
Pertemuan ke-3 (Les Sosiologi) Latihan Soal Perubahan & Globalis
Presentation
•
History
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Medium
Juli Suwirtana Putra
Used 3+ times
FREE Resource
28 Slides • 26 Questions
1
Latihan Soal
Sosiologi (Perubahan Sosial & Globalisasi)
By Juli Suwirtana Putra
2
Multiple Choice
Perhatikan fenomena berikut:
Maraknya penggunaan e-commerce menggantikan pasar tradisional
Pergeseran nilai dari gotong royong menjadi individualis di perkotaan
Pembangunan jalan tol trans-Jawa mempercepat distribusi barang
Munculnya gerakan #MeToo melawan kekerasan seksual
Penemuan vaksin Covid-19 mengubah protokol kesehatan global
Berdasarkan contoh di atas, perubahan sosial yang disebabkan oleh faktor teknologi ditunjukkan oleh nomor...
1, 2, dan 3
1, 3, dan 5
2, 4, dan 5
3, 4, dan 5
1, 4, dan 5
3
Penjelasan :
Poin 1 (e-commerce) dan 3 (jalan tol) berkaitan dengan perkembangan teknologi infrastruktur/digital.
Poin 5 (vaksin) merupakan hasil teknologi medis.
Poin 2 dan 4 lebih terkait perubahan nilai/norma (non-teknologis).
4
Multiple Choice
Setelah pandemi Covid-19, banyak perusahaan menerapkan kerja hybrid (kombinasi WFO dan WFH). Namun, hal ini menimbulkan resistensi dari karyawan senior yang terbiasa dengan kerja konvensional. Berdasarkan teori perubahan sosial, fenomena ini paling tepat menggambarkan konsep...
Cultural lag (Ogburn)
Determinisme teknologi (Toffler)
Akomodasi (Park & Burgess)
Dialektika (Hegel)
Ketergantungan (Frank)
5
Pembahasan :
Cultural lag terjadi ketika unsur budaya non-material (nilai/norma) tidak mampu mengimbangi perubahan unsur material (teknologi kerja). Karyawan senior mengalami ketertinggalan adaptasi terhadap sistem kerja baru.
6
Multiple Choice
Gerakan feminisme gelombang keempat yang memanfaatkan media sosial untuk advokasi kesetaraan gender menunjukkan karakteristik perubahan sosial...
Revolusioner karena mengubah struktur masyarakat secara drastis
Regresif karena mengurangi peran lembaga keluarga
Linier yang pasti terjadi di semua masyarakat
Direncanakan melalui strategi komunikasi digital
Siklus yang selalu berulang setiap generasi
7
Penjelasan
Perubahan direncanakan (planned change) ditandai oleh:
Adanya aktor perubahan (aktivis feminis)
Penggunaan media terstruktur (sosial media)
Tujuan jelas (kesetaraan gender)
Pilihan "Revolusioner karena mengubah struktur masyarakat secara drastis" kurang tepat karena perubahan bersifat evolusioner, bukan revolusi.
8
Multiple Choice
Studi kasus:
Sebuah desa adat menolak pembangunan PLTA karena dianggap merusak situs leluhur. Pemerintah lalu mengadakan musyawarah dengan melibatkan antropolog dan pemangku adat untuk merancang ulang proyek.
Ilustrasi tersebut menunjukkan upaya mengatasi dampak perubahan sosial melalui pendekatan...
Akulturasi
Asimilasi
Konsiliasi
Mediasi
Kooptasi
9
Penjelasan
Konsiliasi adalah penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga (antropolog) untuk mencapai kompromi. Berbeda dengan mediasi yang hanya memfasilitasi dialog tanpa solusi konkret.
Akulturasi adalah proses pertukaran atau percampuran budaya antara dua kelompok yang berbeda, di mana salah satu atau kedua kelompok mengadopsi unsur-unsur budaya lain tanpa menghilangkan identitas budayanya sendiri.
Contoh: Penggunaan kata serapan dari bahasa asing (seperti "restoran" dari bahasa Prancis) dalam bahasa Indonesia.
3. Asimilasi
Asimilasi adalah proses peleburan dua atau lebih kebudayaan yang berbeda sehingga membentuk kebudayaan baru, di mana identitas budaya asli masing-masing kelompok bisa hilang atau berkurang.
Contoh: Pernikahan antarsuku yang menghasilkan keluarga dengan tradisi campuran, lama-kelamaan meninggalkan budaya asli.
10
Multiple Choice
Perhatikan grafik berikut:
Berdasarkan grafik, prediksi dampak perubahan sosial yang paling mungkin terjadi adalah...
Penurunan angka perdagangan internasional
Konvergensi budaya lokal dan global
Disorganisasi keluarga inti
Apatisme politik generasi muda
Dekadensi moral remaja
11
Pembahasan
Peningkatan internet berpotensi menyebabkan:
Difusi budaya asing melalui konten digital
Hibridisasi budaya (glokalisasi)
Pilihan lain kurang relevan karena tidak memiliki korelasi kuat dengan data grafik.
Difusi adalah proses penyebaran atau perpindahan unsur-unsur budaya (ide, gagasan, nilai, teknologi, kebiasaan, dll.) dari satu individu/kelompok masyarakat ke individu/kelompok lain melalui interaksi sosial.
Hibridisasi (hybridization) adalah proses percampuran atau penggabungan dua atau lebih unsur yang berbeda (budaya, bahasa, teknologi, genetik, dll.) sehingga menghasilkan bentuk baru yang memiliki karakteristik dari masing-masing unsur asalnya.
12
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan berikut:
Penggunaan mesin cetak menggantikan penulisan manuskrip di Eropa abad 15
Reformasi Protestan mengubah sistem keagamaan di Eropa
Revolusi Industri menggeser sistem produksi manual ke mekanik
Peralihan sistem pemerintahan Orde Baru ke Reformasi 1998
Tren "work from home" pasca pandemi Covid-19
Bentuk perubahan sosial yang bersifat revolusioner ditunjukkan oleh nomor...
1, 2, dan 3
2, 3, dan 4
3, 4, dan 5
1, 4, dan 5
2, 4, dan 5
13
Penjelasan
Perubahan revolusioner terjadi secara cepat dan mengubah struktur dasar masyarakat. Contoh:
Poin 2 (Reformasi Protestan): perubahan sistem keagamaan yang fundamental.
Poin 3 (Revolusi Industri): transformasi sistem ekonomi secara radikal.
Poin 4 (Reformasi 1998): pergeseran sistem politik otoriter ke demokrasi.
Poin 1 dan 5 bersifat evolusioner (perubahan bertahap).
14
Multiple Choice
Sejak tahun 2000-an, masyarakat Bali mulai mengadaptasi teknologi digital untuk upacara adat (misalnya: undangan online, virtual sesajen). Namun, nilai filosofis upacara tetap dipertahankan. Fenomena ini menggambarkan bentuk perubahan sosial...
Regresif karena merusak tradisi
Direncanakan oleh pemerintah daerah
Linier menuju modernisasi
Akulturasi budaya
Difusi terhambat
15
Pembahasan
Akulturasi terjadi ketika budaya tradisional (upacara adat) mengadopsi unsur baru (teknologi digital) tanpa menghilangkan nilai intinya. Ciri khas:
Ada seleksi budaya (hanya alat yang diadaptasi, nilai tetap dipertahankan).
Tidak ada pemaksaan (perubahan bersifat sukarela).
16
Multiple Choice
Studi kasus:
"Pemerintah menggalakkan program urban farming di Jakarta melalui pelatihan hidroponik dan insentif ekonomi. Dalam 5 tahun, 40% rumah tangga telah menerapkan sistem ini."
Berdasarkan kasus tersebut, bentuk perubahan sosial yang terjadi adalah...
Evolusi sosial karena berlangsung lambat
Revolusi pertanian melalui teknologi baru
Perubahan direncanakan oleh agen perubahan
Penemuan baru (invention) secara tidak sengaja
Perubahan regresif yang mengurangi lahan pertanian konvensional
17
Penjelasan
Ciri perubahan direncanakan (planned change):
Ada agen perubahan (pemerintah).
Ada metode terstruktur (pelatihan + insentif).
Tujuan jelas (ketahanan pangan perkotaan).
Pilihan A kurang tepat karena 5 tahun termasuk cepat untuk skala perubahan sosial.
18
Multiple Choice
Perhatikan grafik berikut:
Berdasarkan data tersebut, prediksi bentuk perubahan sosial yang terjadi adalah...
Asimilasi budaya akibat globalisasi
Difusi budaya melalui media massa
Penemuan baru dalam linguistik
Akulturasi yang seimbang
Pergeseran nilai secara revolusioner
19
Penjelasan
Asimilasi ditandai oleh:
Melemahnya budaya asli (bahasa daerah).
Dominasi budaya baru (bahasa nasional/asing).
Terjadi secara tidak seimbang (unidirectional).
Pilihan B (difusi) kurang tepat karena tidak ada proses penyebaran budaya, melainkan pelemahan.
20
Multiple Choice
Teori "Ketergantungan" (Dependency Theory) menjelaskan bahwa perubahan sosial di negara berkembang sering kali berbentuk...
Modernisasi mandiri melalui inovasi lokal
Imitasi budaya Barat tanpa kritik
Regresi akibat eksploitasi negara maju
Siklus alamiah perkembangan masyarakat
Akulturasi yang harmonis antara tradisi dan modern
21
Pembahasan
Dependency Theory (Frank) menyatakan:
Negara berkembang mengalami perubahan regresif karena tergantung pada negara maju.
Contoh: industrialisasi di negara berkembang justru memperkuat ketimpangan (eksploitasi SDA, upah rendah).
Istilah-istilah
- Regresi = Kemunduran suatu masyarakat ke kondisi yang lebih sederhana atau kurang maju.
Contoh:
Masyarakat pasca-bencana alam kehilangan akses teknologi dan kembali ke sistem tradisional.
22
Multiple Choice
"Setelah krisis ekonomi 1998, Indonesia mengimpor kebijakan neoliberal seperti privatisasi BUMN. Namun, hal ini justru memperlebar kesenjangan sosial. Fenomena ini paling tepat dijelaskan oleh teori..."
Modernisasi (Rostow)
Ketergantungan (Dependency Theory - Frank)
Evolusi Sosial (Spencer)
Aksioma Sosiologis (Znaniecki)
Fungsionalisme (Parsons)
23
Penjelasan
A. Modernisasi (Rostow): Perubahan sosial terjadi melalui tahapan tetap dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern berbasis industri dan teknologi.
B. Ketergantungan (Dependency Theory - Frank): Perubahan sosial di negara berkembang terhambat karena eksploitasi oleh negara maju dalam sistem kapitalis global.
C. Evolusi Sosial (Spencer): Perubahan sosial berlangsung secara alami seperti evolusi biologis, dari masyarakat sederhana menuju kompleks melalui adaptasi.
D. Aksioma Sosiologis (Znaniecki): Perubahan sosial dipahami sebagai hasil dari tindakan dan interpretasi individu dalam masyarakat.
E. Fungsionalisme (Parsons): Perubahan sosial terjadi ketika lembaga-lembaga masyarakat menyesuaikan diri untuk menjaga keseimbangan sistem sosial.
24
Multiple Choice
"Perbedaan utama antara teori perubahan sosial linier (Comte) dan siklus (Spengler) adalah..."
Linier percaya pada tahap perkembangan, siklus percaya pada pengulangan sejarah
Linier fokus pada konflik kelas, siklus fokus pada stabilitas
Linier mengutamakan faktor ekonomi, siklus mengutamakan budaya
Linier relevan untuk negara maju, siklus untuk negara berkembang
Linier menolak modernisasi, siklus menerimanya
25
Penjelasan
Linier: Perubahan bersifat progresif menuju tujuan tertentu (contoh: Comte dengan 3 tahap teologis → sosiologis).
Siklus: Perubahan berulang seperti kelahiran-kejayaan-keruntuhan (contoh: Spengler tentang peradaban).
26
Multiple Choice
Teori yang menjelaskan perubahan sosial sebagai hasil dari pertentangan antara kelompok borjuis dan proletar adalah...
Fungsionalis (Parsons)
Konflik (Marx)
Modernisasi (Rostow)
Difusi Budaya (Herskovits)
Siklus (Toynbee)
27
Penjelasan :
Teori Konflik Marx menekankan dialektika materialis, di mana perubahan terjadi melalui revolusi kelas (proletar vs borjuis).
Artinya: Perubahan sosial terjadi karena pertentangan antara kelas borjuis (pemilik modal) dan proletar (pekerja) yang akhirnya memicu revolusi.
28
Multiple Choice
Globalisasi tidak hanya mencakup aspek ekonomi, tetapi juga dimensi politik, budaya, dan teknologi. Salah satu dampak globalisasi dalam dimensi budaya adalah munculnya glokalisasi, yaitu...
Penolakan terhadap budaya asing untuk mempertahankan identitas lokal.
Penyebaran budaya Barat secara dominan ke seluruh dunia.
Adaptasi budaya global dengan konteks lokal untuk menciptakan bentuk baru.
Hilangnya budaya lokal akibat dominasi budaya populer global.
Standardisasi budaya berdasarkan nilai-nilai universal.
29
Pembahasan
Glokalisasi adalah proses adaptasi produk, ide, atau budaya global ke dalam konteks lokal (misalnya: McDonald’s menyajikan menu nasi di Indonesia). Ini berbeda dengan homogenisasi budaya atau penolakan total. Opsi "Standardisasi budaya berdasarkan nilai-nilai universal" lebih merujuk pada universalisasi, bukan glokalisasi.
30
Multiple Choice
Menurut teori dependensi, ketimpangan antara negara maju dan berkembang dalam era globalisasi terjadi karena...
Negara berkembang gagal mengikuti inovasi teknologi.
Eksploitasi sumber daya negara berkembang oleh negara maju melalui sistem ekonomi global.
Rendahnya tingkat pendidikan di negara berkembang.
Perbedaan budaya kerja antara negara maju dan berkembang.
Kebijakan proteksionisme yang diterapkan negara berkembang.
31
Penjelasan
Teori dependensi (A.G. Frank) menyatakan bahwa negara maju mempertahankan dominasi melalui eksploitasi sumber daya dan pasar negara berkembang, menciptakan ketergantungan struktural. Opsi A, C, dan D adalah faktor pendukung, bukan akar masalah struktural. Opsi E justru bertentangan dengan prinsip dependensi.
32
Multiple Choice
Maraknya gerakan sosial seperti #BuyLocal atau #BanggaBuatanIndonesia mencerminkan respons terhadap globalisasi berupa...
Nasionalisme ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor.
Isolasionisme untuk menutup akses pasar global.
Penolakan terhadap seluruh bentuk modernisasi.
Upaya mempromosikan budaya lokal ke tingkat global.
Kritik terhadap lembaga-lembaga internasional seperti WTO.
33
Penjelasan
Gerakan #BuyLocal adalah bentuk resistensi terhadap dominasi produk global dengan memperkuat ekonomi lokal (nasionalisme ekonomi).
34
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan berikut:
Meningkatnya interaksi lintas batas melalui media sosial.
Terbentuknya jaringan aktivis global seperti #FridaysForFuture.
Penyebaran hoaks dan polarisasi politik secara masif.
Dampak di atas menunjukkan bahwa globalisasi di era digital bersifat...
Hierarkis, karena hanya diakses oleh kelompok elit.
Demokratis, karena memberi ruang partisipasi setara.
Ambivalen, karena memiliki dampak positif dan negatif.
Homogen, karena standarisasi informasi.
Eksploitatif, karena dikuasai korporasi multinasional.
35
Penjelasan
Globalisasi digital bersifat ambivalen (berdampak ganda): positif (interaksi global, gerakan sosial) dan negatif (hoaks, polarisasi).
36
Multiple Choice
Konflik antara pembangunan industri global dan sustainability ditunjukkan oleh kasus deforestasi Amazon untuk perkebunan kelapa sawit. Analisis sosiologis yang tepat untuk fenomena ini adalah...
Modernisasi menyebabkan kerusakan lingkungan yang tak terhindarkan.
Negara berkembang harus mengorbankan lingkungan untuk pertumbuhan ekonomi.
Kepentingan kapital global mengabaikan keberlanjutan ekologis lokal.
Masyarakat lokal tidak memiliki pengetahuan tentang konservasi.
Globalisasi lingkungan hanya menjadi tanggung jawab negara maju.
37
38
Penjelasan
Kasus ini mencerminkan konflik antara kepentingan korporasi global (yang mengeksploitasi sumber daya) dengan keberlanjutan lokal
Sustainability (keberlanjutan) dalam konteks soal di atas merujuk pada konsep pembangunan yang memenuhi kebutuhan generasi saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi masa depan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
39
Multiple Choice
Munculnya platform digital seperti Gojek atau Uber mengubah struktur lapisan pekerja dari sektor formal ke informal. Fenomena ini menunjukkan dampak globalisasi berupa...
Polarisasi pekerja akibat kompetisi global.
Prekariatisasi (terbentuknya kelas pekerja rentan tanpa jaminan sosial).
Homogenisasi lapangan pekerjaan di seluruh dunia.
Deindustrialisasi karena beralih ke ekonomi digital.
Marginalisasi tenaga kerja lokal oleh asing.
40
Penjelasan
A. Polarisasi pekerja akibat kompetisi global:
Kesenjangan upah semakin lebar karena pekerja terampil dihargai mahal sementara pekerja tidak terampil semakin tertinggal.
B. Prekariatisasi (terbentuknya kelas pekerja rentan tanpa jaminan sosial):
Banyak pekerja kini hanya mendapat kerja serabutan tanpa kontrak tetap atau perlindungan kesehatan.
C. Homogenisasi lapangan pekerjaan di seluruh dunia:
Perusahaan global membuat jenis pekerjaan di semua negara jadi mirip, seperti kasir toko online atau driver aplikasi.
D. Deindustrialisasi karena beralih ke ekonomi digital:
Pabrik-pabrik tutup atau pindah ke negara lain karena bisnis lebih fokus ke teknologi dan layanan digital.
E. Marginalisasi tenaga kerja lokal oleh asing:
Perusahaan lebih suka mempekerjakan tenaga ahli asing atau robot, sehingga warga setempat sulit dapat kerja.
41
Multiple Choice
Maraknya gerakan slow fashion sebagai kritik terhadap fast fashion (seperti Zara atau H&M) mencerminkan resistensi terhadap globalisasi dengan strategi...
Glokalisasi – mengadaptasi produk global ke budaya lokal.
Hibridisasi – menggabungkan budaya lokal dan global.
Anti-konsumerisme – menolak budaya konsumsi massal.
Etnosentrisme – menganggap budaya lokal lebih superior.
Eksklusivisme – membatasi akses pasar global.
42
Penjelasan
Slow fashion adalah gerakan anti-konsumerisme yang menolak eksploitasi sumber daya dan tenaga kerja oleh industri fast fashion (dampak negatif globalisasi ekonomi).
43
Multiple Choice
Perjanjian perdagangan bebas seperti RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) sering dikritik karena...
Mengurangi kedaulatan negara dalam menentukan kebijakan ekonomi.
Mempercepat homogenisasi budaya di Asia Tenggara.
Meningkatkan ketergantungan pada teknologi asing.
Memarginalkan usaha mikro lokal.
Memperparah kesenjangan digital antarnegara.
44
Penjelasan
Kritik utama terhadap perjanjian perdagangan bebas adalah hilangnya kedaulatan negara (contoh: pemerintah tidak bisa menetapkan tarif impor atau melindungi industri lokal).
45
Multiple Choice
Menurut data Oxfam (2023), 1% populasi dunia menguasai 45% kekayaan global. Fenomena ini diperparah oleh globalisasi karena...
Mobilitas modal bebas memungkinkan akumulasi kekayaan oleh korporasi transnasional.
Migrasi tenaga kerja menekan upah pekerja di negara berkembang.
Alih teknologi hanya menguntungkan negara maju.
Budaya konsumerisme meningkatkan utang individu.
Eksploitasi sumber daya alam oleh negara berkembang.
46
Penjelasan
Globalisasi finansial memungkinkan korporasi multinasional menghindari pajak dan mengakumulasi kekayaan (mobilitas modal bebas), memperlebar ketimpangan (teori Saskia Sassen).
47
Multiple Choice
Di Indonesia, fenomena Korean Wave (K-Pop, drama Korea) diterima secara masif tetapi juga memicu pro-kontra. Analisis sosiologis yang tepat adalah...
Hegemoni budaya Korea menggantikan budaya lokal.
Hibridisasi budaya menciptakan bentuk identitas baru.
Glokalisasi karena konten Korea diadaptasi ke konteks Indonesia.
Konflik generasi antara yang menerima dan menolak budaya asing.
Komodifikasi budaya untuk kepentingan ekonomi.
48
Penjelasan
Hibridisasi budaya (konsep Homi K. Bhabha) terjadi ketika budaya Korea dan lokal bersatu menciptakan identitas baru (contoh: K-Pop cover berbahasa Indonesia, kolaborasi musisi).
49
Multiple Choice
Fenomena maraknya e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia mengubah pola konsumsi masyarakat dari pasar tradisional ke online. Dampak perubahan sosial yang paling kentara adalah...
Meningkatnya kesenjangan digital antara generasi muda dan tua.
Terciptanya lapangan kerja baru seperti dropshipper atau digital marketing.
Melemahnya interaksi sosial langsung di pasar tradisional.
Hilangnya budaya tawar-menawar sebagai ciri khas masyarakat Indonesia.
Meningkatnya ketergantungan pada produk impor.
50
Pembahasan
Perkembangan teknologi digital telah menciptakan struktur pekerjaan baru (new economy), menggeser pekerjaan tradisional ke bidang digital seperti freelancer, content creator, dan gig economy. Perubahan ini membawa fleksibilitas, tetapi juga ketidakstabilan karena kurangnya jaminan sosial. Otomatisasi dan AI mengurangi lapangan kerja konvensional, sekaligus meningkatkan permintaan akan keterampilan digital, memperlebar kesenjangan upah. Globalisasi tenaga kerja juga memicu persaingan internasional, menuntut adaptasi terus-menerus agar tetap relevan di pasar kerja yang dinamis.
51
Multiple Choice
Masuknya budaya K-Pop ke Indonesia tidak hanya diterima, tetapi juga melahirkan komunitas penggemar yang aktif mengadakan cover dance. Fenomena ini menunjukkan proses...
Akulturasi
Hibridisasi budaya
Asimilasi
Etnosentrisme
Imperialisme budaya
52
Penjelasan
Hibridisasi Budaya
Proses percampuran unsur budaya berbeda (lokal & global) yang menghasilkan bentuk budaya baru, tanpa menghilangkan identitas aslinya.
Contoh:
Musik K-pop (gabungan pop Barat & tradisi Korea)
Kuliner "sushi burrito" (perpaduan Jepang-Meksiko)
Dampak:
Memperkaya keragaman budaya, tetapi juga memicu debat tentang otentisitas.
53
Multiple Choice
Menurut data Bank Dunia (2022), 10% penduduk Indonesia menguasai 77% kekayaan nasional. Salah satu faktor penyebabnya adalah globalisasi, yaitu...
Liberalisasi pasar yang menguntungkan pemilik modal besar.
Masuknya tenaga kerja asing yang menguasai sektor strategis.
Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat pedesaan.
Budaya konsumerisme yang meningkatkan utang rumah tangga.
Ketergantungan pada impor bahan pangan.
54
Penjelasan
Globalisasi ekonomi dengan pasar bebas memudahkan perusahaan besar menguasai pasar dan semakin kaya, sementara usaha kecil sulit bersaing. Hal ini memperlebar kesenjangan antara yang kaya dan miskin, seperti dalam Matthew Effect di mana "yang punya akan diberi lebih, yang tak punya bahkan yang ada akan diambil".
Latihan Soal
Sosiologi (Perubahan Sosial & Globalisasi)
By Juli Suwirtana Putra
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 54
SLIDE
Similar Resources on Wayground
51 questions
Pengembangan Desa
Presentation
•
12th Grade - University
48 questions
Pembangunan Wilayah, Revolusi Industri, dan Pengaruhnya terhadap
Presentation
•
12th Grade - University
52 questions
DAMPAK PASAR BEBAS TERHADAP INDONESIA
Presentation
•
12th Grade
48 questions
LKPD - Menyusun Cerita Pendek
Presentation
•
12th Grade
50 questions
Desain Grafis
Presentation
•
KG
55 questions
respon dunia dan PBB
Presentation
•
12th Grade
47 questions
RBT TING 1 (6) -FERTIGASI & AKUAPONIK
Presentation
•
12th Grade
51 questions
NS02 - If Only/ I wish - Fire114
Presentation
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Fast food
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Identify Fractions, Mixed Numbers & Improper Fractions
Quiz
•
3rd - 4th Grade