Search Header Logo
Operasi Hitung Bilangan Bulat

Operasi Hitung Bilangan Bulat

Assessment

Presentation

Mathematics

7th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

KRISTAL NALFIN MAMBAY

Used 3+ times

FREE Resource

15 Slides • 6 Questions

1

media

2

with Teacher:
Kristal N. Mambay, S.Si

Mengenal Operasi Hitung Bilangan Bulat
dengan Permainan Tradisional Batu Sepuluh

media

3

Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta didik dapat mengenal bilangan positif dan bilangan negatif;

  2. Peserta didik dapat mengoperasikan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat;

  3. Peserta didik dapat mengaplikasikan operasi hitung dalam kehidupan sehari-hari.

4

Operasi Hitung Bilangan Bulat

Adalah "bilangan yang terdiri dari bilangan cacah dan bilangan negatif. "

Bilangan cacah sendiri adalah angka-angka yang kita kenal, misalnya 0, 1, 2, 3 dan seterusnya. Sementara bilangan negatif dalam bilangan bulat adalah angka negatif dari bilangan cacah, misalnya -1, -2,-3 dan seterusnya.

Bilangan bulat sendiri disebut dengan Integers yang disimbolkan dengan Z. Sehingga kita pun bisa menuliskan sebagai berikut:

Himpunan Z = ..., -3,-2, -1, o, 2, 3, 4,...

5


Penjumlahan Bilangan Bulat Positif dengan Bilangan Bulat Positif

Cara menghitung penjumlahan bulat positif dengan bilangan bulat positif sangat sederhana dan tidak membutuhkan rumus yang rumit.

hanya perlu menjumlahkan kedua bilangan dengan cara biasa, yaitu memulai operasi penjumlahan dari arah kiri ke kanan untuk mendapatkan hasilnya.

Jika mendapati penjumlahan dengan tanda kurung, hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah menjumlahkan angka-angka yang ada dalam kurung. Setelahnya, jumlahkan dengan angka yang ada di depannya.

Contoh soal 1:
3 + 5 + 7 = 15
4 + (9 + 7 + 11) = 31

6


Penjumlahan Bilangan Bulat Positif dan Negatif

Untuk penjumlahan bilangan bulat positif dengan bilangan bulat negatif ini agak sedikit berbeda caranya. Tidak seperti penjumlahan bilangan bulat positif dengan bilangan bulat positif yang menghasilkan bilangan bulat positif. Atau, penjumlahan bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat negatif yang menghasilkan bilangan bulat negatif. Dalam penjumlahan bilangan bulat positif dengan bilangan bulat negatif, saat bilangan bulat positif lebih kecil dibanding bilangan bulat negaif, maka hasilnya menjadi bilangan bulat negatif. Jika bilangan bulat positifnya lebih besar dibanding bilangan bulat negatif, maka hasilnya menjadi bilangan bulat positif.
Contoh soal :
8 + (-5) = 3
10 + (-2) = . . .

7


Pengurangan Bilangan Bulat Positif

Dalam aturannya, pengurangan bilangan bulat positif hasilnya dapat negatif atau positif tergantung dari nilainya. Jika bilangan bulat positif dengan nilai besar yang dikurangi bilangan positif nilai kecil, maka hasilnya adalah bilangan positif. Namun, hasil pengurangan bilangan positif yang lebih kecil dengan bilangan positif yang lebih besar, maka hasilnya adalah bilangan negatif. Sementara bilangan positif yang dikurangi bilangan negatif, maka operasinya akan berubah menjadi penambahan dan hasilnya bilangan bulat positif.
Contoh Soal:
• 9 – 4 = 5
• 4 – 7 = . . .
• 5 – (-3) = . . .

8

Fill in the Blank

9(5)9-\left(-5\right)

9


Pengurangan Bilangan Bulat Negatif

Sesuai dengan aturannya, pengurangan bilangan bulat negatif dengan negatif, maka hasilnya dapat positif atau negatif. Karena pada operasi pengurangan bilangan negatif dan negatif, maka akan menjadi penjumlahan.

Penting untuk diperhatikan, bahwa ketika pengurangan bertemu dengan tanda persekutuan negatif di depan bilangan, maka akan berubah menjadi penambahan.
Contoh Soal:
Untuk lebih memahami tentang pengurangan bilangan bulat negatif, berikut contoh soalnya:
• (-1) - (-6) = -1 + 6 = 5

10

media

11

Multiple Choice

5(5)= . . .-5-\left(-5\right)=\ .\ .\ .

1

-10

2

10

3

-1

4

0

12

Multiple Choice

0  10=...0\ -\ 10=...

Hasil dari operasi hitung di atas adalah ....

1

0

2

10

3

-10

4

1

13

Multiple Choice

-8 – 20 = ....

Hasil dari operasi hitung di atas adalah ....

1

18

2

-28

3

28

4

-2

14

Match

Jodohkan berikut ini

-3+2

2-1

-4+(2-3)

0-1

-1-0-2

-1

1

-5

-1

-3

15

Menggunakan Operasi Pejumlahan dan Pengurangan dalam Permainan Tradisional Batu Sepuluh

Mengenal Sejarah Permainan Tradisional Batu Sepuluh.

Permainan Batu Sepuluh berasal dari Desa Kontiunai, Kecamatan Yapen Selatan, Kabupaten Yapen Provinsi Papua. Permainan ini digali dan dikembangkan oleh Saudara Erents Nuntia Seorang Penilik Olahraga Kantor Diklat Kecamatan Yapen Selatan.

16

Multiple Choice

Siapakah yang mengembangkan permainan batu sepuluh . . .

1

pemerintah kepulauan yapen.

2

Erents Nuntia

3

Anselmus Kadiwaru

4

Kantor Diklat Kepulauan Yapen

17

Mekanisme Permainan Tradisional Batu Sepuluh dalam Mengimplementasikan Operasi Hitung Bilangan Bulat

Kelompok pemain (2 Tim)
Kelompok Pengamat
Kelompok Pemodelan
Wasit

18

Next . . .

Tugas Masing-Masing Kelompok:
Waktu Pertandingan 2 x 5 menit
Kelompok Bermain : Bertindak sebagai pemain, 5 orang pemain (dengan 1 Raja dan 4 pemain atau pemain bisa lebih dari 5 orang)
Kelompok Pengamat : Bertindak sebagai pengamat pertandingan, kelompok ini akan bertugas untuk melihat seluruh rangkaian pertandingan baik dari pemain maupun dari batu yang terambil dan di isi pada lembar LKPD
Kelompok Pemodelan : Kelompok pemodelan akan menerima informasi dari kelompok pengamat dan akan merumuskan hasil pemodelan matematika yang terbentuk dari 2 x 5 menit pertandingan pada lembar LKPD.

19

media

20

Kesimpulan

21

" Thanks For Your Focus and than
Next Play Game Together" 

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 21

SLIDE