Font size
WorksheetsPoster Kompetisi Akuntansi 2026
Total questions: 100
Worksheet time: 51mins
Persamaan dasar akuntansi adalah …
Harta = Utang − Modal
Harta = Modal − Utang
Harta = Utang + Modal
Harta = Modal + Laba
Harta = Pendapatan − Beban
Laporan keuangan yang menunjukkan posisi keuangan suatu perusahaan adalah …
Laporan Laba Rugi
Laporan Arus Kas
Neraca
Laporan Perubahan Modal
Laporan Produksi
Perusahaan yang mengubah bahan baku menjadi barang jadi disebut …
Perusahaan Dagang
Perusahaan Jasa
Perusahaan Manufaktur
Perusahaan Holding
Perusahaan Distributor
Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh bahan baku hingga siap diproduksi disebut …
Biaya Tenaga Kerja Langsung
Biaya Bahan Baku
Biaya Overhead Pabrik
Biaya Administrasi
Biaya Pemasaran
Akun yang termasuk kelompok aktiva lancar adalah …
Utang Bank
Gedung
Piutang Usaha
Modal
Pendapatan Diterima Dimuka
Laporan tambahan yang hanya ada pada perusahaan manufaktur adalah …
Laporan Arus Kas
Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan Harga Pokok Produksi
Neraca
Laporan Laba Rugi
Akun perlengkapan setelah digunakan dicatat ke dalam akun …
Pendapatan
Utang Usaha
Beban Perlengkapan
Modal
Kas
Akun “Kas” bertambah di sisi …
Kredit
Debit
Utang
Modal
Pasiva
Penyusutan gedung dicatat ke dalam akun …
Beban Administrasi
Beban Penyusutan
Utang Jangka Panjang
Peralatan
Modal
Fungsi utama akuntansi adalah …
Menghitung laba
Menghitung harga jual
Mengolah data keuangan menjadi informasi
Membayar pajak
Membuat arus kas
Persediaan akhir bahan baku dihitung dengan rumus …
Persediaan awal + pembelian − persediaan akhir
Persediaan awal + pembelian − pemakaian
Persediaan awal + pembelian bahan baku − bahan baku terpakai
Pembelian − penjualan
Biaya produksi − HPP
Biaya tenaga kerja langsung termasuk dalam kelompok …
Biaya Administrasi
Biaya Penjualan
Biaya Produksi
Biaya Investasi
Biaya Umum
Mesin pabrik termasuk dalam kelompok akun …
Aktiva Lancar
Aktiva Tetap
Utang Jangka Panjang
Modal
Pendapatan
Neraca saldo disusun setelah …
Jurnal penyesuaian
Jurnal umum
Laporan laba rugi
Laporan arus kas
Laporan perubahan modal
Dalam laporan laba rugi, pendapatan setelah dikurangi seluruh beban perusahaan, termasuk beban operasional dan pajak, disebut …
HPP
Laba kotor
Laba bersih
Pendapatan bersih
Ekuitas
PT Jaya Makmur membeli bahan baku Rp10.000.000 secara kredit. Jurnal yang benar adalah …
Kas (D) Rp10.000.000, Persediaan (K) Rp10.000.000
Persediaan Bahan Baku (D) Rp10.000.000, Utang Usaha (K) Rp10.000.000
Persediaan (K) Rp10.000.000, Utang Usaha (D) Rp10.000.000
Utang Usaha (D) Rp10.000.000, Kas (K) Rp10.000.000
Modal (D) Rp10.000.000, Persediaan (K) Rp10.000.000
Beban gaji karyawan administrasi perusahaan dicatat sebagai …
Biaya Produksi
Biaya Overhead Pabrik
Biaya Penjualan
Biaya Administrasi
Biaya Tenaga Kerja Langsung
Akun yang termasuk biaya overhead pabrik adalah …
Gaji operator mesin
Gaji mandor pabrik
Bahan baku langsung
Bahan baku utama
Modal saham
Jika saldo kas bertambah karena setoran pemilik, maka jurnalnya adalah …
Kas (D), Modal (K)
Modal (D), Kas (K)
Utang (D), Kas (K)
Kas (D), Utang (K)
Pendapatan (D), Kas (K)
Perusahaan manufaktur membuat laporan HPP untuk mengetahui …
Jumlah persediaan akhir
Laba kotor
Biaya penjualan
Nilai barang jadi yang diproduksi
Nilai aktiva tetap
PT Maju Jaya memiliki persediaan awal Rp5.000.000, pembelian bahan baku Rp20.000.000, dan persediaan akhir Rp3.000.000. Pemakaian bahan baku adalah …
Rp18.000.000
Rp20.000.000
Rp22.000.000
Rp23.000.000
Rp25.000.000
Jika biaya tenaga kerja langsung Rp12.000.000 dan biaya overhead pabrik Rp8.000.000, maka total biaya konversi adalah …
Rp8.000.000
Rp12.000.000
Rp18.000.000
Rp20.000.000
Rp22.000.000
PT Cahaya membeli bahan baku Rp15.000.000 secara tunai. Jurnal yang benar adalah …
Kas (D), Persediaan (K)
Persediaan Bahan Baku (D), Kas (K)
Utang Usaha (D), Persediaan (K)
Persediaan (D), Utang Usaha (K)
Kas (D), Utang (K)
PT Sentosa membayar gaji tenaga kerja langsung Rp10.000.000. Jurnal yang tepat adalah …
Kas (D), Utang (K)
Biaya Tenaga Kerja Langsung (D), Kas (K)
Kas (D), Modal (K)
Gaji (D), Persediaan (K)
Modal (D), Kas (K)
Jika total biaya produksi Rp80.000.000 dan jumlah produksi 1.000 unit, maka HPP per unit adalah …
Rp60.000
Rp70.000
Rp75.000
Rp80.000
Rp100.000
PT Sinar membeli mesin senilai Rp50.000.000 dengan pembayaran kredit. Jurnalnya adalah …
Mesin (D) Rp50.000.000, Utang Usaha (K) Rp50.000.000
Mesin (D) Rp50.000.000, Kas (K) Rp50.000.000
Utang Usaha (D) Rp50.000.000, Mesin (K) Rp50.000.000
Modal (D) Rp50.000.000, Mesin (K) Rp50.000.000
Kas (D) Rp50.000.000, Mesin (K) Rp50.000.000
PT Jaya memproduksi 2.000 unit barang dengan total biaya produksi Rp100.000.000. HPP per unit adalah …
Rp40.000
Rp45.000
Rp50.000
Rp55.000
Rp60.000
Persediaan awal barang jadi Rp10.000.000, produksi bersih Rp50.000.000, persediaan akhir Rp15.000.000. HPP yang dijual adalah …
Rp45.000.000
Rp50.000.000
Rp55.000.000
Rp60.000.000
Rp65.000.000
Jika perusahaan menjual barang jadi Rp100.000.000 dengan HPP Rp60.000.000, maka laba kotor adalah …
Rp30.000.000
Rp35.000.000
Rp40.000.000
Rp50.000.000
Rp60.000.000
PT Murni memiliki persediaan awal bahan baku Rp5.000.000, pembelian Rp20.000.000, persediaan akhir Rp7.000.000. Pemakaian bahan baku adalah …
Rp15.000.000
Rp18.000.000
Rp20.000.000
Rp22.000.000
Rp25.000.000
PT Sukses Makmur membayar biaya listrik pabrik Rp3.000.000 tunai. Jurnal yang tepat adalah …
Kas (D), Utang (K)
Biaya Overhead Pabrik (D), Kas (K)
Kas (D), Beban Listrik (K)
Biaya Listrik (D), Utang (K)
Modal (D), Kas (K)
Jika total biaya bahan baku Rp25.000.000, tenaga kerja langsung Rp15.000.000, overhead Rp10.000.000, maka total biaya produksi adalah …
Rp40.000.000
Rp45.000.000
Rp50.000.000
Rp55.000.000
Rp60.000.000
PT Jaya Sejahtera mencatat beban penyusutan mesin Rp5.000.000. Jurnal yang benar adalah …
Mesin (D) Rp5.000.000, Kas (K) Rp5.000.000
Beban Penyusutan (D) Rp5.000.000, Akumulasi Penyusutan (K) Rp5.000.000
Akumulasi Penyusutan (D) Rp5.000.000, Beban Penyusutan (K) Rp5.000.000
Modal (D) Rp5.000.000, Mesin (K) Rp5.000.000
Kas (D) Rp5.000.000, Mesin (K) Rp5.000.000
Jika penjualan Rp200.000.000, HPP Rp140.000.000, dan beban operasional Rp30.000.000, maka laba bersih adalah …
Rp20.000.000
Rp25.000.000
Rp30.000.000
Rp35.000.000
Rp40.000.000
PT Cahaya Abadi menjual produk Rp50.000.000 tunai dengan HPP Rp30.000.000. Jurnal yang benar adalah …
Kas (D) Rp50.000.000, Penjualan (K) Rp50.000.000; HPP (D) Rp30.000.000, Persediaan (K) Rp30.000.000
Penjualan (D) Rp50.000.000, Kas (K) Rp50.000.000
Persediaan (D) Rp30.000.000, HPP (K) Rp30.000.000
Kas (D) Rp20.000.000, Modal (K) Rp20.000.000
Kas (D) Rp30.000.000, HPP (K) Rp30.000.000
Sistem pencatatan persediaan perpetual mencatat …
Persediaan hanya di akhir periode
Persediaan diperbarui setiap transaksi
HPP dihitung manual
Tidak ada akun persediaan
Persediaan dihitung saat audit tahunan
Sistem periodik mencatat pembelian ke dalam akun …
Persediaan
Pembelian
Beban
HPP
Piutang Dagang
Persediaan akhir lebih tinggi dicatat → dampak pada laba?
Laba turun
Laba naik
Tidak berubah
Rugi besar
Modal berkurang
Beban gaji karyawan toko masuk ke laporan laba rugi sebagai …
HPP
Beban Penjualan
Beban Administrasi
Beban Lain-lain
Pendapatan Usaha
Jika menggunakan metode FIFO, maka barang yang dicatat keluar terlebih dahulu adalah …
Barang terakhir masuk
Barang pertama masuk
Barang bebas dipilih
Barang paling mahal
Barang paling murah
Metode Average menghasilkan HPP yang … saat terjadi kenaikan harga.
Rendah
Tinggi
Sedang (rata-rata)
Netral
Tidak berpengaruh terhadap laba
Pendapatan bunga dari simpanan perusahaan dicatat pada laporan laba rugi bagian …
Pendapatan Usaha
Beban Usaha
Pendapatan Lain-lain
Beban Lain-lain
Modal Pemilik
Laporan yang menunjukkan posisi aset, kewajiban, dan modal adalah …
Laba Rugi
Neraca
Perubahan Modal
Arus Kas
Laporan Produksi
PT Bintang membayar ongkos kirim barang Rp1.000.000 untuk pembelian barang dagang. Pencatatan biaya angkut ini adalah …
Beban Penjualan
Beban Administrasi
Tambahan Harga Pokok Pembelian
Pendapatan Lain-lain
Beban Bunga
Pelanggan mengembalikan barang yang dibeli senilai Rp2.000.000. Transaksi ini dicatat sebagai …
Retur Penjualan
Potongan Penjualan
Retur Pembelian
Potongan Pembelian
Potongan Tunai
Dalam sistem perpetual, persediaan dicatat …
Hanya di akhir periode
Diperbarui setiap ada transaksi
Dicatat manual setelah stok opname
Tidak dicatat
Hanya saat penutupan buku
Dalam sistem periodik, pembelian dicatat ke …
Akun Persediaan
Akun Pembelian
Akun HPP
Akun Kas
Akun Piutang
Dari akun berikut, yang tidak ada di laporan laba rugi adalah …
Penjualan
HPP
Beban Gaji
Utang Usaha
Pendapatan Usaha
PT Sentosa Makmur adalah perusahaan dagang. Pada bulan Januari 2025 terjadi transaksi berikut: Modal disetor pemilik Rp100.000.000 ke bank. Membeli barang dagang tunai Rp40.000.000. Menjual barang dagang secara kredit Rp60.000.000 (HPP Rp36.000.000). Membayar biaya gaji karyawan toko Rp4.000.000. Pertanyaan: Saldo modal akhir perusahaan setelah transaksi-transaksi tersebut adalah …
Rp120.000.000
Rp116.000.000
Rp100.000.000
Rp124.000.000
Rp118.000.000
PT Cahaya Abadi menggunakan metode periodik. Data bulan Maret 2025 adalah: Persediaan awal: Rp15.000.000 Pembelian bersih: Rp50.000.000 Persediaan akhir: Rp12.000.000 Penjualan: Rp80.000.000 Beban operasional: Rp10.000.000 Pertanyaan: Berapa laba bersih perusahaan pada bulan Maret 2025?
Rp17.000.000
Rp15.000.000
Rp18.000.000
Rp20.000.000
Rp16.000.000
PT Bintang Terang memiliki data berikut (perpetual system): Persediaan awal: 200 unit @Rp50.000 Pembelian pertama: 300 unit @Rp55.000 Penjualan: 400 unit Pembelian kedua: 200 unit @Rp60.000 Pertanyaan: Berapa nilai HPP penjualan 400 unit dengan metode FIFO?
Rp21.000.000
Rp22.000.000
Rp22.500.000
PT Maju Jaya pada Desember 2025 memiliki data: Penjualan bersih: Rp150.000.000; HPP: Rp90.000.000; Beban penjualan: Rp20.000.000; Beban administrasi: Rp10.000.000; Pendapatan bunga: Rp2.000.000. Berapa laba bersih perusahaan?
Rp30.000.000
Rp32.000.000
Rp40.000.000
Rp42.000.000
Rp28.000.000
PT Sejahtera Abadi memiliki data sebagai berikut: Persediaan awal: Rp25.000.000; Pembelian bersih: Rp60.000.000; Persediaan akhir: Rp20.000.000; Penjualan: Rp100.000.000; Beban penjualan: Rp10.000.000; Beban administrasi: Rp5.000.000. Berapa laba kotor dan laba bersih perusahaan?
Laba kotor Rp40.000.000; Laba bersih Rp25.000.000
Laba kotor Rp35.000.000; Laba bersih Rp20.000.000
Laba kotor Rp45.000.000; Laba bersih Rp30.000.000
Laba kotor Rp40.000.000; Laba bersih Rp30.000.000
Laba kotor Rp38 jt; Laba bersih Rp23 jt
PT Jaya membeli barang dagang secara kredit senilai Rp15.000.000. Jurnal yang benar adalah:
Persediaan Rp15.000.000; Kas Rp15.000.000
Pembelian Rp15.000.000; Utang Usaha Rp15.000.000
Utang Usaha Rp15.000.000; Persediaan Rp15.000.000
Kas Rp15.000.000; Penjualan Rp15.000.000
Beban Rp15.000.000; Kas Rp15.000.000
Perusahaan menjual barang dagang senilai Rp10.000.000 secara tunai, dengan HPP Rp6.000.000. Jurnal yang benar adalah:
Kas Rp10.000.000; Penjualan Rp10.000.000
Penjualan Rp10.000.000; Kas Rp10.000.000
Kas Rp10.000.000; Penjualan Rp10.000.000 dan HPP Rp6.000.000; Persediaan Rp6.000.000
Kas Rp10.000.000; HPP Rp6.000.000
Persediaan Rp6.000.000; Beban Rp6.000.000
PT Sinar membeli barang dagang dari PT Cahaya senilai Rp20.000.000 secara kredit. Bagaimana jurnal yang benar?
Persediaan Rp20.000.000; Kas Rp20.000.000
Pembelian Rp20.000.000; Utang Usaha Rp20.000.000
Utang Usaha Rp20.000.000; Persediaan Rp20.000.000
Kas Rp20.000.000; Penjualan Rp20.000.000
Piutang Rp20.000.000; Penjualan Rp20.000.000
PT Sentosa memiliki data: Persediaan awal Rp5.000.000, Pembelian Rp20.000.000, Persediaan akhir Rp4.000.000. Berapa HPP?
Rp19.000.000
Rp21.000.000
Rp24.000.000
Rp25.000.000
Rp20.000.000
PT Maju Jaya membeli barang dagangan secara kredit dari PT Sinar Terang sebesar Rp45.000.000 dengan syarat 2/10, n/30. Lima hari kemudian PT Maju Jaya melunasi utangnya. Berapa jumlah kas yang harus dibayarkan PT Maju Jaya?
Rp45.000.000
Rp44.100.000
Rp40.500.000
Rp45.900.000
Rp42.000.000
PT Sukses Bersama membeli barang dagangan Rp25.000.000 dengan syarat FOB Shipping Point. Ongkos angkut Rp1.500.000 dibayar penjual terlebih dahulu. Bagaimana pencatatan ongkos angkut di pembukuan pembeli?
Beban angkut Rp1.500.000
Persediaan Rp1.500.000
Hutang Usaha Rp1.500.000
Piutang Dagang Rp1.500.000
Beban lain-lain Rp1.500.000
PT Sejahtera membeli barang dagangan Rp60.000.000. Barang yang rusak senilai Rp5.000.000 dikembalikan ke pemasok. Syarat pembelian 3/10, n/30. Jika pelunasan dilakukan dalam 7 hari, berapa kas yang harus dibayar?
Rp53.550.000
Rp55.000.000
Rp57.750.000
Rp60.000.000
Rp54.000.000
PT Harmoni memiliki persediaan awal Rp50.000.000, pembelian bersih Rp120.000.000, persediaan akhir Rp40.000.000. Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP).
Rp110.000.000
Rp130.000.000
Rp120.000.000
Rp140.000.000
Rp125.000.000
PT Mandiri menggunakan metode perpetual. Membeli barang Rp25.000.000 dengan syarat 2/10, n/30. Setelah 12 hari, perusahaan melunasi utang. Berapa kas yang dikeluarkan?
Rp24.500.000
Rp25.000.000
Rp25.500.000
Rp26.000.000
Rp24.000.000
PT Cahaya membeli barang Rp10.000.000 dengan syarat 2/10, n/30. Tiga hari kemudian barang senilai Rp1.000.000 dikembalikan. Jika utang dilunasi pada hari ke-8, berapa kas yang dibayarkan?
Rp8.820.000
Rp9.000.000
Rp9.800.000
Rp9.900.000
Rp9.100.000
PT Cemerlang membeli barang Rp100.000.000. Biaya angkut Rp5.000.000 ditanggung pembeli. Jika pembelian dicatat dengan metode perpetual, berapa nilai persediaan?
Rp100.000.000
Rp105.000.000
Rp95.000.000
Rp110.000.000
Rp102.500.000
PT Sejahtera membeli barang dagangan Rp100.000.000 dengan syarat 2/10, n/30. Ongkos angkut Rp3.000.000 ditanggung pembeli. Dua hari kemudian barang senilai Rp10.000.000 dikembalikan. PT Sejahtera melunasi utang pada hari ke-7. Berapa kas yang dibayarkan?
Rp90.000.000
Rp91.140.000
Rp91.000.000
Rp93.000.000
Rp92.000.000
PT Bintang Timur membeli barang Rp80.000.000 dengan syarat 2/10, n/30. Biaya angkut Rp5.000.000 ditanggung pembeli. Barang senilai Rp10.000.000 dikembalikan. Jika pembayaran dilakukan pada hari ke-8, berapa kas yang dibayarkan?
Rp68.600.000
Rp69.000.000
Rp69.400.000
Rp70.000.000
Rp68.000.000
PT Maju membeli barang Rp60.000.000, ongkos angkut Rp2.500.000. Barang rusak Rp5.000.000 dikembalikan. Syarat 2/10, n/30. Jika dilunasi pada hari ke-6, berapa kas yang dibayarkan?
Rp52.200.000
Rp53.900.000
Rp54.600.000
Rp55.000.000
Rp53.000.000
PT Sukses membeli barang Rp120.000.000 dengan syarat 2/10, n/30. Retur Rp20.000.000. Ongkos angkut Rp4.000.000 ditanggung pembeli. Jika pembayaran dilakukan pada hari ke-9, berapa kas yang dibayarkan?
Rp96.000.000
Rp97.600.000
Rp100.000.000
Rp102.000.000
Rp98.000.000
PT Aman membeli barang Rp200.000.000. Diskon 2% bila bayar dalam 10 hari. Ongkos angkut Rp8.000.000 ditanggung pembeli. Barang senilai Rp20.000.000 dikembalikan. Jika pembayaran dilakukan pada hari ke-8, berapa kas yang dibayarkan?
Rp176.400.000
Rp180.000.000
Rp184.400.000
Rp188.000.000
Rp182.000.000
PT Jaya membeli barang Rp90.000.000. Diskon 2% bila bayar dalam 10 hari. Barang senilai Rp10.000.000 dikembalikan. Ongkos angkut Rp3.000.000 ditanggung pembeli. Jika pembayaran dilakukan hari ke-5, berapa kas yang dibayarkan?
Rp77.400.000
Rp78.400.000
Rp80.000.000
Rp81.400.000
Rp79.000.000
Tahap pertama dalam siklus akuntansi perusahaan jasa adalah …
Membuat jurnal penyesuaian
Menyusun neraca saldo
Membuat laporan keuangan
Posting ke buku besar
Mencatat transaksi ke dalam jurnal umum
Bukti transaksi berupa kuitansi biasanya digunakan untuk mencatat …
Pembelian peralatan kredit
Pembayaran gaji karyawan
Penerimaan jasa konsultasi tunai
Pemakaian perlengkapan
Pembayaran kas kecil
PT Prima Konsultan memiliki modal awal Rp40.000.000, prive Rp7.000.000, dan laba bersih Rp15.000.000. Hitunglah berapa modal akhirnya…
Rp45.000.000
Rp46.000.000
Rp47.000.000
Rp48.000.000
Rp49.000.000
Neraca saldo dalam siklus akuntansi disusun dengan tujuan …
Menentukan laba rugi perusahaan
Menguji keseimbangan total debit dan kredit
Menghitung besarnya modal akhir
Menutup akun nominal
Menentukan saldo perlengkapan yang tersisa
Jurnal penyesuaian pada perusahaan jasa dibuat agar …
Semua transaksi tunai tercatat
Pendapatan dan beban sesuai periode
Modal bertambah setiap akhir tahun
Utang usaha berkurang
Kas sesuai dengan saldo bank
Jika perlengkapan awal Rp3.000.000 dan tersisa Rp1.000.000, maka jurnal penyesuaian yang tepat adalah …
Debit Perlengkapan Rp1.000.000, Kredit Beban Perlengkapan Rp2.000.000
Debit Beban Perlengkapan Rp2.000.000, Kredit Perlengkapan Rp2.000.000
Debit Perlengkapan Rp3.000.000, Kredit Kas Rp3.000.000
Debit Kas Rp1.000.000, Kredit Perlengkapan Rp1.000.000
Debit Beban Perlengkapan Rp3.000.000, Kredit Kas Rp3.000.000
Laporan yang menunjukkan hasil usaha perusahaan jasa selama periode tertentu adalah …
Neraca
Laporan Arus Kas
Laporan Perubahan Modal
Laporan Laba Rugi
Laporan Neraca Saldo
Akun yang harus ditutup pada akhir periode siklus akuntansi perusahaan jasa adalah …
Peralatan
Piutang Usaha
Modal
Utang Usaha
Pendapatan Jasa
Pada saat pemilik menarik uang pribadi dari kas perusahaan, transaksi dicatat sebagai …
Debit Modal, Kredit Kas
Debit Kas, Kredit Modal
Debit Prive, Kredit Kas
Debit Kas, Kredit Prive
Debit Utang, Kredit Kas
Jika perusahaan jasa menerima pendapatan Rp5.000.000 secara tunai, jurnal yang benar adalah …
Debit Piutang Usaha Rp5.000.000, Kredit Modal Rp5.000.000
Debit Kas Rp5.000.000, Kredit Pendapatan Jasa Rp5.000.000
Debit Pendapatan Jasa Rp5.000.000, Kredit Kas Rp5.000.000
Debit Modal Rp5.000.000, Kredit Kas Rp5.000.000
Debit Pendapatan Jasa Rp5.000.000, Kredit Modal Rp5.000.000
Jurnal penyesuaian untuk gaji karyawan yang belum dibayar adalah …
Debit Gaji Dibayar Dimuka, Kredit Kas
Debit Beban Gaji, Kredit Utang Gaji
Debit Utang Gaji, Kredit Kas
Debit Kas, Kredit Beban Gaji
Debit Modal, Kredit Utang Gaji
Neraca saldo setelah penutupan hanya berisi akun …
Pendapatan dan beban
Utang dan piutang
Harta, utang, dan modal
Pendapatan jasa dan prive
Beban usaha dan beban gaji
Laporan perubahan modal dalam perusahaan jasa berfungsi untuk …
Mengetahui total asset
Mengetahui arus kas masuk dan keluar
Mengetahui laba atau rugi
Mengetahui kenaikan atau penurunan ekuitas
Mengetahui saldo piutang akhir
Dalam siklus akuntansi perusahaan jasa, jurnal penutup disusun setelah …
Posting ke buku besar
Jurnal penyesuaian
Laporan keuangan
Neraca saldo disesuaikan
Neraca awal periode berikutnya
Transaksi pembayaran beban listrik Rp750.000 secara tunai dicatat dengan …
Debit Kas, Kredit Beban Listrik
Debit Beban Listrik, Kredit Kas
Debit Utang Listrik, Kredit Kas
Debit Modal, Kredit Kas
Debit Prive, Kredit Kas
Tujuan dibuatnya kertas kerja (worksheet) dalam siklus akuntansi jasa adalah …
Menghitung utang usaha
Memudahkan penyusunan laporan keuangan
Mencatat transaksi tunai
Menentukan jumlah prive
Menentukan nilai pasar asset
Jurnal penutup dibuat untuk …
Menutup akun riil
Menutup akun nominal
Menutup akun utang
Menutup akun asset
Menutup akun modal
Ayat jurnal penyesuaian untuk pendapatan jasa yang masih harus diterima adalah …
Debit Pendapatan Jasa, Kredit Kas
Debit Kas, Kredit Pendapatan Jasa
Debit Piutang Usaha, Kredit Pendapatan Jasa
Debit Utang Usaha, Kredit Pendapatan Jasa
Debit Modal, Kredit Piutang Usaha
Jika perusahaan jasa membayar sewa dibayar dimuka Rp12.000.000 untuk 1 tahun, maka jurnal penyesuaian di akhir bulan pertama adalah …
Debit Sewa Dibayar Dimuka Rp11.000.000, Kredit Beban Sewa Rp1.000.000
Debit Beban Sewa Rp1.000.000, Kredit Sewa Dibayar Dimuka Rp1.000.000
Debit Sewa Dibayar Dimuka Rp1.000.000, Kredit Kas Rp1.000.000
Debit Kas Rp12.000.000, Kredit Beban Sewa Rp12.000.000
Debit Modal Rp1.000.000, Kredit Kas Rp1.000.000
Tahap akhir siklus akuntansi perusahaan jasa adalah …
Menyusun neraca saldo
Membuat jurnal penyesuaian
Membuat laporan keuangan
Membuat jurnal penutup
Menyusun neraca saldo setelah penutupan
Akun berikut yang tidak perlu ditutup pada akhir periode adalah …
Pendapatan Jasa
Beban Sewa
Prive
Modal
Beban Gaji
Jika piutang usaha Rp4.000.000 berhasil ditagih tunai, maka dicatat sebagai …
Debit Kas Rp4.000.000, Kredit Piutang Usaha Rp4.000.000
Debit Piutang Usaha Rp4.000.000, Kredit Kas Rp4.000.000
Debit Pendapatan Jasa Rp4.000.000, Kredit Kas Rp4.000.000
Debit Modal Rp4.000.000, Kredit Kas Rp4.000.000
Debit Kas Rp4.000.000, Kredit Pendapatan Rp4.000.000
Dalam laporan laba rugi perusahaan jasa, akun yang ditampilkan adalah …
Persediaan awal
Harga pokok penjualan
Pendapatan Jasa dan Beban Usaha
Pendapatan Penjualan
Retur Penjualan
Saldo perlengkapan Rp6.000.000, setelah inventarisasi tersisa Rp2.000.000. Jurnal penyesuaian yang benar adalah …
Debit Perlengkapan Rp4.000.000, Kredit Beban Perlengkapan Rp4.000.000
Debit Beban Perlengkapan Rp4.000.000, Kredit Perlengkapan Rp4.000.000
Debit Kas Rp4.000.000, Kredit Perlengkapan Rp4.000.000
Debit Perlengkapan Rp6.000.000, Kredit Kas Rp6.000.000
Debit Modal Rp4.000.000, Kredit Perlengkapan Rp4.000.000
Laporan arus kas perusahaan jasa mengikhtisarkan …
Aset, utang, modal
Pendapatan dan beban
Arus masuk dan keluar kas
Piutang dan utang usaha
Perlengkapan dan peralatan
Transaksi: diterima uang muka jasa Rp2.000.000. Jurnal yang benar adalah …
Debit Kas Rp2.000.000, Kredit Pendapatan Jasa Rp2.000.000
Debit Kas Rp2.000.000, Kredit Utang Jasa Rp2.000.000
Debit Pendapatan Jasa Rp2.000.000, Kredit Kas Rp2.000.000
Debit Modal Rp2.000.000, Kredit Kas Rp2.000.000
Debit Piutang Usaha Rp2.000.000, Kredit Kas Rp2.000.000
Posting dari jurnal umum ke buku besar dilakukan secara …
Harian
Mingguan
Bulanan
Akhir periode saja
Sesuai kebutuhan Perusahaan
Neraca saldo disesuaikan disusun berdasarkan …
Saldo buku besar sebelum penyesuaian
Saldo buku besar setelah penyesuaian
Laporan keuangan
Pada akhir periode, PT Sinergi Solusi memiliki saldo debit akun gaji Rp. 12.000.000 dan saldo kredit akun pendapatan jasa Rp. 25.000.000. Berapakah laba bersih yang diperoleh jika beban lain-lain Rp. 3.000.000?
Rp. 10.000.000
Rp. 11.000.000
Rp. 12.000.000
Rp. 13.000.00
PT Dharma Karya menerima pendapatan jasa Rp. 8.000.000, Rp. 5.000.000 tunai, sisanya piutang. Jurnal yang benar adalah
Debit Kas Rp. 5.000.000, Debit Piutang Rp. 3.000.000, Kredit Rp. 3.000.000, Kredit Pendapatan Rp. 8.000.000
Debit Kas Rp. 8.000.000, Kredit Pendapatan Rp. 8.000.000
Debit Piutang Rp. 8.000.000, Kredit Pendapatan Rp. 5.000.000
Debit Kas Rp. 5.000.000, Kredit Modal Rp. 5.000.000
Debit Pendapatan Rp. 8.000.000, Kredit Kas Rp. 5.000.000, Kredit Piutang Rp. 3.000.000
