WorksheetsRemed. Pengukuran Teknik
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Dalam konteks teknik pengukuran, apa tujuan utama menaksir tingkat kesalahan hasil akhir?
Menentukan spesifikasi alat paling mahal
Menilai karakteristik sistem secara objektif
Menyamakan data dengan nilai teoritik selalu
Menghapus kebutuhan desain eksperimen lanjut
Menggantikan pengolahan data statistik
Pernyataan manakah yang paling tepat menggambarkan perbedaan antara data, populasi, dan sampel?
Data selalu tak hingga; populasi terbatas; sampel nilai rata-rata
Data adalah seluruh kumpulan; populasi angka dasar; sampel bagian tidak terwakili
Data adalah bagian terwakili; populasi nilai teoritik; sampel seluruh kumpulan
Data adalah angka dasar; populasi adalah seluruh kumpulan; sampel adalah bagian terwakili
Data berbentuk naratif; populasi eksperimen; sampel hipotesis sementara
Mengapa validitas hasil evaluasi pengukuran tidak hanya ditentukan oleh jenis alat yang dipakai?
Karena semua alat memiliki akurasi identik
Karena eksperimen tidak membutuhkan desain sistem
Karena cara menaksir kesalahan memengaruhi keandalan
Karena data tidak perlu diolah numerik
Karena populasi selalu lebih besar dari sampel
Seorang peneliti mengukur suhu berkali-kali dan mengambil sebagian nilai untuk analisis. Istilah yang paling tepat untuk sebagian nilai yang diambil adalah apa?
Kesalahan sistematik alat
Data eksperimen mentah terpisah
Populasi pengukuran lengkap
Parameter teoritik sistem
Sampel yang mewakili populasi
Dalam merancang eksperimen pengukuran, tindakan mana yang paling mendukung pengurangan ketidaktelitian dan peningkatan kepercayaan hasil?
Memilih alat paling baru tanpa kalibrasi
Merencanakan analisis kesalahan dan statistik relevan
Menghindari pengolahan data numerik sama sekali
Mengambil satu pengukuran lalu menyimpulkan
Menganggap harga teoritik selalu akurat
Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan perbedaan antara ketelitian (accuracy) dan ketepatan (precision)?
Accuracy adalah kedekatan ke nilai benar, precision adalah konsistensi hasil
Accuracy adalah konsistensi hasil berulang, precision adalah kedekatan nilai benar
Accuracy dan precision keduanya hanya bergantung pada kalibrasi alat
Accuracy mengabaikan bias pengukur, precision mengabaikan error acak
Dalam uji multisampel, tujuan utama pengukuran berulang pada kondisi berbeda adalah untuk…
Menilai pengaruh kondisi dan alat terhadap hasil
Memastikan resolusi alat meningkat otomatis
Mencari satu pembacaan yang identik setiap waktu
Menghilangkan semua kesalahan sistematik secara langsung
Uji sampel tunggal pada kondisi identik terutama digunakan untuk menaksir…
Ketepatan melalui analisis statistik
Akurasi melalui koreksi bias
Sensitivitas melalui perubahan kecil
Readability melalui skala tebal
Harga sebenarnya/harga aktual dari besaran yang diukur memiliki karakteristik…
Berubah acak setiap kali pengukuran
Dapat ditentukan tepat melalui kalibrasi sederhana
Selalu sama dengan hasil penunjukan alat
Tidak dapat diketahui persis, hanya dapat didekati
Harga penunjukan adalah…
Nilai benar setelah semua koreksi diterapkan
Hasil statistik yang bebas dari error acak
Rata-rata dari populasi pengukuran aktual
Data mentah yang ditampilkan langsung oleh sistem ukur
Koreksi pada harga penunjukan umumnya dilakukan dalam bentuk…
Pengurangan yang selalu konstan untuk semua alat
Penggantian alat agar pembacaan digital
Penambahan atau perkalian dengan faktor diketahui
Perubahan acak tanpa dasar analitis
Penyimpangan didefinisikan sebagai…
Persentase kesalahan setelah koreksi diterapkan
Selisih antara dua pembacaan berurutan
Jumlah dari semua kesalahan acak pada alat
Selisih antara harga penunjukan dan harga “sebenarnya”
Kesalahan (error) dalam pengukuran adalah…
Perbedaan aktual antara hasil dan harga sebenarnya
Nilai ketidakpastian yang selalu nol
Bias yang hanya berasal dari operator
Selisih yang tidak dapat didefinisikan secara numerik
Ketidakpastian menggambarkan…
Kisaran kemungkinan kesalahan pada hasil
Nilai koreksi yang diterapkan ke penunjukan
Besaran yang sama dengan bias alat
Jumlah pasti dari semua sumber error
Ketepatan (precision) bergantung pada…
Hanya pada kalibrasi pabrik dan sertifikasi
Nilai benar yang diketahui sangat akurat
Semata-mata pada ketajaman jarum penunjuk
Alat ukur, objek, posisi, lingkungan, pengukur
Kepekaan (sensitivity) alat ukur merujuk pada…
Kemampuan membaca skala terkecil yang tersedia
Kemampuan menghilangkan error sistematik sepenuhnya
Kemampuan menampilkan angka besar dengan jelas
Kemampuan merasakan perbedaan kecil pada harga ukur
Kecermatan (resolution) suatu alat adalah…
Skala terkecil yang dapat dibaca pada alat
Nilai rata-rata dari banyak pembacaan
Faktor koreksi untuk mengurangi bias
Kemampuan mendeteksi perubahan sangat kecil
Pernyataan yang benar tentang readability (kemudahan baca) adalah…
Dipengaruhi oleh ketebalan jarum, garis skala, jarak antar garis
Menentukan akurasi tanpa mempertimbangkan faktor lain
Selalu lebih baik pada analog dibanding digital
Tidak ada hubungan dengan ketelitian operator
Repeatability (mampu ulang) mengacu pada…
Kemampuan operator membaca pada skala terkecil
Kemampuan sistem mengoreksi semua jenis bias
Kemampuan alat mencapai harga benar setiap saat
Kemampuan alat memberi hasil konsisten pada pengulangan
Gambar kurva distribusi pada perbandingan akurasi dan presisi menunjukkan bahwa…
Presisi tinggi ditandai sebaran sempit, akurasi tinggi dekat nilai benar
Akurasi tinggi ditandai sebaran lebar, presisi rendah mendekati nilai benar
Presisi rendah berarti koreksi besar, akurasi selalu konstan
Akurasi dan presisi identik ketika bias nol tanpa sebaran
Dalam praktik, mengapa penunjuk digital tidak selalu lebih teliti daripada penunjuk analog?
Digital selalu memiliki resolusi lebih rendah dari analog
Digital menghilangkan kebutuhan kalibrasi alat
Analog memiliki bias nol pada semua kondisi
Readability tinggi tidak menjamin akurasi dan presisi
Kesalahan sistematik terutama mempengaruhi…
Resolusi melalui skala terkecil
Presisi melalui sebaran acak
Akurasi melalui bias konsisten
Readability melalui ketebalan jarum
Kesalahan acak terutama mempengaruhi…
Sensitivitas melalui mekanisme pengubah
Resolusi melalui perubahan skala
Akurasi melalui bias tetap
Ketepatan melalui variabilitas hasil
Apa yang dimaksud dengan histeresis pada alat ukur?
Keterlambatan penunjuk akibat kelembaman alat
Kesalahan karena mata tidak sejajar bidang skala
Perubahan bacaan saat arah pengukuran dibalik
Drift nol akibat keausan mekanisme
Kelambatan reaksi (passivity) terutama disebabkan oleh apa?
Gangguan medan magnet eksternal
Ketidaklinieran skala alat ukur
Kesalahan pembacaan mata manusia
Kelembaman komponen alat ukur
Pergeseran (shifting) pada alat elektronik sering terjadi karena apa?
Perubahan temperatur atau kelembaban
Ketidakrataan permukaan meja kerja
Ketidaksejajaran mata dengan jarum
Kesalahan konversi satuan skala
Kestabilan nol berarti alat mampu melakukan apa?
Mengurangi kesalahan paralaks secara otomatis
Kembali tepat ke nol setelah dipakai
Mengunci jarum agar tidak bergetar
Menunjukkan skala yang benar saat dibalik
Pengambangan (floating) pada jarum penunjuk disebabkan oleh apa?
Kepekaan tinggi terhadap getaran luar
Ketidaklinieran pembagian skala
Histeresis karena transisi gigi alat ukur
Paralaks akibat posisi mata miring
Bagaimana cara utama mengurangi kesalahan paralaks saat membaca skala jarum?
Mendekatkan mata sejajar bidang skala
Memperbesar ukuran jarum penunjuk
Membalik arah pengukuran dua kali
Mengurangi kepekaan alat terhadap getaran
Dalam praktek, histeresis dapat dikurangi dengan apa?
Menghangatkan alat sebelum digunakan
Menggunakan sebagian kecil skala yang ada
Membaca dengan cermin untuk melihat bayangan
Menurunkan kepekaan untuk meredam getaran
Manakah contoh sumber kesalahan sistematik dalam pengukuran?
Fluktuasi pembacaan karena getaran
Bias karena kalibrasi yang salah
Variasi suhu lingkungan harian
Ketidakstabilan pengamat saat membaca
Kesalahan acak biasanya ditandai oleh karakteristik berikut:
Memiliki nilai tetap sepanjang waktu
Menggeser hasil ke satu arah konsisten
Menimbulkan tebaran sekitar nilai rata-rata
Menghilang setelah satu kali kalibrasi
Pernyataan yang tepat mengenai bias dalam pengukuran adalah:
Bias selalu berubah secara acak setiap pengukuran
Bias adalah komponen kesalahan sistematik
Bias hanya muncul karena kesalahan manusia acak
Bias tidak dapat dikurangi dengan kalibrasi
Dalam pemodelan matematis hasil ukur, notasi X ± δ menyatakan:
Rata-rata sampel dan kesalahan acak saja
Harga nominal alat dan resolusi skala
Estimasi besaran dan total kesalahan
Nilai benar dan simpangan baku populasi
Proses yang dilakukan untuk mengurangi pengaruh faktor tak terkendali melalui pengambilan data acak dikenal sebagai:
Linearitas kurva kalibrasi
Kalibrasi berkala alat ukur
Replicasi berulang titik sama
Randomisasi selama eksperimen
Manakah yang termasuk kesalahan ilegitimasi?
Kesalahan karena resolusi alat rendah
Blunder saat memasukkan angka
Bias akibat teknik pengukuran
Drift jangka panjang sensor
Indikator kuantitatif yang umum digunakan untuk menyatakan ketelitian terkait kesalahan acak adalah:
Koefisien kalibrasi B
Rata-rata pembacaan X
Standar deviasi data σ
Range maksimum pengukuran
Jika hasil pengukuran selalu lebih besar dari nilai sebenarnya, jenis kesalahannya paling mungkin adalah:
Kesalahan acak akibat getaran
Kesalahan sistematik dengan bias positif
Kesalahan ilegitimasi karena blunder
Kesalahan acak karena variasi suhu
Untuk meningkatkan reliabilitas hasil ukur ketika masih ada kesalahan tersisa, langkah yang disarankan adalah:
Mengganti semua sensor tanpa uji
Mengurangi jumlah pembacaan
Melakukan replikasi pada titik yang sama
Mengabaikan faktor lingkungan
Komponen utama sistem pengukuran yang menyalurkan dan memperbesar sinyal dari sensor disebut:
Kalibrator eksternal alat
Penunjuk analog berskala
Pengamat/pencatat manual
Pengubah dalam rantai ukur
Misalkan X̄ = (1/N) Σ Xk. Apa makna Xk pada persamaan rata-rata tersebut?
Nilai pengukuran ke-k pada sampel
Simpangan baku seluruh pengukuran
Jumlah total pengukuran dilakukan
Rata-rata populasi dari pengukuran
Untuk N besar, rumus CI pada gambar menyatakan σ = [ (1/N) Σ (Xk − μ)^2 ]^(1/2). Apa arti μ dalam konteks ini?
Nilai terbaik dari pengukuran
Rata-rata sampel seluruh data
Selisih terhadap nilai referensi
Rata-rata populasi hasil ukur
Jika jumlah pengukuran sedikit, CI ditaksir dengan S = [(1/(N−1))Σ(Xk−Xˉ)2](1/2) . Mengapa digunakan N−1?
Menaikkan ketelitian pengukuran
Mengurangi bias variansi populasi
Menyesuaikan skala alat ukur
Koreksi derajat kebebasan sampel
Teorema Taylor digunakan untuk apa dalam analisis ketidakpastian?
Menentukan nilai eksak variabel
Mendekati perubahan fungsi kecil
Mengukur resolusi alat ukur
Menghilangkan kesalahan sistematik
Dalam ekspansi Taylor f(x1+Δx1, …, xn+Δxn) ≈ f(x1,…,xn) + Σ Δxi (∂f/∂xi). Istilah apa yang diabaikan untuk pendekatan orde rendah?
Konstanta normalisasi fungsi
Koefisien korelasi antar variabel
Suku orde lebih tinggi ekspansi
Variabel bebas yang independen
Jika ketidakpastian tiap variabel xi adalah ui, bentuk maksimum ketidakpastian uf menurut Persamaan (5) menggunakan apa?
Selisih kuadrat parsial turunan
Penjumlahan harga mutlak kontribusi
Rata-rata tertimbang variansi
Perkalian akar jumlah kuadrat
Dalam praktik, ketidakpastian gabungan lebih lazim dihitung dengan rumus Pythagoras uf=Σ(ui∂xi∂f)2 . Mengapa?
Memberi taksiran yang lebih realistis
Selalu menghasilkan nilai minimum
Mengabaikan turunan parsial fungsi
Tidak memerlukan independensi variabel
Diberikan X = ABm/Cn . Turunan parsial ∂X/∂A bernilai apa?
Bm/Cn
mAB(m−1)/Cn
−nABm/C(n+1)
A B^m / C^n
Untuk X = A B^m / C^n, bentuk relatif ketidakpastian yang diharapkan adalah (ux/X)=sqrt((ua/A)2+(mub/B)2+(nuc/C)2) . Apa syarat utama penggunaan bentuk ini?
C harus jauh lebih kecil daripada A dan B
Semua variabel memiliki distribusi seragam
Ketidakpastian sama besar pada tiap variabel
Variabel A, B, C dianggap tidak berkorelasi
Dalam analisis kesalahan acak, jumlah balok histogram N dapat ditentukan dengan N = 1 + (3,3) log(n). Rumus ini dikenal sebagai apa?
Rumus Chebyshev untuk interval
Metode Gauss untuk fitting kurva
Kriteria Nyquist pengambilan sampel
Aturan Sturgis untuk histogram
