Search Header Logo
Bentuk molekul

Bentuk molekul

Assessment

Presentation

Chemistry

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

yuliana asworo

FREE Resource

11 Slides • 2 Questions

1

media

BENTUK MOLEKUL

By. Yuliana Dwi Asworo

2

media

3

media

4

media

5

media


3

PETA KONSEP

Bentuk Molekul

Teori VSEPR

Teori Domain

Elektron

Teori Hibridisasi

Kepolaran

Polar

Nonpolar

Mempengaruhi

Keelektronegatifan

Dapat diramalkan dengan :

Penyempurnaan
teori VSEPR

dan

6

media
media


5

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

A.Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

1.Menentukan PEI dan PEB dalam beberapa molekul

2.Menjelaskan teori VSEPR, teori Domain Elektron dan teori Hibridisasi.

3.Mengemukakan perbedaan bentuk molekul berdasarkan teori VSEPR, teori

Domain Elektron dan teori Hibridisasi.

B.Uraian Materi

Bentuk molekul merupakan gambaran tentang kedudukan atau susunan

atom-atom di dalam suatu molekul berdasarkan susunan ruang pasangan elektron

yang terdapat dalam atom atau molekul. Bentuk molekul dapat dijelaskan

menggunakan beberapa teori, antara lain adalah sebagai berikut.

1.Teori Valence Shell Electron Pair of Repulsion (VSEPR)

Bentuk molekul dapat dijelaskan dengan teori VSEPR (Valence Shell

Electron Pair Repulsion). Teori VSEPR mejelaskan bahwa pasangan-pasangan

elektron yang bermuatan negatif akan saling berusahan untuk saling menjauhi

sehingga tolak menolak antar pasangan elektron menjadi minimum. Teori

VSEPR merupakan penjabaran sederhana dari rumus lewis sehingga bentuk

molekul dapat diprediksi berdasarkan struktur lewisnya. Tolak menolak

antarpasangan elektron valensi yang seminimal mungkin tersebut dapat

berguna untuk memprediksi geometri dan bentuk molekul.

2.Teori Domain Elektron

Teori Domain Elektron merupakan penyempurnaan dari teori VSEPR.

Teori ini dapat meramalkan suatu bentuk molekul berdasarkan tolak menolak

elektron-elektron pada kulit luar atom pusat. Domain elektron memiliki arti

sebagai daerah atau kedudukan dari keberadaan elektron. Domain elektron

dapat dibedakan menjadi dua, yaitu domain elektron ikatan yang merupakan

domain dengan pasangan elektron ikatan dan domain elektron bebas yang

merupakan domain dengan pasangan elektron bebas. Domain elektron

ditentukan berdasarkan jumlah pasangan elektron ikatan dan bebas yang

berada pada atom pusat saja. Jumlah domain elektron dapat ditentukan

berdasarkan aturan berikut:

7

media


6

a.Setiap elektron ikatan, baik ikatan tunggal, ikatan rangkap atau ikatan

rangkap tiga, merupakan 1 domain.

b.Setiap pasangan elektron bebas merupakan 1 domain.

Contoh penentuan PEI dan PEB serta domain elektron adalah sebagai berikut:

Teori domain elektron memiliki prinsip sebagai berikut:

a.Antar domain elektron pada kulit luar atom pusat saling tolak-menolak dan

mengatur diri agar gaya repulsif nya menjadi seminimal mungkin.

b.Urutan kekuatan tolak-menolak di antara domain elektron adalah:

c.Bentuk molekul hanya ditentukan oleh PEI dan PEB pada atom pusat.

d.Daya tolak domain ikatan rangkap lebih besar daripada domain ikatan

tunggal.

Contoh:

Rumus

Molekul

Rumus Lewis

Rumus

Struktur

Bentuk Molekul

CO2

O=C=O

Jumlah PEI = 3

Jumlah PEB = 1

Sehingga total domain elektronnya

adalah 4

Domain elektron ditentukan pada atom

pusat (O) saja, sehingga:

Jumlah PEI = 2

Jumlah PEB = 2

Total domain elektronnya adalah 4

PEB dan PEB > PEB dan PEI > PEI dan PEI

8

media


8

3

2

AX3E2
Planar

bentuk T

ClF3

2

3

AX2E3

Linear

XeF2

6

6

0

AX6 Oktahedral

SF6

5

1

AX5E
Piramida
segiempat

IF5 dan

BrF5

4

2

AX4E2
Segiempat

datar

XeF4

Contoh Soal:

Ramalkan bentuk molekul SnCl2 dengan menggunakan teori Domain Elektron!

Pembahasan

Berdasarkan struktur lewis SnCl2, diperoleh hasil berikut:

Jumlah domain elektron di sekitar atom pusat = 3

Jumlah pasangan elektron ikatan (PEI) = 2

Jumlah pasangan elektron bebas (PEB) =1

Jumlah dan jenis pasangan elektron memberikan rumus AX2E, sehingga bentuk

molekulnya adalah bengkok

Silakan pindai kode QR di
samping

untuk

mempelajari

lebih

lebih

dalam mengenai bentuk
molekul atau bisa akses link
berikut:

https://phet.colorado.edu

9

media


9

3.Teori Hibridisasi

Bentuk molekul juga dapat diprediksi menggunakan teori Hibridisasi.

teori hibdiridisasi menjelaskan bahwa orbital-orbital dengan tingkat energi

yang berbeda dapat bergabung untuk membentuk orbital bary dengan tingkat

energi yang sama.

Terdapat beberapa lanhkah untuk menentukan hibridisasi, yaitu:

a.Gambar terlebih dahulu diagram elektron atom pusat pada keadaan dasar.

b.Gambar diagram orbital dalam keadaan tereksitasi sehingga bisa

berpasangan dengan elektron dari atom yang lain.

c.Tentukan orbital hibrida dari orbital yang telah terlibat.

Contoh:

1)BeCl2

4Be = 1s2 2s22s2

2p6

↿⇂

2Cl

Karena orbital yang terlibat adalah 1 orbital s dan 1 orbital p, maka jenis

hibridisasinya adalah hibridisasi sp.

2)CH4

6C = 1s2 2s2 2p2

2s2

2p6

↿⇂

4H

Karena orbital yang terlibat adalah 1 orbital s dan 3 orbital p, maka jenis

hibridisasinya adalah hibridisasi sp3.

Keadaan dasar

Keadaan tereksitasi

Terhibridisasi

Keadaan dasar

Keadaan tereksitasi

Terhibridisasi

10

media


10

Hubungan antara rumus diagram orbital dan bentuk molekul

berdasarkan teori hibridisasi adalah sebagai berikut:

Hibridisasi

Bentuk Molekul

sp

Linear

sp2

Trigonal planar

sp3

Tetrahedral

dsp2

Segi empat planar

sp3d

Trigonal bipiramida

sp3d2

Oktahedral

C.Rangkuman Materi

1.Teori domain elektron merupakan penyempurnaan teori VSEPR. Teori ini dapat

meramalkan suatu bentuk molekul berdasarkan tolak menolak antar domain

elektron pada kulit luar atom pusat.

2.Teori hibridisasi dapat digunakan untuk menentukan bentuk molekul dari

orbital dengan perbedaan tingkat energi menjadi orbital hibrid.

D.Latihan Soal

1. Teori Domain Elektron

1. Apa yang dimaksud dengan domain elektron? Jelaskan

2. Bagaimana cara menentukan domain elektron? Jelaskan

_________________________________________________________
_________________________________________________________

_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________

____

_________________________________________________________

______

___________________________________________________________

___________________________________________________________

___________________________________________________________

____

11

Multiple Choice

Question image

Perhatikan gambar di samping!

Dari percobaan dengan molimod, rumus molekul yang sesuai adalah ....

1

CH4

2

CCl4

3

SO4

4

BF4

5

MgBr4

12

media


17

3)Molekul NH3

C.Rangkuman Materi

1.Ikatan kovalen polar memiliki ciri-ciri yaitu momen dipol > 0, memiliki PEB

pada atom pusat, memiliki selisih nilai keelektronegatifan (0,5-2), dan bentuk

molekul yang asimetris.

2.Ikatan kovalen non polar memiliki ciri-ciri yaitu momen dipol = 0, tidak

memiliki PEB pada atom pusat, memiliki perbedaan keelektronegatifan yang

mendekati 0 dan memiliki bentuk simetris.

3.Dalam molekul, kepolaran ikatan tidak selalu membuat molekul nya menjadi

polar melainkan perlu memperhatikan resultan dipol ikatan-ikatan kovalen

yang dipengaruhi oleh bentuk molekul

H

H

N

H

NH3 memiliki 3 ikatan kovalen N-H yang
bersifat polar. Bentuk molekul NH3 adalah
trigonal piramida dan arah vektor semua atom
H mengarah ke atom N sehingga dipol-dipol
ketiga ikatan tidak saling meniadakan (𝜇 0)
dan molekul bersifat polar

13

Fill in the Blank

Senyawa Berilium klorida disusun oleh Be dengan nomor atom 4 dan Cl dengan nomor atom 17. Bentuk molekulnya adalah ....

media

BENTUK MOLEKUL

By. Yuliana Dwi Asworo

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE