wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SIMULASI 1 UP PPG TIM BIMBEL

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Pendidikan akhlak karimah merupakan proses pembiasaan perilaku yang baik dan menghindari perilaku buruk berdasarkan nilai-nilai agama dan moral. Tujuannya adalah membentuk individu yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Proses ini melibatkan pengetahuan (kognitif), penghayatan (afektif), dan penerapan (psikomotorik).

Indikator pencapaian kompetensi: "Peserta didik dapat menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan ujian." Manakah rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap yang PALING SESUAI dengan indikator tersebut untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia?

a)

Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya kejujuran dalam ujian.

b)

Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh perilaku jujur dan tidak jujur saat ujian

c)

Peserta didik mampu menganalisis dampak negatif dari ketidakjujuran saat ujian

d)

Peserta didik mampu menerapkan sikap jujur dalam mengerjakan ujian sesuai dengan nilai-nilai agama

e)

Peserta didik mampu mengevaluasi tingkat kejujuran diri sendiri dan teman saat ujian

2.

Pernikahan beda agama masih menjadi perdebatan di Indonesia. Perbedaan pandangan agama, sosial, dan hukum menimbulkan berbagai perspektif terhadap pernikahan beda agama. Pemahaman yang komprehensif diperlukan untuk menyikapi permasalahan ini secara bijak.

Anda ingin merancang pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang permasalahan pernikahan beda agama. Manakah rumusan tujuan pembelajaran ranah pengetahuan berikut yang PALING EFEKTIF untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik terkait kasus pernikahan beda agama?

a)

Peserta didik dapat mengidentifikasi argumen pro dan kontra terhadap pernikahan beda agama.

b)

Peserta didik dapat menjelaskan pandangan berbagai agama tentang pernikahan beda agama

c)

Peserta didik dapat membandingkan peraturan pernikahan beda agama di Indonesia dengan negara lain

d)

Peserta didik dapat menganalisis dampak sosial dari pernikahan beda agama terhadap individu dan masyarakat

e)

Peserta didik dapat merumuskan kerangka berpikir kritis untuk menganalisis kasus pernikahan beda agama dengan mempertimbangkan berbagai perspektif agama, sosial, dan hukum

3.

Hadis sahih memiliki kriteria yang ketat, antara lain sanad yang bersambung, periwayat yang adil dan dhabit, serta tidak terdapat syadz dan ‘illat. Pemahaman terhadap kriteria hadis sahih penting untuk mengamalkan ajaran Islam secara benar, termasuk nilai-nilai sosial seperti gotong royong.

Anda ingin merancang pembelajaran yang menumbuhkan semangat gotong royong peserta didik melalui pemahaman kriteria hadis sahih. Manakah rumusan tujuan pembelajaran ranah keterampilan berikut yang PALING TEPAT untuk mencapai tujuan tersebut?

a)

Peserta didik dapat menyebutkan lima kriteria hadis sahih

b)

Peserta didik dapat menjelaskan makna adil dan dhabit dalam konteks periwayat hadis

c)

Peserta didik dapat mengklasifikasikan beberapa hadis ke dalam kategori sahih, hasan, atau dhaif

d)

Peserta didik dapat menganalisis sanad dan matan suatu hadis untuk menentukan kesahihannya

e)

Peserta didik dapat menyusun rencana kegiatan gotong royong di sekolah berdasarkan hadis-hadis sahih tentang keutamaan tolong-menolong

4.

Materi tentang takdir seringkali menimbulkan pertanyaan dan perdebatan. Penting bagi peserta didik untuk memahami konsep takdir dengan benar agar dapat menjalani hidup dengan positif dan menerima tradisi yang berlaku di masyarakat.

Anda ingin mengembangkan materi pembelajaran tentang takdir yang bertujuan menumbuhkan sikap penerimaan terhadap tradisi. Manakah rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah sikap berikut yang PALING SESUAI dengan materi tersebut?

a)

Peserta didik dapat menjelaskan pengertian takdir Muallaq dan Mubram

b)

Peserta didik dapat menyebutkan contoh-contoh takdir dalam kehidupan sehari-hari

c)

Peserta didik dapat membedakan antara ikhtiar dan tawakal

d)

Peserta didik dapat menunjukkan sikap menerima tradisi sebagai bagian dari takdir Allah

e)

Peserta didik dapat menganalisis hubungan antara takdir dan ikhtiar manusia

5.

Penafsiran ayat Mutasyabihat harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kesesatan. Penting untuk menggunakan berbagai metode tafsir dan berpijak pada Al-Qur'an secara keseluruhan.

Anda ingin mengembangkan pembelajaran yang melatih peserta didik untuk berpikir kritis, dinamis, dan inovatif dalam memahami ayat Mutasyabihat. Manakah rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan berikut yang PALING EFEKTIF untuk mencapai tujuan tersebut?

a)

Peserta didik dapat menjelaskan sebab-sebab turunnya ayat Mutasyabihat

b)

Peserta didik dapat menceritakan pendapat ulama tentang penafsiran ayat Mutasyabihat

c)

Peserta didik dapat mengidentifikasi kesalahan umum dalam menafsirkan ayat Mutasyabihat

d)

Peserta didik dapat membandingkan berbagai metode tafsir ayat Mutasyabihat

e)

Peserta didik dapat mengembangkan model pembelajaran inovatif untuk memahami ayat Muhkamat dan Mutasyabihat yang relevan dengan konteks kehidupan modern

6.

Seorang guru merencanakan pembelajaran tafsir dengan pendekatan PBL untuk materi ayat Muhkamat dan Mutasyabihat. Guru tersebut memberikan permasalahan "Bagaimana menyikapi perbedaan penafsiran ayat Mutasyabihat di kalangan ulama?". Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mendiskusikan permasalahan tersebut.

Berdasarkan stimulus di atas, manakah analisis materi ajar kajian tafsir yang PALING SESUAI dengan struktur keilmuan tafsir dan karakteristik peserta didik dalam perencanaan tujuan pembelajaran tersebut?

a)

Guru cukup memberikan satu pendapat ulama saja agar peserta didik tidak bingung

b)

Guru menekankan pentingnya mengikuti pendapat ulama tertentu tanpa perlu mempertanyakannya

c)

Guru memberikan beberapa pendapat ulama yang berbeda beserta dalil-dalilnya agar peserta didik dapat membandingkan dan menganalisisnya

d)

Guru melarang peserta didik untuk mendiskusikan perbedaan pendapat ulama karena khawatir menimbulkan perdebatan

e)

Guru mengarahkan peserta didik untuk mencari informasi dari sumber yang tidak kredibel agar mereka belajar menyaring informasi

7.

Seorang guru sedang melaksanakan pembelajaran klasifikasi hadis dengan pendekatan PjBL. Peserta didik ditugaskan untuk membuat projek presentasi tentang perbedaan hadis sahih, hasan, dan dhaif. Beberapa kelompok mengalami kesulitan dalam menemukan contoh hadis untuk masing-masing klasifikasi.

Berdasarkan stimulus di atas, manakah analisis materi ajar klasifikasi hadis berdasarkan struktur keilmuan dan karakteristik peserta didik yang PALING SESUAI dalam pelaksanaan tujuan pembelajaran tersebut?

a)

Guru membiarkan peserta didik mencari sendiri tanpa bantuan dan arahan

b)

Guru memberikan contoh hadis yang salah agar peserta didik belajar mengidentifikasi kesalahan

c)

Guru memberikan beberapa referensi kitab hadis dan website terpercaya yang dapat dijadikan sumber oleh peserta didik

d)

Guru mengarahkan peserta didik untuk menyalin projek kelompok lain

e)

Guru menyelesaikan projek tersebut untuk peserta didik agar cepat selesai

8.

Seorang guru melakukan evaluasi pembelajaran pada materi rahasia takdir dengan pendekatan DBL. Guru tersebut menyadari bahwa peserta didik memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Ada yang lebih mudah memahami konsep melalui diskusi, ada yang melalui presentasi, dan ada pula yang melalui menulis.

Berdasarkan stimulus di atas, manakah penguraian materi ajar hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir pada evaluasi tujuan pembelajaran yang PALING SESUAI dengan karakteristik peserta didik menggunakan pendekatan DBL?

a)

Guru memberikan soal ujian tertulis yang sama untuk semua peserta didik

b)

Guru mengevaluasi pemahaman peserta didik melalui berbagai metode seperti diskusi kelompok, presentasi, dan penugasan menulis esai, sesuai dengan gaya belajar mereka

c)

Guru hanya mengevaluasi peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi

d)

Guru tidak melakukan evaluasi karena menganggap semua peserta didik sudah paham

e)

Guru memberikan nilai yang sama untuk semua peserta didik tanpa memperhatikan proses belajar mereka

9.

Seorang guru merencanakan materi ajar pembentukan akhlak karimah dengan pendekatan TPACK. Guru tersebut ingin mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Manakah alur materi ajar pembentukan akhlak karimah sebagai pilar pengembangan karakter bangsa dalam perencanaan tujuan pembelajaran yang PALING TEPAT sesuai dengan karakteristik peserta didik dan prinsip TPACK?

a)

Menentukan jenis teknologi yang akan digunakan, kemudian baru menentukan tujuan pembelajaran dan materi ajar

b)

Menentukan tujuan pembelajaran, kemudian memilih materi ajar yang relevan, dan mengintegrasikan teknologi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan tujuan pembelajaran

c)

Mengajarkan penggunaan teknologi terlebih dahulu, baru kemudian membahas materi akhlak karimah

d)

Tidak perlu menggunakan teknologi karena materi akhlak karimah cukup diajarkan secara konvensional

e)

Memilih teknologi tercanggih tanpa mempertimbangkan kesesuaiannya dengan materi dan karakteristik peserta didik

10.

Seorang guru fiqih ingin mengajarkan topik “Transaksi Digital dalam Islam” di kelas XI. Ia memilih menggunakan pendekatan Deep Learning dengan merancang kegiatan diskusi kelompok, studi kasus, dan refleksi kritis.

Apa alur materi ajar yang paling tepat agar tujuan pembelajaran dapat dicapai sesuai karakteristik siswa SMA yang berpikir kritis dan aktif?

a)

Menyampaikan pengertian jual beli, lalu langsung masuk ke hukum transaksi digital menurut ulama kontemporer

b)

Memberikan definisi transaksi digital, menjelaskan dalil, lalu memberi latihan soal pilihan ganda

c)

Menyajikan studi kasus praktik transaksi digital, mengaitkan dengan prinsip fiqih, dan membimbing refleksi siswa

d)

Menjelaskan terlebih dahulu sejarah jual beli, lalu membahas konsep transaksi daring

e)

Memberi tugas membaca artikel tentang e-commerce, lalu meminta siswa merangkum isinya

11.

Dalam kegiatan pembelajaran projek P5 bertema "Kebhinekaan Global", seorang guru mengajar di sekolah dengan latar belakang siswa yang homogen secara budaya. Ia ingin tetap mengembangkan nilai toleransi dan inklusivitas.

Apa langkah paling logis dalam merumuskan tujuan pembelajaran sesuai dengan konteks peserta didik tersebut?

a)

Menghindari tema kebhinekaan karena siswa berasal dari latar belakang budaya yang sama

b)

Menyusun tujuan pembelajaran tentang memahami budaya lokal sendiri secara mendalam

c)

Mengembangkan tujuan pembelajaran yang mengajak siswa mengenal budaya lain melalui media digital dan berdiskusi secara reflektif

d)

Menyusun tujuan pembelajaran tentang sejarah budaya nasional secara umum

e)

Meminta siswa menyusun puisi tentang budaya mereka sendiri tanpa membahas budaya lain

12.

Dalam rangka menanamkan nilai tasamuh (toleran), guru PAI menampilkan video dokumenter tentang kehidupan masyarakat multikultural yang hidup rukun di daerah perbatasan. Siswa kemudian diminta menanggapi video tersebut dan menyampaikan pendapatnya.

Manakah alternatif pengayaan materi ajar yang tepat untuk menguatkan nilai tasamuh berdasarkan karakteristik siswa sekolah multikultural?

a)

Mengadakan debat tentang batas toleransi dalam agama

b)

Membuat jurnal pribadi siswa tentang pengalaman bertoleransi di lingkungan mereka

c)

Memberikan kuis tentang tokoh-tokoh toleran dalam sejarah Islam

d)

Menghafal ayat-ayat Al-Qur'an tentang toleransi

e)

Menyusun modul ringkasan nilai-nilai PPRA

13.

Dalam sebuah kegiatan pesantren kilat, guru PAI menghadapi peserta didik yang memahami bahwa hanya pendapat kelompoknya yang paling benar, dan meremehkan pemahaman agama orang lain.

Dalam konteks pengembangan materi ajar, bagaimana guru sebaiknya merancang evaluasi pembelajaran agar sejalan dengan nilai moderasi beragama?

a)

Memberikan soal pilihan ganda tentang perbedaan pendapat dalam fiqih dan menilai jawaban yang paling sering dipilih

b)

Mengembangkan tugas reflektif yang meminta peserta didik menuliskan pandangannya tentang perbedaan pendapat dalam Islam

c)

Menyediakan LKS yang berisi dalil-dalil keunggulan mazhab tertentu

d)

Menghindari materi fiqih yang berpotensi mengundang perbedaan

e)

Membuat pertanyaan esai tentang keharusan mengikuti satu mazhab secara konsisten

14.

Seorang guru mengajar tafsir QS. Al-Isra’ ayat 23-24 tentang perintah berbakti kepada orang tua. Ia menghadirkan kisah nyata dari berita tentang seorang siswa yang menelantarkan orang tuanya karena alasan prestasi akademik.

Langkah manakah yang paling menggambarkan integrasi struktur keilmuan tafsir dalam pendekatan PBL untuk merancang pembelajaran tersebut?

a)

Meminta siswa membaca ayat dan menghafalnya kemudian menulis pesan moralnya

b)

Menugaskan siswa menelusuri kisah para nabi yang berbakti kepada orang tua

c)

Menyusun skenario dilema moral siswa terhadap orang tua, lalu meminta siswa membandingkan dengan nilai ayat dan menyusun rencana tindakan nyata

d)

Menayangkan video ceramah ulama mengenai pentingnya birrul walidain

e)

Meminta siswa membuat puisi islami bertema kasih sayang orang tua

15.

Seorang guru ingin menyampaikan materi klasifikasi hadis dengan merancang pembelajaran berbasis masalah yang menggugah kesadaran siswa terhadap pentingnya validitas hadis dalam kehidupan sehari-hari.

Strategi pembelajaran apa yang paling tepat untuk Anda pilih agar siswa mampu menciptakan kriteria sederhana untuk menilai hadis yang mereka temui secara mandiri?

a)

Memberikan buku teks dan meminta siswa mencatat jenis-jenis hadis

b)

Mengajak siswa berdiskusi tentang pengalaman mereka mendengar hadis yang keliru

c)

Mengarahkan siswa merancang panduan identifikasi hadis berdasarkan diskusi kelompok dan kajian literatur

d)

Memberikan contoh sanad dan matan hadis untuk ditelaah secara individual

e)

Menyediakan soal pilihan ganda untuk menguji pemahaman siswa

16.

Dalam pembelajaran daring, seorang guru PAI ingin menumbuhkan kesadaran siswa tentang bagaimana iman kepada takdir dan hari akhir bisa menjadi motivasi dalam menghadapi kesulitan hidup. Ia ingin menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah dengan integrasi teknologi yang membuat siswa mampu menciptakan solusi atas persoalan aktual dengan pendekatan Islami.

Strategi pembelajaran manakah yang paling efektif dan relevan dalam konteks tersebut?

a)

Memberi siswa quiz online seputar definisi takdir dan hari akhir

b)

Menyuruh siswa membuat mind map digital konsep hubungan iman kepada takdir dan hari akhir

c)

Mengarahkan siswa menulis artikel blog tentang hikmah beriman kepada hari akhir

d)

Meminta siswa menganalisis fenomena sosial seperti bunuh diri akibat gagal ekonomi, dan membuat podcast solusi islami berdasarkan iman kepada takdir dan hari akhir

e)

Menayangkan film religi lalu berdiskusi di forum tentang pesan moralnya

17.

Dalam kelasnya, seorang guru menemukan bahwa sebagian siswa menganggap karamah dan sihir tidak bisa dibedakan secara jelas. Beberapa siswa dari latar belakang keluarga pesantren memiliki pemahaman kuat tentang karamah, sementara lainnya belum pernah mendengar istilah tersebut.

Langkah pembelajaran berikut ini manakah yang paling sesuai dirancang untuk mendorong semua siswa memahami perbedaan konsep secara mendalam sambil menghargai keragaman latar belakang mereka?

a)

Memberikan tugas membaca artikel dan menjawab soal esai

b)

Menugaskan siswa untuk berdiskusi kelompok homogen berdasarkan tingkat pemahaman

c)

Mengajak siswa membandingkan persepsi mereka melalui think-pair-share lalu membuat diagram Venn

d)

Menyuruh siswa menonton video YouTube tentang karamah dan menulis kesimpulan

e)

Menyusun Lembar Kerja Siswa yang berisi pertanyaan definisi dan hafalan ayat

18.

Dalam pembelajaran PAI mengenai pentingnya sikap tanggung jawab, seorang guru menghadapi kelas yang terdiri dari siswa dengan latar belakang keluarga berbeda: sebagian dari keluarga harmonis, sebagian dari keluarga bermasalah. Guru ingin memastikan bahwa materi tentang akhlak karimah diterima dengan baik oleh seluruh siswa tanpa menimbulkan konflik atau perasaan tersinggung.

Langkah rancangan pembelajaran manakah yang paling tepat dilakukan guru?

a)

Menyampaikan kisah tentang tokoh terkenal yang memiliki keluarga ideal sebagai teladan akhlak

b)

Memberi tugas siswa membuat esai tentang pengalaman pribadi terkait tanggung jawab di rumah

c)

Menggunakan pendekatan reflektif di mana siswa memilih merenungkan tanggung jawab dalam konteks yang relevan dengan kehidupannya sendiri

d)

Membentuk kelompok belajar berdasarkan latar belakang keluarga untuk membahas peran orang tua

e)

Melakukan tes objektif tentang pengertian dan contoh sikap tanggung jawab

19.

Mahasiswa PPG diminta merancang pembelajaran tema “Hak memperoleh keadilan dalam Islam” untuk siswa SMP. Ia ingin peserta didik mampu menyadari bahwa keadilan bukan hanya konsep hukum, tetapi juga etika sosial dalam Islam.

Manakah rancangan kegiatan yang paling mencerminkan pendekatan pembelajaran mendalam untuk tujuan tersebut?

a)

Memberikan definisi keadilan dalam Islam lalu meminta siswa menghafalkannya

b)

Mengadakan debat kelas tentang apakah pemberian bantuan sosial harus merata atau adil

c)

Menugaskan siswa menyalin ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis tentang keadilan

d)

Memberikan kuis pilihan ganda tentang macam-macam hak dalam Islam

e)

Meminta siswa menulis cerpen tentang kehidupan masyarakat yang adil

20.

Seorang guru SKI mengajarkan tentang kepemimpinan Khalifah Ali bin Abi Thalib yang menghadapi tantangan politik dan perpecahan umat. Guru ingin siswa tidak hanya mengetahui fakta sejarah, tetapi juga bisa memahami dilema moral dalam kepemimpinan.

Langkah pembelajaran apa yang paling sesuai untuk mencapai tujuan tersebut dalam pendekatan pembelajaran mendalam?

a)

Menyuruh siswa menyalin pidato Khalifah Ali dan menghafalkannya

b)

Meminta siswa membuat laporan tertulis tentang perang Jamal dan Siffin

c)

Membandingkan karakter kepemimpinan Khalifah Ali dengan tokoh pemimpin Indonesia modern dalam sebuah diskusi kelompok

d)

Menjelaskan kembali kisah sejarah melalui ceramah dan PowerPoint

e)

Memberikan kuis harian mengenai nama tokoh dan tanggal peristiwa penting