Search Header Logo
Model Keputusan pada Kondisi Risiko

Model Keputusan pada Kondisi Risiko

Assessment

Presentation

Professional Development

University

Hard

Created by

Andrie UIM

FREE Resource

14 Slides • 0 Questions

1

Model Keputusan pada Kondisi Risiko

Andrie, ST., M.Eng.

2

Handouts

  • ​Pendahuluan

  • ​Model Keputusan dan Kondisi Risiko

Some text here about the topic of discussion

3

Pendahuluan

  • ​Beberapa model keputusan yang sederhana dan dapat digunakan pada kondisi yang melibatkan risiko yang disertai dengan beberapa kemungkinan dan ketidakpastian

  • Formulasi masalah dalam proses pengambilan keputusan dapat lebih mudah dalam bentuk tabel pay-off matrix

  • Dalam pembuatan pay-off matrix harus dipahami perbedaan antara alternatif dan kondisi

Some text here about the topic of discussion

4

  • Acuan yang paling mudah yaitu, keadan disebut alternatif jika kondisinya dapat dikendalikan (controlable) oleh pengambil keputusan

  • Sedangkan jika sebaliknya tidak dapat dikendalikan (uncontrolable) maka disebut dengan kondisi​

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

media
media

5

Model Keputusan dan Kondisi Risiko

​Dalam menyelesaikan persoalan dalam pengambilan keputusan maka dilakukan tindakan awal sebagai berikut :

  • Identifikasi tindakan yang tersedia

  • Pendugaan probabiltas

  • membuat matriks pay-off

Some text here about the topic of discussion

6

Expected Value (EV)

​Metoda ini mendasarkan perhitungannya atas hasil perkalian antara nilai probabilitas terhadap nilai pada setiap sel perpotongan antara alterantif dan kondisi pada tabel pay-off. Sebagai contoh perhatikan matriks berikut :

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

media

7

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

Secara sederhana alternatif tersebut di atas dapat dihitung dengan nilai harapan (Expected Value) sebagai berikut :

  • ​E(A) = - 1.000.000 (0,5) + 1.060.000 (0,5) = 30.000

  • E(B) = ​ 20.000 (0,5) + 30.000 (0,5) = 25.000

​Dari hasil diperoleh, secara logika akan dipilih alternatif A ​karena memberikan hasil yang lebih besar dari alternatif B.

Namun dalam keadaan nyata keputusan tersebut terasa tidak realistik karena investasiyang terlibat pada A sangat besar dibanding B.

Untuk itu perlu pertimbangan lain seperti : suku bunga, risiko, dan sebagainya.​

8

EOL (Expected Opportunity Loss)

Pr​insip yang digunakan dalam metoda EOL yaitu meminimumkan kerugian karena adanya pemilihan alternatif tertentu

​​Dengan demikian dari matriks pay-off awal yang berisi keuntungan yang dialami harus dilakukan transformasi ke matriks kerugian (Opportunity Loss Matrix)

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

9

EOL (Expected Opportunity Loss)

  • ​Hal yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan matriks kerugian adalah dalam penyusunan pay-off dilakukan dengan mengidentifikasi tindakan terbaik untuk tiap kondisi/peristiwa.

  • Sebagai contoh​ perhatikan contoh pay-off matrix berikut :

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

media

10

EOL (Expected Opportunity Loss)

  • ​Jika matriks ini dirubah ke OLM. maka pada setiap kondisi dipilih alternatif terbaik kemudian dicari selisih antara alternatif terbaik dan alternatif yang akan dihitung. Dengan demikian hasil OLM menjadi :

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

media

11

EOL (Expected Opportunity Loss)

EOL-A = 0,4 (50.000) + 0,6 (70.000) = 62.000​

EOL-B = 0,4 (85.000) + 0,6 (0) = 34.000

EOL-C = 0,4 (0) + 0,6 (50.000) = 30.000

​Dengan demikian disimpulkan bahwa alternatif yang dipilih adalah C, karena meminimumkan kerugian. Perhatikan pada OLM pada setiap kolom selalu terdapat nilai nol yang mencerminkan alternatif terbaik seandainya pada kondisi tertentu terjadi.

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

12

EVPI (Expected Value of Perfect Information

  • Merupakan selisih antara informasi yang sempurna dengan resiko yang mungkin terjadi pada suatu kondisi.​ SecEara cepat sebenarnya nilai EVPI selalu sama dengan nilai EOL paling optimal.

  • Pada perhitungan di atas diperoleh nilai EOL optimal sebesar 30.000, maka hal tersebut dapat pula dihitung sebagai berikut :

  • ​EV (Sempurna) = 0,4 (100.000) + 0,6 (60.000) = 76.000

  • EV (alternatif C) = 0,4 (100.000) + 0,6 (10.000) = 46.000

  • EVPI = 76.000 - 46.000 = 30.000

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

13

EVPI (Expected Value of Perfect Information

  • Jika dimisalkan untuk memperoleh tambahan informasi seseorang harus mengeluarkan biaya tambahan.

  • Maka jumlah maksimum biaya yang dibayarkan untuk memperoleh informasi yang sempurna sebesar nilai EOL minimum.​

Subject | Subject

Some text here about the topic of discussion

14

​Andrie, ST., M.Eng.

Terima Kasih

Model Keputusan pada Kondisi Risiko

Andrie, ST., M.Eng.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE