wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ASAS SEJARAH INDONESIA XII

Total questions: 40

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Upaya Belanda untuk kembali menguasai Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan diwakili oleh tentara sekutu yang dikenal sebagai apa?

a)

SEAC

b)

UNCI

c)

NICA

d)

KNIL

e)

RAPWI

2.

Peristiwa pertempuran besar di Surabaya pada 10 November 1945 dipicu oleh tewasnya pemimpin Sekutu. Siapakah pemimpin tersebut?

a)

Jenderal Van Mook

b)

Sir Archibald Clark Kerr

c)

Brigadir Jenderal AWS Mallaby

d)

Letnan Jenderal Christison

e)

Lord Killearn

3.

Perundingan yang dilaksanakan antara Indonesia dan Belanda pada November 1946 yang menghasilkan pengakuan kedaulatan de facto Belanda atas Jawa, Madura, dan Sumatra adalah Perjanjian apa?

a)

Renville

b)

Roem-Roijen

c)

Konferensi Meja Bundar

d)

Linggajati

e)

Hooge Veluwe

4.

Agresi Militer Belanda I (Juli 1947) mendapatkan reaksi keras dari dunia internasional, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang kemudian membentuk komite mediasi bernama apa?

a)

UNTEA

b)

Komisi Tiga Negara (KTN)

c)

UNCI

d)

Konferensi Asia Afrika

e)

Dewan Keamanan PBB

5.

Perjanjian yang ditandatangani di atas kapal perang Amerika Serikat dan sangat merugikan posisi Indonesia karena wilayah RI hanya diakui tinggal Yogyakarta dan sebagian Sumatra adalah Perjanjian apa?

a)

Linggarjati

b)

Roem-Roijen

c)

Renville

d)

Konferensi Meja Bundar

e)

Inter-Indonesia

6.

Peristiwa yang melatarbelakangi pengunduran diri Kabinet Amir Sjarifuddin dan memicu pemberontakan yang menentang kebijakan rasionalisasi TNI adalah apa?

a)

Agresi Militer Belanda II

b)

Pembubaran Komisi Tiga Negara

c)

Kesepakatan Perjanjian Renville

d)

Pembentukan RIS

e)

Peristiwa 17 Oktober 1952

7.

Agresi Militer Belanda II (Desember 1948) yang berhasil menduduki Yogyakarta dan menangkap pemimpin RI memicu didirikannya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang berpusat di mana?

a)

Medan

b)

Bandung

c)

Surabaya

d)

Bukittinggi

e)

Padang

8.

Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag (1949) menghasilkan keputusan penting. Keputusan itu adalah apa?

a)

Pembatalan Perjanjian Renville

b)

Pembentukan negara Indonesia Serikat

c)

Pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh Belanda

d)

Pengembalian Irian Barat ke pangkuan RI

e)

Pembubaran Komisi Tiga Negara

9.

Dalam Konferensi Meja Bundar, masalah Irian Barat ditunda penyelesaiannya dan diputuskan akan dibahas satu tahun setelah pengakuan kedaulatan. Sikap Belanda ini menunjukkan apa?

a)

Kepatuhan pada PBB

b)

Keinginan Belanda membantu Indonesia

c)

Ketidaksediaan Belanda melepaskan sepenuhnya wilayah bekas jajahannya

d)

Keterlibatan pihak ketiga

e)

Masalah internal di Belanda

10.

Pasukan yang memimpin serangan umum pada 1 Maret 1949 di Yogyakarta untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa RI masih eksis adalah siapa?

a)

Jenderal A.H. Nasution

b)

Letkol Soeharto

c)

Kolonel Sudirman

d)

Jenderal Gatot Subroto

e)

Kolonel Kawilarang

11.

Setelah pembubaran RIS, Indonesia kembali menjadi negara kesatuan yang disebut apa?

a)

Negara Indonesia Timur

b)

Republik Indonesia Serikat

c)

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

d)

Negara Republik Indonesia

e)

Negara Federal

12.

Ciri utama sistem pemerintahan yang diterapkan pada masa Demokrasi Liberal adalah apa?

a)

Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi

b)

Kekuasaan penuh ada di tangan parlemen

c)

Sistem multipartai yang menyebabkan sering terjadi pergantian kabinet

d)

Dwi fungsi ABRI

e)

Penerapan ekonomi etatisme

13.

Kabinet terlama yang pernah berkuasa pada masa Demokrasi Liberal dan berhasil melaksanakan Pemilihan Umum pertama tahun 1955 adalah Kabinet apa?

a)

Natsir

b)

Wilopo

c)

Ali Sastroamidjojo I

d)

Burhanuddin Harahap

e)

Ali Sastroamidjojo II

14.

Salah satu penyebab utama tidak stabilnya politik pada masa Demokrasi Liberal adalah apa?

a)

Konflik antara presiden dan militer

b)

Saling menjatuhkan antarpelaku politik di parlemen

c)

Intervensi asing

d)

Pengaruh komunisme yang kuat

e)

Krisis moneter global

15.

Tujuan utama dilaksanakannya Pemilihan Umum tahun 1955 adalah untuk memilih anggota apa?

a)

Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS)

b)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

c)

Presiden dan Wakil Presiden

d)

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Konstituante

e)

Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS)

16.

Lembaga yang dibentuk oleh hasil Pemilu 1955 yang bertugas merumuskan undang-undang dasar baru bagi Indonesia adalah lembaga apa?

a)

DPR

b)

MPR

c)

Konstituante

d)

DPA

e)

Mahkamah Agung

17.

Program ekonomi yang bertujuan mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi ekonomi nasional dengan memberikan bantuan kredit kepada pengusaha pribumi di bawah Kabinet Natsir dikenal sebagai apa?

a)

Gerakan Benteng

b)

Gunting Syafruddin

c)

Rencana Sumitro

d)

Sistem Ekonomi Ali-Baba

e)

Induk Koperasi

18.

Peristiwa yang mengakhiri secara resmi masa Demokrasi Liberal di Indonesia adalah apa?

a)

Keberhasilan Konstituante merumuskan UUD baru

b)

Pembubaran DPR

c)

Pemberontakan PRRI/Permesta

d)

Dikeluarkannya Dekret Presiden 5 Juli 1959

e)

Konferensi Asia Afrika

19.

Masalah yang tidak pernah terselesaikan selama masa Demokrasi Liberal dan menjadi salah satu faktor dikeluarkannya Dekret Presiden adalah apa?

a)

Persaingan uang luar negeri

b)

Pengakuan kedaulatan penuh oleh Belanda

c)

Kegagalan Konstituante menetapkan dasar negara

d)

Pengadaan Pemilu kedua

e)

Peran ABRI dalam politik

20.

Konferensi Internasional yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 dan berhasil menyatukan solidaritas negara-negara Asia-Afrika adalah apa?

a)

Gerakan Non-Blok

b)

Konferensi Colombo

c)

Konferensi Asia Afrika (KAA)

d)

Konferensi Bangkok

e)

ASEAN

21.

Dekret Presiden 5 Juli 1959 menetapkan tiga poin penting, salah satunya adalah apa?

a)

Membubarkan DPR hasil Pemilu 1955

b)

Pembubaran Konstituante dan berlakunya kembali UUD 1945

c)

Pembentukan kabinet baru dengan sistem presidensial

d)

Pengakuan kedaulatan Irian Barat

e)

Pelaksanaan Pemilu ulang

22.

Landasan utama pelaksanaan Demokrasi Terpimpin adalah apa?

a)

Pancasila dan UUD Sementara 1950

b)

Trias Politica

c)

Pancasila dan UUD 1945

d)

Manipol/USDEK

e)

Piagam Jakarta

23.

Lembaga tinggi negara yang dibentuk oleh Presiden Sukarno pasca-Dekret dan semua anggotanya diangkat dan diberhentikan oleh Presiden adalah lembaga apa?

a)

DPR

b)

MPRS (Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara)

c)

Konstituante

d)

DPA

e)

Mahkamah Agung

24.

Konsep penyatuan seluruh kekuatan politik di Indonesia yang diwujudkan oleh Presiden Sukarno dengan menggabungkan unsur Nasionalis, Agama, dan Komunis dikenal sebagai apa?

a)

Eka Prasetia Pancakarsa

b)

Nasakom

c)

Masyumi

d)

Orde Lama

e)

Gerakan Non-Blok

25.

Salah satu penyimpangan politik luar negeri pada masa Demokrasi Terpimpin adalah keluarnya Indonesia dari PBB pada tahun 1965. Hal ini dipicu oleh...

a)

Penolakan Indonesia atas terpilihnya Malaysia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

b)

Invasi Amerika Serikat ke Vietnam.

c)

Sengketa Irian Barat.

d)

Kegagalan Konferensi Asia Afrika.

e)

Krisis minyak global.

26.

Upaya pembebasan Irian Barat dilakukan melalui jalur diplomatik, ekonomi, dan militer. Komando militer yang dibentuk untuk operasi pembebasan ini adalah...

a)

Trikora

b)

Dwikora

c)

Tri Komando Rakyat (Trikora)

d)

Operasi Mandala

e)

Konfrontasi

27.

Salah satu isi Tri Komando Rakyat (Trikora) yang dikumandangkan oleh Presiden Sukarno di Yogyakarta pada tahun 1961 adalah...

a)

Menggagalkan pembentukan "Negara Papua" buatan Belanda.

b)

Mengembalikan Irian Barat ke tangan PBB.

c)

Membentuk negara persemakmuran bersama Malaysia.

d)

Mendukung pembentukan Federasi Malaysia.

e)

Melaksanakan Pemilu.

28.

Operasi militer yang dilakukan Indonesia terhadap pembentukan Federasi Malaysia pada tahun 1963–1966 dikenal sebagai...

a)

Operasi Mandala

b)

Konfrontasi (Dwikora)

c)

Operasi Trikora

d)

Operasi Gerakan Benteng

e)

Operasi Merdeka

29.

Lembaga yang dibentuk oleh Presiden Sukarno di luar sistem ketatanegaraan yang bertugas menyusun perencanaan pembangunan nasional adalah...

a)

Bappenas

b)

Dewan Perancang Nasional (Depernas)

c)

MPRS

d)

Kabinet DwiKora

e)

Lembaga Perekonomian Nasional

30.

Kebijakan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin yang bertujuan menekan inflasi dengan memotong nilai mata uang dari Rp1.000 menjadi Rp100 adalah...

a)

Sanering (Redenominasi)

b)

Gerakan Benteng

c)

Gunting Syafruddin

d)

Devaluasi

e)

Nasionalisasi Perusahaan Asing

31.

Salah satu kebijakan politik pada masa Demokrasi Terpimpin yang memperkuat wewenang militer adalah peristiwa...

a)

Pembentukan RIS.

b)

Konfrontasi dengan Malaysia.

c)

Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI).

d)

Pemberontakan PRRI/Permesta.

e)

Pembatalan Pemilu.

32.

Salah satu penyimpangan yang dilakukan Presiden Sukarno pada masa Demokrasi Terpimpin adalah pengangkatan dirinya sebagai...

a)

Presiden Seumur Hidup

b)

Presiden Seumur Hidup oleh MPRS.

c)

Ketua DPR

d)

Ketua Mahkamah Agung

e)

Pemimpin Besar Revolusi

33.

Pada masa Demokrasi Terpimpin, paham ideologi yang paling mendapat tempat dalam politik nasional selain Nasionalisme dan Agama adalah...

a)

Liberalisme

b)

Komunisme

c)

Fasisme

d)

Sosialisme Barat

e)

Kapitalisme

34.

Tujuan pembentukan FRONT NASIONAL pada masa Demokrasi Terpimpin adalah untuk...

a)

Melaksanakan Pemilu.

b)

Mobilisasi massa untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan pemerintah.

c)

Menentang kebijakan Presiden Sukarno.

d)

Mempersatukan partai-partai Islam.

e)

Mengurus masalah pangan.

35.

Peristiwa Pemberontakan PRRI/Permesta yang terjadi di Sumatra dan Sulawesi dipicu oleh ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam hal...

a)

Ideologi Nasakom.

b)

Alokasi dana pembangunan dan otonomi daerah.

c)

Penempatan ibukota negara.

d)

Kebijakan konfrontasi dengan Malaysia.

e)

Nasionalisasi perusahaan asing.

36.

Pengaruh Demokrasi Liberal yang masih kentara pada tahun 1950-an ditandai dengan upaya sejumlah tokoh militer untuk menekan Presiden Sukarno agar membubarkan parlemen, dikenal sebagai...

a)

Peristiwa Madiun 1948

b)

Peristiwa 17 Oktober 1952

c)

Peristiwa Bandung Lautan Api

d)

Gerakan 30 September

e)

Dekret Presiden 1959

37.

Perubahan status Indonesia dari RIS menjadi NKRI pada tahun 1950 menggunakan UUD Sementara 1950. Perubahan ini menunjukkan Indonesia kembali ke bentuk negara...

a)

Federasi

b)

Konfederasi

c)

UnitarI

d)

Monarki

e)

Oligarki

38.

Alasan utama Presiden Sukarno mengeluarkan Dekret Presiden 5 Juli 1959 adalah...

a)

Mendapatkan dukungan penuh dari militer.

b)

Indonesia ingin keluar dari PBB.

c)

Untuk memulai konfrontasi dengan Belanda.

d)

Krisis politik berkepanjangan akibat kegagalan Konstituante dan ketidakstabilan kabinet.

e)

Desakan dari Amerika Serikat.

39.

Tokoh penting dari Indonesia yang berhasil meyakinkan PBB dan dunia internasional untuk mendukung perjuangan RI dalam mempertahankan kemerdekaan melalui jalur diplomasi adalah...

a)

Sutan Sjahrir

b)

Mohammad Hatta

c)

Jenderal Sudirman

d)

Soekarno

e)

Agus Salim

40.

Sifat utama Demokrasi Terpimpin yang membedakannya dengan Demokrasi Liberal adalah...

a)

Adanya kebebasan pers yang tak terbatas.

b)

Pemusatan kekuasaan di tangan Presiden.

c)

Penerapan sistem check and balance.

d)

Kuatnya peran partai politik.

e)

Pelaksanaan Pemilu secara teratur.