WorksheetsWorksheet Kesehatan Mata
Total questions: 59
Worksheet time: 30mins
Alasan pentingnya perencanaan kesehatan mata adalah karena...
Penglihatan bukan indera yang dominan
Gangguan penglihatan tidak berdampak pada produktivitas
1 miliar kasus gangguan penglihatan dapat dicegah atau ditangani dini
Gangguan penglihatan jarang terjadi di Indonesia
Indonesia memiliki tingkat kebutaan tertinggi di Asia Tenggara dengan prevalensi sekitar...
1%
2%
3%
5%
Penyebab utama kebutaan di Indonesia menurut RAAB 2014–2016 adalah...
Glaukoma
Retinopati diabetika
Katarak tidak teroperasi
Kelainan refraksi
Target distribusi spesialis mata menurut Vision 2020 adalah...
1 : 25.000
1 : 50.000
1 : 100.000
1 : 250.000
Rasio ideal dokter menurut WHO dan Kemenkes adalah...
1 per 2.000 penduduk
1 per 1.500 penduduk
1 per 1.000 penduduk
1 per 500 penduduk
Pada 2024, rasio dokter di Indonesia adalah...
0,15 per 1.000
0,25 per 1.000
0,32 per 1.000
0,50 per 1.000
Sistem Kesehatan Nasional diatur dalam...
Permenkes 74/2015
Permenkes 82/2020
Perpres 72/2012
UU Kesehatan 2023
Langkah awal dalam penyusunan program kesehatan mata adalah...
Pelatihan tenaga kesehatan
Identifikasi besarnya masalah gangguan penglihatan
Mengatur pembiayaan operasional
Membuat jaringan kemitraan
Salah satu strategi dalam program kesehatan mata adalah...
Menghilangkan sistem rujukan
Peningkatan kapasitas SDM
Menekan jumlah fasilitas kesehatan
Mengurangi penggunaan alat diagnostik
Salah satu dari 5 prioritas utama penanggulangan gangguan penglihatan adalah...
Konjungtivitis
Kelainan refraksi
Ablasio retina
Uveitis
Prioritas kebutaan pada anak termasuk ke dalam...
Pemberdayaan ekonomi
Fokus pencegahan penyakit
Pengendalian infeksi
Penguatan rujukan
Surveilans bertujuan untuk mengetahui...
Tarif pelayanan kesehatan
Tren faktor risiko dan prevalensi gangguan penglihatan
Pendapatan rumah sakit
Jumlah alat medis yang tersedia
Promosi kesehatan dalam Permenkes 74/2015 bertujuan...
Mengganti layanan klinis
Memberdayakan masyarakat untuk perubahan perilaku
Mengurangi jumlah tenaga kesehatan
Menutup fasilitas layanan primer
Strategi promosi kesehatan meliputi...
Integrasi vertikal
Advokasi, kemitraan, pemberdayaan
Isolasi masyarakat risiko tinggi
Pengurangan akses layanan
Sasaran langsung program penanggulangan gangguan penglihatan adalah...
Penduduk usia produktif saja
Semua penduduk tanpa prioritas
Masyarakat berisiko sesuai siklus hidup
Pegawai medis
Deteksi dini gangguan penglihatan dilaksanakan berdasarkan...
Permenkes 82/2020
Perpres 72/2012
Permenkes 67/2016
UU No. 17/2023
Tujuan deteksi dini adalah...
Menunda diagnosis
Meningkatkan jumlah operasi
Menemukan gangguan sejak awal agar tidak berat
Mengurangi jumlah fasilitas skrining
Dalam tata laksana kasus, terapi berupa operasi katarak termasuk...
Rehabilitasi
Habilitasi
Tindakan promotif
Intervensi non-medis
Habilitasi bertujuan untuk...
Menghilangkan ketergantungan sosial
Memberikan kemampuan baru bagi penyandang disabilitas
Mengurangi jumlah tenaga medis
Mengganti alat bantu optik
Rehabilitasi bertujuan untuk...
Menekan biaya operasional
Memperbaiki kondisi sosial akibat disabilitas
Menghilangkan keperluan pemeriksaan medis
Mengganti pemeriksaan awal
Jejaring kerja dibentuk dengan tujuan...
Menyeragamkan biaya pelayanan
Memperluas cakupan dan integrasi layanan
Mengurangi keterlibatan sektor swasta
Menghilangkan peran masyarakat
Salah satu pihak yang dapat dilibatkan dalam jejaring kerja adalah...
Klub olahraga
Organisasi disabilitas
Koperasi sekolah
Komunitas hobi
Salah satu contoh promosi kesehatan di slide adalah...
Operasi katarak di RS
Penyuluhan gangguan refraksi di SMP
Pembagian obat tetes gratis
Pemeriksaan CT Scan mata
Contoh deteksi dini adalah...
Ceramah di televisi
Skrining mata di sekolah dasar
Pendaftaran BPJS
Pelatihan kader posyandu
Salah satu bentuk tata laksana kasus adalah...
Pembatasan mobilitas pasien
Pemberian kacamata untuk kelainan refraksi
Melarang pasien beraktivitas
Menghindari tindakan medis
Dalam analisis situasi, data RAAB digunakan untuk mengetahui...
Biaya program kesehatan
Prevalensi kebutaan nasional
Jumlah fasilitas kesehatan
Rasio tenaga medis
Rasio ideal spesialis mata menurut Peta Jalan 2017–2030 adalah...
1 : 50.000
1 : 100.000
1 : 250.000
1 : 300.000
Salah satu penyebab gangguan penglihatan yang dapat dicegah adalah...
Tumor orbita
Kelainan refraksi
Trauma bola mata berat
Degenerasi makula
Salah satu tujuan penguatan sistem informasi adalah...
Mengurangi data yang dikumpulkan
Mempermudah rujukan dan pemantauan kasus
Menghilangkan laporan puskesmas
Mengurangi koordinasi antar lembaga
Contoh nyata jejaring kerja dalam slide adalah...
PERDAMI dan PT. Sido Muncul
Kader posyandu dan karang taruna
RSUD dan SMA
Bank Indonesia dan FK Undip
Sebuah desa melaporkan bahwa banyak warga usia >50 tahun mulai kesulitan membaca dan sering mengeluh penglihatan kabur. Namun, mayoritas warga tidak pernah memeriksakan mata karena jarak ke puskesmas sangat jauh. Strategi paling efektif untuk intervensi awal adalah...
Mengadakan operasi katarak massal di kota
Mengundang dokter spesialis mata ke desa setiap pekan
Menyelenggarakan skrining kelainan refraksi berbasis sekolah
Melakukan deteksi dini melalui kegiatan skrining keliling
Di wilayah Anda, angka kebutaan meningkat namun fasilitas kesehatan terbatas. Data menunjukkan katarak adalah penyebab tertinggi. Prioritas awal program adalah...
Pelatihan intensif dokter umum untuk operasi katarak
Meningkatkan identifikasi kasus melalui surveilans aktif
Pengiriman pasien ke rumah sakit provinsi
Membagikan kacamata gratis untuk seluruh warga
Sebuah sekolah dasar melaporkan nilai baca siswa menurun. Guru menduga masalah penglihatan tetapi orang tua sulit diajak bekerja sama. Tindakan paling tepat adalah...
Meminta dokter spesialis memeriksa semua siswa
Melakukan promosi kesehatan kepada guru dan orang tua mengenai deteksi dini
Menyuruh siswa membeli kacamata sendiri
Mengadakan seminar umum tentang oftalmologi
Data surveilans menunjukkan peningkatan kasus glaukoma pada usia <40 tahun. Upaya yang paling tepat untuk menekan peningkatan ini adalah...
Melakukan program operasi glaukoma massal
Edukasi faktor risiko dan skrining tekanan intraokular untuk populasi berisiko
Mengalihkan sumber daya ke program retinopati diabetika
Menghapus biaya pemeriksaan mata di rumah sakit
Puskesmas Anda menerima banyak rujukan terlambat dari klinik swasta karena tidak adanya koordinasi. Untuk memperbaiki sistem rujukan kesehatan mata, langkah terbaik adalah...
Memaksa klinik menggunakan sistem rujukan puskesmas
Membentuk jejaring kerja dengan fasilitas kesehatan setempat
Menyediakan insentif finansial untuk setiap rujukan
Mengalihkan pasien ke rumah sakit besar
Satu wilayah memiliki angka kelainan refraksi tinggi, tetapi warga enggan menggunakan kacamata karena stigma. Solusi berbasis promosi kesehatan yang paling sesuai adalah...
Mengurangi harga kacamata
Mengadakan edukasi berbasis masyarakat untuk mengubah persepsi dan perilaku
Membagikan brosur mengenai kacamata
Memaksa anak menggunakan kacamata di sekolah
Sebuah puskesmas memiliki hanya satu tenaga terlatih pemeriksa visus. Jumlah pasien sangat banyak. Untuk memastikan pemeriksaan tetap berjalan optimal, solusi terbaik adalah...
Menutup layanan pemeriksaan visus sementara
Melatih kader kesehatan untuk melakukan skrining awal
Mewajibkan kunjungan berdasarkan nomor antre
Mengalihkan pemeriksaan ke rumah sakit
RAAB terbaru menunjukkan peningkatan kebutaan akibat katarak di wilayah Anda. Namun, angka operasi katarak tidak meningkat. Kemungkinan penyebab yang paling tepat adalah...
Warga menolak operasi karena faktor budaya
Operasi katarak terlalu berbahaya
Dokter mata tidak cukup kompeten
Rumah sakit tidak menerima pasien miskin
Setelah dilakukan skrining, ditemukan banyak anak memiliki kelainan refraksi tetapi tidak semua membutuhkan kacamata segera. Langkah tindak lanjut yang paling tepat adalah...
Memberi seluruh anak kacamata cadangan
Merujuk hanya yang tidak lulus visus untuk pemeriksaan lanjutan
Mengadakan operasi refraktif
Memberikan vitamin A untuk seluruh siswa
Peta jalan 2017–2030 merekomendasikan rasio spesialis mata ideal 1:250.000. Jika wilayah Anda memiliki 750.000 penduduk, jumlah minimal spesialis mata seharusnya adalah...
1
2
3
4
Setelah kegiatan promosi kesehatan tentang gangguan refraksi, jumlah siswa yang datang untuk skrining meningkat namun fasilitas tidak cukup. Solusi paling efektif adalah...
Menunda seluruh kunjungan
Membatasi pemeriksaan untuk kelas tertentu
Mengadakan skrining bertahap berbasis jadwal kelas
Mengalihkan seluruh siswa ke rumah sakit umum daerah
Ketika menganalisis data surveilans, Anda menemukan prevalensi glaukoma stabil tetapi prevalensi kebutaan meningkat. Interpretasi yang paling logis adalah...
Terjadi peningkatan pemeriksaan
Kasus glaukoma menjadi lebih berat tidak terdeteksi
Glaukoma menurun tetapi katarak meningkat
Sistem pencatatan tidak akurat
Seorang pasien dengan keluhan kabur pada malam hari dicurigai glaukoma. Puskesmas tidak memiliki alat tonometri. Tindakan terbaik dalam konteks sistem rujukan adalah...
Memberikan kacamata sementara
Merujuk segera ke fasilitas yang memiliki pelayanan spesialistik
Memberikan obat tetes umum
Menunda rujukan sampai gejala memburuk
Program deteksi dini dilakukan di daerah pegunungan terpencil. Kendala utama adalah sulitnya akses transportasi. Strategi terbaik adalah...
Mengundang warga ke kota
Mengirim tim mobile screening ke lokasi
Menunggu warga datang sendiri
Hanya memeriksa warga yang mampu membayar
Dalam rapat jejaring kerja, rumah sakit dan puskesmas memiliki perbedaan SOP rujukan. Langkah terbaik untuk meningkatkan integrasi program adalah...
Menggunakan SOP rumah sakit saja
Mengadakan pertemuan harmonisasi SOP bersama pemangku kepentingan
Membiarkan masing-masing SOP berjalan
Mengurangi rujukan dari puskesmas
Dalam proses promosi kesehatan, masyarakat tidak tertarik menghadiri penyuluhan formal. Pendekatan alternatif yang paling sesuai adalah...
Membuat video edukasi dan memutarnya di balai desa
Menutup program karena rendahnya minat
Memaksa warga hadir
Membuat ujian wajib bagi warga
Sebuah desa memiliki jumlah lansia tinggi dengan banyak keluhan mata kering. Intervensi komunitas yang paling tepat adalah...
Membagikan kacamata baca
Pelatihan kader tentang penatalaksanaan dasar mata kering
Menyelenggarakan operasi katarak
Menutup kegiatan posyandu lansia
Dalam hasil surveilans, angka kelainan refraksi meningkat di usia remaja. Kemungkinan faktor risiko yang perlu diprioritaskan adalah...
Konsumsi vitamin berlebih
Aktivitas layar dan kurangnya paparan luar ruangan
Pola tidur malam yang baik
Olahraga rutin
Pada kegiatan skrining mata di pesantren, ditemukan 30% santri tidak lulus pemeriksaan visus. Tindak lanjut terbaik adalah...
Mengadakan pemeriksaan refraksi lanjutan di sekolah
Merujuk seluruh santri ke dokter mata
Memberikan terapi vitamin A
Melakukan operasi refraktif massal
Puskesmas ingin meningkatkan cakupan deteksi dini tetapi kekurangan dana. Pendekatan paling efisien adalah...
Menggandeng perguruan tinggi atau NGO untuk kolaborasi
Mengurangi kegiatan skrining
Mengalihkan seluruh program ke rumah sakit
Menutup layanan mata sementara
Dalam surveilans ditemukan gangguan penglihatan tinggi pada pekerja pabrik. Program yang paling tepat adalah...
Pemeriksaan keseimbangan tubuh
Skrining visus rutin berbasis tempat kerja
Promosi kesehatan tentang diet
Pemeriksaan gula darah
Anak usia 7 tahun mengeluh sulit membaca papan tulis tetapi orang tua menolak pemeriksaan mata. Pendekatan paling efektif adalah...
Mengabaikan kasus
Memberikan kacamata tanpa pemeriksaan
Edukasi keluarga mengenai dampak gangguan refraksi terhadap perkembangan anak
Memaksa orang tua menandatangani surat
Data menunjukkan 60% pasien katarak tidak datang pada jadwal operasi. Analisis yang paling masuk akal adalah...
Jadwal operasi terlalu banyak
Hambatan transportasi dan ketakutan terhadap operasi
Tidak adanya teknologi modern
Kesalahan pencatatan data
Program deteksi dini di suatu wilayah menunjukkan hasil tinggi pada retinopati diabetika. Langkah berikutnya yang paling tepat adalah
Menutup program
Meningkatkan koordinasi dengan layanan penyakit tidak menular
Menghapus pemantauan tekanan darah
Mengganti semua skrining menjadi glaukoma
Sebuah puskesmas baru ingin membentuk program kesehatan mata. Data situasi belum lengkap. Langkah awal yang benar adalah
Menyusun anggaran dulu
Melakukan analisis situasi untuk mengetahui besarnya masalah
Membeli peralatan mahal terlebih dahulu
Mengadakan operasi katarak langsung
Dalam promosi kesehatan, masyarakat enggan menerima pesan karena bahasa penyuluhan terlalu medis. Solusi terbaik adalah
Menggunakan bahasa sederhana dan pendekatan budaya lokal
Meningkatkan jumlah istilah medis
Mengurangi durasi penyuluhan menjadi 1 menit
Menghapus semua kegiatan promosi
Kegiatan jejaring kerja antara FK Undip, RSND, dan PERDAMI memungkinkan
Semua operasi dilakukan di puskesmas
Peningkatan cakupan layanan melalui kolaborasi lintas sektor
Pengurangan tenaga kesehatan
Eliminasi peran pemerintah
Seorang kader menemukan warga dengan keluhan silau hebat dan penglihatan turun tiba-tiba. Tindakan kader yang sesuai adalah
Memberikan obat tetes bebas
Menyarankan pemakaian kacamata hitam
Mengarahkan pasien segera ke fasilitas rujukan
Menunda sampai kegiatan skrining berikutnya
Setelah menjalankan program promosi kesehatan selama 6 bulan, jumlah gangguan refraksi terdeteksi meningkat. Interpretasi paling tepat adalah
Program gagal
Kesalahan alat skrining
Kesadaran masyarakat meningkat sehingga kasus lebih banyak teridentifikasi
Terjadi wabah kelainan refraksi
