wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SSW Kaigo 2025 Mr Diki Part 4

Total questions: 41

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Manakah urutan proses perawatan lansia yang benar?

a)

Pelaksanaan → Penilaian → Penyusunan rencana → Evaluasi

b)

Penilaian → Penyusunan rencana → Pelaksanaan → Evaluasi

c)

Penyusunan rencana → Pelaksanaan → Evaluasi → Penilaian

d)

Evaluasi → Penilaian → Penyusunan rencana → Pelaksanaan

2.

Prinsip dasar dalam perawatan lansia yang mendukung kemandirian adalah:

a)

Staf perawat lansia selalu melakukan semua tindakan untuk pengguna.

b)

Pengguna harus dibiarkan melakukan semuanya sendiri tanpa bantuan.

c)

Staf perawat lansia membantu pengguna untuk memilih dan memutuskan cara hidup mereka sendiri.

d)

Keputusan tentang perawatan lansia sepenuhnya ada di tangan staf perawat.

3.

Jenis layanan perawatan lansia di Jepang yang memungkinkan pengguna menerima layanan di rumah disebut:

a)

Layanan ambulatori

b)

Layanan inap

c)

Layanan kunjungan

d)

Fasilitas kesejahteraan perawatan lansia

4.

Bagian tubuh lansia yang sering mengalami fraktur (patah tulang) adalah:

a)

Tulang lengan atas

b)

Tulang punggung

c)

Leher femur

d)

Tulang pengumpil

5.

Ketika membantu pengguna dengan hemiplegia kiri untuk bangkit berdiri, hal yang perlu diperhatikan staf perawat adalah:

a)

Memastikan pengguna menumpukan berat badan pada sisi sakit.

b)

Meminta pengguna untuk membungkukkan tubuh ke depan secara berlebihan.

c)

Menopang lutut sisi sakit pengguna (lutut kiri) agar tidak menekuk tiba-tiba.

d)

Meminta pengguna melangkah dengan kaki sisi sakit terlebih dahulu.

6.

Saat menuntun pengguna dengan gangguan penglihatan, staf perawat lansia sebaiknya:

a)

Berjalan di depan pengguna dengan langkah cepat.

b)

Menjelaskan arah dan tempat secara terperinci sebelum bergerak.

c)

Mengikuti kecepatan langkah pengguna.

d)

Menyentuh bahu pengguna tanpa pemberitahuan sebelumnya.

7.

Untuk pengguna dengan hemiplegia kiri, staf perawat lansia harus memastikan:

a)

Makanan diletakkan di sisi kiri pengguna.

b)

Pengguna menggunakan tangan kiri untuk makan.

c)

Alat makan (misalnya sendok atau garpu) dipakaikan dengan baik di tangan kanan pengguna.

d)

Staf perawat duduk di sisi sehat mulut sisi pengguna saat menyuapi.

8.

Saat membantu pengguna mandi, hal penting yang perlu diperhatikan oleh staf perawat adalah:

a)

Menggosok kulit dengan keras untuk membersihkan kotoran.

b)

Mengabaikan area kulit yang berlipat karena sulit dijangkau.

c)

Mengamati kondisi kulit dan area genital pengguna, serta melaporkan kelainan apa pun kepada tenaga profesional medis.

d)

Tidak perlu memperhatikan suhu air, asalkan pengguna merasa nyaman.

9.

Ketika mengganti popok pengguna, staf perawat lansia harus:

a)

Melepaskan popok tanpa mengamati kondisi kulit pengguna.

b)

Mengabaikan area genital karena sifatnya pribadi.

c)

Membersihkan area genital dari arah anus ke uretra.

d)

Mengamati kondisi kulit, terutama area kulit dan genital, serta menyeka dari uretra ke arah anus untuk wanita.

10.

QOL (Quality of Life) dalam perawatan lansia mengacu pada:

a)

Kualitas hidup dan kualitas nyawa, yang mencakup kekayaan spiritual, rasa puas, dan bahagia.

b)

Hanya kondisi fisik pengguna yang sehat.

c)

Lama hidup seseorang tanpa penyakit.

d)

Jumlah kegiatan yang dapat dilakukan oleh pengguna.

11.

isasi dalam perawatan lansia berarti:

a)

Penyandang disabilitas harus dipisahkan dari masyarakat umum.

b)

Penyandang disabilitas harus hidup secara normal tanpa prasangka dan dilindungi hak asasi manusianya, sebagaimana orang yang tidak menyandang disabilitas.

c)

Membatasi aktivitas penyandang disabilitas agar tidak terjadi kecelakaan.

d)

Memaksa penyandang disabilitas untuk melakukan semua aktivitas sendiri.

12.

Salah satu penyebab edema (pembengkakan) pada lansia adalah:

a)

Olahraga berlebihan.

b)

Asupan cairan yang berlebihan.

c)

Kurangnya gizi.

d)

Peningkatan fungsi jantung dan ginjal.

13.

Ketika membantu pengguna menuruni tangga dengan kursi roda, staf perawat lansia harus:

a)

Menurunkan kastor roda terlebih dahulu.

b)

Menurunkan kursi roda dengan penggerak roda menghadap ke depan.

c)

Meminta pengguna melompat dari undakan.

d)

Menurunkan kursi roda dengan perlahan menghadap ke belakang.

14.

Bagaimana posisi duduk yang benar saat makan untuk mencegah aspirasi?

a)

Duduk condong ke belakang dengan dagu terangkat.

b)

Duduk tegak lurus di kursi dengan kedua telapak kaki menapak lantai, dagu sedikit diturunkan, dan tubuh condong sedikit ke depan.

c)

Berbaring telentang di tempat tidur.

d)

Duduk miring ke samping dengan tubuh membungkuk.

15.

Inkontinensia stres adalah kondisi mengompol yang terjadi ketika:

a)

Ada keinginan berkemih tetapi tidak sempat mencapai toilet.

b)

Saluran urine tertutup karena pembesaran kelenjar prostat.

c)

Ada tekanan di perut, seperti saat batuk atau bersin.

d)

Tidak timbul keinginan berkemih karena cedera medula spinalis.

16.

Jika pengguna merasa ingin defekasi saat mengalami konstipasi, tindakan yang tepat adalah:

a)

Menunda pengguna ke toilet.

b)

Segera membawa pengguna ke toilet.

c)

Memberikan obat pencahar tanpa instruksi dokter.

d)

Membatasi asupan serat makanan.

17.

Ketika menghadapi undakan saat menggunakan kursi roda, alat bantu yang dapat digunakan untuk memudahkan proses adalah:

a)

Menekan pegangan ke arah miring ke bawah menggunakan tuas angkat.

b)

Meminta pengguna untuk melompat.

c)

Mendorong kursi roda dengan cepat.

d)

Menarik kursi roda dari depan.

18.

Salah satu langkah pencegahan kecelakaan terjatuh dan terjerembap pada pengguna lansia adalah:

a)

Membiarkan pengguna memakai selop yang mudah terlepas.

b)

Memastikan pengguna memakai celana yang terlalu panjang.

c)

Memastikan pakaian dan alas kaki pengguna sudah tepat.

d)

Tidak memeriksa alat bantu sebelum digunakan.

19.

Salah satu fungsi kulit adalah:

a)

Menyerap semua benturan eksternal tanpa melaporkannya ke tubuh.

b)

Menjadi penangkal stimulasi dari zat berbahaya dan melindungi organ dalam.

c)

Hanya mengatur suhu tubuh melalui berkeringat.

d)

Hanya menjaga kelembapan kulit dengan sebum.

20.

Kapan waktu yang paling tepat untuk memotong kuku pengguna saat melakukan perawatan mandi?

a)

Sebelum mandi, saat kuku masih keras.

b)

Setelah mandi, saat kondisi kuku melunak.

c)

Kapan saja, tidak ada waktu khusus.

d)

Setiap hari, terlepas dari kondisi kuku.

21.

Apa poin penting dalam perawatan rongga mulut?

a)

Tidak perlu berkumur sebelum menggosok gigi.

b)

Menggosok gigi secara acak tanpa memperhatikan urutan.

c)

Mengamati kondisi rongga mulut dan melaporkan pembengkakan atau pendarahan gusi kepada tenaga profesional medis.

d)

Mengajak bicara pengguna saat menggosok gigi untuk mempercepat proses.

22.

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kelainan metabolisme di mana kadar gula dalam darah meningkat. Komplikasi yang dapat terjadi akibat DM antara lain:

a)

Hanya retinopati

b)

Gagal ginjal dan neurosis

c)

Retinopati, gagal ginjal, dan neurosis

d)

Tidak ada komplikasi serius jika kadar gula darah terus berlanjut tinggi

23.

Bagaimana cara yang tepat untuk membantu pengguna menuruni undakan menggunakan kursi roda, seperti yang dijelaskan dalam materi?

a)

Berhenti sebentar di depan undakan dan menurunkan kastor roda perlahan.

b)

Menurunkan kursi roda dengan penggerak roda menghadap ke depan.

c)

Meminta pengguna melompat dari undakan.

d)

Mendorong kursi roda dari belakang dengan cepat.

24.

Manakah urutan tahapan menelan makan yang benar dalam alur makan dan menelan?

a)

Fase pendahuluan → Fase mulut rongga → Fase faring → Fase esofagus → Fase persiapan

b)

Fase pendahuluan → Fase persiapan → Fase mulut rongga → Fase faring → Fase esofagus

c)

Fase persiapan → Fase pendahuluan → Fase mulut rongga → Fase faring → Fase esofagus

d)

Fase mulut rongga → Fase pendahuluan → Fase persiapan → Fase faring → Fase esofagus

25.

Penyakit menular rentan terjadi pada pengguna lansia karena:

a)

Pengguna memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

b)

Pengguna hidup secara individu dan jarang berinteraksi.

c)

Pengguna mengalami kondisi daya tahan tubuh yang lemah.

d)

Pengguna tidak memerlukan pengetahuan tentang penyakit menular.

26.

Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh tindakan pembatasan fisik?

a)

Membantu pengguna untuk bergerak bebas.

b)

Mengunci kamar dan mengurung pengguna di dalamnya.

c)

Memberikan dukungan kemandirian kepada pengguna.

d)

Melindungi hak asasi manusia pengguna.

27.

Setelah selesai mandi, tindakan perawatan yang tepat adalah:

a)

Langsung membiarkan pengguna beristirahat tanpa mengeringkan tubuh.

b)

Mengeringkan rambut dengan alat pengering rambut dan memakai pakaian.

c)

Membiarkan air tetap menempel di kulit untuk menjaga kelembapan.

d)

Tidak perlu meminum cairan setelah mandi.

28.

Ketika menawarkan untuk berganti pakaian kepada pengguna, staf perawat lansia perlu:

a)

Memilihkan pakaian tanpa mempertimbangkan preferensi pengguna.

b)

Menyesuaikan dukungan dengan kondisi fisik dan mental pengguna, serta menjelaskan suhu dan cuaca hari ini.

c)

Meminta pengguna untuk berganti pakaian sendiri tanpa bantuan.

d)

Mengabaikan privasi pengguna saat berganti pakaian.

29.

Sebagai staf perawat lansia yang profesional, fokus utama dalam memberikan perawatan adalah:

a)

Hanya pada kenyamanan staf perawat.

b)

Hanya pada administrasi fasilitas.

c)

Berpikir dari perspektif pengguna dan memberikan dukungan dengan fokus pada pengguna.

d)

Mengikuti semua instruksi tanpa mempertimbangkan keinginan pengguna.

30.

Ketika menyiapkan makanan dan pakaian untuk pengguna, staf perawat lansia harus:

a)

Menyiapkan makanan dalam porsi besar tanpa mempertimbangkan kemampuan menelan pengguna.

b)

Memilihkan pakaian yang disukai staf perawat.

c)

Memastikan makanan disiapkan sesuai dengan bentuk dan suhu yang sesuai dengan kemampuan mengunyah dan menelan pengguna, dan meminta pengguna memilih pakaian sesuai preferensinya.

d)

Mengabaikan preferensi pengguna dalam memilih pakaian.

31.

Dalam pemanfaatan prinsip mekanika tubuh, prinsip tuas digunakan untuk:

a)

Memperbesar landasan penopang.

b)

Mengubah tenaga kecil menjadi tenaga besar.

c)

Memuntir tubuh saat berpindah.

d)

Mendekatkan pusat berat ke sisi yang mendapatkan perawatan.

32.

Salah satu bagian tangan yang sering tidak tercuci dengan baik dan perlu diperhatikan saat mencuci tangan adalah:

a)

Punggung tangan.

b)

Telapak tangan.

c)

Sela-sela jari.

d)

Pergelangan tangan.

33.

Jika seorang pengguna lansia mengatakan "Saya lagi sedih", respons yang empatik dari staf perawat lansia adalah:

a)

"Ibu tidak boleh sedih."

b)

"Kenapa Ibu sedih?"

c)

"Ibu lagi sedih ya."

d)

"Saya tidak mengerti perasaan Ibu."

34.

Salah satu gejala utama dari demensia tipe Alzheimer adalah:

a)

Berjalan dengan langkah kecil (gejala Parkinson).

b)

Bermula dari gangguan memori (pikun) dan perkembangan yang lambat.

c)

Melihat sesuatu yang tidak terlihat (halusinasi visual).

d)

Nalar dan kendali tidak berfungsi.

35.

Salah satu poin penting dalam penanganan dehidrasi pada lansia adalah:

a)

Membatasi asupan cairan.

b)

Mengabaikan suhu di dalam ruangan.

c)

Memberikan asupan cairan dan mengatur suhu di dalam ruangan.

d)

Memastikan asupan cairan hanya saat pengguna merasa haus.

36.

Saraf parasimpatik adalah saraf yang bekerja saat tubuh dalam kondisi:

a)

Beraktivitas dan mengalami ketegangan.

b)

Santai, seperti saat tidur dan beristirahat.

c)

Marah dan stres.

d)

Olahraga berat.

37.

Ketika menata lingkungan tempat tinggal, termasuk kamar pengguna, staf perawat lansia perlu:

a)

Menata lingkungan tanpa melibatkan pengguna.

b)

Hanya menjaga kebersihan tanpa memperhatikan kenyamanan.

c)

Memelihara lingkungan sesuai dengan kondisi fisik dan mental pengguna, serta mempertimbangkan faktor-faktor seperti suhu, kelembapan, dan pergantian udara.

d)

Mengganti lingkungan di kamar dan sekitarnya dengan mudah tanpa persetujuan pengguna.

38.

Saat berkomunikasi dengan pengguna, penting bagi staf perawat lansia untuk:

a)

Menghindari kontak mata.

b)

Melakukan observasi terhadap gerik-gerak dan ekspresi wajah pengguna.

c)

Berbicara dengan nada suara yang keras.

d)

Menyilangkan tangan dan kaki untuk menunjukkan sikap profesional.

39.

Saat menuntun pasien dengan gangguan penglihatan, staf perawat lansia sebaiknya:

a)

Berjalan di depan pasien dengan cepat.

b)

Mengikuti jalan sesuai langkah pengguna.

c)

Mendorong pasien dari belakang.

d)

Tidak memberikan penjelasan lisan tentang perubahan situasi.

40.

Pentingnya mencatat laporan dalam perawatan lansia adalah:

a)

Mencatat hanya hal-hal yang tidak penting.

b)

Mencatat saat memori masih kuat.

c)

Menunggu hingga akhir shift untuk mencatat semua kejadian.

d)

Hanya mencatat informasi subjektif.

41.

Ketika melakukan seka mandi pada ekstremitas bawah pengguna, arah yang benar untuk menyeka adalah:

a)

Dari paha ke ujung kaki.

b)

Dari tengah ke pinggir.

c)

Dari ujung jari kaki ke arah jantung (paha).

d)

Berputar di sekitar sendi.