

ppt pendidikan inklusif
Presentation
•
English
•
Vocational training
•
Medium
tari lutfiya
Used 5+ times
FREE Resource
36 Slides • 10 Questions
1
PENDIDIKAN
INKLUSIF
KKG GUGUS 04 GAROT
2
ice breaking dulu yuk...
3
Ayo kita mulai...
4
Multiple Choice
Pendidikan inklusif adalah sistem pendidikan yang…
5
Multiple Choice
Tujuan utama pendidikan inklusif adalah…
6
Multiple Choice
Dalam pendidikan inklusif, istilah PDBK merujuk pada…
Peserta Didik Berkebutuhan Khusus
Pendidikan Dasar Berkualitas Konsisten
Penilaian Dasar Belajar Kognitif
Pusat Data Belajar Kreatif
7
Multiple Choice
Salah satu contoh penerapan pendidikan inklusif adalah...
8
Multiple Choice
Undang-Undang yang menjadi dasar pelaksanaan pendidikan inklusif
di Indonesia adalah…
9
Multiple Choice
Guru dalam pendidikan inklusif diharapkan…
10
Multiple Choice
Prinsip utama pendidikan inklusif adalah…
11
Multiple Choice
Dalam pendidikan inklusif, asesmen dilakukan untuk…
12
Multiple Choice
Salah satu indikator keberhasilan pendidikan inklusif adalah…
13
Multiple Choice
Salah satu hambatan dalam pelaksanaan pendidikan inklusif adalah…
14
Inklusi : adalah prinsip yang menekankan pentingnya melibatkan semua orang, tanpa memandang perbedaan, dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan, dan masyarakat. Ini adalah ide dasar bahwa semua orang memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dan berkontribusi.
Inklusif : adalah sifat atau sikap yang mencerminkan penerapan prinsip inklusi dalam tindakan dan perilaku. Seseorang yang inklusif adalah orang yang terbuka, menerima, dan menghargai perbedaan, serta berusaha untuk melibatkan semua orang dalam berbagai kegiatan dan lingkungan
15
Pendidikan inklusif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik, termasuk peserta didik dengan kebutuhan khusus, tanpa memandang latar belakang, kondisi, dan karakter mereka.
Pendidikan inklusif menekankan pentingnya kerja sama antara guru, peserta didik, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk mencapai potensi penuh mereka.
16
Pendidikan inklusif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik, termasuk peserta didik dengan kebutuhan khusus, tanpa memandang latar belakang, kondisi, dan karakter mereka.
Pendidikan inklusif menekankan pentingnya kerja sama antara guru, peserta didik, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk mencapai potensi penuh mereka.
17
Pendidikan inklusif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik, termasuk peserta didik dengan kebutuhan khusus, tanpa memandang latar belakang, kondisi, dan karakter mereka.
Pendidikan inklusif menekankan pentingnya kerja sama antara guru, peserta didik, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk mencapai potensi penuh mereka.
18
Pendidikan inklusif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik, termasuk peserta didik dengan kebutuhan khusus, tanpa memandang latar belakang, kondisi, dan karakter mereka.
Pendidikan inklusif menekankan pentingnya kerja sama antara guru, peserta didik, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk mencapai potensi penuh mereka.
19
Prinsip utama pendidikan inklusif
Kesetaraan – setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa dibeda-bedakan.
Aksesibilitas – sekolah menyediakan fasilitas, layanan, dan metode pembelajaran yang dapat diakses semua anak.
Partisipasi – semua anak diberi kesempatan untuk terlibat aktif dalam kegiatan belajar dan sosial.
Keadilan – penyesuaian (adaptasi kurikulum, metode, media) diberikan sesuai kebutuhan peserta didik.
20
21
22
23
24
25
26
27
28
Peserta didik dengan hambatan penglihatan/Tunanetra
29
Contoh Huruf Braile
30
Peserta didik dengan hambatan pendengaran/Tunarungu
31
Peserta didik dengan hambatan intelektual/Tunagrahita
32
Peserta didik dengan hambatan fisik motorik/Tunadaksa
33
Peserta didik dengan hambatan emosi dan perilaku
34
Peserta didik lamban belajar (slow learner)
35
Peserta didik cerdas istimewa dan bakat istimewa
Peserta didik Cerdas Istimewa dan Berbakat Istimewa (CIBI) adalah individu yang memiliki kemampuan dan kecerdasan di atas rata-rata anak seusianya, baik dalam bidang akademis maupun non-akademis. Mereka menunjukkan potensi luar biasa dan membutuhkan perhatian khusus agar potensi tersebut dapat berkembang optimal.
Definisi dan Ciri-ciri:
Cerdas Istimewa: Merujuk pada kemampuan intelektual yang tinggi, ditandai dengan kemampuan belajar cepat, daya ingat kuat, pemikiran kritis, dan kemampuan memecahkan masalah.
Bakat Istimewa: gMenunjukkan potensi menonjol dalam bidang tertentu, seperti seni, musik, olahraga, atau bidang lain di luar akademis.
Ciri-ciri Umum:
Belajar lebih cepat dan mudah.
Memiliki rasa ingin tahu yang besar dan daya imajinasi tinggi.
Mampu berpikir logis dan kritis.
Ulet dan mandiri dalam belajar.
Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah.
Memiliki minat yang luas dan mendalam.
36
Peserta didik autism spectrum disorder (ASD)
Peserta didik autisme adalah individu yang memiliki Gangguan Spektrum Autisme (GSA) atau Autism Spectrum Disorder (ASD), yang merupakan gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku. Mereka mungkin mengalami kesulitan dalam berbagai aspek, termasuk:
1. Komunikasi dan Interaksi Sosial:
Kesulitan memulai atau mempertahankan percakapan.
Kurang menggunakan bahasa non-verbal seperti kontak mata, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh dalam interaksi.
Memiliki kesulitan memahami dan merespons isyarat sosial.
Lebih suka bermain sendiri daripada dengan orang lain.
2. Perilaku dan Minat:
Pola perilaku yang terbatas dan repetitif, seperti melakukan gerakan berulang (stimming), mengulang kata-kata (echolalia), atau fokus pada bagian tertentu dari objek.
Resistensi terhadap perubahan dalam rutinitas atau lingkungan.
Minat yang terbatas atau intens pada topik tertentu.
3. Sensasi dan Motorik:
Sensitivitas terhadap sentuhan, suara, atau cahaya.
Perilaku motorik yang tidak biasa, seperti berjalan berjinjit atau melakukan gerakan berulang.
37
Peserta didik attention deficit hyperactivity disorder (ADHD)
38
39
40
41
42
43
44
45
46
PENDIDIKAN
INKLUSIF
KKG GUGUS 04 GAROT
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 46
SLIDE
Similar Resources on Wayground
40 questions
Pengantar Logika Matematika (Berpikir Kritis) Melalui IOTs
Presentation
•
Professional Development
40 questions
KOMUNITAS BELAJAR
Presentation
•
Professional Development
40 questions
Gubara_ Presentasi Interaktif
Presentation
•
Professional Development
41 questions
PENGUATAN 7 KAIH
Presentation
•
Professional Development
41 questions
PELATIHAN QUIZIZZ_SAGUBAKAR_by TRIGPS_IGI INHU (1)
Presentation
•
Professional Development
40 questions
diskusi visi sekolah
Presentation
•
Professional Development
40 questions
lol2
Presentation
•
Professional Development
40 questions
Penguatan Literasi SDN 1 Medewi
Presentation
•
Professional Development
Popular Resources on Wayground
20 questions
STAAR Review Quiz #3
Quiz
•
8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Marshmallow Farm Quiz
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade