Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

2.2 DIC

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Pernyataan yang paling tepat mengenai Disseminated Intravascular Coagulation (DIC) adalah?

a)

Gangguan perdarahan akibat defisiensi vitamin K

b)

Sindrom dengan aktivasi sistemik koagulasi

c)

Kelainan autoimun yang menyerang faktor koagulasi

d)

Gangguan kongenital faktor VIII: hemofilia A

e)

Perdarahan tunggal akibat trauma

2.

Kondisi berikut dapat menjadi pencetus DIC, kecuali?

a)

Sepsis

b)

Trauma multipel

c)

Obstetric catastrophe : (misalnya abrupsio plasenta)

d)

Defisiensi vitamin B12

e)

Keganasan (solid maupun hematologi)

3.

Manifestasi klinis paling sering terlihat pada pasien DIC akut adalah?

a)

Purpura fulminans dan perdarahan multipel

b)

Bradikardia dan hipertensi

c)

Anemia makrositik

d)

Asites masif

e)

Limfadenopati generalisata

4.

Pemeriksaan laboratorium yang mendukung diagnosis DIC adalah?

a)

PT memendek, fibrinogen meningkat, D-dimer normal

b)

PT memanjang, trombosit turun, D-dimer meningkat

c)

HbA1c meningkat, fibrinogen normal, trombosit normal

d)

Trombosit meningkat, PT normal, fibrinogen meningkat

e)

APTT memendek, D-dimer menurun

5.

Prinsip utama dalam tata laksana DIC adalah?

a)

Pemberian vitamin K dosis tinggi

b)

Pemberian steroid jangka panjang

c)

Mengatasi penyebab yang mendasari

d)

Transplantasi sumsum tulang

e)

Pemberian antibiotik profilaksis jangka panjang

6.

Langkah awal yang mendasari terjadinya DIC adalah?

a)

Aktivasi sistemik koagulasi

b)

Defisiensi vitamin K: Hanya menyebabkan perdarahan

c)

Mutasi faktor V Leiden: Faktor risiko trombosis herediter

d)

Peningkatan produksi eritrosit

e)

Penurunan fungsi limpa

7.

DIC dapat dibagi menjadi?

a)

Akut dan kronik

b)

Primer dan sekunder

c)

Hemolitik dan non-hemolitik

d)

Septik dan non-septik

e)

Kongenital dan didapat

8.

Pada DIC, sistem fibrinolisis?

a)

Teraktivasi menghasilkan peningkatan D-dimer dan FDP

b)

Tidak terpengaruh sama sekali

c)

Terganggu karena defisiensi plasminogen kongenital

d)

Menurun karena defisiensi vitamin C

e)

Hanya aktif bila kadar fibrinogen normal

9.

Hasil pemeriksaan laboratorium khas pada DIC adalah?

a)

PT/APTT memanjang, trombosit menurun, fibrinogen menurun, D-dimer meningkat

b)

PT/APTT memendek, trombosit meningkat, fibrinogen meningkat

c)

HbA1c meningkat, PT normal, trombosit normal

d)

Leukositosis, fibrinogen normal, D-dimer normal

e)

Kreatinin meningkat tanpa perubahan koagulasi

10.

Komplikasi utama yang sering menyebabkan mortalitas pada DIC adalah?

a)

Perdarahan masif dan gagal organ multipel

b)

Hanya anemia ringan

c)

Limfadenopati generalisata

d)

Asites masif

e)

Hiperglikemia

11.

Penyebab utama perdarahan pada pasien dengan DIC adalah?

a)

Peningkatan agregasi eritrosit

b)

Penurunan eritropoietin

c)

Peningkatan produksi imunoglobulin

d)

Aktivasi sel mast berlebihan

e)

Konsumsi berlebihan faktor koagulasi dan trombosit

12.

Komplikasi obstetri berikut yang paling sering mencetuskan DIC adalah?

a)

Eklampsia ringan

b)

Kehamilan ektopik

c)

Endometriosis

d)

Ovarian cyst rupture

e)

Abrupsio plasenta => pelepasan tissue factor dari plasenta => pencetus DIC.

13.

Karakteristik DIC kronik adalah?

a)

Perdarahan masif akut

b)

Terkait keganasan

c)

Hanya ditemukan pada infeksi virus

d)

Ditandai dengan anemia hemolitik autoimun

e)

Tidak menyebabkan perubahan hemostasis

14.

Peningkatan D-dimer pada DIC menandakan?

a)

Aktivasi fibrinolisis

b)

Aktivasi eritropoiesis

c)

Produksi fibrinogen meningkat

d)

Peran komplemen dalam lisis sel

e)

Gangguan metabolisme protein

15.

Selain terapi kausal, terapi suportif pada pasien DIC dapat berupa?

a)

Fresh Frozen Plasma

b)

Antibiotik profilaksis jangka panjang

c)

Vitamin B12 untuk memperbaiki anemia

d)

Hanya observasi tanpa intervensi

e)

Antidepresan untuk mengurangi stres

16.

Mekanisme utama aktivasi koagulasi pada DIC akibat sepsis adalah?

a)

Defisiensi vitamin K

b)

Mutasi faktor V Leiden

c)

Ekspresi tissue factor

d)

Aktivasi plasminogen oleh tPA

e)

Peningkatan produksi eritrosit oleh sumsum tulang

17.

Karakteristik yang membedakan DIC akut dari kronik adalah?

a)

Trombosit meningkat pada DIC akut

b)

Fibrinogen meningkat pada DIC akut

c)

Perdarahan masif sering terjadi pada DIC akut

d)

DIC kronik selalu disebabkan infeksi virus

e)

DIC aku

18.

Manifestasi klinis yang sering ditemukan pada DIC adalah?

a)

Asites masif

b)

Limfadenopati generalisata

c)

Perdarahan multipel dan purpura fulminans

d)

Bradikardia persisten

e)

Hepatomegali tanpa gangguan hemostasis

19.

Prinsip terapi utama pada pasien dengan DIC adalah?

a)

Memberikan vitamin K dosis tinggi

b)

Transplantasi sumsum tulang

c)

Mengatasi penyebab yang mendasari

d)

Mengobati hanya dengan antikoagulan oral

e)

Memberikan antibiotik profilaksis jangka panjang

20.

Penyebab perdarahan pada DIC adalah?

a)

Defisiensi vitamin K

b)

Konsumsi faktor koagulasi dan trombosit secara masif

c)

Peningkatan produksi fibrinogen

d)

Peningkatan eritropoiesis

e)

Produksi imunoglobulin berlebihan

21.

Komplikasi obstetri yang paling sering mencetuskan DIC adalah?

a)

Kehamilan ektopik

b)

Abrupsio plasenta

c)

Endometriosis

d)

Ruptur ovarium

e)

Infeksi virus ringan

22.

Proses patofisiologi utama yang mendasari DIC adalah?

a)

Penurunan produksi eritropoietin

b)

Aktivasi sel mast berlebihan

c)

Mutasi faktor koagulasi kongenital

d)

Aktivasi masif jalur ekstrinsik melalui tissue factor

e)

Konsumsi berlebihan faktor koagulasi dan trombosit

23.

Peningkatan kadar D-dimer pada pasien DIC disebabkan oleh?

a)

Aktivasi komplemen

b)

Peningkatan produksi fibrinogen

c)

Aktivasi eritropoiesis

d)

Degradasi fibrin akibat aktivasi plasmin

e)

Gangguan metabolisme protein

24.

Kondisi berikut yang paling sering mencetuskan DIC adalah?

a)

Defisiensi vitamin C

b)

Hipotiroidisme

c)

Diabetes mellitus tipe 2

d)

Sepsis (bakteri Gram negatif/positif)

e)

Abrupsio plasenta

25.

Prinsip terapi suportif pada pasien dengan DIC adalah?

a)

Steroid dosis tinggi

b)

Vitamin K parenteral: tidak memperbaiki koagulopati konsumtif

c)

Antibiotik profilaksis jangka panjang

d)

Transfusi trombosit atau FFP sesuai indikasi perdarahan: Trombosit/FFP diberikan bila perdarahan signifikan

e)

Kriopresipitat untuk menggantikan fibrinogen bila sangat rendah : Kriopresipitat diberikan bila fibrinogen <100 mg/dL