Search Header Logo
Tr Meeting 3

Tr Meeting 3

Assessment

Presentation

English

University

Easy

Created by

Yunie Amalia

Used 1+ times

FREE Resource

16 Slides • 4 Questions

1

Padanan Berkonteks

&

Padanan kultural

Meeting 3

Slide image

2

METODE AND PROSEDUR

3

4

5

Padanan Berkonteks (contextual Conditioning) 

Adalah upaya untuk memperjelas suatu produk atau objek agar maknanya dapat dimengerti oleh pembaca atau penerima informasi bahasa sasaran.

Upaya yang dilakukan adalah MENAMBAHKAN KATA atau FRASA dari suatu produk atau sesuatu yang belum dikenali oleh pembaca dalam bahasa sasaran .

Contoh : Bsu : She prefers the Three Buns rather than the usual Mc Donald.

                Bsa : Ia lebih suka burger Three Buns daripada Mc Donald yang biasa.

Contoh diatas menunjukkan bahwa frasa the Three Buns dan the usual Mc Donald mungkin tidak akan mengerti oleh pembaca bahasa Indonesia, terutama bagi mereka yang bukan penikmat burger apabila tidak ditambahkan kata “burger”. Upaya ini merupakan prosedur pemadanan berkonteks untuk membantu memperjelas suatu produk. 

6


Bsu : She prefers the Three Buns rather than the usual Mc Donald.

                Bsa : Ia lebih suka burger Three Buns daripada Mc Donald yang biasa.

7

Contoh

Bsu : Saya naik Kijang

Bsa : I drive a Kijang car (not a deer)


Bsu : Dia minum Aqua

Bsa : She drinks Aqua mineral water.


Bsu : Dimana Pepsodentnya?

Bsa : Where is the Pepsodent tooth paste?

8


Bsu : Saya naik Kijang

Bsa : I drive a Kijang car (not a deer)

9

Bsu : Dia minum Aqua

Bsa : She drinks Aqua mineral water.

10

Bsu : Dimana Pepsodentnya?

Bsa : Where is the Pepsodent tooth paste?

11

Bsu : The mustang was the fastest in the race.

Bsa : Kuda mustang itu adalah yang tercepat dalam pacuan tersebut. 

12

Open Ended

Buat 1 contoh Pemadanan berkonteks dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah anda, bukan contoh dari google! (5 menit)

13

Padanan Kultural (Cultural Equivalent)

Adalah menggantikan kata atau frasa yang mengandung unsur budaya Bsu dengan kata atau frasa yang mengandung unsur budaya BSa, dengan fungsi atau kedudukan yang setara.

14

Contoh

  • Driver’s License : Surat Izin Mengemudi (SIM)

  • Automatic Teller Machine : Anjungan Tunai Mandiri (ATM)


  • Mass Rapid Transit (MRT) : Moda Raya Terpadu (MRT)


  • Student Committee : Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)


  • Elementary (Am), primary school (Br) : Sekolah Dasar (SD)

15


◦Driver’s License : Surat Izin Mengemudi (SIM)

◦Automatic Teller Machine : Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

◦Elementary (Am), primary school (Br) : Sekolah Dasar (SD)

◦Mass Rapid Transit (MRT) : Moda Raya Terpadu (MRT)

◦Student Committee : Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)

16

Beberapa ungkapan kultural yang konsepnya tidak sama antar Bsu dan Bsa memerlukan penyelarasan, misalnya salam resmi pembuka surat “Dear sir” dalam bahasa Inggris diterjemahkan menjadi “Dengan hormat”, bukan “Tuan yang Terhormat” (Hoed, 1979). 

17

Beberapa ungkapan kultural yang konsepnya tidak sama antar Bsu dan Bsa memerlukan penyelarasan, misalnya salam resmi pembuka surat “Dear sir” dalam bahasa Inggris diterjemahkan menjadi “Dengan hormat”, bukan “Tuan yang Terhormat” (Hoed, 1979). 

18

Open Ended

Buat 1 contoh Pemadanan kultural dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah anda, bukan contoh dari google! (5 menit)

19

Poll

Sampai disini apakah anda paham bahwa menterjemahkan bukan sekedar mengartikan kata per kata saja? tapi yang paling penting adalah "Untuk siapa terjemahan tersebut dibuat, siapa pembaca bahasa sasarannya, sehingga anda bisa memutuskan karya terjemahan anda mau jadi seperti apa?".

Paham

Tidak Paham

20

Open Ended

Silahkan bertanya jika ada yang ingin ditanyakan. Akan dijawab di WA grup.

Padanan Berkonteks

&

Padanan kultural

Meeting 3

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 20

SLIDE