wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Diklat Numerasi PAUD Lampung

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Mengapa numerasi tidak dapat disamakan dengan berhitung semata?

a)

Karena berhitung hanya digunakan di sekolah

b)

Karena numerasi lebih sulit dari berhitung

c)

Karena numerasi mencakup penerapan matematika dalam kehidupan nyata

d)

Karena berhitung tidak diajarkan di PAUD

2.

Seorang guru menyediakan banyak alat permainan numerasi dan membiarkan anak bermain bebas tanpa pendampingan. Apa dampak potensialnya?

a)

Anak lebih mandiri dalam berhitung

b)

Anak mengembangkan kreativitas maksimal

c)

Anak tidak otomatis memahami konsep numerasi

d)

Anak langsung mengenali angka

3.

Mengapa guru nonmatematika juga berperan dalam pengembangan numerasi?

a)

Karena guru matematika tidak tersedia di PAUD

b)

Karena numerasi hanya bisa diajarkan di semua pelajaran

c)

Karena anak belajar numerasi dalam banyak konteks keseharian

d)

Karena numerasi adalah bagian dari seni

4.

Apa kekeliruan dari pernyataan "anak PAUD belum siap belajar matematika"?

a)

Karena anak belum bisa menulis angka

b)

Karena otak anak belum berkembang

c)

Karena anak justru berkembang cepat jika diberi tantangan berpikir

d)

Karena matematika baru dimulai di SD

5.

Mengapa lingkungan kaya numerasi tidak menjamin anak paham numerasi?

a)

Karena alat bermain sulit digunakan

b)

Karena hanya anak pintar yang paham

c)

Karena diperlukan pendampingan guru dalam memfasilitasi eksplorasi

d)

Karena anak mudah bosan

6.

Apa alasan pentingnya asesmen numerasi di PAUD?

a)

Untuk membuat ranking murid

b)

Untuk memberi nilai harian

c)

Untuk membantu guru memahami perkembangan berpikir numerasi anak

d)

Untuk menilai guru mengajar atau tidak

7.

Bagaimana seharusnya guru menanggapi anak yang kesulitan menghitung?

a)

Memberi latihan menulis angka berulang-ulang

b)

Mengajarkan lagu berhitung

c)

Menggunakan benda konkret dan konteks yang dekat dengan anak

d)

Menyuruh orang tua membantu

8.

Pernyataan manakah yang paling tepat terkait numerasi?

a)

Numerasi hanya berhitung dan menulis angka

b)

Numerasi hanya diajarkan oleh guru matematika

c)

Numerasi adalah keterampilan mengaplikasikan konsep matematika dalam kehidupan

d)

Numerasi dimulai setelah anak bisa membaca

9.

Apa miskonsepsi paling umum tentang numerasi di PAUD?

a)

Numerasi itu hanya untuk anak pintar

b)

Numerasi lebih penting dari literasi

c)

Numerasi dianggap hanya sebatas berhitung

d)

Numerasi diajarkan melalui cerita

10.

Strategi terbaik untuk membangun konsep numerasi anak adalah:

a)

Latihan menulis angka dari 1-10

b)

Ceramah konsep matematika dasar

c)

Interaksi nyata dengan objek dan situasi kehidupan sehari-hari

d)

Memberi PR matematika setiap hari

11.

Mengapa penting mengajarkan subitasi sebelum membilang?

a)

Karena subitasi lebih menyenangkan

b)

Karena subitasi memperkuat kesadaran bilangan awal

c)

Karena anak tidak suka menghitung

d)

Karena subitasi bagian dari alfabet

12.

Ketika anak mengatakan "banyak" atau "sedikit" saat melihat objek, ia sedang mengembangkan:

a)

Kemampuan membaca

b)

Kesadaran fonemik

c)

Kesadaran bilangan

d)

Operasi matematika

13.

Seorang anak mampu membandingkan jumlah dua kelompok benda tanpa menghitung. Kemampuan ini disebut:

a)

Korespondensi satu-satu

b)

Subitasi konseptual

c)

Pengukuran panjang

d)

Penjumlahan

14.

Apa perbedaan utama antara membilang dan kardinalitas?

a)

Kardinalitas lebih lucu dari membilang

b)

Kardinalitas hanya hafalan angka

c)

Kardinalitas menunjukkan jumlah benda yang sebenarnya

d)

Membilang tidak dibutuhkan di PAUD

15.

Mengapa pola penting diajarkan di PAUD?

a)

Agar anak suka bernyanyi

b)

Untuk mengenalkan warna

c)

Untuk membangun kemampuan prediksi dan berpikir logis

d)

Untuk mempercepat membaca

16.

Guru meminta anak menyusun pola warna merah-biru-merah-biru. Aktivitas ini melatih:

a)

Pembagian

b)

Penjumlahan

c)

Pola berulang

d)

Membaca cepat

17.

Mengapa tidak cukup hanya mengajarkan simbol angka ke anak usia dini?

a)

Karena anak belum bisa menulis

b)

Karena anak lebih suka menggambar

c)

Karena pemahaman konsep bilangan harus dibangun dulu

d)

Karena angka membingungkan

18.

Anak yang mengucapkan "1,2,3" sambil menunjuk benda satu per satu sedang melatih:

a)

Kardinalitas

b)

Pola

c)

Korespondensi satu-satu

d)

Ukuran

19.

Mengapa penting mengenalkan banyak susunan untuk bilangan yang sama (misalnya: 5)?

a)

Agar anak bingung

b)

Agar anak hafal bentuknya

c)

Agar anak memahami konsep kuantitas bukan bentuk visual semata

d)

Agar anak senang

20.

Kegiatan mengenali mana yang "lebih banyak" antara dua kelompok benda membantu anak:

a)

Mempelajari warna

b)

Mengembangkan kemampuan literasi

c)

Mengembangkan pemahaman perbandingan kuantitas

d)

Menghafal bentuk

21.

Mengapa guru perlu menunjukkan berbagai bentuk segitiga, bukan hanya segitiga sama sisi?

a)

Agar anak paham bahwa semua segitiga harus simetris

b)

Agar anak mengenali berbagai bentuk segitiga yang sah

c)

Karena segitiga sama sisi lebih sulit dibuat

d)

Karena anak suka segitiga

22.

Ketika anak memutar segitiga dan tetap mengenalinya, ia memahami konsep:

a)

Volume

b)

Rotasi

c)

Orientasi bentuk

d)

Ukuran panjang

23.

Seorang guru memberikan balok dan silinder lalu meminta anak membangun menara. Aktivitas ini melatih:

a)

Membaca

b)

Analisis data

c)

Konstruksi spasial dan bentuk 3D

d)

Operasi penjumlahan

24.

Apa yang terjadi jika anak hanya diberi gambar bentuk tanpa menyentuh langsung objek nyata?

a)

Anak tetap paham bentuk

b)

Anak cepat bosan

c)

Anak kurang memahami konsep bentuk secara utuh

d)

Anak jadi malas

25.

Mengapa penting menggunakan puzzle geometri dalam pembelajaran?

a)

Agar anak tidak bosan

b)

Untuk mengembangkan strategi hitung cepat

c)

Untuk membantu anak memahami hubungan antar bagian bentuk

d)

Untuk belajar melipat

26.

Ketika anak mengatakan "bola itu di atas meja", ia sedang mengembangkan:

a)

Pola

b)

Kesadaran ruang dan posisi

c)

Operasi bilangan

d)

Perbandingan ukuran

27.

Apa manfaat kegiatan "menyusun bentuk-bentuk 3D jadi bangunan"?

a)

Melatih kemampuan membaca

b)

Membantu anak memahami hubungan bentuk dan keseimbangan

c)

Menghafal angka

d)

Mengenal warna

28.

Mengapa anak usia dini perlu belajar mengelompokkan benda?

a)

Untuk mempercepat membaca

b)

Untuk bersiap ujian

c)

Untuk melatih kemampuan klasifikasi dan pengamatan

d)

Untuk menggambar lebih baik

29.

Aktivitas melihat objek dari ayunan dan atas perosotan membantu anak:

a)

Mengenal angka

b)

Mengembangkan perspektif spasial

c)

Mengukur waktu

d)

Membaca arah angin

30.

Ketika anak membandingkan panjang pita merah dan pita biru, mereka belajar tentang:

a)

Warna

b)

Subitasi

c)

Pengukuran

d)

Volume

31.

Apa yang membedakan pola pikir tetap dan pola pikir bertumbuh saat menghadapi kegagalan?

a)

Pola pikir tetap menganggap kegagalan sebagai hal wajar, sedangkan pola pikir bertumbuh menghindarinya

b)

Pola pikir tetap menyalahkan orang lain, pola pikir bertumbuh menyalahkan diri sendiri

c)

Pola pikir tetap menganggap kegagalan sebagai bukti ketidakmampuan, pola pikir bertumbuh menganggapnya peluang belajar

d)

Pola pikir tetap tidak mengalami kegagalan, pola pikir bertumbuh tidak takut gagal

32.

Manakah contoh pujian yang mendorong pola pikir bertumbuh?

a)

Kamu pintar sekali!

b)

Kamu memang berbakat sejak kecil.

c)

Kamu hebat karena berhasil dapat nilai tinggi.

d)

Kamu bekerja keras dan menggunakan strategi yang tepat.

33.

Apa tujuan utama dari intervensi pola pikir menurut modul?

a)

Menghindari kesalahan dalam belajar

b)

Membuat siswa lebih cepat hafal materi

c)

Membantu siswa memahami bahwa berusaha adalah kunci keberhasilan

d)

Menyelesaikan soal matematika dengan benar tanpa kesalahan

34.

Apa prinsip utama dari konsep 'The Power of YET'?

a)

Menunda kegagalan agar bisa sukses nanti

b)

Mengganti kata 'tidak bisa' menjadi 'belum bisa' untuk membuka peluang belajar

c)

Menghapus kata tidak dari semua kalimat

d)

Mewajibkan siswa mengulang semua materi

35.

Mengapa guru perlu menggunakan pujian proses dalam kelas?

a)

Agar siswa merasa dirinya pintar sejak lahir

b)

Untuk membentuk kompetisi di antara siswa

c)

Untuk menumbuhkan keyakinan bahwa kemampuan bisa dikembangkan melalui usaha

d)

Agar siswa cepat menyelesaikan tugas harian