wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

M. Strategik 3.2 Konstruksi Skenario: Model Royal Dutch/Shell

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari Kegiatan Belajar 2 (KB 2) dalam materi ini?

a)

Menjelaskan analisis lingkungan bisnis makro dan mikro

b)

Menjelaskan penggunaan alat analisis konstruksi skenario dalam analisis lingkungan bisnis

c)

Membahas sejarah Royal Dutch/Shell

d)

Menguraikan metode pemasaran bisnis

2.

Mengapa model Royal Dutch/Shell (RDS) tidak pernah secara resmi dinyatakan oleh RDS sendiri?

a)

Karena model tersebut sudah usang

b)

Karena model tersebut hanya digunakan di Indonesia

c)

Karena penamaan model RDS lebih didasarkan pada karya-karya yang dibuat oleh mereka yang pernah terlibat secara mendalam

d)

Karena model tersebut tidak efektif

3.

Jelaskan alasan mengapa konstruksi skenario belum begitu populer di Indonesia, meskipun sering digunakan untuk memadukan keseluruhan komponen ALB.

a)

Karena konstruksi skenario terlalu rumit untuk dipahami

b)

Karena konstruksi skenario belum banyak diperkenalkan dan dipelajari secara teknis di Indonesia

c)

Karena konstruksi skenario hanya digunakan oleh perusahaan asing

d)

Karena konstruksi skenario tidak relevan dengan bisnis di Indonesia

4.

Bagaimana proses dan tahapan dalam konstruksi skenario menurut penjelasan dalam materi ini?

a)

Merupakan resep baku yang kaku dan tidak boleh disimpangi

b)

Merupakan kerangka dasar yang dapat digunakan sebagai pijakan awal membangun skenario

c)

Merupakan metode yang sepenuhnya mekanistik

d)

Merupakan proses yang harus diikuti secara persis seperti yang tertulis

5.

Mengapa skenario yang berhasil dibangun biasanya disebut dengan skenario terfokus (focus scenarios) dan bukan skenario visioner (vision scenarios)?

a)

Karena skenario terfokus lebih berkaitan langsung dengan pokok persoalan strategis yang sedang dihadapi perusahaan.

b)

Karena skenario visioner lebih mudah dibuat dan diterapkan.

c)

Karena skenario terfokus bersifat global dan tidak terkait dengan perusahaan.

d)

Karena skenario visioner selalu digunakan dalam pengambilan keputusan.

6.

Menurut Schwartz (1991), mengapa konstruksi skenario lebih baik dimulai dari dalam ke luar (from the inside out) daripada dari luar ke dalam (from the outside in)?

a)

Karena dimulai dari dalam ke luar selalu diawali dengan pertanyaan tentang keputusan spesifik yang hendak dibuat oleh eksekutif perusahaan.

b)

Karena dimulai dari luar ke dalam lebih cepat dan efisien.

c)

Karena dimulai dari dalam ke luar tidak memerlukan data bisnis.

d)

Karena dimulai dari luar ke dalam lebih mudah dipahami oleh semua pihak.

7.

Jelaskan mengapa kesalahan dalam tahap identifikasi pokok persoalan dapat berpengaruh besar terhadap pemilihan kekuatan penentu utama (main driving forces) dalam pembangunan skenario!

a)

Karena kesalahan pada tahap ini dapat menyebabkan kegagalan membangun inti skenario yang konsisten secara logika.

b)

Karena tahap ini tidak berpengaruh pada hasil akhir skenario.

c)

Karena tahap ini hanya bersifat administratif.

d)

Karena tahap ini hanya mempengaruhi proses kreatif, bukan hasil akhir.

8.

Bagaimana proses kreatif mempengaruhi pengembangan skenario dari skenario awal hingga skenario akhir menurut penjelasan dalam teks?

a)

Proses kreatif mempengaruhi pengembangan skenario dengan menunjukkan bagaimana skenario awal dibangun, dikembangkan, dan akhirnya menjadi skenario akhir.

b)

Proses kreatif hanya berperan dalam tahap akhir skenario.

c)

Proses kreatif tidak berpengaruh pada pengembangan skenario.

d)

Proses kreatif hanya digunakan untuk membuat cetak biru (blue print) skenario.

9.

Mengapa penting untuk mengidentifikasi pokok persoalan (focal issues) sejak awal dalam proses perumusan skenario strategis perusahaan?

a)

Agar skenario yang hendak dibangun tidak melebar pada banyak persoalan

b)

Agar perusahaan dapat menghindari persaingan

c)

Agar perusahaan dapat meningkatkan laba secara langsung

d)

Agar perusahaan dapat mengurangi jumlah karyawan

10.

Bagaimana sejarah perusahaan dan perubahan lingkungan bisnis dapat berperan dalam proses identifikasi pokok persoalan strategis?

a)

Menjadi sumber inspirasi awal identifikasi pokok persoalan

b)

Menjadi alasan utama untuk melakukan PHK

c)

Menjadi dasar penetapan harga produk

d)

Menjadi alasan untuk menunda investasi

11.

Salah satu contoh pokok persoalan yang sering dihadapi perusahaan di Indonesia adalah kebingungan dalam menentukan waktu ekspansi usaha. Apa faktor utama yang menyebabkan kebingungan ini?

a)

Daya beli masyarakat yang tidak kunjung membaik secara signifikan

b)

Persaingan harga yang terlalu tinggi

c)

Kurangnya tenaga kerja terampil

d)

Ketersediaan bahan baku yang terbatas

12.

Jelaskan mengapa dalam industri tertentu seperti industri minyak, cakupan waktu perencanaan skenario bisa sangat panjang hingga belasan tahun!

a)

Karena investasi yang dibutuhkan sangat besar dan tidak mudah untuk diubah

b)

Karena permintaan pasar selalu stabil

c)

Karena teknologi yang digunakan selalu sama

d)

Karena regulasi pemerintah tidak pernah berubah

13.

Bagaimana hubungan antara pokok persoalan dan kekuatan penentu (driving forces) dalam penyusunan skenario strategis?

a)

Pokok persoalan dan kekuatan penentu saling melengkapi dalam menemukan bahan baku penyusunan skenario

b)

Pokok persoalan selalu lebih penting daripada kekuatan penentu

c)

Kekuatan penentu hanya digunakan untuk analisis keuangan

d)

Pokok persoalan tidak berhubungan dengan kekuatan penentu

14.

Mengapa identifikasi aktor dianggap sebagai salah satu langkah penting dalam membangun konstruksi skenario menurut Schoemaker dan Mavaddat (2000)?

a)

Karena aktor adalah satu-satunya pihak yang menentukan arah perusahaan

b)

Karena aktor memiliki kepentingan terhadap perusahaan dan dapat mempengaruhi isi serta implementasi skenario

c)

Karena aktor selalu berasal dari dalam perusahaan saja

d)

Karena aktor tidak berpengaruh terhadap skenario yang dibuat

15.

Identifikasi kekuatan penentu utama dianggap sebagai tahapan yang memiliki karakter akademik paling tinggi dalam proses penyusunan skenario karena:

a)

Karena hanya membutuhkan data sekunder

b)

Karena menuntut kedalaman dan ketelitian penelitian serta bantuan kepekaan manajemen dan tenaga ahli

c)

Karena dapat dilakukan tanpa analisis mendalam

d)

Karena tidak memerlukan sejarah perusahaan

16.

Bagaimana peran arsitek skenario dalam proses identifikasi aktor menurut teks?

a)

Hanya mengumpulkan data sekunder

b)

Mengenali posisi politik, peran manajerial, dan kepentingan ekonomi para aktor

c)

Mengabaikan kepentingan para pemangku kepentingan

d)

Hanya fokus pada pemegang saham saja

17.

Mengapa langkah identifikasi aktor tidak boleh dilewati dalam proses penyusunan skenario?

a)

Karena langkah ini tidak berpengaruh pada hasil akhir skenario

b)

Karena langkah ini memberikan sumbangan penting ketika cetak biru skenario hendak dibangun

c)

Karena langkah ini hanya formalitas saja

d)

Karena langkah ini hanya dilakukan oleh pihak luar perusahaan

18.

Apa perbedaan utama antara variabel kecenderungan (tren) dan variabel ketidakpastian (uncertainties) dalam analisis lingkungan bisnis?

a)

Variabel kecenderungan dapat diperkirakan arahnya, sedangkan variabel ketidakpastian tidak dapat diperkirakan arahnya.

b)

Variabel kecenderungan selalu memiliki pengaruh negatif, sedangkan variabel ketidakpastian selalu positif.

c)

Variabel kecenderungan hanya berasal dari lingkungan mikro, sedangkan variabel ketidakpastian dari lingkungan makro.

d)

Variabel kecenderungan tidak berpengaruh pada pokok persoalan, sedangkan variabel ketidakpastian sangat berpengaruh.

19.

Mengapa penting untuk menemukan kekuatan penentu yang khas dalam analisis skenario bisnis?

a)

Karena kekuatan penentu yang khas hanya berlaku untuk satu perusahaan saja.

b)

Karena kekuatan penentu yang khas dapat mempengaruhi pokok persoalan skenario secara spesifik dan tidak bersifat generik.

c)

Karena kekuatan penentu yang khas selalu berasal dari lingkungan mikro.

d)

Karena kekuatan penentu yang khas tidak memerlukan analisis lebih lanjut.

20.

Bagaimana cara membedakan variabel lingkungan bisnis ke dalam kategori kecenderungan dan ketidakpastian?

a)

Berdasarkan tingkat pengaruhnya terhadap perusahaan.

b)

Berdasarkan apakah arah pengaruhnya dapat diperkirakan atau tidak.

c)

Berdasarkan asal variabel dari lingkungan makro atau mikro.

d)

Berdasarkan jumlah variabel yang ditemukan.

21.

Jelaskan mengapa variabel yang termasuk dalam kategori kecenderungan tidak selalu lebih penting daripada variabel ketidakpastian dalam analisis skenario bisnis.

a)

Karena kedua kelompok memiliki derajat penting yang sama, hanya saja prakiraan arah pengaruhnya yang berbeda.

b)

Karena variabel kecenderungan selalu lebih mudah diidentifikasi.

c)

Karena variabel ketidakpastian tidak pernah berpengaruh pada skenario.

d)

Karena variabel kecenderungan hanya bersifat positif.

22.

Mengapa variabel kelompok U dengan tingkat ketidakpastian dan pengaruh tertinggi dipilih dalam penyusunan inti skenario?

a)

Karena variabel tersebut memiliki pengaruh terbesar terhadap hasil skenario.

b)

Karena variabel tersebut paling mudah diidentifikasi.

c)

Karena variabel tersebut selalu memiliki nilai yang tetap.

d)

Karena variabel tersebut tidak memerlukan analisis lebih lanjut.

23.

Bagaimana cara membedakan tingkat ketidakpastian dan pengaruh variabel kelompok U dalam matriks tingkat ketidakpastian dan pengaruh (MTKP)?

a)

Dengan mengelompokkan variabel ke dalam tiga kategori: tinggi, sedang, dan rendah.

b)

Dengan mengurutkan variabel berdasarkan abjad.

c)

Dengan memilih variabel secara acak.

d)

Dengan mengelompokkan variabel berdasarkan warna.

24.

Mengapa MTKP memiliki sembilan sel dalam penggunaannya?

a)

Karena ada tiga kategori ketidakpastian dan tiga kategori pengaruh yang dikombinasikan.

b)

Karena hanya ada sembilan variabel yang dianalisis.

c)

Karena setiap variabel hanya bisa masuk satu sel.

d)

Karena MTKP hanya digunakan untuk sembilan skenario.

25.

Jelaskan alasan arsitek skenario memberikan perhatian pada kekuatan penentu yang berada di pojok kanan atas MTKP!

a)

Karena kekuatan penentu di pojok kanan atas memiliki ketidakpastian dan pengaruh tertinggi.

b)

Karena kekuatan penentu di pojok kanan atas paling mudah diubah.

c)

Karena kekuatan penentu di pojok kanan atas memiliki risiko terendah.

d)

Karena kekuatan penentu di pojok kanan atas selalu bersifat tetap.

26.

Apa tujuan utama dari pembuatan matriks inti skenario dalam manajemen strategik?

a)

Untuk mengidentifikasi kemungkinan skenario berdasarkan dua variabel utama

b)

Untuk menentukan anggaran perusahaan

c)

Untuk memilih pemimpin tim

d)

Untuk mengurangi jumlah karyawan

27.

Bagaimana cara menyusun matriks inti skenario menurut penjelasan pada teks?

a)

Dengan membuat matriks dua-kali-dua dari dua variabel utama

b)

Dengan membuat grafik batang dari satu variabel

c)

Dengan menggunakan satu sumbu saja

d)

Dengan mengelompokkan data secara acak

28.

Mengapa sumbu horizontal dan vertikal pada matriks inti skenario masing-masing menggambarkan dua kemungkinan?

a)

Agar setiap sel pada matriks mewakili satu kemungkinan skenario

b)

Agar matriks menjadi lebih rumit

c)

Agar memudahkan penghitungan matematika

d)

Agar mengurangi jumlah skenario yang mungkin

29.

Proses penentuan variabel U1 dan U2 dalam pembuatan inti skenario dilakukan dengan cara:

a)

Memilih dua variabel yang memiliki ketidakpastian dan dampak paling signifikan

b)

Memilih variabel secara acak

c)

Memilih variabel yang paling mudah diukur

d)

Memilih variabel yang sudah pasti hasilnya

30.

Bagaimana hubungan antara jumlah sel pada matriks inti skenario dan jumlah kemungkinan skenario yang dihasilkan?

a)

Setiap sel pada matriks mewakili satu kemungkinan skenario

b)

Setiap sel pada matriks mewakili dua kemungkinan skenario

c)

Jumlah sel tidak berhubungan dengan jumlah skenario

d)

Hanya satu sel yang mewakili semua skenario

31.

Apa tujuan utama dari penggunaan matriks inti skenario dalam penyusunan skenario?

a)

Mengidentifikasi sebanyak mungkin variabel yang terlibat dalam skenario

b)

Menghasilkan empat kemungkinan skenario dari dua variabel utama

c)

Mengurangi ketidakpastian dalam semua situasi

d)

Menyusun skenario berdasarkan satu variabel saja

32.

Mengapa teknik inti skenario dengan lebih dari empat kemungkinan jarang digunakan dalam praktik manajemen?

a)

Karena lebih dari empat kemungkinan membuat pengambilan keputusan menjadi lebih rumit

b)

Karena lebih dari empat kemungkinan selalu menghasilkan keputusan yang salah

c)

Karena tidak mungkin menemukan lebih dari dua variabel

d)

Karena teknik ini hanya digunakan untuk situasi sederhana

33.

Bagaimana hubungan antara variabel U1 dan U2 dalam penyusunan inti skenario menurut teks?

a)

U2 harus terjadi sebelum U1

b)

U1 dan U2 tidak saling berhubungan

c)

U1 harus terjadi terlebih dahulu sebelum U2

d)

U1 dan U2 selalu terjadi bersamaan

34.

Jika ditemukan tiga variabel U dengan tingkat ketidakpastian dan dampak tinggi, berapa banyak kemungkinan skenario yang dapat dihasilkan menurut teknik inti skenario?

a)

Empat kemungkinan

b)

Enam kemungkinan

c)

Delapan kemungkinan

d)

Dua kemungkinan

35.

Mengapa inti skenario dalam cetak biru skenario dianggap masih bersifat kasar dan belum mampu menggambarkan proyeksi kemungkinan masa depan secara utuh?

a)

Karena hanya melibatkan satu variabel utama

b)

Karena hanya melibatkan dua atau tiga variabel utama

c)

Karena sudah melibatkan semua variabel ketidakpastian

d)

Karena sudah memiliki tema narasi yang lengkap

36.

Apa tujuan dari proses 'fleshing out' dalam pengembangan cetak biru skenario menurut Schwartz?

a)

Menyederhanakan skenario agar mudah dipahami

b)

Menjadikan skenario lebih bersinar dengan mengembangkan inti skenario dan menambahkan variabel ketidakpastian lainnya

c)

Menghilangkan variabel utama dalam skenario

d)

Mengurangi jumlah variabel dalam skenario

37.

Bagaimana hubungan antara variabel ketidakpastian dan tema narasi dalam proses pengembangan cetak biru skenario?

a)

Variabel ketidakpastian tidak berpengaruh pada tema narasi

b)

Hubungan antar variabel ketidakpastian melahirkan tema-tema narasi baru

c)

Tema narasi ditentukan sebelum variabel ketidakpastian

d)

Variabel ketidakpastian hanya digunakan untuk memperkuat plot

38.

Mengapa wujud akhir skenario memerlukan beberapa kali penulisan dan tidak mungkin hanya sekali jadi?

a)

Karena skenario harus disesuaikan dengan tren terbaru

b)

Karena proses kreatif dan pengolahan variabel serta tema narasi membutuhkan perbaikan dan penyempurnaan agar skenario utuh dan logis

c)

Karena skenario harus mengikuti aturan pemerintah

d)

Karena skenario harus ditulis oleh banyak orang

39.

Pada tahap wujud akhir skenario, apa yang mulai tampak dalam konstruksi rancang bangun (desain) skenario?

a)

Hubungan variabel yang tidak logis

b)

Hubungan variabel penentu keputusan yang rinci dan logis

c)

Tema narasi yang tidak relevan

d)

Variabel utama yang dihilangkan

40.

Mengapa skenario per se (sendirian) tidak cukup untuk merumuskan strategi yang diperlukan dalam menjawab pokok persoalan?

a)

Karena skenario hanya memberikan gambaran masa lalu.

b)

Karena skenario tidak dapat dikaitkan dengan visi perusahaan.

c)

Karena skenario tidak mampu merumuskan strategi yang diperlukan tanpa dikaitkan dengan elemen lain manajemen strategik.

d)

Karena skenario selalu menghasilkan implikasi negatif.

41.

Menurut Schwartz, apa yang seharusnya dimuat dalam wujud akhir skenario?

a)

Rincian langkah-langkah operasional perusahaan.

b)

Garis besar berbagai implikasi strategis dari berbagai kemungkinan skenario yang tersedia.

c)

Daftar pesaing utama perusahaan.

d)

Prediksi keuangan perusahaan lima tahun ke depan.

42.

Bagaimana strategi sebaiknya dirumuskan dalam kaitannya dengan skenario menurut teks?

a)

Sebagai bagian yang terpisah dari skenario.

b)

Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari skenario yang berhasil dibangun.

c)

Sebagai langkah terakhir setelah semua skenario selesai.

d)

Sebagai dokumen tambahan yang tidak wajib.

43.

Apa yang menjadi pertimbangan penting bagi manajemen ketika menghadapi berbagai alternatif skenario yang kurang menjanjikan?

a)

Menambah jumlah skenario yang dibuat.

b)

Mengabaikan skenario yang kurang menjanjikan.

c)

Menghadapi risiko dan intensitas yang mungkin timbul dari alternatif skenario tersebut.

d)

Mengurangi jumlah karyawan.

44.

Mengapa kuantifikasi variabel penting dalam manajemen skenario?

a)

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas dan tegas pada manajemen

b)

Untuk mengurangi jumlah variabel dalam skenario

c)

Untuk menghindari penggunaan data historis

d)

Untuk mempercepat proses pengambilan keputusan tanpa analisis

45.

Apa tujuan utama dari melakukan monitoring terhadap indikator dan gejala dalam manajemen skenario?

a)

Untuk melakukan deteksi dini terhadap kecenderungan yang hendak terjadi dari berbagai kemungkinan skenario

b)

Untuk mengurangi jumlah variabel yang dianalisis

c)

Untuk menghindari penggunaan data eksternal

d)

Untuk mempercepat proses kuantifikasi variabel

46.

Mengapa proses deteksi dini tetap diperlukan dalam manajemen skenario meskipun tanda-tanda tidak selalu ditemukan?

a)

Karena deteksi dini membantu memperjelas peta kemungkinan

b)

Karena deteksi dini dapat menghilangkan semua risiko

c)

Karena deteksi dini hanya diperlukan jika ada tanda-tanda jelas

d)

Karena deteksi dini tidak berpengaruh pada hasil skenario

47.

Dalam studi kasus Knight-Ridder (KR), apa yang menjadi kekhawatiran utama perusahaan sejak tahun 1995?

a)

Penurunan prospek masa depan perusahaan akibat intensifnya penggunaan internet dan e-laba

b)

Meningkatnya jumlah karyawan perusahaan

c)

Penurunan jumlah produk yang dihasilkan

d)

Kenaikan harga bahan baku

48.

Bagaimana tahapan identifikasi aktor dan monitoring dalam konstruksi skenario menurut Schoemaker (2000)?

a)

Tahapan tersebut tidak tampak dalam konstruksi skenario yang dijelaskan secara detail

b)

Tahapan tersebut selalu menjadi bagian utama dalam setiap skenario

c)

Tahapan tersebut hanya dilakukan pada akhir proses skenario

d)

Tahapan tersebut tidak diperlukan dalam manajemen skenario

49.

Bagaimana perubahan peran iklan tradisional dalam pengambilan keputusan pembelian konsumen di era internet menurut teks?

a)

Konsumen tetap mengandalkan iklan tradisional sebagai sumber utama informasi.

b)

Konsumen dapat langsung mencari informasi dari internet tanpa perlu iklan tradisional.

c)

Iklan tradisional menjadi lebih penting daripada sebelumnya.

d)

Konsumen tidak membutuhkan informasi apapun sebelum membeli.

50.

Mengapa ancaman terhadap monopoli pers sebagai pembawa informasi tidak terbukti sebesar yang dikhawatirkan ketika radio, televisi, dan media lain berkembang?

a)

Karena biaya produksi dan pengiriman meningkat tajam.

b)

Karena masyarakat tidak tertarik dengan media baru.

c)

Karena ancaman tersebut ternyata tidak sebesar yang diperkirakan dan pers tetap melakukan inovasi serta pertumbuhan.

d)

Karena pemerintah melarang penggunaan media baru.

51.

Jelaskan bagaimana internet dan E-Commerce (E-C) dapat menjadi ancaman baru bagi bisnis pers menurut teks.

a)

Internet dan E-C tidak mempengaruhi bisnis pers sama sekali.

b)

Internet dan E-C menawarkan jasa iklan dan informasi yang dapat diakses langsung oleh konsumen, sehingga mengurangi ketergantungan pada pers tradisional.

c)

Internet dan E-C hanya digunakan untuk hiburan, bukan informasi.

d)

Bisnis pers justru semakin berkembang karena adanya internet dan E-C.

52.

Berdasarkan teks, bagaimana strategi yang dilakukan manajemen pers dalam menghadapi ancaman dari media baru?

a)

Mengabaikan ancaman dan tetap menggunakan cara lama.

b)

Hanya fokus pada pengurangan biaya tanpa inovasi.

c)

Menerapkan strategi pengurangan biaya, namun tetap melakukan inovasi dan tidak melupakan pertumbuhan.

d)

Menutup perusahaan pers.

53.

Analisislah dampak koneksi internet terhadap proses pengambilan keputusan pembelian konsumen menurut teks.

a)

Konsumen menjadi lebih bingung dalam memilih produk.

b)

Konsumen dapat memperoleh hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan pembelian tanpa bantuan pers tradisional.

c)

Konsumen hanya membeli produk yang diiklankan di televisi.

d)

Konsumen tidak membutuhkan informasi apapun sebelum membeli.

54.

Mengapa industri pers berada dalam posisi dilematis ketika menghadapi keharusan untuk memasuki era teknologi internet dan E-Commerce (E-C)?

a)

Karena ada kemungkinan teknologi baru tidak diterima oleh konsumen.

b)

Karena teknologi internet dan E-C selalu menguntungkan industri pers.

c)

Karena industri pers tidak pernah mengalami perubahan perilaku.

d)

Karena teknologi tradisional lebih mahal daripada teknologi baru.

55.

Berdasarkan pengalaman K-R pada tahun 1980an, apa pelajaran penting yang dapat diambil dari kegagalan investasi pada teknologi teks video (videotext)?

a)

Pelopor kadang-kadang harus menanggung risiko besar dan kerugian.

b)

Teknologi baru selalu menjamin keberhasilan di pasar.

c)

Investasi pada teknologi lama lebih menguntungkan.

d)

Semua perusahaan media harus mengikuti teknologi tanpa pertimbangan.

56.

Bagaimana proses identifikasi kekuatan penentu utama dilakukan menurut teks?

a)

Dengan mencari variabel fundamental melalui wawancara dengan pelaku industri.

b)

Dengan hanya mengamati tren pasar tanpa analisis lebih lanjut.

c)

Dengan meniru strategi perusahaan lain tanpa penyesuaian.

d)

Dengan fokus pada variabel turunan saja.

57.

Mengapa dalam proses analisis variabel, daftar pokok variabel (master list) yang berjumlah besar perlu disederhanakan dengan pengelompokan?

a)

A. Agar proses analisis menjadi lebih efisien dan terstruktur

b)

B. Supaya variabel yang tidak penting dapat diabaikan sepenuhnya

c)

C. Untuk mengurangi jumlah variabel menjadi satu kelompok saja

d)

D. Agar semua variabel dapat dianalisis secara individual tanpa pengelompokan

58.

Bagaimana cara menentukan urutan variabel dalam analisis skenario perusahaan menurut teks?

a)

A. Berdasarkan besarnya pengaruh dan ketidakpastian yang dimiliki variabel

b)

B. Berdasarkan abjad nama variabel

c)

C. Berdasarkan urutan waktu pengumpulan data

d)

D. Berdasarkan preferensi pribadi manajer

59.

Jelaskan perbedaan antara kelompok variabel kecenderungan (tren/T) dan kelompok variabel ketidakpastian (uncertainties/U) menurut teks!

a)

A. Variabel kecenderungan dapat diperkirakan arah perubahannya, sedangkan variabel ketidakpastian memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi

b)

B. Variabel kecenderungan selalu tetap, sedangkan variabel ketidakpastian selalu berubah

c)

C. Variabel kecenderungan tidak berpengaruh pada masa depan perusahaan, sedangkan variabel ketidakpastian sangat berpengaruh

d)

D. Variabel kecenderungan hanya digunakan dalam analisis keuangan, sedangkan variabel ketidakpastian digunakan dalam analisis pemasaran

60.

Jika Anda diminta untuk mengelompokkan variabel dalam analisis skenario, strategi apa yang dapat digunakan agar jumlah kelompok tidak terlalu banyak?

a)

A. Menggabungkan beberapa variabel dalam kelompok yang lebih besar berdasarkan keserupaan makna dan isi

b)

B. Mengelompokkan setiap variabel secara terpisah

c)

C. Mengelompokkan variabel berdasarkan urutan abjad

d)

D. Mengelompokkan variabel secara acak tanpa pertimbangan makna

61.

Apa tujuan dari penyajian Gambar 10.1 dalam proses analisis variabel menurut teks?

a)

A. Untuk menunjukkan derajat ketidakpastian dan intensitas pengaruh dari kedua kelompok variabel utama

b)

B. Untuk membandingkan jumlah variabel dalam setiap kelompok

c)

C. Untuk menampilkan data variabel dalam bentuk tabel

d)

D. Untuk mengidentifikasi variabel yang tidak relevan

62.

Bagaimana perubahan teknologi mempengaruhi tingkat persaingan dalam industri informasi dan berita menurut tabel variabel kekuatan kecenderungan (Trend) K-R?

a)

Menurunkan tingkat persaingan karena informasi mudah diakses

b)

Meningkatkan tingkat persaingan dalam industri informasi dan berita

c)

Tidak berpengaruh terhadap persaingan

d)

Membatasi akses informasi bagi konsumen

63.

Mengapa pemasaran individual terus meningkat menurut tabel tersebut?

a)

Karena menurunnya penggunaan data

b)

Karena didorong oleh meningkatnya penggunaan data

c)

Karena distribusi barang semakin sedikit

d)

Karena kebutuhan privasi menurun

64.

Bantuan teknologi mempengaruhi akses terhadap ekonomi global dengan cara:

a)

Membatasi akses ekonomi global

b)

Meningkatkan kemudahan akses terhadap ekonomi global

c)

Tidak berpengaruh pada akses ekonomi global

d)

Mengurangi efisiensi ekonomi global

65.

Menurut tabel, apa yang menjadi kebutuhan konsumen terkait pengambilan keputusan?

a)

Memperpanjang waktu pengambilan keputusan

b)

Memperpendek waktu pengambilan keputusan

c)

Tidak membutuhkan waktu dalam pengambilan keputusan

d)

Mengabaikan proses pengambilan keputusan

66.

Kebutuhan privasi semakin meningkat dalam konteks tren kekuatan K-R karena:

a)

Karena distribusi barang semakin beragam

b)

Karena pemasaran individual menurun

c)

Karena pola kerja di luar kantor menurun

d)

Karena masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan data pribadi

67.

Bagaimana pola kerja di luar kantor berubah menurut tabel tren K-R?

a)

Pola kerja di luar kantor menurun karena teknologi

b)

Pola kerja di luar kantor tetap sama seperti sebelumnya

c)

Pola kerja di luar kantor meningkat dengan bantuan alat elektronik

d)

Pola kerja di luar kantor tidak dipengaruhi oleh teknologi

68.

Bagaimana efek dari lahirnya media yang bersifat interaktif pada strategi periklanan?

a)

Meningkatkan keterlibatan audiens dan memungkinkan penyesuaian iklan secara real-time.

b)

Tidak mempengaruhi strategi periklanan sama sekali.

c)

Mengurangi kebutuhan akan data konsumen.

d)

Membatasi jangkauan iklan hanya pada media cetak.

69.

Sejauh mana (intensitas) pemasok akan menghilangkan peran perantara perdagangan (makelar), misalnya makelar rumah, mobil, dan lain-lain?

a)

Pemasok dapat langsung menjual ke konsumen tanpa perantara, mengurangi biaya transaksi.

b)

Peran makelar akan semakin penting dalam perdagangan.

c)

Pemasok tidak dapat beroperasi tanpa makelar.

d)

Makelar akan menjadi satu-satunya pihak yang dapat menjual produk.

70.

Bagaimana mekanisme kerja pengaruh perubahan teknologi terhadap industri periklanan?

a)

Teknologi memungkinkan penargetan iklan yang lebih spesifik dan efisien.

b)

Teknologi tidak berpengaruh pada industri periklanan.

c)

Teknologi hanya meningkatkan biaya produksi iklan.

d)

Teknologi membuat iklan menjadi tidak relevan.

71.

Sejauh mana regulasi tentang kepemilikan silang dalam industri media akan dikendurkan?

a)

Regulasi dapat dikendurkan untuk mendorong persaingan dan inovasi.

b)

Regulasi akan semakin diperketat tanpa alasan.

c)

Tidak ada perubahan pada regulasi kepemilikan silang.

d)

Regulasi hanya berlaku untuk media cetak.

72.

Sejauh mana regulasi dan legislasi anti monopoli (anti-trust) akan mengalami perubahan?

a)

Regulasi anti monopoli dapat diperbarui untuk menyesuaikan dengan perkembangan industri.

b)

Regulasi anti monopoli tidak pernah berubah.

c)

Regulasi anti monopoli hanya berlaku untuk perusahaan kecil.

d)

Regulasi anti monopoli dihapuskan sepenuhnya.

73.

Apa yang ditampilkan oleh Gambar 3.2.1 dalam konteks manajemen strategik?

a)

Derajat ketidakpastian dan intensitas pengaruh kekuatan penentu utama

b)

Proses pengambilan keputusan eksekutif

c)

Daftar model bisnis perusahaan

d)

Analisis keuangan tahunan

74.

Mengapa dua kekuatan utama yang memiliki ketidakpastian dan pengaruh paling besar dipilih dalam penyusunan skenario inti?

a)

Karena mereka disebut sebagai ketidakpastian kritikal atau pokok

b)

Karena mereka mudah diidentifikasi

c)

Karena mereka memiliki nilai finansial tertinggi

d)

Karena mereka sudah pasti terjadi

75.

Berdasarkan teks, apa saja dua variabel yang digunakan dalam skenario inti pada konteks bisnis?

a)

Model bisnis dan bagaimana konsumen menggunakan informasi

b)

Model bisnis dan strategi pemasaran

c)

Model bisnis dan analisis keuangan

d)

Model bisnis dan pengembangan produk

76.

Jelaskan alasan mengapa ketidakpastian kritikal (critical uncertainties) penting dalam perancangan skenario strategik perusahaan.

a)

Karena ketidakpastian kritikal memiliki pengaruh paling besar terhadap pokok persoalan perusahaan

b)

Karena ketidakpastian kritikal mudah diatasi

c)

Karena ketidakpastian kritikal selalu menghasilkan keuntungan

d)

Karena ketidakpastian kritikal tidak mempengaruhi keputusan strategis

77.

Bagaimana perbedaan utama antara model bisnis tradisional dan model bisnis baru dalam industri media menurut teks?

a)

Model bisnis tradisional mengandalkan pendapatan dari iklan, sedangkan model bisnis baru mengandalkan penjualan informasi.

b)

Model bisnis tradisional mengandalkan penjualan informasi, sedangkan model bisnis baru mengandalkan iklan.

c)

Model bisnis tradisional dan baru sama-sama mengandalkan penjualan produk fisik.

d)

Model bisnis tradisional lebih fokus pada inovasi teknologi daripada model bisnis baru.

78.

Berdasarkan Tabel 3.2.5, skenario apa yang terjadi jika perilaku konsumen terhadap informasi berubah secara radikal dan model bisnis yang digunakan adalah model baru?

a)

Skenario D (Cybermedia/Sibermedia)

b)

Skenario A (Business as usual with twist)

c)

Skenario B (Unbundling of information and advertising)

d)

Skenario C (Consumers in control)

79.

Perubahan perilaku konsumen terhadap informasi dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dalam industri media karena:

a)

informasi menjadi sangat penting sehingga keputusan harus mempertimbangkan perubahan perilaku konsumen.

b)

industri media hanya mengikuti tren tanpa memperhatikan perilaku konsumen.

c)

pendapatan iklan selalu stabil tanpa perubahan perilaku konsumen.

d)

perubahan perilaku konsumen tidak berpengaruh pada industri media.

80.

Jika industri media hanya melakukan perubahan minor dalam perilaku konsumen dan tetap menggunakan model bisnis tradisional, skenario mana yang paling sesuai menurut tabel?

a)

Skenario A (Business as usual with twist)

b)

Skenario D (Cybermedia)

c)

Skenario B (Unbundling of information and advertising)

d)

Skenario C (Consumers in control)

81.

Apa tujuan utama dari pemberian nama yang mudah diingat dan menarik pada setiap skenario dalam matriks skenario inti?

a)

A. Agar nama skenario terdengar lebih genit

b)

B. Agar nama skenario mudah diingat dan mempengaruhi pola pikir eksekutif

c)

C. Agar nama skenario terlihat lebih formal

d)

D. Agar nama skenario tidak perlu diinterpretasikan

82.

Skenario B dalam matriks skenario inti menggambarkan situasi di mana model bisnis baru dipadukan dengan perubahan minor perilaku konsumen. Apa istilah yang digunakan untuk skenario ini?

a)

A. Business as usual with twist

b)

B. Unbundling of information and advertising

c)

C. Consumers in control

d)

D. Cybermedia

83.

Jelaskan bagaimana cetak biru skenario (scenario blueprint) digunakan dalam pengembangan skenario inti menurut teks.

a)

A. Sebagai acuan untuk menilai variabel yang tidak relevan

b)

B. Sebagai narasi lengkap yang hanya melibatkan satu variabel

c)

C. Sebagai dasar untuk menempatkan dan menganalisis variabel sisa dalam konteks skenario

d)

D. Sebagai alat untuk menghilangkan ketidakpastian dalam skenario

84.

Jika Anda diminta untuk mengembangkan skenario inti lebih jauh, apa yang perlu Anda lakukan menurut penjelasan dalam teks?

a)

A. Mengabaikan variabel ketidakpastian lain

b)

B. Melibatkan sisa variabel ketidakpastian dan variabel kecenderungan

c)

C. Hanya fokus pada satu variabel utama

d)

D. Menggunakan nama skenario yang formal

85.

Berdasarkan Tabel 3.2.6, apa perbedaan utama antara Skenario A dan Skenario D dalam hal perubahan yang terjadi pada variabel U1?

a)

Skenario A bersifat tradisional, sedangkan Skenario D bersifat baru dan radikal.

b)

Skenario A bersifat radikal, sedangkan Skenario D bersifat tradisional.

c)

Skenario A dan Skenario D sama-sama tidak berubah.

d)

Skenario A lebih fleksibel daripada Skenario D.

86.

Mengapa proses penulisan narasi dalam pengembangan skenario K-R menjadi lebih mudah ketika cetak biru skenario telah dibuat?

a)

Karena cetak biru skenario memberikan konsistensi dan kerangka yang jelas.

b)

Karena penulis tidak perlu melakukan analisis lagi.

c)

Karena cetak biru skenario menghilangkan semua variabel ketidakpastian.

d)

Karena narasi tidak perlu mengikuti cetak biru skenario.

87.

Pada tahap penulisan narasi skenario K-R, apa manfaat utama jika tersedia analisis keunggulan bersaing perusahaan dan kelemahannya?

a)

Membantu memperkaya narasi dengan data dan analisis lain.

b)

Mengurangi waktu penulisan narasi.

c)

Menghilangkan kebutuhan untuk monitoring gejala.

d)

Membuat narasi menjadi lebih singkat.

88.

Bagaimana tahapan penulisan narasi skenario K-R dapat berfungsi sebagai proses pembelajaran menurut teks?

a)

Tahapan ini menjadi tempat perdebatan dan diskusi yang hangat sebelum desain strategi akhir.

b)

Tahapan ini hanya dilakukan oleh eksekutif perusahaan.

c)

Tahapan ini tidak melibatkan variabel kecenderungan.

d)

Tahapan ini dilakukan setelah monitoring gejala selesai.

89.

Apa langkah pertama yang dilakukan dalam proses penulisan naskah akhir skenario menurut teks?

a)

Menulis narasi sederhana dari inti skenario (core scenario)

b)

Langsung menulis naskah lengkap dengan detail

c)

Menganalisis lima kekuatan persaingan

d)

Mencari tema-tema besar dalam skenario

90.

Mengapa narasi skenario perlu dikembangkan lebih jauh setelah tahap inti skenario?

a)

Agar dapat melibatkan variabel kecenderungan dan ketidakpastian

b)

Supaya naskah menjadi lebih pendek

c)

Untuk mengurangi jumlah halaman skenario

d)

Agar tidak perlu menambahkan data perusahaan

91.

Bagaimana cara perancang skenario memudahkan penulisan cerita menurut teks?

a)

Dengan menemukan tema-tema besar dalam masing-masing skenario

b)

Dengan menulis naskah tanpa revisi

c)

Dengan menghindari analisis persaingan

d)

Dengan hanya menulis satu alinea per skenario

92.

Jika Anda adalah perancang skenario, bagaimana Anda dapat mengaitkan tema besar skenario dengan analisis lima kekuatan persaingan Porter?

a)

Menghubungkan tema dengan pemasok, konsumen, barang pengganti, intensitas persaingan, dan pesaing potensial

b)

Mengabaikan faktor eksternal dalam skenario

c)

Hanya fokus pada kekuatan internal perusahaan

d)

Menggunakan tema yang tidak relevan dengan bisnis

93.

Mengapa penting untuk menulis dan merevisi naskah skenario beberapa kali sebelum mencapai naskah akhir?

a)

Agar naskah akhir skenario tertulis dengan rapi dan konsisten

b)

Supaya naskah menjadi lebih singkat

c)

Agar tidak perlu menambahkan data perusahaan

d)

Untuk menghindari penggunaan strategi

94.

Pada skenario B, tantangan utama dalam aspek teknologi adalah:

a)

Tantangan besaran Bandwitch teratasi

b)

Terjadi perubahan karakter pada iklan tradisional

c)

Internet tumbuh dengan amat pesat

d)

Lahir alat cetak yang cocok untuk kepentingan unik orang per orang

95.

Bagaimana perubahan pada model bisnis (MB) di skenario C mempengaruhi sumber pendapatan perusahaan?

a)

Sumber pendapatan perusahaan bervariasi

b)

Media cetak lama tergusur

c)

Jurnalisme bermutu tinggi

d)

Prinsip ekonomi mengemuka

96.

Jelaskan perbedaan utama antara skenario A dan skenario D dalam hal pilihan media yang dimiliki konsumen.

a)

Skenario A: Konsumen memiliki opsi media dalam akses informasi; Skenario D: Konsumen memiliki banyak pilihan media

b)

Skenario A: Konsumen membayar untuk keunikan produk; Skenario D: Konsumen memiliki opsi media dalam akses informasi

c)

Skenario A: Konsumen terbentuk dalam kelompok berpengaruh; Skenario D: Konsumen membayar untuk keunikan produk

d)

Skenario A: Konsumen memiliki banyak pilihan media; Skenario D: Konsumen memiliki opsi media dalam akses informasi

97.

Pada aspek hukum, apa tantangan yang dihadapi pada skenario C dan bagaimana perbedaannya dengan skenario B?

a)

Skenario C: Privasi, tetapi tidak ada solusi; Skenario B: Regulasi privasi dan gugatan pencemaran nama baik meningkat

b)

Skenario C: Anti monopoli dan kepemilikan silang; Skenario B: Privasi

c)

Skenario C: Lingkungan hidup; Skenario B: Privasi

d)

Skenario C: Regulasi privasi; Skenario B: Privasi, tetapi tidak ada solusi

98.

Analisislah bagaimana intensitas persaingan pemain berubah dari skenario A ke skenario D.

a)

Skenario A: Intensitas persaingan meningkat tajam; Skenario D: Norma persaingan hiper

b)

Skenario A: Peluang ceruk pasar; Skenario D: Konsolidasi industri

c)

Skenario A: Perusahaan barang bersaing dengan penyedia informasi; Skenario D: Peluang bisnis publikasi khusus terbuka

d)

Skenario A: Konsolidasi industri; Skenario D: Intensitas persaingan meningkat tajam

99.

Apa tujuan utama dari penulisan narasi skenario dengan teknik seakan-akan melakukan penulisan sejarah, meskipun sesungguhnya belum ada sejarah (masa lalu)?

a)

Untuk menulis sejarah masa lalu secara detail

b)

Untuk meramalkan masa depan perusahaan seolah-olah menulis sejarah

c)

Untuk menghindari penulisan sejarah yang sebenarnya

d)

Untuk menulis cerita fiksi tentang perusahaan

100.

Dalam penulisan skenario masa depan K-R, mengapa sejarawan harus menoleh ke belakang dari 2007 sampai dengan 1997?

a)

Untuk mengetahui data dan rangkaian peristiwa yang terjadi secara detail

b)

Untuk menulis ulang sejarah perusahaan

c)

Untuk menghindari kesalahan dalam penulisan

d)

Untuk membuat cerita yang menarik