wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS MIKROBIOLOGI PRAKTEK

Total questions: 78

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Alat yang digunakan untuk mensterilkan media dan peralatan dengan uap air bertekanan tinggi pada suhu 121C121\,^{\circ}\text{C} adalah...

a)

Autoklaf

b)

Oven

c)

Bunsen

d)

Laminar Air Flow

e)

Inkubator

2.

Alat berikut yang berfungsi untuk memindahkan kultur mikroba secara aseptis dari satu medium ke medium lainnya adalah...

a)

Pipet ukur

b)

Batang L

c)

Jarum inokulum (ose)

d)

Spatula

e)

Kaca preparat

3.

Alat yang menghasilkan area steril dengan aliran udara laminar untuk mencegah kontaminasi selama kerja inokulasi adalah...

a)

Mikropipet

b)

Sentrifus

c)

Biosafety Cabinet (BSC) / Laminar Air Flow (LAF)

d)

Spektrofotometer

e)

Shaker incubator

4.

Untuk menginkubasi kultur bakteri pada suhu konstan, misalnya 37C37\,^{\circ}\text{C} , alat yang paling tepat digunakan adalah...

a)

Waterbath

b)

Lemari pendingin

c)

Inkubator

d)

Autoklaf

e)

Hot plate

5.

Gelas berbentuk silinder dengan skala yang digunakan untuk mengukur volume cairan secara tepat dalam pembuatan media adalah...

a)

Gelas ukur

b)

Tabung reaksi

c)

Erlenmeyer

d)

Cawan petri

e)

Labu ukur (volumetrik)

6.

Alat yang digunakan untuk menghomogenkan sampel padat atau cair sebelum pengenceran atau analisis lebih lanjut adalah...

a)

Vortex mixer

b)

Mikroskop

c)

pH meter

d)

Colony counter

e)

Bunsen

7.

Untuk melakukan pengenceran serial (serial dilution) sampel bakteri secara tepat, alat bantu yang paling sering digunakan adalah...

a)

Pipet ukur dan propipet/bulb

b)

Tabung durham

c)

Batang pengaduk magnet

d)

Kaki tiga

e)

Kawat kasa

8.

Alat yang berfungsi untuk memutar tabung reaksi dengan kecepatan tinggi sehingga dapat memisahkan padatan (sel) dari cairan (supernatan) dalam suatu suspensi adalah...

a)

Sentrifus

b)

Shaker

c)

Vortex

d)

Hot plate stirrer

e)

Waterbath

9.

Bahan utama dan bentuk alat yang digunakan sebagai wadah medium padat untuk menumbuhkan koloni mikroba adalah...

a)

Tabung reaksi berisi media agar miring (slant)

b)

Cawan petri (petri dish) dari plastik atau kaca

c)

Labu Erlenmeyer

d)

Botol kultur

e)

Gelas arloji

10.

Alat kecil yang diletakkan di dalam tabung reaksi berisi media cair untuk mendeteksi produksi gas oleh mikroba adalah...

a)

Kapas

b)

Tabung durham

c)

Kaca penutup (cover slip)

d)

Kaca objek (object glass)

e)

Sumbat silikon

11.

"Anaerobic jar" adalah alat yang berfungsi untuk...

a)

Menciptakan lingkungan bersuhu sangat rendah

b)

Menciptakan lingkungan tanpa oksigen (anaerob) untuk pertumbuhan bakteri tertentu

c)

Mengaduk media cair secara terus menerus

d)

Mensterilkan alat dengan radiasi UV

e)

Menyimpan kultur dalam kondisi beku

12.

Untuk mengamati morfologi koloni bakteri atau jamur secara makroskopis, alat bantu yang sangat membantu adalah...

a)

Mikroskop elektron

b)

Lupa (kaca pembesar)

c)

Colony counter dengan pembesaran (magnifier)

13.

Alat yang digunakan untuk mengambil sampel cair dalam volume yang sangat kecil (misalnya 0,1 - 1000 µL) dengan presisi tinggi adalah...

a)

Pipet tetes

b)

Gelas ukur 10 mL

c)

Mikropipet dan tip-nya

d)

Spuit suntik

e)

Labu ukur

14.

Pembakar Bunsen berfungsi utama untuk...

a)

Menginkubasi kultur

b)

Mensterilkan udara di sekitar area kerja dan mensterilkan ujung ose secara aseptis

c)

Mengaduk media

d)

Memanaskan media dalam volume besar

e)

Mengukur suhu

15.

"Hot plate stirrer" merupakan kombinasi alat yang berfungsi untuk...

a)

Memanaskan dan mengaduk media cair secara bersamaan

b)

Membekukan dan memutar sampel

c)

Mensterilkan dan menghitung koloni

d)

Mengocok dan mendinginkan kultur

e)

Mengukur dan menyeimbangkan pH

16.

Alat yang digunakan untuk menyimpan kultur mikroba dalam jangka panjang pada suhu sangat rendah (misalnya -80ºC) adalah...

a)

Lemari pendingin (4ºC)

b)

Freezer ultrafreezer (-80ºC)

c)

Waterbath (37ºC)

d)

Rak tabung reaksi

e)

Anaerobic jar

17.

"Microscope slide" dan "cover slip" adalah alat utama yang digunakan untuk...

a)

Menumbuhkan mikroba

b)

Membuat preparat untuk pengamatan di bawah mikroskop

c)

Mengukur volume media

d)

Mensterilkan jarum inokulum

e)

Mengencerkan sampel

18.

Untuk mengukur tingkat kekeruhan (turbidity) suatu kultur bakteri yang berkorelasi dengan kepadatan sel, alat yang digunakan adalah...

a)

Neraca analitik

b)

Spektrofotometer (pada panjang gelombang ~600 nm)

c)

pH meter

d)

Termometer

e)

Konduktometer

19.

Dalam teknik "spread plate", untuk meratakan suspensi mikroba di permukaan agar, alat yang digunakan adalah...

a)

Jarum inokulum (ose)

b)

Batang kaca berbentuk L (Drigalski spreader)

c)

Pinset steril

d)

Pipet volumetrik 10 mL

20.

Pewarnaan metilen biru terutama digunakan dalam mikrobiologi untuk...

a)

Membedakan bakteri Gram positif dan Gram negatif

b)

Melihat struktur spora bakteri

c)

Mengamati morfologi dan susunan sel bakteri secara sederhana

d)

Mewarnai bakteri tahan asam (BTA)

e)

Membedakan bakteri berkapsul dan tidak berkapsul

21.

Metilen biru termasuk dalam golongan zat warna...

a)

Asam

b)

Basa (kationik)

c)

Netral

d)

Fluoresen

e)

Negatif

22.

Prinsip dasar pewarnaan metilen biru adalah...

a)

Zat warna basa bermuatan positif berikatan dengan komponen sel bermuatan negatif

b)

Zat warna asam bermuatan negatif berikatan dengan membran sel

c)

Zat warna hanya mewarnai latar belakang

d)

Zat warna diferensial berdasarkan ketebalan peptidoglikan

e)

Zat warna hanya diikat oleh sel hidup

23.

Dalam prosedur pewarnaan sederhana (simple staining) dengan metilen biru, langkah fiksasi panas bertujuan untuk...

a)

Mewarnai sel

b)

Membunuh sel dan melekatkannya (adhesi) kuat pada kaca objek

c)

Mencuci kelebihan zat warna

d)

Melarutkan lemak dinding sel

e)

Memucatkan warna sel

24.

Setelah pemberian metilen biru, langkah selanjutnya adalah...

a)

Dicuci dengan alkohol

b)

Dicuci dengan air mengalir secara hati-hati

c)

Ditambahkan larutan iodine

d)

Dipanaskan sampai berasap

e)

Ditambahkan safranin

25.

Di bawah mikroskop, sel bakteri yang telah diwarnai metilen biru akan tampak...

a)

Bentuk dan warna biru dengan latar belakang terang

b)

Bentuk dan warna merah dengan latar belakang gelap

c)

Hijau bercahaya di latar gelap

d)

Tidak berwarna, hanya latar belakang biru

e)

Merah muda dengan latar belakang biru

26.

Pewarnaan metilen biru dapat digunakan untuk mengamati keberadaan...

a)

Granula penyimpanan (seperti polifosfat)

b)

Flagela

c)

Kapsul (dengan teknik pewarnaan negatif menggunakan metilen biru)

d)

Jawaban A dan C benar

e)

Jawaban A, B, dan C benar

27.

Dalam pewarnaan Giemsa untuk darah, metilen biru merupakan komponen penting. Namun, dalam mikrobiologi, larutan metilen biru yang umum digunakan berkonsentrasi sekitar...

a)

0,1% - 1%

b)

5% - 10%

c)

20%

d)

0,01%

e)

Sediaan pekat tanpa pengenceran

28.

Keuntungan utama pewarnaan metilen biru sebagai pewarnaan sederhana adalah...

a)

Prosedurnya rumit namun sangat spesifik

b)

Dapat membedakan jenis bakteri berdasarkan komposisi dinding sel

c)

Cepat, mudah, dan murah untuk melihat bentuk, ukuran, dan susunan sel

d)

Hanya mewarnai sel yang sudah mati

e)

Dapat mengidentifikasi spesies bakteri

29.

Metilen biru juga dapat digunakan sebagai indikator biologis sederhana karena...

a)

Dapat dioksidasi dan direduksi, sehingga pada kondisi anaerob akan menjadi tidak berwarna (leukometilen biru)

b)

Selalu berwarna biru dalam semua kondisi

c)

Berubah menjadi merah dalam suasana asam

d)

Berfluoresensi di bawah sinar UV

e)

Mengikat DNA secara spesifik

30.

Saat membuat preparat, jika sediaan terlalu tebal setelah diwarnai metilen biru, apa yang mungkin terjadi saat pengamatan mikroskopis?

a)

Sel akan tampak sangat jelas dan terpisah

b)

Sel akan sulit diamati karena tumpang-tindih dan warna terlalu pekat

c)

Sel akan tampak berwarna merah

d)

Sel akan tampak transparan

e)

Hanya latar belakang yang berwarna

31.

Setelah pencucian akhir, sebelum diamati di mikroskop, bagian bawah kaca preparat harus...

a)

Dibakar di atas bunsen

b)

Dilap dengan tisu atau kertas blotting untuk mengeringkan airnya

c)

Ditambahkan minyak imersi

d)

Direndam dalam alkohol

e)

Ditutup dengan kaca penutup tanpa dikeringkan

32.

Dalam konteks kultur ragi, pewarnaan metilen biru dapat digunakan untuk membedakan sel hidup dan mati karena...

a)

Sel hidup yang aktif secara metabolisme akan mereduksi metilen biru menjadi tidak berwarna, sedangkan sel mati tetap biru.

b)

Sel hidup berwarna merah, sel mati biru.

c)

Sel mati tidak menyerap warna sama sekali.

d)

Sel hidup mengeluarkan zat warna.

e)

Metilen biru hanya beracun bagi sel mati.

33.

Larutan metilen biru yang sudah disiapkan sebaiknya disimpan...

a)

Di dalam lemari asam

b)

Di dalam botol bertutup rapat, di tempat sejuk dan gelap (untuk mengurangi pengendapan/pengoksidasian)

c)

Di dalam freezer

d)

Di atas meja dekat jendela

e)

Dalam wadah terbuka untuk mengurangi penguapan

34.

Selain untuk bakteri, pewarnaan metilen biru juga sering digunakan untuk mengamati...

a)

Sel darah putih

b)

Jamur mikroskopis (khamir dan kapang)

c)

Protozoa

d)

Jawaban A dan B benar

e)

Jawaban A, B, dan C benar

35.

Jika setelah diwarnai, semua bidang pandang terlihat biru pekat tanpa bentuk sel yang jelas, kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Larutan zat warna terlalu encer

b)

Waktu pewarnaan terlalu singkat

c)

Tidak dilakukan pencucian setelah pewarnaan

d)

Fiksasi yang kurang sempurna

e)

Sediaan terlalu tipis

36.

Berikut ini yang BUKAN merupakan langkah dalam pewarnaan sederhana dengan metilen biru adalah...

a)

Fiksasi dengan panas

b)

Pemberian zat warna metilen biru

c)

Pencucian dengan air

d)

Pemberian larutan pemucat (decolorizer) seperti alkohol-aseton

e)

Pengeringan dan pengamatan

37.

Fungsi dari kaca penutup (cover slip) setelah pewarnaan adalah, KECUALI...

a)

Melindungi lensa objektif mikroskop dari sediaan yang basah

b)

Meratakan sediaan sehingga ketebalannya seragam

c)

Mencegah pengeringan sediaan terlalu cepat

d)

Sebagai langkah fiksasi kedua

e)

Memperjelas bidang pandang di bawah mikroskop

38.

Dibandingkan pewarnaan Gram, pewarnaan metilen biru bersifat...

a)

Lebih kompleks dan bersifat diferensial

b)

Lebih sederhana dan bersifat langsung (hanya memberikan satu warna)

c)

Sama-sama menggunakan empat reagen

d)

Hanya untuk bakteri Gram positif

e)

Memberikan hasil yang lebih informatif untuk identifikasi bakteri

39.

Dalam uji reduksi metilen biru pada susu, perubahan warna biru menjadi putih menunjukkan...

a)

Tingginya jumlah bakteri pereduks yang aktif (kualitas susu buruk)

b)

Susu masih segar dan steril

c)

Adanya kandungan lemak yang tinggi

d)

Susu telah dipasteurisasi dengan baik

e)

Tidak ada aktivitas mikroba sama sekali

40.

Sampel buccal swab terutama digunakan untuk mengumpulkan material genetika dari bagian tubuh berikut ini:

a)

Darah vena

b)

Permukaan dalam pipi (mukosa bukal)

c)

Permukaan kulit lengan

d)

Akar rambut

e)

Kuku

41.

Alat utama yang digunakan dalam pengambilan sampel buccal swab adalah:

a)

Jarum suntik (syringe)

b)

Kapas steril bertangkai panjang (swab)

c)

Lancing device

d)

Spatula logam

e)

Cawan petri

42.

Tujuan utama pengambilan sampel dengan buccal swab adalah untuk mendapatkan:

a)

Sel darah merah

b)

Sel epitel mukosa pipi dan DNA di dalamnya

c)

Bakteri rongga mulut

d)

Enzim pencernaan

e)

Jaringan otot

43.

Keuntungan utama pengambilan sampel buccal swab dibanding pengambilan sampel darah adalah:

a)

Non-invasif, tidak sakit, dan lebih mudah dilakukan

b)

Menghasilkan DNA dengan kualitas lebih tinggi

c)

Volume sampel DNA yang diperoleh lebih banyak

d)

Proses ekstraksi DNA lebih rumit

e)

Hanya memerlukan alat khusus yang mahal

44.

Sebelum pengambilan sampel buccal swab, responden sebaiknya:

a)

Berkumur dengan antiseptik kuat

b)

Tidak makan, minum (kecuali air putih), merokok, atau mengunyah permen karet minimal 30–60 menit sebelumnya

c)

Menggosok gigi secara menyeluruh tepat sebelum pengambilan sampel

d)

Mengonsumsi makanan berlemak

e)

Tidak ada persiapan khusus

45.

Langkah yang benar dalam menggosok swab di pipi bagian dalam adalah:

a)

Menggosok dengan kuat hingga berdarah

b)

Menggosok lembut namun mantap pada permukaan dalam pipi kiri dan kanan, serta putaran di sekeliling mulut selama total sekitar 30–60 detik

c)

Hanya menyentuhkan ujung swab ke bibir

d)

Menggosok gusi dan lidah secara intensif

e)

Menggosok sekali saja pada satu sisi pipi

46.

Setelah pengambilan sampel, swab yang telah berisi sel epitel harus:

a)

Segera dimasukkan ke dalam tabung berisi medium transport atau pengawet (buffer stabilisasi)

b)

Dibiarkan kering di udara terbuka tanpa wadah

c)

Dicuci dengan air bersih

d)

Dibakar ujungnya

e)

Langsung dikirim tanpa wadah

47.

Jika menggunakan swab dengan ujung berbahan Dacron atau rayon (bukan kapas), hal ini penting karena:

a)

Kapas biasa dapat mengandung DNA tanaman yang mengganggu analisis dan dapat menghambat reaksi PCR

b)

Dacron atau rayon cenderung merusak DNA manusia selama pengambilan

c)

Kapas justru memiliki afinitas terbaik untuk DNA sehingga hasil PCR lebih kuat

d)

Dacron atau rayon mengandung logam berat yang bereaksi dengan enzim polimerase

48.

Untuk memastikan sampel cukup, pengambilan biasanya dilakukan dengan jumlah swab sebanyak:

a)

1 swab untuk satu sisi pipi

b)

2–4 swab (masing‑masing untuk pipi kiri dan kanan, kadang digosok berulang)

c)

10 swab sekaligus

d)

Tidak menggunakan swab, hanya kumur‑kumur

e)

1 swab untuk seluruh rongga mulut

49.

Setelah swab dimasukkan ke dalam tabung transport, langkah selanjutnya adalah:

a)

Tabung dikocok kuat‑kuat

b)

Ujung swab dipatahkan atau dipotong sesuai tanda, kemudian tutup tabung rapat

c)

Tabung dibuka kembali untuk memeriksa sampel

d)

Tabung langsung dibekukan di dry ice

e)

Tabung diisi dengan alkohol 70%

50.

Suhu penyimpanan sementara sampel buccal swab sebelum dikirim ke laboratorium biasanya adalah:

a)

Suhu ruang (jika menggunakan buffer stabilisasi) atau sesuai protokol kit, seringnya 2–8°C untuk jangka pendek

b)

Harus selalu dalam kondisi beku −20°C

c)

Direndam dalam air hangat

d)

Dijemur di bawah sinar matahari

e)

Disimpan dalam inkubator 37°C

51.

Sampel buccal swab umumnya TIDAK cocok untuk analisis berikut:

a)

Tes DNA untuk hubungan keluarga (paternitas)

b)

Analisis genotipe dan variasi genetik

c)

Pemeriksaan penyakit infeksi bakteri mulut

d)

Penyakit genetik yang melibatkan gen dalam sel epitel

e)

Identifikasi forensik

52.

Pilih semua faktor yang dapat menyebabkan kegagalan atau rendahnya yield DNA dari buccal swab.

a)

Penggosokan yang terlalu singkat dan lemah

b)

Responden baru saja makan atau minum sebelum pengambilan

c)

Swab yang dibiarkan kering tanpa medium penyangga

d)

Pengambilan mengikuti protokol dengan buffer stabilisasi

53.

Dalam konteks penelitian epidemiologi genetik, kelebihan buccal swab adalah:

a)

Dapat dikumpulkan secara mandiri (self‑collected) di rumah oleh partisipan

b)

Selalu menghasilkan DNA dengan kemurnian tinggi

c)

Biaya analisisnya lebih mahal daripada sampel darah

d)

Memerlukan tenaga kesehatan terlatih untuk mengambilmya

e)

Volume DNA yang konstan dan tidak bervariasi

54.

Jika tidak tersedia buffer stabilisasi khusus, swab yang telah diambil dapat disimpan sementara dengan cara:

a)

Dibiarkan kering di udara, lalu dimasukkan ke dalam kantong kering (dry swab) – meski tidak ideal

b)

Direndam dalam alkohol 70%

c)

Dimasukkan ke dalam air suling

d)

Dibungkus dengan tisu basah

e)

Langsung dibekukan tanpa wadah

55.

Tanda bahwa pengambilan sampel buccal swab telah dilakukan dengan baik adalah:

a)

Swab terlihat basah oleh air liur dan mungkin ada partikel putih kecil (kumpulan sel) yang menempel

b)

Swab berwarna merah karena berdarah

c)

Swab tetap kering dan bersih

d)

Responden merasa sakit yang signifikan

e)

Terdapat bekas luka pada pipi

56.

Untuk bayi atau anak kecil, teknik pengambilan sampel buccal swab yang mungkin dilakukan adalah:

a)

Sama seperti orang dewasa, dengan pengawasan dan bantuan orang tua

b)

Tidak mungkin dilakukan pada anak di bawah 5 tahun

c)

Harus dilakukan dengan pembiusan

d)

Hanya diambil dari bagian luar pipi

e)

Menggunakan jarum suntik khusus

57.

Waktu yang dibutuhkan untuk pengambilan sampel buccal swab dari satu orang umumnya sekitar:

a)

1-2 menit

b)

15-20 menit

c)

1 jam

d)

5 detik

e)

30 menit

58.

Dokumentasi yang penting selama pengambilan sampel buccal swab meliputi:

a)

Menuliskan identitas responden dengan jelas pada label tabung

b)

Mencatat waktu dan tanggal pengambilan

c)

Mencatat kondisi responden sebelum pengambilan (puasa/tidak)

d)

Jawaban A dan B benar

e)

Jawaban A, B, dan C benar

59.

Dalam aplikasi forensik, sampel buccal swab dari tersangka diambil sebagai:

a)

Sampel pembanding (reference sample) untuk membandingkan profil DNA-nya dengan sidik jari DNA dari TKP

b)

Sampel utama dari korban

c)

Sampel untuk tes kehamilan

d)

Sampel untuk deteksi narkoba

e)

Sampel untuk tes penyakit menular

60.

Pewarnaan Gram dikembangkan oleh dan dinamai berdasarkan ilmuwan:

a)

Hans Christian Gram

b)

Robert Koch

c)

Louis Pasteur

d)

Alexander Fleming

61.

Pewarnaan Gram termasuk dalam kategori pewarnaan:

a)

Pewarnaan sederhana (simple stain)

b)

Pewarnaan negatif (negative stain)

c)

Pewarnaan diferensial (differential stain)

d)

Pewarnaan endospora

e)

Pewarnaan kapsul

62.

Tujuan utama pewarnaan Gram adalah untuk:

a)

Membedakan bakteri berdasarkan bentuk selnya (batang, kokus, spiral)

b)

Membedakan bakteri menjadi dua kelompok besar berdasarkan komposisi dinding selnya

c)

Mewarnai seluruh sel dengan satu warna

d)

Melihat struktur flagela bakteri

e)

Mengidentifikasi spesies bakteri secara pasti

63.

Kelompok bakteri yang memberikan hasil ungu (violet) pada pewarnaan Gram disebut:

a)

Gram negatif

b)

Gram positif

c)

Gram variabel

d)

Gram netral

e)

Tidak terwarnai

64.

Kelompok bakteri yang memberikan hasil merah atau merah muda pada pewarnaan Gram disebut:

a)

Gram negatif

b)

Gram positif

c)

Gram variabel

d)

Gram netral

e)

Tidak terwarnai

65.

Urutan reagen yang benar dalam prosedur pewarnaan Gram adalah:

a)

Alkohol – Kristal violet – Iodine – Safranin

b)

Kristal violet – Iodine – Alkohol – Safranin

c)

Safranin – Kristal violet – Alkohol – Iodine

d)

Iodine – Safranin – Alkohol – Kristal violet

e)

Kristal violet – Safranin – Alkohol – Iodine

66.

Fungsi larutan iodine dalam pewarnaan Gram adalah sebagai:

a)

Zat warna primer

b)

Zat warna penutup (counterstain)

c)

Bahan pemucat (decolorizer)

d)

Mordant (memperkuat ikatan zat warna dengan sel)

e)

Pelarut lemak

67.

Fungsi safranin dalam pewarnaan Gram adalah sebagai:

a)

Zat warna primer

b)

Zat warna penutup (counterstain)

c)

Bahan pemucat (decolorizer)

d)

Mordant (memperkuat ikatan zat warna dengan sel)

e)

Fiksatif

68.

Bakteri Gram positif mempertahankan warna ungu karena memiliki:

a)

Lapisan peptidoglikan yang tipis dan membran luar

b)

Lapisan peptidoglikan yang tebal dan tanpa membran luar

c)

Banyak lemak pada dinding sel

d)

Kapsul yang tebal

e)

Flagela yang banyak

69.

Bakteri Gram negatif berwarna merah karena:

a)

Lapisan peptidoglikan tebal menahan kompleks kristal violet-iodin

b)

Lapisan peptidoglikan tipis tidak dapat menahan kompleks kristal violet-iodin yang tercuci alkohol, lalu terwarnai safranin

c)

Tidak dapat diwarnai oleh safranin

d)

Mengikat iodine lebih kuat

e)

Mengandung kristal violet alami

70.

Langkah paling kritis (yang harus dikontrol waktu dengan tepat) dalam pewarnaan Gram adalah:

a)

Pemberian kristal violet

b)

Pemberian iodine

c)

Pencucian dengan alkohol (decolorization)

d)

Pemberian safranin

e)

Fiksasi panas

71.

Jika waktu pencucian alkohol terlalu lama, apa yang mungkin terjadi pada bakteri Gram positif?

a)

Tetap ungu dengan sempurna

b)

Menjadi merah (terdecolorisasi berlebihan)

c)

Menjadi tidak berwarna sama sekali

d)

Menjadi hijau

e)

Menjadi biru tua

72.

Jika waktu pencucian alkohol terlalu singkat, apa yang mungkin terjadi pada bakteri Gram negatif?

a)

Tetap merah muda dengan sempurna

b)

Tampak ungu (false Gram positif / under-decolorization)

c)

Menjadi tidak berwarna

d)

Menjadi hitam

e)

Menjadi biru

73.

Bakteri dari genus berikut yang umumnya termasuk Gram positif adalah:

a)

Escherichia dan Pseudomonas

b)

Staphylococcus dan Bacillus

c)

Salmonella dan Vibrio

d)

Neisseria dan Haemophilus

e)

Semua jawaban di atas Gram negatif

74.

Bakteri dari genus berikut yang umumnya termasuk Gram negatif adalah:

a)

Streptococcus dan Clostridium

b)

Mycobacterium dan Nocardia

c)

Escherichia dan Klebsiella

d)

Lactobacillus dan Listeria

e)

Semua jawaban di atas Gram positif

75.

Faktor yang dapat menyebabkan kesalahan interpretasi hasil Gram (misal: Gram positif tampak negatif) adalah, KECUALI:

a)

Kultur bakteri sudah terlalu tua (lebih dari 24 jam)

b)

Terlalu banyak mencuci dengan alkohol (over-decolorize)

c)

Penggunaan antibiotik oleh pasien sebelum pengambilan sampel

d)

Preparat yang terlalu tebal

e)

Pemberian iodine yang cukup

76.

Bakteri yang tidak memberikan hasil jelas pada pewarnaan Gram (seperti Mycobacterium) karena:

a)

Memiliki dinding sel dengan kandungan lipid (asam mikolat) yang tinggi, sehingga sulit diwarnai dengan pewarnaan biasa

b)

Tidak memiliki dinding sel

c)

Terlalu kecil untuk dilihat

d)

Selalu berbentuk bulat sempurna

e)

Hanya hidup di dalam sel inang

77.

Hasil pewarnaan Gram dari suatu sampel klinis menunjukkan banyak sel berinti (leukosit) dan batang Gram negatif. Interpretasi awal yang mungkin adalah:

a)

Kemungkinan infeksi bakteri Gram negatif dengan respons peradangan

b)

Tidak ada infeksi bakteri

c)

Infeksi jamur

d)

Infeksi virus murni

e)

Kontaminasi sampel saja

78.

Setelah pewarnaan Gram selesai, untuk pengamatan yang jelas di bawah mikroskop, biasanya digunakan pembesaran dengan lensa objektif:

a)

4x atau 10x (pembesaran rendah)

b)

40x atau 100x (minyak imersi) dengan kondensor terangkat dan diafragma dibuka

c)

100x tanpa minyak imersi

d)

Hanya lensa okuler 10x

e)

20x saja sudah cukup