
Budaya Positif
Presentation
•
Education
•
Professional Development
•
Practice Problem
•
Hard
Andi Wahyu
FREE Resource
43 Slides • 0 Questions
1
Menyebarkan Pemahaman
dan Penerapan
SD INPRES 63 WARAMI
ANDI WAHYU
CGP ANGKATAN 10 KAB. MANOKWARI
BUDAYA
POSITIF
2
KONSEP INTI
BUDAYA
POSITIF
Perubahan Paradigma Belajar
Disiplin Positif
Nilai-nilai Kebajikan
Keyakinan Kelas
Kebutuhan Dasar Manusia
Motivasi Perilaku Manusia
Posisi Kontrol Guru
Segitiga Restitusi
3
Pembelajaran dengan
Paradigma Baru
Pembelajaran dengan paradigma
baru merupakan pembelajaran yang
dirancang berdasarkan prinsip
pembelajaran Berdiferensiasi
sehingga siswa dapat belajar sesuai
dengan kebutuhannya berdasarkan
tahap perkembangannya
4
Miskonsepsi tentang teori Kontrol
Walaupun tampaknya guru sedang mengontrol perilaku murid, hal
demikian terjadi karena murid sedang mengizinkan dirinya dikontrol. Saat
itu bentuk kontrol guru menjadi kebutuhan dasar yang dipilih murid
tersebut. Teori Kontrol menyatakan bahwa semua perilaku memiliki
tujuan, bahkan terhadap perilaku yang tidak disukai.
Penguatan positif atau bujukan adalah bentuk-bentuk kontrol. Segala
usaha untuk mempengaruhi murid agar mengulangi suatu perilaku
tertentu, adalah suatu usaha untuk mengontrol murid tersebut.
Menggunakan kritik dan rasa bersalah untuk mengontrol
murid menuju pada identitas gagal. Mereka belajar untuk
merasa buruk tentang diri mereka. Mereka mengembangkan
dialog diri yang negatif.
Banyak orang dewasa yang percaya bahwa mereka memiliki tanggung jawab
untuk membuat murid-murid berbuat hal-hal tertentu. Apapun yang dilakukan
dapat diterima, selama ada sebuah kemajuan berdasarkan sebuah pengukuran
kinerja.
Ilusi guru mengontrol murid.
Ilusi bahwa semua penguatan positif efektif dan bermanfaat.
Ilusi bahwa kritik dan membuat orang merasa bersalah
dapat menguatkan karakter.
Ilusi bahwa orang dewasa memiliki hak untuk memaksa.
5
NILAI-NILAI KEBAJIKAN
Profil Pelajar
Pancasila
IBO Primary Years
Program
Beriman,
bertaqwa
kepada
Tuhan Yang Maha Esa, dan
Berakhlak
Mulia,
Mandiri,
Bernalar Kritis, Berkebinekaan
Global,
Bergotong
royong,
Kreatif
Toleransi, Rasa Hormat,
Integritas, Mandiri,
Menghargai, Antusias,
Empati, Keingintahuan,
Kreativitas, Kerja sama,
Percaya Diri, Komitmen
Keterampilan
Hidup
Dapat dipercaya, Lurus Hati,
Pendengar yang Aktif, Tidak
Merendahkan Orang Lain,
Memberikan yang Terbaik dari
Diri
Nilai yang disepakati bersama, lepas dari suku bangsa, agama,
bahasa maupun latar belakangnya
6
KEBUTUHAN DASAR
MANUSIA
Kebutuhan
Dasar
Manusia
adalah
segala
sesuatu yang dilakukan untuk mendapatkan apa
yang diinginkan. Semua tindakan yang dilakukan
pasti memiliki tujuan guna memenuhi kebutuhan
Point 1Point 1
7
Kesenangan
5 KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
Kebebasan
Penguasaan
Kasih sayang dan
rasa diterima
Bertahan Hidup
8
MANANYAKAN KEYAKINAN
1
2
Teori kontrol menyatakan bahwa kita pada dasarnya
termotivasi secara internal. Ketika identitas sukses
telah tercapai (langkah 1) dan tingkah laku yang salah
telah divalidasi (langkah 2), maka anak akan siap
untuk dihubungkan dengan nilai-nilai yang dia
percaya, dan berpindah menjadi orang yang dia
inginkan
9
Mengubah paradigma Stimulus Respon
kepada pendekatan teori Kontrol
10
11
Disiplin Positif
Tujuan dari disiplin yaitu menumbuhkan
kesadaran serta memberdayakan
peserta didik tanpa imbalan
penghargaan, ancaman ataupun
hukuman
arti dari kata disiplin berasal dari bahasa Latin,
‘disciplina’, yang artinya ‘belajar’. Kata ‘discipline’
juga berasal dari akar kata yang sama dengan
‘disciple’ atau murid/pengikut. Untuk menjadi
seorang murid, atau pengikut, seseorang harus
paham betul alasan mengapa mereka mengikuti
suatu aliran atau ajaran tertentu, sehingga
motivasi yang terbangun adalah motivasi intrinsik,
bukan ekstrinsik.
Arti Kata Disiplin
Tujuan Disiplin
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
MEMBUAT KETERHUBUNGAN
INFORMASI YANG DIDAPAT DARI ORANG ATAU SUMBER LAIN DI LUAR
BAHAN AJAR PGP
Saya membaca bahwa di beberapa sekolah, guru menggunakan teknik peer-to-
peer mentoring di mana murid senior membantu membimbing murid junior
dalam berbagai proyek. Ini bisa menjadi ide yang menarik untuk diterapkan di
sekolah saya.
30
31
32
33
PERSPEKTIF ANDA TENTANG PROGRAM
YANG BERDAMPAK POSITIF PADA MURID
Selain itu, pelaksanaan program harus fleksibel sehingga dapat menyesuaikan
dengan dinamika di lapangan. Selain itu, evaluasi harus dilakukan secara
berkelanjutan dengan melibatkan murid dalam proses refleksi untuk memastikan
program tersebut relevan dan efektif. Dengan cara ini, program-program sekolah
akan mampu menumbuhkan kemandirian, kreativitas, dan kemampuan berpikir
kritis pada murid, sehingga berdampak positif pada perkembangan mereka, baik
sebagai pelajar maupun sebagai individu yang siap menghadapi tantangan di
masa depan.
34
ANALISIS UNTUK IMPLEMENTASI
DALAM KONTEKS CGP
MENGOLAH MATERI YANG DIPELAJARI DENGAN PEMIKIRAN PRIBADI
SEHINGGA TERGALI WAWASAN (INSIGHT) BARU
Materi ini memberikan pemahaman baru tentang bagaimana pembelajaran
yang berbasis pada murid dapat meningkatkan tanggung jawab dan rasa
memiliki. Saya menyadari bahwa memberikan murid kesempatan untuk
memimpin
tidak
hanya
meningkatkan
partisipasi
mereka,
tetapi
juga
memperkaya proses pembelajaran secara keseluruhan. Ini tidak hanya tentang
memberikan tugas tambahan, tetapi lebih kepada mendorong murid untuk
menjadi
agen
perubahan
dalam
lingkungan
belajar
mereka
sendiri.
Kepemimpinan murid memungkinkan mereka untuk lebih berani, lebih kreatif,
dan lebih kritis dalam berpikir, yang pada akhirnya akan berdampak pada
pengembangan diri mereka di masa yang akan datang.
35
36
RUBRIK 3 ASPEK
Pemikiran reflektif terkait pengalaman belajar1.
Analisis untuk implementasi dalam konteks CGP2.
Membuat keterhubungan
3.
37
38
KETERKAITAN ANTAR MODUL
MODUL
3.3
MODUL
2.3
Berdasarkan paradigma berpikir among pada konsep coaching, seorang coach dan
coachee adalah mitra belajar, keduanya memiliki kesepahaman yang sama tentang
belajar, coach juga berupaya mengenali kekuatan dirinya dan mengenali coacheenya
Konsep tersebut sejalan dengan pengelolaan program yang berdampak positif pada
murid. Antara guru dan murid adalah mitra belajar, guru harus mengenal potensi yang
dimiliki murid dan mampu mengidentifikasi suara, pilihan dan kepemilikan murid dengan
berbagai cara agar murid merasa nyaman saat proses pembelajaran di sekolah.
39
40
41
42
43
TUJUAN PEMBELAJARAN
CGP dapat melakukan koneksi antarmateri yang telah
dipelajari dari modul-modul sebelumnya untuk membuat
sintesa pemahaman tentang program sekolah yang
berdampak pada murid
Menyebarkan Pemahaman
dan Penerapan
SD INPRES 63 WARAMI
ANDI WAHYU
CGP ANGKATAN 10 KAB. MANOKWARI
BUDAYA
POSITIF
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 43
SLIDE
Similar Resources on Wayground
41 questions
Zakat Fitrah
Presentation
•
KG
35 questions
UINSA Desain Pembelajaran
Presentation
•
Professional Development
35 questions
TS25 OP, KK, RPH
Presentation
•
Professional Development
38 questions
Aksidental
Presentation
•
Professional Development
38 questions
DISIPLIN POSITIF
Presentation
•
Professional Development
38 questions
Pencak silat
Presentation
•
KG - Professional Dev...
37 questions
soal latihan Mengenal pulau bali
Presentation
•
Professional Development
36 questions
SPIRITUAL BEING -OKULTISME-
Presentation
•
Professional Development
Popular Resources on Wayground
15 questions
Grade 3 Simulation Assessment 1
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
HCS Grade 4 Simulation Assessment_1 2526sy
Quiz
•
4th Grade
16 questions
Grade 3 Simulation Assessment 2
Quiz
•
3rd Grade
19 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_1 2526sy
Quiz
•
5th Grade
17 questions
HCS Grade 4 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
24 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade