wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengolahan Air Minum

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Dalam konteks instalasi pengolahan air minum (IPA), penerapan K3 bertujuan utama untuk…

a)

Meningkatkan efisiensi listrik pada perusahaan salah satunya pompa air baku.

b)

Menjamin keselamatan pekerja dan mencegah kecelakaan dalam setiap proses pengolahan air.

c)

Membantu dalam mempercepat proses pengendapan dan filtrasi air.

d)

Membantu perusahaan dalam mengurangi biaya operasional perusahaan sehingga menghasilkan keuntungan.

2.

Saat melakukan tes jar dengan bahan kimia PAC, risiko utama yang dapat terjadi adalah…

a)

Mata iritasi akibat percikan bahan kimia.

b)

Adanya kebisingan dari pompa sirkulasi.

c)

Keracunan karenan terpapar bahan berbahaya di lingkungan Produksi Air.

d)

Adanya Bahan berbahaya karena menyebankan sengatan listrik dari panel kontrol.

3.

Seorang operator masuk ke unit sedimentasi untuk melakukan pemeriksaan. Apa APD minimal yang harus digunakan?

a)

Helm proyek, sepatu boot anti slip, dan masker.

b)

Jas laboratorium, sarung tangan, dan kacamata hitam.

c)

Helm karet, sepatu plastik, dan masker kain.

d)

Helm proyek, Rompi K3, topi proyek, dan sepatu plastik.

4.

Dalam proses pencucian filter pasir (backwash), operator terpapar cipratan air bertekanan tinggi. Risiko apa yang paling mungkin terjadi?

a)

Luka bakar serius pada kulit dan tubuh.

b)

Cedera kulit atau mata iritasi akibat tekanan air.

c)

Keracunan bahan kimia yang berbahaya tubuh.

d)

Tersetrum listrik karena penggunaan alat bantu listik.

5.

Untuk mengurangi risiko pekerja jatuh saat melakukan pemeriksaan pipa di ketinggian pada unit IPA, tindakan K3 yang tepat adalah…

a)

Menggunakan tangga kayu yang disediakan agar lebih cepat tertangani.

b)

Menggunakan sabuk pengaman/harness sesuai prosedur kerja.

c)

Bekerja cepat walaupun sendiri agar lebih cepat selesai karena tanggung jawab.

d)

Keputusan untuk menunda pekerjaan sampai ada layak untuk ditangani (peralatan/perlengkapan).

6.

Bahaya yang paling sering terjadi pada saat operator melakukan pemeriksaan screen intake air baku adalah…

a)

Tersengat listrik dari panel kontrol pada screen intake

b)

Tenggelam atau terjangkit penyakit dari air baku

c)

Terpapar gas klorin yang berlebihan/ bersisa

d)

Tersandung pipa di area screen intake air baku

7.

Bahan kimia Soda Ash yang digunakan dalam proses pengolahan air dapat menyebabkan…

a)

Luka bakar serius pada kulit/ tubuh

b)

Iritasi pada mata jika terkena langsung

c)

Luka besar yang melebar akibat paparan Bahan Kimia

d)

Infeksi telinga karen radiasi kepada pekerja

8.

Seorang operator ditugaskan masuk ke dalam reservoir untuk pembersihan. Prosedur K3 yang benar adalah…

a)

Masuk memastikan tanpa ventilasi aman agar pekerjaan dapat tertangani dengan cepat

b)

Menggunakan alat pelindung pernapasan dan melakukan gas testing sebelum masuk

c)

Bekerja sesuai SOP walau kondisi sendiri karena waktu penting untuk segera tertangani

d)

Menutup pintu reservoir rapat saat bekerja utnuk keamanan dan keselamatan

9.

Peralatan berikut bukan termasuk yang digunakan dalam kegiatan tes jar adalah…

a)

Jar tester & Lab Testing

b)

Peralatan laboratorium dari kaca (glassware)

c)

Alat ukur mengkut kualitas air

d)

Kompresor udara bertekanan tinggi

10.

Mengapa hasil pemeriksaan kualitas air baku harus dicatat dalam formulir laporan?

a)

Agar data tidak hilang dan sesuai POS

b)

Untuk mempercepat proses pengolahan air

c)

Supaya operator lebih mudah mengingat hasil uji

d)

Karena formulir hanya sebagai syarat administrasi

11.

Standar Nasional Indonesia (SNI) yang mengatur metode pengujian koagulasi-flokulasi dengan cara jar adalah…

a)

SNI 06-2412 Tahun 1991

b)

SNI 19-6449 Tahun 2000

c)

SNI 06-4367 Tahun 1999

d)

SNI 06–0032 Tahun 2004

12.

Sikap kerja yang dituntut saat melakukan tes jar adalah…

a)

Gercep (Gerakan Cepat) dalam menyelesaikan pekerjaan tanpa memperhatikan POS

b)

Tindakan Cermat dan taat mengikuti prosedur operasional standar

c)

Melakukan improvisasi dan inovatif agar lebih praktis dan terkendali

d)

Menyederhanakan tahapan prosedur yang tidak efektif agar hemat waktu

13.

Menurut Permenakertrans No. PER.113/MEN/X/2011, faktor kimia dalam tes jar yang perlu diperhatikan adalah…

a)

Bahan kimia yang menyebabkan kebisingan dari mesin jar tester

b)

Nilai ambang batas bahan kimia yang digunakan

c)

Pengerjaan Tes Jar yang menyebabkan pada posisi kerja saat mencatat hasil uji

d)

Lama waktu operator bekerja di laboratorium sehingga lama berinteraksi dengan bahan kimia

14.

Setelah melakukan pemeriksaan kekeruhan hasil sedimentasi, operator wajib…

a)

Mengingat hasil pengukuran karena kondisi untuk susah mencatatnya

b)

Mencatat hasil pengukuran dalam formulir laporan sesuai POS

c)

Melaporkan hasil secara lisan kepada kepala instalasi/ lab, kemudian mencatatnya

d)

Menjadwal pencatatan hasil tersebut hingga akhir bulan, sesuai laporan bulanan

15.

Jika ketebalan lumpur pada bak sedimentasi tidak segera ditangani, dampak yang mungkin terjadi adalah…

a)

Air baku menjadi lebih jernih karena penanganan yang tepat

b)

Proses sedimentasi terganggu sehingga kekeruhan meningkat

c)

Peningkatan debit air keluar secara kumulatif

d)

Penurunan kebutuhan koagulan dan lumpur melimpah

16.

Salah satu gangguan yang sering terjadi pada proses sedimentasi adalah…

a)

Terlalu banyak flok yang mengendap di filter karena penanganan kurang tepat

b)

Aliran air terlalu cepat sehingga partikel tidak sempat mengendap

c)

Suhu air terlalu rendah sehingga sulit difiltrasi dan terurai

d)

Pompa distribusi bekerja melebihi kapasitas yang menyebabkan mudah rusak

17.

APD yang paling penting digunakan saat menangani lumpur hasil sedimentasi adalah…

a)

Masker dan sarung tangan karet

b)

Helm proyek dan rompi reflektif

c)

Ear plug dan kacamata hitam

d)

Jas hujan dan sepatu sandal

18.

Jika ditemukan adanya lumpur yang terlalu cepat menumpuk di dasar bak sedimentasi, maka langkah yang paling tepat adalah…

a)

Menunda pembuangan lumpur hingga penuh sehingga bekerja secara efektif dan efisien

b)

Mengidentifikasi penyebab gangguan sesuai POS pekerjaan

c)

Tetap bekerja sesuai penjadwalan dan membiarkan proses berjalan sesuai POS

d)

Mencoba menghentikan seluruh operasi instalasi agar situasi tetap aman terkendali

19.

Kemampuan kritis yang harus dimiliki operator dalam melaksanakan proses sedimentasi adalah…

a)

Kemampuan menghafalkan semua nama alat di area sedimentasi

b)

Melaksanakan sedimentasi dan mengatasi gangguan sesuai POS

c)

Mencatat hasil pemeriksaan sedimentasi dengan pengukuran efisien

d)

Mengandalkan pengalaman bekerja dikombain dengan standar perusahaan

20.

Seorang operator melakukan backwash, namun setelah selesai kualitas air tetap keruh. Apa langkah selanjutnya?

a)

Mengulang backwash sesuai POS dan memeriksa kondisi media filter

b)

Tetap fokus bekerja karena kualitas air akan membaik sendiri

c)

Menambah bahan kimia langsung ke filter sesuai pengalaman yang didapatkan ketika bekerja

d)

Langkah cepat dengan mengurangi debit air masuk agar lebih lambat sehingga kekeruhan berkurang

21.

Jika operator melihat tekanan diferensial (perbedaan tekanan) pada filter semakin tinggi, maka tindakan yang tepat adalah…

a)

Segera melakukan backwash untuk mengurangi penyumbatan media

b)

Membuka kran distribusi agar tekanan yang ada dapat menurun

c)

Tetap fokus bekerja sesuai jadwal karena tidak akan berpengaruh terhadap kualitas air

d)

Menambah debit air masuk agar filter lebih cepat bekerja sehingga tekanan dapat menurun

22.

Pada suatu instalasi, hasil air keluar dari filter tidak memenuhi standar kejernihan meskipun sudah dilakukan pencatatan rutin. Kemungkinan penyebabnya adalah…

a)

Media filter sudah jenuh atau rusak sehingga perlu diganti

b)

Debit air masuk terlalu kecil sehingga filter tidak bekerja optimal

c)

Tinggi muka air di filter selalu stabil padahal terlalu penanganan cepat dan tepat

d)

Formulir laporan diisi lengkap, tetapi pengananan di lapangan tidak sesuai standar

23.

Setelah melakukan penanggulangan gangguan pada pengoperasian filter, operator harus…

a)

Segera mencatat hasil penanganan dalam formulir laporan sesuai POS

b)

Menunggu supervisor untuk menuliskan laporan

c)

Menyampaikan hasil secara lisan saja

d)

Tidak perlu membuat laporan bila gangguan kecil

24.

Seorang operator menemukan air hasil filtrasi masih keruh padahal parameter awal normal. Apa kemungkinan gangguan yang terjadi?

a)

Media filter bocor atau lapisan filter tidak berfungsi optimal

b)

Debit air masuk terlalu kecil sehingga filter tidak bekerja optimal

c)

pH air terlalu tinggi sehingga air tidak terfilter dengan baik

d)

Formulir laporan belum diisi lengkap sesuai dengan kondisi di lapangan

25.

Langkah yang harus dilakukan operator setelah mengatasi gangguan pada filter adalah…

a)

Mengarsipkan data hasil penanggulangan sesuai POS

b)

Menjadwalkan pencatatan karena masalah sudah selesai

c)

Menschedule pencatatan pada akhir minggu agar laporan terkumulatif

d)

Menyampaikan laporan hanya secara lisan dan laporan hanya ke pengawas