Search Header Logo
Sistem Ekskresi Manusia

Sistem Ekskresi Manusia

Assessment

Presentation

Other

8th Grade

Easy

Created by

Mira Purba

Used 1+ times

FREE Resource

13 Slides • 6 Questions

1

Sistem Ekskresi Manusia

Mira Novita Purba, S.Pd


Slide image

2

Tujuan Pembelajaran

  • Siswa dapat menjelaskan organ ekskresi manusia dan zat sisa yang dikeluarkan.

  • Siswa dapat menjelaskan ganguan pada organ ekskresi manusia.

3

1. Ginjal

Ginjal merupakan alat ekskresi utama pada manusia. Zat yang dieksresikan ginjal adalah urin. Fungsi dari ginjal yaitu, mempertahankan dan menjaga keseimbangan cairan tubuh (air, elektrolit, dan pH), serta mengatur dan menyaring atau membersihkan darah. Pada manusia terdapat sepasang ginjal. Ginjal memiliki tiga bagian yaitu, korteks (bagian luar), medulla (sumsum ginjal), dan pelvis renalis (rongga ginjal).

Slide image

4

Proses Pembentukan Urine

1. Filtrasi (Penyaringan)

Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus. Dalam proses ini, darah dalam glomerulus akan melewati pori glomerulus. Molekul kecil seperti air, garam, gula, dan urea akan berhasil lolos. Hasil penyaringan (filtrat), ditampung dalam kapsul Bowman yang disebut filtrat glomerulus atau urin primer.

2. Reabsorpsi (Penyerapan kembali)

Awal reabsorpsi terjadi pada tubulus kontortus proksimal. Dalam proses ini, dilakukan penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna pada filtrat seperti, asam amino, glukosa, vitamin, dan ion Na+, Cl-, HCO3-, dan K+. Sebagian ion-ion ini diabsorpsi kembali melalui transpor aktif maupun difusi. Reabsorpsi terus terjadi sepanjang lengkung Henle hingga tubulus kontortus distal. Hasil dari reabsorpsi berupa urine sekunder. Pada urin sekunder sudah tidak ditemukan zat-zat yang masih diperlukan tubuh.

3. Augmentasi (Pengumpulan)

Augmenstasi terjadi pada tubulus kontortus distal. Saat augmentasi, terjadi penambahan atau penyekresian zat yang tidak diperlukan. Zat-zat yang disekresikan, antara lain H+, NH4+, K+, asam urat, cathecolamin, asetil kolin, serotonin, dan obat-obatan seperti penicillin. Hasil dari augmentasi berupa urin sesungguhnya. Urin dikumpulkan melalui pembuluh pengumpul (ductus kolektivus) ke pelvis ginjal kemudian dialirkan ke vesika urinaria, melalui saluran ureter menuju uretra.

Slide image

5

2. Kulit

Kulit merupakan lapisan terluar tubuh yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari kerusakan/pengaruh lingkungan, mengatur suhu, dan menjaga keseimbangan air dalam tubuh. Kulit memiliki kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan sisa metabolisme dalam bentuk cairan (keringat).

Slide image

6

1. Epidermis (Kutikula)

  • Stratum korneum disebut juga dengan lapisan zat tanduk. Lapisan terluar ini biasanya tersusun dari kulit mati.

  • Stratum lusidum.

  • Stratum granulosum, lapisan terbawah dari epidermis yang mengandung melanin. Melanin merupakan lapisan penghasil pigmen warna kulit.

  • Stratum germinativum, lapisan yang aktif membelah yang membentuk sel-sel kulit.

7

2. Dermis

Terdapat dua lapisan penyusun dermis, yaitu stratum papilar dan stratum retikularis. Kedua lapisan ini tersusun dari serabut-serabut kolagen yang berfungsi untuk membuat kulit lebih kuat dan kencang; serabut elastis yang berfungsi untuk memberikan kelenturan pada kulit; dan serabut retikulus yang berfungsi untuk membuat folikel rambut tetap kuat. Pada dermis terdapat kelenjar keringat yang berfungsi untuk menyerap air dan garam mineral yang berlebihan dalam tubuh dan dikeluarkan melalui pori-pori kulit dalam bentuk cairan (keringat). Keringat yang dikeluarkan dapat membantu untuk membuat suhu tubuh tetap stabil.


8

3. Paru-paru

Selain sebagai alat pernafasan, paru-paru juga merupakan alat ekskresi karena dapat menyekresikan karbon dioksida dan air. Karbon dioksida dan air hasil metabolisme di jaringan diangkut oleh darah melewati vena untuk dibawa ke jantung, dari jantung darah akan dipompa ke paru-paru. Selanjutnya, H2O dan CO2 berdifusi atau dieksresikan ke alveolus paru-paru dan dikeluarkan dari tubuh pada saat ekspirasi.

Slide image

9

4. Hati

Hati mengeksresikan sisa metabolisme dalam bentuk empedu. Empedu berfungsi untuk mengemulsifikasi lemak agar mudah dicerna. Selain itu, hati juga berfungsi untuk menetralisir sisa metabolisme protein menjadi urea (dibuang bersama urin) dan merombak hemoglobin menjadi urobilin yang memberi warna kekuningan pada feses.

Slide image

10

Kelainan Pada Ginjal

  • Gagal ginjal.

  • Diabetes melitus

  • Diabetes insipidus

11

Kelainan pada kulit

1. Jerawat, adalah gangguan kulit akibat aktivitas kelenjar lemak yang berlebihan. Aktivitas kelenjar lemak yang berlebihan akan mengganggu aktivitas kelenjar keringat. Terganggunya aktivitas kelenjar yang ada dikulit akan menyebabkan pengelupasan kulit, atau penumpukan sel kulit mati serta memudahkan bakteri untuk hidup di permukaan kulit.

2. Eksim atau dermatitis adalah gangguan pada kulit yang disebabkan oleh alergi, stres atau karena adanya kontak dengan penderi eksim.

3. Kusta adalah kelainan pada kulit yang disebabkan oleh Micobacterium leprae. Gejala penyakit kusta yaitu terdapat benjol-benjol kecil berwarna merah muda atau ungu pada permukaan kulit dan biasanya sangat gatal.

12

Kelainan pada paru-paru

1. Faringitis, yaitu radang pada faring yang disebabkan karena adanya infeksi. Infeksi dapat disebabkan oleh kebiasaan gaya hidup yang terlalu banyak merokok. Gejala awal dari faringitis adalah munculnya rasa sakit saat menelan serta rasa kering yang berkepanjangan di kerongkongan.

2. Emfisema, disebabkan karena permukaan alveolus mengalami peradangan. Dampak dari emfisema adalah penderita akan sangat sulit bernafas karena paru-paru mengalami penggelembungan sehingga efektivitas pengikatan oksigen terganggu.

3. Dipteri, merupakan infeksi pada saluran pernapasan bagian atas akibat bakteri Corynebacterium diphterial.

13

Kelainan pada hati

1. Hepatitis, adala peradangan yang disebabkan pada sel-sel hati. Virus penyebab hepatitis yaitu virus hepatitis A, B, C, D, dan E. 2. Sirosis hati, adalah penyakit pada hati yang disebabkan oleh terlalu banyak jaringan ikat pada hati. Virus hepatitis B dan C yang berkelanjutan juga dapat menyubabkan sirosis hati.

3. Kanker hati, adalah kelainan hati yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel kanker pada jaringan hati. Penderita virus hepatitis B, C, dan hemokromatis kronis dan berkelanjutan akan berujung pada kondisi komplikasi dan terkena kanker hati.

4. Hemokromatosis, diakibatkan oleh adanya kelainan metabolisme pada hati. Hemokromatosis ditandai dengan adanya pengendapan besi secara berlebihan dalam jaringan.

14

Multiple Choice

Berikut ini adalah alat ekskresi pada manusia, kecuali:

1

Ginjal

2

Hati

3

Paru-paru

4

Anus

15

Multiple Choice

Sisa metabolisme yang dikeluarkan melalui paru-paru adalah....

1

Urea dan uap air

2

Garam dapur dan air

3

Asam amino dan amonia

4

Karbondioksida dan uap air

16

Multiple Choice

Seorang pasien mengalami nyeri saat berkemih (buang air kecil) pasien tersebut di duga menderita batu ginjal. Batu ginjal tersebut di dapat di….

1

Uretra

2

Kandung kemih

3

Medulla ginjal

4

Penis

17

Multiple Choice

Kulit berfungsi sebagai alat ekskresi karena ... .

1

melindungi tubuh dari kuman

2

mempunyai kelenjar keringat

3

mempunyai ujung saraf reseptor

4

melindungi tubuh dari cahaya matahari

18

Multiple Choice

Pernyataan berikut ini yang tidak berhubungan dengan sistem pengeluaran manusia adalah ....

1

pankreas menghasilkan enzim amilase

2

kulit menghasilkan keringat

3

ginjal menghasilkan urine

4

bagian kulit yang berperan sebagai alat ekskresi adalah kelenjar keringat

19

Open Ended

Tuliskan kesimpulan dari materi pelajaran kita hari ini!

Sistem Ekskresi Manusia

Mira Novita Purba, S.Pd


Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE