wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TEST ECTP BULAN KE-2

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.
1. Seorang pasien datang dengan keluhan pandangan kabur. Setelah dilakukan pemeriksaan autorefraktometer, hasilnya menunjukkan Sph +2.00 Cyl -1.00 x 180. Apa arti dari hasil tersebut?
a)
a. Pasien mengalami miopia dengan astigmatisme.
b)
b. Pasien mengalami hipermetropia dengan astigmatisme.
c)
c. Pasien mengalami presbiopia dengan astigmatisme.
d)
d. Pasien hanya mengalami astigmatisme.
2.
2. Manakah pernyataan yang tidak tepat mengenai autorefraktometer?
a)
a. Autorefraktometer memerlukan kerjasama pasien yang baik.
b)
b. Autorefraktometer dapat digunakan untuk mengukur kelengkungan kornea.
c)
c. Autorefraktometer memberikan hasil pengukuran refraksi yang bersifat subjektif.
d)
d. Autorefraktometer dapat mengukur diameter pupil.
3.
3. Apa yang harus dilakukan jika hasil pengukuran autorefraktometer menunjukkan nilai yang tidak masuk akal?
a)
a. Langsung memberikan resep kacamata berdasarkan hasil tersebut.
b)
b. Mengulangi pemeriksaan autorefraktometer dengan pengaturan yang sama.
c)
c. Melakukan pemeriksaan refraksi subjektif secara manual.
d)
d. Membersihkan lensa autorefraktometer dan mengulang pemeriksaan.
4.
4. Faktor apa yang dapat memengaruhi keakuratan hasil pemeriksaan autorefraktometer?
a)
a. Ukuran pupil pasien.
b)
b. Posisi pemeriksaan pasien.
c)
c. Kebersihan lensa autorefraktometer.
d)
d. Semua jawaban benar.
5.
5. Bagaimana cara mengatasi pasien yang kesulitan fiksasi pada target autorefraktometer?
a)
a. Meminta pasien untuk memejamkan mata sejenak.
b)
b. Menggunakan target fiksasi eksternal.
c)
c. Meningkatkan intensitas cahaya target.
d)
d. Meminta pasien untuk fokus pada titik di kejauhan.
6.
6. Apa yang dimaksud dengan "working distance" pada autorefraktometer?
a)
a. Jarak antara pasien dengan autorefraktometer.
b)
b. Jarak antara lensa objektif dengan lensa okuler.
c)
c. Jarak antara mata pasien dengan target fiksasi.
d)
d. Jarak antara autorefraktometer dengan sumber listrik.
7.
7. Mengapa penting untuk melakukan kalibrasi autorefraktometer secara berkala?
a)
a. Untuk memastikan keakuratan hasil pengukuran.
b)
b. Untuk mencegah kerusakan pada alat.
c)
c. Untuk memperpanjang umur alat.
d)
d. Semua jawaban benar.
8.
8. Apa yang harus dilakukan jika pemeriksaan autoref tidak bisa dilakukan di posisi tengah (central)?
a)
a. Pasien diinstruksikan memejamkan mata.
b)
b. Arahkan fokus ke pupil bagian atas, kanan, bawah, kiri
c)
c. Ukur diameter pupil
d)
d. Ukur tekanan intraokular mata pasien.
9.
9. Autorefraktor modern dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan. Manakah yang bukan merupakan fitur tambahan pada autorefraktor?
a)
a. Pengukuran diameter pupil
b)
b. Pengukuran tebal kornea
c)
c. Pengukuran tekanan bola mata
d)
d. Deteksi katarak awal
10.
10. Apa fungsi pengukuran keratometri yang terdapat pada autorefraktor?
a)
a. Menentukan kelengkungan kornea
b)
b. Menentukan axis dan kekuatan silinder
c)
c. Membantu dalam fitting lensa kontak
d)
d. Semua jawaban benar
11.
Apa definisi dari stereopsis?
a)
Kemampuan melihat objek jauh dengan jelas.
b)
Kemampuan otak menggabungkan gambar dari kedua mata untuk persepsi kedalaman (3D).
c)
Kemampuan untuk melihat dengan satu mata tertutup.
d)
Kemampuan untuk membedakan warna-warna cerah.
12.
Alat pemeriksaan stereopsis manakah yang keterangannya "Lebih objektif"?
a)
Frisby Stereotest
b)
Titmus Fly Test
c)
Kacamata polarisasi
d)
Snellen Chart
13.
Di VIO Optical Clinic, tes stereopsis umumnya dilakukan untuk kelompok pasien usia berapa?
a)
Di atas 40 tahun
b)
Usia 17-25 tahun
c)
Semua usia
d)
Di bawah 12 tahun
14.
Apa tujuan utama dari pemeriksaan stereopsis yang dijelaskan kepada pasien?
a)
Untuk memeriksa rabun jauh.
b)
Untuk menilai apakah pasien butuh kacamata baca.
c)
Untuk menilai kemampuan penglihatan 3D pasien.
d)
Untuk mendeteksi penyakit katarak.
15.
Mengapa seseorang dengan stereopsis yang buruk mungkin mengalami kesulitan saat menuang cairan ke dalam gelas?
a)
Karena kesulitan memperkirakan jarak secara presisi.
b)
Karena penglihatannya kabur.
c)
Karena tidak bisa membedakan warna cairan dan gelas.
d)
Karena matanya mudah lelah.
16.
Jika seorang anak yang dites menggunakan Frisby Test hanya mampu mengenali gambar 3D pada 1 dari 3 lempeng (plate), bagaimana hasil tersebut dicatat?
a)
3/1
b)
Benar 1
c)
1/3
d)
Gagal
17.
Pada hasil pemeriksaan Titmus Test, apa arti dari nilai yang semakin kecil (misalnya 40”)?
a)
Ketajaman stereopsis semakin buruk.
b)
Ketajaman stereopsis semakin baik.
c)
Pasien memiliki gangguan penglihatan binokular.
d)
Pasien memerlukan kacamata dengan resep lebih tinggi.
18.
Peralatan apa yang diperlukan saat melakukan Titmus Fly Test namun tidak diperlukan pada Frisby Stereotest (kecuali kacamata koreksi pasien)?
a)
Buku tes bergambar lalat.
b)
Kacamata khusus (polarisasi).
c)
Tiga lempeng (plate) transparan.
d)
Pena untuk menunjuk.
19.
Seorang pasien mendapatkan hasil tes stereopsis sebesar 180 detik busur (arc seconds). Bagaimana hasil ini diinterpretasikan?
a)
Sedang (borderline)
b)
Normal (baik)
c)
Buruk/Gangguan stereopsis
d)
Sangat baik
20.
Jika seorang anak sama sekali tidak bisa melihat gambar 3D pada tes, kondisi apa yang bisa dicurigai?
a)
Rabun senja
b)
Buta warna
c)
Gangguan binokular seperti strabismus atau ambliopia
d)
Miopi tinggi
21.
Kemampuan melihat dengan kedua mata yang bekerja secara sinkron disebut sebagai...
a)
Persepsi kedalaman
b)
Visi monokular
c)
Akomodasi
d)
Fungsi binokular
22.
Sesuai dengan teknik pemeriksaan, apa langkah pertama yang harus dilakukan sebelum memulai tes pada pasien?
a)
Menyiapkan alat tes dan memastikannya bersih serta utuh.
b)
Menjelaskan hasil tes kepada pasien.
c)
Meminta pasien membaca huruf dari jarak jauh.
d)
Mencatat data pasien di formulir.
23.
Berdasarkan prosedur yang dijelaskan, manakah yang merupakan perbedaan utama antara pelaksanaan Titmus Fly Test dan Frisby Stereotest?
a)
Frisby Test hanya untuk orang dewasa, Titmus Test untuk anak-anak.
b)
Frisby Test menggunakan gambar lingkaran, Titmus Test menggunakan gambar kotak.
c)
Frisby Test dilakukan dari jarak jauh, Titmus Test dari jarak dekat.
d)
Titmus Test memerlukan penggunaan kacamata polarisasi, sedangkan Frisby Test tidak.
24.
Apa manfaat utama melakukan tes stereopsis pada anak-anak sebelum mereka masuk sekolah?
a)
Untuk menentukan apakah anak siap belajar membaca.
b)
Sebagai deteksi dini adanya masalah penglihatan binokular.
c)
Untuk mengetahui tingkat kecerdasan visual anak.
d)
Untuk melatih kemampuan anak dalam melihat gambar 3D.
25.
Seorang atlet mendapatkan hasil tes stereopsis 60 detik busur (arc seconds). Apa implikasi dari hasil ini terhadap profesinya?
a)
Ia memiliki gangguan stereopsis dan akan kesulitan dalam berolahraga.
b)
Hasilnya tergolong sedang dan mungkin memerlukan latihan mata.
c)
Ia mungkin memiliki masalah dalam memperkirakan jarak bola.
d)
Ia memiliki persepsi kedalaman yang normal (baik), yang sangat mendukung aktivitas olahraga.
26.
Tes apa yang dilakukan sebelum memulai persiapan alat stereopsis?
a)
Tes Frisby
b)
Tes Ishihara
c)
Tes Amsler Grid
d)
Tes Refraksi
27.
Pemeriksaan stereopsis yang dijelaskan, secara khusus ditujukan untuk kelompok usia...
a)
Semua usia
b)
Di atas 12 tahun
c)
Di bawah 12 tahun
d)
Hanya untuk orang dewasa
28.
Langkah apa yang langsung dilakukan setelah menjelaskan fungsi dari pemeriksaan stereopsis kepada pelanggan?
a)
Menjelaskan hasil pemeriksaan
b)
Menyiapkan alat tes
c)
Mencatat hasil di formulir konsultasi
d)
Melakukan pemeriksaan stereopsis
29.
Dalam alur kerja, tindakan "Mencatat Kesalahan dari Customer" dilakukan sebelum...
a)
Menyiapkan Alat Stereopsis Test
b)
Melakukan Pemeriksaan Tes Ishihara
c)
Menjelaskan Fungsi dari Pemeriksaan
d)
Menjelaskan Hasil Pemeriksaan Stereopsis
30.
Apa langkah terakhir dalam keseluruhan prosedur pemeriksaan stereopsis
a)
Menjelaskan hasil pemeriksaan kepada pelanggan.
b)
Mencatat kesalahan yang dilakukan pelanggan.
c)
Melakukan pemeriksaan stereopsis itu sendiri.
d)
Menyantumkan hasil tes di Consultation Form.
31.
Berapakah rentang nilai normal untuk Tekanan Intraokular (IOP) menurut modul pelatihan?
a)
5 hingga 10 mmHg
b)
10 hingga 21 mmHg
c)
22 hingga 30 mmHg
d)
30 hingga 60 mmHg
32.
Apa nama alat yang digunakan di VIO Optical Clinic untuk pemeriksaan tekanan bola mata yang metode kerjanya menggunakan hembusan udara?
a)
Tonopen
b)
Tonometer Aplanasi Goldmann
c)
Tonometer Non-Kontak (NCT)
d)
Palpasi Digital
33.
Area mana saja pada alat NCT yang wajib dibersihkan dengan alcohol swab sebelum digunakan oleh pasien?
a)
Hanya area dagu
b)
Hanya area kening
c)
Area dagu dan kening pasien
d)
Seluruh badan mesin
34.
Berapa kali pengambilan data yang diinstruksikan pada mesin NCT untuk setiap mata pasien?
a)
Tiga kali
b)
Dua kali
c)
Sebanyak mungkin hingga terdeteksi
d)
Satu kali
35.
Mengapa glaukoma sering dijuluki sebagai "pencuri penglihatan tanpa gejala"?
a)
Karena menyebabkan rasa sakit yang tajam secara tiba-tiba
b)
Karena gejalanya hanya muncul pada malam hari
c)
Karena hanya dapat dideteksi dengan operasi
d)
Karena penyakit ini berkembang perlahan tanpa rasa sakit atau tanda awal yang disadari pasien
36.
Apa tujuan utama dari langkah ECP mengarahkan pasien untuk mencoba hembusan angin pada tangan sebelum pemeriksaan dilakukan pada mata?
a)
Untuk mengkalibrasi kekuatan alat
b)
Untuk membersihkan nozzle alat dari debu
c)
Untuk mengurangi rasa kaget dan membuat pasien lebih nyaman dengan prosedur
d)
Untuk memastikan pasien tidak alergi terhadap udara yang dihembuskan
37.
Manakah fungsi utama tekanan intraokular (IOP) bagi kesehatan mata?
a)
Menjaga mata tetap basah dan terlumasi
b)
Mempertahankan bentuk dan struktur bola mata agar tetap stabil
c)
Mengatur jumlah cahaya yang masuk ke retina
d)
Membantu mata untuk berakomodasi saat melihat objek dekat
38.
Apa implikasi klinis utama dari IOP yang terlalu tinggi dan tidak terkontrol?
a)
Risiko katarak
b)
Risiko miopia progresif
c)
Risiko kerusakan saraf optik yang progresif
d)
Risiko infeksi pada kornea
39.
Seorang pasien datang untuk pemeriksaan rutin. ECP melakukan pengukuran dengan NCT pada tekanan awal 30 mmHg, namun alat tidak mendeteksi hasil. Sesuai Instruksi Kerja, apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan ECP?
a)
Menambah tekanan menjadi 60 mmHg untuk mencoba lagi
b)
Langsung merujuk pasien ke dokter spesialis mata
c)
Mengulangi dengan tekanan 30 mmHg sebanyak tiga kali
d)
Mencatat pada consultation form bahwa pemeriksaan gagal
40.
Seorang ECP sedang mempersiapkan pasien untuk pemeriksaan NCT. Pasien terlihat cemas. tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan pertama kali?
a)
Langsung melakukan tes dengan cepat agar kecemasan pasien tidak bertambah
b)
Meminta pasien untuk membaca brosur tentang glaukoma
c)
Menunjukkan video operasi glaukoma untuk menekankan pentingnya tes
d)
Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dan nada yang tenang untuk menjelaskan prosedur
41.
Seorang pasien berusia 17 tahun meminta untuk melakukan pemeriksaan tekanan bola mata di VIO, bagaimana ECP harus merespons?
a)
Langsung melakukan pemeriksaan karena pasien memintanya
b)
Menolak secara halus karena pemeriksaan di VIO dilakukan untuk pasien berusia 18 tahun ke atas
c)
Meminta izin orang tua terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan
d)
Melakukan pemeriksaan tetapi dengan tekanan alat yang lebih rendah
42.
Setelah ECP berhasil mendapatkan hasil pengukuran IOP, langkah administratif apa yang harus segera dilakukan sesuai alur kerja?
a)
Menyimpan hasilnya di komputer saja
b)
Memberikan hasil cetak langsung kepada pasien untuk dibawa pulang
c)
Mencetak hasil dan menempelkannya pada consultation form
d)
Menelpon dokter untuk melaporkan hasilnya secara lisan
43.
Apa perbedaan mendasar antara metode Tonometri Non-Kontak (NCT) yang digunakan di VIO dengan Tonometri Aplanasi Goldmann?
a)
NCT lebih akurat daripada Goldmann
b)
Goldmann menggunakan hembusan udara, sedangkan NCT menggunakan probe
c)
NCT tidak memerlukan kontak langsung dengan kornea dan anestesi, sedangkan Goldmann memerlukannya
d)
NCT hanya bisa digunakan untuk skrining, sedangkan Goldmann untuk diagnosis
44.
Seorang pasien memiliki riwayat keluarga glaukoma dan berusia di atas 40 tahun. Mengapa pemeriksaan IOP rutin sangat penting bagi pasien ini?
a)
Karena pasien ini memiliki beberapa faktor risiko utama glaukoma, sehingga deteksi dini sangat krusial
b)
Karena pasien ini pasti akan mengalami kebutaan tanpa pemeriksaan
c)
Karena obat untuk pasien berisiko lebih murah jika dideteksi lebih awal
d)
Karena tekanan matanya cenderung lebih rendah dari normal
45.
Mengapa dokumentasi hasil IOP pada consultation form merupakan langkah yang penting dalam alur kerja VIO?
a)
Hanya sebagai formalitas agar form terlihat lengkap
b)
Untuk memastikan pasien membayar biaya pemeriksaan
c)
Untuk menciptakan rekam medis yang sistematis sebagai dasar monitoring, evaluasi, dan rujukan jika diperlukan
d)
Agar alat NCT tercatat sudah digunakan hari itu
46.
Prosedur memastikan mata pasien sejajar dengan reference point pada alat NCT paling berhubungan dengan aspek apa dalam pemeriksaan?
a)
Kecepatan pemeriksaan
b)
Kenyamanan pasien
c)
Validitas dan akurasi hasil pengukuran
d)
Sterilisasi alat
47.
Seorang ECP mendapatkan hasil pengukuran IOP pasien sebesar 25 mmHg. Berdasarkan tujuan pemeriksaan yang dijelaskan, tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan?
a)
Memberi tahu pasien bahwa hasilnya normal
b)
Menjadwalkan pemeriksaan ulang bulan depan tanpa tindakan lain
c)
Mencatat hasil dan segera melakukan rujukan ke dokter spesialis mata untuk evaluasi lebih lanjut
d)
Menyarankan pasien untuk membeli obat tetes mata secara mandiri
48.
Manakah argumen yang paling kuat untuk meyakinkan seorang pasien berusia 45 tahun yang merasa tidak memiliki keluhan untuk tetap melakukan pemeriksaan IOP?
a)
"Pemeriksaan ini cepat dan tidak sakit, jadi tidak ada ruginya."
b)
"Alat kami adalah yang paling canggih, jadi hasilnya pasti akurat."
c)
"Tekanan mata tinggi seringkali tidak menunjukkan gejala awal. Pemeriksaan ini adalah cara terbaik untuk deteksi dini glaukoma dan mencegah kerusakan penglihatan permanen yang tidak bisa diperbaiki."
d)
"Jika tidak diperiksa sekarang, biaya pengobatan nanti bisa lebih mahal."
49.
Jika seorang ECP memutuskan untuk tidak membersihkan bagian dagu dan kening alat NCT di antara pasien untuk menghemat waktu, keputusan ini paling bertentangan dengan prinsip apa?
a)
Standarisasi prosedur dan sterilisasi alat
b)
Akurasi hasil pemeriksaan
c)
Kecepatan pelayanan di outlet
d)
Edukasi pasien
50.
Jika seorang ECP mengabaikan aspek komunikasi yang menenangkan dan gagal memastikan posisi pasien sejajar dengan reference point, manakah risiko klinis terbesar yang mungkin terjadi?
a)
Pasien akan merasa tidak nyaman dan kemungkinan tidak akan kembali ke VIO Optical Clinic.
b)
Alat NCT akan melaporkan pesan eror dan membutuhkan restart, sehingga memperlambat alur kerja.
c)
Hasil pengukuran menjadi tidak akurat karena pasien banyak bergerak atau berkedip, berpotensi menyebabkan kondisi tekanan tinggi tidak terdeteksi.
d)
ECP akan dicatat memiliki performa yang buruk oleh atasannya.
51.
Nama lain dari alat Lensometer sebagaimana disebutkan dalam dokumen adalah...
a)
Phoropter
b)
Autorefractor
c)
Focimeter
d)
Tonometer
52.
Bagian pada lensometer yang berfungsi untuk menentukan orientasi silinder dalam derajat (0∘−180∘) adalah...
a)
Axis Drum
b)
Axis Wheel
c)
Eyepiece
d)
Lens Table
53.
Menurut panduan perawatan rutin, zat yang direkomendasikan untuk disinfeksi bagian alat yang kontak dengan lensa kacamata pasien adalah...
a)
Kain mikrofiber
b)
Air sabun
c)
Alkohol 70%
d)
Larutan garam
54.
Pada hasil printout lensometer, parameter 'CYL' merepresentasikan...
a)
Kekuatan lensa utama untuk miopi
b)
Arah orientasi silinder
c)
Tambahan kekuatan untuk zona baca
d)
Kekuatan untuk koreksi astigmatisme (silinder)
55.
Fungsi utama dari sebuah lensometer adalah untuk...
a)
Mengukur tekanan bola mata pasien
b)
Menentukan kelengkungan kornea
c)
Mengukur kekuatan optik dari sebuah lensa kacamata
d)
Memeriksa resep kacamata langsung dari mata pasien
56.
Bagaimana cara penyajian hasil ukur pada lensometer digital?
a)
Tampil dalam format digital secara otomatis
b)
Hanya melalui skala manual yang diputar
c)
Dicetak pada kertas skala khusus
d)
Diproyeksikan ke dinding untuk pembacaan
57.
Tujuan dari penggunaan Marking Device pada lensometer adalah untuk...
a)
Menuliskan resep pada permukaan lensa
b)
Membersihkan lensa sebelum pengukuran
c)
Menandai titik optik pusat pada lensa
d)
Mengatur posisi lensa selama pengukuran
58.
Adanya nilai "ADD" pada hasil pengukuran lensometer mengindikasikan bahwa lensa yang diukur adalah jenis...
a)
Lensa single vision
b)
Lensa kontak
c)
Lensa bifokal atau progresif
d)
Lensa plano (tanpa kekuatan)
59.
Saat seorang pasien datang membawa kacamata lamanya, langkah pertama yang harus dilakukan setelah menyalakan lensometer sesuai prosedur adalah?
a)
Langsung menjepit lensa pada holder
b)
Membersihkan eyepiece
c)
Mengatur display dioptri menjadi 0.01 pada menu
d)
Menekan tombol start untuk memulai
60.
Ketika hendak mengukur lensa kacamata, bagaimana posisi lensa yang benar saat diletakkan pada holder?
a)
Sisi cekung menghadap ke atas
b)
Sisi cembung menghadap ke atas
c)
Posisi tidak berpengaruh pada hasil
d)
Bagian atas frame menghadap ke operator
61.
Seorang ECP sedang mengukur lensa bifokal. Untuk mendapatkan nilai adisi (ADD), bagian mana yang harus ia ukur setelah mengukur bagian atas lensa (untuk jarak)?
a)
Bagian tengah lensa
b)
Seluruh permukaan lensa sekaligus
c)
Bagian samping lensa
d)
Bagian bawah lensa
62.
Untuk memastikan bahwa pusat optik lensa sudah berada pada posisi yang benar di layar, ECP harus menggeser lensa hingga garis pandu '+' berubah menjadi warna...
a)
Hijau
b)
Merah
c)
Kuning
d)
Biru
63.
Perbedaan mendasar dalam prosedur pengukuran lensa progresif dibandingkan dengan lensa single vision adalah...
a)
Lensa progresif harus diukur dengan sisi cekung di atas
b)
Perlu menemukan titik fitting terlebih dahulu pada lensa nya
c)
Axis wheel tidak digunakan untuk lensa progresif
d)
Lensa progresif tidak dapat diukur nilai SPH-nya
64.
Jika seorang ECP lupa melakukan kalibrasi awal dan alat menunjukkan nilai SPH +0.25 saat tidak ada lensa, apa dampak yang paling mungkin terjadi pada hasil pengukuran?
a)
Semua hasil pengukuran SPH akan 0.25 dioptri lebih tinggi (lebih plus)
b)
Hanya hasil pengukuran CYL yang akan tidak akurat
c)
Arah AXIS akan bergeser sebesar 25 derajat
d)
Tidak akan ada pengaruh signifikan pada hasil akhir
65.
Sebuah hasil pengukuran menunjukkan nilai SPH -3.00 dan CYL -1.50. Kombinasi ini menunjukkan bahwa lensa tersebut berfungsi untuk mengoreksi...
a)
Hanya rabun jauh (miopi)
b)
Rabun jauh (miopi) disertai dengan astigmatisme
c)
Hipermetripia dan Astigmatisme
d)
Hanya rabun tua (presbiopi) dan sedikit astigmatisme
66.
Dari semua langkah Quality Control, manakah yang memberikan konfirmasi paling akurat terhadap ketepatan pengukuran alat?
a)
Memeriksa fokus dan kejelasan retikel setiap minggu
b)
Memastikan nilai nol SPH tidak berubah dari hari ke hari
c)
Membersihkan eyepiece dan holder secara rutin
d)
Memeriksa akurasi menggunakan lensa kalibrasi standar
67.
Mengapa sangat penting bagi seorang ECP untuk melakukan verifikasi hasil pembuatan lensa baru terhadap resep menggunakan lensometer?
a)
Untuk memastikan pasien menyukai warna lensa yang dibuat
b)
Untuk menjamin bahwa produk akhir dibuat secara akurat sesuai standar resep
c)
Untuk menentukan merek lensa yang digunakan oleh pabrik dan sudah sesuai dengan pesanan
d)
Untuk menyesuaikan harga jual kacamata dengan pelaynana yang baik
68.
Seorang teknisi mendapatkan hasil pengukuran yang sangat berbeda dari resep yang tertulis. Langkah evaluasi pertama yang paling logis untuk dilakukan adalah...
a)
Langsung order lensa baru pada vendor lensa
b)
Memeriksa kembali kalibrasi nol pada lensometer sebelum mengukur ulang
c)
Menghubungi pasien untuk konfirmasi resep yang salah buat
d)
Menganggap resep yang tertulis benar dan hanya perlu penyesuain
69.
Dengan mempertimbangkan pentingnya akurasi jangka panjang, tindakan mana yang paling fundamental untuk menjamin bahwa lensometer tetap andal dan sesuai dengan standar pabrikan dari tahun ke tahun?
a)
Membersihkan holder lensa setiap selesai digunakan dengan kain mikrofiber.
b)
Memastikan nilai nol SPH tidak berubah dari hari ke hari.
c)
Melakukan kalibrasi profesional setahun sekali atau sesuai protokol pabrik.
d)
Menguji kejelasan fokus dan retikel minimal seminggu sekali.
70.
Alat yang digunakan untuk mengukur jarak antar pusat pupil kedua mata disebut...
a)
Lensometer
b)
Vertometer
c)
Pupilometer
d)
Tonometer
71.
Satuan pengukuran yang ditampilkan pada PD Scale Display adalah...
a)
Centimeter (cm)
b)
Milimeter (mm)
c)
Inci (inch)
d)
Dioptri (D)
72.
Pengukuran Monocular PD secara spesifik dibutuhkan untuk pembuatan jenis lensa...
a)
Lensa single vision
b)
Lensa kontak
c)
Kacamata hitam
d)
Lensa progresif/multifokal
73.
Apa yang harus digunakan untuk membersihkan dudukan kening dan hidung pupilometer?
a)
Alcohol swab
b)
Kain mikrofiber
c)
Air bersih
d)
Tisu kering
74.
Mengapa pengukuran PD yang akurat sangat penting bagi pengguna kacamata?
a)
Untuk menentukan warna lensa yang tepat
b)
Untuk memastikan bingkai kacamata pas di wajah
c)
Untuk mencegah ketidaknyamanan visual seperti sakit kepala
d)
Untuk mengukur kekuatan minus atau plus lensa
75.
Jelaskan perbedaan utama antara Binocular PD dan Monocular PD
a)
Binocular PD adalah total jarak antar kedua pupil, sedangkan Monocular PD adalah jarak dari pusat hidung ke masing-masing pupil.
b)
Binocular PD untuk kacamata baca, Monocular PD untuk kacamata jarak jauh.
c)
Binocular PD diukur secara vertikal, Monocular PD diukur secara horizontal.
d)
Tidak ada perbedaan, keduanya adalah istilah yang sama.
76.
Bagaimana perbandingan umum antara ukuran Near PD (jarak dekat) dengan Distance PD (jarak jauh)?
a)
Near PD selalu lebih besar dari Distance PD.
b)
Keduanya selalu memiliki ukuran yang sama.
c)
Near PD sekitar 3 mm lebih besar dari Distance PD.
d)
Near PD sekitar 3 mm lebih kecil dari Distance PD.
77.
Apa fungsi dari titik cahaya (Adjustable Illuminator) pada alat pupilometer?
a)
Untuk menerangi ruangan selama pemeriksaan
b)
Untuk membantu pasien fokus pada satu titik
c)
Untuk menciptakan refleksi cahaya pada kornea sebagai panduan pengukuran
d)
Untuk memeriksa apakah ada goresan pada lensa kacamata pasien
78.
Seorang pasien membutuhkan kacamata yang hanya akan digunakan untuk membaca buku. Jenis pengukuran PD manakah yang paling penting untuk diambil?
a)
Near PD
b)
Distance PD
c)
Binocular PD untuk jauh
d)
Monocular PD untuk jauh
79.
Seorang teknisi akan mengukur PD pasien. Pasien tersebut duduk di kursi pemeriksaan sambil masih memakai kacamatanya. Apa instruksi pertama yang harus diberikan teknisi kepada pasien?
a)
"Silakan duduk dengan tegak."
b)
"Mohon lepas dulu kacamatanya."
c)
"Lihat ke titik cahaya di dalam alat."
d)
"Jangan berkedip selama pengukuran."
80.
Saat melakukan pengukuran, pemeriksa harus menyesuaikan dial pada pupilometer hingga garis penanda sejajar dengan...
a)
Tepi luar mata pasien
b)
Alis pasien
c)
Refleksi cahaya di kornea pasien
d)
Bingkai kacamata yang akan digunakan
81.
Jika hasil pengukuran Distance PD seorang pasien adalah 64 mm, maka perkiraan ukuran Near PD pasien tersebut adalah...
a)
67 mm
b)
64 mm
c)
61 mm
d)
58 mm
82.
Sebuah resep kacamata mencatat nilai PD sebagai berikut: OD: 32 mm, OS: 31 mm. Ini menandakan jenis pengukuran... yang kemungkinan besar ditujukan untuk lensa....
a)
Binokular; single vision
b)
Monokular; single vision
c)
Binokular; progresif
d)
Monokular; progresif
83.
PD yang tidak akurat dapat menyebabkan penglihatan ganda. Hubungan yang paling logis antara kesalahan pengukuran PD dan gejala tersebut adalah...
a)
Pusat optik lensa tidak sejajar dengan pusat pupil, memaksa mata bekerja lebih keras untuk menyatukan gambar.
b)
Kesalahan PD menyebabkan bingkai kacamata menjadi miring.
c)
Kesalahan PD mengubah kekuatan resep lensa.
d)
Kesalahan PD hanya mempengaruhi penampilan estetika kacamata.
84.
Perbedaan utama dalam instruksi yang diberikan kepada pasien saat mengukur Distance PD dibandingkan dengan Near PD adalah...
a)
Pasien harus menutup satu mata saat mengukur Near PD.
b)
Pasien harus melihat objek yang sangat terang untuk Distance PD.
c)
Pasien diminta fokus pada target jauh untuk Distance PD dan target dekat untuk Near PD.
d)
Pengukuran Near PD harus dilakukan dalam ruangan yang gelap.
85.
Seorang pasien memiliki hasil ukur monocular PD: OD=30mm dan OS=33mm. Apa yang dapat disimpulkan dari data ini?
a)
Pengukuran tersebut salah dan harus diulang.
b)
Pupil mata pasien tidak terletak simetris sempurna terhadap pangkal hidungnya.
c)
Pasien memiliki pupil yang lebih besar di mata kiri.
d)
Pasien membutuhkan resep kacamata yang berbeda untuk setiap mata.
86.
Dari daftar "Kesalahan Umum", manakah yang akan berakibat paling fatal jika terjadi pada pembuatan lensa progresif yang memiliki zona pandang sangat spesifik?
a)
Cahaya ruangan terlalu terang.
b)
Pasien tidak melihat lurus.
c)
Alat tidak simetris atau miring.
d)
Salah baca atau memasukkan nilai monokular (OD/OS terbalik).
87.
Alasan klinis paling penting mengapa seorang teknisi harus mengulangi pengukuran PD jika hasilnya tampak tidak konsisten adalah...
a)
Untuk memastikan alat pupilometer berfungsi dengan baik.
b)
Untuk menghindari pemborosan bahan lensa saat proses pembuatan.
c)
Untuk menjamin akurasi dan meminimalkan risiko ketidaknyamanan visual bagi pasien.
d)
Untuk melatih kecepatan dan ketepatan teknisi dalam menggunakan alat.
88.
Mengapa memisahkan pencatatan antara PD jauh dan PD dekat dianggap sebagai praktik klinis yang baik?
a)
Karena harganya berbeda untuk setiap jenis pengukuran.
b)
Untuk memastikan teknisi lab membuat lensa yang tepat sesuai dengan tujuan penggunaan kacamata (misalnya, untuk membaca atau untuk mengemudi).
c)
Karena merupakan persyaratan wajib dari asuransi kesehatan.
d)
Agar rekam medis pasien terlihat lebih lengkap dan profesional.
89.
Menilai keseluruhan proses, manakah langkah yang paling menentukan keberhasilan pengukuran PD yang akurat?
a)
Membersihkan pupilometer sebelum digunakan kepada pasien.
b)
Memastikan pasien duduk dengan nyaman saat pengukuran.
c)
Penjajaran yang tepat antara garis ukur dengan refleksi kornea oleh pemeriksa.
d)
Mencatat hasil pengukuran di rekam medis dengan teliti.
90.

Apa yang dimaksud dengan "visual acuity" dalam konteks pemeriksaan mata?

a)

Kemampuan mata untuk melihat objek dengan kedalaman yang baik

b)

Kemampuan mata untuk melihat objek dalam cahaya redup

c)

Kemampuan mata untuk membedakan warna

d)

Kemampuan mata untuk melihat objek dengan jelas pada jarak jauh

91.

Mengapa penting untuk melakukan pemeriksaan tekanan intraokular secara rutin pada pasien berisiko tinggi?

a)

Untuk memastikan pasien tidak mengalami gejala glaukoma

b)

Untuk mendeteksi perubahan tekanan yang dapat menyebabkan kerusakan saraf optik

c)

Untuk menentukan jenis kacamata yang tepat untuk pasien

d)

Untuk menghindari biaya pemeriksaan yang tinggi

92.

Apa yang harus dilakukan jika hasil pemeriksaan stereopsis menunjukkan hasil yang buruk?

a)

d. Mengulangi tes stereopsis setelah beberapa hari.

b)

c. Menyediakan lensa korektif tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

c)

b. Merujuk pasien untuk evaluasi lebih lanjut oleh spesialis.

d)

a. Mengabaikan hasil dan melanjutkan pemeriksaan lain.

93.

Apa yang harus dilakukan ECP jika hasil pemeriksaan IOP menunjukkan angka yang mencurigakan?

a)

Memberikan obat tetes mata untuk menurunkan tekanan

b)

Segera merujuk pasien ke dokter spesialis mata

c)

Menyarankan pasien untuk kembali setelah satu bulan

d)

Mencatat hasil dan melanjutkan pemeriksaan lain

94.

Apa yang dimaksud dengan "binokular" dalam konteks penglihatan?

a)

Kemampuan melihat dengan kedua mata secara bersamaan

b)

Kemampuan melihat objek dari jarak jauh

c)

Penglihatan dengan satu mata

d)

Penglihatan yang melibatkan warna

95.

Mengapa penting untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin pada pasien berisiko tinggi?

a)

Karena pemeriksaan mata tidak memerlukan biaya

b)

Karena semua orang harus melakukan pemeriksaan mata

c)

Untuk mendeteksi masalah penglihatan lebih awal

d)

Untuk memastikan pasien tidak mengalami alergi

96.

Apa yang harus dilakukan jika pasien mengalami kesulitan dalam memahami instruksi selama pemeriksaan mata?

a)

Menggunakan bahasa teknis untuk menjelaskan

b)

Melanjutkan pemeriksaan tanpa penjelasan

c)

Mengabaikan kesulitan pasien

d)

Memberikan instruksi secara tertulis

97.

Mengapa penting untuk melakukan pemeriksaan tekanan intraokular secara rutin pada pasien berisiko tinggi?

a)

Untuk mengukur ketajaman penglihatan

b)

Untuk memastikan pasien tidak mengalami katarak

c)

Untuk mendeteksi glaukoma lebih awal

d)

Untuk menilai kesehatan retina

98.

Apa yang harus dilakukan jika hasil pemeriksaan Titmus Test menunjukkan nilai yang sangat tinggi (misalnya 200”) pada pasien?

a)

Mencatat hasil dan menjadwalkan pemeriksaan ulang

b)

Pasien perlu dirujuk untuk pemeriksaan lebih lanjut

c)

Hasil dianggap normal dan tidak perlu tindakan lebih lanjut

d)

Memberikan kacamata untuk membantu penglihatan

99.

Dalam pemeriksaan NCT, apa yang menjadi indikator bahwa alat berfungsi dengan baik?

a)

Hasil pengukuran IOP yang lebih tinggi dari 20 mmHg

b)

Hasil pengukuran IOP yang konsisten

c)

Alat tidak mengeluarkan suara saat digunakan

d)

Pasien merasa nyaman selama pemeriksaan

100.

Apa yang dimaksud dengan gangguan penglihatan binokular?

a)

Kondisi di mana penglihatan hanya dapat dilakukan dengan satu mata

b)

Kondisi di mana kedua mata tidak dapat bekerja sama dengan baik

c)

Kondisi di mana satu mata tidak dapat melihat objek dengan jelas

d)

Kondisi di mana penglihatan menjadi kabur pada jarak jauh