wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz PM

Total questions: 25

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Pola pikir bertumbuh (Growth Mindset) adalah keyakinan bahwa...

a)

Kecerdasan dan keterampilan bersifat tetap dan sulit diubah

b)

Kecerdasan dan keterampilan dapat berkembang melalui belajar dan usaha

c)

Kecerdasan adalah faktor utama penentu kesuksesan

d)

Kemampuan seseorang tidak dapat diubah sepanjang hidup

2.

Pujian yang lebih mendukung terbentuknya pola pikir bertumbuh adalah...

a)

Kamu memang berbakat sekali.

b)

Kamu memang terlahir cerdas.

c)

Kamu pasti sudah bekerja keras.

d)

Kamu memang berbeda dari yang lain.

3.

Prinsip pembelajaran mendalam yang membutuhkan pola pikir bertumbuh agar murid mau menghadapi tantangan, hambatan, dan kesulitan adalah...

a)

Bermakna

b)

Menggembirakan

c)

Berkesadaran

d)

Berprestasi

4.

Contoh suara pola pikir tetap adalah...

a)

Kesalahan merupakan proses belajar.

b)

Kalau saya gagal berarti saya tidak mampu.

c)

Kalau saya gagal berarti saya harus belajar dan mencoba lagi.

d)

Tugas baru adalah peluang untuk mengembangkan potensi diri.

5.

Hubungan guru dan murid yang mendukung pola pikir bertumbuh adalah ketika...

a)

Murid menghormati dan menyukai gurunya

b)

Murid merasa nilai akademik lebih penting daripada perkembangan diri

c)

Murid enggan meminta masukan dari gurunya

d)

Guru lebih fokus memberi nilai daripada memberi umpan balik

6.

Salah satu peran pola pikir bertumbuh dalam profil lulusan yang berkaitan dengan kemampuan bekerja sama adalah...

a)

Kemandirian

b)

Kolaborasi

c)

Penalaran kritis

d)

Kreativitas

7.

Sebuah sekolah ingin meningkatkan kualitas pembelajaran agar lebih relevan dengan kehidupan nyata dan menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa. Berdasarkan prinsip Pembelajaran Mendalam, langkah pertama yang paling tepat adalah...

a)

Mengganti seluruh kurikulum dengan berbasis proyek

b)

Membangun kesadaran siswa sebagai pembelajar aktif dan mandiri

c)

Memberikan materi hafalan untuk meningkatkan dasar pengetahuan

d)

Mewajibkan penggunaan teknologi digital di setiap kelas

8.

Jika seorang guru ingin menanamkan nilai “memuliakan” dalam proses pembelajaran mendalam, tindakan yang paling sesuai adalah...

a)

Memberi tugas yang sama untuk semua siswa tanpa membedakan kemampuan

b)

Menghargai setiap potensi, martabat, dan nilai kemanusiaan siswa dalam kegiatan belajar

c)

Menekankan pada pencapaian nilai akademik tertinggi di kelas

d)

Memberikan teguran keras bagi siswa yang salah menjawab pertanyaan

9.

Bagaimana prinsip “menggembirakan” dapat diintegrasikan dalam pembelajaran mendalam berbasis proyek?

a)

Menyediakan lingkungan belajar yang positif, menantang, dan memotivasi selama proses proyek

b)

Memberikan materi sulit agar siswa merasa tertantang tanpa arahan guru

c)

Menuntut hasil proyek harus sempurna agar siswa merasa puas

d)

Mengurangi interaksi antar siswa agar lebih fokus pada tugasnya

10.

Dalam kerangka pembelajaran mendalam, praktik pedagogis yang tepat untuk melatih kolaborasi dan berpikir kritis siswa adalah...

a)

Pembelajaran berbasis hafalan dengan kuis rutin

b)

Pembelajaran berbasis inkuiri atau proyek yang melibatkan pemecahan masalah nyata

c)

Pembelajaran tatap muka satu arah dengan penjelasan guru

d)

Pemberian tugas mandiri yang dikerjakan di rumah tanpa diskusi

11.

Seorang guru ingin menghubungkan pengetahuan sebelumnya dengan konteks baru, mengajak siswa menemukan solusi kreatif, dan menghasilkan produk nyata. Tahap pengalaman belajar yang paling sesuai adalah...

a)

Mengingat

b)

Memahami

c)

Mengaplikasi

d)

Merefleksi

12.

Siswa diminta menilai kembali proses pembelajaran, mengevaluasi strategi, dan mengatur langkah belajarnya untuk mencapai tujuan yang lebih baik. Aktivitas ini termasuk dalam tahap...

a)

Memahami

b)

Mengaplikasi

c)

Merefleksi

d)

Mengingat

13.

Untuk mempersiapkan lulusan yang memiliki kemampuan bekerja sama efektif dengan orang lain melalui pembagian peran, guru perlu fokus pada dimensi profil lulusan...

a)

Kreativitas

b)

Kemandirian

c)

Kolaborasi

d)

Komunikasi

14.

Jika sebuah sekolah ingin memanfaatkan teknologi digital sebagai katalis pembelajaran mendalam, maka strategi yang paling tepat adalah...

a)

Mengganti seluruh interaksi guru-siswa dengan kelas daring

b)

Menggunakan teknologi digital hanya untuk administrasi sekolah

c)

Mengintegrasikan teknologi digital untuk perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen yang interaktif dan kolaboratif

d)

Membatasi penggunaan perangkat digital agar siswa fokus pada buku teks

15.

Seorang siswa diminta menganalisis hubungan antara fotosintesis, ketersediaan pangan, dan perubahan iklim, kemudian mengajukan hipotesis tentang dampaknya di masa depan. Aktivitas ini mencerminkan...

a)

Mengingat pengetahuan esensial

b)

Mengaplikasikan konsep dasar

c)

Merefleksi dan mencipta ide baru

d)

Mengulang materi yang sudah diajarkan

16.

Dalam praktik pembelajaran mendalam, menghubungkan siswa dengan isu nyata serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai sumber belajar merupakan ciri dari prinsip...

a)

Berkesadaran

b)

Bermakna

c)

Menggembirakan

d)

Demokratis

17.

Guru merancang pembelajaran yang tidak hanya fokus pada materi kognitif, tetapi juga mengasah kepekaan moral, estetika, dan kebugaran jasmani. Pendekatan ini mengacu pada konsep...

a)

Pembelajaran Berbasis HOTS

b)

Olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga

c)

Keseimbangan antara akademik dan non-akademik

d)

Penguatan pendidikan karakter berbasis kelas

18.

Seorang siswa diminta merefleksikan perasaannya terhadap proses belajar, mengaitkannya dengan nilai kebenaran dan kejujuran, serta menumbuhkan empati kepada orang lain. Aktivitas ini merupakan implementasi dari...

a)

Olah raga

b)

Olah rasa

c)

Olah hati

d)

Olah pikir

19.

Mengapa prinsip-prinsip pembelajaran mendalam (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) penting diterapkan secara simultan?

a)

Agar siswa dapat menyelesaikan tugas lebih cepat

b)

Karena ketiga prinsip tersebut membentuk pengalaman belajar yang utuh dan saling melengkapi

c)

Untuk memudahkan penilaian hasil belajar secara objektif

d)

Supaya guru lebih mudah mengatur alokasi waktu pembelajaran

20.

Dalam tahap merefleksi, peserta didik diarahkan untuk...

a)

Menghafal kembali materi yang diajarkan guru

b)

Mengulang praktik yang telah dilakukan secara persis

c)

Mengevaluasi proses dan hasil belajar, serta merancang langkah perbaikan ke depan

d)

Membuat catatan ringkas dari seluruh materi tanpa analisis

21.

Guru IPS mengeksplorasi pengalaman siswa terkait masalah sosial di sekitar mereka, lalu meminta siswa memahami data kemiskinan nasional untuk dianalisis. Aktivitas ini termasuk dalam tahap...

a)

Memahami

b)

Mengaplikasi

c)

Merefleksi

d)

Menilai

22.

Seorang guru ingin mengetahui kesiapan murid sebelum memulai pembelajaran. Ia membuat pre-test, melakukan wawancara singkat, dan mengamati rasa ingin tahu siswa terhadap materi baru. Langkah ini termasuk tahap...

a)

Desain Pembelajaran

b)

Identifikasi

c)

Pengalaman Belajar

d)

Asesmen Akhir

23.

Seorang guru merancang kegiatan memahami konsep melalui eksplorasi multi-sumber, lalu meminta siswa membuat proyek aplikasi, dan akhirnya mengajak mereka melakukan refleksi terhadap prosesnya. Guru tersebut telah...

a)

Menerapkan pembelajaran konvensional

b)

Menerapkan prinsip dan langkah pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi

c)

Mengabaikan diferensiasi pembelajaran

d)

Mengurangi peran siswa dalam mengonstruksi pengetahuan

24.

Mengapa nilai “saling memuliakan” menjadi fondasi dalam perencanaan pembelajaran mendalam?

a)

Agar guru lebih dihormati oleh siswa

b)

Karena dengan menghargai martabat dan potensi setiap individu, tercipta lingkungan aman, nyaman, dan mendidik untuk semua

c)

Supaya siswa lebih mudah menerima hukuman disiplin

d)

Agar proses asesmen berjalan lebih efisien

25.

Asesmen selama proses pembelajaran dirancang untuk...

a)

Memberikan penilaian akhir yang menentukan kelulusan siswa

b)

Mengidentifikasi kesiapan belajar secara emosional dan kognitif di awal pembelajaran

c)

Memantau perkembangan belajar dan memberikan umpan balik yang berkelanjutan

d)

Mengukur hasil pembelajaran dengan tes standar nasional saja