
Model Pembelajaran untuk IHT
Presentation
•
Other
•
Professional Development
•
Practice Problem
•
Hard
Eni Nuraeni
Used 1+ times
FREE Resource
152 Slides • 0 Questions
1
STRATEGI
PEMBELAJARAN
MODEL
PEMBELAJARAN
METODE
PEMBELAJARAN
TEKNIK
PEMBELAJARAN
TEACHER
CENTERED
STUDENT
CENTERED
Problem Based Learning,
Inquiry Learning, Make A
Match, Jigsaw, Think Pair
dan Share, dan lain-lain
Diskusi, Tanya Jawab,
Ceramah, Demonstrasi,
Eksperimen, dan lain-lain
Pembentukan Kelompok:
menunjuk teman yang sekiranya
pantas untuk menjadi ketua
kelompok
2
25 MODEL
PEMBELAJARAN
Disusun dan Dikumpulkan dari Berbagai Sumber Oleh:
ENI NURAENI, S.Pd.,M.Pd
KEPALA SMA KHZ MUSTHAFA SUKAMANAH
3
4
1. MARKET PLACE
(BELANJA INFORMASI)
5
Pembentukan
lima kelompok
6
Penentuan
ketua
kelompok
7
Tiap kelompok menerima sumber dan
media/alat pembelajaran berupa:
1. Enam salinan teks tentang sub
materi pokok
2. Satu paket spidol snowman kecil 12
warna
3. Satu paket kertas lipat warna warni
4. Satu perekat
5. Satu gunting
6. Dua kertas plano
8
Tiap kelompok
membaca teks
sub materi pokok
9
Semua kelompok
menyimak
tayangan video
tentang materi
pokok
10
Peserta didik antar
kelompok saling
mengajukan
pertanyaan
berkaitan dengan
isi teks bacaan dan
tayangan video
11
Tiap kelompok membuat
peta konsep (mind
mapping) berdasarkan
pemahaman terhadap
teks bacaan, dengan
memanfaatkan
media/alat
pembelajaran yang telah
diberikan
12
Peta konsep (mind
mapping) yang telah
dibuat ditempel di
galeri kelompok
masing-masing
13
Tiap kelompok menentukan tiga
orang penjual dan tiga orang
pembeli. Tugas penjual adalah
menjual (menjelaskan) informasi
tentang sub materi pokok di
kelompoknya kepada para pembeli
dari kelompok lain yang datang ke
kelompoknya. Tugas pembeli adalah
berkeliling ke kelompok lain untuk
membeli/belanja informasi tentang
sub materi pokok yang tidak ada di
kelompoknya
3 orang
sebagai
PENJUAL
3 orang
sebagai
PEMBELI
14
Tiap kelompok saling
belanja (jual beli)
informasi
15
Para pembeli kembali ke
kelompoknya masing-masing dan
melaporkan hasil belanja ke
penjual di kelompoknya. Hasil
belanja informasi dituangkan ke
dalam bentuk rangkuman,
gambar, grafik, atau kreativitas
lainnya
16
Tiap kelompok
mempresentasikan
rangkuman atau resume dari
penjualan dan hasil belanja
informasi semua sub materi
pokok. Kelompok lain
memperhatikan
17
2. Make A Match
(Mencari Pasangan Kartu)
18
Menyimak teks bacaan dan
tayangan video tentang
materi pokok
1
19
Mengajukan pertanyaan tentang
materi pokok
2
20
Guru menyiapkan kartu-kartu yang
bertuliskan soal dan jawaban. Soal dan
jawaban yang ada dalam kartu berkaitan
dengan materi pokok. Apabila jumlah
peserta didik 32 orang, maka guru
membuat kartu pertanyaan sebanyak 16
buah dan kartu jawaban sebanyak 16 buah
3
21
Setiap peserta didik
mendapatkan sebuah
kartu soal/jawaban
4
22
Tiap peserta didik memikirkan kartu yang
dipegang. Peserta didik yang memegang
kartu soal harus memikirkan jawabannya,
sedangkan peserta didik yang memegang
kartu jawaban harus memikirkan soalnya
5
23
Setiap peserta didik
mencari pasangan kartu
kepada teman-temannya
6
24
Berhadapan dengan
pasangan dan menjelaskan
isi tulisan yang ada di kartu
kepada pasangan
7
25
Pasangan peserta didik yang
dapat mencocokkan kartunya
paling cepat dan tepat, diberi
poin/reward/penghargaan
8
26
Guru menunjuk pasangan untuk
presentasi. Setiap pasangan yang
ditunjuk guru mempresentasikan hasil
temuan mereka, sementara kelompok
lain memperhatikan dan memberikan
tanggapan/koreksi
9
27
Peserta didik membuat
kesimpulan dari hasil yang
dipresentasikan
10
28
Setelah satu babak, kartu
dikocok lagi agar tiap peserta
didik mendapat kartu yang
berbeda dari sebelumnya,
demikian seterusnya
11
29
30
Pembentukan
lima kelompok
31
Guru menyiapkan empat paket kartu,
misalnya yang berisi materi pokok kitab-
kitab Allah (Taurat, Zabur, Injil, Al-Qur’an)
32
Peserta didik mengamati
dan membaca teks tentang
materi pokok kitab-kitab
Allah
33
Setiap kelompok menerima satu
paket kartu yang berisi materi
pokok kitab-kitab Allah dan aspek-
aspek yang termasuk ke dalamnya
34
Dengan melihat teks bacaan,
peserta didik di tiap kelompok
mengelompokkan kartu kitab-kitab
Allah sesuai aspek-aspek
penjelasannya
35
Tanpa melihat teks bacaan,
peserta didik di tiap kelompok
mengelompokkan kartu kitab-
kitab Allah sesuai aspek-aspek
penjelasannya
36
Kelompok yang paling cepat dan
tepat memasangkan kartu
berdasarkan nama serta penjelasan
masing-masing kitab-kitab Allah
diberikan reward atau penghargaan
37
Presentasi masing-masing
kelompok, kelompok lain
menanggapi
38
4. Information
Search (Berburu
Informasi)
39
1
Pembentukan
Kelompok
40
2
Mengamati dan membaca
teks tentang materi pokok
41
3
Menyimak tayangan
video tentang materi
pokok
42
4
Saling mengajukan
pertanyaan tentang materi
pokok
43
5
Guru membagikan lembaran
pertanyaan-pertanyaan tentang
materi pokok kepada kelompok
peserta didik untuk dicari jawabannya
44
6
Peserta didik dalam
kelompok mencari
informasi di buku teks
atau sumber lain
45
7
Tiap kelompok menyusun
jawaban yang sudah
diperoleh dari berbagai
referensi
46
8
Tiap kelompok mempresentasikan hasil
jawaban dari lembaran pertanyaan yang
telah diperoleh dari berbagai
sumber/referensi
47
5. Role Playing
(Bermain Peran)
48
Pembentukan
kelompok
49
Tiap kelompok
menerima salinan
teks dan gambar
tentang materi
pokok
50
Tiap kelompok
mengamati teks
bacaan tentang materi
pokok, gambar dan
video
51
Tiap kelompok
saling mengajukan
pertanyaan
52
Semua kelompok
memperhatikan
peragaan guru dalam
mempraktikkan
materi pokok
53
Tiap kelompok berlatih
bermain peran tentang
materi pokok
54
Tiap kelompok memperagakan materi
pokok, sementara kelompok lain
memperhatikan
55
6. Picture and Picture
(Mengurutkan Gambar)
56
Pembentukan lima
kelompok
1
57
Mengamati tayangan tentang
materi pokok, misalnya tata
cara wudu, mandi besar, dan
tayamum
2
58
Peserta didik di tiap kelompok
memperhatikan peragaan
wudu, mandi besar, dan
tayamum oleh guru
3
59
Setiap kelompok mendapatkan paket gambar
tentang wudu, mandi besar, dan tayamum, lalu
berlatih mengurutkan gambar secara berurutan
sesuai dengan pemahaman mereka tentang gambar
tersebut. Mereka sendiri yang menentukan judul
tentang urutan gambar-gambar itu
4
60
Dengan arahan guru, setiap kelompok
berlomba/berkompetisi mengurutkan gambar-
gambar tentang wudu, mandi besar, dan
tayamum. Kelompok yang paling cepat dan
tepat dalam mengurutkannya diberikan
reward atau penghargaan
5
61
Setiap kelompok mempresentasikan
urutan gambar-gambar tentang wudu,
mandi besar, dan tayamum. Kelompok
lain memperhatikan dan menanggapi
6
62
7. Inquiry (Inkuiri)
63
1
Pembagian
kelompok
64
2
Mengamati tayangan materi pokok,
misal tentang perjuangan Nabi
Muhammad saw. periode Mekah
65
3
Peserta didik membaca teks
tentang perjuangan Nabi
Muhammad saw. periode Mekah
66
4
Saling mengajukan pertanyaan tentang
perjuangan Nabi Muhamamd saw.
periode Mekah
67
5
Menemukan dan mengumpulkan data dan fakta
(waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) pada masa
kelahiran Nabi Muhammad saw., masa Nabi
Muhammad saw. diangkat menjadi rasul, dan masa
Nabi Muhammad saw. berdakwah di Mekah
68
6
Tiap kelompok menyajikan paparan data dan fakta
(waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) pada masa
kelahiran Nabi Muhammad saw., masa Nabi
Muhammad saw. diangkat menjadi rasul, dan masa
Nabi Muhammad saw. berdakwah di Mekah
69
8. Graphic History
(Histori Grafis)
70
1
Pembagian lima
kelompok
71
2
Tiap kelompok merumuskan materi pokok, misal
strategi dakwah Nabi Muhammad saw. periode
Mekah dan menghubungkan antara waktu,
tempat, peristiwa, dan tokoh sejarah perjuangan
Nabi Muhammad saw. periode Mekah dalam
bentuk graphic history
72
3
Tiap kelompok menyajikan paparan
graphic history sejarah perjuangan
dakwah Nabi Muhammad saw.
periode Mekah
73
9. Picture
Comment
(komentar
terhadap
gambar)
1
Pembentukan
lima kelompok
74
3
2
Guru menyiapkan
gambar tentang materi
pokok, misalnya materi
minuman keras, judi,
dan pertengkaran serta
alat-alat pembelajaran
lainnya
Setiap kelompok
mengamati tayangan
video, menyimak dan
membaca teks
minuman keras, judi,
dan pertengkaran
75
5
4
Mengajukan
pertanyaan
tentang minuman
keras, judi, dan
pertengkaran
Setiap kelompok
memperoleh satu
gambar, satu kertas
plano, satu perekat,
dan satu paket spidol
kecil dengan warna
yang berbeda antar
kelompok
76
7
6
Setiap kelompok
menempelkan
gambar di atas
kertas plano
dengan memakai
perekat
Setiap peserta
didik dalam
kelompok
mengamati
gambar
tersebut
77
9
8
Setiap peserta didik
di tiap kelompok
menuliskan di atas
kertas plano satu
komentar terhadap
gambar tersebut
Setiap peserta didik
di tiap kelompok
berkeliling mengamati
gambar di kelompok
lain dan menuliskan
komentar di atas
kertas plano
kelompok lain
78
11
10
Peserta didik
kembali ke
kelompoknya
masing-
masing
Setiap kelompok
berdiskusi dan
menentukan
lima komentar
terbaik dari
kelompok lain
79
13
12
Setiap kelompok
menentukan tiga
orang untuk
presentasi
Setiap kelompok
mempresentasikan
hasil penentuan lima
komentar terbaik dari
kelompok lain,
sementara kelompok
lain memperhatikan
dan menanggapinya
80
15
14
Ketika presentasi
tiap kelompok,
guru menulis
banyaknya turus
dari tiap kelompok
yang dipilih
menjadi komentar
terbaik
Kelompok yang
memperoleh
komentar
terbaik paling
banyak diberikan
penghargaan
atau reward
81
10. Think, Pair, and Share
(Berpikir, Berpasangan, dan
Berbagi)
82
1
Langkah 1: Berfikir ( Thinking )
1) Guru mengajukan beberapa pertanyaan atau permasalahan
yang berkaitan dengan materi pokok, misalnya tentang jujur
dan adil.
2)Guru meminta peserta didik menggunakan waktu beberapa
menit
untuk
berfikir
sendiri
jawaban
atas
beberapa
pertanyaan ataumasalah yang diberikan.
3)Peserta didik menuliskan jawabannya di kertas yang telah
disediakan.
83
2
Langkah 2: Berpasangan ( Pairing )
1) Guru meminta peserta didik untuk berpasangan, maksimal 6
peserta didik per kelompok.
2) Peserta didik secara bergantian menyampaikan ide atau
gagasan jawaban atas beberapa pertanyaan atau masalah
tentang jujur dan adil.
3) Kelompok tersebut menyimpulkan jawaban dari hasil diskusi
dan dituliskan di kertas plano berupa kata kunci yang
dibatasi dan dengan gambar atausimbol.
84
3
Langkah 3: Berbagi ( Sharing )
1) Kelompok peserta didik
mempresentasikan hasil kesimpulan
jawaban di depan kelas.
2)Kelompok lain memperhatikan dan
memberikan tanggapan .
85
4
11. Demonstration
(Demonstrasi)
86
a
Peserta didik mengamati teks dan
tayangan video tentang materi
pokok, misalnya materi tata cara
sujud syukur, sujud sahwi, dan
sujud tilawah
87
b
Peserta didik saling mengajukan
pertanyaan tentang materi tata
cara sujud syukur, sujud sahwi, dan
sujud tilawah
88
c
Peserta didik memperhatikan peragaan
guru tentang tata cara sujud syukur,
sujud sahwi, dan sujud tilawah
89
d
Peserta didik secara berpasangan
berlatih memperagakan tata cara sujud
syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah
90
e
Peserta didik tampil ke depan untuk
mempraktikkan sujud syukur, sujud sahwi,
dan sujud tilawah. Peserta didik lain
memperhatikan dan menanggapinya.
91
12. Modification of
Question and Answer
(Modifikasi Tanya Jawab)
92
Pembagian lima kelompok
93
Setiap kelompok mendapatkan teks
bacaan tentang materi pokok, misalnya
tentang beriman kepada hari akhir,
satu kertas plano dan satu spidol besar
94
Setiap kelompok mengamati
bacaan teks tentang beriman
kepada hari akhir
95
Setiap kelompok membuat 10
pertanyaan tentang beriman
kepada hari akhir, ditulis di kertas
plano dengan memakai spidol
96
Setiap kelompok saling
bertukar 10 pertanyaan yang
ditulis dalam kertas plano
97
Setiap kelompok menjawab 10
pertanyaan dari kelompok lain
yang ada dalam kertas plano
98
Setelah menjawabnya, setiap
kelompok mengembalikan kertas
plano ke kelompok asal
99
Kelompok asal mengecek dan
memberi skor terhadap jawaban dari
kelompok yang menjawab
100
Presentasi tiap kelompok dan
kelompok lain memperhatikan serta
menanggapinya
101
13. Modification of Making a Match
(Modifikasi Mencari Pasangan Kartu)
102
Pembentukan lima
kelompok
103
Penentuan ketua
kelompok
104
Peserta didik mengamati
bacaan teks tentang materi
pokok, misalnya tentang
materi zakat
105
Guru menyiapkan lima paket kartu (satu bagian
kartu pertanyaan dan bagian lainnya kartu
jawaban tentang zakat) dan tiap kelompok
menerima satu paket kartu soal dan jawaban
106
Tiap kelompok memasangkan kartu
soal dengan jawaban (tiap kelompok
boleh membuka buku teks) dan guru
melakukan pengecekan hasil
pemasangan kartu soal dan
jawabannya kepada tiap kelompok
107
Paket kartu dikocok kembali dan tiap
kelompok memasangkannya (tanpa
melihat buku teks). Guru melakukan
pengecekan dan memberikan reward
kepada kelompok tercepat dalam
memasangkan kartu dan tepat
pasangannya
108
Tiap kelompok duduk kembali secara
individu seperti posisi sebelum
pembentukan kelompok
109
Setiap peserta didik mendapatkan sebuah
kartu, memikirkan soal atau jawaban dari
kartu yang dipegang, dan mencari
pasangan kartu yang cocok dengan
kartunya. Pasangan yang dapat
mencocokkan kartunya sebelum batas
waktu diberi reward
110
Berhadapan dengan pasangan dan
saling membacakan soal serta
jawabannya
111
Setiap pasangan mempresentasikan
secara bergiliran hasil temuan mereka,
sementara pasangan lain memperhatikan
dan memberikan tanggapan/koreksi
112
Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar
tiap peserta didik mendapat kartu yang
berbeda dari sebelumnya, demikian
seterusnya
113
4
14. Estafet Learning
(Pembelajaran
Bersambung)
114
a
Pembentukan
kelompok
115
b
Tiap kelompok membaca
teks
Tentang materi pokok
116
c
Tiap kelompok duduk
berjajar ke belakang
memakai kursi dengan
jarak satu meter antar
temannya
117
d
Guru membisikan satu persatu
pertanyaan (missal semuanya ada
enam pertanyaan) kepada peserta didik
yang duduk paling belakang
118
e
Setelah peserta didik yang duduk paling
belakang menguasai bunyi pertanyaan
itu, maka ia membisikannya ke peserta
didik yang duduk di depannya,
demikian seterusnya sampai bisikan itu
tiba di peserta didik yang duduk paling
depan
119
f
Peserta didik paling depan segera
menuliskan pertanyaan itu di kertas
yang telah disediakan di depan kelas
120
g
Demikian seterusnya sampai enam
pertanyaan yang dibisikan guru
tuntas ditulis oleh peserta didik
paling depan
121
h
Guru mengecek tulisan
pertanyaan tiap kelompok yang
telah ditulis oleh peserta didik
paling depan sambil memberikan
skornya
122
i
Tiap kelompok kembali duduk
melingkar ke posisi semula, dilanjutkan
dengan penugasan menjawab keenam
pertanyaan hasil pembelajaran
bersambung. Menjawab keenam
pertanyaan tersebut dengan melihat
teks bacaan tentang materi pokok
123
15. CARD SORT
(MENYORTIR/MENGURUTKAN/MENYUSUN KARTU)
1. SETIAP KELOMPOK MENERIMA
SATU BUNDEL KARTU (misalnya
kartu RUKUN ISLAM)
2. SETIAP KELOMPOK MEMBUKA
BUNDELAN KARTU TERSEBUT
124
3. SETIAP KELOMPOK
MENGURUTKAN/MENYUSUN KARTU
ITU BERDASARKAN PERINTAH.
CONTOH PERINTAHNYA ADALAH:
URUTKAN KARTU RUKUN ISLAM
TERSEBUT DARI YANG PALING BERAT
UNTUK DILAKSANAKAN SAMPAI YANG
PALING RINGAN DILAKSANAKAN!
125
4. SETIAP KELOMPOK
MENDISKUSIKAN UNTUK
MENGURUTKANNYA SAMBIL
MENCARI ALASAN
PENGURUTANNYA
5. PRESENTASI TIAP KELOMPOK,
DENGAN MENJELASKAN ALASAN
MENGAPA URUTANNYA SEPERTI
ITU
126
16. SENDING LETTER
(BERKIRIM SURAT)
1. Peserta didik membaca teks materi.
2. Peserta didik mendapatkan satu lembar kertas buat menulis
surat dan satu amplop.
3. Peserta didik menulis surat yang isinya adalah permohonan
kepada temannya untuk menjawab 5 soal atau pertanyaan
tentang materi. Jadi isi surat itu ada awal surat permohonan, ada
5 soal buatan peserta didik, ada penutup surat, dan ada nama
serta tanda tangan pemohon/pengirim surat. Jika sudah selesai,
kertas surat dimasukkan ke amplop.
127
4. Peserta didik secara berpasangan saling berkirim
atau menukarkan surat yang ada di amplop.
5. Peserta didik yang menerima kiriman surat
tersebut, membuka, membaca, dan menjawab
permohonan, dengan menuliskannya di kertas surat
pada area yang kosong. Jangan lupa menulis tanda
tangan dan nama penjawab/penerima surat. Setelah
selesai menjawab, kertas dimasukan lagi ke amplop.
6. Peserta didik saling mengembalikan surat tersebut
kepada pengirim. Pengirim surat membukanya lalu
mengecek jawaban serta memberi skor atau nilai
dan memberitahukan skor tersebut pada
penjawab/penerima surat.
128
7. Peserta didik menuliskan 5 soal dan 5 jawaban
yang ada di surat masing masing ke dalam buku
tulis.
8. Peserta didik berpasangan diberi kesempatan
waktu untuk berlatih menghapalkan 5 soal dan
jawaban.
9. Peserta didik secara berpasangan dicek
penguasaan 5 soal dan jawaban oleh guru.
10. Peserta didik dan guru bersama sama
menyimpulkan dan melakukan refleksi.
129
17. REFLECTIVE THINKING
(Berpikir Refleksi/Testimoni)
1. Peserta didik membaca teks, misal tentang
materi amal saleh di buku paket.
2. Dialog singkat tentang perbedaan amal saleh
dan amal salah.
3. Pemberikan penjelasan cara menyusun
daftar atau list amal saleh dan amal salah
pada dua lembar kertas kerja siswa.
130
4. Berdasarkan pengalaman dan pengetahuannya, peserta
didik berpikir untuk mengingat pengalaman dan
pengetahuan tentang amal saleh dan amal salah serta
menyusun daftar atau listnya sebanyak mungkin pada
kertas lembar kerja siswa.
5. Pengecekan jumlah daftar amal saleh dan amal salah
yang disusun peserta didik.
6. Presentasi peserta didik membacakan list amal saleh dan
amal salah yang telah ditulis dalam lembar kerja.
131
7. Peserta didik memegang daftar atau list kertas
kerja amal salah, lalu berdiri dan 'meremas'nya
sehingga membentuk bola kertas, kemudian bola
kertas itu diinjak injak dan dibuang ke tong sampah.
8. Refleksi tentang kegiatan nomor 7 serta refleksi
terhadap isi kertas yang tersisa yakni catatan atau
list amal saleh.
9. Mengetes atau mengecek penguasaan peserta
didik terhadap daftar amal saleh, minimal lima amal
saleh.
132
18. EXHIBITION AND
HAPPY PERFORMANCE
Buatlah produk dalam
bentuk puisi, lagu,
naskah sosiodrama, dan
pantun dengan tema
yang sudah ditentukan
kemudian pajang di
papan pameran!
133
• Setiap kelompok
menampilkan hasil
produk berupa puisi, lagu,
sosiodrama, atau pantun
• Kelompok lain
memberikan penilaian
pada kolom yang
disediakan instruktur.
134
19. SNOWBALL THROWING
Model pembelajaran ini dapat digunakan untuk memberikan konsep
pemahaman materi yang sulit kepada siswa, juga untuk mengetahui
sejauh mana pengetahuan dan kemampuan siswa dalam menguasai
materi tersebut.Siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok; dipilih
ketua kelompok yang akan mewakili untuk menerima tugas dari guru;
masing-masing siswa membuat pertanyaan yang dibentuk seperti
bola (kertas pertanyaan) lalu dilempar ke siswa lain kemudian siswa
menjawab pertanyaan dari bola yang didapatkan. Snowball Throwing
melatih siswa untuk lebih tanggap menerima pesan dari orang lain,
dan menyampaikan pesan tersebut kepada temannya dalam satu
kelompok. Lemparan pertanyaan menggunakan kertas berisi
pertanyaan yang diremas menjadi sebuah bola kertas kemudian
dilemparkan kepada siswa lain. Siswa yang menerima bola kertas lalu
membuka dan menjawab pertanyaannya.
135
a. Guru menyampaikan materi yang akan disajikan.
b. Guru
membentuk
kelompok-kelompok
dan
memanggil masing-masing ketua kelompok untuk
memberikan penjelasan tentang materi.
c. Masing-masing
ketua
kelompok
kembali
ke
kelompoknya masing-masing kemudian menjelaskan
materi
yang
disampaikan
oleh
guru
kepada
temannya.
136
d. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja
untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut
materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok.
e. Kemudian kertas tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari
satu siswa ke siswa yang lain selama ±15 menit.
f. Setelah siswa dapat satu bola diberikan kesempatan kepada siswa
untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk
bola tersebut secara bergantian.
g. Evaluasi.
h. Penutup.
137
20. CENTERPIECE
Centerpiece yaitu pusat perhatian. Dalam istilah model
pembelajaran, centerpiece yaitu model pembelajaran yang
mengkondisikan siswa untuk mengeluarkan
ide/gagasannya yang berbeda atau melengkapi ide dari
siswa lain dan sebagai wahana untuk mengenal perbedaan
pendapat yang berkembang di lingkungannya.
138
a. Siswa berkelompok 4 sampai 5 kelompok. Masing-masing
siswa mendapatkan satu lembar kartu/kertas.
b. Guru menyiapkan pertanyaan yang merangsang berpikir
kritis baik melalui kuis atau tertulis.
c. Setiap siswa menuliskan jawaban di kartu tersebut. Siswa
yang selesai menuliskan jawaban meletakkan kartu tersebut
di tengah meja.
d. Setiap siswa menukarkan kartu miliknya dengan kartu di
meja kemudian membacanya lalu memberikan tanggapan
sehingga
setiap
siswa
membaca
semua
jawaban
teman-
temannya.
e. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan.
139
21. PROBLEM BASED LEARNING (BERFIKIR KRITIS)
Pembelajaran ini menyajikan berbagai permasalahan nyata
dalam kehidupan sehari-hari sebagai sarana bagi peserta didik
untuk mengembangkan pengetahuan dan sekaligus
mengembangkan kemampuan berfikir kritis. Masalah
diberikan kepada peserta didik, sebelum peserta didik
mempelajari konsep atau materi yang berkenaan dengan
masalah yang harus dipecahkan. Masalah bisa disajikan dalam
bentuk gambar, tulisan, film pendek atau power point.
140
a. Pembagian kelompok (4-5 orang)
b. Tiap kelompok memperoleh masalah yang berbeda terkait
materi yang dipelajari yang disiapkan oleh guru.
c. Tiap
kelompok
mengamati
masalah
dan
menganalisis
permasalahan yang ada.
d. Tiap kelompok membaca rujukan dari berbagai sumber yang
tersedia.
e. Tiap
kelompok
mendiskusikan
permasalahan
dan
merumuskan solusi untuk memecahkan masalah tersebut
f. Setiap kelompok melaporkan hasil diskusinya dan kelompok
lain menanggapi
g. Guru memberikan penguatan
141
22. Talking Stick
Talking Stick (Tongkat Berbicara) adalah model
pembelajaran dengan memanfaatkan tongkat sebagai
media atau sarananya. Peserta didik yang mendapat
giliran memegang tongkat, dialah yang menjawab
pertanyaan dari guru.
142
1. Guru menyiapkan sebuah stick ( tongkat ).
2. Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari, kemudian
memberikan
kesempatan
kepada
siswa
untuk
membaca
dan
mempelajari materi pada buku pegangan / paket.
3. Setelah
selesai
membaca
buku
dan
mempelajarinya,
guru
mempersilahkan siswa untuk menutup bukunya.
4. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa, setelah itu
guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat
tersebut menjawabnya, demikian seterusnya sampai sebagian besar
siswa mendapat bagian untuk menjawab pertanyaan dari guru.
5. Kesimpulan.
6. Evaluasi.
143
23. JIGSAW
Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw ini pertama
kali dikembangkan oleh Aronson dkk. Langkah-
langkah mengaplikasikan tipe Jigsaw dalam proses
pembelajaran adalah sebagai berikut:
144
a. Guru membagi suatu kelas menjadi beberapa kelompok,
dengan setiap kelompok terdiri dari 4-6 siswa dengan
kemampuan yang berbeda-beda baik tingkat kemampuan
tinggi, sedang, dan rendah serta jika mungkin anggota berasal
dari ras, budaya, suku yang berbeda tetapi tetap
mengutamakan kesetaraan jender. Kelompok ini disebut
kelompok asal. Jumlah anggota dalam kelompok asal
menyesuaikan dengan jumlah bagian materi pelajaran yang
akan dipelajari siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai. Dalam tipe Jigsaw ini, setiap siswa diberi tugas
mempelajari salah satu bagian materi pembelajaran tersebut.
145
Semua siswa dengan materi pembelajaran yang sama belajar bersama dalam
kelompok yang disebut kelompok ahli (Counterpart Group/CG). Dalam kelompok
ahli,
siswa
mendiskusikan bagian materi pembelajaran yang
sama,
serta
menyusun rencana bagaimana menyampaikan kepada temannya jika kembali ke
kelompok asal. Kelompok asal ini oleh Aronson disebut kelompok jigsaw (gigi
gergaji). Misal suatu kelas dengan jumlah siswa 40, dan materi pembelajaran
yang dicapai sesuai dengan tujuan pembelajarannya terdiri dari dari 5 bagian
materi pembelajaran, maka dari 40 siswa akan terdapat 5 kelompok ahli yang
beranggotakan 8 siswa dan 8 kelompok asal yang terdiri dari 5 siswa. Setiap
anggota kelompok ahli akan kembali ke kelompok asal memberikan informasi
yang
telah
diperoleh
dalam
diskusi
di
kelompok
ahli
dan
setiap
siswa
menyampaikan apa yang telah diperoleh atau dipelajari dalam kelompok ahli.
Guru memfasilitasi diskusi kelompok baik yang dilakukan oleh kelompok ahli
maupun kelompok asal.
146
b. Setelah siswa berdiskusi dalam kelompok
ahli maupun kelompok asal, selanjutnya
dilakukan presentasi masing-masing
kelompok atau dilakukan pengundian
salah satu kelompok untuk menyajikan
hasil diskusi kelompok yang telah
dilakukan agar guru dapat menyamakan
persepsi pada materi pembelajaran yang
telah didiskusikan.
147
c. Guru memberikan kuis untuk siswa secara individual.
d. Guru memberikan penghargaan pada kelompok melalui skor
penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil
belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya
(terkini).
e. Materi sebaiknya secara alami dapat dibagi menjadi beberapa
bagian materi pembelajaran.
f.
Perlu diperhatikan bahwa jika menggunakan tipe Jigsaw untuk
belajar materi baru, perlu dipersiapkan suatu tuntunan dan isi
materi yang runtut serta cukup sehingga tujuan pembelajaran
dapat tercapai.
148
1.
Guru membagi dua kelompok peserta debat yang satu
pro & yang lain kontra.
2.
Guru memberikan tugas baca materi yang akan
didebatkan oleh kedua kelompok.
3.
Salah satu anggota kelompok pro berbicara agar
ditanggapi atau dibahas oleh kelompok kontra
(diusahakan agar sebagian besar siswa bisa
mengemukakan pendapat ).
4.
Guru menulis inti/ide dari setiap pembicaraan sampai
sejumlah ide yg diharapkan guru terpenuhi.
5.
Guru menambahkan konsep/ide yang belum
terungkap.
6.
Kesimpulan / Refleksi.
24. DEBATE (DEBAT)
149
150
MEDIA
1.Kartu 10 x 10 cm yg berisi ciri – ciri atau kata –
kata yang mengarah pada jawaban contoh:
-perusahaan ini tanggung jawabnya tidak terbatas
- struktur organisasinya tidak resmi.
- bila untung, diambil sendiri.
2.Kartu 2 x 5 cm yang berisi istilah / jawaban
ciontoh : Perusahaan perseorangan.
151
LANGKAH – LANGKAH :
1. Penyajian materi ± 45 menit
2. Suruhlah siswa berdiri didepan kelas dan
berpasangan.
3. Seorang diberi kartu berukuran 10 x 10 cm
(berisi soal) yang nanti dibacakan pada
pasangannya. Seorang lainnya diberi kartu
berukuran 5 x 2 cm yang isinya tidak boleh
dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di
dahi atau diselipkan ditelinga.
152
4. Sementara siswa membawa kartu 10x10
membacakan kata-kata yang tertulis didalamnya,
pasangannya menebak apa yang dimaksud
(jawaban yg tepat bila sesuai dengan isi kartu 5x2
cm).
5. Apabila jawaban tepat naka pasangan itu boleh
duduk. Bila belum maka pembaca kartu boleh
mengarahkan jawaban ( asal tidak langsung
menjawab )
6. Demikian seterusnya.
STRATEGI
PEMBELAJARAN
MODEL
PEMBELAJARAN
METODE
PEMBELAJARAN
TEKNIK
PEMBELAJARAN
TEACHER
CENTERED
STUDENT
CENTERED
Problem Based Learning,
Inquiry Learning, Make A
Match, Jigsaw, Think Pair
dan Share, dan lain-lain
Diskusi, Tanya Jawab,
Ceramah, Demonstrasi,
Eksperimen, dan lain-lain
Pembentukan Kelompok:
menunjuk teman yang sekiranya
pantas untuk menjadi ketua
kelompok
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 152
SLIDE
Similar Resources on Wayground
127 questions
Pengelolaan Kinerja Guru
Lesson
•
Professional Development
162 questions
Uji Coba Slide
Lesson
•
9th Grade
122 questions
SOSIOLOGI
Lesson
•
12th Grade
121 questions
untitled
Lesson
•
KG - University
124 questions
PERAN PELAKU EKONOMI
Lesson
•
10th Grade
142 questions
MALWARES Lesson
Lesson
•
University
159 questions
Kata ganda separa
Lesson
•
KG - University
165 questions
Pengenalan Pemesinan Konvesional
Lesson
•
KG - University
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
29 questions
Alg. 1 Section 5.1 Coordinate Plane
Quiz
•
9th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
FOREST Effective communication
Lesson
•
KG
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
Discover more resources for Other
15 questions
LOTE_SPN2 5WEEK3 Day 2 Itinerary
Quiz
•
Professional Development
20 questions
Black History Month Trivia Game #1
Quiz
•
Professional Development
20 questions
90s Cartoons
Quiz
•
Professional Development
42 questions
LOTE_SPN2 5WEEK2 Day 4 We They Actividad 3
Quiz
•
Professional Development
6 questions
Copy of G5_U6_L3_22-23
Lesson
•
KG - Professional Dev...
20 questions
Employability Skills
Quiz
•
Professional Development