wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

2.7 Imunofarmakologi & imunoterapi

Total questions: 37

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pria 40 tahun menjalani transplantasi ginjal. Dua minggu pasca operasi, ia diberikan obat untuk mencegah penolakan organ. Setelah 1 bulan, pasien mengalami nephrotoxicity namun fungsi imunitas tetap terkontrol. Obat yang paling mungkin diberikan adalah?

a)

Azathioprine : antiproliferatif, toksisitas utamanya supresi sumsum tulang

b)

Tacrolimus : bekerja dengan mengikat FKBP, menghambat aktivasi sel T, sangat poten (10–100 kali lebih kuat dari siklosporin), digunakan pada transplantasi hati dan ginjal. Efek samping khas: nefrotoksisitas & neurotoksisitas.

c)

Cyclophosphamide : bersifat sitotoksik, toksisitas berupa cystitis hemoragik

d)

Prednisolone : glukokortikoid, efek samping utamanya imunosupresi luas, osteoporosis, hiperglikemia.

e)

Levamisole : imunostimulan

2.

Seorang pasien HIV-positif diberikan terapi tambahan untuk meningkatkan respons imun sel T. Setelah terapi, kadar TNF-α meningkat, namun obat tersebut diketahui bersifat teratogenik. Obat yang dimaksud adalah?

a)

Mycophenolate mofetil : MMF adalah antiproliferatif, tidak meningkatkan TNF-α.

b)

Cyclosporine A: imunosupresif

c)

Thalidomide : meningkatkan TNF-α dan respons sel T pada pasien HIV, efek samping khas => teratogenik (cacat lahir).

d)

Muromonab-CD3 : antibodi imunosupresif, digunakan untuk penolakan transplantasi akut.

e)

Prednisolone : menekan IL-1, IL-2, IL-6

3.

Seorang pasien digigit ular berbisa dan segera dibawa ke IGD. Dokter memberikan terapi berupa serum berisi antibodi poliklonal yang dihasilkan dari hewan, untuk memberikan kekebalan pasif segera. Terapi yang diberikan adalah?

a)

Vaksin aktif : menstimulasi imun aktif, butuh waktu lama membentuk antibodi

b)

Antiserum : mengandung imunoglobulin dari hewan atau manusia yang telah diimunisasi, digunakan sebagai imunoterapi pasif pada gigitan ular (antivenom).

c)

Thalidomide: imunostimulan

d)

Levamisole : imunostimulan pada autoimun/tumor

e)

Monoklonal antibodi anti-CD3 : untuk transplantasi

4.

Seorang wanita 30 tahun dengan artritis reumatoid (RA) direncanakan terapi imunosupresif. Dokter memilih obat sitotoksik yang bekerja dengan menghambat proliferasi T dan B cell, tetapi memiliki risiko supresi sumsum tulang. Obat yang paling tepat adalah?

a)

Azathioprine : obat antiproliferatif, menghambat proliferasi sel T & B, digunakan pada RA dan transplantasi, toksisitas: supresi sumsum tulang

b)

Tacrolimus : inhibitor kalsineurin, efek samping utama nefrotoksisitas

c)

Prednisolone : menekan sitokin

d)

Levamisole : imunostimulan

e)

Muromonab-CD3: hanya untuk transplant rejection akut

5.

Seorang pasien transplantasi jantung mendapatkan terapi imunosupresan. Setelah beberapa tahun, pasien mengalami infeksi oportunistik berulang dan limfoma. Komplikasi ini paling sering terkait dengan?

a)

Terapi jangka panjang imunosupresan

b)

Efek samping vaksinasi berulang

c)

Aktivasi sistem komplemen

d)

Reaksi hipersensitivitas tipe IV

e)

Pemberian levamisole jangka panjang

6.

Obat yang bekerja dengan mengikat cyclophilin dan menghambat aktivitas calcineurin sehingga transkripsi IL-2 terhambat adalah ?

a)

Azathioprine : antiproliferatif sitotoksik.

b)

Tacrolimus : mengikat FKBP

c)

Prednisolone : menghambat MHC dan produksi sitokin

d)

Levamisole

e)

Cyclosporine A

7.

Obat imunosupresif yang paling sering digunakan untuk transplantasi ginjal adalah ?

a)

Cyclophosphamide : lebih sering untuk kanker/autoimun

b)

Muromonab-CD3 : pada penolakan akut,

c)

Levamisole : imunostimulan.

d)

Cyclosporine A

e)

Methotrexate : untuk RA dan kanker

8.

Obat imunosupresif yang 100 kali lebih poten dari Cyclosporine dan memiliki efek samping nefrotoksisitas dan neurotoksisitas adalah ?

a)

Tacrolimus

b)

Azathioprine : toksisitasnya pada sumsum tulang

c)

Cyclophosphamide : toksisitas cystitis hemoragik

d)

Prednisolone : osteoporosis/hiperglikemia

e)

Thalidomide : teratogenik.

9.

Imunoterapi pasif dengan imunoglobulin spesifik terhadap virus disebut ?

a)

Antiserum polivalen

b)

Imunoglobulin sitomegalovirus

c)

Antitoksin difteri

d)

Antivenom ular

e)

Vaksin rabies

10.

Obat imunostimulan yang awalnya dibuat sebagai antihelmintik dan digunakan pada RA atau Hodgkin’s lymphoma adalah ?

a)

Prednisolone

b)

Levamisole

c)

Azathioprine

d)

Thalidomide

e)

Cyclophosphamide

11.

Antibodi monoklonal Anti-CD3 (Muromonab-CD3) digunakan untuk ?

a)

Profilaksis infeksi oportunistik

b)

Terapi penolakan transplantasi akut

c)

Stimulasi produksi TNF-α pada pasien HIV

d)

Terapi kanker Hodgkin

e)

Pencegahan gigitan ular berbisa

12.

Antiserum monovalen adalah antiserum yang ?

a)

Mengandung antibodi terhadap banyak antigen

b)

Diproduksi dari vaksin hidup

c)

Mengandung antibodi monoklonal hasil rekayasa genetik

d)

Mengandung antibodi terhadap satu jenis antigen saja

e)

Digunakan hanya pada penyakit autoimun

13.

Contoh aplikasi imunoglobulin spesifik untuk profilaksis pasif terhadap rabies adalah ?

a)

HRIG (Human Rabies Immunoglobulin)

b)

HBIG (Hepatitis B Immunoglobulin)

c)

Vaksin rabies

d)

Antitoksin tetanus

e)

Varicella-zoster immunoglobulin

14.

Pemberian convalescent serum (serum dari penyintas penyakit) termasuk ke dalam bentuk ?

a)

Imunoterapi aktif

b)

Imunoterapi pasif

c)

Imunostimulasi farmakologis

d)

Terapi dengan vaksin hidup

e)

Sitotoksik kemoterapi

15.

Antibodi monoklonal dalam terapi kanker dipilih karena ?

a)

Hanya menstimulasi sel T tanpa membunuh tumor

b)

Lebih lemah dibandingkan antiserum polivalen

c)

Tidak memiliki efek samping sama sekali

d)

Menggantikan fungsi vaksin aktif

e)

Membunuh sel tumor sekaligus menginduk

16.

Mekanisme kerja glukokortikoid dalam imunosupresi adalah ?

a)

Mengikat cyclophilin dan menghambat calcineurin

b)

Mengikat FKBP dan menghambat aktivasi sel T

c)

Menghambat proliferasi T dan B cell secara sitotoksik

d)

Meningkatkan produksi TNF-α

e)

Menghambat ekspresi MHC dan produksi IL-1, IL-2, IL-6

17.

Obat imunosupresif yang dapat digunakan pada autoimun (RA, DM tipe 1, uveitis) maupun transplantasi adalah ?

a)

Cyclosporine A

b)

Muromonab-CD3

c)

Levamisole

d)

Thalidomide

e)

Prednisolone

18.

Komplikasi jangka panjang penggunaan obat imunosupresif adalah ?

a)

Peningkatan risiko infeksi oportunistik dan keganasan

b)

Peningkatan produksi antibodi poliklonal

c)

Munculnya autoimunitas baru

d)

Peningkatan respons hipersensitivitas tipe I

e)

Peningkatan kadar komplemen serum

19.

Imunoglobulin spesifik yang digunakan untuk profilaksis pasif pada hepatitis B adalah ?

a)

HBIG

b)

HRIG

c)

Antitoksin tetanus

d)

Varicella-zoster immunoglobulin

e)

Cytomegalovirus immunoglobulin

20.

Levamisole dapat dikategorikan sebagai imunostimulan karena ?

a)

Menghambat transkripsi IL-2

b)

Menghambat aktivasi sel B

c)

Mengembalikan fungsi sel T yang menurun

d)

Mengikat reseptor CD3

e)

Menekan ekspresi MHC kelas II

21.

Obat imunosupresif golongan antiproliferatif sitotoksik antara lain ?

a)

Cyclophosphamide

b)

Tacrolimus

c)

Prednisolone

d)

Levamisole

e)

Thalidomide

22.

Methotrexate dalam imunofarmakologi termasuk dalam golongan ?

a)

Inhibitor kalsineurin

b)

Antiproliferatif sitotoksik

c)

Antibodi monoklonal

d)

Glukokortikoid

e)

Imunostimulan

23.

Muromonab-CD3 bekerja dengan cara ?

a)

Mengikat antigen MHC kelas II

b)

Menghambat ekspresi IL-1 dan IL-6

c)

Mengikat CD3 pada sel T sehingga mencegah pengenalan antigen

d)

Mengembalikan fungsi sel T yang menurun

e)

Menghambat sintesis DNA limfosit

24.

Antiserum polivalen didefinisikan sebagai ?

a)

Serum dengan antibodi spesifik terhadap satu antigen

b)

Serum hasil rekayasa antibodi monoklonal

c)

Serum yang hanya digunakan pada penyakit autoimun

d)

Serum yang diproduksi dari vaksin hidup

e)

Serum dengan antibodi terhadap berbagai antigen

25.

Salah satu contoh imunoglobulin spesifik yang digunakan pada pasien dengan risiko tinggi terhadap varisela adalah ?

a)

HBIG

b)

HRIG

c)

Antitoksin difteri

d)

Cytomegalovirus immunoglobulin

e)

Varicella-zoster immunoglobulin

26.

Obat imunosupresif Azathioprine bekerja terutama dengan cara ?

a)

Menghambat calcineurin melalui ikatan dengan cyclophilin

b)

Menghambat sintesis purin sehingga proliferasi limfosit terhambat

c)

Mengikat CD3 pada sel T untuk mencegah pengenalan antigen

d)

Meningkatkan produksi TNF-α pada pasien HIV

e)

Mengurangi ekspresi MHC kelas II

27.

Salah satu indikasi klinis penggunaan Tacrolimus adalah ?

a)

Terapi profilaksis malaria

b)

Transplantasi hat

28.

Salah satu indikasi klinis penggunaan Tacrolimus adalah ?

a)

Terapi profilaksis malaria

b)

Transplantasi hati

c)

Pengobatan infeksi HIV

d)

Terapi gigitan ular berbisa

e)

Pencegahan varisela pada anak

29.

Efek samping khas dari penggunaan jangka panjang glukokortikoid adalah ?

a)

Osteoporosis

b)

Nefrotoksisitas

c)

Cystitis hemoragik

d)

Neurotoksisitas

e)

Teratogenik

30.

Imunoterapi pasif dengan pemberian antitoksin digunakan untuk ?

a)

Difteri

b)

HIV

c)

Malaria

d)

Varisela

e)

Diabetes melitus tipe 1

31.

Keuntungan penggunaan antibodi monoklonal dalam imunoterapi adalah ?

a)

Spesifisitas tinggi terhadap target antigen

b)

Memiliki spektrum sangat luas seperti serum polivalen

c)

Tidak ada risiko reaksi imun sama sekali

d)

Hanya digunakan untuk terapi infeksi virus

e)

Tidak dapat digunakan untuk terapi kanker

32.

Obat imunosupresif Cyclophosphamide paling sering menimbulkan efek samping ?

a)

Nefrotoksisitas

b)

Cystitis hemoragik

c)

Osteoporosis

d)

Neurotoksisitas

e)

Teratogenik

33.

Prednisolone menekan respons imun dengan cara ?

a)

Mengikat FKBP dan menghambat aktivasi sel T

b)

Mengikat cyclophilin dan menghambat calcineurin

c)

Menghambat MHC dan produksi IL-1, IL-2, IL-6

d)

Mengikat CD3 pada sel T

e)

Menghambat sintesis purin

34.

Antibodi monoklonal dikembangkan dalam terapi kanker karena ?

a)

Menekan semua respon imun non-spesifik

b)

Lebih murah dibandingkan serum polivalen

c)

Tidak ada efek samping sistemik sama sekali

d)

Hanya bekerja pada kanker darah

e)

Lebih spesifik terhadap target antigen tumor

35.

Pemberian varicella-zoster immunoglobulin termasuk ke dalam ?

a)

Imunoterapi aktif

b)

Imunostimulasi farmakologis

c)

Terapi sitotoksik

d)

Vaksin hidup atenuasi

e)

Imunoterapi pasif

36.

Seorang pria 45 tahun mengalami perdarahan masif akibat kecelakaan lalu lintas. Pasien membutuhkan volume intravaskular sekaligus kapasitas oksigen segera. Produk darah yang paling sesuai untuk diberikan adalah ?

a)

Packed Red Cell (PRC)

b)

Whole Blood (WB)

c)

Fresh Frozen Plasma (FFP)

d)

Thrombocyte Concentrate (TC)

e)

Cryoprecipitate

37.

Seorang wanita 32 tahun dengan anemia kronik akan transfusi. Sebelum transfusi, dilakukan pemeriksaan golongan darah, skrining antibodi, dan uji silang serasi. Tujuan utama crossmatch (uji silang serasi) adalah ?

a)

Menentukan genotipe ABO pasien

b)

Mendeteksi adanya antibodi ireguler pada serum pasien

c)

Memastikan kompatibilitas antara serum pasien dan sel donor