wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QZ PKn X SM1

Total questions: 40

Worksheet time: 3hrs 20mins

Name
Class
Date
1.
Pada masa persiapan kemerdekaan Republik Indonesia, Jepang pada tanggal 29 April 1945 membentuk badan yang diberi nama Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau yang lebih sering dikenal sebagai….?
a)
Badan Persiapan Usaha-usaha Panitia Kemerdekaan (BPUPK).
b)
Badan Panitia Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).
c)
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).
d)
Badan Penyelenggara Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).
e)
Badan Persiapan Usaha-usaha Penyelenggaran Kemerdekaan (BPUPK).
2.
Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau BPUPK, diketuai oleh….?
a)
Ir. Soekarno.
b)
Moh. Hatta.
c)
Kumakichi Harada.
d)
K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat.
e)
Prof. Soepomo.
3.
Dalam perjalanannya, BPUPK melaksanakan dua kali persidangan. Sidang pertama berlangsung pada tanggal 29 Mei s.d. 1 Juni 1945, dan sidang kedua berlangsung dari tanggal 10 s.d. 17 Juli 1945. Adapun pada persidangan pertama, hal apakah yang dibahas pada agenda persidangan tersebut….?
a)
Pembentukan Negara Merdeka.
b)
Kemerdekaan Republik Indonesia.
c)
Pembentukan Rancangan Undang-undang Dasar.
d)
Pembentukan Dasar Negara.
e)
Persiapan Kemerdekaan.
4.
Ide pendiri bangsa, tentang dasar negara merdeka yang dikemukakan oleh Mohammad Yamin dalam pidatonnya pada masa persidangan BPUPK, diantaranya adalah….?
a)
Persatuan.
b)
Kekeluargaan.
c)
Keseimbangan lahir dan batin.
d)
Musawarah.
e)
Kesejahteraan Rakyat.
5.
Setelah sidang pertama BPUPK selesai, sejumlah anggota BPUPK mengadakan pertemuan untuk membahas langkah selanjutnya, dan kemudian terbentuklah dua panitia kecil. Panitia pertama, beranggotakan delapan orang yang dikenal dengan panitia delapan dan bertugas mengumpulkan ide ataupun usulan para anggota untuk kemudian dibahas pada sidang berikutnya. Sementara panitia kedua, beranggotakan Sembilan orang yang dikenal dengan sebutan panitian Sembilan dan bertugas untuk menyusun Pembukaan Hukum Dasar. Adapun pada persidangan kedua, hal apakah yang dibahas pada agenda persidangan tersebut….?
a)
Pembentukan Negara Merdeka.
b)
Kemerdekaan Republik Indonesia.
c)
Pembentukan Rancangan Undang-undang Dasar.
d)
Pembentukan Dasar Negara.
e)
Persiapan Kemerdekaan.
6.
Pancasila adalah lima prinsip dasar yang sangat penting dan mendasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung dalam Sila-sila Pancasila menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari warga negara Indonesia, baik dalam hubungan sosial, budaya, ekonomi, politik, maupun beragama. Dengan demikian, Pancasila mempunyai kedudukan sebagai….?
a)
Dasar Negara
b)
Sumber dari segala sumber hukum
c)
Pandangan hidup bangsa
d)
Ideologi Negara
e)
Kepribadian bangsa
7.
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga masyarakatnya dapat melaksanakan ajaran-ajaran agamanya secara nyaman dan saksama tanpa mengalami gangguan. Hal tersebut sesuai dengan konsep penerapan Sila ke ….?
a)
Pertama
b)
Kedua
c)
Ketiga
d)
Keempat
e)
Kelima
8.
Sebagai warga negara, setiap manusia Indonesia memiliki derajat yang sama, hak dan kewajiban yang sama, sehingga segala tindakan yang melanggar “kemanusiaan” seperti perundungan (bullying), diskriminasi, dan kekerasan antarsesama tidak dapat dibenarkan. Nilai Sila ke berapa yang sesuai dengan pernyataan diatas….?
a)
Pertama
b)
Kedua
c)
Ketiga
d)
Keempat
e)
Kelima
9.
Dalam hal pengambilan keputusan yang menyangkut kemaslahatan orang banyak, haruslah mempertimbangkan suara masyarakat dan mengakomodasi hak setiap orang, dan tidak dibenarkan untuk merasa paling berhak, ingin menang sendiri dan mementingkan kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu. Hal ini sesuai dengan nilai yang terkandung dalam Sila….?
a)
Ketuhanan Yang Maha Esa
b)
Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
c)
Persatuan Indonesia
d)
Kerakyatan yang dipimpin Oleh Hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
e)
Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
10.
Indonesia adalah negeri yang kaya dengan keberagaman, baik itu agama, suku, bahasa, budaya dan adat-istiadat. Dalam menyikapi keberagaman tersebut sudah seharusnya kita….?
a)
Tidak peduli dengar keragaman yang ada
b)
Merendahkan budaya dan ada-istiadat orang lain
c)
Merasa agama dan suku kita lebih baik dan hebat dari yang lain
d)
Merasa orang lain lebih hebat dari kita
e)
Menghargai perbedaan yang ada dan hidup bertoleransi
11.
Berikut ini adalah bentuk sikap atau perilaku yang mencerminkan penerapan Sila kelima Pancasila, kecuali….?
a)
Memberikan donasi untuk kesejahteraan sosial
b)
Memperlakukan semua orang dengan adil dan setara
c)
Bekerjasama untuk kesejahteraaan bersama
d)
Mendukung pendidikan yang berkualitas untuk semua
e)
Melakukan korupsi dan menyalahgunakan kekuasaan
12.
Seorang siswa di sekolah melihat temannya mengalami diskriminasi karena latar belakang sukunya. Langkah terbaik yang bisa dilakukan siswa tersebut untuk menerapkan nilai Pancasila adalah….?
a)
Membiarkan karena tidak ingin terlibat masalah
b)
Melaporkan kejadian tersebut kepada guru atau pihak sekolah untuk tindakan lebih lanjut
c)
Bergabung dengan teman yang mendiskriminasi untuk menjaga pertemanan
d)
Mengabaikan dan tetap fokus pada pelajaran
e)
Menghindari teman yang didiskriminasi untuk menjaga kemanan diri
13.
Dalam sebuah komunitas, beberapa anggota merasa bahwa program bantuan sosial tidak merata. Bagaimana cara yang paling efektif untuk memastikan bahwa nilai "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia" diterapkan….?
a)
Mengeluarkan anggota yang mengeluh dari komunitas
b)
Memperbaiki distribusi bantuan dengan melibatkan semua pihak dalam proses pengambilan keputusan
c)
Membiarkan program berjalan seperti biasanya
d)
Menambahkan lebih banyak anggota dalam program tanpa memperhatikan keluhan
e)
Mengurangi bantuan untuk semua anggota agar lebih adil
14.
Dalam lingkungan yang beragam, seorang pemimpin harus mengatasi konflik antar kelompok yang berbeda budaya. Prinsip Pancasila yang paling sesuai untuk diterapkan adalah….?
a)
Ketuhanan Yang Maha Esa
b)
Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
c)
Persatuan Indonesia
d)
Kerakyatan yang dipimpin Oleh Hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
e)
Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
15.
Seorang siswa menyebarkan rumor tidak benar tentang teman sekelasnya di media sosial. Tindakan ini mengingkari nilai Pancasila yang mana dan apa dampaknya terhadap lingkungan sekolah….?
a)
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menyebabkan lingkungan sekolah menjadi tidak kondusif.
b)
Persatuan Indonesia, memperkuat rasa persatuan di antara siswa.
c)
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, meningkatkan dialog yang sehat.
d)
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, membuat siswa merasa adil.
e)
Ketuhanan Yang Maha Esa, meningkatkan spiritualitas siswa.
16.
Dalam rapat OSIS, seorang ketua OSIS tidak memberikan kesempatan kepada anggota lain untuk berpendapat dan mengambil keputusan sepihak. Perilaku ini mengingkari nilai Pancasila yang mana dan bagaimana seharusnya nilai tersebut diterapkan….?
a)
Ketuhanan Yang Maha Esa, membiarkan segala keputusan tanpa diskusi.
b)
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, memaksakan pandangan sendiri.
c)
Persatuan Indonesia, mengabaikan Kerjasama.
d)
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, seharusnya mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat.
e)
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, meningkatkan kesenjangan.
17.
Seorang guru memberikan perlakuan istimewa hanya kepada beberapa siswa yang berasal dari latar belakang ekonomi yang lebih baik. Tindakan ini mengingkari nilai Pancasila yang mana dan apa akibatnya bagi siswa lain….?
a)
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, membuat siswa lain merasa dihargai.
b)
Persatuan Indonesia, menguatkan persatuan antara siswa.
c)
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menyebabkan ketidakadilan dan perpecahan di antara siswa.
d)
Ketuhanan Yang Maha Esa, meningkatkan keimanan siswa.
e)
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mempermudah proses belajar mengajar.
18.
Dalam diskusi kelompok, seorang siswa menolak untuk bekerja sama dengan teman yang berbeda agama dan suku. Sikap ini mengingkari nilai Pancasila yang mana dan apa konsekuensi dari tindakan ini….?
a)
Ketuhanan Yang Maha Esa, meningkatkan kerukunan antarumat beragama.
b)
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan.
c)
Persatuan Indonesia, menyebabkan perpecahan dan mengurangi rasa persatuan di dalam kelompok.
d)
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mempercepat proses diskusi.
e)
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menghilangkan keadilan dalam kelompok.
19.
Seorang siswa menolak untuk mengikuti aturan dan norma yang telah disepakati bersama dalam lingkungan sekolah. Perilaku ini mengingkari nilai Pancasila yang mana dan apa dampaknya terhadap budaya sekolah….?
a)
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, memperkuat norma sekolah.
b)
Persatuan Indonesia, menguatkan persatuan antar siswa.
c)
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, menyebabkan konflik dan ketidakselarasan dalam lingkungan sekolah.
d)
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, meningkatkan rasa keadilan.
e)
Ketuhanan Yang Maha Esa, memperdalam spiritualitas.
20.
Anda melihat sebuah berita viral di media sosial yang sumbernya tidak jelas. Bagaimana sikap bijak yang harus Anda ambil sebelum membagikan berita tersebut….?
a)
Langsung membagikannya karena sudah banyak yang membagikan.
b)
Mengedit berita tersebut untuk menambahkan informasi pribadi.
c)
Memeriksa kebenaran informasi tersebut dengan mencari sumber yang terpercaya dan validasi dari beberapa sumber lain.
d)
Menulis komentar kritis tanpa membaca keseluruhan berita.
e)
Membagikannya hanya kepada orang terdekat tanpa verifikasi.
21.
Seorang teman membagikan foto pribadi Anda tanpa izin di media sosial. Apa tindakan bijak yang dapat Anda lakukan untuk menjaga privasi Anda….?
a)
Mengabaikannya dan tidak melakukan apa-apa.
b)
Mengomentari foto tersebut dengan kritik tajam.
c)
Menghubungi teman tersebut secara pribadi dan meminta mereka untuk menghapus foto tersebut.
d)
Membalas dengan membagikan foto pribadinya tanpa izin.
e)
Melaporkan foto tersebut ke pihak berwajib tanpa berbicara terlebih dahulu dengan teman.
22.
Bagaimana cara paling bijak untuk merespons komentar negatif atau provokatif di media sosial tanpa memperburuk situasi….?
a)
Membalas dengan komentar yang lebih negatif atau provokatif.
b)
Menghapus komentar tersebut dan memblokir pengguna yang bersangkutan.
c)
Mengabaikan komentar tersebut dan tidak memberikan tanggapan.
d)
Merespons dengan tenang dan berusaha memahami perspektif pengguna tersebut serta mengajak berdialog secara konstruktif.
e)
Melaporkan komentar tersebut sebagai spam tanpa meninjaunya lebih lanjut.
23.
Seorang siswa menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi tentang kegiatan sekolah. Bagaimana siswa tersebut dapat memastikan informasi yang disebarkan akurat dan bermanfaat bagi semua….?
a)
Membuat informasi berdasarkan asumsi pribadi.
b)
Mengonfirmasi informasi tersebut dengan sumber resmi sebelum mempostingnya.
c)
Membagikan rumor yang belum diverifikasi.
d)
Menggunakan informasi dari forum-forum tidak resmi.
e)
Menambah cerita pribadi agar lebih menarik.
24.
Bagaimana cara seorang pengguna media sosial dapat menjaga etika digital saat berbagi konten sensitif atau kontroversial….?
a)
Membagikan konten tanpa memberi peringatan.
b)
Menggunakan bahasa yang sopan dan memberikan konteks yang jelas sebelum berbagi konten tersebut.
c)
Mengabaikan dampak konten terhadap orang lain.
d)
Mengedit konten agar lebih sensasional.
e)
Membagikan konten hanya untuk menimbulkan reaksi emosional.
25.
Seorang pengguna media sosial membagikan informasi medis tanpa memeriksa kebenarannya terlebih dahulu. Apa dampak dari tindakan ini dan bagaimana seharusnya ia bertindak….?
a)
Meningkatkan kesadaran masyarakat; tidak ada tindakan lanjutan yang diperlukan.
b)
Menyebabkan kebingungan dan kepanikan; seharusnya memverifikasi informasi sebelum membagikannya.
c)
Membuat dirinya terlihat berpengetahuan; melanjutkan tindakan tanpa verifikasi.
d)
Mendapatkan banyak perhatian dan "likes"; tidak ada kebutuhan untuk verifikasi.
e)
Memperoleh reputasi sebagai sumber informasi; meneruskan informasi tanpa tinjauan.
26.
Seorang remaja menggunakan media sosial untuk menyebarkan kebencian terhadap kelompok tertentu. Apa konsekuensi dari tindakan ini dan langkah apa yang seharusnya diambil untuk menghentikan perilaku tersebut….?
a)
Meningkatkan solidaritas kelompoknya; tidak ada tindakan yang perlu diambil.
b)
Memicu konflik dan kekerasan; melaporkan konten tersebut dan memberikan pendidikan tentang toleransi dan keragaman.
c)
Menambah jumlah pengikut; melanjutkan tindakan.
d)
Menciptakan diskusi yang menarik; mengabaikan dampaknya.
e)
Memperoleh dukungan dari kelompok yang sepaham; tidak ada intervensi.
27.
Bagaimana dampak dari membagikan konten hoaks di media sosial, dan apa tindakan pencegahan yang bisa diambil untuk menghindarinya….?
a)
Menambah variasi konten; terus membagikan tanpa pemeriksaan
b)
Meningkatkan engagement pengguna; membagikan konten tanpa ragu.
c)
Menyebarkan informasi palsu dan menyesatkan; selalu memverifikasi kebenaran konten sebelum membagikannya.
d)
Membuat media sosial lebih menarik; mengabaikan verifikasi.
e)
Mendapatkan lebih banyak pengikut; terus membagikan tanpa pemeriksaan.
28.
Saat terlibat dalam diskusi panas di media sosial, seorang pengguna sering menggunakan bahasa kasar dan merendahkan orang lain. Apa dampaknya terhadap lingkungan media sosial dan bagaimana seharusnya pengguna tersebut bersikap….?
a)
Meningkatkan intensitas diskusi; terus menggunakan bahasa kasar.
b)
Menghibur pengikut; mengabaikan dampak emosional.
c)
Mengurangi jumlah pengikut; melanjutkan tindakan tanpa perubahan.
d)
Menyebabkan ketidaknyamanan dan memicu konflik; menggunakan bahasa yang lebih sopan dan konstruktif.
e)
Meningkatkan popularitas; tidak ada kebutuhan untuk perubahan.
29.
Seorang siswa menggunakan media sosial untuk menyalin karya tulis orang lain dan mengakuinya sebagai milik sendiri. Apa implikasi akademis dan etis dari tindakan ini serta langkah yang seharusnya diambil oleh pihak sekolah….?
a)
Tidak ada implikasi; sekolah harus memberikan penghargaan pada siswa tersebut.
b)
Meningkatkan reputasi siswa; sekolah harus mengabaikan tindakan tersebut.
c)
Menambah variasi konten belajar; sekolah harus memfasilitasi tindakan tersebut.
d)
Tidak ada relevansi; sekolah harus mengubah kurikulumnya.
e)
Melanggar kode etik akademis dan merugikan pembelajaran siswa tersebut; sekolah harus memberikan sanksi dan mengedukasi tentang pentingnya kejujuran akademik.
30.
Pasal 27 ayat (3) UUD NRI Tahun 1945 menyatakan bahwa "Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara." Bentuk partisipasi paling sederhana yang bisa dilakukan siswa di sekolah dalam upaya pembelaan negara adalah….?
a)
Menjadi anggota pasukan pengibar bendera
b)
Belajar dengan giat dan berprestasi
c)
Ikut dalam kegiatan patroli keamanan sekolah
d)
Mengikuti wajib militer bagi yang sudah cukup umur
e)
Mengadakan demonstrasi menuntut keadilan
31.
Berdasarkan Pasal 28E ayat (1) UUD NRI Tahun 1945, "Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali." Contoh penerapan kebebasan beragama dalam kehidupan sehari-hari adalah....?
a)
Saling mengejek keyakinan antar teman
b)
Memaksa teman untuk mengikuti ajaran agama kita
c)
Menghormati teman yang sedang beribadah
d)
Melarang pembangunan tempat ibadah agama lain
e)
Hanya bergaul dengan orang yang seagama
32.
Pasal 29 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 berbunyi, "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu." Contoh nyata dari jaminan ini adalah…
a)
Pemerintah mengatur jam ibadah setiap agama
b)
Adanya libur nasional untuk perayaan hari besar keagamaan
c)
Setiap warga negara harus memiliki agama yang sama
d)
Pembangunan tempat ibadah harus mendapat izin dari mayoritas agama lain
e)
Hanya agama tertentu yang diakui oleh negara
33.
Di sebuah perumahan, warga berencana membangun taman kota. Namun, seorang warga menolak karena lahan yang akan digunakan adalah bekas pembuangan limbah industri yang belum sepenuhnya bersih. Ia khawatir akan dampak kesehatan. Jika merujuk pada Pasal 28H ayat (1) UUD NRI Tahun 1945, tindakan warga tersebut paling tepat diartikan sebagai upaya untuk...
a)
Menghalangi pembangunan fasilitas umum
b)
Menuntut ganti rugi atas pencemaran lingkungan
c)
Memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat
d)
Melakukan intervensi terhadap kebijakan pemerintah daerah
e)
Mencari keuntungan pribadi dari masalah lingkungan
34.
Di sebuah perempatan jalan yang ramai, lampu lalu lintas sedang mati. Beberapa pengendara motor tetap menerobos, sementara yang lain menunggu dengan sabar dan memberikan kesempatan kepada pejalan kaki. Tindakan pengendara yang menunggu dan memberikan kesempatan kepada pejalan kaki mencerminkan kepatuhan terhadap norma...
a)
Hukum, karena ada kemungkinan ditilang meskipun lampu mati
b)
Kesusilaan, karena didorong oleh suara hati nurani untuk berbuat baik
c)
Kesopanan, karena menunjukkan rasa hormat kepada pengguna jalan lain
d)
Agama, karena setiap agama mengajarkan kehati-hatian
e)
Kebiasaan, karena masyarakat umumnya sudah terbiasa tertib
35.
Pada saat jam pelajaran, seorang siswa terpaksa meninggalkan kelas karena sakit perut. Ia berbisik kepada teman sebangkunya untuk memberitahukan kepada guru. Teman sebangkunya kemudian mengacungkan tangan dan menyampaikan izin tersebut kepada guru. Tindakan teman sebangku itu paling tepat menunjukkan penerapan norma...
a)
Hukum, karena ada aturan sekolah tentang izin
b)
Kesusilaan, karena ia merasa bertanggung jawab terhadap temannya
c)
Kesopanan, karena menyampaikan informasi dengan cara yang santun dan hormat
d)
Kebiasaan, karena memang sudah biasa saling membantu antar teman
e)
Agama, karena ajaran agama mendorong tolong-menolong
36.
a)
Aturan harus dipatuhi meskipun mengabaikan pendapat kelompok kecil.
b)
Aturan jam malam harus dihapus karena mengekang kebebasan seluruh masyarakat.
c)
Perlu dialog antara warga dan pemuda untuk mencari batasan yang tetap menjaga ketertiban tanpa mengabaikan kebebasan.
d)
Pemuda seharusnya dipaksa mengikuti norma karena mereka minoritas.
e)
Kebebasan pemuda lebih penting daripada ketertiban warga.
37.
a)
Mengambil uangnya sedikit saja untuk kebutuhan penting, lalu tetap mengembalikan dompetnya.
b)
Menyerahkan dompet tersebut kepada guru piket atau pihak sekolah tanpa mengambil apa pun.
c)
Menyimpan dompet selama beberapa hari sambil menunggu pemiliknya mencari.
d)
Mengembalikan dompet tetapi tidak perlu melaporkan jumlah uang yang ada di dalamnya.
e)
Mengambil uangnya terlebih dahulu lalu meminta izin pada pemilik nanti.
38.
a)
3 Siswa
b)
6 Siswa
c)
9 Siswa
d)
12 Siswa
e)
20 Siswa
39.
a)
3 Siswa
b)
5 Siswa
c)
8 Siswa
d)
10 Siswa
e)
15 Siswa
40.
a)
Norma akan efektif jika pelanggar diberi hukuman tegas.
b)
Keberhasilan norma bergantung terutama pada penegak hukum.
c)
Norma tidak berguna jika tidak disertai sanksi.
d)
Masyarakat memiliki peran penting dalam menegakkan norma melalui kepatuhan dan kesadaran diri.
e)
Norma hanya mengatur perilaku di lingkungan pemerintahan.