wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL SAS PKN SEM.1

Total questions: 50

Worksheet time: 1hrs 9mins

Name
Class
Date
1.

Mengutamakan kerja sama dan gotong royong dalam menyelesaikan masalah di masyarakat merupakan cerminan dari sila ke-...

a)

Sila Kedua

b)

Sila Pertama

c)

Sila Ketiga

d)

Sila Keempat

2.

Makna simbol rantai emas pada sila kedua Pancasila adalah...

a)

Persatuan antara pemerintah dan rakyat.

b)

Kekuatan dan kekuasaan yang tidak terbatas.

c)

Kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

d)

Hubungan antarmanusia yang saling membutuhkan dan harus bersatu.

3.

Toleransi antarumat beragama adalah pengalaman Sila Pertama. Keterkaitan sikap tersebut dengan Sila Kedua adalah...

a)

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membedakan agama

b)

Perlakuan yang adil dan beradab kepada setiap manusia tanpa memandang agamanya.

c)

Mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat dalam kehidupan beragama.

d)

Menghormati hak asasi manusia hanya kepada sesama agama.

4.

Dalam musyawarah, setiap peserta harus berani menyampaikan pendapatnya dan juga harus menghargai pendapat orang lain. Sila yang mendukung aspek menghargai ini adalah...

a)

Sila Ketiga

b)

Sila Pertama

c)

Sila Kedua

d)

Sila Keempat

5.

Nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan merupakan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat...?

a)

Tetap dan abadi

b)

Sementara dan berubah-ubah

c)

Bersifat regional

d)

Hanya berlaku di masa tertentu

6.

Pernyataan yang paling tepat menggambarkan Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh adalah...

a)

Sila-sila Pancasila tidak dapat dipisahkan dan saling menjiwai satu sama lain.

b)

Setiap sila Pancasila berdiri sendiri tanpa hubungan satu sama lain.

c)

Sila pertama lebih penting daripada sila lainnya dalam Pancasila.

d)

Sila-sila Pancasila dapat dipilih sesuai kebutuhan masing-masing.

7.

Perbedaan pengalaman Sila Kelima di sekolah dan di masyarakat adalah...

a)

Di sekolah berupa pembagian tugas piket yang merata, sedangkan di masyarakat berupa bantuan sosial yang adil.

b)

Di sekolah berupa lomba kebersihan kelas, sedangkan di masyarakat berupa gotong royong membangun rumah.

c)

Di sekolah berupa belajar kelompok, sedangkan di masyarakat berupa musyawarah warga.

d)

Di sekolah berupa upacara bendera, sedangkan di masyarakat berupa perayaan hari kemerdekaan.

8.

Peribahasa "Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing" paling sesuai dengan pengalaman sila ke-...

a)

Sila Kelima

b)

Sila Pertama

c)

Sila Kedua

d)

Sila Keempat

9.

Sebagai dasar negara, Pancasila berfungsi sebagai...

a)

Alat untuk mencapai tujuan politik luar negeri.

b)

Lambang persatuan bangsa Indonesia.

c)

Pedoman pelaksanaan pembangunan nasional.

d)

Sumber dari segala sumber hukum dan norma-norma yang berlaku di Indonesia.

10.

Fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia adalah...

a)

Menjadi pedoman dan petunjuk dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin masyarakat.

b)

Sebagai alat untuk memperkuat kekuasaan pemerintah.

c)

Sebagai dasar untuk membentuk partai politik baru.

d)

Sebagai pedoman dalam memilih pemimpin negara.

11.

Salah satu ciri Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah...

a)

Pelaksanaan Pancasila tidak boleh berubah sama sekali.

b)

Nilai-nilainya selalu berubah sesuai keinginan pemerintah.

c)

Nilai-nilainya bersifat tetap, namun pelaksanaannya dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

d)

Pancasila hanya berlaku untuk masa lalu dan tidak relevan dengan masa kini.

12.

Ketika pemerintah membuat kebijakan yang bertentangan dengan UUD 1945, maka kedudukan Pancasila yang dilanggar adalah sebagai...

a)

Tujuan Nasional

b)

Pandangan Hidup Bangsa

c)

Dasar Negara

d)

Sumber Hukum

13.

Dibandingkan dengan ideologi yang bersifat tertutup, Pancasila memberikan kebebasan kepada setiap warga negara untuk...

a)

Memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.

b)

Menolak aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

c)

Mengabaikan norma sosial yang ada di masyarakat.

d)

Melanggar hak asasi orang lain demi kepentingan pribadi.

14.

Jika bangsa Indonesia tidak lagi menjadikan Pancasila sebagai pandangan hidup, akibat yang mungkin terjadi adalah...

a)

Meningkatnya persatuan dan kesatuan bangsa.

b)

Hilangnya arah dan tujuan bangsa dalam mencapai cita-cita nasional.

c)

Semakin kuatnya identitas nasional Indonesia.

d)

Semua warga negara menjadi lebih taat hukum.

15.

Kegiatan di sekolah yang mencerminkan...

a)

Pelaksanaan upacara bendera yang tertib dan khidmat

b)

Membolos saat pelajaran berlangsung

c)

Membuang sampah sembarangan di kelas

d)

Berbicara saat guru sedang menjelaskan

16.

Pancasila sebagai ideologi adalah...

a)

khidmat.

b)

individualis.

c)

liberal.

d)

kapitalis.

17.

Budi mencium tangan guru saat berpapasan. Perilaku ini merupakan pelaksanaan norma...

a)

Norma Kesopanan

b)

Norma Hukum

c)

Norma Agama

d)

Norma Kesusilaan

18.

Sanksi berupa denda atau kurungan penjara diberikan jika seseorang melanggar norma...

a)

Norma Kesopanan

b)

Norma Hukum

c)

Norma Agama

d)

Norma Kebiasaan

19.

Hak untuk hidup merupakan Hak Asasi Manusia (HAM), sedangkan Hak untuk memilih dalam Pemilu merupakan Hak Warga Negara (HWN). Perbedaan mendasarnya adalah...

a)

HAM dimiliki oleh warga negara saja, HWN dimiliki oleh semua manusia.

b)

HAM hanya berlaku di Indonesia, HWN berlaku di seluruh dunia.

c)

HAM dan HWN adalah istilah yang sama tanpa perbedaan.

d)

HAM dimiliki setiap manusia, HWN dimiliki oleh orang yang berstatus warga negara.

20.

Contoh pelaksanaan kewajiban sebagai siswa di sekolah adalah...

a)

Bermain di kelas saat pelajaran berlangsung.

b)

Datang terlambat ke sekolah setiap hari.

c)

Tidak mengerjakan PR yang diberikan guru.

d)

Mengerjakan tugas dari guru tepat waktu.

21.

Kita memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Kewajiban yang harus kita penuhi terkait hak tersebut adalah...

a)

Mengabaikan tugas yang diberikan guru.

b)

Datang ke sekolah hanya saat ujian.

c)

Membawa makanan ke kelas setiap hari.

d)

Belajar dengan giat dan mematuhi peraturan sekolah.

22.

Jika masyarakat sering melanggar Norma Hukum, akibat yang akan timbul adalah...

a)

Masyarakat menjadi lebih disiplin dan tertib.

b)

Terciptanya ketidakpastian hukum dan hilangnya rasa aman di masyarakat.

c)

Semua masalah hukum dapat diselesaikan dengan mudah.

d)

Norma hukum menjadi tidak diperlukan lagi.

23.

Norma yang bersumber dari hati nurani dan menghasilkan sanksi berupa penyesalan adalah...

a)

Norma Kesusilaan

b)

Norma Hukum

c)

Norma Agama

d)

Norma Kesopanan

24.

Contoh sikap seimbang antara hak dan kewajiban di rumah adalah...

a)

Mendapat kasih sayang setelah membantu orang tua membersihkan rumah.

b)

Mendapat hadiah tanpa melakukan tugas rumah.

c)

Hanya menuntut hak tanpa melaksanakan kewajiban.

d)

Membiarkan orang tua bekerja sendiri tanpa membantu.

25.

Tujuan utama dilaksanakannya musyawarah adalah untuk...

a)

Mencapai mufakat atau kesepakatan bersama.

b)

Menunjukkan kekuasaan satu pihak.

c)

Menghindari tanggung jawab bersama.

d)

Memperpanjang waktu diskusi tanpa hasil.

26.

Salah satu prinsip penting dalam musyawarah adalah...

a)

Pendapat yang berbeda tidak diperbolehkan.

b)

Keputusan diambil oleh satu orang saja.

c)

Semua peserta memiliki hak yang sama untuk mengeluarkan pendapat.

d)

Hanya ketua yang boleh berbicara.

27.

Setelah kesepakatan hasil musyawarah untuk pemilihan ketua kelas tercapai, tindakan yang harus dilakukan oleh seluruh siswa adalah...

a)

Mengabaikan hasil musyawarah dan memilih ketua sendiri-sendiri.

b)

Menolak hasil kesepakatan dan meminta musyawarah ulang.

c)

Menerima dan melaksanakan hasil kesepakatan dengan penuh tanggung jawab.

d)

Meninggalkan kelas tanpa mengikuti keputusan musyawarah.

28.

Contoh musyawarah yang sering terjadi di lingkungan keluarga adalah...

a)

Menentukan tempat tujuan liburan keluarga.

b)

Memilih ketua kelas di sekolah.

c)

Menentukan jadwal piket di kantor.

d)

Menentukan ketua RT di lingkungan sekitar.

29.

Apabila pendapat kita tidak diterima dalam musyawarah, sikap yang benar adalah...

a)

Meninggalkan musyawarah karena kecewa.

b)

Memaksakan pendapat sendiri agar diterima.

c)

Lapang dada dan ikut melaksanakan keputusan bersama

d)

Marah kepada peserta musyawarah lain.

30.

Dampak negatif jika keputusan bersama di sekolah hanya diambil oleh satu orang (otoriter) tanpa musyawarah adalah...

a)

Membuat semua siswa merasa dihargai pendapatnya.

b)

Meningkatkan semangat kerja sama di antara siswa.

c)

Menimbulkan rasa tidak puas dan perpecahan di antara siswa.

d)

Mendorong terciptanya suasana demokratis di sekolah.

31.

Salah satu manfaat terbesar dari musyawarah di lingkungan masyarakat adalah...

a)

Mencegah konflik dan mempererat tali persaudaraan.

b)

Menambah jumlah penduduk secara cepat.

c)

Meningkatkan persaingan antar warga.

d)

Mengurangi kegiatan gotong royong.

32.

Urutan langkah yang benar dalam proses musyawarah adalah...

a)

Penyampaian pendapat - Menampung usulan - Pengambilan keputusan - Pelaksanaan hasil.

b)

Menampung usulan - Penyampaian pendapat - Pelaksanaan hasil - Pengambilan keputusan.

c)

Pengambilan keputusan - Penyampaian pendapat - Menampung usulan - Pelaksanaan hasil.

d)

Pelaksanaan hasil - Pengambilan keputusan - Menampung usulan - Penyampaian pendapat.

33.

Untuk mengatasi masalah keamanan lingkungan (pencurian), bentuk musyawarah yang tepat adalah...

a)

Rapat warga untuk membentuk jadwal ronda.

b)

Rapat guru untuk membahas kurikulum sekolah.

c)

Rapat keluarga untuk menentukan menu makan malam.

d)

Rapat OSIS untuk merencanakan lomba sekolah.

34.

Peran utama seorang pemimpin musyawarah yang baik adalah...

a)

Menjaga ketertiban, menengahi perbedaan pendapat, dan mengarahkan diskusi.

b)

Mendominasi pembicaraan dan memaksakan pendapatnya.

c)

Membiarkan peserta musyawarah berbicara tanpa arahan.

d)

Mengabaikan perbedaan pendapat yang muncul.

35.

Sebuah keputusan musyawarah dianggap baik dan efektif jika...

a)

Hanya menguntungkan satu pihak saja.

b)

Dapat dilaksanakan oleh semua pihak dan memberi dampak positif yang berkelanjutan.

c)

Tidak mempertimbangkan pendapat anggota musyawarah.

d)

Dilaksanakan tanpa adanya kesepakatan bersama.

36.

Perbedaan utama antara mufakat dan voting dalam pengambilan keputusan adalah...

a)

Mufakat selalu dilakukan secara tertutup, voting dilakukan secara terbuka.

b)

Mufakat diupayakan untuk kesepakatan bulat, sedangkan voting menggunakan suara terbanyak.

c)

Mufakat hanya berlaku di organisasi besar, voting di organisasi kecil.

d)

Mufakat menggunakan suara terbanyak, voting menggunakan kesepakatan bulat.

37.

Mengapa semua anggota kelompok atau kelas harus menerima dan melaksanakan hasil musyawarah meskipun pendapatnya tidak diterima?

a)

Karena hasil musyawarah merupakan keputusan bersama yang harus dihormati dan dilaksanakan demi kepentingan bersama.

b)

Karena setiap anggota harus selalu setuju dengan pendapat mayoritas tanpa pertimbangan.

c)

Karena musyawarah hanya untuk formalitas dan tidak penting untuk dilaksanakan.

d)

Agar kegiatan dapat berjalan efektif dan teratur

38.

Apa perbedaan paling antara Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pancasila sebagai Pandangan Hidup?

a)

Dasar Negara adalah landasan hukum untuk mengatur pemerintahan, sedangkan Pandangan Hidup adalah pedoman moral dan etika bagi masyarakat dalam bertingkah laku sehari-hari.

b)
  • Dasar Negara: Menciptakan tatanan negara yang tertib dan berlandaskan hukum.

  • Pandangan Hidup: Menciptakan kehidupan yang harmonis, bermoral, dan sesuai nilai budaya bangsa.

c)

Dasar Negara dan Pandangan Hidup memiliki fungsi yang sama dalam pemerintahan.

d)

Dasar Negara hanya berlaku untuk pemerintah, sedangkan Pandangan Hidup hanya berlaku untuk individu.

39.

Pilihlah contoh Hak dan Kewajiban Anda sebagai warga negara yang terkait dengan kehidupan sosial berikut ini!

a)

Hak: Mendapat perlindungan hukum, Hak: Mendapat pendidikan, Hak: Berpartisipasi dalam kegiatan sosial; Kewajiban: Menjaga ketertiban, Kewajiban: Menghormati hak orang lain, Kewajiban: Ikut serta dalam kegiatan gotong royong.

b)

Hak: Memilih dalam pemilu, Hak: Mendapatkan pekerjaan, Hak: Membayar pajak; Kewajiban: Membayar pajak, Kewajiban: Mematuhi peraturan lalu lintas, Kewajiban: Menjaga rahasia negara.

c)

Hak: Mendapatkan perlindungan dan rasa aman dalam masyarakat

Hak: Mendapatkan pelayanan kesehatan

Hak: Mengemukakan pendapat dalam kegiatan sosial atau sekolah

Kewajiban: Mematuhi peraturan yang berlaku dan tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain.

Kewajiban: Menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan hidup sehat agar tidak membahayakan orang lain.

Kewajiban: Menghargai pendapat orang lain dan menyampaikan pendapat dengan sopan.

d)

Hak: Menjadi presiden, Hak: Mengatur pemerintahan, Hak: Menetapkan hukum; Kewajiban: Menjadi hakim, Kewajiban: Menjadi menteri, Kewajiban: Menjadi gubernur.

40.

Contoh praktik di lingkungan sekolah yang menunjukkan keterkaitan antara Sila Ketiga (Persatuan Indonesia) dan Sila Kelima (Keadilan Sosial) adalah...

a)

Mengadakan kerja bakti bersama tanpa membedakan suku dan agama.

b)

Pembagian kelompok belajar secara acak dan merata

c)

Membiarkan siswa yang berbeda agama tidak ikut kegiatan sekolah.

d)

Memberikan hak istimewa kepada siswa yang kaya.

41.

Manakah dari berikut ini yang merupakan manfaat positif dari kegiatan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat?

a)

Mengabaikan pendapat orang lain

b)

Memperkuat konflik antar warga

c)

Meningkatkan rasa kebersamaan dan persatuan

d)

Meningkatkan rasa tanggung jawab bersama

42.

Pancasila sebagai Ideologi Terbuka berarti bahwa...

a)

Pancasila tidak dapat diubah sama sekali dalam segala aspek.

b)

Tidak bersifat kaku atau tertutup seperti ideologi totaliter

c)

Pancasila dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa mengubah nilai dasarnya.

d)

Pancasila adalah ideologi yang tertutup terhadap pengaruh luar.

43.

Apa perbedaan sanksi dari pelanggaran Norma Kesusilaan dan Norma Hukum?

a)

Norma Kesusilaan: Sanksi berupa penghargaan. Norma Hukum: Sanksi berupa pujian.

b)
  • Norma Kesusilaan: Pelaksanaannya tidak formal dan tidak memiliki kekuatan hukum.

  • Norma Hukum: Pelaksanaannya formal, melalui proses hukum yang jelas.

c)

Norma Kesusilaan: Sanksi eksternal, tegas, dan tertulis. Norma Hukum: Sanksi internal berupa penyesalan.

d)

Norma Kesusilaan: Sanksi internal berupa penyesalan, dicemooh. Norma Hukum: Sanksi eksternal, tegas, memaksa, dan tertulis (denda, penjara, kurungan).

44.

Tawuran antar pemuda dari dua RT yang berbeda di lingkungan Anda secara langsung melanggar sila Pancasila yang mana?

a)

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

b)

Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

c)

Sila Persatuan Indonesia

d)

Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

45.

pilihlah beberapa Langkah penting yang harus dilakukan dalam musyawarah agar dapat mencapai mufakat!pilih

a)

Menyampaikan pendapat, mendengarkan pendapat orang lain, mengambil keputusan bersama

b)

Memaksakan kehendak, mengabaikan pendapat orang lain, mengambil keputusan sendiri

c)

Menyampaikan pendapat, mengabaikan pendapat orang lain, mengambil keputusan bersama

d)

Mencari solusi alternatif yang dapat diterima semua pihak, Tidak memaksakan kehendak

46.

Sila-sila Pancasila harus dipandang sebagai satu kesatuan yang utuh karena:

a)

Sila-sila Pancasila dapat dipilih sesuai kebutuhan masyarakat..

b)

Pancasila membentuk satu sistem nilai yang menyeluruh

c)

Setiap sila saling berkaitan dan membentuk dasar negara yang tidak dapat dipisahkan.

d)

Mencegah penafsiran yang sempit atau salah terhadap Pancasila

47.

Berikan contoh nyata implementasi Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi di lingkungan sekolah dan jelaskan dampak positifnya bagi siswa!

a)

Dasar Negara: Adanya tata tertib sekolah (aturan) yang wajib ditaati oleh semua warga sekolah. Dampak: Menciptakan ketertiban, disiplin, dan lingkungan belajar yang kondusif. Ideologi: Kegiatan ekstrakurikuler yang beragam dan bebas dipilih siswa. Dampak: Pengembangan minat dan bakat, mewujudkan kebebasan yang bertanggung jawab.

b)

Dasar Negara: Tidak adanya aturan di sekolah. Dampak: Siswa bebas melakukan apa saja tanpa konsekuensi. Ideologi: Kegiatan ekstrakurikuler ditiadakan. Dampak: Siswa tidak dapat mengembangkan minat dan bakat.

c)

elaksanaan upacara bendera setiap hari Senin

  • Implementasi: Siswa mengikuti upacara dengan tertib, menghormati lambang negara, dan mengucapkan Pancasila.

  • Dampak positif: Menumbuhkan rasa cinta tanah air, disiplin, dan kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.

d)

Musyawarah kelas untuk menentukan kegiatan atau pembagian tugas

  • Implementasi: Siswa berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan memutuskan secara mufakat.

  • Dampak positif: Melatih sikap demokratis, toleransi, kerja sama, dan menghargai pendapat orang lain.

48.

Analisislah sebuah kasus di mana seseorang menuntut haknya tetapi mengabaikan kewajibannya (misalnya, menuntut hak mendapat lingkungan bersih tetapi sering membuang sampah sembarangan). Berikan evaluasi Anda dan jelaskan solusi untuk menciptakan keseimbangan hak dan kewajiban!

a)

Evaluasi: Tindakan tersebut tidak sesuai dengan prinsip keadilan dan kewajiban. Kewajiban harus didahulukan sebelum menuntut hak. Solusi: Menerapkan kesadaran bahwa hak dan kewajiban adalah dua sisi mata uang yang harus dijalankan seimbang, dengan penekanan pada edukasi dan penegakan norma.

b)

Evaluasi: Tindakan tersebut dapat diterima selama hak individu terpenuhi. Solusi: Fokus pada penegakan hak tanpa memperhatikan kewajiban.

c)

Evaluasi Sikap

  • Warga tersebut menunjukkan ketidakseimbangan antara hak dan kewajiban, karena menuntut hak yang seharusnya diiringi tanggung jawab pribadi.

  • solusi :Mendorong warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong.

d)

Evaluasi Sikap

  • Mengabaikan kewajiban menunjukkan kurangnya kesadaran sosial dan kurangnya internalisasi nilai-nilai gotong royong dan Pancasila.

  • Solusi:

    • Menyusun peraturan lingkungan bersama, misalnya jadwal piket atau sanksi ringan, sehingga warga belajar bahwa hak dan kewajiban berjalan seiring.

49.

Anda ditugaskan membuat aturan kelas untuk menjaga ketertiban. Susunlah 5 langkah musyawarah yang harus Anda lakukan bersama teman-teman sekelas dan antisipasi 1 masalah yang mungkin terjadi dalam prosesnya!

a)

5 Langkah: 1. Pembukaan dan penyampaian tujuan (membuat aturan). 2. Pengumpulan ide/usulan aturan dari semua siswa. 3. Pembahasan dan penyaringan usulan. 4. Pengambilan keputusan (voting). 5. Penetapan dan penandatanganan aturan kelas. Antisipasi Masalah: Perbedaan pendapat yang tajam atau pemaksaan kehendak.

b)

5 Langkah: 1. Penetapan aturan oleh guru. 2. Pengumuman aturan kepada siswa. 3. Penerimaan aturan tanpa diskusi. 4. Pelaksanaan aturan. 5. Evaluasi aturan oleh guru. Antisipasi Masalah: Tidak ada masalah karena aturan sudah ditetapkan.

c)
  • 1.Menyepakati tujuan musyawarah 2.Mengumpulkan usulan dari semua siswa 3.Mendiskusikan usulan secara terbuka 4.Mencari kesepakatan atau mufakat 5.Menetapkan aturan secara resmi dan menindaklanjuti

  • Masalah: Ada siswa yang ingin memaksakan pendapat

  • Antisipasi: Ingatkan semua peserta bahwa musyawarah bertujuan mufakat

d)

5 Langkah: 1. Musyawarah hanya dilakukan oleh ketua kelas. 2. Aturan dibuat tanpa masukan siswa lain. 3. Aturan diumumkan tanpa pembahasan. 4. Tidak ada proses voting. 5. Aturan langsung diterapkan. Antisipasi Masalah: Tidak ada masalah karena keputusan diambil oleh satu orang.

50.

Analisislah kasus di lingkungan masyarakat Anda (misalnya, masalah kurangnya fasilitas olahraga) dan jelaskan bagaimana langkah-langkah musyawarah dapat diterapkan untuk mencapai kesepakatan solusi yang berkelanjutan!

a)

Jawaban harus mencakup: 1. Identifikasi masalah dan pihak terlibat (warga, RT/RW). 2. Tujuan musyawarah (pengadaan fasilitas). 3. Proses musyawarah: pengumpulan dana (kewajiban), penentuan lokasi (hak), dan kesepakatan jadwal kerja bakti. 4. Hasil/Keputusan yang adil dan dapat dilaksanakan berkelanjutan (misalnya, dibentuknya pengurus fasilitas).

b)

Jawaban harus mencakup: 1. Identifikasi masalah dan pihak terlibat (hanya pemerintah). 2. Tujuan musyawarah (menunda pengadaan fasilitas). 3. Proses musyawarah: tanpa pengumpulan dana, tanpa penentuan lokasi, dan tanpa jadwal kerja bakti. 4. Hasil/Keputusan yang tidak dapat dilaksanakan.

c)

-Menyepakati tujuan

-Mengumpulkan usulan

-Mendiskusikan usulan

-Mencapai kesepakatan

-Menindaklanjuti

d)

-Masalah

-Langkah Musyawarah

-Kesepakatan Solusi

-Dampak Positif