yang paling mungkin terjadi?
a)
Penurunan jumlah pasien anak
b)
Gangguan dalam koordinasi pelayanan dan menurunnya kepuasan kerja staf
c)
Kelebihan pasien rawat jalan
d)
Penurunan jumlah ventilator
e)
Kenaikan biaya transportasi pasien
47.
Risiko potensial yang paling sering terjadi di unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit adalah...
a)
Kesalahan input laporan keuangan
b)
Ketidaksesuaian jadwal kunjungan keluarga pasien
c)
Tertukarnya identitas pasien
d)
Gangguan sistem IT rumah sakit
e)
Kelangkaan obat generik
48.
Salah satu risiko klinis yang harus dimitigasi dalam pelayanan keperawatan adalah...
a)
Ketidakhadiran keluarga saat jam kunjungan
b)
Kesalahan dalam penghitungan dosis dan waktu pemberian obat
c)
Kelebihan pasien dalam ruang tunggu
d)
Keterlambatan transportasi antar-ruangan
e)
Tidak tersedianya makanan pasien tepat waktu
49.
Contoh risiko non-klinis di rumah sakit yang dapat mempengaruhi keselamatan pasien adalah...
a)
Kerusakan lift pasien
b)
Komplikasi post-operasi
c)
Infeksi nosocomial
d)
Reaksi alergi obat
e)
Ketidaksesuaian prosedur transfusi darah
50.
Strategi mitigasi risiko infeksi nosokomial yang paling efektif adalah...
a)
Isolasi semua pasien baru
b)
Meningkatkan kapasitas ICU
c)
Menerapkan program hygiene tangan dan sterilisasi alat secara ketat
d)
Mengurangi jadwal kunjungan pasien
e)
Menutup unit rawat inap secara berkala
51.
Rumah sakit yang berhasil menurunkan angka kejadian sentinel event harus mengevaluasi efektivitasnya melalui...
a)
Survei minat pasien terhadap layanan baru
b)
Audit klinis dan pelaporan insiden keselamatan pasien
c)
Penurunan anggaran pengadaan alat
d)
Laporan bulanan ke dinas kesehatan
e)
Evaluasi tahunan oleh departemen IT
52.
Manakah dari berikut ini yang termasuk langkah awal dalam menyusun rencana mitigasi risiko?
a)
Menentukan sistem kompensasi tenaga kerja
b)
Melakukan survei kepuasan pasien
c)
Melakukan identifikasi dan analisis risiko melalui metode FMEA
d)
Meningkatkan jumlah tenaga keamanan
e)
Menyusun laporan tahunan keuangan
53.
Salah satu indikator keberhasilan program keselamatan pasien adalah...
a)
Jumlah kamar VIP yang tersedia
b)
Lama tunggu pasien BPJS
c)
Penurunan kejadian adverse event dari tahun ke tahun
d)
Meningkatnya promosi rumah sakit
e)
Jumlah pengunjung dalam seminar internal
54.
Seorang manajer mutu menemukan bahwa 40% staf belum memahami sistem pelaporan insiden. Apa strategi terbaik untuk mitigasi risiko ini?
a)
Meningkatkan sistem reward staf
b)
Menambah jam kerja staf senior
c)
Melakukan pelatihan ulang dan simulasi insiden keselamatan
d)
Mengalihkan tugas pelaporan ke unit administrasi
e)
Mengganti sistem menjadi berbasis manual
55.
Evaluasi terhadap efektivitas rencana mitigasi risiko sebaiknya dilakukan dengan metode...
a)
Rapat umum pegawai
b)
Benchmarking antar rumah sakit
c)
Audit internal dan peninjauan indikator mutu secara berkala
d)
Survei pasien terhadap kenyamanan ruangan
e)
Analisis SWOT tahunan
56.
Jika terjadi kesalahan dalam pemberian obat, tindakan manajemen rumah sakit yang sesuai prinsip keselamatan pasien adalah...
a)
Menyembunyikan kejadian untuk menjaga reputasi rumah sakit
b)
Memberikan hukuman langsung tanpa penyelidikan
c)
Melakukan investigasi akar masalah (RCA) dan menyusun tindakan korektif
d)
Menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya pada perawat
e)
Mengalihkan tanggung jawab ke keluarga pasien
57.
Yang termasuk dalam komponen utama struktur organisasi rumah sakit adalah...
a)
Direksi, unit klinik, unit non-klinik, dan komite medis
b)
Manajer, pasien, keluarga, dan relawan
c)
IGD, kamar jenazah, dan laundry
d)
Laboratorium, pengadaan, dan supplier eksternal
e)
Komite audit eksternal dan tamu VIP
58.
Fungsi utama direktur rumah sakit dalam struktur organisasi adalah...
a)
Mengatur shift kerja perawat
b)
Melaksanakan tindakan medis secara langsung
c)
Menyusun kebijakan strategis dan memastikan sinergi antar unit kerja
d)
Menyimpan data rekam medis
e)
Menyediakan fasilitas bagi tamu undangan
59.
Komunikasi antar unit pelayanan dan administrasi rumah sakit akan berjalan optimal jika...
a)
Seluruh unit memiliki pimpinan yang berasal dari satu profesi
b)
Ada sistem rujukan formal dan saluran komunikasi structural
c)
Koordinasi dilakukan hanya saat krisis atau audit
d)
Semua unit ditempatkan di lantai yang sama
e)
Rapat bulanan diganti menjadi evaluasi tahunan
60.
Yang menjadi tantangan umum dalam koordinasi antar unit kerja di rumah sakit adalah...
a)
Terlalu banyak pasien luar negeri
b)
Perbedaan shift dan standar operasional antar unit
c)
Terlalu banyak ruangan kosong
d)
Lokasi rumah sakit yang strategis
e)
Jumlah dokter umum yang berlebih
61.
Jika unit farmasi tidak terkoordinasi dengan baik dengan unit rawat inap, maka risiko yang mungkin terjadi adalah...
a)
Tingkat kehadiran staf meningkat
b)
Distribusi obat menjadi tidak efisien dan berisiko kesalahan pemberian
c)
Jumlah tempat tidur bertambah
d)
Pasien lebih cepat pulang
e)
Kepuasan dokter meningkat
62.
Ciri struktur organisasi rumah sakit yang efektif dalam mencapai tujuan strategis adalah...
a)
Bersifat hierarkis dan birokratis tanpa evaluasi
b)
Fleksibel, kolaboratif, dan mampu merespons perubahan lingkungan
c)
Fokus pada struktur vertikal dengan sedikit ruang inovasi
d)
Mengurangi jumlah unit kerja untuk efisiensi
e)
Memberikan wewenang penuh pada dokter spesialis
63.
Komite medis dalam struktur organisasi rumah sakit berperan dalam...
a)
Pengadaan alat dan barang habis pakai
b)
Penilaian dan pengembangan mutu pelayanan klinis
c)
Pelatihan administratif bagi tenaga non-medis
d)
Evaluasi laporan keuangan bulanan
e)
Promosi layanan unggulan ke masyarakat
64.
Salah satu indikator bahwa struktur organisasi rumah sakit tidak berjalan efektif adalah...
a)
Terlalu banyak pasien rawat jalan
b)
Pelaporan dan pengambilan keputusan yang lambat
c)
Terlalu sering dilakukan audit internal
d)
Banyaknya dokter yang mengikuti seminar
e)
Staf merasa terlalu banyak pelatihan
65.
Dalam struktur matriks rumah sakit, seorang kepala ruangan bisa bertanggung jawab kepada...
a)
Satu atasan langsung saja
b)
Direktur umum secara Tunggal
c)
Dua pihak: pimpinan administratif dan pimpinan fungsional klinis
d)
Komite etik dan kepala laundry
e)
Hanya kepada direktur keuangan
66.
Jika struktur organisasi terlalu kompleks dan tidak adaptif, dampak terhadap rumah sakit adalah...
a)
Peningkatan kualitas layanan
b)
Penurunan birokrasi
c)
Pelambatan proses koordinasi dan efisiensi layanan menurun
d)
Ketersediaan tempat tidur meningkat
e)
Kenaikan jumlah pasien asing
100 %
