wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Remed. Pengukuran Teknik

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Dalam konteks teknik pengukuran, apa tujuan utama menaksir tingkat kesalahan hasil akhir?

a)

Menentukan spesifikasi alat paling mahal

b)

Menilai karakteristik sistem secara objektif

c)

Menyamakan data dengan nilai teoritik selalu

d)

Menghapus kebutuhan desain eksperimen lanjut

e)

Menggantikan pengolahan data statistik

2.

Pernyataan manakah yang paling tepat menggambarkan perbedaan antara data, populasi, dan sampel?

a)

Data selalu tak hingga; populasi terbatas; sampel nilai rata-rata

b)

Data adalah seluruh kumpulan; populasi angka dasar; sampel bagian tidak terwakili

c)

Data adalah bagian terwakili; populasi nilai teoritik; sampel seluruh kumpulan

d)

Data adalah angka dasar; populasi adalah seluruh kumpulan; sampel adalah bagian terwakili

e)

Data berbentuk naratif; populasi eksperimen; sampel hipotesis sementara

3.

Mengapa validitas hasil evaluasi pengukuran tidak hanya ditentukan oleh jenis alat yang dipakai?

a)

Karena semua alat memiliki akurasi identik

b)

Karena eksperimen tidak membutuhkan desain sistem

c)

Karena cara menaksir kesalahan memengaruhi keandalan

d)

Karena data tidak perlu diolah numerik

e)

Karena populasi selalu lebih besar dari sampel

4.

Seorang peneliti mengukur suhu berkali-kali dan mengambil sebagian nilai untuk analisis. Istilah yang paling tepat untuk sebagian nilai yang diambil adalah apa?

a)

Kesalahan sistematik alat

b)

Data eksperimen mentah terpisah

c)

Populasi pengukuran lengkap

d)

Parameter teoritik sistem

e)

Sampel yang mewakili populasi

5.

Dalam merancang eksperimen pengukuran, tindakan mana yang paling mendukung pengurangan ketidaktelitian dan peningkatan kepercayaan hasil?

a)

Memilih alat paling baru tanpa kalibrasi

b)

Merencanakan analisis kesalahan dan statistik relevan

c)

Menghindari pengolahan data numerik sama sekali

d)

Mengambil satu pengukuran lalu menyimpulkan

e)

Menganggap harga teoritik selalu akurat

6.

Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan perbedaan antara ketelitian (accuracy) dan ketepatan (precision)?

a)

Accuracy adalah kedekatan ke nilai benar, precision adalah konsistensi hasil

b)

Accuracy adalah konsistensi hasil berulang, precision adalah kedekatan nilai benar

c)

Accuracy dan precision keduanya hanya bergantung pada kalibrasi alat

d)

Accuracy mengabaikan bias pengukur, precision mengabaikan error acak

7.

Dalam uji multisampel, tujuan utama pengukuran berulang pada kondisi berbeda adalah untuk…

a)

Menilai pengaruh kondisi dan alat terhadap hasil

b)

Memastikan resolusi alat meningkat otomatis

c)

Mencari satu pembacaan yang identik setiap waktu

d)

Menghilangkan semua kesalahan sistematik secara langsung

8.

Uji sampel tunggal pada kondisi identik terutama digunakan untuk menaksir…

a)

Ketepatan melalui analisis statistik

b)

Akurasi melalui koreksi bias

c)

Sensitivitas melalui perubahan kecil

d)

Readability melalui skala tebal

9.

Harga sebenarnya/harga aktual dari besaran yang diukur memiliki karakteristik…

a)

Berubah acak setiap kali pengukuran

b)

Dapat ditentukan tepat melalui kalibrasi sederhana

c)

Selalu sama dengan hasil penunjukan alat

d)

Tidak dapat diketahui persis, hanya dapat didekati

10.

Harga penunjukan adalah…

a)

Nilai benar setelah semua koreksi diterapkan

b)

Hasil statistik yang bebas dari error acak

c)

Rata-rata dari populasi pengukuran aktual

d)

Data mentah yang ditampilkan langsung oleh sistem ukur

11.

Koreksi pada harga penunjukan umumnya dilakukan dalam bentuk…

a)

Pengurangan yang selalu konstan untuk semua alat

b)

Penggantian alat agar pembacaan digital

c)

Penambahan atau perkalian dengan faktor diketahui

d)

Perubahan acak tanpa dasar analitis

12.

Penyimpangan didefinisikan sebagai…

a)

Persentase kesalahan setelah koreksi diterapkan

b)

Selisih antara dua pembacaan berurutan

c)

Jumlah dari semua kesalahan acak pada alat

d)

Selisih antara harga penunjukan dan harga “sebenarnya”

13.

Kesalahan (error) dalam pengukuran adalah…

a)

Perbedaan aktual antara hasil dan harga sebenarnya

b)

Nilai ketidakpastian yang selalu nol

c)

Bias yang hanya berasal dari operator

d)

Selisih yang tidak dapat didefinisikan secara numerik

14.

Ketidakpastian menggambarkan…

a)

Kisaran kemungkinan kesalahan pada hasil

b)

Nilai koreksi yang diterapkan ke penunjukan

c)

Besaran yang sama dengan bias alat

d)

Jumlah pasti dari semua sumber error

15.

Ketepatan (precision) bergantung pada…

a)

Hanya pada kalibrasi pabrik dan sertifikasi

b)

Nilai benar yang diketahui sangat akurat

c)

Semata-mata pada ketajaman jarum penunjuk

d)

Alat ukur, objek, posisi, lingkungan, pengukur

16.

Kepekaan (sensitivity) alat ukur merujuk pada…

a)

Kemampuan membaca skala terkecil yang tersedia

b)

Kemampuan menghilangkan error sistematik sepenuhnya

c)

Kemampuan menampilkan angka besar dengan jelas

d)

Kemampuan merasakan perbedaan kecil pada harga ukur

17.

Kecermatan (resolution) suatu alat adalah…

a)

Skala terkecil yang dapat dibaca pada alat

b)

Nilai rata-rata dari banyak pembacaan

c)

Faktor koreksi untuk mengurangi bias

d)

Kemampuan mendeteksi perubahan sangat kecil

18.

Pernyataan yang benar tentang readability (kemudahan baca) adalah…

a)

Dipengaruhi oleh ketebalan jarum, garis skala, jarak antar garis

b)

Menentukan akurasi tanpa mempertimbangkan faktor lain

c)

Selalu lebih baik pada analog dibanding digital

d)

Tidak ada hubungan dengan ketelitian operator

19.

Repeatability (mampu ulang) mengacu pada…

a)

Kemampuan operator membaca pada skala terkecil

b)

Kemampuan sistem mengoreksi semua jenis bias

c)

Kemampuan alat mencapai harga benar setiap saat

d)

Kemampuan alat memberi hasil konsisten pada pengulangan

20.

Gambar kurva distribusi pada perbandingan akurasi dan presisi menunjukkan bahwa…

a)

Presisi tinggi ditandai sebaran sempit, akurasi tinggi dekat nilai benar

b)

Akurasi tinggi ditandai sebaran lebar, presisi rendah mendekati nilai benar

c)

Presisi rendah berarti koreksi besar, akurasi selalu konstan

d)

Akurasi dan presisi identik ketika bias nol tanpa sebaran

21.

Dalam praktik, mengapa penunjuk digital tidak selalu lebih teliti daripada penunjuk analog?

a)

Digital selalu memiliki resolusi lebih rendah dari analog

b)

Digital menghilangkan kebutuhan kalibrasi alat

c)

Analog memiliki bias nol pada semua kondisi

d)

Readability tinggi tidak menjamin akurasi dan presisi

22.

Kesalahan sistematik terutama mempengaruhi…

a)

Resolusi melalui skala terkecil

b)

Presisi melalui sebaran acak

c)

Akurasi melalui bias konsisten

d)

Readability melalui ketebalan jarum

23.

Kesalahan acak terutama mempengaruhi…

a)

Sensitivitas melalui mekanisme pengubah

b)

Resolusi melalui perubahan skala

c)

Akurasi melalui bias tetap

d)

Ketepatan melalui variabilitas hasil

24.

Apa yang dimaksud dengan histeresis pada alat ukur?

a)

Keterlambatan penunjuk akibat kelembaman alat

b)

Kesalahan karena mata tidak sejajar bidang skala

c)

Perubahan bacaan saat arah pengukuran dibalik

d)

Drift nol akibat keausan mekanisme

25.

Kelambatan reaksi (passivity) terutama disebabkan oleh apa?

a)

Gangguan medan magnet eksternal

b)

Ketidaklinieran skala alat ukur

c)

Kesalahan pembacaan mata manusia

d)

Kelembaman komponen alat ukur

26.

Pergeseran (shifting) pada alat elektronik sering terjadi karena apa?

a)

Perubahan temperatur atau kelembaban

b)

Ketidakrataan permukaan meja kerja

c)

Ketidaksejajaran mata dengan jarum

d)

Kesalahan konversi satuan skala

27.

Kestabilan nol berarti alat mampu melakukan apa?

a)

Mengurangi kesalahan paralaks secara otomatis

b)

Kembali tepat ke nol setelah dipakai

c)

Mengunci jarum agar tidak bergetar

d)

Menunjukkan skala yang benar saat dibalik

28.

Pengambangan (floating) pada jarum penunjuk disebabkan oleh apa?

a)

Kepekaan tinggi terhadap getaran luar

b)

Ketidaklinieran pembagian skala

c)

Histeresis karena transisi gigi alat ukur

d)

Paralaks akibat posisi mata miring

29.

Bagaimana cara utama mengurangi kesalahan paralaks saat membaca skala jarum?

a)

Mendekatkan mata sejajar bidang skala

b)

Memperbesar ukuran jarum penunjuk

c)

Membalik arah pengukuran dua kali

d)

Mengurangi kepekaan alat terhadap getaran

30.

Dalam praktek, histeresis dapat dikurangi dengan apa?

a)

Menghangatkan alat sebelum digunakan

b)

Menggunakan sebagian kecil skala yang ada

c)

Membaca dengan cermin untuk melihat bayangan

d)

Menurunkan kepekaan untuk meredam getaran

31.

Manakah contoh sumber kesalahan sistematik dalam pengukuran?

a)

Fluktuasi pembacaan karena getaran

b)

Bias karena kalibrasi yang salah

c)

Variasi suhu lingkungan harian

d)

Ketidakstabilan pengamat saat membaca

32.

Kesalahan acak biasanya ditandai oleh karakteristik berikut:

a)

Memiliki nilai tetap sepanjang waktu

b)

Menggeser hasil ke satu arah konsisten

c)

Menimbulkan tebaran sekitar nilai rata-rata

d)

Menghilang setelah satu kali kalibrasi

33.

Pernyataan yang tepat mengenai bias dalam pengukuran adalah:

a)

Bias selalu berubah secara acak setiap pengukuran

b)

Bias adalah komponen kesalahan sistematik

c)

Bias hanya muncul karena kesalahan manusia acak

d)

Bias tidak dapat dikurangi dengan kalibrasi

34.

Dalam pemodelan matematis hasil ukur, notasi X ± δ menyatakan:

a)

Rata-rata sampel dan kesalahan acak saja

b)

Harga nominal alat dan resolusi skala

c)

Estimasi besaran dan total kesalahan

d)

Nilai benar dan simpangan baku populasi

35.

Proses yang dilakukan untuk mengurangi pengaruh faktor tak terkendali melalui pengambilan data acak dikenal sebagai:

a)

Linearitas kurva kalibrasi

b)

Kalibrasi berkala alat ukur

c)

Replicasi berulang titik sama

d)

Randomisasi selama eksperimen

36.

Manakah yang termasuk kesalahan ilegitimasi?

a)

Kesalahan karena resolusi alat rendah

b)

Blunder saat memasukkan angka

c)

Bias akibat teknik pengukuran

d)

Drift jangka panjang sensor

37.

Indikator kuantitatif yang umum digunakan untuk menyatakan ketelitian terkait kesalahan acak adalah:

a)

Koefisien kalibrasi B

b)

Rata-rata pembacaan X

c)

Standar deviasi data σ

d)

Range maksimum pengukuran

38.

Jika hasil pengukuran selalu lebih besar dari nilai sebenarnya, jenis kesalahannya paling mungkin adalah:

a)

Kesalahan acak akibat getaran

b)

Kesalahan sistematik dengan bias positif

c)

Kesalahan ilegitimasi karena blunder

d)

Kesalahan acak karena variasi suhu

39.

Untuk meningkatkan reliabilitas hasil ukur ketika masih ada kesalahan tersisa, langkah yang disarankan adalah:

a)

Mengganti semua sensor tanpa uji

b)

Mengurangi jumlah pembacaan

c)

Melakukan replikasi pada titik yang sama

d)

Mengabaikan faktor lingkungan

40.

Komponen utama sistem pengukuran yang menyalurkan dan memperbesar sinyal dari sensor disebut:

a)

Kalibrator eksternal alat

b)

Penunjuk analog berskala

c)

Pengamat/pencatat manual

d)

Pengubah dalam rantai ukur

41.

Misalkan X̄ = (1/N) Σ Xk. Apa makna Xk pada persamaan rata-rata tersebut?

a)

Nilai pengukuran ke-k pada sampel

b)

Simpangan baku seluruh pengukuran

c)

Jumlah total pengukuran dilakukan

d)

Rata-rata populasi dari pengukuran

42.

Untuk N besar, rumus CI pada gambar menyatakan σ = [ (1/N) Σ (Xk − μ)^2 ]^(1/2). Apa arti μμ dalam konteks ini?

a)

Nilai terbaik dari pengukuran

b)

Rata-rata sampel seluruh data

c)

Selisih terhadap nilai referensi

d)

Rata-rata populasi hasil ukur

43.

Jika jumlah pengukuran sedikit, CI ditaksir dengan S = [(1/(N1))Σ(XkXˉ)2](1/2)[ (1/(N−1)) Σ (Xk − X̄)^2 ]^(1/2) . Mengapa digunakan N−1?

a)

Menaikkan ketelitian pengukuran

b)

Mengurangi bias variansi populasi

c)

Menyesuaikan skala alat ukur

d)

Koreksi derajat kebebasan sampel

44.

Teorema Taylor digunakan untuk apa dalam analisis ketidakpastian?

a)

Menentukan nilai eksak variabel

b)

Mendekati perubahan fungsi kecil

c)

Mengukur resolusi alat ukur

d)

Menghilangkan kesalahan sistematik

45.

Dalam ekspansi Taylor f(x1+Δx1, …, xn+Δxn) ≈ f(x1,…,xn) + Σ Δxi (∂f/∂xi). Istilah apa yang diabaikan untuk pendekatan orde rendah?

a)

Konstanta normalisasi fungsi

b)

Koefisien korelasi antar variabel

c)

Suku orde lebih tinggi ekspansi

d)

Variabel bebas yang independen

46.

Jika ketidakpastian tiap variabel xi adalah ui, bentuk maksimum ketidakpastian uf menurut Persamaan (5) menggunakan apa?

a)

Selisih kuadrat parsial turunan

b)

Penjumlahan harga mutlak kontribusi

c)

Rata-rata tertimbang variansi

d)

Perkalian akar jumlah kuadrat

47.

Dalam praktik, ketidakpastian gabungan lebih lazim dihitung dengan rumus Pythagoras uf=Σ(uifxi)2uf = \sqrt{ \Sigma (ui \frac{\partial f}{\partial xi})^2 } . Mengapa?

a)

Memberi taksiran yang lebih realistis

b)

Selalu menghasilkan nilai minimum

c)

Mengabaikan turunan parsial fungsi

d)

Tidak memerlukan independensi variabel

48.

Diberikan X = ABm/CnA B^m / C^n . Turunan parsial X/A∂X/∂A bernilai apa?

a)

Bm/CnB^m / C^n

b)

mAB(m1)/Cnm A B^{(m−1)} / C^{n}

c)

nABm/C(n+1)-n A B^m / C^{(n+1)}

d)

A B^m / C^n

49.

Untuk X = A B^m / C^n, bentuk relatif ketidakpastian yang diharapkan adalah (ux/X)=sqrt((ua/A)2+(mub/B)2+(nuc/C)2)(ux / X) = sqrt( (ua/A)^2 + (m ub/B)^2 + (n uc/C)^2 ) . Apa syarat utama penggunaan bentuk ini?

a)

C harus jauh lebih kecil daripada A dan B

b)

Semua variabel memiliki distribusi seragam

c)

Ketidakpastian sama besar pada tiap variabel

d)

Variabel A, B, C dianggap tidak berkorelasi

50.

Dalam analisis kesalahan acak, jumlah balok histogram N dapat ditentukan dengan N = 1 + (3,3) log(n). Rumus ini dikenal sebagai apa?

a)

Rumus Chebyshev untuk interval

b)

Metode Gauss untuk fitting kurva

c)

Kriteria Nyquist pengambilan sampel

d)

Aturan Sturgis untuk histogram