wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Akhir Pengantar Manajemen dan Bisnis Islam

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Manajemen dalam Islam memiliki dimensi spiritual yang berorientasi pada:

a)

Efisiensi maksimal

b)

Tanggung jawab terhadap Allah dan masyarakat

c)

Laba finansial semata

d)

Dominasi pasar

e)

Kepuasan pemegang saham

2.

Perusahaan Wardah sukses memasarkan kosmetik halal dengan strategi:

a)

Harga murah

b)

Promosi agresif di media sosial

c)

Integrasi nilai spiritual dan pemberdayaan perempuan

d)

Ekspansi ke pasar non-Muslim

e)

Monopoli bahan baku

3.

Prinsip dasar manajemen Islami menurut Beekun dan Badawi (2020) adalah:

a)

Keadilan, amanah, syura, kebebasan bertanggung jawab, ihsan

b)

Profit, efisiensi, kontrol ketat, hierarki

c)

Ekspansi, inovasi, risiko tinggi

d)

Otoriter, sentralistik, kompetitif

e)

Fleksibel, adaptif, pragmatis

4.

Kontribusi utama Ibnu Khaldun dalam teori manajemen adalah:

a)

Konsep asabiyyah (solidaritas sosial) sebagai basis organisasi

b)

Teori pasar bebas

c)

Manajemen birokrasi modern

d)

Sistem akuntansi double-entry

e)

Strategi militer

5.

Bank Muamalat Indonesia menerapkan prinsip syariah dalam:

a)

Pembiayaan berbasis bunga

b)

Pengawasan oleh Dewan Syariah dan transparansi

c)

Investasi di sektor non-halal

d)

Sistem bonus tanpa kriteria jelas

e)

Ekspansi tanpa audit

6.

Fungsi "hisbah" pada masa Khulafaur Rasyidin adalah:

a)

Mengawasi pasar dan transaksi bisnis

b)

Mengumpulkan zakat

c)

Membangun infrastruktur

d)

Mengatur pasukan militer

e)

Menyusun undang-undang

7.

Perencanaan dalam Islam yang dilandasi "tawakal" berarti:

a)

Hanya berdoa tanpa usaha

b)

Berusaha maksimal lalu berserah diri kepada Allah

c)

Mengandalkan prediksi pasar

d)

Menolak perubahan

e)

Mengabaikan risiko

8.

BAZNAS merancang program pemberdayaan dengan mempertimbangkan:

a)

*Maqasid al-shariah* seperti perlindungan harta dan penguatan ekonomi

b)

Keuntungan jangka pendek

c)

Popularitas di media

d)

Kepentingan politik

e)

Ekspansi geografis

9.

QS. Al-Hasyr [59]:18 menekankan pentingnya:

a)

Berpikir jangka pendek

b)

Perencanaan dan persiapan untuk masa depan

c)

Mengabaikan tanggung jawab sosial

d)

Fokus pada ritual ibadah saja

e)

Menghindari risiko bisnis

10.

Struktur organisasi Islami harus mencerminkan:

a)

Hierarki kaku

b)

Amanah dan keadilan distribusi tugas

c)

Sentralisasi kekuasaan

d)

Kompetisi internal

e)

Minim partisipasi

11.

Rumah Zakat mengadopsi struktur matriks untuk:

a)

Memudahkan pengawasan pusat

b)

Kolaborasi tim berbasis kompetensi dan wilayah

c)

Mengurangi interaksi karyawan

d)

Menghindari tanggung jawab

e)

Memaksimalkan profit

12.

Kepemimpinan Islami menurut Beekun dan Badawi (2020) harus menggabungkan dimensi:

a)

Ruhaniyah, akhlaqiyah, dan insaniyah

b)

Otoritas, disiplin, dan hierarki

c)

Profitabilitas, ekspansi, dan risiko

d)

Kekuasaan, kontrol, dan efisiensi

13.

KH. Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah dengan gaya kepemimpinan:

a)

Otoriter dan sentralistik

b)

Kolaboratif dan berbasis nilai Islam

c)

Fokus pada keuntungan finansial

d)

Mengabaikan partisipasi anggota

14.

QS. Asy-Syura [42]:38 menyebutkan ciri orang beriman adalah:

a)

Memutuskan urusan dengan musyawarah

b)

Mengikuti pemimpin tanpa kritik

c)

Menghindari tanggung jawab sosial

d)

Fokus pada ritual individu

15.

Konsep "hisbah" dalam Islam berbeda dengan audit konvensional karena:

a)

Mengintegrasikan akuntabilitas moral dan spiritual

b)

Hanya fokus pada laporan keuangan

c)

Mengabaikan transparansi

d)

Tidak melibatkan pihak eksternal

16.

Dompet Dhuafa menggunakan indikator spiritual dalam evaluasi program untuk memastikan:

a)

Kepatuhan syariah dan kebermanfaatan sosial

b)

Keuntungan finansial maksimal

c)

Kepuasan donatur saja

d)

Ekspansi pasar tanpa pertimbangan etika

17.

QS. Al-Zalzalah [99]:7-8 menegaskan bahwa:

a)

Setiap amal akan diperhitungkan oleh Allah

b)

Kinerja diukur hanya dari target duniawi

c)

Pengawasan eksternal tidak diperlukan

d)

Kesalahan karyawan boleh diabaikan

18.

Integrasi maqasid syariah dalam analisis SWOT bertujuan untuk:

a)

Memastikan strategi sejalan dengan tujuan Islam (hifz ad-din, hifz al-mal, dll.)

b)

Meningkatkan profit tanpa batas

c)

Mengabaikan tanggung jawab sosial

d)

Meniru strategi kompetitor

19.

Koperasi Syariah mengembangkan strategi berbasis maqasid dengan:

a)

Memberdayakan anggota dan transparansi keuangan

b)

Memprioritaskan keuntungan pribadi pengurus

c)

Menghindari pelaporan keuangan

d)

Mengabaikan prinsip halal-haram

20.

Dalam maqasid syariah, "hifz al-aql" (menjaga akal) dalam konteks bisnis dapat diimplementasikan dengan:

a)

Fokus pada keuntungan jangka pendek

b)

Memaksimalkan penjualan tanpa pertimbangan etika

c)

Mengabaikan edukasi konsumen

d)

Menghindari produk yang merusak kesehatan mental

21.

Wakaf produktif dalam bisnis Islam bertujuan untuk:

a)

Manfaat sosial dan keberlanjutan ekonomi

b)

Kepemilikan pribadi tanpa batas

c)

Eksploitasi sumber daya alam

d)

Monopoli pasar

22.

Koperasi Pesantren Sidogiri sukses karena:

a)

Mengelola unit usaha dengan prinsip syariah

b)

Mengandalkan bantuan pemerintah saja

c)

Menghindari tanggung jawab sosial

d)

Tidak membagi keuntungan kepada anggota

23.

Etika bisnis Islam (akhlaq tijariyah) mendukung berikut ini :

a)

Riba, gharar, dan penipuan

b)

Kompetisi sehat

c)

Inovasi produk

d)

Kemitraan bisnis

24.

Program Unit Bisnis Amanah Dompet Dhuafa tidak mencerminkan CSR Islami melalui berikut ini, kecuali:

a)

Distribusi keuntungan untuk pendidikan dan kesehatan

b)

Eksploitasi mustahik

c)

Tidak ada pelaporan transparan

d)

Fokus pada keuntungan pemilik saja

25.

QS. Al-Mutaffifin [83]:1-3 melarang praktik:

a)

Kecurangan dalam timbangan

b)

Jual beli yang adil

c)

Transaksi tunai

d)

Kemitraan usaha

26.

Kewirausahaan Islami menekankan:

a)

Falah (keberhasilan dunia-akhirat) dan tanggung jawab sosial

b)

Keuntungan pribadi tanpa etika

c)

Ekspansi pasar dengan segala cara

d)

Ketergantungan pada pinjaman riba

27.

Wardah Cosmetics menjadi contoh wirausaha Islami karena:

a)

Mengintegrasikan nilai halal dan pemberdayaan perempuan

b)

Hanya fokus pada pasar lokal

c)

Mengabaikan sertifikasi halal

d)

Tidak memiliki strategi pemasaran

28.

QS. Al-Jumu'ah [62]:10 menganjurkan umat Islam untuk:

a)

Bertebaran mencari rezeki setelah shalat

b)

Menghindari aktivitas ekonomi

c)

Bergantung pada bantuan pemerintah

d)

Fokus hanya pada ibadah ritual

29.

Prinsip ihsan dalam manajemen operasi berarti:

a)

Bekerja optimal dengan kesadaran diawasi Allah

b)

Mengejar target tanpa pertimbangan etika

c)

Mengabaikan kualitas produk

d)

Menghindari tanggung jawab sosial

30.

Nestle Malaysia menerapkan Halal Supply Chain untuk:

a)

Memastikan produk bebas kontaminasi non-halal

b)

Mengurangi biaya produksi semata

c)

Menghindari audit eksternal

d)

Memonopoli pasar

31.

QS. At-Taubah [9]:105 memerintahkan untuk:

a)

Bekerja keras karena Allah melihat amal

b)

Menghindari pekerjaan fisik

c)

Bergantung pada orang lain

d)

Fokus hanya pada ibadah

32.

Rekrutmen dalam Islam harus berbasis:

a)

Pertemanan pribadi

b)

Nepotisme

c)

Kompetensi dan integritas (HR. Bukhari)

d)

Pertimbangan finansial semata

33.

Bank Syariah Indonesia (BSI) mengembangkan SDM melalui:

a)

Sharia leadership development dan asesmen akhlak

b)

Pelatihan teknis tanpa nilai Islam

c)

Sistem promosi tidak transparan

d)

Mengabaikan tanggung jawab sosial

34.

QS. Al-Isra' [17]:70 menyatakan bahwa manusia:

a)

Dimuliakan oleh Allah

b)

Boleh dieksploitasi

c)

Tidak perlu diperlakukan adil

d)

Hanya alat produksi

35.

Keuangan Islami mengharamkan:

a)

Riba dan spekulasi (gharar)

b)

Pembagian keuntungan

c)

Transaksi tunai

d)

Investasi jangka panjang

36.

Strategi pemasaran Wardah berbasis:

a)

Nilai spiritual dan edukasi konsumen

b)

Manipulasi iklan

c)

Eksploitasi emosi pelanggan

d)

Harga murah tanpa kualitas

37.

QS. Al-Baqarah [2]:275 menyatakan bahwa Allah menghalalkan:

a)

Jual beli dan mengharamkan riba

b)

Monopoli pasar

c)

Penimbunan barang

d)

Eksploitasi pekerja

38.

Bisnis Islam di era digital harus:

a)

Memanfaatkan teknologi dengan tetap patuh syariah

b)

Mengabaikan prinsip halal-haram

c)

Menolak inovasi

d)

Fokus hanya pada pasar tradisional

39.

Halal Organic Farming Cooperative di Malaysia menggabungkan:

a)

Prinsip halal-thayyib dan pertanian berkelanjutan

b)

Pertanian konvensional dengan pestisida

c)

Eksploitasi lahan

d)

Tanpa sertifikasi halal

40.

QS. Al-Hadid [57]:25 tentang besi mengisyaratkan bahwa teknologi:

a)

Adalah anugerah untuk dimanfaatkan secara bertanggung jawab

b)

Harus dihindari karena merusak alam

c)

Tidak relevan dengan bisnis Islam

d)

Hanya untuk kepentingan militer

41.

Prinsip "tawadhu" dalam kepemimpinan Islami berarti:

a)

Rendah hati dan terbuka terhadap kritik

b)

Mempertahankan pendapat

c)

Menghindari interaksi dengan bawahan

d)

Mengutamakan kepentingan

42.

Hadis "Setiap kalian adalah pemimpin" (HR. Bukhari-Muslim) menekankan:

a)

Tanggung jawab universal dalam kepemimpinan

b)

Hierarki kekuasaan mutlak

c)

Kebebasan tanpa pertanggungjawaban

d)

Kepemimpinan hanya untuk ulama

43.

Sistem "hisbah" di masa Umar bin Khattab mencakup:

a)

Pengawasan pasar dan pencegahan kecurangan

b)

Pencatatan keuangan negara saja

c)

Pengumpulan pajak tanpa transparansi

d)

Kontrol politik tanpa dasar syariah

44.

Perbedaan utama kontrol Islami dan konvensional adalah:

a)

Integrasi pengawasan spiritual dan teknis

b)

Fokus pada profitabilitas

c)

Mengabaikan akuntabilitas publik

d)

Tidak melibatkan musyawarah

45.

Sebuah UMKM halal ingin memperluas pasar, ancaman (threats) berbasis maqasid syariah adalah:

a)

Dukungan pemerintah

b)

Tingginya permintaan konsumen

c)

Ketersediaan bahan baku halal

d)

Persaingan dengan produk non-halal yang murah

46.

"Strengths" dalam analisis SWOT Islami dapat mencakup:

a)

Keberadaan Dewan Pengawas Syariah

b)

Modal besar dari sumber riba

c)

Strategi pemasaran manipulatif

d)

Tidak ada tanggung jawab sosial

47.

Kepemilikan negara (al-milkiyyah al-ammah) dalam Islam berlaku untuk:

a)

Sumber daya strategis seperti air dan hutan

b)

Semua aset pribadi

c)

Usaha mikro individu

d)

Properti wakaf

48.

Syirkah "mufawadhah" dalam bisnis modern dapat diimplementasikan sebagai:

a)

Kemitraan dengan pembagian laba/rugi adil

b)

Pinjaman berbunga

c)

Kontrak kerja tanpa bagi hasil

d)

Monopoli pasar

49.

Implementasi shidq (kejujuran) dalam pemasaran digital adalah:

a)

Menghindari *clickbait* dan informasi menyesatkan

b)

Memanipulasi algoritma media sosial

c)

Menyembunyikan kelemahan produk

d)

Hanya fokus pada target pasar kaya

50.

Larangan "maysir" dalam bisnis merujuk pada:

a)

Judi dan spekulasi tinggi

b)

Kerjasama bagi hasil

c)

Transaksi tunai

d)

Investasi jangka panjang

51.

Larangan maysir dalam bisnis merujuk pada:

a)

Judi dan spekulasi tinggi

b)

Kerjasama bagi hasil

c)

Transaksi tunai

d)

Investasi jangka panjang

52.

Seorang wirausahawan Muslim menghadapi dilema antara keuntungan cepat dengan bahan haram atau profit lambat dengan bahan halal. Keputusan berbasis falah adalah:

a)

Memilih bahan halal meski profit lambat

b)

Menggunakan bahan haram untuk keuntungan

c)

Menutupi bahan haram dari konsumen

d)

Berhenti berbisnis

53.

QS. Al-Baqarah [2]:267 tentang infak harta yang baik menunjukkan:

a)

Tanggung jawab sosial dalam bisnis

b)

Menimbun kekayaan

c)

Menghindari zakat

d)

Fokus pada keuntungan pribadi

54.

Prinsip halal-thayyib dalam produksi makanan mencakup:

a)

Keamanan bahan dan proses yang etis

b)

Harga murah tanpa standar

c)

Kemasan menarik tampa sertifikasi

d)

Eksploitasi pekerja

55.

Penerapan muraqabah dalam kontrol kualitas berarti:

a)

Kesadaran diawasi Allah mendorong konsistensi

b)

Hanya mengandalkan audit eksternal

c)

Mengabaikan standar internasional

d)

Tidak perlu pelatihan karyawan

56.

Hadis "Berikan upah sebelum keringat kering" (HR. Ibnu Majah) menekankan:

a)

Pembayaran tepat waktu dan adil

b)

Menunda gaji untuk keuntungan perusahaan

c)

Upah berdasarkan suku bangsa

d)

Tidak perlu kontrak kerja

57.

Konflik antar karyawan di perusahaan syariah sebaiknya diselesaikan dengan:

a)

Musyawarah dan islah (QS. Al-Hujurat [49]:10)

b)

Pemutusan hubungan kerja sepihak

c)

Mengabaikan masalah

d)

Melibatkan pihak berwajib

58.

Sukuk sebagai instrumen keuangan syariah adalah:

a)

Surat berharga berbasis aset halal

b)

Pinjaman berbunga

c)

Investasi spekulatif

d)

Dana tanpa akad jelas

59.

Strategi relationship marketing dalam Islam sejalan dengan prinsip:

a)

Ukhuwah dan ta'awun

b)

Eksploitasi pelanggan

c)

Monopoli pasar

d)

Persaingan tidak sehat

60.

Dalam konteks bisnis Islami, "tazkiyah" berarti:

a)

Memaksimalkan penjualan tanpa etika

b)

Menjauhkan diri dari tanggung jawab sosial

c)

Fokus pada keuntungan materi semata

d)

Pembersihan jiwa dan niat dalam berbisnis