wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Asiklovir dan Valasiklovir

Total questions: 29

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

DoK Level 3: Jika seorang pasien mengalami mual dan sakit kepala setelah mengonsumsi obat antivirus, obat mana yang kemungkinan besar dikonsumsi pasien tersebut?

a)

Valasiklovir atau famsiklovir

b)

Asiklovir atau gansiklovir

c)

Probenesid atau simetidin

d)

Semua obat antivirus

2.

Efek samping utama dari penggunaan dietilkarbamazin adalah...

a)

Sakit kepala, pusing, muntah, anoreksia, malaise, nyeri sendi

b)

Sedasi dan fatigue

c)

Diare dan ruam kulit

d)

Insomnia dan hipertensi

3.

Berapa dosis dietilkarbamazin untuk pencegahan filariasis?

a)

6mg/kg PO (1x dalam 6-12 bulan)

b)

3 x 2mg/kgbb (2 minggu)

c)

30-40mg/kgbb SD

d)

2 x 25 mg/kg

4.

Mekanisme kerja praziquantel dalam membunuh cacing adalah...

a)

Vakoulisasi dan vesikulasi tegumen cacing sehingga isi cacing keluar dan hancur oleh mekanisme pertahanan tubuh hospes

b)

Menghambat sintesis protein cacing

c)

Mengganggu metabolisme glukosa cacing

d)

Menghambat replikasi DNA cacing

5.

Pada kasus sistiserkosis, berapa dosis yang dianjurkan?

a)

15 mg/kg/hari selama 1 bulan

b)

30-40 mg/kgbb SD

c)

2 x 400 mg selama 1-2 minggu

d)

3 x 25 mg/kgbb selama 2-3 hari

6.

Efektivitas praziquantel dalam mengobati schistosomiasis disebabkan oleh:

a)

Menghambat sintesis protein cacing

b)

Menyebabkan vakuolisasi dan vesikulasi tegumen cacing sehingga cacing hancur oleh mekanisme pertahanan tubuh hospes

c)

Mengganggu metabolisme glukosa cacing

d)

Menghambat replikasi DNA cacing

7.

Apa dosis meflokuin yang direkomendasikan untuk p.f resisten?

a)

250mg/hari

b)

250mg/minggu

c)

100mg/hari

d)

15mg/hari

8.

Berapa lama primakuin diberikan setelah kunjungan untuk p.v dan p.o?

a)

7 hari

b)

10 hari

c)

14 hari

d)

21 hari

9.

Mekanisme kerja klorokuin adalah...

a)

Menghambat sintesis protein parasit

b)

Menghambat aktivitas polimerase heme plasmodium sehingga terjadi lisis membran parasit

c)

Menghambat replikasi DNA parasit

d)

Menghambat metabolisme glukosa parasit

10.

Jika seorang anak berusia 16 tahun dengan berat badan 50kg terkena malaria p.v dan p.o, berapa dosis klorokuin fosfat yang diberikan?

a)

8,3 mg/kg

b)

16,7 mg/kg

c)

5 mg/kg

d)

10 mg/kg

11.

Bagaimana interaksi antara klorokuin dan meflokuin?

a)

Meningkatkan risiko kejang

b)

Menurunkan efektivitas klorokuin

c)

Menyebabkan gangguan pencernaan

d)

Tidak ada interaksi

12.

Meflokuin tidak boleh diberikan kepada pasien dengan kondisi berikut, kecuali:

a)

Wanita hamil

b)

Anak dengan berat badan < 5 kg

c)

Pasien dengan riwayat kejang

d)

Pasien dengan diabetes

13.

Bagaimana mekanisme kerja halofantrin?

a)

Menghambat polimerisasi heme

b)

Menghambat detoksifikasi heme pada parasit malaria

c)

Menghambat subunit 30S ribosom Plasmodium

d)

Skizontosid melalui mekanisme anti folat

14.

Dosis halofantrin untuk dewasa adalah:

a)

3 x 500 mg

b)

4 x 250 mg

c)

Kombinasi tetap 100 mg dengan atovakuon 250 mg

d)

25 mg/kg total dalam 2 dosis

15.

Tetrasiklin bekerja dengan cara:

a)

Menghambat polimerisasi heme

b)

Menghambat subunit 30S ribosom Plasmodium sehingga mengganggu sintesis protein

c)

Menghambat detoksifikasi heme

d)

Skizontosid melalui mekanisme anti folat

16.

Salah satu kontraindikasi penggunaan tetrasiklin adalah:

a)

Wanita hamil

b)

Pasien dengan gangguan konduksi jantung

c)

Anak dengan berat badan < 5 kg

d)

Pasien dengan riwayat kejang

17.

Mengapa meflokuin dapat menyebabkan kematian parasit?

a)

Karena menghambat polimerisasi heme sehingga heme toksik menumpuk

b)

Karena menghambat sintesis protein

c)

Karena menghambat detoksifikasi heme

d)

Karena skizontosid melalui mekanisme anti folat

18.

Siapa saja yang dikontraindikasikan untuk penggunaan kombinasi sulfadoksin-pirimetamin?

a)

Ibu menyusui, anak < 2 tahun, pasien hipersensitif terhadap sulfonamid

b)

Pasien dengan gangguan ginjal, anak > 5 tahun, ibu hamil

c)

Pasien dengan alergi makanan laut, anak < 5 tahun, ibu hamil

d)

Pasien dengan diabetes, anak < 1 tahun, ibu menyusui

19.

Indikasi utama penggunaan kombinasi sulfadoksin-pirimetamin adalah?

a)

Malaria oleh p. falciparum yang resisten klorokuin

b)

Profilaksis daerah endemik p. vivax

c)

Pengobatan demam berdarah

d)

Pencegahan infeksi bakteri

20.

Sebutkan efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan artemisin dan derivatnya!

a)

Mual, muntah, diare

b)

Sakit kepala, ruam kulit, insomnia

c)

Nyeri otot, batuk, demam

d)

Pusing, sembelit, gatal

21.

Bagaimana dosis pemberian artesunat untuk pengobatan malaria?

a)

2,4 mg/kg IV pada jam 0, 12, dan 24, lalu 2,4 mg/kg/hari sampai bisa minum oral

b)

3,2 mg/kg IM hari pertama, lalu 1,6 mg/kg/hari berikutnya

c)

1 dosis tunggal oral: 3 tablet (total 1500 mg sulfadoksin + 75 mg pirimetamin)

d)

Kombinasi tetap: atovakuon 250 mg dengan proguanil 100 mg

22.

Jelaskan mekanisme kerja atovakuon dalam pengobatan malaria!

a)

Menghambat transpor elektron pada membran mitokondria plasmodium

b)

Mencegah pembentukan asam folinat dari paba pada plasmodia

c)

Parasiticidal cepat (fast-acting schizonticidal)

d)

Meningkatkan absorpsi obat oleh makanan berlemak

23.

Apa mekanisme kerja utama dari ceftriaxone?

a)

Menghambat penicillin-binding proteins (pbps) yang berfungsi menyusun lapisan peptidoglikan

b)

Menghambat sintesis protein bakteri

c)

Mengganggu sintesis asam folat bakteri

d)

Menghambat replikasi DNA bakteri

24.

Pada pasien yang menerima ceftriaxone bersamaan dengan lansoprazole, risiko apa yang meningkat?

a)

Perpanjangan interval QTc

b)

Hipoglikemia

c)

Gagal ginjal

d)

Hipertensi

25.

Dosis ceftriaxone yang direkomendasikan untuk anak usia >28 hari adalah:

a)

50–100 mg/kg setiap 24 jam

b)

10–20 mg/kg setiap 12 jam

c)

500 mg setiap 8 jam

d)

1–2 g setiap 12 jam

26.

Ceftriaxone diindikasikan untuk pengobatan penyakit berikut, kecuali:

a)

Demam tifoid

b)

Leptospirosis

c)

Pioderma

d)

S. typhii

27.

Interaksi obat antara cephalexin dan metformin dapat menyebabkan:

a)

Peningkatan kadar metformin dalam serum

b)

Penurunan efektivitas metformin

c)

Hipoglikemia berat

d)

Penurunan kadar metformin dalam serum

28.

Efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan cephalexin adalah:

a)

Diare, muntah, dan kram perut

b)

Gagal ginjal akut

c)

Hipertensi

d)

Trombositopenia

29.

Levofloxacin dapat menyebabkan fragmentasi kromosom pada bakteri dengan cara:

a)

Menghambat sintesis protein ribosom

b)

Mengganggu metabolisme asam folat

c)

Dengan menjaga rantai DNA tetap terbuka pada konsentrasi tinggi sehingga menyebabkan fragmentasi

d)

Menghambat pembentukan dinding sel