Font size
WorksheetsLATIHAN UTM MODUL 5.2 ( 100 SOAL )
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Seorang laki-laki mengalami kecelakaan lalu lintas dengan mengendarai sepeda motor tanpa helm. Saat kecelakaan pasien pingsan, terdapat darah keluar dari telinga kanan. Saat sadar pasien mengeluh telinga kanan kurang dengar. Jenis fraktur os temporal yang sering menyebabkan conductive hearing loss adalah
Fraktur transversal
Fraktur horizontal
Fraktur longitudinal
Fraktur kompresi
Fraktur angularperitonsil
Laki-laki 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung kanan tersumbat dan pilek kental sejak 1 minggu, diawali sakit tenggorok. Mukosa cavum nasi hiperemis, edema, sekret mukoid. Terapi yang tepat adalah
Antibiotik oral, antiinflamasi topikal, antipiretik
Antiinflamasi oral, analgetik oral, antihistamin oral
Analgetik oral, antibiotik oral, antipiretik
Antipiretik, antiinflamasi topikal, analgetik oral
Antipiretik, anti inflamasi oral, antibiotik oral
Kelopak atas mata kiri terdapat benjolan, bengkak, kemerahan, nyeri, dengan massa berbatas tegas dan pustulasi. Tatalaksana paling tepat adalah
Eksisi luas massa tumor
Antibiotika sistemik
Insisi dan kuretase
Biopsy
Dirujuk ke rumah sakit
Pada retinopati hipertensi derajat 4 kita akan menemukan gambaran funduskopi
Diameter pembuluh darah normal
Penyempitan arteri tanpa kontriksi fokal
Penyempitan arteri dengan kontriksi fokal
Penyempitan arteri dengan perdarahan retina
Edema retina, hard exudate, edema papil nervus optikus
Konjungtivitis viral oleh Adenovirus sering disebut ...
Konjungtivitis dendritik
Konjungtivitis membranosa
Konjungtivitis folikular
Keratokonjungtivitis epidemik
Uveitis posterior
Infeksi mata oleh Herpes Simplex Virus sering menyebabkan ...
Blefaritis
Konjungtivitis
Keratitis dendritik
Endoftalmitis
Uveitis posterior
Pernyataan benar mengenai exudative retinal detachment adalah
Terjadi robekan retina sehingga cairan vitreous masuk bawah retina
Penyebab utamanya neoplasia dan penyakit inflamasi
Terdapat membran fibrovaskular di atas retina
Robekan retina yang mengenai pembuluh darah menimbulkan perdarahan vitreous
Permukaan retina terlepas bergelombang
Patogen tersering otitis media akut pada anak
Streptococcus pneumoniae
Candida albicans
Pseudomonas aeruginosa
Mycobacterium tuberculosis
Neisseria gonorrhea
Endoftalmitis pascaoperasi mata paling sering disebabkan oleh ...
Propionibacterium acnes
Staphylococcus aureus
Staphylococcus epidermidis
Streptococcus pyogenes
Aspergillus niger
Anak 3 tahun, demam, batuk pilek, tampak pseudomembran putih keabu-abuan di tenggorok, mudah berdarah. Terapi kausatif adalah
Antibiotik gram negatif
Antibiotik tuberculostatika
Antibiotik gram positif
Anti difteri serum
Self limiting disease
Seorang ibu memeriksakan anaknya yang berusia 4 tahun dengan keluhan 7 hari batuk terutama malam hari, tidak berdahak disertai dengan suara serak. Pada pemeriksaan fisik tampak adanya retraksi supraklavikula dan interkosta. Pada pemeriksaan rima glotis tampak sempit, disertai dengan adanya edem di subglotis. Pada pemeriksaan x-ray leher tampak gambar steeple sign. Penatalaksanaan awal yang dapat Anda berikan kepada pasien:
Pemberian antibiotik amoxicillin 500 mg sirup
Pemberian obat steroid spray
Pemberian steroid dosis tinggi per oral
Pemberian steroid injeksi
Pemberian salbutamol sirup
Seorang anak perempuan 4 tahun dibawa ibunya ke IGD dengan tidak bisa menelan selama 3 hari, makin lama memberat, dirasa nyeri, anak rewel dan demam. Tidak ada batuk dan pilek. Pada pemeriksaan tenggorok didapatkan T1-1, hiperemis +/+, permukaan rata, uvula di tengah. Faring posterior edema, benjolan hiperemis, punctum maximum kekuningan +. Leher edema – , hiperemis – , tanda vital RR 28x/menit, suhu 38°C. Diagnosis yang tepat pada kasus tersebut adalah:
Faringitis akut
Abses retrofaring
Abses parafaring
Abses submandibula
Abses peritonsil
Wanita 50 tahun, 3 hari sulit dan nyeri telan. Seminggu sebelumnya demam, sakit tenggorok dan sakit gigi. Pada rahang kanan tampak merah dan bengkak, mulut trismus. Hasil laboratorium gula darah sewaktu 300 gr/dl. Apa diagnosis pasien tersebut: Apa diagnosis pasien tersebut:
Angina plaut vincent
Abses retrofaring
Abses peritonsil
Abses submandibula
Abses parafaring
Seorang laki-laki 26 tahun, mengeluh 3 hari nyeri telan sampai sulit menelan air liur. Seminggu sebelumnya demam dan sakit tenggorok. Pada pemeriksaan tonsil T4-T2, merah, bengkak, uvula terdorong ke kiri dan trismus. Apa diagnosis pasien tersebut: Apa diagnosis pasien tersebut:
Abses parafaring
Abses peritonsil
Angina plaut vincent
Abses retrofaring
Abses submandibula
Seorang perempuan 21 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas dan terjatuh dari motor, tanpa menggunakan helm. Pada pemeriksaan, tampak kesadaran menurun disertai muntah projektil. Pasien juga mengeluh sakit kepala. Sehubungan dengan keadaan akut pasien, gambaran apakah yang paling mungkin terjadi pada mata pasien Gambaran apakah yang paling mungkin terjadi pada mata pasien:
Retinal detachment
Atrofi nervus optikus
Retinal neovascularization
Sympathetic ophthalmica
Optic disk bulging
Seorang perempuan berusia 23 tahun datang dengan keluhan gangguan penglihatan. Dari anamnesis, diketahui bahwa ia telah kehilangan penglihatan perifer dan tidak mengeluh nyeri pada kedua mata. Pada pemeriksaan, didapatkan patchy blind spot pada kedua mata pasien dan peningkatan tekanan intraokular. Berikut ini merupakan gangguan yang dapat menyertai keadaan tersebut adalah Berikut ini merupakan gangguan yang dapat menyertai keadaan tersebut adalah:
Peradangan uvea
Dislokasi lensa
Atrofi nervus optikus
Penebalan sklera
Hialinisasi kornea
Laki-laki 44 tahun datang ke UGD karena merasa kemasukan serangga di hidung kurang lebih 1 jam sebelumnya, binatang terasa bergerak di dalam hidung. Pada rinoskopi anterior tampak serangga dengan sayap pada cavum nasi kanan. Apakah instrumen yang tepat untuk mengambil benda asing tersebut?
Pinset bayonet
Suction
Forcep
Hook ekstraktor
Curete
Seorang laki.laki berumur 25 tahun dengan sakit kepala hebat, muntah tiba-tiba, penurunan kesadaran, otore kanan dan demam tinggi. Riwayat keluar cairan sejak SD sering kambuh. Pada pemeriksaan otologi, tampak dari membran timpani yang perforasi, telinga tengah berisi kolesteatom. Tanda yang ditemukan dari foto rontgen konvensional kasus kolesteatoma adalah:
Sklerotik tulang
Destruksi tulang
Remodelling tulang
Kalsifikasi prominent
Deviasi tulang
Scleritis and episcleritis are common in:
Women
Associated with collagen disease
Allergic reaction to endogenous toxin
All of above
-
Gambaran radiologis foto konvensional yang menunjukkan suatu sinusitis akut adalah:
Lesi opaq dengan kalsifikasi
Kesuraman membentuk air fluid level
Destruksi tulang
Lesi luscent membentuk honeycomb appearance
Lesi opaq lobulated
Uveitis posterior dengan disertai keterlibatan kulit berupa alopesia dan vitiligo:
Uveitis tuberculosis
Behcet disease
Vogt Koyanagi Harada syndrome
Uveitis syphilis
Perdarahan terasa mengalir ke tenggorok. Pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum baik, tekanan darah 140/90 mmHg, dengan perdarahan aktif pada cavum nasi kanan dan kiri, disertai post nasal bleeding. Tatalaksana yang tepat di UGD adalah.Laki-laki 60 tahun datang ke UGD dengan perdarahan dari hidung, perdarahan terasa mengalir ke tenggorok. Pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum baik, tekanan darah 140/90 mmHg. dengan perdarahan aktif pada cavum nasi kanan dan kiri, disertai post nasal bleeding. Tatalaksana yang tepat di UGD adalah
Menstabilkan tekanan darah, memberikan oksigen, memasang tampon adrenalin
Memasang tampon anterior, bila masih berdarah memasang tampon posterior
Memasang tampon adrenalin, memberikan obat antihipertensi intravena
Membebaskan jalan nafas, memberikan oksigen, memberikan antihipertensi
Membebaskan jalan nafas, oksigen, memasang tampon posterior
Antibiotics would you use in newborn with suspected chlamydia conjunctivitis
Doxycycline oral
Erythromycin drop
Ciprofloxacin drop
Erythromycin drop and oral
–
Seorang wanita usia 50 tahun dengan keluhan nyeri telinga hebat di sebelah kanan selama 1 bulan, semakin memberat. Keluar cairan kuning berbau, kurang pendengaran. 1 minggu ini pasien mengeluh wajah perot ke sisi kiri, nyeri kepala dan sulit menelan. Riwayat kencing manis sejak 6 tahun dan tidak teratur minum obat. Otoskopi kanan: cairan purulen berbau, granulasi di posterior di isthmus, MT terlihat sebagian dan intak. Otoskopi AS dalam batas normal. Kemungkinan diagnosis tersebut adalah
Otitis eksterna difusa
Herpes zoster otikus
Otitis eksterna sirkumskripta
Otitis eksterna maligna
OMA stadium III
27-year-old contact lens wearer presents to the ER complaining of ocular irritation. On exam he has a small 2mm corneal abrasion. You should
treat with erythromycin ointment
treat with ciprofloxacin drops
bandage contact lens for comfort and speed re-epitheliazation
patch the eye and follow-up in 72 hours
–
Sinusitis kronis dapat disebabkan oleh infeksi jamur, terutama pada individu yang
Diabetes mellitus yang tidak terkontrol
Asma ringan
Alergi musiman
Anemia
Hipertensi
Anak laki-laki 12 tahun diantar ibunya ke faskes primer dengan keluhan hidung kanan tersumbat semakin lama semakin mengganggu. Pemeriksaan fisik tampak septum deviasi ke kanan. Bila pasien tidak ada riwayat trauma maka kelainan hidung terjadi pada saat
Ossifikasi di usia kehamilan 3 bulan
Ossifikasi di usia kehamilan 6 bulan
Ossifikasi di usia kehamilan 9 bulan
Ossifikasi di usia 2 tahun
Ossifikasi di usia 8 tahun
Seorang anak perempuan 13 tahun datang ke dokter dengan keluhan selalu bersin terutama saat bangun tidur dan suhu ruang yang dingin selama beberapa tahun, berulang kali berobat tak kunjung membaik. Riwayat keluarga ibu menderita asma. Pasien kadang merasa sulit bernapas, hidung kanan lebih buntu, terutama saat menghirup asap atau debu. Pada PF: konka hipertrofi, tidak hiperemis, discharge mukopurulen, septum deviasi ke kanan, nyeri ketok maksila kanan kiri serta area dahi dan pangkal hidung. Aspek etiopatogenesis kelainan tersebut adalah
Alergi hidung dengan septum deviasi
Adenoid hipertrofi dengan rhinosinusitis
Alergi dengan hipertrofi konka dan septum deviasi, infeksi sinus
Septum deviasi dan hipertrofi konka
Alergi dengan kelainan konka dan septum
Penyebab tersering kasus orbital selulitis adalah perluasan infeksi dari
Sinus paranasales
Gigi
Musculus orbitalis
Nervus opticus
Trauma
Seorang anak 6 tahun datang dibawa ibunya dengan satu hari sebelum ke RS mata kanan pasien bengkak dan merah. Satu minggu sebelumnya pilek berbau dengan ingus kuning kental. Pada pemeriksaan fisik didapatkan palpebra mata kanan edem dan hiperemis serta sulit dibuka. Pemeriksaan fisik didapat Hasil rhinoskopi anterior didapatkan discharge mukopurulen (+/+) dan mukosa hiperemis (+/+). Komplikasi orbita yang terjadi pada pasien
Penyebaran infeksi dari sinus ethmoid melalui lamina papirasea
Penyebaran infeksi dari sinus ethmoid melalui lamina cribrosa
Penyebaran infeksi dari sinus ethmoid melalui rima orbita
Penyebaran infeksi dari sinus maxilla melalui rima orbita
Penyebaran infeksi dari sinus maxilla melalui lamina papirasea
Seorang anak 6 tahun datang dibawa ibunya dengan satu hari sebelum ke RS mata kanan pasien bengkak dan merah. Satu minggu sebelumnya pilek berbau dengan ingus kuning kental. Pada pemeriksaan fisik didapatkan palpebra mata kanan edem dan hiperemis serta sulit dibuka. Hasil rhinoskopi anterior didapatkan discharge mukopurulen (+/+) dan mukosa hiperemis (+/+). Komplikasi orbita yang terjadi pada pasien disebabkan oleh penyakit
Rhinosinusitis bakterial akut
Rhinosinusitis viral akut
Rhinosinusitis bakterial kronik
Rhinosinusitis
Rhinosinusitis alergi
Seorang anak 10 tahun datang diantar ibunya berobat ke puskesmas dengan keluhan 1 minggu ini muncul benjolan di belakang telinga yang terasa nyeri. Keluar cairan dari telinga kanan, hilang timbul sejak usia 6 tahun. Cairan profus, kental dan berbau. Kambuh bila ada pilek, dan membaik setelah minum obat dari dokter. Pada pemeriksaan telinga CAE didapatkan cairan mukopurulen, berbau yang keluar terus menerus setelah dibersihkan dengan suction. Setelah dibersihkan ditemukan MT perforasi sentral 50%. Dari kumpulan tanda dan gejala mengarah ke diagnosis
Mastoiditis
OMSK tipe maligna
Kolesteatoma telinga tengah
OME
OMA stadium perforasi
Seorang anak 10 tahun datang diantar ibunya berobat ke puskesmas dengan keluhan 1 minggu ini muncul benjolan di belakang telinga yang terasa nyeri. Keluar cairan dari telinga kanan, hilang timbul sejak usia 6 tahun. Cairan profus, kental, dan berbau. Kambuh bila ada pilek, dan membaik setelah minum obat dari dokter. Pada pemeriksaan telinga CAE didapatkan cairan mukopurulen, berbau yang keluar terus menerus setelah dibersihkan dengan suction. Tanda klinis tersebut disebut sebagai
Otore
Perforasi membrana timpani
Granulasi CAE
Reservoir/Asheron sign
Furunkel
Seorang wanita 85 tahun, dengan tanda epifora, edema, hiperemis, dan sekret purulen keluar dari sudut mata medial bawah. Diagnosis yang paling mungkin adalah
Dakriosistitis
Dakrioadenitis
Chalazion
Hordeolum
–
Komplikasi dan sekuel dari uveitis yang menyebabkan glaukoma sekunder:
Seklusio Pupil
Sinekia Anterior
Katarak
Edem Makula Cystoid
-
A 60-year-old male came to clinic with chief complaint intermittent pain in his left eye since 3 months, accompanied with blind vision. On examination, right eye visual acuity 6/40, left eye no light perception, IOP right eye 20 mmHg and left eye 50 mmHg. Right eye was in normal limit with uneven cloudy lens, and normal funduscopy. On left eye there was corneal edema and keratopathy, shallow anterior chambers, dilated pupil with no respond of pupillary reflex, and mature cataract. What is the diagnose of left eye
Degenerative glaucoma
Absolute glaucoma
Secondary angle closure glaucoma
Chronic primary angle closure glaucoma
–
Laki-laki 30 tahun datang dengan keluhan mata kanan mengganjal sejak 1 hari yang lalu. Anamnesis didapatkan pasien baru saja pulang dari Afrika untuk aktivitas kemanusiaan di Afrika selama 2 tahun, baru pulang 1 minggu yang lalu. Pemeriksaan didapatkan tonjolan pada konjungtiva berbentuk seperti ular. Tangan kanan membengkak hilang timbul sejak 6 bulan yang lalu. Apakah ciri morfologi yang dicari?
2 inti ekor
Sarung merah
Lekuk tubuh halus
Inti teratur
Rasio kepala 1:1
Laki-laki30 tahun datang dengan keluhan mata kanan mengganjal sejak 1 hari yang lalu. Anamnesis didapatkan pasien baru saja pulang dari Afrika untuk aktivitas kemanusiaan di Afrika selama 2 tahun, baru pulang 1 minggu yang lalu. Pemeriksaan didapatkan tonjolan pada konjungtiva berbentuk seperti ular. Tangan kanan membengkak hilang timbul sejak 6 bulan yang lalu. Dimanakah tempat stadium dewasa ini tumbuh?
Kelenjar limfe
Subkutan
Paru-paru
Darah tepi
Vesica urinaria
Anda adalah seorang dokter yang sedang mengikuti kegiatan sukarela di wilayah Afrika Barat. Seorang laki-laki usia 40 tahun datang memeriksakan penglihatannya yang kabur pada kedua mata. Hasil pemeriksaan mata didapatkan mata merah, nyeri (+), visus kedua mata menurun. Pemeriksaan fisik didapatkan dermatitis, gatal (+), benjolan di kulit lengan atas. Apakah vektor dari parasit yang mungkin menjadi penyebab kelainan tersebut?
Lalat Tsetse
Lalat glossina sp
Lalat tanabuid
Lalat Chrysops sp
Lalat simulium
Which of the following may help distinguish between viral and bacterial conjunctivitis
The eye is itchy and painful in viral conjunctivitis but not in bacterial conjunctivitis
A lymph node in front of the ear maybe swollen and painful in viral conjunctivitis but not in bacterial conjunctivitis
An upper respiratory infection increases the likelihood of bacterial but not a viral cause
Viral conjunctivitis is not as contagious as bacterial conjunctivitis
-
Kondisi yang hanya ditemukan pada uveitis granulomatosa adalah
Iris nodul
Keratic precipitate
Seklusio pupil
Sinekia
Cell and flare di COA
Berikut adalah bakteri penyebab sinusitis infeksi yang paling sering:
Streptococcus pneumonia
Haemophilus influenza
Streptococcus pyogenes
Semua benar
-
Jamur yang paling umum menyebabkan keratitis pada pasien dengan riwayat trauma terkena akibat benda organik (misalnya, kayu) adalah
candida spp.
rhizopus spp.
aspergillus spp.
fusarium spp.
mucor spp.
Seorang wanita 44 tahun datang dengan pilek beringus kuning kehijauan dan kesulitan membau sejak 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan hasil hipertrofi, krusta kehijauan pada konka medius dan mukosa hiperemis. Hasil pemeriksaan mikrobiologi yang akan didapatkan adalah
Klebsiella ozaenae
Mycobacterium leprae
Mycobacterium tuberculosis
Treponema pallidum
Candida albicans
Obat glaukoma yang bekerja meningkatkan outflow humor aquos di jalur uveoscleral yaitu golongan
beta blocker
prostaglandin analog
carbonic anhidrase inhibitor
parasympatemimetic agents
-
Pada bayi baru lahir, oftalmia neonatorum paling sering disebabkan oleh
Eschericia coli
Neisseria gonorrhoeae
Staphylococcus epidermidis
Pseudomona aeruginosa
Streptococcus pneumoniae
Penyebab penyakit telinga dari “Swimmer Ears” adalah ...
Pseudomonas aeruginosa
Mycobacterium tuberculosis
Candida albicans
Neisseria gonorrhea
Streptococcus Pyogenes
Seorang wanita usia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan wajah perot ke kiri kurang lebih 3 hari yang lalu. Sebelumnya pasien merasa demam, nyeri telinga kiri, terasa panas, tidak keluar cairan. Pada pemeriksaan inspeksi telinga kiri didapatkan adanya benjolan kecil-kecil bening berisi cairan yang bergerombol di aurikula dan meatus acustikus eksternus, kulit aurikula hiperemis dan edema. CAE hiperemis dan edema. MT intak. Parese N. VII terjadi lesi dimana
Cerebro Pontin angle
Supra nuklear
stylomastoid
Tympani-mastoid
ganglion genikulatum
Faktor risiko Otitis Media pada anak
Infeksi Saluran Napas Atas
Alergi musiman
Paparan UV
Jenis kelamin laki-laki
Diet tinggi lemak
Seorang wanita usia 26 tahun datang ke klinik dengan keluhan kurang pendengaran telinga kanan. Kurang pendengaran dirasakan setelah mandi keramas. Membaik bila telinga ditarik. Riwayat telinga sakit, batuk pilek dan demam disangkal. Tes bisik gangguan pendengaran ringan. Tindakan yang dapat dilakukan pada penderita adalah
Meresepkan tetes antibiotik
Meresepkan tetes analgetik
Ekstraksi dengan ekstraktor kait
Irigasi telinga dengan air NaCl 0,9%
Ekstraksi kemudian diberikan rujukan
Seorang penderita laki-laki usia 20 tahun dengan keluhan nyeri telinga kanan dan kiri sejak 3 hari, keluar cairan kuning bila dibersihkan dengan cotton bud, telinga terasa penuh, pendengaran kurang jelas. Keluhan timbul setelah pasien mengorek telinga sendiri karena merasa nyeri dan gatal setelah berenang di sungai. Riwayat keluar cairan telinga sebelumnya disangkal. Pemeriksaan fisik otoskopi didapatkan edema seluruh CAE +/+, hiperemis +/+, sekret purulen +/+, MT sulit dinilai. Penanganan awal oleh dokter umum di klinik adalah
Periksa garpu tala
Pembersihan telinga dengan irigasi NaCl
Dirujuk
Pembersihan telinga dengan suction atau aplikator kapas
Pemberian topikal antibiotik
Retinitis CMV sering terjadi pada pasien dengan infeksi:
Herpes simplex
TB
HIV AIDS
Toxoplasmosis
Herpes zooster
Untuk menilai fungsi retina kita dapat menggunakan:
Electro retino graphy
Funduskopi
Ultrasonography
Optical Coherence Tomography
Fundus Angiography
Gambaran funduskopi pada Chorioretinitis Toxoplasma berupa:
Perdarahan vitreus yang difus
Membran fibrovascular di atas permukaan retina
Drusen di makula
Lesi choroidoretina dan sel vitreous
Snowball and Snowbanking
Perlekatan vitreous paling kuat pada dinding di dalam bola mata?
Papil nervus optikus
Area makula
Ora seratta
Koroid
Pembuluh darah
Pada uveitis intermedia sering kita temukan akumulasi sel inflamasi di pars plana dan ora serrata yang memberikan gambaran?
Lisch nodul
Ketaric precipitate
Cell & flare
Vitreous snowbanking
Chorioretinal scar
Which of these is not a symptom of Conjunctivitis:
Blurred vision
Tears
redness of the eye
Can not see far
Burning of the eye
Penanda reaksi inflamasi pada uveitis, berupa sel-sel inflamasi, yang dapat ditemukan pada bilik mata depan:
Hipopion
Sinekia
Keratic precipitate
Seklusio
Pasien seorang laki-laki usia 65 tahun pekerjaan petani datang dengan keluhan ada selaput di permukaan bola mata sejak lebih 5 tahun yang lalu. Selaput menutup sebagian kornea mulai dari daerah limbus sampai mencapai tepi pupil. Tidak ada keluhan nyeri namun mata sering merah terutama bila kurang tidur atau terlalu lama terkena angin. Tidak ada riwayat penyakit keganasan pada keluarganya. Diagnosis yang paling mungkin pasien ini adalah:
Dermoid
Pterygium
Nevus pigmentosum
Hemangioma kapilare
Hemangioma kavernosum
The patient, a 65-year-old man working as a farmer, came with the complaint of a membrane on the surface of the eyeball since more than 5 years ago. The membrane partially covers the cornea from the limbus to the pupillary margin. There is no complaint of pain, but the eyes are often red, especially when you are sleep deprived or too long exposed to the wind. There is no history of malignancy in his family. The most likely diagnosis in this case is:
Dermoid
Pterygium
Nevus pigmentosus
Hemangioma Kapilare
Hemangioma Kavernosum
Seorang laki-laki 60 tahun dengan keluhan benjolan leher kanan dan kiri sejak 6 bulan, hidung buntu dan mimisan, telinga kurang dengar dan nyeri kepala hebat hilang-timbul. Untuk membuat staging karsinoma nasofaring, modalitas radiologi paling tepat adalah:
USG
CT scan
MRI untuk staging KNF
SPECT
DSA
Laki-laki 65 tahun mengeluh telinga kanan berdengung, dan kadang-kadang hidung kanan keluar lendir darah. Mata kabur dan melihat dobel, sakit kepala yang makin lama makin hebat disertai dengan muncul benjolan di leher kanan depan yang tidak nyeri bila ditekan. Kelainan tersebut dicurigai suatu keganasan. Faktor etiologi dan risiko dari kelainan tersebut kemungkinan besar adalah kombinasi antara faktor gaya hidup dan paparan lingkungan serta infeksi:
Parasit
Virus
Bakteri
Epstein Barr Virus
Jamur
Wanita 35 tahun datang ke Rumah Sakit dengan suara serak sejak 3 bulan, tidak ada sesak, batuk maupun demam. Penderita adalah seorang guru. Pasien sudah pernah berobat namun tidak ada perbaikan. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada pasien ini:
Laringitis difteri
Ca laring
Laringitis akut
Nodul plika vokalis
Paresis kronik
Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke puskesmas karena suaranya parau sejak 3 bulan terakhir. Parau menetap dan tidak pernah hilang dan ngotot bila mau mengeluarkan suara sehingga tampak otot lehernya. Terdapat demam naik turun, keringat dingin malam hari, batuk dahak dan tidak sesak napas. Nafsu makan menurun dan tampak kurus selama sakit. pasien perokok berat. Pada pemeriksaan fisik laringoskopi indirect ditemukan massa di sepertiga anterior plika vokalis sinistra, bentuk ireguler, permukaan tidak rata, berwarna kemerahan, tidak mudah berdarah. Diagnosis pada kasus ini adalah:
Nodul plika vokalis
Papiloma laring
Laringitis TB
Laringitis Luetika
Laringitis kronis
Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke puskesmas karena suaranya parau sejak 3 bulan terakhir. Parau menetap dan tidak pernah hilang dan ngotot bila mau mengeluarkan suara sehingga tampak otot lehernya. Terdapat demam naik turun, keringat dingin malam hari, batuk dahak dan tidak sesak napas. Nafsu makan menurun dan tampak kurus selama sakit. pasien perokok berat. Pada pemeriksaan fisik laringoskopi indirect ditemukan massa di sepertiga anterior plika vokalis sinistra, bentuk ireguler, permukaan tidak rata, berwarna kemerahan, tidak mudah berdarah. Pemeriksaan yang dapat dilakukan dokter umum adalah:
Biopsi massa
Injeksi plika vokalis
X foto servikal lateral
Kultur BTA sputum
Laboratorium darah lengkap
Seorang anak-anak 3 tahun datang dibawa ibunya dengan keluhan demam tinggi disertai dengan nyeri telan hebat sehingga anak tidak mau makan dan minum, serta drooling. Pada pemeriksaan endoskopi tampak gambaran epiglotis merah seperti buah cheri. Pemeriksaan dengan x ray pada penderita ini akan menemukan gambaran:
Pseudocroup
Epiglotitis
Laringitis Akut
Laringitis difteri
Laringitis TB
Seorang anak 5 tahun dibawa ke dokter karena tidur mendengkur selama 3 bulan sampai henti nafas. Keluhan tidur mendengkur dirasakan sejak 1 tahun disertai pilek dan batuk. Penderita tidak ada riwayat alergi atau asma. Dari pemeriksaan fisik didapat konka hipertrofi -/-, mukosa hiperemis -/-, discharge -/-, septum deviasi -/-. Tonsil T3-3 kripte melebar +/+. Pemeriksaan penunjang yang diperlukan adalah:
Rontgen rasio adenoid nasofaring
Kultur dan sensitivitas
Tes cukit kulit
CT scan kepala
Tes fungsi tuba
Perdarahan epistaksis anterior:
Palatina mayor
Sphenopalatine
Labialis inferior
facialis
Ethmoidalis posterior
Parasit yang menyebabkan kelainan mata dan termasuk filum platyhelminthes dan kepalanya disebut scolex.
Angiostrongylus cantonensis
Loa loa
Taenia solium
Onchocerca volvulus
Spirometra mansoni
Berdasarkan alat geraknya, acanthamoeba termasuk dalam:
Protozoa
Rhizopoda
Flagella
Sporozoa
Ciliata
Anak usia 4 tahun datang ke IGD curiga memasukkan baterai jam tangan ke hidung. Alloanamnesis didapatkan hidung tersumbat dan hidung nyeri di sisi kanan. Pemeriksaan fisik didapatkan konka edema +/-, discharge mukoid +/-, tidak tampak adanya benda asing. Pemeriksaan yang tepat untuk menegakkan diagnosis adalah...
CT scan sinus paranasal
X foto nasal
X foto thorax
Rinoskopi posterior
Nasofaringoskopi
Adanya penurunan perfusi yang disebabkan oleh auto regulasi yang kurang baik merupakan salah satu mekanisme terjadinya glaukoma pada kasus?
Ocular hipertensi
Primary Open Angle Glaucoma
Primary Closed Angle Glaucoma
Normotension glaucoma
-
Seorang laki-laki 60 tahun datang dengan keluhan benjolan di daerah kantus medial. Keluhan sudah dirasakan lebih kurang 1 tahun, massa bertambah lebar namun lambat. Pada pemeriksaan, massa teraba kenyal, tidak nyeri dengan bagian ulserasi. Bagaimana kemungkinan gambaran histopatologi lesi tersebut:
Pulau-pulau massa berupa proliferasi sel epithelial yang dibatasi sel-sel berstruktur palisading
Hiperplasia epitel skuamus berlapis disertai sebukan difus radang leukosit pmn
Hiperplasia epitel skuamus berlapis mengandung sarang-sarang berisi massa bulat amorf berwarna merah
Hiperplasia epitel skuamus berlapis berstuktur papiliform disertai hyperkeratosis, tampak bagian dengan vakuolisasi sitoplasma
Hiperplasia epitel skuamus berlapis dan komponen sel gobletnya, membentuk struktur pseudokelenjar disertai sebukan radang limfosit difus
Seorang laki-laki, 25 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan telinga kirinya nyeri mendadak saat naik sepeda motor. Pasien tidak mengenakan helm. Pasien merasa ada sesuatu yang bergerak di telinganya. Pada pemeriksaan fisik CAE sinistra didapatkan hiperemis, edema, serangga bersayap, MT intak. Maka tindakan awal yang anda lakukan adalah:
Mematikan hewan dengan oleum coccos
Memberi anti inflamasi
Memberi analgetik
Memberi antibiotik
Mengekstraksi hewan dari telinga
Gold standard pemeriksaan tekanan bola mata dengan menggunakan:
Perkins Tonometer
Goldman Tonometer
Schiotz tonometer
Pulsair tonometer
-
Seorang anak laki-laki usia 6 tahun diantar ibunya berobat ke puskesmas dengan keluhan nyeri telinga kanan sejak 2 hari. Sejak 3 hari yang lalu batuk pilek disertai demam. Pada pemeriksaan rinoskopi anterior konka oedem +/+, discharge mukoid +/+, otoskopi: CAE normal/normal, membrana timpani hiperemis +/-, menonjol +/- . Diagnosis pada pasien ini adalah:
Otitis media akut salfingitis
Otitis media akut hiperemis
Miringitis bulosa
Otitis media adhesiva
Otitis media akut supuratif
Seorang ibu mengeluh anaknya yang berusia 7 tahun akhir akhir ini bila dipanggil kurang merespon, merespon bila dgn suara yg lebih keras. Sejak 6 bulan terakhir sering bernafas melalui mulut dan tidur mendengkur. Pada pemeriksaan otoskopi CAE normal, membrana timpani suram dan tampak air buble. Diagnosis yang paling mungkin pada penderita adalah
Otitis media akut
Otitis media efusi
Otitis meKolesteatomadia efusi
Otitis media adhesive
Miringitis bulosa
Seorang ibu mengeluh anaknya yang berusia 7 tahun akhir akhir ini bila dipanggil kurang merespon, merespon bila dgn suara yg lebih keras. Sejak 6 bulan terakhir sering bernafas melalui mulut dan tidur mendengkur. Pada pemeriksaan otoskopi CAE normal, membrana timpani suram dan tampak air buble. Kemungkinan kelainan ini merupakan komplikasi dari
Abses peritonsil
Hipertrofi adenoid
Tonsillitis akut
Faringitis kronik
Tonsillitis kronik atrofi
Laki-laki 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan pilek. Pilek diketahui telah berlangsung selama 1 tahun, hilang timbul dan disertai hidung tersumbat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan alis madarosis dan tampak saddle nose. Struktur anatomi yang mengalami destruksi adalah
Os nasal dan os maxilla
Os vomer dan Kartilago triangularis
Os nasal dan kartilago ala mayor
Os vomer dan Kartilago kuadrangularis
os maxilla dan Kartilago triangularis
Seorang anak 15 tahun ke poli umum dengan nyeri hidung kiri. Pilek dan hidung tersumbat tidak ada. Pada pemeriksaan fisik didapatkan benjolan di vestibulum kiri, tampak hiperemis, nyeri tekan, dan fluktuasi positif ukuran 5 mm. Terapi yang tepat untuk pasien ini adalah
incisi dan salep eritromisin
incisi dan salep hidrokortison
aspirasi dan amoksisilin oral
insisi dan gentamisin tetes hidung
aspirasi dan salep garamycin
Seorang wanita usia 25 berobat ke puskesmas dengan keluhan sejak 1 minggu yg lalu sulit membuka mata kanan, mulut mencong ke kiri. Riwayat keluar cairan dari telinga kanan sejak kelas satu SD, cairan kuning kental berbau, sudah sering berobat ke dokter namun tidak kunjung sembuh. Pemeriksaan fisik telinga CAE masa putih kecoklatan berlapis +/-, pus + mukopurulen/-, membrana tympani: tidak dapat dinilai/normal. Apakah diagnosis yg paling mungkin pada penderita in
Otitis media akut
Kolesteatoma
Otitis eksterna maligna
Otitis media supuratif kronik
Mastoiditis
Seorang wanita usia 25 berobat ke puskesmas dengan keluhan sejak 1 minggu yg lalu sulit membuka mata kanan, mulut mencong ke kiri. Riwayat keluar cairan dari telinga kanan sejak kelas satu SD, cairan kuning kental berbau, sudah sering berobat ke dokter namun tidak kunjung sembuh. Pemeriksaan fisik telinga CAE masa putih kecoklatan berlapis +/-, pus + mukopurulen/-, membrana tympani: tidak dapat dinilai/normal. Pemeriksaan leher benjolan level II dextra, hiperemis, fluktuatif, nyeri tekan, permukaan rata, punctum maximum kekuningan di musculus Sternocleidomastoideus. Diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini adalah .
Abses bezold
Abses maurette
Abses submandibula
MastoiditiS
Kolesteatoma
Herbert's pits merupakan tanda penting yang ditemukan pada kasus
Ulkus marginalis
Ulkus mooren
Konjungtivitis GO
Konjungtivitis chlamydia trachomatis
-
Seorang pria datang dengan kondisi kedua mata merah, nyeri, dan silau. Dari pemeriksaan didapatkan gambaran panuveitis granulomatosa bilateral, pasien mengaku pernah mengalami trauma terkena pentalan paku pada mata kiri pasien 1 tahun yang lalu. Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah…
Oftalmia simpatika
Endoftalmtiis
Vogt-Koyanagi-Harada Syndrome
Behchet disease
Sarcoidosis
Modalitas radiologi untuk mencari corpus alienum kayu beserta komplikasi pada orbita adalah dengan
X-ray sentrasi orbita
CT-SCAN
MRI
USG
PET-CT
Pemeriksaan x ray konvensional yang secara optimal untuk visualisasi fraktur dinding inferior cavum orbita adalah dengan proyeksI
Caldwell
Water's
Lateral
Rhese
Submentovertex
Satu hari yang lalu, anak laki-laki 10 tahun mengeluh sakit telan saat makan buah jeruk. Demam dan menggigil, suhu 39,50 C(tinggi -- indikasi bakteri), tensi dan nadi dalam batas normal. Nyeri telan dengan skor VAS 6/10. Terdapat pembengkakan di area temporomandibular (bawah telinga kanan dan kiri sampai ke arah bawah dagu), dan teraba panas. Etiologi kelainan tersebut yang paling mungkin adalah
Paramyxovirus
Jamur
Staphylococcus
Streptococcus beta hemolitikus
Parasit
Seorang wanita berusia 32 tahun datang ke dokter umum akibat sulit bernafas melalui hidung. Hal tersebut dirasakan sejak 8 bulan yang lalu. Keluhan dirasakan semakin lama semakin memberat. Saat diperiksa pada bagian posterior hidung ditemukan 10 ekor binatang berbentuk seperti cacing. Kemudian dokter mengkonsulkan hal tersebut kepada ahli parasit untuk diidentifikasi. Diagnosis yang tepat untuk kasus di atas adalah
Furuncular myasis
Nasofaringeal myasis
Aural myasis
Intestinal myasis
Cutaneus myasis
Myasis adalah suatu penyakit akibat infestasi larva lalat pada bagian tubuh manusia. Hal itu dapat terjadi karena kespesifikan dari hidup dari siklus hidup. Apabila secara tidak sengaja lalat meletakkan telurnya ke dalam tubuh manusia yang akhirnya berkembang menjadi larva lalat. Contoh spesies penyebab untuk kasus diatas adalah ...
Callitroga macellaria
Wohlfahrtia magnifica
Musca domestica
Dermatobia hominis
Cardilobia anthropoga
Seorang wanita berusia 32 tahun datang ke dokter umum akibat sulit bernafas melalui hidung. Hal tersebut dirasakan sejak 8 bulan yang lalu. Keluhan diirasakan semakin lama semakin memberat. Saat diperiksa pada bagian posterior hidung ditemukan 10 ekor binatang berbentuk seperti cacing. Kemudian dokter mengkonsulkan hal tersebut kepada ahli parasit untuk diindentfikasi. Contoh spesies penyebab untuk kasus diatas adalah
Cardilobia anthropoga
Dermatobia hominis
Musca domestica
Callitroga macellaria
Wohlfahrtia magnifica
Seorang wanita berusia 32 tahun datang ke dokter umum akibat sulit bernafas melalui hidung. Hal tersebut dirasakan sejak 8 bulan yang lalu. Keluhan dirasakan semakin lama semakin memberat. Saat diperiksa pada bagian posterior hidung ditemukan 10 ekor binatang berbentuk seperti cacing. Kemudian dokter mengkonsultasikan hal tersebut pada ahli parasite untuk diidentifikasi. Untuk mengidentifikasi spesies penyebab dari kasus diatas maka yang diamati adalah
Bagian spirakel posterior
Bagian kait
Panjang tubuhnya
Bentuk tubuhnya
Bentuk dewasanya
Untuk membedakan grave opthalmopathy dengan pseudotumor dari pemeriksaan CT maupun MRI adalah
Grave's terdapat fat stranding, sedangkan pseudotumor tidak terdapat fat stranding
Grave's tendo normal, sedangkan pseudotumor tendo membesar
Grave's unilateral, sedangkan pseudotumor bilateral
Grave's tendo membesar, sedangkan pseudotumor tendo normal
Grave's terdapat destruksi tulang, sedangkan pseudotumor tidak terdapat destruksi tulang
.Seorang wanita 20 tahun dengan keluhan pilek selama 4 bulan, ingus kuning kental dari hidung dan merasa ada linder di tenggorok dan jika dikeluarkan berwarna kuning kental. Kepala dahi terasa berat bila menunduk, kadang-kadang demam. Pemeriksaan fisik ditemukan post nasal drip dan discharge purulen pada meatus nasi media kiri. Pemeriksaan radiologis yang sesuai untuk kasus ini adalah
Water's
Towne
Schuller
Caldwell
Submentovertex
Gambaran "Tear Drop Sign" pada kasus trauma orbita dapat ditemukan bila melibatkan tulang
Orbita
Zygomaticus
Sphenoid
Nasal
Maxilla Frontal
Pasien seorang perempuan usia 55 tahun datang dengan keluhan benjolan pada permukaan kelopak kedua mata di sudut mata dekat hidung. Benjolan berbentuk plak kekuningan. Diagnosis yang paling mungkin pada pasien adalah
Molluscum contagiosum
Nevus pigmentosus
Verruca vulgaris
Xantelasma
Papilloma
Kondisi lensa dibawah ini yang menyebabkan glaucoma sudut tertutup sekunder akut.
Katarak hipermatur
Katarak trauma
Intumesensi lensa
Subluksasi lensa ke posterior
-
Seorang wanita berusia 65 tahun datang ke dokter mata dengan keluhan terdapat luka pada kelopak mata kanan bawah, sudah pernah dibawa berobat ke dokter mata diberi salep (pasien tidak tahu nama obatnya) luka semakin meluas dan berbenjol benjol dan mudah berdarah. Diagnosis yang paling mendekati pada kasus diatas adalah
Hordeolum
Karsinoma Sel Basal
Karsinoma Sel Sebaceous
Karsinoma Sel Squamousa
Melanoma Maligna
Dibawah ini yang BUKAN merupakan ciri-ciri karsinoma sel basal adalah
Memiliki dasar yang keras
Tepi nya meninggi dan berbenjol benjol
Lesi nya sering disebut ulkus rodent
Pembesaran nnll regional
-
Laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan nyeri di mata kanannya. Pada pemeriksaan fisik ditemukan defek di daerah limbus dan tampak lucid interval. Diagnosis yang paling mungkin adalah
Keratokonjungtivitis
Skleritis anterior
Ulkus marginalis
Ulkus mooren
-
Laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan nyeri mata kanannya. Pada pemeriksaan fisik ditemukan defek di daerah limbus dan tampak lucid interval. Pilihan terapi
Steroid topikal dan eyelid hygiane
Antibiotik topikal dan eyelid hygiene
Immunosupresan sistemik
Antibiotik sistemik
-
