NEW
Font size
WorksheetsDeteksi dini Komplikasi pada BBL
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Seorang perempuan, 28 tahun, G1P0A0 dengan riwayat Diabetes Melitus Gestasional, bidan sedang menolong persalinan, Bayi lahir spontan dengan berat badan 4.100 gram. Segera setelah lahir, bayi tidak menangis, tubuh lemas, dan tampak kebiruan. Bidan segera memindahkan bayi ke meja resusitasi yang telah dialasi kain hangat dan berada di bawah radiant warmer. Apakah prioritas tindakan yang harus dilakukan bidan lulusan Diploma III sesuai kewenangan dalam 30-60 detik pertama (Golden Minute)?
Melakukan penilaian Skor APGAR untuk menentukan tingkat asfiksia
Segera memberikan oksigen 5 liter/menit dengan sungkup
Melakukan langkah awal resusitasi: atur posisi, keringkan, dan stimulasi
Langsung melakukan Ventilasi Tekanan Positif (VTP)
Menghisap lendir dari mulut dan hidung secara rutin menggunakan suction
Seorang perempuan, umur 30 tahun, G3P2A0, hamil 39 minggu, datang ke RS dengan keluhan mules sejak 4 jam yang lalu. Hasil anamnesis: riwayat persalinan normal. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N 76 x/menit, S 36,5oC, P 20 x/menit, TFU 41 cm, DJJ 140x/menit teratur, kontraksi 3x/10/45", pembukaan lengkap, ketuban utuh, kepala di Hodge IV. Penyulit apakah yang mungkin terjadi pada kasus tersebut?
Distosia bahu
CPD
Partus lama
Inersia uteri
Gawat janin
Bayi perempuan, usia 2 jam, lahir dari ibu dengan DM tipe 2. Berat lahir 4.200 gram. Bayi tampak lemas, tidak mau menyusu, dan kulitnya teraba dingin. Pemeriksaan suhu aksila menunjukkan 35,2°C. Bayi tidak menunjukkan tanda gangguan pernapasan. Kondisi ibu stabil. Apakah tatalaksana awal yang paling tepat untuk kondisi bayi tersebut sesuai kewenangan bidan?
Segera rujuk ke rumah sakit tanpa melakukan intervensi apapun
Memandikan bayi dengan air hangat untuk meningkatkan suhu tubuh
Melakukan Perawatan Metode Kanguru (PMK) dan anjurkan menyusu lebih sering
Meletakkan bayi di bawah lampu sorot biasa sambil memberikan oksigen
Memberikan infus cairan hangat untuk meningkatkan suhu tubuh
Seorang bayi perempuan, lahir 1 hari yang lalu di RS secara spontan. Hasil anamnesis : KU lemah, dan malas menyusui. Hasil pemeriksaan : kulit terlihat pucat dan sedikit kebiruan, BB 2500 gram, PB 49 cm, N 104x /menit, P 24/Menit , S 34,5˚C. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut ?
Asfiksia
Hipertemi
Hipotermi
Ikterus fisiologis
Ikterus patologis
Seorang bayi laki-laki, lahir 3 jam yang lalu di RS. Hasil anamnesis: umur kehamilan 35 minggu. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan BB lahir 2000 gram, kulit tipis, reflek menghisap dan menelan masih lemas, pada genitalia ditemukan testis belum turun ke scrotum.
Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut ?
BBLR
Aterm
Post term
Preterm
BBL
Seorang bayi laki-laki, lahir spontan 1 jam yang lalu di RS, usia gestasi 38 minggu. Hasil pemeriksaan: BB 2.500 gram, PB 49 cm, FR 120x/menit, P 48 x/menit, S 36,5°C, tidak ditemukan kelainan, daya hisap kuat.
Rencana asuhan apakah yang harus diberikan pada kasus tersebut?
Beri Oksigen
Berikan kortikosteroid
Rawat dalam indikator
Lakukan metode kangguru
Rawat gabung dengan ibunya
Seorang bayi laki laki, baru lahir di TPMB. Riwayat kelahiran anak kedua, usia gestasi 39 minggu, kala II persalinan lama. Hasil pemeriksaan Bayi lahir tidak segera menangis, tonus otot lemas, kulit jari-jari ekstremitas tampak kebiruan. Diagnosis apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Apneu
Asfiksia
Kelainan jantung
Gangguan fungsi ginjal
Gangguan fungsi motorik
Seorang bayi perempuan baru lahir di TPMB, usia kehamilan 38 minggu dengan bBB 2400 gr, PB 45 cm. Hasil pemeriksaan: bernapas spontan, warna kulit kemerahan, bayi menangis lemah, reflek (+), FJ 150 x/menit, S 36,5°C. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
BBLR
Asfiksia Ringan
Hipothermi
Prematur
Hiperthermi
Seorang bayi perempuan, baru lahir di PMB. Hasil anamnesis umus gestasi aterm. Hasi pemeriksaan bayi tidak segera menangis, tampak megap-megap, warna kulit anggota gerak kebiruan, tonus otot lemah. Tali pusat telah dipotong dan diikat. Tindakan apakah selanjutnya yang harus dilakukan pada kaus tersebut?
Jaga kehangatan tubuh bayi
Keringkan tubuh bayi
Reposisi bayi
Atur posisi
Isap lendir
Seorang perempuan, umur 25 tahun, telah melahirkan bayi baru lahir, di RS dengan umur kehamilan 42 minggu. Hasil pemeriksaan didapatkan berat badan 2900 gr, N 100x/menit, tubuh bayi kemerahan, ekstremitas biru, tonus otot aktif, gerakan sedikit, menangis kuat. Apakah diagnosis bayi yang tepat pada kasus tersebut?
Bronchopneumonia
Asfiksia sedang
Asfiksia ringan
Asma
ISPA
Seorang perempuan, umur 29 tahun, G2P0A1, usia kehamilan 40 minggu, datang ke PMB dengan sakit pinggang menjalar ke perut bagian bawah. Hasil pemeriksaan: TFU 39 cm, pembukaan lengkap. Ibu dipimpin meneran selama 45 menit, kepala lahir, namun tidak terjadi putar paksi luar, bahu anterior macet dibawah simphysis pubis. Apakah Risiko yang mungkin terjadi pada kasus tersebut ?
Asfiksia
Hipoglikemi
Fraktur Femur
Caput Succedaneum
Hiperglikemi
Seorang bayi perempuan, lahir spontan di PMB, proses kelahiran agak lama, bayi lahir langsung menangis. Hasil pemeriksaan terdapat benjolan dikepala, teraba lunak, berbatas tidak tegas, dan melampaui sutura . Diagosis apakah yang tepat pada kasus tersebut?
Trauma Kepala
Caput succesedeneum
Cephalhematom
Perdarahan intrakraneal
Oedema kepala
Seorang perempuan baru saja melahirkan bayi 1 menit yang lalu di Klinik Bersalin, umur kehamilan aterm, bayi menangis kuat, warna kulit merah, bayi mulai mencari puting susu. Setelah 1 jam dilakukan pemeriksaan antropometri dengan hasil: BB bayi 3800 gram, PB 56 cm, kulit lanugo sedikit, LK: 34
cm, LD: 35 cm. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?
Bayi baru lahir normal
Bayi baru lahir dismatur
Bayi baru lahir prematur
Bayi baru lahir post matur
Bayi baru lahir dengan obesitas
Seorang bayi laki-laki lahir spontan 2 jam yang lalu di Rumah sakit, BB 2400 gr, PB 47 cm,. Usia kehamilan 36 minggu. Hasil pemeriksaan: Frekuensi jantung 110x/menit, Terdapat banyak lanugo, reflex belum sempurna. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?
Immatur
Dismatur
Prematur
Post matur
Matur
Seorang bayi perempuan baru saja dilahirkan spontan, dengan riwayat usia gestasi 40 minggu di RB. Hasil Pemeriksaan: KU baik, BB lahir 3000 gram, PB 50 cm, S 36°C, N 125x/menit, badan dan ekstremitas berwarna merah, menangis kuat, gerakan sedikit, bersin saat dilakukan rangsangan taktil. Berapakah nilai Apgar Skor bayi sesuai kasus?
6
7
8
9
10
Seorang bayi perempuan lahir 2 jam yang lalu di rumah. Hasil anamnesis: Bayi menyusu kuat, BAK lancar, BAB 3x/sehari. Hasil pemeriksaan: BB lahir 2400 gram, PB 46 cm, S 35oC, Frekuensi Jantung 120x/menit, refleks hisap kuat, dan pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Asuhan yang harus diberikan kepada bayi pada kasus tersebut?
Lakukan perawatan metode kanguru
Letakkan dibawah lampu
Berikan infus dekstrose
Berikan antibiotik
Rujuk segera
Seorang bayi perempuan lahir 1 jam yang lalu, IMD telah dilakukan dengan baik, saat ini bayi sedang ditimbang oleh seorang mahasiswa kebidanan, BB 2800 gr, panjang badan 50 cm, saat lahir menangis kuat.
Saat ditimbang bayi dalam kondisi telanjang, dan timbangan tanpa alas, dengan alasan agar tidak mempengaruhi berat badan saat diukur. Kodisi diatas dapat menyebabkan hipotermia. Bagaimanakah cara
kehilangan panas tubuh pada kasus tersebut?
Konveksi
Radiasi
Konduksi
Respirasi
Evaporasi
Seorang bayi baru lahir 2 jam yang lalu di BPM. bayi tidak mau menyusui, bayi tampak lesu, dari hasil pemeriksaan didapatkan suhu 34 C dan denyut jantung bayi 90x/menit. Apakah diagnosa pada kasus di atas ?
Hipotermi
Hipertermi
Tetanus neonatorum
Hipoglikemia
Kejang
Seorang bayi laki laki, baru lahir di TPMB. Riwayat kelahiran anak kedua, usia gestasi 39 minggu, kala II persalinan lama. Hasil pemeriksaan Bayi lahir tidak segera menangis, tonus otot lemas, kulit jari-jari ekstremitas tampak kebiruan. Diagnosis apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Apneu
Asfiksia
Kelainan jantung
Gangguan fungsi ginjal
Gangguan fungsi motorik
Seorang bayi baru lahir normal di klinik bersalin 15 menit yang lalu, setelah pemotongan dan pengikatan tali pusat bayi segera dilakukan IMD, dan bidan menyarankan pada ibu agar bayi tetap dipakaikan topi. Apakah tujuan utama bidan memakaikan topi pada bayinya?
Mencegah masuk angin
Mengikuti aturan APN
Mencegah infeksi
Mencegah hipotermia
Menghangatkan bayi
