Font size
Worksheets23. Terapi Fisik
Total questions: 63
Worksheet time: 32mins
Durasi optimal exercise aerobik intensitas berat adalah:
50-150 menit
30-90 menit
20-60 menit
10-30 menit
40-120 menit
Teknik manual untuk mobilisasi sekret yang digunakan saat drainase postural:
Stroking
Perkusi
Rocking
Perturbasi
Simulasi
Seorang laki-laki berusia 52 tahun dengan keluhan Batuk lama yang dialami sejak 3 tahun yang lalu, kadang-kadang disertai dengan sesak nafas terutama setelah aktivitas bekerja. Pasien riwayat berobat poli rehabilitasi medik 1 tahun yang lalu, Namun karena terkendala jauh kembali berobat di Puskesmas. Program rehabilitasi yang diberikan melingkupi latihan pernapasan, latihan aerobik dan modalitas terapi. Apakah parameter berikut yang tidak dapat diukur dengan spirometri sederhana?
Residual volume
Tidal volume
Force vital capacity
Total ventilation
Vital capacity
Pasien Perempuan usia 50 tahun dengan PPOK sedang melakukan terapi fisik dengan menghirup udara melalui hidung 1-2 detik kemudian menghembuskan napas secara perlahan selama 4-6 detik melalui mulut seolah bersiul. Latihan ini disebut:
Diaphragma breathing
Deep breathing
Mouth breathing
Pursed lip breathing
Breathing control
Latihan endurance yang melibatkan kelompok otot besar dapat dilakukan dengan aktivitas berikut, kecuali...
Stretching statis
Naik tangga
Bersepeda luar ruangan
Jalan di atas treadmill
Bersepeda statis
Seorang laki laki 66 tahun dengan riwayat perokok aktif sejak usia 30 tahun, tinggal di area industri, riwayat TB paru dan meminum obat selama 1 tahun terakhir, datang dengan keluhan batuk berdahak sulit dikeluarkan dalam satu bulan terakhir. Jika pada kasus ini pasien disertai dengan batuk darah dan hipertensi berat, tetapi kognisi pasien baik dapat mengikuti perintah dan kooperatif, maka pilihan latihan yang tepat untuk membantu mengeluarkan dahak pada pasien ini adalah:
Diaphragmatic breathing
Postural drainage
Clapping and postural drainage
ACBT
Perkusi and clapping
Kontraindikasi penggunaan terapi panas pada sistem respirasi adalah
PPOK
Bronkitis kronis
Tumor paru
Bronkiektasis
Asma bronkial
Pada teknik ACBT, huffing dilakukan dengan cara...
Menarik napas melalui mulut, menghembuskan lewat hidung
Menarik napas sedang, lalu menghembuskan dengan mulut terbuka seperti membuat embun di kaca
Menarik napas dalam, menahan, lalu batuk kuat
Napas biasa tanpa usaha
Menarik napas dalam, menghembuskan perlahan lewat hidung
Teknik breathing exercise yang bertujuan untuk memobilisasi sekresi dan mengajarkan kontrol pernapasan dengan memanfaatkan otot diafragma sebagai kunci utama adalah
Diaphragmatic breathing
Thoracic expansion exercise
Pursed lip breathing
Air stacking
Active cycle breathing
Pasien laki-laki, usia 45 tahun dirawat dengan asma bronkial eksaserbasi akut. Di hari ke-3 perawatan, pasien dikonsulkan untuk mendapatkan terapi fisik dada. Tujuan terapi fisik dada diantaranya:
Mengurangi energi yang diperlukan selama respirasi
Meningkatkan produksi sekret yang lebih encer
Mempercepat pemulihan
Merangsang batuk saat inspirasi
Meningkatkan kadar oksigen di dalam darah
Berapa nilai METS untuk aktivitas berjalan 100 meter?
6 METS
5 METS
4 METS
2 METS
3 METS
Pada fase breathing control dalam ACTB, instruksi yang benar untuk pasien adalah...
Bernapas perlahan, menggunakan diafragma, dan merasakan abdomen naik turun
Melakukan batuk kuat setiap 3 menit
Hembuskan napas dengan mulut tertutup
Mengangkat bahu saat inspirasi
Menarik napas cepat dan dalam sebanyak mungkin
Dalam latihan endurance, intensitas yang dianjurkan adalah 65–90% dari denyut jantung maksimal. Jika denyut jantung maksimal seorang pasien adalah 180 bpm, berapa range denyut jantung yang harus dicapai saat latihan?
117–162 bpm
145–180 bpm
90–120 bpm
130–150 bpm
135–160 bpm
Pada kasus dengan edema serebri, teknik chest physical therapy yang dikontraindikasikan adalah
Pursed lip breathing
ACTB
Huffing
Breathing exercise
Postural drainage
Berapa lama waktu minimal yang dibutuhkan untuk melakukan postural drainage yang efektif?
15 menit
10 menit
20 menit
5 menit
30 menit
Pada latihan aerobik dengan intensitas berat, rekomendasi durasi optimal per sesi menurut guideline adalah...
60–120 menit
20–60 menit
10–20 menit
45–90 menit
30–60 menit
Seorang laki-laki usia 55 tahun, dirawat karena pneumonia berat. Ia tampak kesulitan batuk dan terdapat suara ronki basah pada pemeriksaan paru. Dokter fisioterapi ingin membantu mengeluarkan sekret dari bronkus. Teknik manual yang paling tepat untuk kasus ini adalah...
Incentive spirometry
Latihan berjalan
Vibrasi
Pemberian bronkodilator
Pursed lip breathing
Seorang laki-laki 35 tahun dengan bronkiektasis dirujuk untuk fisioterapi pernapasan. Terapi yang diberikan melibatkan fase napas biasa dengan perut perlahan naik turun, diikuti napas dalam melalui hidung dan diakhiri dengan hembusan napas melalui mulut. Terapi ini disebut...
Postural drainage
Incentive spirometry
Active Cycle Breathing Technique
Clapping
Pursed lip breathing
Indikasi utama dilakukannya Chest Physical Therapy adalah, kecuali:
Gangguan batuk
Hipertensi pulmonal
Sumbatan jalan napas oleh sekret
Retensi sputum
Gangguan pengembangan dada
Pasien perempuan usia 56 tahun dengan PPOK saat ini menjalani program rehabilitasi paru yang terdiri dari teknik relaksasi, breathing exercise, cough control, dan endurance exercise. Teknik relaksasi pada pasien ini dapat dilakukan pada posisi:
Prone/tengkurap
Head down
Manual strain on hip
Semifowler
Duduk di bawah sinar matahari
Pada teknik air stacking, hal yang dapat menyebabkan teknik ini tidak efektif adalah:
Kekakuan dinding thoraks
Kelemahan otot inspirasi
Bronkospasme
Inkompetensi glotis
Volume paru berkurang
Kontraindikasi dilakukannya perkusi thorax untuk mengetahui tinggi efusi pleura adalah ...
Gangguan napas retriksi
Asthma
Bronchitis
TB aktif
Atelektasis
Indikasi dilakukannya suctioning adalah:
Pasien dengan bronkiektasis
Pasien dengan batuk produktif
Pasien dengan alat bantu napas
Pasien dengan asma
Pasien dengan PPOK
Durasi optimal stimulasi elektrik fungsional pada otot abdomen adalah:
30 menit
50 menit
20 menit
10 menit
40 menit
Parameter spirometri yang menunjukkan penyakit paru restriktif adalah:
FVC normal, FEV1 menurun
FVC menurun, FEV1/FVC menurun
FVC normal, PEFR menurun
FVC meningkat, FEV1 normal
FVC menurun, FEV1/FVC meningkat
Seorang pasien bronkiektasis mengalami penumpukan sekret di segmen apikal lobus atas paru kiri. Posisi yang PALING TEPAT untuk postural drainage segmen tersebut adalah:
Tidur tengkurap dengan kepala lebih rendah dari badan
Duduk tegak, sedikit condong ke depan
Tidur telentang dengan kepala lebih rendah dari badan
Tidur miring ke kanan dengan kepala lebih rendah dari badan
Duduk tegak dengan lengan di atas kepala
Frekuensi postural drainage pada kasus dengan mukus yang kental adalah
Setiap 2 jam
2-4 kali sehari
Setiap 4 jam
1 kali sehari
5-6 kali sehari
Berapa nilai Metabolic Equivalents (METS) yang dibutuhkan untuk aktivitas naik tangga?
8 METS
4 METS
6 METS
5 METS
7 METS
Pasien Laki-laki usia 37 tahun dengan Bronkiektasis direncanakan untuk drainase postural. Persiapan untuk tindakan drainase postural pada pasien ini terdiri dari:
Sebaiknya makan dulu
Menggunakan ikat pinggang
Nebulisasi 15-30 menit sebelum tindakan
Minum obat anti tusif 30 menit sebelum tindakan
Memakai jaket/sweater
Seorang wanita 50 tahun datang dengan keluhan mudah lelah jika berkegiatan, tetapi ingin melakukan olahraga rutin berupa senam aerobik kelompok di kompleks rumahnya. Bagaimanakah cara yang paling mudah dijelaskan untuk menentukan intensitas sedang latihan aerobik yang dilakukan?
HR max
Uji jalan enam menit
VO2max
Step test
Talk test
Posisi yang tepat saat melakukan diaphragmatic breathing adalah:
Berdiri dengan punggung bersandar
Berbaring telentang dengan lutut ditekuk
Duduk dengan punggung membungkuk
Duduk tegak dengan bahu tegang
Duduk tegak dengan panggul netral
Seorang wanita 40 tahun dirawat karena bronkiektasis kronik dengan produksi sputum yang banyak. Dokter merekomendasikan postural drainage sebagai bagian dari rehabilitasi medik. Setelah dilakukan evaluasi, ditemukan adanya lesi pada segmen basal lateral lobus inferior paru kanan. Posisi pasien yang PALING TEPAT untuk memaksimalkan pengeluaran sekret pada segmen tersebut adalah:
Tidur miring ke kiri, badan dimiringkan ke kiri, kepala lebih rendah dari badan
Tidur miring ke kanan, badan dimiringkan ke kanan, kepala lebih rendah dari badan
Tidur tengkurap dengan kepala lebih rendah dari badan
Tidur telentang dengan kepala lebih rendah dari badan (Trendelenburg), kedua lutut ditekuk
Duduk tegak dengan badan sedikit condong ke depan
Pada evaluasi ICF WHO untuk pasien asma bronkial, manakah yang termasuk dalam kategori participation restriction?
Retensi mukus
Bronkospasme
Bermain dengan teman
Polusi udara
Gangguan ADL
Tujuan utama dari rehabilitasi paru adalah:
Meningkatkan produksi surfaktan
Menurunkan resistensi jalan napas
Meningkatkan kapasitas vital
Menurunkan tekanan intratoraks
Memperbaiki gejala sesak
Kontraindikasi absolut dilakukannya postural drainage pada pasien dengan gangguan respirasi adalah:
Orthopnea
Aneurisma serebral
Hipertensi ringan
Instabilitas hemodinamik
Reflux gastroesofageal
Seorang laki-laki berusia 52 tahun dengan keluhan batuk lama yang dialami sejak 3 tahun yang lalu, kadang-kadang disertai dengan sesak nafas terutama setelah aktivitas bekerja. Pasien riwayat berobat Poli Rehabilitasi Medik 1 tahun yang lalu, namun karena terkendala jalan kembali berobat di Puskesmas. Program rehabilitasi yang diberikan melingkupi latihan pernapasan, latihan aerobic, dan modalitas terapi. Apakah mekanisme yang terjadi dalam ekspirasi normal pada kondisi istirahat?
Peningkatan vaskularisasi alveolar
Tekanan alveolar kurang dari tekanan atmosfer
Diafragma bergerak naik ke atas
Ekspirasi normal membutuhkan upaya otot ekstrinsik
Tekanan intrapleural menurun secara bertahap
Pada kasus TB paru aktif, modalitas terapi yang dikontraindikasikan adalah
Pursed lip breathing
Breathing exercise
Postural drainage
Nebulizer
Perkusi
Kontraindikasi absolut dilakukannya teknik perkusi pada chest physical therapy adalah
Pasien tidak kooperatif
Post operasi thoraks
Osteoporosis
Aneurisma aorta
Peningkatan tekanan intraokular
Seorang wanita 50 tahun datang dengan keluhan mudah lelah jika berkegiatan, tetapi ingin melakukan olahraga rutin berupa senam aerobik kelompok di kompleks rumahnya. Hal apa saja yang harus kalian tanyakan dan lakukan pemeriksaan jika ingin mengetahui skor stratifikasi resiko pasien ini?
Riwayat serangan jantung pasien, usia, riwayat merokok, darah lengkap
Darah lengkap saja
Usia, riwayat merokok, riwayat penyakit di keluarga, gaya hidup sedentari, IMT, nilai kolesterol, gula darah
Riwayat minum alkohol, riwayat penyakit keluarga, riwayat kegiatan sehari hari, darah lengkap
Riwayat merokok, riwayat minum alkohol, gaya hidup, level aktivitas, darah lengkap
Seorang pasien laki-laki usia 65 tahun dengan riwayat PPOK datang untuk menjalani program rehabilitasi medik. Pada evaluasi awal, ditemukan kapasitas fungsional pasien menurun dan mudah lelah saat aktivitas ringan. Intervensi utama yang paling tepat untuk meningkatkan kapasitas fungsional pasien ini adalah:
Latihan endurance menggunakan treadmill dengan prinsip interval training
Latihan pernapasan pursed-lip breathing
Latihan relaksasi otot-otot pernapasan
Latihan kekuatan otot ekstremitas atas
Pemberian bronkodilator inhalasi sebelum latihan
Latihan fleksibilitas yang ideal dilakukan dengan frekuensi...
2–3 kali/minggu
3–4 kali/minggu
Setiap hari tanpa batasan
1 kali/minggu
5–7 kali/minggu
Seorang pasien laki-laki 45 tahun dengan PPOK datang ke poli rehabilitasi medik. Pemeriksaan spirometri menunjukkan FEV1/FVC menurun. Apakah karakteristik utama dari kondisi paru obstruktif yang dialami pasien?
Peningkatan compliance paru
Penurunan volume paru
Kekakuan jaringan paru
Sesak saat inspirasi
Penurunan airflow
Anak laki-laki umur 13 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan utama batuk dan sesak. Keadaan ini hampir setiap bulan dialami tetapi mereda sendiri tanpa pengobatan. Sesak terutama malam hari. Anak tidak demam. Anak nampak sesak, ekspirasi memanjang, wheezing difus kedua paru. Tetapi anak masih bisa mengucapkan kalimat dengan baik dan dapat berkomunikasi dengan dokter. Jenis breathing exercise paling tepat yang dapat membantu meredakan gejala anak tersebut adalah:
Diaphragmatic breathing dan pursed lip breath
ACBT
Pursed lip breathing
Respiratory rhythm
Lung expansion exercise
Pada chest physical therapy dengan teknik ACBT, urutan yang benar adalah
Deep breaths - Breathing control - Cough - Huffs
Breathing control - Deep breaths - Huffs - Cough
Huffs - Cough - Breathing control - Deep breaths
Cough - Deep breaths - Huffs - Breathing control
Deep breaths - Cough - Breathing control
Teknik manual klirens sekret yang tidak boleh dilakukan pada pasien dengan osteoporosis adalah
Postural drainage
Vibrasi
Huffing
ACBT
Perkusi
Kontraindikasi dilakukannya head-down position pada postural drainage adalah
Tekanan intrakranial diatas 20 mmHg
Tekanan intrakranial diatas 30 mmHg
Tekanan intrakranial diatas 35 mmHg
Tekanan intrakranial diatas 15 mmHg
Tekanan intrakranial diatas 25 mmHg
Seorang laki-laki 38 tahun, mengalami gangguan batuk akibat kelemahan otot pernapasan setelah lama terbaring di ICU. Dokter menyarankan latihan yang dapat mengajarkan kontrol pernapasan dan relaksasi. Teknik yang paling sesuai adalah...
Incentive spirometry
Clapping
Perkusi
Diaphragmatic breathing
Postural drainage
Penilaian objektif yang paling sering digunakan untuk mengukur hasil rehabilitasi medik pada pasien penyakit paru kronik adalah:
Arterial blood gas (ABG)
Radiografi toraks
Spirometri pasca-bronkodilator
Pulse oximetry saat istirahat
Six-Minute Walk Test (6MWT)
Manakah dari berikut ini yang bukan termasuk teknik manual klirens sekret pada Chest Physical Therapy?
Clapping
Perkusi
Postural drainage
Incentive spirometry
Vibrasi
Seorang laki-laki berusia 52 tahun dengan keluhan batuk lama yang dialami sejak 3 tahun yang lalu, kadang-kadang disertai dengan sesak nafas terutama setelah aktivitas bekerja. Pasien riwayat berobat Poli Rehabilitasi Medik 1 tahun yang lalu, namun karena terkendala jauh kembali berobat di Puskesmas. Program rehabilitasi yang diberikan melingkupi latihan pernapasan, latihan aerobic, dan modalitas terapi. Apa mekanisme yang terjadi pada saat inspirasi selama latihan fisik maksimal?
Otot-otot sternomastoid berkontraksi
Tekanan intra abdominal menurun
Dimensi lateral dari rongga dada menurun
Diafragma mengempis < 3 cm
Otot-otot internal intercostalis berkontraksi
Exercise endurance yang tepat untuk pasien dengan gangguan respirasi adalah
High intensity, short duration
Low intensity, short duration
Low intensity, long duration
Moderate intensity, short duration
High intensity, long duration
Seorang pasien PPOK sedang menjalani rehabilitasi medik dan diajarkan teknik pursed lip breathing. Manakah pernyataan berikut yang PALING BENAR mengenai mekanisme dan efek klinis dari teknik ini?
Teknik ini meningkatkan laju napas sehingga ventilasi menjadi lebih efisien
Teknik ini menurunkan pertukaran gas di alveolus sehingga saturasi oksigen menurun
Teknik ini meningkatkan tekanan positif pada jalan napas selama ekspirasi, sehingga mencegah kolaps bronkiolus kecil
Teknik ini memperpendek durasi ekspirasi sehingga mencegah retensi karbon dioksida
Teknik ini hanya efektif jika dilakukan bersamaan dengan kontraksi otot perut maksimal
Seorang pasien ingin melakukan latihan campuran antara moderate dan berat. Berapa frekuensi latihan yang direkomendasikan per minggu?
1–2 kali
2–3 kali
5–7 kali
3–5 kali
Seorang pasien dengan penyakit paru kronik mengalami penurunan endurance. Untuk menilai kapasitas fungsionalnya, dilakukan 6 Minutes Walking Test. Hasilnya, pasien mampu berjalan sejauh 100 meter. Aktivitas lain yang setara dengan effort ini menurut METS adalah...
Olahraga aerobik intensitas tinggi
Berlari
Jalan santai
Naik tangga
Bersepeda statis
Teknik stimulasi elektrik fungsional yang tepat untuk meningkatkan kapasitas vital paksa adalah
Frekuensi 50 Hz, durasi 30 menit
Frekuensi 25 Hz, durasi 15 menit
Frekuensi 100 Hz, durasi 10 menit
Frekuensi 75 Hz, durasi 20 menit
Frekuensi 50 Hz, durasi 45 menit
Parameter spirometri yang menunjukkan penyakit paru obstruktif adalah:
FVC menurun, FEV1/FVC normal
FVC normal, FEV1/FVC normal
FVC normal, FEV1/FVC meningkat
FVC meningkat, FEV1/FVC menurun
FVC menurun, FEV1/FVC menurun
Frekuensi minimal exercise aerobik intensitas moderate yang direkomendasikan adalah:
5 kali/minggu
3 kali/minggu
4 kali/minggu
2 kali/minggu
6 kali/minggu
Seorang pasien dengan kelainan neuromuskular mengalami kesulitan batuk. Pemeriksaan menunjukkan tekanan ekspirasi maksimal <60 cmH2O. Modalitas terapi yang paling tepat adalah:
Air stacking
Postural drainage
Chest oscillation
ACBT
Mechanical cough assist
Pada mechanical cough assist, tekanan yang diberikan adalah:
Hanya tekanan positif
Tekanan atmosfer
Tekanan hidrostatik
Hanya tekanan negatif
Kombinasi tekanan positif-negatif
Pada teknik pursed lip breathing yang benar, rasio waktu inspirasi:ekspirasi yang tepat adalah:
2:4-6
1:2
1:1
6:2
4:2
Seorang laki-laki 52 tahun dengan keluhan batuk lama yang dialami sejak 3 tahun lalu, kadang disertai sesak nafas terutama setelah aktivitas bekerja. Riwayat berobat poli rehabilitasi medik 1 tahun yg lalu, namun karena terkendala jauh kembali berobat di puskesmas. Program rehab yg diberikan melingkupi latihan pernafasan, latihan aerobic dan modalitas terapi. Program rehabilitasi medic apakah yang dapat menyebabkan peningkatan kapasitas difusi paru untuk CO kasus diatas?
Inframerah
Latihan aerobic
Drainase postural
Lat. Pola pernafasan
Clapping pada dinding toraks
Seorang laki-laki 45 tahun, dengan riwayat TB paru aktif dan batuk darah, datang untuk terapi fisioterapi paru. Tindakan yang harus dihindari pada pasien ini adalah...
Deep breathing
Latihan batuk efektif
Vibrasi
Postural drainase
Perkusi
Stimulasi trakeal paling tepat diberikan pada
Pasien sadar penuh
Pasien lansia
Pasien kooperatif
Pasien disorientasi
Pasien dewasa
