wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Pilihan Ganda Hipertensi dan Preeklampsia pada Kehamilan

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Pada ibu hamil usia 30 minggu dengan tekanan darah 150/95 mmHg pada dua kali pemeriksaan selang 4 jam tanpa riwayat hipertensi sebelumnya, Apa diagnosis yang paling tepat?

a)

Hipertensi kronis

b)

Hipertensi gestasional

c)

Preeklampsia tanpa gejala berat

d)

Preeklampsia dengan gejala berat

e)

Hipertensi sekunder

2.

Bagaimana tekanan darah minimal yang digunakan untuk menegakkan diagnosis hipertensi dalam kehamilan menurut ACOG 2020?

a)

≥120/80 mmHg

b)

≥130/85 mmHg

c)

≥140/90 mmHg

d)

≥150/95 mmHg

e)

≥160/100 mmHg

3.

Apa kriteria utama yang digunakan dalam menegakkan diagnosis preeklampsia berat berdasarkan panduan ACOG 2020?

a)

Tekanan darah ≥160/110 mmHg disertai tanda kerusakan organ

b)

Tekanan darah ≥140/90 mmHg tanpa proteinuria

c)

Proteinuria ≥300 mg/24 jam

d)

Kadar kreatinin serum normal

e)

Tidak ada gangguan penglihatan

4.

Bagaimana klasifikasi preeklampsia yang muncul sebelum usia kehamilan 34 minggu disebut?

a)

Early onset preeklampsia

b)

Late onset preeklampsia

c)

Superimposed preeklampsia

d)

Gestational hypertension

e)

Chronic preeklampsia

5.

Apa faktor risiko preeklampsia yang tercantum dalam Buku KIA 2022 dan PNPK POGI 2016?

a)

Usia ibu 20–30 tahun

b)

Paritas tinggi tanpa riwayat preeklampsia

c)

Usia <20 tahun atau >35 tahun

d)

IMT rendah sebelum hamil

e)

Tekanan darah rendah sebelum hamil

6.

Mengapa pencegahan primer preeklampsia masih sulit dilakukan hingga saat ini?

a)

Karena penyebab preeklampsia belum diketahui secara pasti

b)

Karena tidak ada faktor risiko yang bisa dimodifikasi

c)

Karena semua ibu hamil berisiko sama

d)

Karena deteksi dini tidak efektif

e)

Karena preeklampsia hanya terjadi pada multipara

7.

Apa tujuan utama dari pemberian magnesium sulfat (MgSO₄) pada pasien preeklampsia berat?

a)

Menurunkan tekanan darah

b)

Mengurangi edema paru

c)

Mencegah terjadinya kejang dan eklampsia

d)

Memperbaiki perfusi ginjal

e)

Mengurangi proteinuria

8.

Kapan pemberian magnesium sulfat (MgSO₄) direkomendasikan menurut PNPK POGI 2016?

a)

Pada semua pasien hipertensi dalam kehamilan

b)

Hanya pada preeklampsia dengan severe features

c)

Pada preeklampsia tanpa severe features

d)

Pada hipertensi kronis

e)

Pada hipertensi gestasional ringan

9.

Berapa dosis loading dose magnesium sulfat (MgSO₄) intravena yang dianjurkan untuk profilaksis kejang?

a)

2 gram IV dalam 10 menit

b)

4 gram IV selama 20–30 menit

c)

5 gram IM di tiap bokong

d)

1 gram per jam selama 24 jam

e)

10 gram IV bolus

10.

Obat antihipertensi lini pertama apa yang direkomendasikan untuk menurunkan tekanan darah pada preeklampsia berat?

a)

Amlodipine

b)

Nifedipine short acting oral

c)

Captopril

d)

Lisinopril

e)

Propranolol

11.

Apa tujuan utama pemberian obat antihipertensi pada pasien preeklampsia berat?

a)

Menormalkan tekanan darah secara cepat

b)

Mencegah hipoperfusi plasenta

c)

Mengurangi risiko perdarahan otak atau stroke

d)

Menurunkan kadar protein urin

e)

Mengatasi gangguan penglihatan

12.

Bagaimana istilah yang digunakan untuk preeklampsia yang timbul pada ibu dengan hipertensi kronis sebelumnya?

a)

Gestational hypertension

b)

Superimposed preeclampsia

c)

Chronic preeclampsia

d)

Late onset preeclampsia

e)

Refractory hypertension

13.

Seberapa sering tekanan darah harus dipantau pada ibu dengan preeklampsia tanpa gejala berat yang dirawat ekspektatif menurut PNPK POGI 2016?

a)

Sekali dalam sebulan

b)

Sekali dalam seminggu

c)

Dua kali dalam seminggu

d)

Setiap hari di rumah

e)

Hanya bila ada keluhan

14.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan persalinan pada pasien dengan preeklampsia disertai severe features menurut ACOG 2020?

a)

Setelah usia kehamilan ≥34 minggu

b)

Setelah tekanan darah stabil selama 24 jam

c)

Setelah pemberian kortikosteroid selesai

d)

Setelah hasil laboratorium membaik

e)

Setelah berat janin mencukupi

15.

Apa tujuan utama pemberian kortikosteroid pada ibu dengan preeklampsia berat yang belum mencapai 34 minggu kehamilan?

a)

Mengurangi tekanan darah

b)

Mencegah kejang

c)

Mempercepat pematangan paru janin

d)

Mengurangi edema

e)

Menurunkan kadar proteinuria

16.

Mengapa penggunaan ACE inhibitor harus dihindari pada ibu hamil dengan hipertensi?

a)

Karena dapat menyebabkan hipoglikemia janin

b)

Karena meningkatkan risiko kontraksi uterus

c)

Karena bersifat fetotoksik dan dapat mengganggu perkembangan ginjal janin

d)

Karena menyebabkan hiponatremia maternal

e)

Karena meningkatkan risiko perdarahan

17.

Apa indikasi untuk segera mengakhiri kehamilan pada pasien preeklampsia berat?

a)

Tekanan darah terkontrol

b)

Adanya gangguan penglihatan atau nyeri epigastrik berat

c)

Proteinuria menurun

d)

Tidak ada tanda labor abnormal

e)

Usia kehamilan <20 minggu

18.

Apa tujuan utama dari tatalaksana ekspektatif pada preeklampsia tanpa gejala berat sebelum usia kehamilan 37 minggu?

a)

Menunda persalinan untuk meningkatkan maturitas janin dengan pemantauan ketat

b)

Menurunkan tekanan darah secepat mungkin

c)

Menghilangkan proteinuria

d)

Mengurangi kebutuhan obat

e)

Menormalkan kadar enzim hati

19.

Apa pemeriksaan laboratorium yang perlu dilakukan untuk evaluasi awal preeklampsia menurut ACOG 2020?

a)

Pemeriksaan AST/ALT, kreatinin, LDH, dan jumlah trombosit

b)

Pemeriksaan kadar glukosa darah puasa

c)

Pemeriksaan HbA1C

d)

Pemeriksaan urin lengkap saja

e)

Pemeriksaan kolesterol total

20.

Menurut ACOG 2020, apa langkah tatalaksana yang direkomendasikan pada preeklampsia tanpa severe features dengan usia kehamilan ≥37 minggu?

a)

Melanjutkan kehamilan dengan observasi

b)

Memberikan MgSO4 profilaksis

c)

Melakukan persalinan segera (induksi atau seksio sesarea)

d)

Memberikan kortikosteroid untuk paru janin

e)

Melakukan rawat jalan dengan kontrol mingguan