Search Header Logo
KEPEMIMPINAN PEMERINTAHAN

KEPEMIMPINAN PEMERINTAHAN

Assessment

Presentation

Science

University

Easy

Created by

Lilis Dahlan

Used 7+ times

FREE Resource

23 Slides • 18 Questions

1

KEPEMIMPINAN PEMERINTAHAN

by Lilis Dahlan

2

​ASSALAMUALAIKUM....SELAMAT PAGI SEMUANYA

​SEBELUM PELAJARAN DI MULAI DIPERSILAHAKAN UNTUK BERDO'A

3

Poll

APA KHABAR ANDA HARI INI 

4

​PERHATIKAN DAN SIMAK BAIK BAIK MATERI DI BAWAH INI YA

​KITA AKAN MEMBAHAS TENTANG KEUASAAN DALAM KEPEMIMPINAN

5

6

​KEKUASAAN

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau sekelompok manusia untuk mempengaruhi tingkah-lakunya seseorang atau kelompok lain sedemikian rupa sehingga tingkah-laku itu menjadi sesuai dengan keinginan dan tujuan dari orang yang mempunyai kekuasaan itu. Kekuasaan Politik adalah “kemampuan untuk mempengaruhi kebijaksanaan umum (pemerintah) baik terbentuknya maupun akibat- akibatnya sesuai dengan tujuan-tujuan pemegang kekuasaan sendiri”.

7

​SUMBER KEKUASAAN DAN LINGKUP KEKUASAAN

​SUMBER KEKUASAAN

  1. ​KEWENANGAN BERDASARKAN UU YANG SYAH

  2. KEKAYAAN

  3. KEPERCAYAAN ATAU AGAMA

​LINGKUP KEKUASAAN

​MERUJUK PADA KEGIATAN, PERILAKU, SERTA SIKAP SIKAP DAN KEPUTUSAN-KEPUTUSAN YANG MENJADI OBJEK KEUSAAAN

8

​DEFINISI KEKUASAAN MENURUT PARA AHLI

Pengertian Kekuasaan Menurut Max Weber Dalam kekuasaan ini, menggunakan teori kekuasaan Max Weber dan teori fungsional struktural talcoot parsons. weber mendefinisikan kekuasaan sebagai kemungkinan bagi seseorang untuk memaksakan orang-orang lain berperilaku sesuai dengan kehendaknya

Pengertian Kekuasaan Menurut Miriam Budiardjo Pengertian kekuasaan menurut miriam budiardjo adalah kemampuan seseorang atau sekelompok manusia untuk mempengaruhi tingkah lakunya seseorang atau kelompok lain sedemikian rupa, sehingga tingkah laku itu menjadi sesuai dengan keinginan dan tujuan dari orang yang memiliki kekuasaan itu (Miriam Budiardjo).

9

KEKUASAAN BAGIAN DARI SISTEM POLITIK

Sistem Politik menghasilkan output, berupa keputusan atau kebijakan yang mengikat. Sistem politik memiliki 4 variabel yang sangat berperan dalam memberikan pengaruh pada sistem politik. Variabel sistem politik adalah sebagai berikut… 

a. Kekuasaan, sebagai cara dalam mencapai keinginannya seperti membagi sumber-sumber di antara setiap kelompok dalam masyarakat. 

b. Kepentingan, yaitu tujuan-tujuan yang dikejar oleh pelaku-pelaku atau kelompok dalam politik 

c. Kebijakan, adalah hasil dari interaksi antara kekuasaan dan kepentingan, yang biasanya dalam bentuk perundang-undangan. 

d. Budaya politik, adalah orientasi dari subjektif individu dalam sistem politik. 

10

​JENIS -JENIS KEKUASAAN

a) kekuasaan eksekutif, yaitu yang dikenal dengan kekuasaan pemerintahan dimana mereka secara teknis menjalankan roda pemerintahan,

(b) kekuasaan legislatif, yaitu sesuatu yang berwenang membuat, dan mengesahkan perundang-undangan sekaligus mengawasi roda pemerintahan,

(c) kekuasaan yudikatif, yaitu sesuatu kekuasaan penyelesaian hukum, yang idukung oleh kekuasaan kepolisian, demi menjamin law enforcement/ pelaksanaan hukum.

1 Imam Hidayat, Teori-Teori Politik, (Malang: SETARA press, 2009), 31.

11

​UNSUR -UNSUR KEKUASAAN

Unsur-unsur kekuasaan, ada tiga komponen dalam rangkaian kekuasaan yang akan mempengaruhi penguasa atau pemimpin dalam menjalankan kekuasaannya. Komponen ini harus diikuti,dipelajari, karena saling terkait didalam roda kehidupan penguasa.

Tiga komponen ini adalah

pemimpin (pemilik atau pengendali kekuasaan),

pengikut

dan situasi.

12

​PEMIMPIN

Pemimpin, sebagai pemilik kekuasaan, bisa mempengaruhi pengikutnya. Bahkan menciptakan pengikut, menggiring pengikut, menjadi provokator pengikut, sehingga kepengikutan si pengikut akan membabi buta, tidak rasional lagi.

 

 

13

​PENGIKUT

Pengikut sebaliknya juga bisa mempengaruhi pemimpin, bisa memberikan bisikan kepada pemimpin, bisa menyuruh untuk mempertahankan kekuasaan dan bahkan bisa menjatuhkan kekuasaannya.

​SITUASI

Pemimpin juga bisa menciptakan suatu situasi, merekayasa situasi. Akan tetapi perlu diketahui bahwa dari situasi itu juga maka sang pemimpin bisa mujur, bisa untung dan karena situasi itu pula sang pemimpin pada akhirnya akan jatuh dan menghabiskan riwayat kekuasaannya sendiri. Dalam hal ini dibutuhkan figur pemimpin yang benar-benar cerdas dalam memperhitungkan situasi yang diciptakannya.

14

15

​KAITAN WEWENANG DAN KEKUASAAN

Kata kewenangan berasal dari kata dasar wewenang yang diartikan sebagai hal berwenang, hak dan kekuasaan yang dipunyai untuk melakukan sesuatu.

Kewenanangan adalah kekuasaan formal, kekuasaan yang diberikan oleh Undang- Undang atau dari kekuasaan eksekutif administrasi

16

​PERBEDAAN KEWENANGAN DAN WEWENANG

Menurut Ateng Syafrudin, ada perbedaan antara pengertian kewenangan dengan wewenang

kewenangan (autority gezag) adalah apa yang disebut kekuasaan formal, kekuasaan yang berasal dari kekuasaan yang diberikan oleh Undang_Undang,

wewenang (competence bevoegheid) hanya mengenai suatu ”onderdeel” (bagian) tertentu saja dari kewenangan

17

​Lingkup wewenang Pemerintahan

Didalam kewenangan terdapat wewenang-wewenang (rechtsbe voegdheden).

Wewenang merupakan lingkup tindakan hukum publik, lingkup wewenang pemerintahan, yang meliputi :

a. wewenang membuat keputusaN pemerintah (bestuur)

b. wewenang dalam rangka pelaksanaan tugas, dan

c. memberikan wewenang serta distribusi wewenang utamanya ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

​ ( Ateng Syafrudin, “Menuju Penyelenggaraan Pemerintahan Negara yang Bersih dan Bertanggungjawab”, Jurnal Pro Justisia Edisi IV, Universitas Parahyangan, Bandung, 2000,hlm.22. )

18

Dalam literatur ilmu politik, ilmu pemerintahan, dan ilmu hukum sering ditemukan istilah kekuasaan, kewenangan, dan wewenang. Kekuasaan sering disamakan begitu saja dengan kewenangan, dan kekuasaan sering dipertukarkan dengan istilah kewenangan, demikian pula sebaliknya. Bahkan kewenangan sering disamakan juga dengan wewenang. Kekuasaan biasanya berbentuk hubungan dalam arti bahwa “ada satu pihak yang memerintah dan pihak lain yang diperintah” (the rule and the ruled)

- miriam budiardjo 35, 36 -

19

Berdasarkan pengertian tersebut di atas, dapat terjadi kekuasaan yang tidak berkaitan dengan hukum. Kekuasaan yang tidak berkaitan dengan hukum oleh Henc van Maarseven disebut sebagai “blote match22, sedangkan kekuasaan yang berkaitan dengan hukum oleh Max Weber disebut sebagai wewenang rasional atau legal, yakni wewenang yang berdasarkan suatu sistem hukum ini dipahami sebagai suatu kaidah-kaidah yang telah diakui serta dipatuhi oleh masyarakat dan bahkan yang diperkuat oleh negara23.

20

Kekuasaan merupakan inti dari penyelenggaraan negara agar negara dalam keadaan bergerak (de staat in beweging)sehingga negara itu dapat berkiprah, bekerja, berkapasitas, berprestasi, dan berkinerja melayani warganya. Oleh karena itu negara harus diberi kekuasaan. Kekuasaan menurut Miriam Budiardjo adalah kemampuan seseorang atau sekelompok orang manusia untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang atau kelompok lain sedemikian rupa sehingga tingkah laku itu sesuai dengan keinginan dan tujuan dari orang atau negara25.

21

Dalam hukum publik, wewenang berkaitan dengan kekuasaan. Kekuasaan memiliki makna yang sama dengan wewenang karena kekuasaan yang dimiliki oleh Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif adalah kekuasaan formal. Kekuasaan merupakan unsur esensial dari suatu negara dalam proses penyelenggaraan pemerintahan di samping unsur-unsur lainnya, yaitu:

1.      hukum;

2.      kewenangan (wewenang);

3.      keadilan;

4.      kejujuran;

5.      kebijakbestarian; dan

6.      kebajikan24.

22

Agar kekuasaan dapat dijalankan maka dibutuhkan penguasa atau organ sehingga negara itu dikonsepkan sebagai himpunan jabatan-jabatan (een ambten complex) di mana jabatan-jabatan itu diisi oleh sejumlah pejabat yang mendukung hak dan kewajiban tertentu berdasarkan konstruksi subyek-kewajiban26.

Dengan demikian kekuasaan mempunyai dua aspek, yaitu aspek politik dan aspek hukum, sedangkan kewenangan hanya beraspek hukum semata. Artinya, kekuasaan itu dapat bersumber dari konstitusi, juga dapat bersumber dari luar konstitusi (inkonstitusional), misalnya melalui kudeta atau perang, sedangkan kewenangan jelas bersumber dari konstitusi.

23

Poll

apakah anda sudah baca semua materi di atas  ?

sudah 

belum 

24

media

25

silahkan kerjakan latiahan di bawah ini ​

26

Multiple Choice

kemampuan seseorang atau sekelompok manusia untuk mempengaruhi tingkah-lakunya seseorang atau kelompok lain sedemikian rupa sehingga tingkah-laku itu menjadi sesuai dengan keinginan dan tujuan dari orang yang mempunyai kekuasaan itu

pernyataan di atas adalah penhertian dari .....

1

kewenangan 

2

kekuasaan 

3

kebijakan 

4

wewenang

27

Multiple Choice

“kemampuan untuk mempengaruhi kebijaksanaan umum (pemerintah) baik terbentuknya maupun akibat- akibatnya sesuai dengan tujuan-tujuan pemegang kekuasaan sendiri”.

pernyataan di atas adalah penhertian dari .....

1

kekuasaan negara

2

kebijakan

3

kewenangan

4

kekuasaan politik

28

Multiple Choice

DI BAWAH INI ADALAH SUMBER KEKUASAAN 

1

KEWENANGAN 

2

KEKAYAAN

3

KEPERCAYAAN ATAU AGAMA 

4

SEMUA BENAR

29

Multiple Choice

kemampuan seseorang atau sekelompok manusia untuk mempengaruhi tingkah lakunya seseorang atau kelompok lain sedemikian rupa, sehingga tingkah laku itu menjadi sesuai dengan keinginan dan tujuan dari orang yang memiliki kekuasaan itu

1

Mark Weber

2

MIRIAM BUDIARDJO

3

GR,Terry

4

Gery yukl

30

Open Ended

kemukakan lingkup kewenangan pemeri

31

Multiple Choice

di bawah ini adalah unsur unsur kekuasaan 

1

pemimpin 

2

situasi 

3

bawahan 

4

semua benar 

32

Multiple Choice

kekuasaan sebagai kemungkinan bagi seseorang untuk memaksakan orang-orang lain berperilaku sesuai dengan kehendaknya

​pengertian di atas adalah menurut 

1

Mark Weber

2

Miriam Budiardjo

3

Ateng Syafrudin

4

Harbani pasolong 

33

Multiple Choice

di bawah ini adalah Variabel sistem politik

1

kekuasaan

2

kepentingan

3

kebijakan dan budaaya politik

4

semua benar

34

Multiple Choice

 hasil dari interaksi antara kekuasaan dan kepentingan, yang biasanya dalam bentuk perundang-undangan. 

1

kebijakan 

2

budaya politik 

3

kekuasaan 

4

semua salah 

35

Multiple Choice

orientasi dari subjektif individu dalam sistem politik. 

1

budaya politik

2

kebijakan

3

kekuasaan

4

kepentingan

36

Open Ended

kemukakan perbedaan antara kewenangan dan wewenang

37

Multiple Choice

sebagai cara dalam mencapai keinginannya seperti membagi sumber-sumber di antara setiap kelompok dalam masyarakat adalah merupakan konsep 

b

1

kekuasaan 

2

kebijakan 

3

budaya politik

4

kepentingan

38

Multiple Choice

tujuan-tujuan yang dikejar oleh pelaku-pelaku atau kelompok dalam politik 

1

kepentingan

2

kebijakan

3

kekuasaan

4

budaya politik

39

Open Ended

sebutkan jenis -jenis kekuasaan 

40

Multiple Choice

kemampuan seseorang atau sekelompok manusia untuk mempengaruhi tingkah lakunya seseorang atau kelompok lain sedemikian rupa, sehingga tingkah laku itu menjadi sesuai dengan keinginan dan tujuan dari orang yang memiliki kekuasaan itu

1

Mark Weber

2

MIRIAM BUDIARDJO

3

GR,Terry

4

Gery yukl

41

Open Ended

jelaskan sumber sumber kekuasaan 

KEPEMIMPINAN PEMERINTAHAN

by Lilis Dahlan

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 41

SLIDE