NEW
Font size
WorksheetsBAHAS UKOMP
Total questions: 50
Worksheet time: 46mins
Seorang perawat melakukan pengkajian pada pasien dengan gagal jantung kongestif. Gejala yang ditemukan adalah sesak napas saat aktivitas ringan dan adanya edema pada tungkai. Apa masalah keperawatan yang paling tepat?
Gangguan pertukaran gas
Penurunan curah jantung
Ketidakseimbangan cairan
Intoleransi aktivitas
Gangguan perfusi jaringan
Seorang pasien menolak tindakan pemasangan infus yang dianjurkan oleh dokter. Apa prinsip etik yang harus dipegang oleh perawat dalam situasi ini?
Nonmaleficence
Beneficence
Justice
Autonomy
Veracity
Seorang pasien lansia mengalami konstipasi akibat tirah baring yang lama. Intervensi keperawatan yang tepat untuk mengatasi masalah ini adalah:
Memberikan obat pencahar
Meningkatkan asupan cairan dan serat
Melakukan kateterisasi
Membatasi aktivitas pasien
Memberikan diet tinggi protein
Seorang anak usia 2 tahun dirawat karena diare akut. Tindakan utama perawat adalah:
Memberikan antibiotik
Memberikan larutan rehidrasi oral
Memberikan susu formula
Memberikan diet tinggi serat
Menghentikan semua asupan makanan
Perawat kepala ingin meningkatkan mutu pelayanan keperawatan di ruang rawat inap. Langkah pertama dalam proses manajemen mutu adalah:
Menyusun rencana perbaikan mutu
Melakukan audit keperawatan
Menentukan standar pelayanan
Mengevaluasi pelayanan
Melakukan pelatihan staf
Seorang pasien laki-laki usia 56 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada menjalar ke lengan kiri, terasa seperti ditekan, disertai mual dan keringat dingin. Tanda vital: TD 90/60 mmHg, Nadi 110x/menit. Apa tindakan pertama yang harus dilakukan perawat?
Memberikan aspirin
Menyiapkan EKG
Memasang infus dan memberikan cairan
Memberikan oksigen
Melakukan auskultasi jantung
Seorang pasien dengan gagal ginjal kronik menunjukkan hasil laboratorium: BUN dan kreatinin meningkat, serta terdapat edema dan penurunan kesadaran. Apa prioritas utama dalam keperawatan pasien ini?
Memantau keseimbangan cairan
Memberikan diuretik
Mengatur diet tinggi protein
Menganjurkan istirahat total
Menyiapkan tindakan hemodialisis
Seorang pasien DM tipe 2 dirawat karena luka diabetik pada kaki kanan. Luka berbau, dengan jaringan nekrotik dan kemerahan di sekitarnya. Apa intervensi keperawatan yang paling tepat?
Memberikan antibiotik oral
Merendam kaki dengan air hangat
Menjaga kadar gula darah tetap stabil
Mengajarkan cara menggunakan insulin
Menganjurkan diet tinggi
Pasien datang ke ruang perawatan dengan serangan asma akut. Perawat menemukan pasien dalam posisi duduk membungkuk, napas cepat, dan menggunakan otot bantu pernapasan. Apa prioritas intervensi perawat?
Menyemprotkan salbutamol
Memberikan posisi tidur telentang
Mengajarkan teknik pernapasan
Memberikan cairan intravena
Menganjurkan pasien bicara pelan
Seorang pasien stroke non-hemoragik mengalami hemiplegi kanan. Saat akan memberi makan, pasien kesulitan menelan dan batuk setelah minum. Apa intervensi keperawatan utama?
Memberi makan cair melalui sendok
Memasukkan NGT secara permanen
Menilai kemampuan menelan pasien
Mengajarkan pasien duduk tegak saat makan
Menyuntikkan makanan cair lewat NGT
Seorang pasien laki-laki usia 65 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas saat beraktivitas, bengkak pada kedua tungkai, dan berat badan bertambah 3 kg dalam seminggu terakhir. Pemeriksaan fisik menunjukkan edema tungkai dan bunyi nafas ronki basah bilateral.
Pertanyaan:
Apakah prioritas utama dalam penatalaksanaan keperawatan pasien ini?
Menganjurkan pasien untuk banyak istirahat
Memberikan diet rendah garam
Menilai tanda-tanda vital setiap 4 jam
Mengawasi pemberian diuretik dan keseimbangan cairan
Seorang pasien diabetes mellitus mengalami luka terbuka di kaki kanan yang sulit sembuh. Luka berwarna kuning, lembab, dan berbau.
Pertanyaan:
Apa intervensi keperawatan yang tepat untuk masalah ini?
Meningkatkan asupan cairan
Melakukan perawatan luka steril sesuai SOP
Menganjurkan latihan kaki setiap hari
Memberikan analgetik sesuai indikasi
Pasien usia 58 tahun dengan riwayat merokok berat datang dengan sesak napas kronis, batuk produktif, dan penurunan berat badan. Diagnosis PPOK ditegakkan. Pertanyaan:
Apakah intervensi keperawatan yang paling tepat untuk membantu pola napas pasien?
Memberikan O₂ 5 liter/menit
Mengajarkan teknik napas bibir mengerucut (pursed-lip breathing)
Memberikan posisi terlentang dengan kepala ditinggikan
Memberikan antibiotik sesuai anjuran dokter
Pasien post-operasi apendektomi hari ke-1 mengeluh nyeri hebat di perut kanan bawah, tampak demam, dan luka operasi berwarna kemerahan.
Pertanyaan:
Apa masalah keperawatan prioritas pada pasien ini?
Risiko gangguan nutrisi
Risiko cedera
Nyeri akut
Risiko infeksi
Seorang pasien bed rest selama 5 hari mengalami bengkak dan nyeri pada betis kiri. Terdapat kemerahan dan terasa hangat saat diraba.
Pertanyaan:
Apa intervensi keperawatan yang paling tepat?
Kompres hangat
Menggantungkan tungkai lebih tinggi
Masase ringan pada area bengkak
Menganjurkan pasien untuk jalan cepat
Seorang pasien berusia 65 tahun dirawat dengan diagnosa hipertensi. Tekanan darah pasien 180/100 mmHg. Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus dilakukan?
Memberikan posisi fowler
Mengukur intake output cairan
Memberikan obat antihipertensi sesuai program
Menganjurkan bed rest total
Melakukan massage pada kepala
Pasien dengan diagnosa pneumonia mengeluh sesak napas. Saat dikaji, pasien tampak gelisah, frekuensi napas 30x/menit, dan saturasi oksigen 88%. Apakah tindakan keperawatan prioritas?
Memberikan posisi semi fowler
Melakukan fisioterapi dada
Memberikan oksigen sesuai kebutuhan
Menganjurkan napas dalam
Memberikan bronkodilator
Pasien post operasi appendektomi hari ke-2 mengeluh nyeri pada area insisi dengan skala 7/10. Apakah intervensi keperawatan yang paling tepat?
Menganjurkan pasien untuk bergerak aktif
Memberikan kompres hangat pada area insisi
Memberikan analgesik sesuai program
Mengajarkan teknik relaksasi napas dalam
Memberikan posisi yang nyaman
: Seorang pasien laki-laki 70 tahun mengalami retensi urin akut. Hasil pengkajian menunjukkan kandung kemih penuh dan pasien tidak dapat berkemih selama 8 jam. Apakah tindakan keperawatan prioritas?
Memberikan posisi duduk saat berkemih
Melakukan kateterisasi urin
Memberikan kompres hangat pada abdomen bawah
Menganjurkan minum air putih yang banyak
Melakukan massage pada kandung kemih
Pasien dengan fraktur femur terpasang traksi. Saat pengkajian, perawat menemukan jari-jari kaki pucat, dingin, dan pasien mengeluh kebas. Apakah tindakan keperawatan yang harus segera dilakukan?
Mengubah posisi pasien
Melakukan ROM pasif
Melaporkan pada dokter segera
Memberikan kompres hangat
Melakukan massage pada ekstremitas
Pasien diabetes mellitus tipe 2 mengalami hipoglikemia dengan kadar gula darah 50 mg/dL. Pasien masih sadar tetapi berkeringat dingin dan gemetar. Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat?
Memberikan insulin kerja cepat
Memberikan glukosa 40% IV
Memberikan jus buah atau permen
Menganjurkan makan makanan tinggi protein
Memberikan obat hipoglikemik oral
Pasien dengan luka bakar derajat II seluas 20% mengalami fase akut. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien ini?
Gangguan integritas kulit
Risiko infeksi
Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
Nyeri akut
Gangguan mobilitas fisi
Pasien akan menjalani operasi elektif besok pagi. Pasien bertanya kapan harus mulai puasa. Apakah informasi yang tepat diberikan perawat?
Puasa 6 jam sebelum operasi
Puasa 8 jam sebelum operasi
Puasa 12 jam sebelum operasi
Puasa mulai malam hari sebelum operasi
Tidak perlu puasa untuk operasi elektif
Jodohkan berikut iniPasien di ICU terpasang ventilator mekanik. Saat melakukan pengkajian, perawat menemukan alarm ventilator berbunyi "high pressure". Apakah tindakan keperawatan yang harus segera dilakukan?
Melakukan suction endotrakeal
Mematikan alarm ventilator
Mengubah posisi pasien
Melakukan fisioterapi dada
Mengurangi PEEP pada ventilator
: Pasien kanker payudara sedang menjalani kemoterapi. Hasil laboratorium menunjukkan leukosit 2.000/mm³. Apakah tindakan keperawatan prioritas?
Memberikan antibiotik profilaksis
Melakukan isolasi protektif
Menganjurkan diet tinggi protein
Memberikan transfusi darah
Melakukan observasi tanda vital
Asidosis Metabolik Terkompensasi
Alkalosis Respiratorik
Asidosis Respiratorik
Alkalosis Metabolik
Asidosis Metabolik
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat dengan pleuritis dextra. Saat auskultasi paru, suara napas seperti apa yang kemungkinan terdengar?
Seorang laki-laki berusia 64 tahun mengalami nyeri dada. EKG menunjukkan elevasi ST pada lead V3 dan V4. Di manakah lokasi infark yang dialami pasien?
Pria 46 tahun dengan diagnosis peritonitis dan nyeri perut. Pengkajian lanjutan yang paling tepat?
Mual
Muntah
Bising usus
Distensi perut
Intake & output
Seorang pria 45 tahun mengalami sesak napas dan batuk berdahak kental selama 5 bulan terakhir.
RR 27×/menit, HR 86×/menit, suhu 37,5 °C, TD 110/70 mmHg
Dahak kental hijau, kondisi kurus, lemas, kering
Apa prioritas tindakan keperawatan?
Melatih batuk efektif
Mengatur posisi semifowler
Memberikan oksigen melalui nasal kanula
Memberikan nutrisi tinggi kalori–protein
Edukasi pencegahan penularan
Seorang wanita 68 tahun masuk Rumah Sakit hari ke-3 dengan gagal jantung. Keluhan: bengkak kaki, cepat lelah, sesak saat berbaring.
Apa masalah keperawatan utama?
Penurunan perfusi jaringan perifer
Kelebihan volume cairan tubuh
Penurunan curah jantung
Gangguan istirahat/tidur
Pola napas tidak efektif
Perawat memasang elektroda V4 saat persiapan EKG pada pasien dengan keluhan nyeri dan palpitasi dada.
Soal: “Apa tindakan keperawatan tepat berikutnya?”
Pasang V5 di ICS 4 margin sternum kanan
Pasang V5 di ICS 4 margin sternum kiri
Pasang V5 di ICS 5 garis aksilaris anterior
Pasang V5 di ICS 5 mid-klavikula
Pasang V5 di ICS 5 mid-aksilaris
Seorang laki‑laki 55 tahun dirawat di ruang interna dengan keluhan sesak napas dan batuk berdahak yang tidak keluar.
Ronchi di lobus kanan atas, RR 28x/menit, nadi 90x/menit, TD 130/80 mmHg
Hasil AGD: pH 7,40; pO₂ 80 mmHg; pCO₂ 35 mmHg; HCO₃ 26 mmol/L
Apa diagnosis keperawatan utama pasien ini?
Gangguan nutrisi kurang
Bersihan jalan napas tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Pola napas tidak efektif
E. Intoleransi aktivitas
Seorang pria dewasa dirawat dengan diagnosis pneumonia komunitas. Ditemukan: batuk produktif, sesak napas, suhu 38,5 °C, RR 28×/menit, ronchi di paru, dan adanya retraksi dada (tarikan otot bantu pernapasan).
Pertanyaan:
Apa diagnosis keperawatan utama?
Pola napas tidak efektif
Bersihan jalan napas tidak efektif
Intoleransi aktivitas
Hipertermi
Gangguan pertukaran gas
Seorang wanita 48 tahun dirawat hari ke–3 karena gagal jantung kongestif. Pasien melaporkan sesak meningkat saat berjalan ke kamar mandi. Fokus pengkajian: nadi 90×/menit, RR 28×/menit, TD 150/90 mmHg, output urin 40 cc/jam, sinyal EKG: sinus, dan tidak ada nyeri dada.
Pertanyaan:
Apa masalah keperawatan utama?
Intoleransi aktivitas
Pola napas tidak efektif
Gangguan eliminasi urin
Kelebihan volume cairan
Gangguan perfusi jaringan
Seorang pasien datang dengan keluhan batuk berdahak, sesak napas, dan demam selama 3 hari. Pemeriksaan menunjukkan ronki basah di kedua paru. Diagnosis yang paling mungkin adalah:
Asma bronkial
Bronkitis kronik
Pneumonia
TBC paru
Efusi pleura
Intervensi utama dalam asuhan keperawatan pasien dengan pneumonia akut adalah:
Memberikan minuman dingin untuk menurunkan suhu tubuh
Menganjurkan istirahat total di tempat tidur
Memantau frekuensi napas dan pola napas
Menempatkan pasien dalam posisi Trendelenburg
Membatasi asupan cairan
Seorang pasien dengan gagal jantung kongestif mengalami dispnea saat berbaring dan bengkak di kedua tungkai. Tindakan keperawatan yang paling tepat adalah:
Menganjurkan tidur dengan posisi terlentang
Membatasi aktivitas fisik
Menurunkan posisi kepala tempat tidur
Memberikan makanan tinggi natrium
Menganjurkan banyak minum
Tanda khas gagal jantung kiri yang perlu dipantau oleh perawat adalah:
Edema pada tungkai
Hepatomegali
Dispnea dan ortopnea
Nafsu makan menurun
Nyeri dada seperti tertindih
Pasien dengan infark miokard akut mengeluh nyeri dada seperti tertindih, menjalar ke lengan kiri, disertai mual dan keringat dingin. Intervensi awal keperawatan yang tepat adalah:
A. Memberikan makanan tinggi serat
B. Menempatkan pasien dalam posisi tidur datar
C. Memberikan oksigen
Menyuruh pasien berjalan untuk melatih jantung
Mengukur suhu tubuh
Seorang pasien datang dengan keluhan batuk berdahak, sesak napas, dan demam selama 3 hari. Pemeriksaan menunjukkan ronki basah di kedua paru. Diagnosis yang paling mungkin adalah:
Asma bronkial
Bronkitis kronik
Pneumonia
TBC paru
Efusi pleura
Intervensi utama dalam asuhan keperawatan pasien dengan pneumonia akut adalah:
Memberikan minuman dingin untuk menurunkan suhu tubuh
Menganjurkan istirahat total di tempat tidur
Memantau frekuensi napas dan pola napas
Menempatkan pasien dalam posisi Trendelenburg
Membatasi asupan cairan
Seorang pasien dengan gagal jantung kongestif mengalami dispnea saat berbaring dan bengkak di kedua tungkai. Tindakan keperawatan yang paling tepat adalah:
Menganjurkan tidur dengan posisi terlentang
Membatasi aktivitas fisik
Menurunkan posisi kepala tempat tidur
Memberikan makanan tinggi natrium
Menganjurkan banyak minum
Tanda khas gagal jantung kiri yang perlu dipantau oleh perawat adalah:
Edema pada tungkai
Hepatomegali
Dispnea dan ortopnea
Nafsu makan menurun
Nyeri dada seperti tertindih
Pasien dengan infark miokard akut mengeluh nyeri dada seperti tertindih, menjalar ke lengan kiri, disertai mual dan keringat dingin. Intervensi awal keperawatan yang tepat adalah:
Memberikan makanan tinggi serat
Menempatkan pasien dalam posisi tidur datar
Memberikan oksigen
Menyuruh pasien berjalan untuk melatih jantung
Mengukur suhu tubuh
Seorang pasien datang dengan keluhan batuk berdahak, sesak napas, dan demam selama 3 hari. Pemeriksaan menunjukkan ronki basah di kedua paru. Diagnosis yang paling mungkin adalah:
Asma bronkial
Bronkitis kronik
Pneumonia
TBC paru
Efusi pleura
Intervensi utama dalam asuhan keperawatan pasien dengan pneumonia akut adalah:
Memberikan minuman dingin untuk menurunkan suhu tubuh
Menganjurkan istirahat total di tempat tidur
Memantau frekuensi napas dan pola napas
Menempatkan pasien dalam posisi Trendelenburg
Membatasi asupan cairan
Seorang pasien dengan gagal jantung kongestif mengalami dispnea saat berbaring dan bengkak di kedua tungkai. Tindakan keperawatan yang paling tepat adalah:
Menganjurkan tidur dengan posisi terlentang
Membatasi aktivitas fisik
Menurunkan posisi kepala tempat tidur
Memberikan makanan tinggi natrium
Menganjurkan banyak minum
Tanda khas gagal jantung kiri yang perlu dipantau oleh perawat adalah:
Edema pada tungkai
Hepatomegali
Dispnea dan ortopnea
Nafsu makan menurun
Nyeri dada seperti tertindih
Pasien dengan infark miokard akut mengeluh nyeri dada seperti tertindih, menjalar ke lengan kiri, disertai mual dan keringat dingin. Intervensi awal keperawatan yang tepat adalah:
Memberikan makanan tinggi serat
Menempatkan pasien dalam posisi tidur datar
Memberikan oksigen
Menyuruh pasien berjalan untuk melatih jantung
Mengukur suhu tubuh
