
Pemanfaatan Teks Multimodal
Presentation
•
Professional Development
•
1st - 5th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Meri Fardina
Used 1+ times
FREE Resource
46 Slides • 0 Questions
1
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
RISET, DAN TEKNOLOGI
Strategi Pemanfaatan
Bacaan Multimodal untuk
Pembelajaran dan Asesmen
Palembang oktober 2023
ToT Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
2
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
2
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
1.
Perkenalan
2.
Persiapan Belajar
3.
Kesepakatan Kelas
a.
Tidak membuka gawai selama kegiatan kecuali dalam kondisi
tertentu
b.
Meminta izin ketika hendak meninggalkan kelas selama sesi
c.
Berbicara bergantian.
d.
Menghormati rekan yang sedang berbicara.
e.
Memberikan respon positif saat proses belajar.
f.Menjaga ketertiban kelas.
g.
Mengikuti sesi kelas dengan perasaan yang gembira.
Kegiatan Pembuka (5 menit)
3
Pembukaan (5 menit)
Bapak/Ibu yang kami hormati,
Selamat datang di kegiatan Advokasi Pemulihan Pembelajaran bagi
pemangku kepentingan di kabupaten/kota. Bapak/Ibu adalah utusan
dari Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mendapatkan pembekalan
melalui Bimtek Advokasi Pemulihan Pembelajaran agar dapat menjadi
penggerak perubahan di satuan pendidikan yang Bapak/Ibu bina
maupun instansi tempat Bapak/Ibu mengabdi.
Harapan kami:
Setelah mengikuti pembekalan ini, Bapak/Ibu diharapkan dapat membantu mengawal kegiatan Advokasi
Pemulihan Pembelajaran sebagai narasumber di daerah Bapak/Ibu dan mendampingi kepala
sekolah/guru dalam menguatkan pembelajaran literasi di satuan pendidikan.
Yang kami tuju melalui gerakan ini adalah: penguatan kapasitas literasi di satuan pendidikan agar
pembelajaran literasi peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan.
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
3
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
4
Pembukaan (5 menit)
Sesi ini yang memiliki tujuan belajar sebagai berikut:
Kompetensi Umum:
1.Kompetensi 1 : Mengenali beragam asesmen dalam pembelajaran yang menguatkan literasi
2.Kompetensi 2 : Mengenali dan mempraktikkan berbagai strategi pembelajaran yang
menguatkan literasi
Kompetensi Khusus:
1.Melalui pengamatan pemodelan dari fasilitator, peserta bimtek dapat memahami asesmen yang
dapat dilaksanakan di kelas rendah dan tinggi
2.Melalui pengamatan dan simulasi, peserta bimtek memahami dan mempraktikkan strategi
pembelajaran yang menguatkan literasi.
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
4
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
5
Apa yang sudah Anda ketahui tentang asesmen dalam pembelajaran literasi dan apa
yang sudah Anda lakukan di kelas Anda? Tuliskan di jejaring berikut ini!
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
5
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Mulai dari Diri (20 menit)
Nama sekolah
Pemahaman Anda
mengenai asesmen atau
strategi pembelajaran
yang menguatkan literasi
Asesmen literasi yang
pernah Anda lakukan
Praktik strategi
pembelajaran yang
menguatkan literasi di
dalam kelas Anda
Latar belakang sekolah
Anda
Karakteristik
peserta didik dan
guru.
Sarana prasarana
di kelas
Kekuatan dan tantangan
Kekuatan dan
tantangan
6
Belanja Ide (15 menit)
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
6
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
1.
Tempel plano hasil kerja di dinding sekitar
kelas sebagai galeri kelompok.
2.
Tunjuk dua orang untuk menjaga galeri
masing-masing.
3.
Lakukan kunjungan ke kelompok lain
secara bergiliran.
4.
Gali informasi yang disampaikan oleh
penjaga galeri.
5.
Berikan tanggapan/apresiasi/ saran.
Catatan:
Waktu kunjungan setiap galeri adalah 2 menit.
7
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
7
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Eksplorasi Konsep: Strategi pembelajaran yang menguatkan literasi (10 menit)
Manakah pernyataan di bawah ini yang berkaitan dengan pembelajaran yang menguatkan
literasi?
a.Pembelajaran membaca 15 menit tanpa pengawasan
b.
Membaca berpasangan dengan teman.
c.Pembelajaran drilling tentang pengertian berbagai jenis
teks.
d.
Menonton video dengan dipandu guru.
e.Membuat poster tulisan dinding.
f.Membaca nyaring buku cerita.
8
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
8
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pemodelan: Strategi Pembelajaran yang menguatkan Literasi Kelas Rendah
(20 menit)
Tujuan pembelajaran:
Mengenal alat ukur panjang baku dan tidak baku.
Kegiatan : Membaca Nyaring
Buku yang digunakan: Ukur! Ukur!
www.letsreadasia.org
9
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
9
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Elaborasi pemahaman (20 mnit)
Menurut bapak/ibu,
1.
Apa yang dirasakan bapak/ibu saat
mengamati pemodelan?Apakah bapak/ibu
pernah melakukannya?
2.
Apa hal-hal baru yang bapak/ibu
temukan dalam pemodelan baca nyaring
untuk pembelajaran?
3.
Apa yang harus bapak/ibu siapkan
sebelum melakukan kegiatan tersebut?
4.
Apa yang bapak/ibu dapat
adaptasi/modifikasi dari kegiatan
pemodelan baca nyaring untuk
pembelajaran?
www.letsreadasia.org
10
Membaca nyaring untuk Pembelajaran
Menyimpulkan dan menegaskan kembali
kompetensi dan konsep dalam tujuan
pembelajaran.
Setelah
Membaca
●Menyimpulkan pembelajaran dari buku
●Melakukan asesmen/ mengerjakan LKPD
●Menghubungkan dengan pengalaman diri
●Menyimpulkan kosakata baru yang didapat dari proses
membaca
Fokus terhadap kalimat, gambar, ekspresi
yang berhubungan dengan pencapaian tujuan
pembelajaran
Pada Saat
Membaca
●Berhenti pada bagian tertentu lalu diskusikan hal penting
●Pembimbingan dan pemodelan
●Berpikir nyaring (Bapak/ Ibu Guru berpikir…)
●Melakukan asesmen formatif dengan tanya jawab
Mengorientasikan peserta didik ke buku dan
mengkoneksikan ke tujuan pembelajaran
Sebelum
Membaca
●Membaca judul, penulis, dan ilustrator
●Menyampaikan tujuan pembelajaran secara eksplisit
●Menyampaikan rangkaian langkah yang akan digunakan
dalam mencapai tujuan pembelajaran
●Mendeskripsikan sampul buku
●Memprediksi isi buku dari sampul
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
Catatan:
Dalam membaca nyaring, guru boleh hanya membaca halaman tertentu dari buku/ boleh tidak dibaca semua halaman.
10
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
11
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
11
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pemodelan: Strategi Pembelajaran yang menguatkan Literasi Kelas Tinggi -
20 menit
Tujuan Pembelajaran: Membuat syair sederhana
Kegiatan: Membaca Bersama
Buku yang digunakan:Sihir Otir
Sumber:
https://literacycloud.org/stories/474-otir-s-magic/
12
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
12
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Elaborasi pemahaman (15 mnit)
Menurut Bapak/Ibu,
1.
Apa perbedaan yang bisa Bapak/Ibu
rasakan dari pengamatan pemodelan 1
dan 2?
2.
Menurut Bapak/Ibu apa perbedaan utama
dari kedua pemodelan tersebut?
3.
Apa yang Bapak/Ibu dapat
adaptasi/modifikasi dari kegiatan
pemodelan membaca bersama untuk
pembelajaran?
Sumber:
https://literacycloud.org/stories/474-otir-s-magic/readStoryPage
13
Eksplorasi konsep
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
13
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kategori
Kegiatan Membacakan Nyaring
Kegiatan Membaca Bersama
Tujuan
Mengembangkan kegemaran,
kebiasaan, dan budaya
membaca.
Mengembangkan keterampilan membaca dengan mendengar,
berbicara, membaca, dan menulis.
Prinsip
Prinsip
kegiatan
membacakan
nyaring adalah membaca dengan
ekspresi dan adanya interaksi
menyenangkan dengan siswa.
Prinsip kegiatan membaca bersama adalah pemodelan pengajaran
fokus pengajaran membaca. Fokus pengajaran membaca yang bisa
diajarkan di kelas: Arah membaca, Kosakata, Tanda baca,
Kelancaran, Pemahaman
14
Eksplorasi konsep
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
14
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kategori
Kegiatan Membacakan Nyaring
Kegiatan Membaca Bersama
Fokus
Dalam pengajaran membacakan
nyaring, memfokuskan pada
menumbuhkan kebiasaan
membaca
Dalam pengajaran membaca bersama, pada prinsipnya guru akan
menentukan satu fokus pengajaran membaca yang sesuai dengan
buku yang akan digunakan. Kegiatan membaca bersama, terintegrasi
dengan capaian pembelajaran.
Bahan
bacaan
Prinsip pemilihan buku dalam
membacakan
nyaring
adalah
buku bergambar dengan alur
cerita
yang
menarik
dan
mengandung teks yang dapat
diekspresikan serta buku bacaan
yang jenjangnya bisa lebih tinggi.
Prinsip pemilihan buku dalam membaca bersama adalah buku
bergambar yang disesuaikan dengan fokus pengajaran membaca
yang diajarkan.
15
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
15
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pemodelan: Strategi Pembelajaran membaca awal (20 menit)
Tujuan : Menemukan kata-kata dengan pola tertentu
Kegiatan : Membaca bersama
Judul Buku : Si Lebah dan Si Gajah
https://literacycloud.org/search?language=Bahasa
%20Indonesia&query=lebah
Buku Si Lebah dan Si Gajah
16
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
16
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Eksplorasi Konsep: Strategi pembelajaran yang menguatkan literasi (15 menit)
Dari beberapa pemodelan yang dilakukan,
Menurut bapak/ibu,
1.
Apakah yang dimaksud dengan
pembelajaran yang menguatkan literasi?
2.
Bagaimana ciri-ciri strategi pembelajaran
yang menguatkan literasi?
17
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
17
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Eksplorasi Konsep: Strategi pembelajaran yang menguatkan literasi (10 menit)
Pembelajaran yang menguatkan literasi adalah
kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan
kompetensi literasi peserta didik melalui beragam
strategi membaca dan menganalisis bacaan.
Ciri-ciri strategi pembelajaran yang menguatkan
literasi :
1.
Menumbuhkan minat membaca & rasa ingin
tahu peserta didik terhadap bahan bacaan.
2.
Mendorong kemampuan peserta didik untuk
memahami & mengkritisi isi bacaan.
3.
Mengintegrasikan kecakapan literasi dengan
kegiatan pembelajaran lintas mata pelajaran.
18
Bagaimana cara menyiapkan Pembelajaran yang Menguatkan Literasi?
1.
Menganalisis ATP, TP atau KD yang hendak diajarkan dengan strategi literasi.
Analisis ATP diperlukan untuk melihat apakah ada kemampuan prasyarat
yang diperlukan.
2.
Menentukan buku yang tepat untuk digunakan bersama TP/KD tersebut.
3.
Mempersiapkan diri terhadap buku (membaca buku berulang, memahami
konteks sosial budaya di dalam buku, reviu buku)
4.
Menyusun langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan buku
(sebelum membaca, saat membaca, setelah membaca).
5.
Menentukan asesmen yang tepat untuk TP/KD tersebut.
6.
Menyiapkan lembar kerja yang digunakan sebagai formatif sesuai dengan
TP/KD tersebut.
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
18
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Eksplorasi Konsep (5 menit)
19
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
19
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Praktik Strategi Pembelajaran yang Menguatkan Literasi (60 menit)
1.
Tentukan satu tujuan pembelajaran atau KD yang
hendak Bapak Ibu ajarkan.
2.
Pilih satu buku cetak atau digital untuk
mengajarkan tujuan pembelajaran apa yang tepat
untuk digunakan bersama buku tersebut.
3.
Susun langkah penggunaan buku yang telah
ditentukan.
4.
Silakan praktik bersama rekan-rekan satu
kelompok.
5.
Dokumentasikan kegiatan tersebut dalam bentuk
video.
Lembar Kerja
20
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
20
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Asesmen yang dapat
digunakan dalam
pembelajaran yang
menguatkan literasi
21
Penguatan pengetahuan bahasa (struktur bahasa; bunyi/huruf,
kata, kalimat) dan keterampilan berbahasa (menyimak,
berbicara, menulis, dan membaca) yang mencakup,
Kemampuan Bertutur, Pengetahuan Latar, Kosakata,
Kesadaran Cetak, Pengenalan Huruf, dan Kesadaran
Fonemik (Stewart, 2004).
Fase Fondasi
(Dicapai di akhir
PAUD)
Akhir Fase A
( Di akhir kelas 2)
Akhir Fase B
(Di akhir kelas 4)
Akhir Fase C
(Diakhir SD)
Asesmen Nasional
Dilakukan untuk
peserta didik di kelas
5
Asesmen Awal menggunakan teknik observasi atau penilaian
kinerja dan tidak berbentuk tes untuk menjaga pemaknaan
terhadap belajar yang positif.
Penguatan kemampuan membaca dan reading
comprehension
Asesmen awal dapat
menggunakan teknik
penilaian tes misalnya
menggunakan EGRA
Asesmen awal dapat
menggunakan
AKM
Kelas Literasi yang ada
di dalam
Platform
Merdeka Mengajar.
22
Asesmen Awal Membaca yang mendukung Penguatan Transisi PAUD ke SD
yang menyenangkan.
Pada PAUD hingga fase A membangun kemampuan membaca pada anak bukanlah hal yang dapat dipisahkan
dengan upaya membangun kemampuan literasi anak secara menyeluruh.
Pada konteks penguatan transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, asesmen awal berfungsi untuk memetakan
kemampuan fondasi peserta didik baru. Artinya, fokus penguatan literasi dapat pula dilihat dari sejauh mana
kemampuan fondasi terkait Kematangan Kognitif untuk Melakukan Kegiatan Belajar, seperti Dasar Literasi,
Numerasi serta Pemahaman Dasar Mengenai Cara Dunia Bekerja sudah dikuatkan secara optimal.
Untuk penguatan kemampuan membaca, maka asesmen awal membaca dapat digunakan dengan catatan sebagai
berikut:
●Asesmen awal tidak berperan sebagai tes baca-tulis di kelas satu.
●Pelaksanaan asesmen awal membaca perlu memperhatikan kesiapan dan kenyamanan siswa.
●Asesmen ini dapat melebur ke dalam kegiatan perencanaan pembelajaran yang sudah disusun guru untuk
awal tahun kegiatan pembelajaran di sekolah. Artinya, asesmen ini tidak harus dilakukan di minggu-minggu
pertama sekolah dasar, namun dapat digunakan di pembelajaran kelas 1 dan kelas 2.
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
22
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
23
Apa hubungan gambar di atas dengan literasi awal?
24
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
24
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Mari simak video berikut ini.
Mengenal literasi awal dan pembinaannya di PAUD dan SD Fase A (Kelas 1 dan 2)
25
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
25
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Mengenal literasi awal dan pembinaannya di PAUD dan SD Fase A (Kelas 1 dan 2)
1. Bagaimana prinsip mengajarkan literasi awal?
2. Apa itu enam komponen literasi awal?
3. Apa itu kemampuan bertutur, kesadaran fonemik,
pengetahuan latar, kosakata, kesadaran cetak,
keaksaraan (pengenalan huruf)
4. Bagaimana prinsip mengajarkan 6 cakupan literasi
awal?
5. Apa perbedaan literasi awal A dan B awal?
6. Aktivitas apa yang merupakan contoh asesmen
pengintegrasian enam cakupan komponen literasi awal?
26
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
26
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Apa pesan yang diperoleh dari video tadi?
Mengenal literasi awal dan pembinaannya di PAUD dan SD Fase A (Kelas 1 dan 2)
●Literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca, tetapi yang
mendasar untuk menjadi bekal membaca adalah anak memiliki
kemampuan untuk menyimak dan mengungkapkan idenya
terlebih dahulu. Contohnya, anak yang dapat menjelaskan apel
yang ia bawa kepada gurunya.
●Untuk anak usia dini (utamanya kelas 1 SD) kegiatan asesmen
perlu dibuat menyenangkan sehingga anak juga dapat
menampilkan kemampuannya dengan optimal.
●Penting untuk mempertimbangkan level membaca peserta
didik (A dan B1) saat menyusun kegiatan untuk mengetahui
gambaran kemampuan awal membacanya.
Mari kita lihat salah satu contoh perancangan asesmen awal
membaca untuk peserta didik baru.
27
Berikut adalah langkah dalam menyusun penerapan asesmen awal
Tentukan aspek
kemampuan fondasi
yang ingin dipantau
Dapat lebih dari satu!
Rancang kegiatan yang
dapat digunakan untuk
mengamati perilaku
tersebut
Dapat lebih dari satu!
Identifikasi mata pelajaran
yang digunakan
Dapat lebih dari satu!
Dokumentasikan informasi tersebut di lembar observasi. Anda
tidak harus merekap informasi per anak. Serupa dengan prinsip
asesmen formatif, informasi dapat berupa kemampuan peserta
didik secara umum; serta catatan khusus untuk tindak lanjut, seperti
misalnya peserta didik yang perlu pendampingan lebih lanjut.
Identifikasi pertimbangan
yang perlu masuk ke dalam
rancangan kegiatan
pembelajaran ke depan.
Langkah 1
Langkah 2
Langkah 3
Langkah 4
Langkah 5
Langkah dalam melakukan asesmen awal
28
Contoh Lembar Observasi Asesmen Awal Kemampuan Literasi
Aspek
kemampuan
fase fondasi
yang akan
diamati
Contoh perilaku kemampuan fase fondasi
yang perlu diamati
Rancangan kegiatan
Catatan/Hasil dari Asesmen Awal
(Pertanyaan pemandu: bagaimana
kondisi capaian peserta didik secara
umum? Apakah ada peserta didik yang
perlu perhatian khusus?)
Rancangan Kegiatan
Pembelajaran ke
depan perlu
mempertimbangkan
…
Kematangan
kognitif yang
cukup untuk
melakukan
kegiatan
belajar, yaitu
kepemilikan
dasar literasi
Anak berbicara lancar, fasih, dan runtut
(tidak berulang-ulang)
Contoh kegiatan:
Tujuannya: Mengembangkan kosakata,
kemampuan bercerita, dan kesadaran
fonemik (nada, jeda, tempo)
Kegiatan 1. Membaca Lantang
Guru melakukan kegiatan sebelum
mengajar minimal satu hari sebelumnya.
Pada saat berkegiatan guru perlu melihat
respon anak. Ketika kelas tidak kondusif,
segera akhiri dan alihkan dengan kegiatan
pendukung; menyanyi, bergerak, kuiz, Isi
asesmen setelah selesai kegiatan.
Kegiatan 2. Unjuk Cerita
Guru memberikan kesempatan anak untuk
memilih mainan, alat dan bahan (misalnya
alat makan, alat mandi, mainan, atau alat
bahan lain yang ada di sekitar anak.
Mengulang kata yang kurang dipahami oleh
khalayak.
Cara memegang alat tulis bertumpu pada jari
jempol, telunjuk dan tengah.
Dapat menceritakan salah satu kegiatan rutin
yang dilakukan anak.
Dapat menceritakan gambar pada sampul buku.
Anak mengucapkan/ mengulang-ulang/
menanyakan kata hasil proses menyimaknya.
Anak bertanya cara penulisan kata dari hasil
proses menyimak
Mata pelajaran : Bahasa Indonesia
Durasi : dapat dilakukan 1 - 2 pekan
Contoh Penerapan Asesmen Awal Literasi pada konteks kehadiran peserta didik baru di kelas 1 SD
29
Contoh pelaksanaan asesmen awal literasi untuk tahun ajaran baru dan/atau lingkup materi baru
Contoh lembar asesmen awal yang terisi :
Mata pelajaran: Bahasa Indonesia Kelas: 2
Durasi: dapat dilaksanakan 1 - 2 pekan Jumlah anak: 15
Elemen dari
Mata Pelajaran
Contoh perilaku teramati
dari tujuan pembelajaran
yang diacu
Rancangan kegiatan
Catatan/Hasil dari Asesmen Awal
Pertanyaan pemandu: bagaimana kondisi
capaian peserta didik secara umum? Apakah ada
peserta didik yang perlu perhatian khusus?
Rancangan Kegiatan Pembelajara ke
depan perlu mempertimbangkan …
Menyimak
Membaca dan
Memirsa
● Peserta didik mampu
mendengarkan dengan
penuh perhatian
● Peserta didik mampu
menjawab pertanyaan
yang berkaitan
● Peserta didik mampu
mengemukakan
pemahamannya melalui
beragam media dari
informasi yang disimak
● Peserta didik mampu
menyampaikan
gagasannya secara
verbal
● Peserta didik mampu
mengemukakan
pemahamannya melalui
tulisan kalimat
sederhana
Kegiatan 1. Permainan “Ibu Berkata!ˮ. Ketika guru
mengucapkan “Ibu Berkata!ˮ anak akan diajak untuk
melakukan aktivitas tertentu seperti mengambil
benda, bergerak, atau apapun. Contohnya, “Ibu
berkata, carilah benda-benda di sekitarmu yang
diawali dengan huruf B “behˮ. Guru juga dapat
memberikan instruksi yang lebih menantang.
Kegiatan 2. Membaca Lantang. Guru membacakan
cerita dari buku nonteks. Kemudian mengajak peserta
didik mengungkapkan pemahaman dari cerita yang
dibacakan.
Ke-15 anak di kelas mampu mengikuti permainan
dan mencari benda yang sesuai dengan instruksi
yang diberikan.
Ada beberapa anak yang kesulitan menyimak
dan terus gagal dalam mengikuti instruksi walau
sudah disampaikan tiga kali berturut-turut.
Anak yang kesulitan duduk tenang saat
menyimak, jadi tidak mampu menjawab
pertanyaan yang diberikan sesuai cerita dengan
tepat.
Lebih banyak kegiatan yang
menguatkan kemampuan menyimak
anak
Kegiatan 3 Kegiatan berbagi cerita tentang sekolah
yang bertemakan kebersihan, dengan menggunakan
ragam media seperti gambar, loose parts, dan lainnya.
Anak dipersilahkan untuk menambahkan atau
merincikan ceritanya dengan tulisan (apabila sudah
bisa). Anak diajak untuk menjelaskan hasil karyanya).
Hampir seluruh anak mampu mengerjakan hasil
karya dengan baik, kecuali ananda A yang
terlihat butuh dimotivasi untuk menyelesaikan
karyanya.
Ada 3 anak yang sudah mampu menuliskan
gagasannya dalam bentuk kalimat SPOK
sementara anak lainnya hanya menuliskan SPO.
Hanya sedikit anak yang sudah mampu
mengemukakan pemahamannya mengenai
sekolah secara verbal dengan baik.
Merancang kegiatan pembelajaran
yang dapat melibatkan aktivitas anak
mengungkapkan ide secara
berkelompok utamanya untuk ananda
A. Dapat berupa menyusun kalimat,
mencocokkan kata dengan gambar
kemudian diceritakan, dan lainnya.
30
Meninjau Hasil Asesmen Awal untuk Merancang Pembelajaran
Dari hasil asesmen awal, terdapat 2 rekomendasi yang perlu dilakukan guru kelas:
Merancang pembelajaran untuk menguatkan kemampuan kemampuan
menyimak dan mengikuti instruksi sederhana;
Merancang
pembelajaran
untuk
menguatkan
kemampuan anak menyampaikan gagasan secara lisan
maupun tulisan.
1
2
31
Tujuan Pembelajaran:
Anak mampu mengutarakan gagasan secara lisan maupun tulisan
Kegiatan Pembelajaran
Membaca Lantang
Guru menggunakan buku bacaan dengan banyak visual dan paragraf pendek. Seperti
contohnya buku-buku dengan visualisasi yang dominan dan paragraf yang terdiri dari 1 - 2
kalimat pendek SPOK. Agar anak terbiasa menyimak dan menganalisa cerita sederhana
terlebih dahulu.
Penyesuaian berdasarkan hasil asesmen awal : untuk 3 anak yang sudah dapat menuliskan
dan mengungkapkan gagasan secara sederhana dengan kalimat SPOK, guru dapat
menyediakan buku cerita naratif sederhana. Buku cerita ini tetap mengandung banyak unsur
visual (ilustrasi), dan tiap ilustrasi dijelaskan dengan kalimat yang lebih banyak dalam satu
paragraf. Misalnya 2 - 3 kalimat SPOK.
Contoh tindak lanjut pembelajaran dari asesmen awal
32
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
32
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Saat anak memasuki fase B maka anak diharapkan sudah memiliki dua kemampuan berikut:
●Kemampuan literasinya sudah utuh sehingga dapat terus dibangun untuk penguatan kemampuan membaca dan pemahaman
membaca
●Anak sudah memiliki sikap terhadap belajar yang positif. Artinya, anak sudah paham manfaat dari proses belajar itu baik untuk
dirinya. Sehingga, jikapun akan menggunakan asesmen yang berbentuk tes, anak sudah memahami bahwa pelaksanaan
asesmen tersebut akan membantu diri anak untuk meningkatkan kompetensinya lebih lanjut. Berkaitan dengan hal tersebut, mari
kita coba lihat salah satu contoh asesmen awal yang dapat diterapkan untuk optimalisasi kemampuan membaca anak.
Asesmen awal membaca untuk peserta didik yang lebih siap (Fase B /Kelas 3 dan
4)
33
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
33
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Diskusikan inti materi dalam video
●Berdasarkan isi video. Buatlah peta konsep yang
berisi jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di
bawah ini!
●Untuk apa asesmen awal literasi?
●Bagaimana prinsip pelaksanaannya?
●Bagaimana langkah-langkah melakukan asesmen
awal literasi?
●Bagaimana menafsirkan hasil asesmen literasi dan
menindaklanjutinya?
●Apa yang harus disiapkan guru untuk melakukan
asesmen awal literasi?
Eksplorasi Konsep: Asesmen awal membaca untuk peserta didik yang lebih siap
(Fase B/ Kelas 3 dan 4)
34
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
34
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
EGRA (Early Grade Reading Assessment) (5menit)
35
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
35
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
EGRA (Early Grade Reading Assessment) (5 menit)
●Instrumen teks yang dibaca anak
●Teks yang dibaca guru untuk menyimak
●Penilaian individu
●Penilaian kelas
Instrumen dapat diperoleh pada link berikut!
https://guru.kemdikbud.go.id/pelatihan-mandiri/modul/92?topik
=21&topik_name=asesmen%20awal%20pembelajaran%20literasi
%20%5bkemitraan%20dengan%20inovasi%5d
Instrumen apa saja yang harus disiapkan guru?
Pelatihan mandiri di PMM
36
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
36
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Diskusi (10 menit)
Menurut bapak/ibu,
1.
Asesmen penguatan literasi seperti apa
yang pernah bapak/ibu lakukan di kelas
rendah?Apa alasannya?Apa tantangannya?
2.
Apakah materi yang dipelajari dapat
digunakan di sekolah bapak/ibu? Apa yang
akan menjadi tantangan saat penerapan?
37
Melakukan Asesmen Awal di SD Kelas Tinggi
Eksplorasi konsep (5 menit)
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
37
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Guru dapat memanfaatkan fitur AKM Kelas di Platform Merdeka Mengajar
38
Level kognitif yang diukur dalam AKM-Literasi
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
38
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Asesmen (5 menit)
Kompetensi
Sub kompetensi
Menemukan informasi
a.Mengakses dan mencari informasi dalam teks
b.Mencari dan memilih informasi yang relevan
Menafsirkan dan Mengintegrasikan
a.Memahami ide teks
b.Menyusun inferensi, membuat koneksi dan prediksi baik
teks tunggal maupun teks jamak
Mengevaluasi dan Merefleksi
a.Menilai kualitas dan kredibilitas konten pada teks
informasi tunggal maupun jamak
b.Menilai format penyajian dalam teks
c.Merefleksi isi wacana untuk pengambilan keputusan,
menetapkan pilihan, dan mengaitkan isi teks dengan
pengalaman pribadi.
39
Menyusun Pertanyaan Saat Proses Membaca
Pada saat membaca nyaring/bersama, kita dapat
mengajukan pertanyaan sesuai dengan level kognitif
pada AKM literasi.
Menemukan
Informasi
Apa yang dilakukan Keke?
Menafsirkan dan
Mengintegrasikan
Mengapa Keke menyandingkan
Meteran dengan Sulur?
Mengevaluasi dan
Merefleksi
Menurut Kalian, Apakah cara
mencatat Keke mudah? Adakah
cara yang lebih mudah?
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
39
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Sumber:
https://www.letsreadasia.org/read/d06c5a91-51fd-47ab-9558-3e347141a864?bookLang=62600
74016145408
Asesmen di kelas tinggi (5 menit)
40
Praktik Menyusun Pertanyaan Saat Proses Membaca
Coba amati sebuah halaman suatu buku di samping, lalu buatlah pertanyaan yang mencerminkan level
kognitif yang sesuai!
Menemukan
Informasi
…………………………
…….
Menafsirkan dan
Mengintegrasikan
…………………………
…….
Mengevaluasi dan
Merefleksi
…………………………
……
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
40
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Sumber:
https://literacycloud.org/stories/474-otir-s-magic/readStoryPage
Asesmen di kelas tinggi (10 menit)
41
●Level kognitif kompetensi : Menemukan informasi
●Aspek yang diukur: Pemahaman
●Jenis pertanyaan: literal
Asesmen di kelas tinggi (5 menit)
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
41
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Apa yang harus dilakukan Bena agar tidak
mengantre kamar mandi?
Sumber:
https://www.letsreadasia.org/read/73182188-1e4e-4297-b5cc-35f89a
cd3a39?bookLang=6260074016145408
42
Asesmen di kelas tinggi (5 menit)
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
42
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Menurut bacaan di samping, tokoh Pelangi di dalam
gambar ditandai dengan huruf . . . .
Hal ini dikarenakan . . . .
Sumber:
https://www.letsreadasia.org/read/93aba1bb-7618-4746-9b84-af8a536
1a771?bookLang=6260074016145408
●Level kognitif kompetensi :
menafsirkan dan mengintegrasikan.
●Aspek yang diukur: Pemahaman
●Jenis pertanyaan : inferensial
43
Praktik membuat pertanyaan
1.
Carilah sebuah buku yang ada di pojok
baca.
2.
Buatlah pertanyaan literal dan inferensial
dari buku yang dipilih.
3.
Tulis pertanyaan di notes tempel.
4.
Mintalah tiga teman untuk meninjau
pertanyaan yang telah Bapak/Ibu buat.
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
43
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Asesmen di kelas tinggi (10 menit)
44
Aspek yang diukur : Kefasihan (fluency)
Kegiatan: ORF (Oral Reading Fluency)
Asesmen (10 menit)
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
44
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Petunjuk
1.Siapkan daftar kata atau bagian teks yang asing bagi siswa dan sesuai dengan tingkat membaca peserta didik.
2.Tempatkan daftar atau bagian tersebut di depan peserta didik dan letakkan daftar atau bagian yang sama pada
papan klip atau map sehingga mereka tidak dapat melihat penilaian Anda.
3.Mintalah peserta didik untuk membaca dengan cepat dan hati-hati
4.Atur waktu peserta didik saat mereka membaca selama satu menit.
5.Saat mereka membaca, beri tanda pada setiap kata yang salah mereka baca. Jika mereka berhenti sejenak pada
suatu kata yang tidak diketahui, beri mereka waktu tiga detik untuk mencoba kata tersebut, kemudian berikan kata
tersebut.
6.Hitung jumlah kata yang dibaca dengan benar dalam satu menit. Catat kata-kata yang salah atau diralat oleh
peserta didik ketika membaca.
7.Jika ini adalah penilaian awal atau penilaian akhir semester, ulangi dua kali menggunakan daftar atau bagian yang
setara (tiga daftar atau bagian seluruhnya) dan temukan rata-rata skornya. Jika ini merupakan penilaian
pemantauan kemajuan mingguan, satu daftar atau bagian sudah cukup.
8.Catat skornya dalam spreadsheet sehingga kemajuan peserta didik dapat dipantau. Grafik untuk setiap peserta
didik adalah cara yang baik untuk memvisualisasikan pertumbuhan mereka.
45
Refleksi (10 menit)
Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
45
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Tuliskan jawaban dalam notes tempel yang berbeda warna!
Identifikasi beberapa tulisan dan kumpulkan beberapa tulisan yang sama!
Susun di atas kertas plano yang disiapkan!
Apa yang telah saya pelajari?
Apa yang akan saya terapkan di kelas?
46
Terima Kasih
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
RISET, DAN TEKNOLOGI
Strategi Pemanfaatan
Bacaan Multimodal untuk
Pembelajaran dan Asesmen
Palembang oktober 2023
ToT Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 46
SLIDE
Similar Resources on Wayground
41 questions
Problem- Solving
Lesson
•
KG
41 questions
KUIZ MATEMATIK TINGKATAN 4 (PART 2)
Lesson
•
1st - 5th Grade
38 questions
Pertemuan 6
Lesson
•
KG
43 questions
SIKLUS TUMBUHAN
Lesson
•
1st - 5th Grade
38 questions
Bulan Suci Ramadhan
Lesson
•
1st - 5th Grade
43 questions
Kata Pinjaman Bahasa Arab ( Jawi Tahun 5 JAIS )
Lesson
•
1st - 6th Grade
37 questions
ULANGKAJI SEJARAH BAB 4 T3
Lesson
•
1st - 4th Grade
35 questions
Operant Conditioning
Lesson
•
KG
Popular Resources on Wayground
7 questions
History of Valentine's Day
Interactive video
•
4th Grade
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Valentine's Day Trivia
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
Discover more resources for Professional Development
7 questions
History of Valentine's Day
Interactive video
•
4th Grade
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Valentine's Day Trivia
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
15 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
4th Grade