wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Evaluasi Kemampuan Teknis Perpajakan Tengah Tahun 2025

Total questions: 100

Worksheet time: 1hrs 3mins

Name
Class
Date
1.

Sebagai Wajib Pajak Hak dan Kewajiban saat proses Pemeriksaan adalah memberi bantuan guna kelancaran Pemeriksaan yang sesuai dengan kategori berikut ini …..

a)

Objek Observasi

b)

Objek yang terutang pajak

c)

Data Elektronik diluar pembukuan

d)

Surat Dinas

2.

Jangka waktu Wajib Pajak memenuhi dan menyampaikan dokumen yang diminta oleh Pemeriksa adalah paling lama …. terhitung sejak surat permintaan dimaksud disampaikan

a)

7 hari

b)

30 hari

c)

60 hari

d)

90 hari

3.

Berdasarkan PMK 15 Tahun 2025 Pemeriksaan harus dilaksanakan sesuai dengan standar Pemeriksaan sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2) huruf b adalah sebagai berikut, kecuali ….

a)

Mendasarkan hasil temuan Pemeriksaan berdasarkan ketentuan peraturan perpajaka

b)

Melakukan pengujian berdasarkan metode dan teknik Pemeriksaan

c)

Melaksanakan Pemeriksaan di lokasi Objek Pajak Pajak Bumi dan Bangunan

d)

Melakukan penyitaan Objek Pajak sebelum adanya pengujian teknis pemeriksaan

4.

Pada Metode Pemeriksaan terdapat metode langsung dan tidak langsung, Metode Pemeriksaan tidak langsung terdiri atas Pendekatan sebagai berikut .....

a)

Kualitatif

b)

Observatif

c)

Net Worth

d)

Norminatif

5.

Teknik-teknik Pemeriksaan yang dapat digunakan Pemeriksa Pajak adalah sebagai berikut, kecuali ….

a)

pengujian keterkaitan

b)

ekualisasi

c)

sampling

d)

FGD

6.

Penyampaian tanggapan tertulis atas Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) PKM Nomor 15 Tahun 2025 paling lambat dalam jangka waktu …. Terhitung sejak tanggal diterimanya SPHP oleh Wajib Pajak.

a)

3 hari kerja

b)

5 hari kerja

c)

7 hari kerja

d)

10 hari kerja

7.

Permohonan pembahasan dengan Tim Quality Assurance Pemeriksaan dapat dilakukan, dalam hal sebagai berikut ….

a)

Risalah pembahasan belum ditandatangani oleh tim Pemeriksa Pajak dan Wajib Pajak, wakil, atau kuasa dari Wajib Pajak

b)

Adanya Keputusan musyawarah mufakat antara tim Pemeriksa Pajak dan Wajib Pajak, wakil, atau kuasa dari Wajib Pajak

c)

Berita acara Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan telah ditandatangani oleh tim Pemeriksa Pajak dan wajib Pajak, wakil, atau kuasa dari Wajib Pajak

d)

Pada dasar hukum koreksi terdapat perbedaan pendapat yang terbatas antara Wajib Pajak dengan Pemeriksa Pajak pada saat Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan

8.

Pengajuan permohonan pembahasan dengan Tim Quality Assurance Pemeriksaan, Wajib Pajak menyampaikan surat pemohonan kepada Lembaga berikut ….

a)

Kementrian Keuangan

b)

Pengadilan Negeri

c)

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak

d)

Mahkamah Agung

9.

Berdasarkan PMK Nomor 15 Tahun 2025 Tugas Tim Quality Assurance adalah sebagai berikut ….

a)

Melakukan penyitaan objek pajak bergerak/tidak bergerak dari Wajib Pajak

b)

Memberikan Keputusan atas perbedaan pendapat antara Wajib Pajak dengan Pemeriksa Pajak

c)

Melakukan pembahasan dan menerbitkan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) PKM Nomor 15 Tahun 2025

d)

Menyediakan tim ahli untuk proses pemeriksaan pajak terhadap objek pajak yang dimiliki oleh Wajib Pajak

10.

Berikut yang tidak termasuk dalam tujuan lain dari Penambahan Kriteria Pemeriksaan sesuai dengan PMK-15 Tahun 2025 adalah sebagai berikut ….

a)

Pencabutan SKT Objek PBB

b)

Pengalihan Objek Pajak menjadi Objek Non-Pajak 

c)

Penyelesaian permohonan kesepakatan harga transfer

d)

Penetapan besarnya biaya pada tahapan eksplorasi

11.

Matriks Perubahan dari PMK-17/PMK 256 yang dihapus di PMK 15 adalah .....

a)

Pengaturan terkait kuesioner Pemeriksaan

b)

Penangguhan Pemeriksaan

c)

Penegasan mengenai penetapan secara jabatan

d)

Pemulihan Penyimpanan Data Elektronik

12.

Prosedur Pembahasan Temuan Sementara sebelum SPHP sesuai dengan PMK 15 adalah ….

a)

Pemeriksa Pajak diwajibkan untuk mulai melakukan Pembahasan Temuan Sementara dengan Wajib Pajak paling lambat 1 bulan sebelum berakhirnya jangka waktu pengujian

b)

Wajib pajak menyampaikan dokumen secara langsung atau melalui pos dan tidak bisa secara elektronik

c)

Pemeriksa Pajak diwajibkan untuk menyampaikan Kuesioner Pemeriksaan kepada Wajib Pajak

d)

Ketentuan pelimpahan kewenangan Direktur Jenderal Pajak untuk melakukan Pemeriksaan tidak diatur dalam PMK

13.

Pada PMK 15 terdapat Perubahan Jangka Waktu Pemeriksaan dan Pembatasan Perpanjangan Jangka Waktu Pengujian pada Uji Kepatuhan proses pemeriksaan lengkap jangka waktu nya adalah ...

a)

6 +2 bulan

b)

5 bulan + 30 Hari Kerja

c)

4 + 2 bulan

d)

3 bulan + 30 Hari Kerja

14.

Perpanjangan Jangka Waktu Pengujian sesuai pada PMK 15 tidak diberlakukan perpanjangan, kecuali atas pemeriksaan WP Grup dan TP maka dapat diperpanjang selama ....

a)

2 bulan

b)

3 bulan

c)

4 bulan

d)

5 bulan

15.

Berdasarkan PER-11 berlaku mulai 2025 pada SPT Masa PPh Pasal 21/26 Formulir L-III berisi informasi terkait ….

a)

Daftar Pemotongan Bulanan

b)

Daftar Pemotongan Satu Tahun Pajak

c)

Daftar SSP dan/atau Bukti Pemindahbukuan

d)

Daftar Pemotongan selain Pegawai Tetap

16.

Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 bagi Pegawai Negeri Sipil atau Anggota Tentara Nasional Indonesia atau Anggota Kepolisian Republik Indonesia atau Pejabat Negara atau Pensiunannya berdasarkan PER-11 Tahun 2025 tercantum dalam ....

a)

Formulir BPA1

b)

Formulir BPA2

c)

Formulir BP21

d)

Formulir BP26

17.

Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 bagi Pegawai Tetap atau Pensiunan yang Menerima Uang terkait Pensiun secara Berkala berdasarkan PER-11 Tahun 2025 tercantum dalam ....

a)

Formulir BPA1

b)

Formulir BPA2

c)

Formulir BP21

d)

Formulir BP26

18.

Berdasarkan Pasal 9 Per-11/PJ/2025 dalam hal wajib pajak luar negeri ingin menerapkan ketentuan persetujuan penghindaran pajak berganda, maka wajib pajak wajib menunjukkan dokumen sebagai berikut ....

a)

KTP

b)

Akta Kelahiran

c)

Paspor

d)

Surat Domisili Luar Negeri

19.

Berdasarkan Per-11/PJ/2025 dalam penerbitan bukti potong diwajibkan memiliki persyaratan berikut ini ....

a)

Kode otorisasi kuasa wajib pajak

b)

EFIN

c)

Surat Keterangan

d)

Nomor Induk Kependudukan

20.

Sesuai yang diatur dalam Pasal 10 Per-11/PJ/2025 untuk pembetulan/pembatalan bukti potong harus memenuhi ketentuan dan syarat sebagai berikut .....

a)

SPT Masa PPh Pasal 21/26 belum disubmit setelah tanggal pelaporan SPT Masa bulan yang bersangkutan

b)

DJP sudah melakukan pemeriksaan terhadap SPT Masa PPh Pasal 21/26 untuk masa pajak yang bersangkutan

c)

Bukti pemotongan PPh Pasal 21/26 sedang diajukan restitusi

d)

Bukti pemotongan PPh Pasal 21/26 belum diajukan keberatan

21.

Berdasarkan PER-11/2025 kode objek pajak 21-100-04 pada PPh 21 yang tidak final digunakan untuk objek pajak berikut ini ....

a)

Imbalan kepada agen asuransi

b)

Imbalan kepada tenaga ahli

c)

Imbalan kepada Peserta atau anggota dalam suatu kepanitiaan sebagai penyelenggara kegiatan tertentu

d)

Imbalan kepada distributor perusahaan pemasaran berjenjang atau penjualan langsung dan kegiatan sejenis lainnya

22.

Berdasarkan PER-11/2025 kode objek pajak PPh 21 yang final digunakan untuk upah pegawai tidak tetap yang dibayar harian, mingguan, atau satuan dengan peredaran bruto sampai dengan 2.500.000 sehari yang mendapatkan fasilitas di daerah tertentu, kode objek pajak yang benar adalah ....

a)

21-100-27

b)

21-100-29

c)

21-100-31

d)

21-100-37

23.

Pada SPT PPh 21/26 berdasarakan Pasal 11 PER-11/PJ/2025 daftar pemotongan pajak PPh Pasal 21 /26 selain pegawai tetap atau pensiunan yang menerima uang terkait pensiun secara berkala rincian tersebut pada lampiran berikut ....

a)

Formuir L1-A

b)

Formulir L1-B

c)

Formulir L-II

d)

Formulir L-III

24.

Apabila jumlah KB/LB Pemotongan PPh 21, maka dalam hal tersebut dilakukan kompensasi sebagai berikut, pernyataan yang benar adalah ....

a)

Kurang bayar pemotongan PPh 21 dianggap nihil

b)

Lebih bayar akan dikompensasikan ke masa berikutnya

c)

Kurang bayar pemotongan PPh 21 dipotong 10% dari total

d)

Lebih bayar akan dikompensasikan ke saldo deposit

25.

Sejak diberlakukannya PER-11/PJ/2025 dalam SPT Masa PPh Unifikasi daftar PPh yang dibayar sendiri/disetor sendiri dan disetor digunggung terdapat dalam lampiran berikut ...

a)

Formulir DOPP

b)

Formulir DBP

c)

Daftar I

d)

Daftar II

26.

Yang dimaksud dengan Formulir BPNR pada Bukti pemotongan/pemungutan PPh Unifikasi berformat standar, pernyataan berikut yang benar adalah ....

a)

Bukti pemotongan/pemungutan unifikasi yang digunakan untuk pemotongan/pemungutan PPh bagi wajib pajak dalam negeri

b)

Bukti pemotongan/pemungutan unifikasi yang digunakan untuk pemotongan/pemungutan PPh bagi Bentuk Usaha Tetap

c)

Bukti pemotongan/pemungutan  yang digunakan untuk pemotongan/pemungutan PPh untuk objek pajak yang sedang ditangguhkan

d)

Bukti pemotongan/pemungutan  yang digunakan untuk pemotongan/pemungutan PPh bagi wajib pajak luar negeri

27.

Berikut yang tidak termuat dalam isi Bukti pemotongan/pemungutan PPh Unifikasi berformat standar adalah ...

a)

Masa pajak dan tahun pajak

b)

Jenis dan Manfaat objek pajak

c)

Dasar pengenaan pajak

d)

Tarif pajak

28.

Apa yang dimaksud dengan “bukti pemotongan PPh unifikasi”?

a)

Dokumen pelaporan SPT Tahunan

b)

Bukti pelunasan pajak kendaraan bermotor

c)

Dokumen yang menunjukkan pemotongan dan penyetoran PPh oleh pemotong terhadap penerima penghasilan dalam satu dokumen terpadu

d)

Surat pemberitahuan untuk mengikuti audit pajak

29.

Penerbitan bukti pemotongan PPh unifikasi dilakukan oleh:

a)

Wajib Pajak penerima penghasilan

b)

Direktorat Jenderal Pajak

c)

Pemotong atau pemungut pajak

d)

Kantor Pelayanan Pajak

30.

Menurut Pasal 22 ayat (1) PER‑11/PJ/2025, SPT Masa PPh Unifikasi terdiri dari:

a)

Hanya formulir induk tanpa lampiran

b)

Formulir induk dan tiga lampiran: Daftar I, Daftar II, dan Lampiran I

c)

Formulir induk dan dua lampiran: Daftar I dan Lampiran I

d)

Daftar bukti pemotongan, tanpa formulir induk

31.

Pernyataan yang benar berikut ini terkait kondisi yang mengizinkan pemotong untuk membetulkan bukti potong PPh Pasal 21/26 berdasarkan PER‑11/PJ/2025 adalah ….

a)

Jatuh tempo pelaporan telah lewat

b)

Saat ada transaksi retur atau kesalahan pengisian

c)

Setelah DJP mengirim surat pemeriksaan bukti permulaan

d)

Setelah bukti potong diajukan keberatan

32.

Setelah melakukan pembetulan, pembatalan, atau penambahan bukti potong, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah …

a)

Menyampaikan Nota Keberatan

b)

Melaporkan dalam SPT Masa PPh 21/26

c)

Membayar denda administrasi

d)

Mengajukan pengembalian PPh lebih bayar

33.

Penambahan bukti potong PPh 21/26 baru bisa dilakukan jika …

a)

DJP telah menyampaikan surat pemeriksaan SPT Masa

b)

Bukti potong sebelumnya diajukan keberatan

c)

Transaksi yang belum dilaporkan

d)

Pembetulan atas bukti lampau gagal

34.

Bukti Pemotongan/Pemungutan Unifikasi Berformat Standar dibuat melalui …

a)

Aplikasi e‑SPT

b)

Modul e‑Bupot Unifikasi dan ditandatangani secara elektronik

c)

Surat manual kertas dengan cap basah

d)

E‑form Pajak Penghasilan individu

35.

 Apa perbedaan utama bukti pemotongan pajak penghasilan antara Wajib Pajak Dalam Negeri (WPDN) dan Wajib Pajak Luar Negeri (WPLN)?

a)

WPDN tidak perlu dipotong pajak penghasilan

b)

WPLN harus memiliki NPWP agar bisa diterbitkan bukti potong

c)

WPLN dikenakan tarif final berdasarkan P3B atau Pasal 26, dan memerlukan dokumen tambahan seperti Surat Keterangan Domisili

d)

Bukti potong hanya diberikan kepada WPDN

36.

Apabila WPLN tidak menyerahkan Surat Keterangan Domisili (SKD), maka pemotongan pajak dilakukan ...

a)

Berdasarkan tarif P3B yang berlaku

b)

Berdasarkan Pasal 21

c)

Berdasarkan tarif umum Pasal 26 yaitu 20% dari penghasilan bruto

d)

Berdasarkan tarif final Pasal 4 ayat (2)

37.

Wajib Pajak Luar Negeri yang memanfaatkan tarif P3B wajib melampirkan ...

a)

SPT Tahunan

b)

Bukti bayar pajak dalam negeri

c)

Surat Keterangan Domisili yang sah dari otoritas pajak negara domisili

d)

Paspor dan Visa

38.

Perbedaan format bukti potong antara WPDN dan WPLN terletak pada ...

a)

Warna dokumen

b)

Jenis pajak yang dikenakan

c)

Jenis informasi tambahan seperti SKD

d)

Tidak ada perbedaan sama sekali

39.

Berdasarkan PER 11 Tahun 2025 setiap 1 (satu) Bukti Pemotongan/Pemungutan Unifikasi harus memuat transaksi dengan...

a)

Beberapa pihak dan beberapa objek pajak

b)

Satu pihak, satu kode objek pajak, dan satu masa pajak

c)

Banyak pihak sepanjang masa pajak sama

d)

Transaksi bulanan dan tahunan secara bersamaan

40.

Apabila terjadi kesalahan dalam pengisian Bukti Pemotongan Unifikasi, maka Wajib Pajak harus...

a)

Mengajukan keberatan ke KPP

b)

Menunggu surat tagihan pajak

c)

Melakukan pembetulan atau pembatalan melalui aplikasi e-Bupot Unifikasi

d)

Melaporkannya dalam SPT Tahunan

41.

Berikut ini adalah contoh penghasilan dari sewa, kecuali …

a)

Uang sewa apartemen

b)

Uang sewa kendaraan

c)

Uang sewa alat berat

d)

Uang hasil jual rumah

42.

Wajib pajak pribadi memiliki tabungan jangka panjang dalam bentuk deposito. Kode harta yang digunakan untuk melaporkan harta tersebut dalam SPT Tahunan adalah:

a)

011

b)

032

c)

041

d)

014

43.

Manakah di bawah ini yang merupakan contoh harta dengan kode 051?

a)

Saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia

b)

Obligasi pemerintah

c)

Reksadana

d)

Surat utang perusahaan swasta

44.

Penghasilan yang diperoleh dari usaha atau kegiatan bebas antara lain adalah:

a)

Bonus karyawan dari perusahaan

b)

Fee dokter yang membuka praktik pribadi

c)

Honor sebagai pegawai lepas di kantor

d)

Dividen dari saham

45.

Berikut ini yang tidak termasuk penghasilan yang dikenakan pajak adalah:

a)

Warisan dari orang tua

b)

Honorarium sebagai dosen tamu

c)

Royalti dari buku yang diterbitkan

d)

Hasil jual beli saham

46.

Berikut ini yang bukan termasuk subjek pajak orang pribadi dalam negeri adalah...

a)

Warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di luar negeri selama 2 tahun

b)

Karyawan swasta yang bekerja di Jakarta

c)

Pedagang kaki lima di Indonesia

d)

Pensiunan yang tinggal di Surabaya dan menerima dana pensiun

47.

Tarif PPh Final untuk penghasilan dari usaha UMKM dengan omzet tidak melebihi Rp4,8 miliar per tahun adalah...

a)

0,5% dari omzet

b)

1% dari omzet

c)

5% dari laba bersih

d)

10% dari omzet

48.

Perbedaan utama antara tarif normal dan tarif final dalam PPh orang pribadi adalah...

a)

Tarif final dikenakan berdasarkan jumlah aset, bukan penghasilan

b)

Tarif normal lebih tinggi daripada tarif final

c)

Tarif final tidak dapat digabung dengan penghasilan lain dan bersifat khusus

d)

Tarif normal berlaku hanya bagi pengusaha

49.

Berikut ini adalah penghasilan yang dikenakan PPh Final, kecuali...

a)

Penghasilan dari sewa tanah dan bangunan

b)

Penghasilan dari jasa konstruksi tertentu

c)

Penghasilan dari usaha UMKM dengan omzet di bawah Rp4,8 miliar

d)

Gaji bulanan pegawai tetap

50.

Penghasilan dari hadiah undian dikenakan PPh Final dengan tarif sebesar...

a)

1%

b)

5%

c)

10%

d)

25%

51.

Berdasarkan ketentuan Pasal 7 Ayat (1) UU KUP, sanksi denda untuk keterlambatan penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi adalah...

a)

Rp500.000

b)

Rp100.000

c)

Rp1.000.000

d)

Rp50.000

52.

Sanksi bunga dihitung sejak...

a)

Tanggal lahir wajib pajak

b)

Tanggal penetapan NPWP

c)

Jatuh tempo pembayaran sampai dengan tanggal pembayaran

d)

Tanggal penyampaian SPT

53.

Sanksi denda untuk keterlambatan penyampaian SPT Masa PPN adalah...

a)

Rp500.000

b)

Rp1.000.000

c)

Rp100.000

d)

Rp250.000

54.

Fungsi fitur eFiling dalam eTax Court adalah untuk …

a)

Registrasi akun pengguna

b)

Mengajukan surat banding atau gugatan secara elektronik

c)

Pemanggilan sidang

d)

Pengunggahan putusan

55.

Banding diajukan dalam jangka waktu ……. bulan sejak tanggal diterima Keputusan yang dibanding Pasal 35 ayat (2) UU PP

a)

1 (satu)

b)

2 (dua)

c)

3 (tiga)

d)

4 (empat)

56.

Berdasarkan Pasal 37 UU PP Pengadilan Pajak, yang dapat melakukan pengajuan banding adalah …

a)

Wajib Pajak

b)

Ahli Warisnya

c)

Kuasa Hukumnya

d)

Semua benar

57.

Berdasarkan Pasal 1 ayat 6 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, yang dimaksud dengan Banding adalah …

a)

Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh Wajib Pajak atau penanggung Pajak terhadap suatu keputusan yang dapat diajukan Banding, berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakaan yang berlaku.

b)

Proses penyidikan terhadap pelanggaran pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak.

c)

Upaya hukum yang dilakukan oleh Menteri Keuangan terhadap putusan pengadilan.

d)

Permohonan penghapusan sanksi administrasi pajak oleh Wajib Pajak.

58.

Menurut Pasal 1 ayat 7 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, yang dimaksud dengan gugatan adalah …

a)

Permohonan kepada Mahkamah Agung atas putusan Pengadilan Pajak.

b)

Upaya hukum yang dilakukan oleh Wajib Pajak terhadap surat ketetapan Pajak.

c)

Permohonan yang diajukan Wajib Pajak kepada Direktur Jenderal Pajak untuk menghapus sanksi Pajak

d)

Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh wajib pajak atau penanggung pajak terhadap pelaksanaan penagihan pajak atau terhadap keputusan yang dapat diajukan gugatan berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku.”

59.

Surat Gugatan terhadap keputusan selain atas pelaksanaan penagihan pajak disampaikan dalam jangka waktu ……  hari sejak tanggal diterima keputusan yang digugat Pasal 40 ayat (3) UU PP

a)

30 (tiga puluh) hari

b)

40 (empat puluh) hari

c)

50 (lima puluh) hari

d)

60 (enam puluh ) hari

60.

Menurut Pasal 1 ayat (10) UU No. 14 Tahun 2002, yang dimaksud dengan Surat Bantahan adalah  

a)

Surat dari tergugat kepada Pengadilan Pajak yang berisi jawaban atas gugatan.

b)

Surat dari pemohon Banding atau penggugat kepada Pengadilan Pajak yang berisi bantahan atas surat uraian Banding atau Surat Tanggapan.

c)

Surat dari Pengadilan Pajak kepada para pihak untuk meminta penjelasan lebih lanjut.

d)

Surat dari pihak ketiga yang mengajukan amicus curiae dalam sengketa Pajak.

61.

Yang dimaksud dengan ETax Court adalah …

a)

Sistem elektronik yang hanya digunakan untuk pendaftaran gugatan ke Pengadilan Pajak.

b)

Aplikasi seluler untuk mengunduh dokumen pajak dari Direktorat Jenderal Pajak.

c)

Sistem informasi yang disediakan oleh Pengadilan Pajak yang meliputi Administrasi Sengketa Pajak dan Persidangan Secara Elektronik.

d)

Website untuk konsultasi gratis dengan hakim pengadilan Pajak.

62.

Berdasarkan Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, surat gugatan atas pelaksanaan penagihan pajak disampaikan dalam jangka waktu …

a)

7 (tujuh) hari sejak tanggal diterbitkannya STP

b)

30 (tiga puluh) hari sejak tanggal penetapan

c)

14 (empat belas) hari sejak tanggal pelaksanaan penagihan

d)

21 (dua puluh satu) hari sejak tanggal keberatan ditolak

63.

Berdasarkan ketentuan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), terdapat tiga tipe pemeriksaan, salah satunya adalah pemeriksaan spesifik. Yang dimaksud dengan pemeriksaan spesifik adalah …

a)

mencakup seluruh pos dalam SPTdan/atau SPOP secara mendalam

b)

Pemeriksaan untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan yang dilakukan secara spesifik atas satu atau beberapa pos dalam Surat Pemberitahuan dan/atau Surat Pemberitahuan Objek Pajak, data, atau kewajiban perpajakan tertentu secara sederhana.

c)

Pemeriksaan yang dilakukan atas permohonan pengembalian pajak oleh Wajib Pajak

d)

Pemeriksaan yang dilakukan terhadap Wajib Pajak yang baru terdaftar di Direktorat Jenderal Pajak

64.

Menurut Pasal 1 angka 34 PMK 15/2025 Pembahasan terhadap temuan sementara dalam proses pengujian harus dilakukan …

a)

Paling cepat 1 bulan setelah jangka waktu pengujian berakhir

b)

Paling lambat 1 bulan setelah pengujian dimulai

c)

Setelah laporan akhir diterbitkan

d)

Paling lambat 1 bulan sebelum jangka waktu pengujian berakhir

65.

Ratio legis (dasar pertimbangan) PMK 15/2025 adalah untuk …

a)

Kepastian hukum

b)

Simplifikasi

c)

Pengaturan

d)

Semua benar

66.

Jika Wajib Pajak (WP) dianggap sudah memutuskan untuk tidak patuh pajak (have decided not to comply), otoritas pajak segera melakukan penegakan hukum pajak (use the full force of law), yang dapat berupa …

a)

Imbauan sukarela untuk pelaporan pajak

b)

Pemeriksaan atau bahkan penyidikan

c)

Edukasi pajak melalui sosialisasi

d)

Penghapusan utang pajak sebagai bentuk toleransi

67.

Pasal 27 ayat (3) PMK 15 Tahun 2025 menyatakan bahwa tata cara penyampaian dokumen terkait pemeriksaan mengacu kepada …

a)

PMK 15 Tahun 2025

b)

PMK 82/2024 tentang Pemeriksaan Pajak

c)

PMK 81/2024 tentang Ketentuan Perpajakan Dalam Rangka Pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan

d)

SE-05/PJ/2023 tentang Pelaksanaan Pemeriksaan Terpadu

68.

Menurut Pasal 1 Angka 15 PMK 184/PMK.03/2015 s.t.d.t.d PMK 18/PMK.03/2021, SPHP adalah surat yang berisi …

a)

Hasil temuan pemeriksaan yang meliputi pos-pos yang dikoreksi, nilai koreksi, dasar koreksi, serta perhitungan sementara dari pokok pajak terutang dan sanksi administrasi

b)

Permintaan data tambahan yang harus disampaikan oleh Wajib Pajak dalam rangka pemeriksaan

c)

Hasil akhir pemeriksaan pajak yang telah ditetapkan secara resmi oleh Direktorat Jenderal Pajak

d)

Keputusan final mengenai keberatan Wajib Pajak atas hasil pemeriksaan sebelumnya

69.

Tim Quality Assurance Pemeriksaan adalah tim yang dibentuk oleh Direktur Jenderal Pajak dengan tujuan untuk …

a)

Mengawasi seluruh proses pemeriksaan sejak awal hingga penerbitan SKP

b)

Menyelesaikan seluruh sengketa pajak antara Wajib Pajak dan Pemeriksa melalui mediasi formal

c)

Membahas hasil pemeriksaan yang terbatas pada dasar hukum koreksi yang belum disepakati antara Pemeriksa Pajak dan Wajib Pajak dalam Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan

d)

Melakukan pemeriksaan ulang atas permintaan Wajib Pajak terhadap hasil pemeriksaan sebelumnya

70.

Berdasarkan Pasal 4 PER-1/PP/2023, banding atau gugatan dapat diajukan oleh Pemohon Terdaftar dengan cara …

a)

Mengunggah surat banding atau surat gugatan pada sistem e-Tax Court

b)

Mengirimkan surat banding atau gugatan melalui pos tercatat ke DJP

c)

Menyampaikan langsung surat banding atau gugatan ke kantor Pengadilan Pajak

d)

Mengisi formulir keberatan melalui aplikasi e-Filing Direktorat Jenderal Pajak

71.

Surat banding atau surat gugatan yang diajukan ke Pengadilan Pajak harus ditandatangani oleh pihak yang berwenang. Sesuai ketentuan yang berlaku, tanda tangan yang sah pada surat tersebut adalah …

a)

Hanya tanda tangan manual di atas kertas bermaterai

b)

Tanda tangan digital biasa yang di-scan dan diunggah ke sistem e-Tax Court

c)

Tanda tangan elektronik yang dibuat sendiri tanpa perlu sertifikasi resmi

d)

Tanda tangan manual atau tanda tangan elektronik yang diterbitkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE)

72.

Dalam sistem e-Tax Court, yang dimaksud dengan Pemohon Terdaftar adalah …

a)

Setiap warga negara Indonesia yang ingin mengajukan permohonan banding secara manual

b)

Wajib Pajak, Penanggung Pajak, atau Kuasa Hukum yang telah memiliki akun sebagai pengguna e-Tax Court

c)

Pejabat DJP yang berwenang mengajukan keberatan atas surat banding

d)

Wajib Pajak yang telah mengajukan SPT melalui sistem e-Filing dan e-Form

73.

Sesuai dengan Pasal 2 PMK 15 Tahun 2025, pihak yang memiliki wewenang penuh untuk melakukan pemeriksaan pajak adalah …

a)

Menteri Keuangan

b)

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak

c)

Direktur Jenderal Pajak (DJP)

d)

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Wajib Pajak terdaftar

74.

Menurut PMK 15 Tahun 2025, yang termasuk tujuan lain dari pemeriksaan pajak selain untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan adalah sebagai berikut, kecuali …

a)

Mencocokkan data dan/atau informasi perpajakan

b)

Menentukan besarnya jumlah pajak yang terutang berdasarkan permintaan penyidik

c)

Memenuhi kewajiban perpajakan berdasarkan peraturan perundang-undangan

d)

Menetapkan tarif pajak baru untuk jenis usaha tertentu

75.

Sesuai dengan Pasal 17B Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Wajib Pajak dapat mengajukan permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak apabila …

a)

Wajib Pajak tidak pernah melakukan pembayaran pajak

b)

Terdapat kelebihan pembayaran pajak berdasarkan hasil pemeriksaan atau laporan SPT

c)

Surat Ketetapan Pajak diterbitkan tanpa melalui pemeriksaan

d)

DJP secara otomatis memproses pengembalian tanpa permohonan dari Wajib Pajak

76.

Tarif PPh Final yang dikenakan atas penghasilan dari sewa tanah dan/atau bangunan adalah ...

a)

5% dari penghasilan bruto

b)

0,5% dari nilai sewa

c)

10% dari jumlah bruto nilai sewa

d)

Sesuai tarif progresif PPh OP

77.

Berikut ini yang termasuk jenis penghasilan yang dikenai PPh Final adalah...

a)

Penghasilan dari sewa ruko milik pribadi

b)

Honorarium dari pekerjaan bebas

c)

Gaji bulanan dari pekerjaan

d)

Laba usaha dengan omzet di atas Rp4,8 miliar

78.

Wajib Pajak Orang Pribadi memperoleh penghasilan dari usaha dengan omzet sebesar Rp4,8 miliar dalam satu tahun. Penghitungan PPh yang dapat digunakan adalah...

a)

Tarif progresif 5%–35% dari penghasilan kena pajak

b)

PPh Final sebesar 0,5% dari peredaran bruto

c)

PPh Final 1% dari omzet

d)

Tidak dikenakan pajak karena omzet kecil

79.

Unallocated Cashflow = Net Cashflow – (ending balance (Cash Equivalent) – beginning balance (Cash Equivalent) -> HARUS POSITIF

Mengapa nilai Unallocated Cashflow harus positif dalam analisis arus kas?

a)

Untuk menunjukkan selisih kas diinvestasikan ulang

b)

Menunjukkan arus kas digunakan untuk akumulasi penyusutan

c)

Agar tidak terjadi manipulasi kas setara

d)

Untuk memastikan bahwa seluruh kas tercatat dan tidak ada ketidaksesuaian data

80.

Tujuan dari pembahasan temuan sementara sebagaimana dimaksud dalam PMK 15/2025 adalah...

a)

Mempercepat penerbitan SKP

b)

Memberikan keyakinan bahwa temuan didasarkan pada bukti yang kuat dan relevan

c)

Menentukan sanksi pidana terhadap Wajib Pajak

d)

Menentukan nominal pajak yang harus dibayar secara final

81.

Berdasarkan Pasal 1 angka 15 PMK 184/PMK.03/2015 s.t.d.t.d PMK 18/PMK.03/2021, SPHP merupakan...

a)

Surat yang berisi permintaan dokumen tambahan dari Wajib Pajak

b)

Surat yang berisi penetapan akhir pajak terutang oleh pemeriksa pajak

c)

Surat yang berisi hasil temuan pemeriksaan termasuk pos-pos koreksi dan perhitungannya

d)

Surat keputusan pengenaan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran pajak

82.

Dalam penyampaian SPHP oleh pemeriksa pajak kepada Wajib Pajak, harus dilampirkan...

a)

Daftar temuan hasil pemeriksaan

b)

Formulir keberatan pajak

c)

Bukti setor pajak terakhir

d)

Rencana pemeriksaan lanjutan

83.

Sesuai dengan Pasal 2 PMK 15/2025, siapa yang memiliki wewenang penuh untuk melakukan pemeriksaan pajak?

a)

Menteri Keuangan

b)

Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

c)

Direktur Jenderal Pajak

d)

Wajib Pajak

84.

Tujuan utama dari pelaksanaan pemeriksaan pajak oleh DJP menurut PMK 15/2025 adalah...

a)

Mencari potensi utang pajak yang tersembunyi

b)

Memverifikasi kewajiban perpajakan Wajib Pajak telah dipenuhi

c)

Menentukan tarif pajak baru untuk Wajib Pajak tertentu

d)

Memberikan sanksi administratif kepada seluruh Wajib Pajak

85.

Salah satu tujuan tambahan pemeriksaan pajak menurut Pasal 2 PMK 15/2025 adalah...

a)

Mendorong Wajib Pajak menyampaikan pengaduan

b)

Menegakkan ketentuan hukum perpajakan

c)

Menghapuskan kewajiban perpajakan yang tidak sesuai

d)

Mengatur sanksi pidana secara langsung

86.

Untuk menjamin efisiensi pemeriksaan pajak, Direktur Jenderal Pajak dapat...

a)

Mewajibkan semua WP membuat pembukuan audit

b)

Memberikan wewenang administratif pemeriksaan kepada perwakilan DJP

c)

Menetapkan pajak terutang tanpa proses pemeriksaan

d)

Melimpahkan seluruh pemeriksaan ke pihak swasta

87.

Pemeriksaan pajak dapat dilakukan terhadap Wajib Pajak terpilih berdasarkan...

a)

Asal daerah Wajib Pajak

b)

Jumlah omzet tahunan

c)

Risiko kepatuhan Wajib Pajak

d)

Jenis kegiatan usaha

88.

Menurut Pasal 2 PMK 15/2025, pihak lain juga dapat diperiksa apabila...

a)

Belum memiliki NPWP

b)

Tidak menyetorkan SPT Masa PPN

c)

Tidak melakukan kewajiban pemotongan/pemungutan/pelaporan pajak

d)

Memiliki omzet tinggi tetapi pajaknya rendah

89.

Salah satu kondisi yang dapat menjadi dasar pemeriksaan menurut Pasal 2 PMK 15/2025 adalah apabila...

a)

Wajib Pajak menyampaikan permohonan penghapusan NPWP

b)

Terdapat data konkret yang menunjukkan pajak terutang tidak atau kurang dibayar

c)

Wajib Pajak tidak menyelenggarakan laporan laba rugi

d)

Wajib Pajak memiliki utang pajak tahun sebelumnya

90.

Apa arti tambahan "30 hari kerja" dalam jangka waktu pemeriksaan sebagaimana diatur dalam Pasal 2 PMK 15/2025?

a)

Waktu tambahan untuk banding Wajib Pajak

b)

Masa perpanjangan penyampaian SPT

c)

Waktu toleransi administratif untuk penyusunan laporan hasil pemeriksaan

d)

Batas waktu penagihan setelah pemeriksaan

91.

Firm Values Mul & Co huruf ( M ) nya adalah ...

a)

Make Own Path In The Firm

b)

Make Your Own Path In The Firm

c)

Make Your Own Path In The Your

d)

Make Your Own Path In The You

92.

Firm Values Mul & Co huruf ( O ) nya adalah ...

a)

Own Your Personal Tasks And Overall Project

b)

Own Your Firm Tasks And No Overall Project

c)

Own Your Firm Tasks And Overall Project

d)

Own Your Firm Tasks And No Project

93.

( SOP KANTOR ) Hal apa yang harus dilakukan oleh junior Setiap ada email advice yang dikirim kepada client, email konfirmasi yang dikirim oleh client, dan/atau email permintaan konfirmasi yang dikirim kepada client…

a)

Setiap email advice, email konfirmasi wajib disimpan dalam flasdisk kantor sesuai dengan folder nama project tsb pada folder “STC” oleh junior pada hari itu dan di cek oleh PIC nya

b)

Setiap email advice, email konfirmasi wajib disimpan dalam file laptop kantor sesuai dengan folder nama project tsb pada folder “STC” oleh junior pada hari itu dan di cek oleh PIC nya

c)

Setiap email advice, email konfirmasi wajib disimpan dalam sdrive kantor sesuai dengan folder nama project tsb pada folder “STC” oleh junior pada hari itu dan di cek oleh PIC nya

d)

Setiap email advice, email konfirmasi wajib disimpan dalam hardisk kantor sesuai dengan folder nama project tsb pada folder “STC” oleh junior pada hari itu dan di cek oleh PIC nya

94.

Firm Values Mul & Co huruf ( N ) nya adalah ...

a)

No Never Ending Learning & Growth

b)

Never Ending Learning & No Growth

c)

Never Ending Learning & Growth

d)

Never Ending Learning & All Growth

95.

Firm Values Mul & Co huruf ( U ) nya adalah ...

a)

Update & Document Every Project Matters

b)

Update & Document Every All Project

c)

Update & Document Every Project no Matters

d)

Update Every Project Matters

96.

Firm Values Mul & Co huruf ( C ) nya adalah ...

a)

Client No Interest Is A Priority

b)

Client No Interest Is A No Priority

c)

Client Interest Is A No Priority

d)

Client Interest Is A Priority

97.

( SOP KANTOR )   Semua laptop wajib diberikan password sesuai password standar laptop kantor. Password standar laptop kantor adalah…

a)

WorkFromHome

b)

WORKFROMHOME

c)

workfromhome

d)

Workfromhome

98.

Dokumen resmi yang diterbitkan DJP sebagai tanda dimulainya pemeriksaan pajak adalah...

a)

Surat Ketetapan Pajak (SKP)

b)

Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPH

c)

Surat Permintaan Data (SPD)

d)

Surat Perintah Pemeriksaan (SP2)

99.

Tujuan utama diterbitkannya Surat Perintah Pemeriksaan (SP2) adalah...

a)

Menginformasikan nilai pajak terutang

b)

Meminta tanggapan atas keberatan

c)

Memberi kuasa kepada pemeriksa untuk melaksanakan pemeriksaan pajak

d)

Menagih pajak yang belum dibayar

100.

Setelah SP2 diterbitkan, langkah berikutnya yang dilakukan oleh pemeriksa pajak kepada Wajib Pajak adalah...

a)

Penyampaian Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Pajak (SP3)

b)

Permintaan pembayaran pajak tambahan

c)

Penyampaian Surat Ketetapan Pajak

d)

Penerbitan faktur Pajak