Search Header Logo
Sejarah Kebudayaan Islam

Sejarah Kebudayaan Islam

Assessment

Presentation

Religious Studies

6th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

Kodri Kodri

Used 4+ times

FREE Resource

21 Slides • 7 Questions

1

Sejarah Kebudayaan Islam

By Kodri

2

media

Ketabahan Nabi dan Sahabat

3

Multiple Choice

pasangan ketabahan para sahabat dalam berdakwah dengan peristiwa yang dialami ditunjukkan oleh nomor...

1

1 - D, 2 - B, dan 4 - A

2

2 - A, 3 - C, dan 4 - D

3

3 - C, 4 - A, dan 1 - C

4

4 - A, 1 - D, dan 2 - B

4

media

Menganalisis latar belakang dan peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammad saw.

Peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad saw

5

Multiple Choice

Peristiwa meninggalnya paman dan istri Nabi Muhammad Saw. membuat Nabi Muhamad Saw. merasakan kesedihan yang mendalam. Untuk itu Allah menghibur Rasulullah dengan melakukan perjalanan dalam waktu semalam.

Peristiwa yang dimaksud adalah …

1

Fathu Makkah

2

Amul husni

3

Isra mi’raj

4

Hijrah

6

media

Menganalisis sebab-sebab dan peristiwa Hijrah Nabi

Hijrah Nabi ke Yatsrib

7

Hal-hal yang menyebabkan hijrahnya Nabi Muhammad Saw

1. Perintah Allah
2. Siksaan Kaum Quraisy kepada Umat Islam semakin Berat

3. Wafatnya Istri dan Paman Nabi

4. Adanya Bai’at dari Umat Islam di Madinah

5. Pemboikotan dari Kaum Quraisy
6. Menyebarkan ajaran islam

8

Hikmah Hijrah Nabi ke Yatsrib

Menambah ketabahan dan keteguhan iman
Peristiwa hijrah dari Mekkah ke Madinah tidak hanya menghindarkan umat Muslim dari ancaman kaum kafir Quraisy, tetapi juga menambah ketabahan dan keteguhan iman mereka.

Belajar mengalah untuk menang
Sikap mengalah dan merelakan hartanya lebih baik daripada harus keluar dari agama Islam demi menuruti paksaan kaum kafir Quraisy.

Menambah ketaatan kepada Allah
Berhijrah ke Madinah bukan keputusan umat Islam di Mekkah atau Nabi Muhammad sendiri, tetapi atas perintah Allah.

9

Multiple Choice

Perhatikan pernyatan berikut!

1)     Ada perintah Allah Swt

2)    Menyebarkan ajaran agama Islam

3)    Tekanan kaum Quraisy semakin besar

4)    Tidak adanya jaminan keamanan dari penduduk Yatsrib

5)    Menyusun kekuatan untuk membalas perlakuan kaum kafir Quraisy

Hal-hal yang menyebabkan hijrahnya Nabi Muhammad Saw. dan para pengikutnya ke Yatsrib ditunjukkan nomor ….

1

1), 2), dan 3)

2

1), 3), dan 4)

3

2), 3), dan 4)

4

2), 3), dan 5)

10

Hijrah ke Habasyah

media

11

Sebab sebab para sahabat hijrah ke Habasyah

1. Tekanan dan Siksaan dari Kaum Quraisy

Kaum Muslimin, terutama yang lemah dan tidak memiliki perlindungan kabilah, mengalami penyiksaan fisik dan psikologis yang berat dari kaum Quraisy. Mereka dianiaya agar meninggalkan agama Islam.

Contoh: Bilal bin Rabah, Khabbab bin Al-Aratt, dan keluarga Ammar bin Yasir menjadi korban kekejaman.


2. Tidak Ada Kebebasan Beragama di Mekkah

Mekkah pada saat itu tidak memberikan kebebasan beribadah bagi kaum Muslimin. Mereka tidak bisa melaksanakan ajaran Islam secara terbuka.


3. Perintah dari Rasulullah ﷺ

Hijrah ke Habasyah bukan inisiatif sendiri, melainkan berdasarkan perintah Rasulullah ﷺ, karena beliau mengetahui bahwa di sana ada seorang raja yang adil, yaitu Raja Najasyi (Negus), yang tidak menzalimi rakyatnya, dan akan memberikan perlindungan.


4. Habasyah Dipimpin oleh Raja yang Adil dan bijaksana

Nabi ﷺ berkata kepada para sahabat:

"Sesungguhnya di Habasyah terdapat seorang raja yang tidak seorang pun dizalimi di sisinya. Maka pergilah ke negerinya hingga Allah memberikan jalan keluar bagi kalian dari apa yang kalian alami."
(HR. Ahmad)


5. Untuk Menyelamatkan Agama dan Jiwa

Tujuan utama hijrah adalah menjaga keimanan dan keselamatan jiwa. Islam mengajarkan bahwa menjaga agama dan nyawa adalah prioritas, dan hijrah merupakan bentuk nyata dari pengorbanan untuk mempertahankan iman.

12

media

Pembebasan Kota Makkah

Fathu Makkah

13

Sebab-sebab terjadinya peristiwa Fathu Makkah

Kaum Quraisy melanggar perjanjian Hudaibiyah
Kaum Quraisy membantu Bani Bakr menyerang Bani Khuza'ah yang telah masuk Islam
Kafir Quraisy menyatakan Perjanjian Hudaibiyah gagal
Permintaan Bantuan dari Bani Khuza’ah

14

media

Menganalisis biografi wali songo

- metode dakwah
- peran dalam mengembangkan islam
- contoh sikap/perilaku

Wali Songo

15

Pepali Pitu (Tujuh Ajaran) Sunan Drajat

1. Wenehono teken marang wong kang wuto

“Berilah tongkat kepada orang yang buta.”
➡ Maknanya: Berilah petunjuk dan ilmu kepada orang yang belum tahu atau masih dalam kegelapan (kebodohan).
2. Wenehono pangan marang wong kang kaliren

“Berilah makan kepada orang yang kelaparan.”
➡ Maknanya: Bantulah mereka yang kesusahan secara fisik atau ekonomi, terutama yang tidak memiliki cukup makanan.
3. Wenehono busono marang wong kang wudo

“Berilah pakaian kepada orang yang telanjang.”
➡ Maknanya: Bantulah mereka yang tidak memiliki kebutuhan dasar seperti sandang, dan bisa juga dimaknai sebagai menutupi aib dan menjaga martabat orang lain.
4. Wenehono omah marang wong kang ora duwe papan panggonan

“Berilah tempat tinggal kepada orang yang tidak memiliki tempat.”
➡ Maknanya: Lindungi dan tolonglah orang-orang yang kehilangan tempat tinggal, atau mereka yang hidup terlantar dan tidak punya perlindungan.
5. Wenehono keselametan marang wong kang kasrakat

“Berilah pertolongan kepada orang yang terkena musibah.”
➡ Maknanya: Ringankan penderitaan orang lain, bantu mereka yang tertimpa bencana, sakit, atau dalam kesulitan.
6. Wenehono ngelmu kang manfaat

“Berilah ilmu yang bermanfaat.”
➡ Maknanya: Ajarkan ilmu yang berguna bagi kehidupan dunia dan akhirat, terutama yang bisa meningkatkan akhlak dan kesejahteraan.
7. Wenehono pitulungan marang wong kang kasisihan

“Berilah pertolongan kepada orang yang tersisih atau terpinggirkan.”
➡ Maknanya: Jadilah pembela bagi kaum lemah, tertindas, atau yang terabaikan oleh masyarakat.

16

Metode Dakwah Walisongo

1. Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim)

  • Metode: Pendidikan & Sosial

  • Ciri khas:

    • Mendirikan pesantren pertama di Jawa.

    • Melayani rakyat kecil, mengobati orang sakit, memberi makanan, menjadi panutan masyarakat.

    • Menyebarkan Islam dengan kesederhanaan dan kasih sayang.

2. Sunan Ampel (Raden Rahmat)

  • Metode: Pendidikan & Kaderisasi Ulama

  • Ciri khas:

    • Mendirikan Pesantren Ampel Denta.

    • Menyiapkan kader dakwah jangka panjang (seperti Sunan Giri, Bonang, Kalijaga).

    • Menghormati budaya lokal, tapi membangun nilai tauhid dan akhlak Islam.

17

Metode Dakwah Walisongo

3. Sunan Bonang (Makhdum Ibrahim)

  • Metode: Seni & Sastra

  • Ciri khas:

    • Menggunakan musik gamelan, tembang, dan suluk untuk berdakwah.

    • Mengislamkan budaya Jawa tanpa menentangnya secara langsung.

    • Karya terkenal: Tembang Tombo Ati.

4. Sunan Drajat (Raden Qasim)

  • Metode: Sosial & Kesejahteraan Masyarakat

  • Ciri khas:

    • Melakukan dakwah sosial, membantu orang miskin dan anak yatim.

    • Membangun sistem sosial berbasis Islam: sedekah, gotong royong, dan empati.

    • Merangkul masyarakat melalui kepedulian sosial.

18

Metode Dakwah Walisongo

5. Sunan Kalijaga (Raden Said)

  • Metode: Budaya, Seni & Wayang

  • Ciri khas:

    • Menggunakan wayang kulit, gamelan, seni ukir sebagai sarana dakwah.

    • Sangat toleran dan fleksibel terhadap budaya lokal.

    • Mengislamkan adat Jawa seperti slametan dan tahlilan.

    • Filosofi dakwahnya: “Tidak menghapus budaya, tapi mengisi dengan makna Islam.

6. Sunan Giri (Raden Paku)

  • Metode: Pendidikan & Politik

  • Ciri khas:

    • Mendirikan Pesantren Giri sebagai pusat pendidikan dan kekuasaan.

    • Berdakwah sampai ke Lombok, Sulawesi, dan Maluku.

    • Menciptakan lagu anak-anak berisi ajaran moral Islam.

19

Metode Dakwah Walisongo

7. Sunan Kudus (Ja'far Shodiq)

  • Metode: Toleransi & Arsitektur

  • Ciri khas:

    • Pendekatan dakwah sangat toleran terhadap Hindu-Buddha.

    • Mendirikan Masjid Menara Kudus dengan unsur arsitektur Hindu-Buddha.

    • Melarang penyembelihan sapi di Kudus sebagai bentuk penghormatan kepada umat Hindu.

8. Sunan Muria (Raden Umar Said)

  • Metode: Pedesaan & Lagu Rakyat

  • Ciri khas:

    • Berdakwah ke desa-desa terpencil, bukan hanya di kota.

    • Menggunakan lagu rakyat dan cerita rakyat untuk mengenalkan Islam.

    • Mengajarkan rakyat bertani, berdagang, berakhlak, dan gotong royong.

20

Metode Dakwah Walisongo

9. Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah)

  • Metode: Politik & Kerajaan

  • Ciri khas:

    • Berdakwah melalui jalur kekuasaan, menjadi raja di Cirebon.

    • Menggunakan pengaruh politik untuk mengislamkan wilayah Jawa Barat.

    • Aktif mengajarkan Islam kepada bangsawan maupun rakyat biasa.

21

Multiple Choice

Media Dakwah

1 Wayang orang

2 Suluk Wijil

3 Gamelan

4 Rebana

Media dakwah yang digunakan Sunan Bonang dalam mengembangkan Islam di Indonesia adalah …

1

1) dan 2)

2

2) dan 3)

3

2) dan 4)

4

3) dan 4)

22

Multiple Choice

Sunan Kudus menggunakan beberapa metode dalam mengembangkan Islam selain rasa toleransi yang tinggi terhadap budaya dan kepercayaan setempat, ia juga melakukan akulturasi budaya Islam dan budaya Jawa yang ditunjukkan dalam bentuk ….

1

ajaran yang terkandung dalam tembang mijil

2

arsitektur menara kudus dan padasan

3

mendirikan pondok pesantren

4

larangan menyembelih sapi

23

Kepribadian Khalifah

1. Abu Bakar Ash-Shiddiq (r.a.)

  • Sifat utama: Jujur, tegas dalam kebenaran, lembut terhadap sesama.

  • Kepribadian:

    • Penuh kasih sayang, rendah hati, dan sabar.

    • Tegas membela Islam, termasuk memerangi orang-orang yang murtad.

    • Menyusun Mushaf Al-Qur’an secara sistematis.

  • Julukan: Ash-Shiddiq (yang membenarkan), karena selalu membenarkan Nabi SAW.

24

Kepribadian Khalifah

2. Umar bin Khattab (r.a.)

  • Sifat utama: Tegas, adil, pemberani.

  • Kepribadian:

    • Pemimpin yang sangat disiplin dan bijaksana.

    • Hidup sederhana meski jadi khalifah.

    • Sangat peduli pada keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat.

  • Julukan: Al-Faruq (yang membedakan antara haq dan batil).

25

Kepribadian Khalifah

3. Utsman bin Affan (r.a.)

  • Sifat utama: Dermawan, pemalu, lemah lembut.

  • Kepribadian:

    • Sosok yang sangat santun dan murah hati.

    • Menyumbang besar untuk perjuangan Islam (sumur, pasukan perang).

    • Membukukan Al-Qur’an dalam satu bacaan resmi (Mushaf Utsmani).

  • Julukan: Dzun Nurain (yang memiliki dua cahaya), karena menikahi dua putri Nabi SAW secara berurutan.

26

Kepribadian Khalifah

4. Ali bin Abi Thalib (r.a.)

  • Sifat utama: Cerdas, pemberani, setia.

  • Kepribadian:

    • Ulama besar, ahli dalam ilmu dan hukum Islam.

    • Sangat berani dalam peperangan, namun juga lembut dan bijaksana.

    • Memimpin di masa sulit dengan penuh keteguhan dan hikmah.

  • Julukan: Asadullah (Singa Allah), karena keberaniannya.

27

Multiple Choice

Utsman bin Affan menjadi khalifah setelah dibaiat dihadapan umum untuk menggantikan Khalifah Umar Bin Khattab yang telah meninggal. Utsman adalah khalifah yang kaya raya tetapi dermawan. Selama menjadi khalifah tidak pernah menerima tunjangan apapun dari Baitul Mal.

Perilaku yang sesuai dengan kepribadian sahabat Usman bin Affan di atas adalah…

1

rajin menabung untuk masa depan

2

enggan membantu teman yang terkena musibah

3

rela iuran untuk menjenguk temannya yang sakit

4

menggunakan uang kas kelas untuk kepentingan pribadi

28

Multiple Choice

1 Rajin belajar untuk masa depan

2 Patuh pada guru dan orang tua

3 Memilih teman yang pandai saja

4 Suka membantu orang yang lemah

5 Senang dengan barang bagus dan mewah

Perilaku yang meneladani Ali bin Abi Thalib ditunjukkan nomor ….

1

1, 2, dan 3

2

1, 2, dan 4

3

1, 2, dan 5

4

1, 3, dan 4

Sejarah Kebudayaan Islam

By Kodri

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 28

SLIDE