
SISTEM PERNAPASAN MANUSIA
Presentation
•
Science
•
8th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Dwi Riyadi
FREE Resource
25 Slides • 0 Questions
1
Tubuh kita membutuhkan oksigen untuk melakukan respirasi seluler.
2
Ketika kita bernapas, udara yang kita hirup terkadang bercampur dengan debu, asap, atau bahkan virus atau bakteri.
Udara akan melewati :
hidung, faring, laring, trakea, lalu ke bronkus, dan terakhir paru-paru.
3
Udara masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan mulut.
Rambut-rambut di dalam hidung berfungsi untuk menangkap partikel-partikel besar yang masuk bersama dengan udara yang kita hirup.
Udara kemudian masuk ke dalam rongga hidung.
Sel-sel di dalam rongga hidung menghasilkan mukus atau lendir yang berfungsi untuk melembabkan udara serta menangkap lebih banyak partikel yang masuk.
HIDUNG
4
Setelah dari hidung, udara akan menuju faring atau tenggorokan.
Baik hidung dan mulut terhubung dengan faring, jadi udara dan makanan masuk ke dalam faring.
Dari faring udara bergerak ke laring. Di dalam laring terdapat pita suara, tempat penghasil suara.
Udara kemudian bergerak menuju trakea. Ketika kita sedang menelan makanan, maka trakea akan tertutup oleh epiglotis, sehingga makanan tidak masuk ke dalam saluran napas
FARING, LARING, TRAKEA
5
Sel yang melapisi trakea memiliki silia, yaitu rambut-rambut halus yang memiliki gerakan seperti menyapu.
Silia berfungsi untuk menyaring udara yang masuk agar kotoran tidak masuk ke dalam paru-paru.
Silia akan mendorong lendir yang telah menangkap kotoran-kotoran yang masuk dari trakea ke faring, kemudian dengan cara batuk, maka kotoran tersebut akan terlontar ke luar.
FARING, LARING, TRAKEA
6
Setelah dari trakea, udara akan menuju Bronkus kiri dan kanan, kemudian menuju paru-paru.
Paru-paru adalah organ utama dari sistem pernapasan.
Di dalam paru-paru, bronkus bercabang-cabang menjadi bagian-bagian yang kecil (Bronkeolus).
Dan di ujung cabang kecil tersebut, terdapat kantong-kantong kecil yang berbentuk seperti anggur. Kantong-kantong kecil ini disebut alveoli (jamak alveolus).
Alveoli diselimuti oleh pembuluh darah kapiler, dan disinilah tempat pertukaran gas antara oksigen dengan karbon dioksida.
BRONKUS DAN PARU-PARU
7
Sama seperti pergerakan tubuh manusia lainnya, bernapas juga dikendalikan oleh otot.
Paru-paru dilindungi oleh tulang rusuk yang ditempeli oleh otot-otot di sekitarnya.
Di bagian bawah paru-paru juga terdapat otot yang besar, kuat, dan berbentuk seperti kubah. Otot tersebut dinamakan diafragma.
MEKANISME BERNAPAS
8
Ketika kita menarik napas, otot yang ada di tulang rusuk akan berkontraksi sehingga tulang rusuk akan naik ke atas
Diafragma pun berkontraksi, yang semula melengkung menjadi mendatar.
Kontraksi ini menyebabkan rongga dada mengembang, volume paru-paru pun membesar, tekanan udara di paru-paru mengecil, dan udara pun masuk.
9
Ketika kita menghembuskan napas, otot-otot yang ada di tulang rusuk kalian rileks atau dalam keadaan santai.
Diafragma pun dalam keadaan rileks, hal itu menyebabkan rongga dada menjadi lebih kecil, volume udara di paru-paru pun berkurang, sementara tekanan udara di paru-paru membesar, udara siap untuk dikeluarkan.
10
Jenis Pernapasan :
1). Pernapasan dada, yaitu pernapasan yang mekanismenya menggunakan otot-otot tulang rusuk
2). Pernapasan perut, yaitu pernapasan yang mekanismenya menggunakan otot-otot diafragma, yaitu di antara rongga dada dan perut
Saat otot tulang rusuk berkontraksi, diafragma akan berelaksasi, dan berlaku sebaliknya (cara kerja pernapasan dada dan perut saling berlawanan)
Teknik pernapasan perut mampu mengoptimalkan pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam tubuh
11
Mekanisme Pernapasan Dada :
A. Saat menarik napas (Inspirasi) :
1). otot antar tulang rusuk kontraksi, tulang rusuk naik
2). volume rongga dada membesar
3). tekanan rongga dada mengecil
4). udara masuk
B. Saat menghembuskan napas (Ekspirasi) :
1). otot antar tulang rusuk relaksasi, tulang rusuk turun
2). volume rongga dada mengecil
3). tekanan rongga dada membesar
4).udara keluar
12
Mekanisme Pernapasan Perut :
A. Saat menarik napas (Inspirasi) :
1). otot sekat rongga dada (diafragma) kontraksi, diafragma yang awalnya melengkung menjadi datar
2). volume rongga dada membesar
3). tekanan rongga dada mengecil
4). udara masuk
B. Saat menghembuskan napas (Ekspirasi) :
1). otot sekat rongga dada (diafragma) relaksasi, diafragma yang datar kembali menjadi melengkung
2). volume rongga dada mengecil
3). tekanan rongga dada membesar
4).udara keluar
13
•Pada pernapasan dada, kita menghirup udara melalui hidung sekaligus membiarkan udara mengisi rongga dada hingga mengembang, lalu menghembuskannya melalui hidung pula, hingga dada yang mengembang tadi kembali mengempis
•Sedangkan pernapasan perut dilakukan dengan cara menghirup udara melalui hidung, lalu membiarkannya dalam sementara waktu dan membuangnya melalui mulut.
Mekanisme Pernapasan Perut :
1). Udara dihirup melalui hidung, tahan beberapa saat
2). Mulut tertutup untuk menahan bagian dada tetap datar sehingga diafragma akan berkontraksi
3). Posisi perut akan lebih condong ke depan atau mengembang, kita rasakan udara masuk mengisi perut, dan hembuskan udara secara perlahan melalui mulut
14
Setelah darah dipompa dari jantung, lalu akan melewati arteri, kemudian ke kapiler yang membungkus alveolus.
Saat itu darah membawa banyak karbondioksida dan sedikit oksigen.
Ketika sampai di alveolus darah akan menukar karbondioksida yang dibawa dengan oksigen yang ada di alveolus. Sekarang kondisi darah jadi membawa banyak oksigen dan sedikit karbondioksida.
Darah siap untuk mengantarkan oksigen ke sel-sel tubuh yang lain.
Saat di sel-sel tubuh ini darah akan menukar oksigen yang dibawa dengan karbondioksida yang merupakan sisa metabolisme dari sel.
Darah akan mengangkut kembali karbondioksida yang merupakan sisa metabolisme dari sel menuju jantung, untuk kemudian dibawa kembali menuju paru-paru.
15
Proses pertukaran antara oksigen dengan karbondioksida dan sebaliknya disebut pertukaran gas.
Kapiler dan dinding alveolus sangat tipis, sehingga sangat mudah untuk dilewati oleh beberapa zat.
Ketika oksigen masuk dan menuju alveolus, oksigen melewati dinding tersebut, kemudian menuju dinding kapiler, lalu ke darah.
Hal tersebut juga berlaku untuk karbondioksida dan air.
Begitu pentingnya peran sistem pernapasan kita, sehingga kita harus benar-benar menjaganya agar tetap sehat.
16
Rokok sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.
Merokok merupakan suatu kegiatan tidak bermanfaat yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan serta menghambur-hamburkan uang.
Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar, anak-anak remaja yang merokok mengalami pening katan sebesar 1,9% dari tahun 2013 ke tahun 2018 (Kementerian Kesehatan, 2020). Tentu saja hal ini sangat mencemaskan, mengingat remaja sekarang adalah generasi yang akan meneruskan pem bangunan bangsa.
Di dalam rokok terdapat zat-zat yang mampu menginfeksi dan merusak sistem pernapasan kalian. Dalam satu kali hisapan rokok terdapat sekitar 4.000 zat kimia berbahaya, contohnya tar, karbon monoksida, dan nikotin.
17
Tar, adalah zat berwarna hitam dan sedikit lengket ketika rokok dibakar.
Ketika seseorang menghirup asap rokok, tar akan menempel pada silia yang terdapat pada trakea, bronkus, dan jalur pernapasan.
Tar membuat silia menggumpal, sehingga tidak dapat berfungsi untuk menyaring zat-zat yang berbahaya bagi paru-paru.
Tar juga mengandung bahan yang mengakibatkan kanker.
TAR
18
KARBONMONOKSIDA
Karbon monoksida, ketika rokok dibakar, akan dihasilkan suatu gas yang tidak berbau dan berwarna disebut karbon monoksida.
Gas ini sangat berbahaya, karena mampu mengikatkan diri ke hemoglobin dan mengambil sebagian tempat oksigen, lalu turut dalam proses peredaran darah.
Tentu saja ini menyebabkan jumlah oksigen yang diantarkan darah ke seluruh tubuh menjadi berkurang.
Untuk mendapatkan tambahan oksigen, maka seorang perokok akan bernapas lebih berat dan detak jantung pun akan meningkat.
Banyaknya karbon monoksida di dalam darah meningkat seiring banyaknya rokok yang dikonsumsi.
Darah seorang perokok kemungkinan memiliki lebih sedikit oksigen dibandingkan yang bukan perokok.
19
NIKOTIN
Nikotin, nikotin bersifat stimulan yang artinya meningkatkan kinerja suatu organ.
Nikotin membuat jantung berdetak lebih kencang serta meningkatkan tekanan darah.
Semakin banyak nikotin yang di konsumsi melalui rokok, akan menyebabkan kecanduan dan membuat orang sulit berhenti merokok.
20
BRONKITIS
Bronkitis adalah iritasi yang terjadi pada jalur napas atau bronkus.
Iritasi tersebut menyebabkan jalur napas menyempit karena tertutup oleh lendir.
Orang yang menderita bronkitis akan mengalami kesulitan bernapas.
Jika iritasi ini terus menerus terjadi dalam waktu yang lama, maka akan menjadi bronkitis kronis yang menyebabkan kerusakan permanen pada jalur napas atau bronkus.
21
ASTEROSKLEROSIS
Beberapa zat kimia yang ada di dalam rokok dapat masuk ke dalam sistem peredaran darah manusia.
Zat-zat tersebut mengiritasi pembuluh darah.
Iritasi tersebut ikut berkontribusi dalam penyumbatan lemak pada pembuluh darah
22
KANKER PARU-PARU
Pada tahun 2018 penderita yang meninggal akibat kanker paru-paru di Indonesia mencapai 26.000 jiwa (Yayasan Kanker Indonesia, 2020).
Penyebab dari kanker paru-paru adalah kebiasaan buruk merokok.
Ada sekitar 50 zat di dalam rokok yang menyebabkan kanker.
Sel kanker tumbuh dan mengambil alih tempat di paru-paru yang dipergunakan untuk pertukaran gas.
Akibatnya pertukaran gas antara oksigen dan karbon dioksida menjadi tidak maksimal.
23
ENFISEMA
Emfisema adalah penyakit yang merusak bagian paru-paru yaitu alveolus, sehingga penderita penyakit ini tidak dapat mengambil oksigen maupun mengeluarkan karbondioksida secara maksimal, akibatnya penderita memiliki nafas yang pendek.
Penyakit ini bersifat permanen, bahkan jika seorang perokok berhenti merokok sekalipun.
24
Tidak hanya perokok saja yang mendapatkan efek buruk dari merokok, orang di sekitarnya juga.
Orang di sekitar perokok yang mendapatkan efek buruk dari seorang perokok disebut perokok pasif.
Mereka juga menghirup asap rokok serta kandungan bahan kimianya secara tidak sengaja, sehingga mereka pun dapat terpapar penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas.
Berikut adalah risiko yang didapat oleh perokok pasif.
25
Tubuh kita membutuhkan oksigen untuk melakukan respirasi seluler.
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 25
SLIDE
Similar Resources on Wayground
21 questions
Zat Aditif
Presentation
•
8th Grade
17 questions
Makanan & Sistem pencernaan 1.1
Presentation
•
8th Grade
20 questions
Zat Aditif
Presentation
•
8th Grade
20 questions
Zat Aditif
Presentation
•
8th Grade
18 questions
Modus dan Median
Presentation
•
8th Grade
19 questions
Pemanfaatan Medan Magnet pada Migrasi Hewan
Presentation
•
8th Grade
20 questions
Soal Ulangan Bab. 2 Kelas IX
Presentation
•
9th Grade
20 questions
QUIZ_Sistem Pencernaan
Presentation
•
8th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
Factors 4th grade
Quiz
•
4th Grade
10 questions
Cinco de Mayo Trivia Questions
Interactive video
•
3rd - 5th Grade
13 questions
Cinco de mayo
Interactive video
•
6th - 8th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
Discover more resources for Science
16 questions
Interactions within Ecosystems
Presentation
•
6th - 8th Grade
20 questions
Moon Phases and Eclipses
Quiz
•
6th - 8th Grade
45 questions
8th Grade Science - EOG Review
Quiz
•
8th Grade
49 questions
NC Released EOG 8 Science (2024)
Quiz
•
8th Grade
48 questions
8th Grade NC Science EOG Review 2
Quiz
•
8th Grade
10 questions
Exploring Earth's Seasons and Their Causes
Interactive video
•
6th - 8th Grade
10 questions
The Ocean's Role in Weather and Climate
Interactive video
•
6th - 8th Grade
10 questions
Evidence of Evolution
Presentation
•
6th - 8th Grade