wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ OTN

Total questions: 80

Worksheet time: 43mins

Name
Class
Date
1.

Konsep "sovereign power" sebagai hambatan perdagangan internasional paling tepat dijelaskan sebagai:

a)

Kewenangan pemerintah daerah mengatur retribusi

b)

Hak prerogatif suatu negara untuk mengubah regulasi perdagangan secara sepihak

c)

Kekuatan organisasi internasional dalam menetapkan standar

d)

Kewenangan pelabuhan dalam menentukan tarif bongkar muat

e)

Hak perusahaan multinasional untuk mempengaruhi kebijakan

2.

Perbedaan mendasar antara Direct Exportir dan Agen Exportir terletak pada:

a)

Jenis barang yang diperdagangkan

b)

Hubungan hukum dengan produsen dan pembeli luar negeri

c)

Besarnya volume perdagangan

d)

Penggunaan incoterms dalam transaksi

e)

Frekuensi pengiriman barang

3.

Dampak revolusi industri abad 18-19 terhadap perdagangan internasional yang PALING RELEVAN dengan konteks saat ini adalah:

a)

Penemuan mesin uap meningkatkan kecepatan kapal laut

b)

Spesialisasi produksi massal menciptakan ketergantungan antar negara

c)

Penggunaan tenaga kerja hewan untuk transportasi

d)

Penemuan kompas untuk navigasi

4.

Penerapan prinsip "non-discrimination" dalam WTO mengandung dua aspek utama, yaitu:

a)

Most-Favored-Nation dan National Treatment

b)

Free Trade dan Fair Trade

c)

Tariff Binding dan Market Access

d)

Customs Valuation dan Rules of Origin

e)

Safeguard Measures dan Anti-Dumping

5.

Berdasarkan UU Kepabeanan No. 17 Tahun 2006, definisi "daerah pabean" secara implisit dapat diartikan sebagai:

a)

Seluruh wilayah hukum Republik Indonesia

b)

Wilayah darat, perairan, dan ruang udara di atasnya

c)

Tempat penimbunan barang sementara

d)

Kawasan berikat dan pelabuhan laut

e)

Batas-batas geografis suatu negara

6.

Dalam konteks "market forecasting" untuk ekspor, faktor KRUSIAL yang perlu dianalisis adalah:

a)

Warna yang sedang tren di pasar global

b)

Kebijakan moneter dan fiskal negara tujuan

c)

Gaya hidup selebriti internasional

d)

Perubahan cuaca musiman

e)

Jadwal liburan nasional

7.

Berdasarkan peta zonasi maritim Indonesia, "Landas Kontinen" memiliki implikasi hukum penting dalam hal:

a)

Eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam di dasar laut

b)

Hak lintas damai kapal asing

c)

Yurisdiksi atas kegiatan perikanan

d)

Pembangunan pulau buatan

e)

Penetapan batas wilayah udara

8.

Berdasarkan Permendag No. 13/2012, suatu barang dikategorikan sebagai Barang Dibatasi Ekspor jika...

a)

Ekspornya diatur terkait kuota, jenis, atau jumlah yang diekspor

b)

Sama sekali tidak boleh dikeluarkan dari daerah pabean

c)

Hanya dapat diekspor oleh BUMN tertentu

d)

Tidak memerlukan persyaratan khusus apapun untuk diekspor

e)

Hanya diperdagangkan dalam pasar gelap

9.

Dalam proses ekspor yang melibatkan pihak ketiga, dokumen PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang) biasanya diajukan oleh...

a)

Eksportir langsung kepada Bea Cukai

b)

Importir kepada bank devisa

c)

Perusahaan pelayaran kepada pelabuhan

d)

Pihak ketiga (seperti PJT) kepada Bea Cukai

e)

Surveyor independen kepada Kementerian Perdagangan

10.

Seorang calon eksportir perorangan untuk barang bebas ekspor diwajibkan memiliki...

a)

NIB dan NPWP

b)

NPWP dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

c)

NPWP dan dokumen lain yang dipersyaratkan perundang-undangan

d)

Eksportir Terdaftar (ET) dan Persetujuan Ekspor (PE)

e)

Laporan Surveyor dan Surat Keterangan Asal

11.

Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan alasan suatu barang dikenakan LARTAS (Larangan dan Pembatasan) ekspor?

a)

Kurangnya permintaan global

b)

Ketidakmampuan memproduksi dalam jumlah besar

c)

Perubahan selera konsumen dunia

12.

Urutan aktivitas yang benar antara importir dan eksportir sebelum penandatanganan Sales Contract adalah...

a)

Offer Sheet → Inquiry → Order Sheet → Promotion

b)

Promotion → Inquiry → Offer Sheet → Order Sheet

c)

Inquiry → Order Sheet → Offer Sheet → Sales Confirmation

d)

Sales Confirmation → Offer Sheet → Inquiry → Promotion

e)

Order Sheet → Promotion → Inquiry → Offer Sheet

13.

Sebuah "Firm or Fixed Offer" memiliki karakteristik utama, yaitu...

a)

Tidak mencantumkan syarat khusus dan waktu berlaku

b)

Hanya mencantumkan syarat khusus tanpa waktu berlaku

c)

Mencantumkan waktu berlaku dan tanggal kadaluarsa

d)

Hanya berupa brosur tanpa harga spesifik

e)

Berlaku selamanya hingga ada pemberitahuan perubahan

14.

Azas "Konsensus" dalam Sales Contract merujuk pada...

a)

Kesepakatan sukarela dari kedua belah pihak

b)

Kewajiban menjalankan hak dan kewajiban

c)

Pemberian sanksi atau denda jika wanprestasi

d)

Penggunaan hukum internasional sebagai dasar

e)

Persetujuan dari pemerintah setempat

15.

Untuk barang dibatasi ekspor, persyaratan bagi lembaga/badan usaha mencakup hal berikut, KECUALI...

a)

NIB

b)

NPWP

c)

Pengakuan sebagai Eksportir Terdaftar (ET)

d)

Rekomendasi dari asosiasi produsen

e)

Persetujuan Ekspor (PE)

16.

Manakah dari dokumen berikut yang biasanya TIDAK dikirimkan bersamaan dengan pengiriman dokumen melalui kurir setelah shipping?

a)

Commercial Invoice

b)

Packing List

c)

Bill of Lading

d)

Sales Contract yang telah ditandatangani

e)

Certificate of Origin

17.

Jika suatu barang diekspor dengan menggunakan skema "Free Offer Sheet", implikasi hukum bagi penjual adalah...

a)

Penawaran mengikat dan tidak dapat dibatalkan

b)

Penawaran tidak mengikat dan tidak ada waktu berlaku

c)

Penawaran hanya berlaku untuk pembeli tertentu

d)

Penawaran harus disertai sample fisik

e)

Penawaran hanya berlaku dengan konfirmasi bank

18.

Dalam konteks ekspor, "Laporan Surveyor" umumnya diperlukan untuk...

a)

Barang bebas ekspor

b)

Barang dibatasi ekspor tertentu

c)

Semua jenis barang ekspor tanpa terkecuali

d)

Hanya untuk barang-barang berbahaya

e)

Hanya untuk ekspor ke kawasan tertentu

19.

Sebuah "Distribution Agreement" dalam perdagangan internasional pada dasarnya mengatur...

a)

Pembelian satu kali dalam jumlah besar

b)

Hak untuk memproduksi barang di bawah lisensi

20.

Jika dalam transaksi TIDAK dibuat Sales Contract, risiko terbesar yang dihadapi oleh eksportir adalah...

a)

Kehilangan bukti tertulis mengenai kesepakatan syarat dan kondisi

b)

Tidak bisa membuka L/C

c)

Barang tidak bisa dikirim melalui laut

d)

Pembeli tidak akan pernah membayar

e)

Tidak bisa mendapatkan NIB

21.

Dalam kasus dimana calon eksportir mendapatkan order besar tetapi tidak memiliki modal dan legalitas, langkah yang PALING TEPAT adalah...

a)

Menerima order dan memproduksi semampunya

b)

Menolak order tersebut secara langsung

c)

Berkolaborasi dengan perusahaan/pihak yang sudah memiliki legalitas dan kemampuan pendanaan

d)

Meminjam uang dengan bunga tinggi untuk mendanainya

e)

Meminta pembayaran penuh di muka dari importir

22.

Pertimbangan utama jika importir bersedia membayar 50% di muka dan sisa dibiayai pinjaman investor adalah...

a)

Margin keuntungan harus lebih tinggi dari bunga pinjaman

b)

Reputasi importir tidak perlu diverifikasi

c)

Tidak perlu membuat Sales Contract

d)

Barang langsung dikirim tanpa persetujuan bank

e)

Legalitas perusahaan tidak diperlukan

23.

Sumber informasi resmi mengenai perijinan dan LARTAS untuk komoditi ekspor dapat diperoleh melalui...

a)

Situs http://inatrade.kemendag.go.id/

b)

Media sosial menteri perdagangan

c)

Grup ekspor-impor di aplikasi percakapan

d)

Brosur dari perusahaan logistik

e)

Berita di media massa

24.

Dalam analisis SWOT untuk pemilihan NTE, faktor 'Ketersediaan bahan baku lokal yang murah' termasuk ke dalam analisis...

a)

Strength (Kekuatan)

b)

Weakness (Kelemahan)

c)

Opportunity (Peluang)

d)

Threat (Ancaman)

e)

Strategy (Strategi)

25.

Berikut ini yang termasuk jenis riset sekunder adalah...

a)

Riset Lapangan (Field Research)

b)

Riset Pasar Kualitatif

c)

Riset Meja (Desk Research)

d)

Riset Eksperimental

e)

Riset Pasar Primer

26.

Pada Tools ITC Export Potential Map, warna 'solid' pada Tree Map menunjukkan...

a)

Nilai ekspor yang belum tersentuh (Untapped Potential)

b)

Nilai impor suatu negara

c)

Nilai realisasi ekspor (Actual Export)

d)

Tingkat kesulitan pasar

e)

Potensi kerugian ekspor

27.

Jika neraca perdagangan suatu negara menunjukkan nilai impor lebih tinggi daripada ekspor, hal ini mengindikasikan bahwa...

a)

Negara tersebut sangat kompetitif di pasar global

b)

Mata uang negara tersebut akan menguat

c)

Negara tersebut dapat dikatakan kurang kompetitif

d)

Negara tersebut pasti mengalami resesi ekonomi

e)

Negara tersebut adalah pasar yang ideal untuk semua produk

28.

Dalam konteks 'Segmentasi Pasar' untuk ekspor, informasi 'preferensi rasa, warna, dan desain kemasan' di suatu NTE paling terkait dengan analisis...

a)

Profil Geografis

b)

Profil Demografis

c)

Profil Budaya dan Perilaku Konsumen

d)

Profil Ekonomi Makro

e)

Profil Infrastruktur

29.

Ketika menggunakan ITC Export Potential Map, untuk menemukan produk-produk apa saja dari Indonesia yang memiliki peluang di pasar global, kita harus memilih opsi...

a)

Markets

b)

Products

c)

Importers

d)

Trade Agreements

e)

Tariff Barriers

30.

Urutan tahapan riset pasar ekspor yang PALING TEPAT adalah...

a)

Collecting Data -> Pilih NTE -> Cari HS Code -> Kesimpulan

b)

Pilih NTE -> Cari HS Code -> Collecting Data -> Selecting Data -> Kesimpulan

c)

Cari HS Code -> Pilih Situs Desk Riset -> Pilih NTE -> Kesimpulan

d)

Identifying Kebutuhan -> Selecting Data -> Collecting Data -> Pilih NTE

e)

Kesimpulan -> Collecting Data -> Pilih NTE -> Cari HS Code

31.

Sebuah 'Gap Chart' pada ITC Export Potential Map secara visual membandingkan...

a)

Nilai Ekspor Aktual vs Potensi Ekspor yang Belum Tersentuh

b)

Tarif Bea Masuk antar negara

c)

Pertumbuhan PDB negara pengekspor dan pengimpor

d)

Jumlah pesaing dari negara lain

e)

Biaya logistik dan asuransi

32.

Indikator 'Population Pyramid' dari CIA World Factbook terutama berguna untuk menganalisis...

a)

Struktur usia dan komposisi gender penduduk suatu NTE

b)

Tingkat korupsi suatu negara

c)

Kualitas infrastruktur logistik

d)

Kebijakan moneter bank sentral

e)

Ketersediaan energi terbarukan

33.

Keuntungan STRATEGIS menggunakan 'Export Potential Map' dari ITC dibandingkan riset pasar konvensional adalah...

a)

Menyediakan analisis peluang ekspor yang belum tersentuh dengan visualisasi data yang mudah dipahami

b)

Menjamin keberhasilan transaksi ekspor

c)

Menggantikan kebutuhan akan Sales Contract

d)

Menghilangkan kewajiban memiliki NPWP dan NIB

e)

Memberikan pinjaman modal untuk eksportir

34.

Berdasarkan UU Kepabeanan Pasal 53, jika barang LARTAS yang telah diberitahukan dengan pemberitahuan pabean ternyata tidak memenuhi syarat untuk diimpor, maka atas permintaan importir, barang tersebut dapat:

a)

Langsung dijual di pasar gelap

b)

Dibatalkan impornya, diekspor kembali, atau dimusnahkan

c)

Disumbangkan kepada pihak berwenang

d)

Diberikan kepada importir tanpa syarat

e)

Didaur ulang menjadi produk lain

35.

Kebijakan 'Substitusi Impor' terutama bertujuan untuk:

a)

Meningkatkan ketergantungan pada produk luar negeri

b)

Mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri dengan mendorong produksi dalam negeri

c)

Menaikkan nilai mata uang asing

d)

Membatasi ekspor barang mentah

e)

Meningkatkan kuota impor barang modal

36.

Dalam proses impor yang melibatkan pihak ketiga, dokumen PIB (Pemberitahuan Impor Barang) diajukan oleh:

a)

Importir langsung kepada Bea Cukai

b)

Pihak ketiga (seperti freight forwarder) kepada Bea Cukai

c)

Eksportir asing kepada pemerintah Indonesia

37.

Berdasarkan penggolongan barang impor UU 7/2014, barang yang 'Dibatasi' biasanya karena pertimbangan:

a)

Melindungi keamanan dan keselamatan manusia

b)

Hanya untuk kepentingan militer

c)

Tidak memiliki nilai ekonomi sama sekali

d)

Selalu berupa barang berbahaya dan ilegal

e)

Hanya boleh diimpor oleh BUMN

38.

Dalam menentukan HS Code untuk produk yang akan diimpor, pertanyaan "What for?" terutama berkaitan dengan:

a)

Fungsi utama barang tersebut

b)

Negara asal barang

c)

Harga barang di pasar internasional

d)

Berat dan volume barang

e)

Warna dan desain kemasan

39.

LARTAS 'Border' untuk komoditas ikan segar mewajibkan:

a)

Pemeriksaan karantina pada proses impor

b)

Pembayaran bea masuk yang lebih tinggi

c)

Penggunaan transportasi udara khusus

d)

Persetujuan dari Kementerian Pertahanan

e)

Sertifikasi halal dari MUI

40.

Salah satu keuntungan menjadi importir langsung adalah:

a)

Tidak perlu memahami regulasi kepabeanan

b)

Bebas dari semua risiko kerusakan barang

c)

Dapat membeli dengan harga lebih murah dari tangan pertama

d)

Tidak memerlukan NIB dan NPWP

e)

Pembayaran selalu dapat dilakukan dengan mata uang rupiah

41.

Kebijakan 'Devaluasi' dalam konteks impor berdampak:

a)

Membuat harga barang impor menjadi lebih murah

b)

Meningkatkan daya beli masyarakat terhadap barang impor

c)

Menyebabkan harga barang impor menjadi lebih mahal

d)

Menghilangkan kebutuhan akan kuota impor

e)

Menyederhanakan proses bea cukai

42.

Dalam tahapan riset pasar impor, langkah 'Pemilihan Produk dan Supplier' dilakukan setelah:

a)

Pelaksanaan impor

b)

Identifikasi kebutuhan dalam negeri dan pemilihan situs desk riset

c)

Pembayaran pajak impor

d)

Penerbitan PIB

43.

Jika terjadi force majeure seperti pelarangan impor daging sapi secara tiba-tiba oleh pemerintah, solusi yang TIDAK tepat untuk importir adalah:

a)

Bernegosiasi dengan supplier untuk pengembalian dana atau pengalihan tujuan pengiriman

b)

Meminta barang diekspor kembali ke negara asal

c)

Memaksa Bea Cukai untuk meloloskan barang tersebut

d)

Mencari pasar alternatif di negara lain yang masih memperbolehkan

e)

Mengajukan permohonan pengecualian kepada instansi terkait

44.

Perbedaan mendasar antara Proforma Invoice dan Commercial Invoice terletak pada:

a)

Proforma Invoice bersifat final, sedangkan Commercial Invoice bersifat sementara

b)

Proforma Invoice digunakan untuk penawaran dan kalkulasi awal, sedangkan Commercial Invoice bersifat final untuk penagihan

c)

Commercial Invoice hanya dibuat oleh importir, sedangkan Proforma oleh eksportir

d)

Proforma Invoice wajib dilegalisir oleh kedutaan, sedangkan Commercial Invoice tidak

e)

Commercial Invoice tidak mencantumkan harga, sedangkan Proforma Invoice mencantumkan harga detail

45.

Sebuah Bill of Lading yang mencantumkan klausa "Shipper's Load, Stow, Weight and Count" (SLAC) menunjukkan bahwa:

a)

Perusahaan pelayaran bertanggung jawab penuh atas pemuatan dan perhitungan barang

b)

Pengirim (shipper) yang bertanggung jawab atas pemuatan, penumpukan, penimbangan, dan perhitungan barang

c)

Barang telah diperiksa secara menyeluruh oleh bea cukai

d)

Barang tersebut bebas dari segala bentuk pemeriksaan

e)

BL tersebut adalah jenis Non-Negotiable

46.

Consular Invoice diperlukan terutama untuk:

a)

Memastikan tidak adanya praktik dumping dengan memeriksa harga jual dibandingkan harga pasar

b)

Menggantikan fungsi Commercial Invoice dalam semua transaksi

c)

Mempermudah proses pembayaran melalui letter of credit

d)

Menjadi satu-satunya dokumen yang diperlukan untuk klaim asuransi

e)

Menghindari pemeriksaan fisik barang oleh bea cukai

47.

Sebuah Bill of Lading yang diterbitkan oleh freight forwarder (bukan shipping company langsung) dan biasanya digunakan dalam perdagangan yang melibatkan konsolidasi cargo disebut:

a)

Master Bill of Lading

b)

House Bill of Lading

c)

Through Bill of Lading

d)

Negotiable Bill of Lading

48.

Dalam konteks dokumen kepabeanan Indonesia, SPPB (Surat Persetujuan Pengeluaran Barang) diterbitkan oleh Bea Cukai:

a)

Sebelum pengajuan PIB

b)

Bersamaan dengan pengajuan PEB

c)

Setelah PIB dinyatakan lengkap dan memenuhi semua persyaratan

d)

Hanya untuk barang-barang tertentu yang dibatasi

e)

Hanya untuk transaksi di bawah nilai tertentu

49.

Sebuah 'Through Bill of Lading' biasanya digunakan ketika:

a)

Pengiriman barang hanya menggunakan satu moda transportasi

b)

Barang dikirim dengan rute langsung tanpa transhipment

c)

Pengiriman barang melalui lebih dari satu moda transportasi atau melibatkan transhipment

d)

Barang dikirim dalam kondisi tidak dipackaging

e)

Nilai barang di bawah threshold tertentu

50.

Certificate of Origin (SKA) berfungsi sebagai alat untuk:

a)

Pembebasan atau pengenaan tarif bea masuk berdasarkan perjanjian dagang

b)

Menjamin kualitas dan mutu barang

c)

Menggantikan fungsi Commercial Invoice

d)

Menjadi bukti kepemilikan barang yang dapat dinegosiasikan

e)

Menjadi satu-satunya dokumen yang diperlukan untuk impor

51.

Sebuah 'Insurance Policy' berbeda dari 'Cover Note' karena:

a)

Insurance Policy adalah dokumen asuransi yang bersifat sementara, sedangkan Cover Note bersifat tetap

b)

Insurance Policy diterbitkan oleh penjual, sedangkan Cover Note oleh pembeli

c)

Insurance Policy adalah kontrak asuransi yang lengkap dan mengikat, sedangkan Cover Note bersifat sementara sebelum policy diterbitkan

d)

Cover Note hanya digunakan untuk pengiriman via udara, sedangkan Insurance Policy untuk semua moda

e)

Insurance Policy tidak diperlukan jika sudah ada Cover Note

52.

Sebuah Bill of Lading yang mencantumkan 'To Order' pada kolom consignee merupakan jenis:

a)

Non-Negotiable Bill of Lading

b)

Straight Bill of Lading

c)

Negotiable Bill of Lading yang dapat dialihkan dengan endorsement

d)

Bill of Lading yang hanya berlaku untuk cargo berbahaya

e)

Bill of Lading yang tidak memerlukan endorsement untuk pengalihan

53.

Dalam proses ekspor, NPE (Nota Pelayanan Ekspor) diterbitkan untuk:

a)

Menggantikan fungsi PEB secara keseluruhan

b)

Melindungi pemasukan barang ke Kawasan Pabean dan/atau pemuatannya ke sarana pengangkut

54.

Perbedaan mendasar antara Proforma Invoice dan Commercial Invoice terletak pada:

a)

Proforma Invoice bersifat final, sedangkan Commercial Invoice bersifat sementara

b)

Proforma Invoice digunakan untuk penawaran dan kalkulasi awal, sedangkan Commercial Invoice bersifat final untuk penagihan

c)

Commercial Invoice hanya dibuat oleh importir, sedangkan Proforma oleh eksportir

d)

Proforma Invoice wajib dilegalisir oleh kedutaan, sedangkan Commercial Invoice tidak

e)

Commercial Invoice tidak mencantumkan harga, sedangkan Proforma Invoice mencantumkan harga detail

55.

Sebuah Bill of Lading yang mencantumkan klausa "Shipper's Load, Stow, Weight and Count" (SLAC) menunjukkan bahwa:

a)

Perusahaan pelayaran bertanggung jawab penuh atas pemuatan dan perhitungan barang

b)

Pengirim (shipper) yang bertanggung jawab atas pemuatan, penumpukan, penimbangan, dan perhitungan barang

c)

Barang telah diperiksa secara menyeluruh oleh bea cukai

d)

Barang tersebut bebas dari segala bentuk pemeriksaan

e)

BL tersebut adalah jenis Non-Negotiable

56.

Consular Invoice diperlukan terutama untuk:

a)

Memastikan tidak adanya praktik dumping dengan memeriksa harga jual dibandingkan harga pasar

b)

Menggantikan fungsi Commercial Invoice dalam semua transaksi

c)

Mempermudah proses pembayaran melalui letter of credit

d)

Menjadi satu-satunya dokumen yang diperlukan untuk klaim asuransi

e)

Menghindari pemeriksaan fisik barang oleh bea cukai

57.

Sebuah Bill of Lading yang diterbitkan oleh freight forwarder (bukan shipping company langsung) dan biasanya digunakan dalam perdagangan yang melibatkan konsolidasi cargo disebut:

a)

Master Bill of Lading

b)

House Bill of Lading

c)

Through Bill of Lading

d)

Negotiable Bill of Lading

e)

Received for Shipment Bill of Lading

58.

Dalam konteks dokumen kepabeanan Indonesia, SPPB (Surat Persetujuan Pengeluaran Barang) diterbitkan oleh Bea Cukai:

a)

Sebelum pengajuan PIB

b)

Bersamaan dengan pengajuan PEB

c)

Setelah PIB dinyatakan lengkap dan memenuhi semua persyaratan

d)

Hanya untuk barang-barang tertentu yang dibatasi

59.

Sebuah 'Through Bill of Lading' biasanya digunakan ketika:

a)

Pengiriman barang hanya menggunakan satu moda transportasi

b)

Barang dikirim dengan rute langsung tanpa transhipment

c)

Pengiriman barang melalui lebih dari satu moda transportasi atau melibatkan transhipment

d)

Barang dikirim dalam kondisi tidak dipackaging

e)

Nilai barang di bawah threshold tertentu

60.

Certificate of Origin (SKA) berfungsi sebagai alat untuk:

a)

Pembebasan atau pengenaan tarif bea masuk berdasarkan perjanjian dagang

b)

Menjamin kualitas dan mutu barang

c)

Menggantikan fungsi Commercial Invoice

d)

Menjadi bukti kepemilikan barang yang dapat dinegosiasikan

e)

Menjadi satu-satunya dokumen yang diperlukan untuk impor

61.

Sebuah 'Insurance Policy' berbeda dari 'Cover Note' karena:

a)

Insurance Policy adalah dokumen asuransi yang bersifat sementara, sedangkan Cover Note bersifat tetap

b)

Insurance Policy diterbitkan oleh penjual, sedangkan Cover Note oleh pembeli

c)

Insurance Policy adalah kontrak asuransi yang lengkap dan mengikat, sedangkan Cover Note bersifat sementara sebelum policy diterbitkan

d)

Cover Note hanya digunakan untuk pengiriman via udara, sedangkan Insurance Policy untuk semua moda

e)

Insurance Policy tidak diperlukan jika sudah ada Cover Note

62.

Sebuah Bill of Lading yang mencantumkan 'To Order' pada kolom consignee merupakan jenis:

a)

Non-Negotiable Bill of Lading

b)

Straight Bill of Lading

c)

Negotiable Bill of Lading yang dapat dialihkan dengan endorsement

d)

Bill of Lading yang hanya berlaku untuk cargo berbahaya

e)

Bill of Lading yang tidak memerlukan endorsement untuk pengalihan

63.

Dalam proses ekspor, NPE (Nota Pelayanan Ekspor) diterbitkan untuk:

a)

Menggantikan fungsi PEB secara keseluruhan

b)

Melindungi pemasukan barang ke Kawasan Pabean dan/atau pemuatannya ke sarana pengangkut

c)

Menjadi bukti pembayaran bea keluar

d)

Menggantikan fungsi invoice komersial

e)

Menjadi satu-satunya dokumen yang diperlukan untuk ekspor

64.

Dalam konteks kemasan untuk kargo internasional, 'Packing Group I' menurut klasifikasi UN menunjukkan:

a)

Tingkat bahaya paling rendah dengan persyaratan kemasan minimal

b)

Tingkat bahaya sedang dengan persyaratan kemasan standar

65.

Sebuah peti kemas dengan kode 4G/Y5/S/07/A/PA-03/3050 menunjukkan bahwa:

a)

Kemasan tersebut untuk barang berbahaya Packing Group I

b)

Kemasan tersebut telah diuji untuk Packing Group II dengan berat maksimum 5 kg

c)

Kemasan tersebut untuk barang cair dengan volume 3050 liter

d)

Kemasan tersebut diproduksi tahun 2005

e)

Kemasan tersebut disetujui oleh otoritas Amerika Serikat

66.

Perbedaan utama antara EMKU/EMKL dengan Freight Forwarder terletak pada:

a)

EMKU/EMKL hanya mengurus transportasi domestik door to port/port to door

b)

Freight Forwarder hanya mengurus dokumen tanpa menangani fisik barang

c)

EMKU/EMKL memiliki lisensi internasional sedangkan Freight Forwarder hanya domestik

d)

Freight Forwarder tidak boleh menangani kepabeanan

e)

EMKU/EMKL khusus untuk kargo udara saja

67.

Dalam konteks restraint cargo di dalam kontainer, 'shoring' merujuk pada:

a)

Pengikatan dengan tali atau rantai

b)

Penopang dengan bahan kuat untuk mencegah pergerakan

c)

Penjepit dengan material kayu

d)

Penguncian tiga dimensi seperti bata

e)

Pemberian bantalan pada celah

68.

Sebuah pengiriman dengan rute Bandung-Jakarta-Hamburg-Frankfurt menggunakan tiga moda transportasi berbeda dengan satu dokumen melalui Bill of Lading disebut:

4 lines
69.

Intermodal Transport

a)

Intermodal Transport

b)

Combined Transport

c)

Through Transport

d)

Segmented Transport

70.

Dalam prosedur impor, Surat Penyerahan Peti Kemas (SP2) diperlukan untuk:

a)

Mengambil barang dari CFS

b)

Mengembalikan peti kemas kosong ke depo

c)

Membuat Pemberitahuan Impor Barang (PIB)

d)

Mengurus pembayaran PDRI

e)

Menerima Notice of Arrival

71.

Sebuah peti kemas 40' HC memiliki kapasitas volume dan berat maksimum yang lebih besar dibandingkan 40' GP karena:

a)

Lebar yang lebih besar

b)

Panjang yang lebih besar

c)

Tinggi yang lebih besar

d)

Material yang lebih ringan

e)

Desain dinding yang lebih tipis

72.

Dalam perhitungan biaya FOB ekspor, komponen 'THC dan Doc Fee' biasanya dibayarkan kepada:

a)

Eksportir

b)

Importir

c)

Terminal operator

d)

Freight Forwarder

e)

Shipping line

73.

Dalam sistem pembayaran Open Account, kapan importir melakukan pembayaran kepada eksportir?

a)

Sebelum barang dikirim

b)

Pada saat barang dikirim

c)

Setelah barang diterima sesuai kesepakatan waktu

d)

Setelah dokumen diterima bank

e)

Setelah ada konfirmasi dari bea cukai

74.

Pada metode Advance Payment, risiko terbesar ditanggung oleh...

a)

Eksportir

b)

Importir

c)

Bank penerbit

d)

Pemerintah

e)

Perusahaan asuransi

75.

Dalam sistem Consignment, barang yang dikirim oleh eksportir bersifat...

a)

Dijual langsung kepada importir

b)

Dibayar penuh di muka

c)

Dititipkan untuk dijual oleh importir

d)

Dikembalikan jika tidak laku

e)

Diberikan sebagai hadiah

76.

Apa yang dimaksud dengan D/A dalam metode Collection?

a)

Dokumen diserahkan setelah pembayaran lunas

b)

Dokumen diserahkan setelah importir mengaksep wesel

c)

Dokumen diserahkan setelah barang tiba

d)

Dokumen diserahkan setelah negosiasi harga

e)

Dokumen diserahkan setelah ada jaminan bank

77.

Pada skema Collection D/P, kapan dokumen diserahkan kepada importir?

a)

Setelah importir menerima barang

b)

Setelah importir mengaksep wesel

c)

Setelah importir membayar ke bank

d)

Setelah eksportir menyetujui kredit

e)

Setelah ada persetujuan dari kedua pihak

78.

Apa yang menjadi ciri khas dari Direct Barter?

a)

Melibatkan tiga negara

b)

Menggunakan mata uang asing sebagai denominator of value

c)

Barang ditukar tanpa alat penilai

d)

Hanya berlaku untuk jasa

e)

Dilakukan melalui letter of credit

79.

Dalam Counter Purchase, yang terjadi adalah...

a)

Satu negara menjual barang dan wajib membeli barang dari negara mitra

b)

Barang ditukar langsung tanpa melibatkan uang

c)

Hanya melibatkan transaksi satu arah

d)

Pembayaran dilakukan dengan emas

e)

Tidak ada kewajiban membeli kembali

80.

Sistem Buy Back Barter umumnya diterapkan dalam konteks...

a)

Perdagangan barang konsumsi

b)

Alih teknologi dari negara maju ke berkembang

c)

Ekspor hasil pertanian

d)

Pembayaran menggunakan emas

e)

Transaksi tanpa kontrak