Font size
WorksheetsUji Kompetensi Penyuluh Pertanian Pertama Muda Madya
Total questions: 115
Worksheet time: 1hrs 26mins
Bagian dari tanaman cabai yang digunakan untuk perbanyakan tanaman adalah:
Stek batang
Tunas tanaman
Akar tunggang
Biji
Kelopak bunga
Semua korbanan ekonomis yang dinilai dengan uang dalam berusahatani untuk menghasilkan suatu produk atau komoditas disebut:
Biaya Usaha
Biaya Tetap
Biaya Tidak Tetap
Biaya Total
Biaya pengeluaran
Berikut yang bukan perbanyakan tanaman secara vegetatif adalah:
Okulasi
Sambung Pucuk
Setek
Penggunaan benih
Kultur jaringan
Berikut yang bukan fungsi kelompok tani adalah:
Sebagai kelas belajar
Sebagai unit produksi
Sebagai unit simpan pinjam
Sebagai wahana kerjasama
Sebagai wadah pembelajaran
Kegiatan untuk memperlihatkan secara nyata tentang cara penerapan teknologi pertanian yang telah terbukti menguntungkan bagi petani disebut;
Demonstrasi plot
Demonstrasi farm
Demonstrasi area
Demonstrasi cara
Demonstrasi hasil
Bidang usaha atau kegiatan petani yang menangani kelompok tanaman dari komoditas buah-buahan, sayuran, tanaman hias dan/ atau tanaman obat disebut dengan:
Planologi
Hortikultura
Planetorium
Akuakultura
Fisiologi
Peranan wanita tani sangat penting dalam pembangunan pertanian untuk itu, arah pembinaan wanita tani dalam pengembangan usaha pertanian lebih difokuskan kepada:
Peningkatan peranan wanita tani
Memajukan kedudukan wanita tani
Peningkatan pendidikan wanita tani
Wawasan kemitrasejajaran gender
Optimalisasi peranan wanita tani
Bagian tanaman kentang dan bawang merah yang ditanam di tanah untuk perbanyakannya adalah:
Biji-bijian
Akar serabut
Gagang
Umbi
Bonggol
Berikut ini merupakan musuh alami yang berada di ekosistem sawah:
Keong, capung, belalang
Katak,tomcat,ular
Ulat, walang sangit, belalang
Laba laba, cacing, tikus
Laba-laba, Belalang sembah, dan ular
Salah satu pendekatan dalam penerapan budidaya sehat dan ramah lingkungan adalah melalui penerapan PHT (Integrated Pest Management) dalam pengendalian OPT. PHT adalah singkatan dari:
Petugas Pengendali Hama Tersertifikat
Pengendalian Hama Terpadu
Penyuluh Humanisme Terhandal
Pengelola Hunian Terdepan
Pengumpul Hasil Terdata
Kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan,kesamaan kondisi lingkungan dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota adalah:
Kontak tani
Kelompok tani
Gapoktan
Arisan tani
Usahatani
Ciri kelompok tani adalah:
Saling mengenal, akrab dan saling percaya diantara sesama anggota
Perbedaan dalam tradisi
Kepentingan yang berbeda
Tanpa pembagian tugas
Saling curiga
Prinsip yang tidak memenuhi prinsip penilaian kemampuan kelompok tani adalah:
Sahih
Keterandalan
Subjektif
Relevan
Efisien
Tulisan pada media penyuluhan bentuk tercetak adalah:
Spasi antar baris harus rapat
Tulisannya harus besar
Tidak perlu menggunakan tanda baca
Tulisannya mudah dibaca
Tulisannya menggunakan berbagai warna
Tulisan pada media penyuluhan bentuk naskah radio adalah:
Tulisannya boleh dalam bentuk table
Tulisannya boleh dalam bentuk grafik
Tulisannya boleh dalam bentuk gambar
Menggunakan format seperti tulisan pada media cetak
Tulisannya berupa narasi/kalimat saja.
Perbanyakan tanaman dengan menyambung antara batang bawah yang berasal dari biji tanaman dan batang atas berasal dari tunas tanaman lain yang sejenis disebut:
Sambung pucuk
Grafting/persambungan
Sambung akar
Pertunasan
Stek pangkal
Semua nilai rupiah dari hasil penjualan usaha tani yang terakumulasi dari suatu produk/komoditas disebut:
Pendapatan total
Keuntungan/kerugian
Titik pulang pokok
B/C ratio
Nilai tambah
Kunjungan oleh penyuluh pertanian kepada petani juga disebut tatap muka kepada:
Perorangan, kelompok, dan massal.
Kelompok dan massal.
Perorangan dan massal.
Kelompok dan massal.
Perorangan dan kelompok
Penanaman sayuran pada paralon dengan pengaturan air dan campuran pupuk yang mengalir didalamnya disebut dengan:
Pupuk organik cair
Bahan pupuk alami
Pupuk pelengkap cair
Hidroponik
Supersonik
Komunikasi langsung baik melalui percakapan tatap muka atau lewat media tertentu yang memungkinkan penyuluh dapat berkomunikasi secara langsung dari sasarannya, termasuk pendekatan metoda penyuluhan menurut:
Media yang digunakan
Hubungan penyuluh dan sasarannya
Keadaan psikologi social sasarnnya
Pendidikan nonformal
Pendidikan orang dewasa
Diseminasi teknologi dan informasi dapat dilakukan melalui pameran. Orang yang bertindak sebagai pemandu pameran disebut :
Pramuniaga
Peramusaji
Pramuwicara
Pramugari
Penjaga pameran
Pertemuan antar peneliti dan petani untuk saling tukar menukar informasi tentang teknologi yang dihasilkan peneliti dan umpan balik dari petani diadakan:
Temu lapang
Temu akrab/kangen
Temu karya
Temu profesi
Temu teknis
Kegiatan perjalanan bersama yang dilakukan oleh kelompok tani untuk belajar dengan melihat penerapan teknologi dalam keadaan yang sesungguhnya atau melihat sesuatu akibat tidak diterapkannya teknologi di suatu tempat adalah:
Temu Kangen
Pariwisata
Agrowisata
Widyawisata
Magang
Penempelan poster, penyebaran brosur dan majalah merupakan metoda penyuluhan yang bersifat:
Langsung
Tidak langsung
Aktif
Tidak aktif
Kelompok
Tatap muka, kunjungan lapangan dan karyawisata merupakan bentuk metode penyuluhan yang bersifat:
Aktif
Tidak aktif
Langsung
Tidak langsung
Kelompok
Fungsi kelompok tani adalah:
Sebagai kelas belajar dan berkumpul
Sebagai unit usaha
Sebagai unit jasa
Sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi
Sebagai sarana memudahkan penyuluhan
Alat bantu penyuluhan yang tidak termasuk media cetak:
Spanduk/baliho
Leaflet
Brosur
Folder
Poster
Keuntungan/manfaat dari memilih varietas unggul baru padi, adalah:
Meningkatkan produktivitas padi
Tahan terhadap hama keong mas
Lebih mudah dalam proses penanaman
Produksi dijamin
Biaya murah
Demonstrasi plot (Dem plot) merupakan metoda demontstrasi yang dilaksanakan secara:
Massal.
Berkelompok
Perorangan
Gabungan kelompok dalam satu kawasan
Bergerombol
Yang dimaksud dengan pola tanam monokultur adalah:
Pola tanam yang di perkebunan rakyat
Pola tanam dilakukan di pekarangan
Pola tanam yang hanya mengusahakan satu jenis tanaman saja dan berorientasi bisnis
Pola tanam dikawasan hutan
Pola tanam yang dilakukan oleh para pekebun di perkebunan rakyat
Jenis-jenis tanaman perkebunan yang termasuk umur pendek/tanaman semusim antara lain:
Kapas, nilam dan tembakau
Teh
Kopi
Kakao
Kelapa sawit
Pengolahan tanah yang baik dilakukan sesuai dengan:
Kemauan
Musim Tanam
Pola Tanam
Jenis alat
Lingkungan
Kegiatan membuang rumput yang tumbuh di sekitar tanaman padi adalah:
Pengairan
Pemupukan
Penyemprotan
Penyiangan
Pemeliharaan
Salah satu keunggulan sistem jajar legowo adalah:
Mempermudah pemeliharaan
Tahan penyakit
Tahan hama
Anakannya lebih sedikit
Mempermudah pengairan
Materi penyuluhan dibuat dengan memperhatikan aspek:
Kesejahteraan petani/pekebun
Pengembangan kemitraan
Pertumbuhan Kelompok Usaha Bersama (KUB)
Kesejahteraan petani/pekebun
Pemanfaatan dan pelestarian sumberdaya pertanian
Berikut ini jenis tumbuhan yang dapat dijadikan pestisida nabati:
Daun sirsak, bawang putih
Mengkudu dan buah naga
Kunyit, daun singkong
Mengkudu dan daun singkong
sirsak dan kemangi
Penentuan saat panen padi merupakan tahap awal dari kegiatan penanganan:
Budidaya padi
Pascapanen padi
Sarana produksi padi
Pemasaran padi
Pengendalian penyakit
Jarwo merupakan singkatan dari:
Sejajar dan Legowo
Jajar Legowo
Sejajar dengan Lorong
Pengaturan populasi tanaman padi
Pengaturan populasi tanaman dengan sistem barisan
Dalam penyampaian materi penyuluhan pertanian, yang termasuk metode penyuluhan adalah :
Poster
Pameran
Laptop
Internet
Leaflet
Pupuk KCl hanya mengandung unsur:
Nitrogen
Kalium
Magnesium
Fosfor
Kalsium
Yang bukan termasuk persyaratan benih jagung yang baik untuk ditanam:
Bermutu tinggi (genetik, fisik dan fisiologi)
Berasal dari varietas unggul
Tidak mengandung kotoran
Tidak tercampur dengan varietas lain
Tidak tahan hama dan penyakit
Untuk mengukur kebutuhan hara tanaman dapat menggunakan:
BWD ( Bagan Warna Daun )
PUTS ( Perangkat Uji Tanah Sawah )
Kaca pembesar
Mata
Mikroskop
Binatang tikus tergolong:
Musuh alami
Hama
Penyakit
Bakteri
Tungau
Kelapa dikenal dengan pohon kehidupan mulai dari akar sampai daun dapat dimanfaatkan, pohon kelapa dapat tumbuh dengan baik di:
Pegunungan;
Pantai;
Lahan rawa lebak;
Lahan miring
Lahan gambut
Gulma yang tumbuh sekitar perkebunan dapat dilakukan PENYEMPROTAN dengan:
Mekanik (dibabat)
Herbisida
Fungisida
Insektisida
Pestisida
Hewan yang menghasilkan kopi dengan rasa spesifik dan harga tinggi yaitu:
Landak
Musang/luwak
Tupai
Trenggiling
Kelelawar
Nira dari pohon aren dapat diolah menjadi:
Gula putih
Gula batu
Biang gula
Palm sugar
Gula cair
Pupuk SP36 hanya mengandung unsur:
Magnesium
Fosfor
Nitrogen
Kalium
Kalsium
Jika kita akan melakukan penyuluhan dengan menggunakan media siaran radio, karakteristik sasaran apa yang harus diperhatikan:
Waktu senggang
Tingkat Pendidikan
Pengalaman berusahatani
Waktu senggang , tingkat pendidikan dan pengalaman berusahatani
Tingkat pendidikan dan pengalaman berusaha tani
Pernyataan dibawah ini yang merupakan pernyataan untuk prinsip-prinsip penilaian dalam peningkatan kapasitas gapoktan adalah....
Subjektif, kompleks dan relevan
Efisien, relevan dan objektif
Praktis, kompleks dan subjektif
Kompleks, subjektif dan efektif
Efektif, sederhana dan subjektif
Fokus evaluasi berisi pemaparan tentang
Sumber data
Objek yang akan dievaluasi
Pengolahan data
Analisis data
Kumpulan data
Prinsip evaluasi penyuluhan pertanian berdasarkan…
Fakta
Data
Anggota
Kejadian
Kepentingan
Indikator kemampuan merencanakan dalam penilaian kelas kemampuan kelompoktani/gapoktan meliputi
Struktur Organisasi, aturan dan norma, administrasi pembukuan
Pertemuan rutin, pelaksanaan belajar, melaksanakan usaha
Merencanakan kegiatan belajar, Merencanakan usaha.
Rencana belajar, Struktur Organisasi, aturan dan norma.
Rencana Usaha, Struktur Organisasi, administrasi pembukuan
Berikut bukan langkah kerja evaluasi penumbuhan kelas kemampuan poktan diantaranya:
Menyiapkan kuesioner evaluasi penumbuhan Poktan
Melakukan pengumpulan dan pengolahan data evaluasi penumbuhan Poktan
Melakukan analisis data evaluasi penumbuhan Poktan
Merumuskan hasil evaluasi penumbuhan Poktan
Melakukan evaluasi manfaat penumbuhan kelas kelompok
Berikut bukan manfaat evaluasi penyelenggaraan penyuluhan pertanian menurut Permenpan 03/Permentan/SM.200/1/2018 tentang pedoman penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, yaitu:
Mengetahui dan menilai proses penyelenggaraan penyuluhan pertanian.
Mengetahui dan menilai proses efektivitas kinerja penyelenggaraan penyuluhan pertanian.
Mengetahui dan menilai efisiensi kinerja penyelenggaraan penyuluhan pertanian.
Mengetahui dampak penyelenggaraan penyuluhan pertanian
Mengetahui manfaat penyelenggaraan penyuluhan pertanian
Kegiatan evaluasi Penyuluh Pertanian dengan jenjang jabatan Penyuluh Pertanian Pertama adalah:
Melakukan penilaian prestasi petani/kelompok tani
Menyusun pedoman/juklak/juknis penyuluhan pertanian
Menyusun rencana kegiatan evaluasi pelaksanaan penyuluhan pertanian
Menganalisis data/informasi dan merumuskan hasil kajian metode penyuluhan pertanian;
Merumuskan pengembangan metode penyuluhan pertanian
Bukti fisik kegiatan menyusun rencana evaluasi Penyuluhan Pertanian pada jenjang jabatan Penyuluh Pertanian Pertama adalah:
Laporan pelaksanaan (Form A) dan bukti hasil pekerjaan berupa laporan rencana evaluasi Penyuluhan Pertanian
Laporan pelaksanaan (Form A)
Surat Keterangan (Form D) dan bukti hasil pekerjaan evaluasi Penyuluhan Pertanian
Surat Keterangan (Form B) dan bukti hasil pekerjaan evaluasi Penyuluhan Pertanian
Surat Keterangan (Form B) dan rumusan hasil evaluasi penyuluhan pertanian
Dalam melakukan evaluasi peningkatan kapasitas KEP, yang bukan termasuk prinsip-prinsip penilaian adalah:
Subjektif yaitu evaluasi yang diukur dilakukan dengan cara menduga-duga dan berdasarkan selera
Valid yaitu evaluasi peningkatan kapasitas kelompoktani yang akan diukur sesuai dengan fungsi kelompoktani
Efisien yaitu evaluasi dapat dilaksanakan dengan tertib dan teratur sesuai waktu yang ditentukan
Objektif yaitu evaluasi diukur secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Relevan yaitu penilaian harus terkait dengan peningkatan kapasitas kelompoktani
Dalam melakukan evaluasi peningkatan kapasitas kelompoktani, dilakukan evaluasi kemampuan kelompoktani dalam mengembangkan kepemimpinan , melalui:
Pengembangan kapasitas SDM dan pengkaderan pengurus kelompoktani
Pengembangan usaha kelompoktani
Pemupukan modal kelompoktani
Pelaksanaan belajar kelompoktani
Pelayanan informasi kelompoktani
Menurut Permenpan 02 Tahun 2008 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian dan Angka Kreditnya, menyusun rencana kegiatan Evaluasi Tingkat Kabupaten merupakan kegiatan Penyuluh Pertanian dengan jenjang jabatan:
Penyuluh Pertanian Pelaksana Lanjutan dan Penyelia
Penyuluh Pertanian Pertama
Penyuluh Pertanian Muda
Penyuluh Pertanian Muda
sEMUA jENJANG
Kegiatan evaluasi Penyuluh Pertanian dengan jenjang jabatan Penyuluh Pertanian Pertama adalah:
Melakukan penilaian prestasi petani/kelompok tani
Menyusun pedoman/juklak/juknis penyuluhan pertanian
Menyusun rencana kegiatan evaluasi pelaksanaan penyuluhan pertanian
Menganalisis data/informasi dan merumuskan hasil kajian metode penyuluhan pertanian
Merumuskan pengembangan metode penyuluhan pertanian
Dalam melakukan evaluasi peningkatan kapasitas kelompoktani, dilakukan evaluasi usaha kelompok yang meliputi:
Evaluasi perencanaan dan pelaksanaan usaha kelompoktani
Evaluasi Administrasi pembukuan
Evaluasi struktur srganisasi
Evaluasi aturan dan norma
Evaluasi Pertemuan rutin
Beberapa contoh kegiatan evaluasi dampak penyuluhan pertanian adalah:
Tingkah laku sasaran penyuluhan terdahap inovasi yang telah di suluhkan
Tingkat adopsi sasaran penyuluhan terdahap inovasi yang telah di suluhkan
Tingkat pengetahuan sasaran penyuluhan terdahap inovasi yang telah di suluhkan
Sikap sasaran penyuluhan terdahap inovasi yang telah di suluhkan
Respon sasaran penyuluhan terdahap inovasi yang telah di suluhkan
Tujuan evaluasi penyuluhan adalah:
Sebagai bahan pertanggungjawaban kegiatan
Mengumpulkan angka kredit
Sebagai laporan pelaksanaan kegiatan
Mengukur perubahan perilaku sasaran penyuluhan
Sebagai bukti kegiatan penyuluhan
Berikut bukan tujuan evaluasi penyuluhan pertanian yaitu:
Mengetahui apakah pelaksanaan penyuluhan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dan dapat berjalan secara efisien
Mengetahui kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan dalam menjalankan penyuluhan
Mencari jalan keluar bila terjadi kesulitan, kelemahan atau kegagalan ke arah perbaikan
Mengetahui dan menilai proses, efektifitas dan efisiensi kinerja serta dampak penyelenggaraan penyuluhan pertanian
Mengetahui informasi data yang diperlukan
Gabungan kelompoktani adalah kumpulan beberapa kelompoktani yang bergabung dan bekerjasama untuk:
Meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha.
Memudahkan pelaksanaan penyuluhan.
Memperbanyak anggota.
Memperbanyak usaha
Memperbesar modal.
Pernyataan dibawah ini yang merupakan pernyataan untuk prinsip-prinsip penilaian dalam peningkatan kapasitas KEP adalah ....
Subjektif, kompleks dan relevan
Praktis, kompleks dan subjektif
Kompleks, subjektif dan efektif
Efisien, relevan dan objektif
Efektif, sederhana dan subjektif
Menggunakan instrumen evaluasi yang sudah tersedia, harus disesuaikan dengan:
Materi/topik yang akan dievaluasi dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
Teori yang diperoleh
keperluan atasan
Pesanan pimpinan
Kondisi lapangan
Berikut bukan evaluasi yang dilaksanakan secara efektif dan efisien…..
Evaluasi harus menghasilkan temuan-temuan yang dapat dipakai untuk meningkatkan efektivitas (tercapainya tujuan) program
Evaluasi harus mempertimbangkan ketersediaan sumberdayanya sehingga tidak terjebak pada kegiatan-kegiatan yang terlalu rinci
Evaluasi dilaksanakan memiliki dampak yang luas dan besar bagi tercapainya tujuan program
Evaluasi harus menghasilkan temuan-temuan yang dapat dipakai tanpa mempertimbangkan ketersediaan sumberdayanya
Evaluasi dipusatkan pada kegiatan-kegiatan yang strategis
Programa penyuluhan pertanian menerapkan asas pemecahan masalah secara ….
Aktif-reaktif
Problem solving
Dinamis
Persuasif
Aktif
Programa penyuluhan pertanian merupakan wujud nyata dari ….
Partisipasi perumusan tujuan
Perencanaan yang dibebankan atas kebijakan pemerintah
Perpaduan perencanaan dari masyarakat dengan pemerintah
Aspirasi pemerintah daerah
Perencanaan dari masyarakat
Dibawah ini yang bukan termasuk teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) adalah:
Penelusuran sejarah desa
Pembuatan bagan kecenderungan perubahan
Kalender musim
Pengumpulan data
Pembuatan peta desa
Berikut kegiatan yang dilakukan setelah konsep programa penyuluhan pertanian selesai disusun, kecuali:
Konsep programa dipresentasikan
Konsep programa didokumentasikan
Konsep programa dipresentasikan dan didokumentasikan
Konsep programa dirumuskan
Konsep programa disimpan saja
Pengolahan data dalam mengidentifikasi impact point teknis, antara lain mencakup perhitungan:
Luas areal
Persentasi Tingkat Penerapan Teknologi
Tambahan biaya (rata-rata)
Jumlah petani
Banyaknya produksi
Data dalam mengidentifikasi impact point teknis antara lain diketahui untuk varietas unggul kedelai, - Anjuran: varietas unggul, dengan kebutuhan 10 kg per hektar. - Alternatif: unggul lokal, dengan kebutuhan 15 kg per hektar. Harga varietas unggul Rp 2.000,00 per kg, dan Rp 1.200,00 per kg untuk unggul lokal. Besarnya biaya tambahan tersebut adalah
Rp 800,00.
Rp 2.000,00.
Rp 3.200,00.
Rp 4.000,00.
Rp 4.500,00
Pada matriks programa penyuluhan pertanian, kolom yang berisi mengenai jumlah dan frekuensi kegiatan yang akan dilakukan adalah :
Kolom tujuan
Kolom materi
Kolom keadaan
Kolom volume
Kolom Sumber biaya
Pada matrik programa penyuluhan pertanian, kolom yang berisi mengenai upaya yang akan ditempuh untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya pembangunan pertanian khususnya yang berkaitan dengan perubahan perilaku pelaku utama dan pelaku usaha adalah :
Kolom keadaan
Kolom masalah
Kolom tujuan
Kolom materi
Kolom sasaran
Penetapan masalah dilakukan dengan tahapan :
Menetapkan kriteria, menetapkan skoring, melakukan penilaian, dan menetapkan prioritas masalah
Menetapkan kriteria, melakukan penilaian, menetapkan skoring, dan menetapkan prioritas masalah
Melakukan penilaian, menetapkan kriteria, menetapkan skoring, dan menetapkan prioritas masalah
Menetapkan kriteria, melakukan penilaian, menetapkan prioritas masalah, dan menetapkan scoring
Menetapkan skoring, melakukan penilaian, menetapkan kriteria, dan menetapkan prioritas masalah.
Tahapan identifikasi data potensi wilayah dan permasalahan agribisnis sesuai metode Participatory Rural Appraissal (PRA) adalah sebagai berikut;
Menyusun instrumen, menentukan sampel, melakukan identifikasi
Menyusun instrumen, melakukan identifikasi
Melakukan identifikasi.
Menentukan sampel dan melakukan identifikasi
Menyusun instrument
Model SWOT merupakan salah satu pendekatan analisis pemecahan masalah yang mempertimbangkan Analisis Lingkungan Internal (ALI) dan Analisis Lingkungan Eksternal (ALE) untuk merumuskan strategi pemecahan masalah. Dari suatu pengolahan dan analisis data diperoleh nilai ALE sebesar 0,22 dan nilai ALI sebesar = 0,69. Strategi yang dapat dirumuskan adalah:
Memanfaatkan kekuatan untuk meraih peluang
Memanfaatkan kekuatan untuk mengatasi ancaman
Memanfaatkan kekuatan untuk meraih peluang dan mengatasi ancaman
Memanfaatkan kekuatan dan mengatasi ancaman
Memanfaatkan kekuatan
Yang dimaksud dengan "Rencana Tertulis yang disusun secara Sistematis untuk Memberikan Arah dan Pedoman sebagai Alat Pengendali Pencapaian Tujuan Penyuluhan" adalah :
Materi Penyuluhan
Alat Penyuluhan
Program Penyuluhan
Programa Penyuluh
Rencana Kerja Penyuluh
Untuk mengidentifikasi masalah perlu dilakukan analisis dalam kesenjangan. Kesenjangan dimaksud antara lain, kecuali:
Data potensial dengan data aktual
Keadaan yang ingin dicapai dengan keadaan yang sudah dicapai;
Teknologi yang seharusnya dilakukan dengan teknologi yang sudah diterapkan;
Peraturan yang seharusnya dilaksanakan dengan kenyataan yang dijumpai.
Rencana kegiatan dengan pelaksanaan kegiatan
Penerapan PRA (Participatory Rural Appraisal) pada fase perencanaan, diantaranya adalah....
Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang adanya masalah spesifik
Meningkatkan kerjasama dalam meninjau kembali permasalahan
Mendapat informasi yang lebih rinci tentang kelayakan rencana kegiatan
Mengantisipasi konflik yang terjadi diantara kelompok masyarakat
Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengambil keputusan
Fakta yang ditunjukkan oleh data yang terdapat pada saat akan disusunnya suatu programa. Penyataan tersebut merupakan pengertian unsur programa penyuluhan pertanian, yaitu…
Keadaan
Masalah
Sasaran
Tujuan
Latar Belakang
Pengertian dari penetapan tujuan programa adalah…
Penggambaran fakta dan informasi
Perumusan faktor-faktor yang dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan
Penetapan rencana kegiatan yang menggambarkan bagaimana tujuan bisa dicapai
Perumusan keadaan yang hendak dicapai dalam jangka waktu 1 tahun
Perumusan keadaan yang hendak dicapai dalam jangka waktu 5 tahun
Tiap tahun penyuluh wajib menyusun Rencana Kerja Tahunan Penyuluh Pertanian (RKTPP) berupa matrik, yang memuat antara lain:
Keadaan wilayah, tujuan dan masalah
Keadaan wilayah, tujuan, masalah dan rencana kegiatan penyuluh dalam kurun waktu satu tahun;
Tujuan, masalah dan Rencana kegiatan penyuluh dalam waktu satu tahun
Keadaan wilayah dan rencana kegiatan penyuluh dalam waktu satu tahun
Tujuan dan pemecahan masalah di lapangan
Skesa desa adalah alat pengkajian metoda PRA yang memberikan gambaran tentang keadaan kondisi nyata desa, terkait dengan SDM, sumberdaya alam, sumberdaya buatan dan kelembagaan yang ada didesa dalam mendukung usahatani yang dikelola oleh petani. Berikut ini adalah manfaat pengkajian desa dengan alat Sketsa desa, kecuali:
Petani akan sadar dengan potensi sumberdaya yang ada didesa
Petani tahu akan manfaat sumberdaya jika dikelola dengan benar
Petani merumuskan permasalahan yang dihadapi dalam usahataninya
Petani akan berusaha menggali potensi sumberdaya lain yang ada didesa sebagai pendukung pengelolaan
Manfaat pengkajian desa dengan alat sketsa desa, adalah kecuali:
Petani akan sadar dengan potensi sumberdaya yang ada didesa
Petani tahu akan manfaat sumberdaya jika dikelola dengan benar
Petani akan berusaha menggali potensi sumberdaya lain yang ada di desa sebagai pendukung pengelolaan usahatani
Petani akan menggali permasalahan permasalahan lain yang dihadapinya dan akan menyamakan persepsi dengan petani yang lain dalam suatu pertemuan didesa
Petani memanfaatkan sumberdaya yang masih ada di desa tersebut tanpa adanya pengelolaan yang baik dan benar
Metoda PRA adalah:
Pendekatan yang menggunakan metode partisipastif dengan menekankan kepada pengetahuan lokal dan kemampuan masyarakat untuk membuat penilaian sendiri, menganalisis sendiri, dan merencanakan sendiri.
Metode yang menggambarkan bagaimana tujuan bisa dicapai
Metode penyampaian materi penyuluhan pertanian kepada pelaku utama dan pelaku usaha
Metode pendekatan kelompok, dimana petani atau peternak dibimbing dan diarahkan secara kelompok untuk melakukan sesuatu kegiatan yang lebih produktif atas dasar kerja sama.
Metode pembelajaran
Berikut ini yang bukan tujuan dari Penentuan peringkat masalah adalah:penentuan peringkat masalah merupakan proses kegiatan mengkaji berat ringannya masalah dan disusun sesuai urutan kebutuhan dan kemampuan masyarakat untuk menjelaskan masalah.
Mengetahui mendesak tidaknya suatu masalah bagi masyarakat untuk segera di pecahkan
Memilih dan menentukan secara tepat masalah yang dilakukan dengan segera
Mengetahui permasalahan yang ada dan mencari solusinya
Menumbuhkan persamaan persepsi pemahaman tentang urutan masalah yang ada di desanya.
Diperolehnya daftar urutan masalah untuk masukkan/bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana pembangunan pertanian berikutnya.
Hal yang harus diperhatikan dalam merumuskan tujuan adalah behavior, maksudnya…
Sasaran
Derajat
Dapat diukur
Perubahan prilaku
Tujuan
Perumusan konsep programa penyuluhan tingkat BPP dilakukan oleh ....
Tim penyuluh yang ditunjuk
Penyuluh dan kepala BPP yang bersangkutan
Penyuluh dan kontaktani andalan
Petugas BPP dan Kecamatan
Kepala BPP saja
Wawancara yang dilakukan dalam rangka identifikasi masalah programa adalah termasuk dalam kegiatan ....
pengambilan data masalah
pengolahan data masalah
analisis data masalah
interpretasi data masalah
pemecahan masalah
Tempat dimana kegiatan direncanakan, dalam matriks cara mencapai tujuan hendaknya ditempatkan pada lajur ....
Sasaran
Lokasi
Frekuensi volume
Metode
Tujuan
Hal-hal berikut merupakan contoh rumusan masalah, kecuali ....
Petani belum memahami cara memupuk tanaman padi
Petani belum terampil dalam memupuk padi
petani tidak memupuk padi, karena harga pupuk yang mahal
Produksi pupuk belum cukup memenuhi kebutuhan
Petani belum memahami dan belum terampil dalam menggunakan dosis pupuk yang baik pada tanaman padi
Istilah keranjang masalah dalam penentuan prioritas masalah programa adalah ....
Kumpulan masalah yang dihadapi dalam pengembangan suatu komoditas
Kumpulan masalah yang dianggap penting untuk dipecahkan
Kumpulan masalah penting yang segera dipecahkan
Uraian masalah yang dianggap penting
Kumpulan masalah yang diidentifikasi
Berikut ini merupakan contoh masalah teknis, kecuali ....
petani tidak tahu cara memberantas hama wereng
petani tidak terampil dalam menggunakan pestisida
petani belum mau menggunakan benih unggul baru dilahannya
petani tidak tahu sistem pengadaan pupuk buatan
petani belum dapat menggunakan dosis pupuk yang tepat pada tanaman
Identifikasi masalah dalam penyusunan programa penyuluhan pertanian berhubungan erat dengan ....
Produktivitas usahatani yang ingin dicapai
Rencana komoditas yang dikembangkan
Teknologi budidaya yang diterapkan
Rumusan tujuan kegiatan
Rencana Kegiatan
Analisis data potensi wilayah yang dilakukan oleh instansi kabupaten menghasilkan hal-hal penting seperti di bawah ini, kecuali ....
Kondisi sosial - ekonomi petani pada umumnya
Komoditas unggulan yang diminati petani
Pola usahatani yang dilakukan petani setiap musim tanam tiap tahun
Kondisi iklim dan tanah setempat
Kondisi penduduk
'Penggunaan pupuk Kalium hingga 75%' dalam matriks seharusnya ditempatkan pada lajur ....
Sasaran
Output kegiatan
Masalah
Tujuan kegiatan
Kesimpulan
Saat yang dianggap tepat untuk merumuskan konsep programa penyuluhan BPP, sebelum diajukan dalam forum pengesahan adalah ....
Awal bulan Januari
Awal bulan April
Setiap awal tahun anggaran
1 - 2 minggu sebelum pengesahan
Awal bulan September
Tindak lanjut dari analisis potensi wilayah yang dilakukan oleh institusi kabupaten adalah ....
Penyusunan RUK oleh kelompoktani di wilayah itu
Analisis pemasaran komoditas unggulan oleh BPP yang bersangkutan
Menyusun konsep programa penyuluhan pertanian
Penjabaran hasil analisis oleh penyuluh
Penyusunan RDK/RDKK oleh kelompoktani di wilayah tersebut
Penetapan masalah dilakukan dengan tahapan :
Menetapkan kriteria, menetapkan skoring, melakukan penilaian, dan menetapkan prioritas masalah
Menetapkan kriteria, melakukan penilaian, menetapkan skoring, dan menetapkan prioritas masalah
Melakukan penilaian, menetapkan kriteria, menetapkan skoring, dan menetapkan prioritas masalah
Menetapkan kriteria, melakukan penilaian, menetapkan prioritas masalah, dan menetapkan scoring
Menetapkan skoring, melakukan penilaian, menetapkan kriteria, dan menetapkan prioritas masalah.
Analisis data hasil kajian karakter penduduk tingkat desa yang paling lemah interpretasinya adalah analisis:
Rerata
Interval
Nominal
Median
Modus
Pada unsur programa penyuluhan yang terkait dengan faktor-faktor yang dinilai dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan atau faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan antara kondisi saat ini dengan kondisi yang ingin dicapai adalah :
Unsur Tujuan
Unsur Keadaan
Unsur Rencana Kerja
Unsur Permasalahan
Unsur Rencana Kegiatan
Pada matrik programa penyuluhan pertanian, kolom yang berisi mengenai faktor-faktor yang menyebabkan belum tercapainya tujuan pembangunan pertanian baik yang bersifat perilaku maupun non perilaku adalah :
Kolom keadaan
Kolom tujuan
Kolom masalah
Kolom sasaran
Kolom materi
Syarat instumen kajian yang baik adalah harus valid, maknanya:
Memiliki tingkat kebenaran yang tinggi (dapat mengukur apa yang akan diukur)
Mudahdi isi oleh responden
Mampu mengukur respon secara konsisten
Menjawab kebutuhan kajian
Sederhana dan mudah digunakan
Berdasarkan sumber data dikelompokkan menjadi:
Data primer
Data sekunder
Data tersier
Data primer dan data sekunder
Data sekunder dan tersier
Analisis data yang dapat digunakan dalam pengkajian penyuluhan adalah:
Statistik non parametrik
Analisis statistik parametrik
Analisis deskriptif
Statistik non paremetrik, analisis statistik parametric dan analisis deskriptif
Analisis non parametrik dan analisis deskriptif
Yang termasuk dalam Prinsip-Prinsip Participatory Rural Appraisal (PRA) adalah....
Keterlibatan semua anggota kelompok, menghargai perbedaan, dan informal
Pengenalan masalah/kebutuhan dan potensi, dengan maksud untuk menggali informasi tentang keberadaan lingkungan dan masyarakat secara umum.
Pelaksanaan dan pengorganisasian masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan tingkat perkembangan masyarakat.
Terpatok waktu akibat program yang berorientasi pada target (teknis, administratif).
Pelaksanaan PRA memerlukan waktu, tenaga narasumber, pelaksana yang terampil, partisipasi masyarakat yang semuanya terkait dengan dana disebut Prinsip PRA .....
Saling belajar dari kesalahan dan berbagi pengalaman dengan masyarakat
Mengutamakan yang terabaikan
Orang luar sebagai fasilitator dan masyarakat sebagai pelaku
Optimalisasi hasil
Meningkatkan produktivitas
Evaluasi dan rencana tindak lanjut untuk melihat hasil sesuai yang diharapkan, masalah yang telah terpecahkan, munculnya masalah lanjutan, merupakan gambaran umum dari.....
Permasalahan PRA
Prinsip - Prinsip PRA
Struktur program PRA
Tujuan penerapan metode PRA
Defenisi PRA
Proses pengumpulan data adalah kegiatan survey menginvestarisasi dan mengumpulkan data-data kebutuhan pengembangan usahatani dan peluang-peluang lainnya yang terdapat di wilayah tersebut. Dibawah ini adalah sumber-sumber data, kecuali:
Kelompoktani/KTNA
Petugas Dinas Sosial
Petugas teknis setempat (sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dll)
Kantor Pemerintahan Desa setempat/Kaur Ekonomi dan Pembangunan Desa di wilayah kecamatan
Kantor Statistik
Untuk merumuskan pola usahatani yang dikembangkan maka pilihan jenis komoditas yang sudah dihasilkan perlu dianalisis dengan pertimbangan sebagai berikut, kecuali
Pertimbangan dari aspek pasar, apakah jenis-jenis komoditas tersebut memiliki prospek pasar yang bagus dan memiliki daya serap besar terhadap komoditas tersebut
Pertimbangan dari sisi ketersediaan alat mesin pertanian sehingga dapat mengurangi biaya tenaga kerja
Pertimbangan dari aspek sosial, apakah pengembangan suatu jenis komoditas akan berdampak secara sosial atau tidak
Pertimbangan dari aspek pendapatan yang diperoleh, apakah pola yang dikembangkan dapat mencapai standard pendapatan yang telah ditetapkan
Pertimbangan keterkaitan dan keterpaduan dengan program pembangunan pertanian yang ada dan yang akan dilaksanakan di wilayah tersebut
Tahapan analisis potensi wilayah dilakukan antara lain dengan kegiatan analisis data karakteristik lahan dan iklimPernyataan di bawah ini yang mendukung kalimat di atas adalah:
Membahas hasil analisis terhadap sistem pertanian dan pilihan jenis komoditas dan membandingkannya dengan kondisi aktual
Menganalisis pilihan komoditas dengan pertimbangan aspek sosial, ekonomi, aspirasi petani dan kaitannya serta keterpaduannya dengan program pembangunan pertanian yang ada di wilayah
Merumuskan data yang perlu dianalisis dan menganalisis menggunakan sistem pakar
Menganalisis pilihan jenis usahatani/komoditas petani di wilayah binaan
Merumuskan hasil dari kegiatan analisis data karakteristik lahan dan iklim
