Search Header Logo
ppt pendidikan inklusif

ppt pendidikan inklusif

Assessment

Presentation

English

Vocational training

Medium

Created by

tari lutfiya

Used 5+ times

FREE Resource

36 Slides • 10 Questions

1

​PENDIDIKAN
INKLUSIF

KKG GUGUS 04 GAROT

media
media

2

ice breaking dulu yuk...

3

Ayo kita mulai...

media

4

Multiple Choice

Pendidikan inklusif adalah sistem pendidikan yang…

1
Pendidikan inklusif hanya untuk siswa dengan kebutuhan khusus.
2
Pendidikan inklusif adalah sistem pendidikan yang eksklusif.
3
Pendidikan inklusif adalah sistem pendidikan yang mengakomodasi semua siswa.
4
Pendidikan inklusif mengabaikan perbedaan antara siswa.

5

Multiple Choice

Tujuan utama pendidikan inklusif adalah…

1
Meningkatkan kompetisi antar individu dalam pendidikan.
2
Membatasi akses pendidikan hanya untuk kelompok tertentu.
3
Mengutamakan pendidikan formal di atas pendidikan non-formal.
4
Memberikan akses dan kesempatan yang sama bagi semua individu dalam pendidikan.

6

Multiple Choice

Dalam pendidikan inklusif, istilah PDBK merujuk pada…

1

Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

2

Pendidikan Dasar Berkualitas Konsisten

3

Penilaian Dasar Belajar Kognitif

4

Pusat Data Belajar Kreatif

7

Multiple Choice

Salah satu contoh penerapan pendidikan inklusif adalah...

1
Menyediakan kurikulum yang hanya untuk siswa tanpa disabilitas.
2
Mengadakan ujian yang sama untuk semua siswa tanpa penyesuaian.
3
Membatasi akses ke fasilitas pendidikan bagi siswa dengan kebutuhan khusus.
4
Menyediakan kelas yang dapat diakses oleh siswa dengan disabilitas.

8

Multiple Choice

Undang-Undang yang menjadi dasar pelaksanaan pendidikan inklusif

di Indonesia adalah…

1
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
2
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
3
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
4
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang

9

Multiple Choice

Guru dalam pendidikan inklusif diharapkan…

1
Menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.
2
Fokus pada pengajaran tradisional tanpa adaptasi.
3
Mengabaikan kebutuhan siswa dengan disabilitas.
4
Meningkatkan kompetisi antar siswa.

10

Multiple Choice

Prinsip utama pendidikan inklusif adalah…

1
Kesetaraan dan aksesibilitas dalam pendidikan untuk semua siswa.
2
Pembelajaran hanya untuk siswa dengan kebutuhan khusus.
3
Fokus pada pengajaran tradisional tanpa adaptasi.
4
Pendidikan eksklusif untuk siswa berprestasi tinggi.

11

Multiple Choice

Dalam pendidikan inklusif, asesmen dilakukan untuk…

1
menentukan jumlah siswa dalam kelas.
2
mengukur kepuasan orang tua terhadap sekolah.
3
mengetahui kebutuhan belajar siswa dan merancang intervensi yang sesuai.
4
menilai kemampuan akademik siswa secara umum.

12

Multiple Choice

Salah satu indikator keberhasilan pendidikan inklusif adalah…

1
Penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
2
Peningkatan jumlah guru di sekolah.
3
Peningkatan fasilitas fisik sekolah.
4
Partisipasi aktif semua siswa dalam proses belajar.

13

Multiple Choice

Salah satu hambatan dalam pelaksanaan pendidikan inklusif adalah…

1
Kurangnya pelatihan dan pemahaman guru.
2
Kurikulum yang terlalu ketat.
3
Terlalu banyak sumber daya pendidikan.
4
Fasilitas sekolah yang memadai.

14

Inklusi : adalah prinsip yang menekankan pentingnya melibatkan semua orang, tanpa memandang perbedaan, dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan, dan masyarakat. Ini adalah ide dasar bahwa semua orang memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dan berkontribusi. 

Inklusif : adalah sifat atau sikap yang mencerminkan penerapan prinsip inklusi dalam tindakan dan perilaku. Seseorang yang inklusif adalah orang yang terbuka, menerima, dan menghargai perbedaan, serta berusaha untuk melibatkan semua orang dalam berbagai kegiatan dan lingkungan

media
media

15

Pendidikan inklusif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik, termasuk peserta didik dengan kebutuhan khusus, tanpa memandang latar belakang, kondisi, dan karakter mereka.

Pendidikan inklusif menekankan pentingnya kerja sama antara guru, peserta didik, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk mencapai potensi penuh mereka.

media

16

Pendidikan inklusif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik, termasuk peserta didik dengan kebutuhan khusus, tanpa memandang latar belakang, kondisi, dan karakter mereka.

Pendidikan inklusif menekankan pentingnya kerja sama antara guru, peserta didik, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk mencapai potensi penuh mereka.

media
media

17

Pendidikan inklusif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik, termasuk peserta didik dengan kebutuhan khusus, tanpa memandang latar belakang, kondisi, dan karakter mereka.

Pendidikan inklusif menekankan pentingnya kerja sama antara guru, peserta didik, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk mencapai potensi penuh mereka.

media
media

18

Pendidikan inklusif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik, termasuk peserta didik dengan kebutuhan khusus, tanpa memandang latar belakang, kondisi, dan karakter mereka.

Pendidikan inklusif menekankan pentingnya kerja sama antara guru, peserta didik, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk mencapai potensi penuh mereka.

media

19

Prinsip utama pendidikan inklusif

  • Kesetaraan – setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa dibeda-bedakan.

  • Aksesibilitas – sekolah menyediakan fasilitas, layanan, dan metode pembelajaran yang dapat diakses semua anak.

  • Partisipasi – semua anak diberi kesempatan untuk terlibat aktif dalam kegiatan belajar dan sosial.

  • Keadilan – penyesuaian (adaptasi kurikulum, metode, media) diberikan sesuai kebutuhan peserta didik.

media
media

20

media

21

22

media

23

media

24

media

25

media

26

media

27

media

28

  1. Peserta didik dengan hambatan penglihatan/Tunanetra

media
media

29

Contoh Huruf Braile

media
media

30

  1. Peserta didik dengan hambatan pendengaran/Tunarungu

media
media

31

  1. Peserta didik dengan hambatan intelektual/Tunagrahita

media
media

32

  1. Peserta didik dengan hambatan fisik motorik/Tunadaksa

media
media

33

  1. Peserta didik dengan hambatan emosi dan perilaku

media

34

  1. Peserta didik lamban belajar (slow learner)

media

35

  1. Peserta didik cerdas istimewa dan bakat istimewa

Peserta didik Cerdas Istimewa dan Berbakat Istimewa (CIBI) adalah individu yang memiliki kemampuan dan kecerdasan di atas rata-rata anak seusianya, baik dalam bidang akademis maupun non-akademis. Mereka menunjukkan potensi luar biasa dan membutuhkan perhatian khusus agar potensi tersebut dapat berkembang optimal. 

Definisi dan Ciri-ciri:

  • Cerdas Istimewa: Merujuk pada kemampuan intelektual yang tinggi, ditandai dengan kemampuan belajar cepat, daya ingat kuat, pemikiran kritis, dan kemampuan memecahkan masalah. 

  • Bakat Istimewa: gMenunjukkan potensi menonjol dalam bidang tertentu, seperti seni, musik, olahraga, atau bidang lain di luar akademis. 

  • Ciri-ciri Umum:

    • Belajar lebih cepat dan mudah. 

    • Memiliki rasa ingin tahu yang besar dan daya imajinasi tinggi. 

    • Mampu berpikir logis dan kritis. 

    • Ulet dan mandiri dalam belajar. 

    • Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah. 

    • Memiliki minat yang luas dan mendalam. 

36

  1. Peserta didik autism spectrum disorder (ASD)

Peserta didik autisme adalah individu yang memiliki Gangguan Spektrum Autisme (GSA) atau Autism Spectrum Disorder (ASD), yang merupakan gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku. Mereka mungkin mengalami kesulitan dalam berbagai aspek, termasuk: 

1. Komunikasi dan Interaksi Sosial:

  • Kesulitan memulai atau mempertahankan percakapan.

  • Kurang menggunakan bahasa non-verbal seperti kontak mata, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh dalam interaksi.

  • Memiliki kesulitan memahami dan merespons isyarat sosial.

  • Lebih suka bermain sendiri daripada dengan orang lain. 

2. Perilaku dan Minat:

  • Pola perilaku yang terbatas dan repetitif, seperti melakukan gerakan berulang (stimming), mengulang kata-kata (echolalia), atau fokus pada bagian tertentu dari objek.

  • Resistensi terhadap perubahan dalam rutinitas atau lingkungan.

  • Minat yang terbatas atau intens pada topik tertentu. 

3. Sensasi dan Motorik:

  • Sensitivitas terhadap sentuhan, suara, atau cahaya.

  • Perilaku motorik yang tidak biasa, seperti berjalan berjinjit atau melakukan gerakan berulang. 

37

  1. Peserta didik attention deficit hyperactivity disorder (ADHD)

media
media

38

media

39

media

40

media

41

media

42

media

43

media

44

media

45

media

46

media

​PENDIDIKAN
INKLUSIF

KKG GUGUS 04 GAROT

media
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 46

SLIDE