wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Asfiksia Neonatorum

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Lengkapi definisi berikut: Asfiksia neonatorum adalah keadaan dimana bayi tidak dapat segera ______ secara spontan dan teratur setelah lahir.

a)

bernafas

b)

menangis

c)

bergerak

d)

makan

2.

Sebutkan salah satu etiologi yang menyebabkan kondisi pada bayi menurut daftar berikut: 1. Asfiksia intrauterine 2. Bayi kurang bulan 3. Obat-obat yang diberikan/diminum oleh ibu 4. Penyakit neuromuscular bawaan (congenital) 5. Cacat bawaan 6. Hipoksia intrapartum.

a)

Asfiksia intrauterine

b)

Demam tifoid

c)

Infeksi saluran kemih

d)

Alergi makanan

3.

Sebutkan salah satu etiologi yang menyebabkan kondisi pada bayi menurut daftar berikut: 1. Asfiksia intrauterine 2. Bayi kurang bulan 3. Obat-obat yang diberikan/diminum oleh ibu 4. Penyakit neuromuscular bawaan (congenital) 5. Cacat bawaan 6. Hipoksia intrapartum.

a)

Bayi kurang bulan

b)

Demam tifoid

c)

Infeksi saluran kemih

d)

Alergi makanan

4.

Sebutkan salah satu etiologi yang menyebabkan kondisi pada bayi menurut daftar berikut: 1. Asfiksia intrauterine 2. Bayi kurang bulan 3. Obat-obat yang diberikan/diminum oleh ibu 4. Penyakit neuromuscular bawaan (congenital) 5. Cacat bawaan 6. Hipoksia intrapartum.

a)

Obat-obat yang diberikan/diminum oleh ibu

b)

Infeksi saluran kemih pada ibu

c)

Alergi makanan pada bayi

d)

Paparan sinar matahari berlebih

5.

Sebutkan salah satu etiologi yang menyebabkan kondisi pada bayi menurut daftar berikut: 1. Asfiksia intrauterine 2. Bayi kurang bulan 3. Obat-obat yang diberikan/diminum oleh ibu 4. Penyakit neuromuscular bawaan (congenital) 5. Cacat bawaan 6. Hipoksia intrapartum. Pilih salah satu dari pilihan berikut:

a)

Penyakit neuromuscular bawaan (congenital)

b)

Infeksi saluran kemih pada ibu

c)

Alergi makanan pada bayi

d)

Paparan sinar matahari berlebihan

6.

Sebutkan salah satu etiologi yang menyebabkan kondisi pada bayi menurut daftar berikut: 1. Asfiksia intrauterine 2. Bayi kurang bulan 3. Obat-obat yang diberikan/diminum oleh ibu 4. Penyakit neuromuscular bawaan (congenital) 5. Cacat bawaan 6. Hipoksia intrapartum.

a)

Cacat bawaan

b)

Demam tinggi pada ibu

c)

Infeksi saluran kemih pada ibu

d)

Alergi makanan pada ibu

7.

Sebutkan salah satu etiologi yang menyebabkan kondisi pada bayi menurut daftar berikut: 1. Asfiksia intrauterine 2. Bayi kurang bulan 3. Obat-obat yang diberikan/diminum oleh ibu 4. Penyakit neuromuscular bawaan (congenital) 5. Cacat bawaan 6. Hipoksia intrapartum.

a)

Hipoksia intrapartum

b)

Infeksi saluran kemih

c)

Alergi makanan

d)

Trauma kepala

8.

Berapa frekuensi normal denyut jantung janin per menit?

a)

Antara 120 dan 160 denyut per menit.

b)

Antara 80 dan 100 denyut per menit.

c)

Antara 60 dan 90 denyut per menit.

d)

Antara 170 dan 200 denyut per menit.

9.

Apa arti adanya mekoneum dalam air ketuban pada presentasi kepala?

a)

Menunjukkan gangguan oksigenasi dan harus menimbulkan kewaspadaan, serta dapat menjadi indikasi untuk mengakhiri persalinan.

b)

Menandakan janin sudah cukup bulan dan persalinan dapat dilanjutkan tanpa pengawasan khusus.

c)

Merupakan tanda normal pada setiap persalinan dengan presentasi kepala.

d)

Menunjukkan bahwa ibu mengalami dehidrasi selama persalinan.

10.

Berapa nilai pH darah janin yang dianggap sebagai tanda bahaya menurut beberapa penulis?

a)

Di bawah 7,2.

b)

Di atas 7,4.

c)

Antara 7,3 dan 7,5.

d)

Tepat 7,0.

11.

Sebutkan salah satu cara mencegah pelepasan panas yang berlebihan pada bayi asfiksia!

a)

Menyelimuti seluruh tubuhnya terutama bagian kepala dengan handuk yang kering.

b)

Membiarkan bayi tanpa penutup agar suhu tubuh cepat turun.

c)

Memandikan bayi dengan air dingin segera setelah lahir.

d)

Menempatkan bayi di ruangan ber-AC dengan suhu rendah.

12.

Langkah kedua dalam penatalaksanaan awal asfiksia adalah membebaskan jalan nafas. Apa yang harus dilakukan untuk memastikan jalan nafas bayi bebas dari hambatan?

a)

Bersihkan jalan nafas bayi dengan hati-hati dan pastikan bahwa jalan nafas bayi bebas dari hal-hal yang dapat menghalangi masuknya udara ke dalam paru-paru.

b)

Segera berikan obat penenang untuk menenangkan bayi.

c)

Letakkan bayi dalam posisi tidur tengkurap agar jalan nafas terbuka.

d)

Berikan makanan cair melalui mulut untuk membantu pernapasan.

13.

Bagaimana posisi kepala dan leher bayi saat melakukan hisap lendir/cairan pada mulut dan hidung bayi asfiksia?

a)

Ekstensi kepala dan leher sedikit lebih rendah dari tubuh bayi.

b)

Fleksi kepala dan leher sejajar dengan tubuh bayi.

c)

Kepala dan leher dalam posisi tegak lurus dengan tubuh bayi.

d)

Kepala dan leher lebih tinggi dari tubuh bayi.

14.

Rangsangan taktil pada bayi asfiksia dilakukan dengan cara _________?

a)

Mengeringkan tubuh bayi dan penghisap lendir/cairan ketuban dari mulut dan hidung.

b)

Memberikan susu formula segera setelah lahir.

c)

Membungkus bayi dengan selimut hangat tanpa membersihkan tubuhnya.

d)

Memberikan obat penenang pada bayi.

15.

Apa tindakan yang harus dilakukan jika penatalaksanaan awal bayi asfiksia belum menimbulkan pernafasan yang adekuat?

a)

Lakukan penatalaksanaan bayi asfiksia dengan resusitasi.

b)

Tunggu beberapa menit tanpa melakukan tindakan apapun.

c)

Berikan makanan melalui mulut segera.

d)

Mandikan bayi dengan air hangat.

16.

Apa yang dimaksud dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)?

a)

Bayi yang lahir dengan berat kurang dari 2500 gr tanpa memandang masa gestasi (berat lahir adalah berat bayi yang ditimbang dalam 1 jam setelah lahir).

b)

Bayi yang lahir dengan berat lebih dari 4000 gr tanpa memandang masa gestasi.

c)

Bayi yang lahir cukup bulan dengan berat badan normal.

d)

Bayi yang lahir prematur dengan berat lebih dari 3000 gr.

17.

Prematur yaitu bayi yang lahir lebih awal dari waktunya (kehamilan __-__ minggu).

a)

28-36

b)

20-28

c)

37-40

d)

40-44

18.

Bayi kecil masa kehamilan (KMK) yaitu bayi yang lahir cukup bulan tetapi memiliki berat badan ___?

a)

kurang

b)

berlebih

c)

normal

d)

ideal

19.

Salah satu penyebab BBLR tipe prematur adalah _________.

a)

Berat badan ibu yang rendah, ibu hamil yang masih remaja, kehamilan kembar

b)

Konsumsi makanan tinggi lemak selama kehamilan

c)

Olahraga berat setiap hari selama kehamilan

d)

Paparan sinar matahari berlebihan saat hamil

20.

Salah satu penyebab BBLR tipe prematur adalah _________.

a)

Pernah melahirkan bayi prematur sebelumnya

b)

Konsumsi makanan tinggi lemak

c)

Olahraga berlebihan saat hamil

d)

Terlalu banyak tidur selama kehamilan

21.

Salah satu penyebab BBLR tipe prematur adalah _________.

a)

Cervical incompetence (mulut rahim yang lemah hingga tak mampu menahan berat bayi dalam rahim)

b)

Hipertensi kronis pada ibu

c)

Infeksi saluran kemih

d)

Diabetes gestasional

22.

Salah satu penyebab BBLR tipe prematur adalah _________.

a)

Perdarahan sebelum atau saat persalinan, ibu hamil yang sedang sakit, kebanyakan tidak diketahui penyebabnya

b)

Kekurangan vitamin A pada bayi

c)

Pemberian ASI eksklusif sejak lahir

d)

Imunisasi lengkap pada bayi

23.

BBLR perlu dirawat di rumah sakit jika berat badannya kurang dari ____ gram.

a)

1800

b)

2500

c)

2000

d)

1500

24.

BBLR perlu dirawat di rumah sakit jika usia kehamilan kurang dari ____ minggu.

a)

34

b)

36

c)

32

d)

30

25.

BBLR perlu dirawat di rumah sakit jika ____ minum.

a)

sulit

b)

lancar

c)

cepat

d)

banyak

26.

BBLR perlu dirawat di rumah sakit jika ____.

a)

sakit

b)

sehat

c)

tidur

d)

bermain

27.

Sebutkan risiko permasalahan bayi prematur yang dapat terjadi dalam jangka pendek.

a)

Risiko jangka pendek bayi prematur meliputi gangguan pernapasan, infeksi, masalah suhu tubuh, dan kesulitan makan.

b)

Risiko jangka pendek bayi prematur meliputi gangguan pendengaran, alergi makanan, dan pertumbuhan gigi yang cepat.

c)

Risiko jangka pendek bayi prematur meliputi gangguan penglihatan, obesitas, dan hiperaktifitas.

d)

Risiko jangka pendek bayi prematur meliputi masalah tidur, gangguan bicara, dan kelebihan berat badan.

28.

Sebutkan risiko permasalahan bayi prematur yang dapat terjadi dalam jangka panjang.

a)

Risiko jangka panjang bayi prematur meliputi gangguan perkembangan, masalah belajar, gangguan penglihatan dan pendengaran, serta penyakit kronis.

b)

Risiko jangka panjang bayi prematur hanya terbatas pada masalah berat badan saja.

c)

Risiko jangka panjang bayi prematur meliputi peningkatan kecerdasan tanpa masalah kesehatan.

d)

Risiko jangka panjang bayi prematur adalah tidak ada perbedaan dengan bayi cukup bulan.

29.

Lengkapi: Hipotermia (suhu bayi <36,5°C) akan menyebabkan bayi kehilangan energi, pernapasannya terganggu, bayi menjadi sakit bahkan ________.

a)

meninggal

b)

demam

c)

batuk

d)

luka

30.

Lengkapi: Hipertermia (suhu bayi >37,5°C) dapat meningkatkan metabolisme, dan menyebabkan ________.

a)

dehidrasi

b)

hipotensi

c)

anemia

d)

hipoglikemia

31.

Lengkapi: Hipoglikemia adalah kondisi di mana kadar gula darah bayi ________ dari normal.

a)

kurang

b)

lebih

c)

sama

d)

tinggi

32.

Lengkapi: Paru belum berkembang menyebabkan bayi menjadi ________ napas.

a)

sesak

b)

lancar

c)

ringan

d)

cepat

33.

Gangguan pencernaan pada bayi menyebabkan mudah kembung karena fungsi ________ belum cukup baik.

a)

usus

b)

paru-paru

c)

jantung

d)

ginjal

34.

Lengkapi: Bayi mudah terkena infeksi karena sistem ________ bayi belum matang.

a)

imunitas

b)

pencernaan

c)

pernapasan

d)

saraf

35.

Anemia pada bayi menyebabkan bayi kelihatan pucat oleh karena kadar ________ darah rendah.

a)

hemoglobin

b)

leukosit

c)

trombosit

d)

albumin

36.

Lengkapi: Salah satu risiko jangka pendek pada bayi adalah mudah ________.

a)

kuning

b)

batuk

c)

demam

d)

luka

37.

Lengkapi: Salah satu risiko jangka pendek pada bayi adalah ________ otak.

a)

perdarahan

b)

infeksi

c)

pembengkakan

d)

kerusakan

38.

Lengkapi: Salah satu risiko jangka pendek pada bayi adalah gangguan ________.

a)

jantung

b)

kulit

c)

mata

d)

paru-paru

39.

Sebutkan salah satu kandungan utama ASI yang bermanfaat bagi bayi prematur!

a)

Protein tinggi, laktalbumin, zat kekebalan tubuh, lipase, asam lemak esensial, laktosa, atau oligosakarida.

b)

Karbohidrat kompleks, vitamin K, kolesterol, dan zat besi tinggi.

c)

Hormon pertumbuhan, enzim pencernaan, dan kalsium rendah.

d)

Serat kasar, natrium tinggi, dan lemak jenuh.

40.

ASI mengandung oligosakarida yang bermanfaat untuk...

a)

Menambah berat badan bayi

b)

Memacu motilitas usus

c)

Menambah kadar gula darah

d)

Mengurangi rasa lapar

41.

Kriteria bayi kecil yang dapat menggunakan metode kangguru adalah: 1. ________

a)

Bayi sehat

b)

Bayi dengan infeksi berat

c)

Bayi dengan kelainan jantung bawaan

d)

Bayi dengan gangguan pernapasan berat

e)

Bayi dengan kejang yang tidak terkontrol

42.

Kriteria bayi kecil yang dapat menggunakan metode kangguru adalah:

a)

Berat lahir antara 1500-2500 g

b)

Berat lahir di atas 3000 g

c)

Berat lahir kurang dari 1000 g

d)

Berat lahir antara 2500-3500 g

43.

Kriteria bayi kecil yang dapat menggunakan metode kangguru adalah: 3. ________

a)

Suhu tubuh stabil (36,5 - 37,5o C)

b)

Berat badan di atas 4 kg

c)

Tidak memerlukan oksigen tambahan

d)

Bayi sudah bisa berjalan

44.

Kriteria bayi kecil yang dapat menggunakan metode kangguru adalah:

a)

Bayi dapat menetek

b)

Bayi tidak boleh menangis

c)

Bayi harus selalu tidur

d)

Bayi tidak boleh bergerak

45.

Kriteria bayi kecil yang dapat menggunakan metode kangguru adalah:

a)

Grafik berat badan cenderung naik

b)

Bayi mengalami hipotermia

c)

Bayi tidak dapat menyusu

d)

Bayi mengalami gangguan pernapasan

46.

Kriteria bayi kecil yang dapat menggunakan metode kangguru adalah: 6. ________

a)

Bayi dibungkus kain hangat dan kepalanya diberi topi

b)

Bayi langsung dimandikan setelah lahir

c)

Bayi diletakkan di inkubator tanpa kontak kulit

d)

Bayi diberi susu formula segera setelah lahir

47.

Kriteria bayi kecil yang dapat menggunakan metode kangguru adalah:

a)

Bayi kecil atau bayi sakit diletakkan di ruang hangat (tidak kurang dari 25o C)

b)

Bayi kecil harus selalu berada di inkubator tanpa kontak kulit dengan ibu

c)

Bayi kecil tidak boleh diberi ASI selama metode kangguru

d)

Bayi kecil harus dipisahkan dari ibu selama perawatan

48.

Kriteria bayi kecil yang dapat menggunakan metode kangguru adalah: 8. ________

a)

Pastikan tangan selalu hangat saat memegang bayi

b)

Bayi harus selalu diberi susu formula

c)

Bayi tidak boleh disentuh sama sekali

d)

Bayi harus selalu berada di inkubator

49.

Kriteria bayi kecil yang dapat menggunakan metode kangguru adalah: 9. ________

a)

Bila popok atau kain basah, harus selalu diganti

b)

Bayi harus selalu tidur terpisah dari ibu

c)

Bayi tidak boleh diberi ASI selama metode kangguru

d)

Bayi harus selalu berada di inkubator

50.

Isi bagian yang kosong: Hubungi dokter atau bawa ke rumah sakit bila terdapat tanda kurang baik, misalnya: bayi malas minum, napas cepat, badan panas, bertambah kuning, dan bila ada ______.

a)

kejang

b)

batuk ringan

c)

bersin

d)

rambut rontok

51.

Setiap menemukan BBLR lakukan manajemen umum sebagai berikut: Stabilisasi suhu, jaga bayi tetap hangat. Isilah bagian yang kosong: ________ suhu, jaga bayi tetap hangat.

a)

Stabilisasi

b)

Pengukuran

c)

Penurunan

d)

Peningkatan

52.

Setiap menemukan BBLR lakukan manajemen umum sebagai berikut: Nilai segera kondisi bayi tentang tanda vital yaitu ______, denyut jantung, warna kulit dan aktifitas.

a)

pernafasan

b)

suhu tubuh

c)

berat badan

d)

tinggi badan

53.

Setiap menemukan BBLR lakukan manajemen umum sebagai berikut: Kelola sesuai dengan kondisi ______ atau komplikasinya.

a)

spesifik

b)

umum

c)

ringan

d)

berat

54.

Tindakan yang harus dilakukan bila anak mengalami kejang demam adalah:

a)

Memberikan obat penurun panas dan menjaga jalan napas anak

b)

Segera memberikan antibiotik tanpa pemeriksaan

c)

Membiarkan anak tanpa pengawasan hingga kejang berhenti sendiri

d)

Memberikan makanan padat saat anak sedang kejang

55.

Ketika kejang demam, apa posisi anak yang benar agar tidak tersedak air liurnya?

a)

Miringkan posisi anak.

b)

Telentangkan anak dengan kepala lebih tinggi.

c)

Dudukkan anak dengan punggung tegak.

d)

Biarkan anak tidur tengkurap.

56.

Apa tujuan melihat jam saat anak mengalami kejang demam?

a)

Menentukan berapa lama kejang berlangsung.

b)

Mengetahui suhu tubuh anak.

c)

Mencatat waktu makan terakhir anak.

d)

Menentukan jenis obat yang diberikan.

57.

Benarkah kita boleh memasukkan sendok atau jari ke dalam mulut anak saat kejang untuk mencegah lidah tergigit?

a)

True

b)

False

58.

Setelah air menguap, apa yang terjadi pada demam anak?

a)

Demam akan turun.

b)

Demam akan naik.

c)

Demam tetap sama.

d)

Demam menjadi lebih parah.

59.

Mengapa tidak boleh memberikan kompres dengan es atau alkohol pada anak yang kejang demam?

a)

Karena anak akan menggigil dan suhu tubuh justru meningkat, walaupun kulitnya terasa dingin.

b)

Karena kompres es atau alkohol dapat menyebabkan alergi pada anak.

c)

Karena kompres es atau alkohol dapat mempercepat penurunan suhu tubuh secara drastis.

d)

Karena kompres es atau alkohol dapat menyebabkan luka bakar pada kulit anak.

60.

Umumnya, berapa lama kejang demam akan berhenti dengan sendirinya?

a)

Sebelum lima menit.

b)

Antara 10 hingga 15 menit.

c)

Lebih dari 30 menit.

d)

Sekitar satu jam.