Search Header Logo
Teknik Pengawetan Makanan Kelas XII Genap

Teknik Pengawetan Makanan Kelas XII Genap

Assessment

Presentation

Other

12th Grade

Medium

Created by

Chandra Prasetya Wardana

Used 3+ times

FREE Resource

11 Slides • 20 Questions

1

TEKNIK PENGAWETAN PANGAN NABATI DAN HEWANI

By Chandra Prasetya Wardana

2

A. Pengertian Pengawetan Pangan

Pengawetan pangan adalah upaya memperpanjang masa simpan bahan pangan dengan cara menghambat pertumbuhan mikroorganisme, aktivitas enzim, dan reaksi kimia yang menyebabkan pembusukan.

3

Tujuan Pengawetan Pangan :

  1. Memperpanjang daya simpan pangan

  2. Menjaga mutu dan nilai gizi

  3. Mencegah pembusukan dan keracunan

  4. Memudahkan distribusi dan penyimpanan

4

B. Faktor Penyebab Kerusakan Pangan

  • Aktivitas mikroorganisme (bakteri, jamur, khamir)

  • Aktivitas enzim

  • Kadar air tinggi

  • Suhu dan kelembapan

  • Oksigen

  • Cahaya

5

C. Teknik Pengawetan Pangan Nabati

Pangan nabati berasal dari tumbuhan seperti buah, sayur, biji-bijian, dan umbi-umbian.

1. Pengeringan

Mengurangi kadar air sehingga mikroorganisme tidak dapat tumbuh.

  • Contoh: cabai kering, gaplek, teh

2. Pendinginan dan Pembekuan

Menurunkan suhu untuk memperlambat aktivitas mikroorganisme.

  • Contoh: buah dan sayur di lemari es

6

3. Pengasinan

Menggunakan garam untuk menarik air dari sel mikroorganisme.

  • Contoh: asinan sayur

4. Pemanisan

Menggunakan gula dalam konsentrasi tinggi.

  • Contoh: manisan buah, selai

5. Fermentasi

Memanfaatkan mikroorganisme yang menguntungkan.

  • Contoh: tape singkong, tempe

6. Pengalengan

Pemanasan dan pengemasan dalam wadah kedap udara.

  • Contoh: buah kaleng, jagung kaleng

7

D. Teknik Pengawetan Pangan Hewani

Pangan hewani berasal dari hewan seperti daging, ikan, telur, dan susu.

1. Pendinginan dan Pembekuan

Menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk.

  • Contoh: daging beku, ikan beku

2. Pengeringan

Mengurangi kadar air.

  • Contoh: dendeng, ikan asin

8

3. Pengasinan

  • Contoh: telur asin, ikan asin

4. Pengasapan

Menggunakan asap kayu yang mengandung senyawa antimikroba.

  • Contoh: ikan asap, daging asap

5. Fermentasi

Menghasilkan produk dengan rasa dan aroma khas.

  • Contoh: yoghurt, keju, terasi

6. Pengalengan

  • Contoh: sarden, kornet

9

E. Prinsip Keamanan Pengawetan Pangan

  1. Bahan baku segar

  2. Alat dan lingkungan bersih

  3. Proses sesuai standar

  4. Penyimpanan yang tepat

10

Soal :

Pilihlah jawaban yang tepat!

11

Multiple Choice

  1. Seorang produsen buah mangga ingin mengekspor produknya ke luar negeri dengan masa simpan panjang tanpa mengubah rasa dan tekstur secara signifikan. Teknik pengawetan yang paling tepat digunakan adalah …

1

A. Pengeringan

2

B. Fermentasi

3

C. Pendinginan dan pembekuan

4

D. Pengasaman

5

E. Pengasinan

12

Multiple Choice

  1. Perbedaan utama risiko kerusakan pangan hewani dibandingkan pangan nabati terletak pada …

1

A. Kandungan vitamin yang lebih rendah

2

B. Kandungan protein tinggi yang memicu mikroba patogen

3

C. Warna bahan yang lebih gelap

4

D. Struktur sel yang lebih sederhana

5

E. Kandungan serat yang tinggi

13

Multiple Choice

  1. Jika proses pengeringan dilakukan pada suhu terlalu tinggi, dampak yang paling mungkin terjadi pada bahan pangan adalah …

1

A. Aktivitas mikroba meningkat

2

B. Kandungan air tetap tinggi

3

C. Kerusakan nutrisi dan perubahan tekstur

4

D. pH bahan pangan meningkat

5

E. Daya simpan menjadi lebih singkat

14

Multiple Choice

  1. Pengawetan dengan pengasinan dan pemanisan memiliki prinsip kerja yang sama, yaitu …

1

A. Membunuh semua mikroorganisme

2

B. Menurunkan suhu bahan pangan

3

C. Mengurangi aktivitas air bahan pangan

4

D. Menurunkan pH secara drastis

5

E. Menghambat kerja enzim secara total

15

Multiple Choice

  1. Seorang siswa menyimpulkan bahwa fermentasi merupakan teknik pengawetan yang “tidak aman” karena melibatkan mikroorganisme. Tanggapan paling tepat terhadap pernyataan tersebut adalah …

1

A. Benar, karena semua mikroorganisme berbahaya

2

B. Salah, karena fermentasi menggunakan mikroba patogen

3

C. Salah, karena fermentasi menggunakan mikroorganisme terkontrol

4

D. Benar, karena fermentasi mempercepat pembusukan

5

E. Benar, karena fermentasi menurunkan mutu pangan

16

Multiple Choice

  1. Pengalengan dianggap sangat efektif dalam pengawetan pangan karena …

1

A. Menurunkan kadar air secara maksimal

2

B. Menggabungkan pemanasan dan kondisi kedap udara

3

C. Menghilangkan seluruh zat gizi

4

D. Menggunakan bahan kimia berbahaya

5

E. Meningkatkan aktivitas mikroba

17

Multiple Choice

  1. Perhatikan pernyataan berikut :
    (1) Pengasapan menurunkan kadar air
    (2) Senyawa asap bersifat antimikroba
    (3) Pengasapan meningkatkan kadar protein
    Pernyataan yang tepat mengenai pengasapan adalah …

1

A. (1) dan (2)

2

B. (1) dan (3)

3

C. (2) dan (3)

4

D. (3) saja

5

E. (1), (2), dan (3)

18

Multiple Choice

  1. Jika ikan segar disimpan pada suhu ruang tanpa perlakuan apa pun, maka kerusakan tercepat disebabkan oleh …

1

A. Oksidasi lemak

2

B. Aktivitas enzim dan mikroorganisme

3

C. Penguapan air

4

D. Perubahan warna alami

5

E. Penurunan pH

19

Multiple Choice

  1. Teknik pengawetan yang paling sesuai untuk mempertahankan kandungan protein dan tekstur daging adalah …

1

A. Pengeringan

2

B. Pengasaman

3

C. Pembekuan

4

D. Fermentasi

5

E. Pemanisan

20

Multiple Choice

  1. Perbedaan mendasar antara fermentasi tempe dan pengasaman acar terletak pada …

1

A. Suhu penyimpanan

2

B. Lama proses

3

C. Jenis mikroorganisme dan reaksi yang terjadi

4

D. Kandungan air bahan

5

E. Bentuk produk akhir

21

Multiple Choice

  1. Seorang pengusaha ingin mengawetkan sayuran tanpa merusak vitamin C yang mudah rusak oleh panas. Teknik yang paling rasional dipilih adalah …

1

A. Pengalengan

2

B. Pengeringan suhu tinggi

3

C. Pendinginan

4

D. Pengasapan

5

E. Fermentasi suhu tinggi

22

Multiple Choice

  1. Penggunaan bahan pengawet alami lebih disarankan dibandingkan bahan kimia karena …

1

A. Lebih murah dan mudah ditemukan

2

B. Tidak memerlukan proses pengolahan

3

C. Lebih aman bagi kesehatan jangka panjang

4

D. Selalu memperpanjang masa simpan lebih lama

5

E. Tidak memengaruhi rasa sama sekali

23

Multiple Choice

  1. Kerusakan pangan berupa bau tengik pada produk hewani terutama disebabkan oleh …

1

A. Aktivitas mikroba anaerob

2

B. Oksidasi lemak

3

C. Reaksi fermentasi

4

D. Penurunan kadar air

5

E. Aktivitas enzim amilase

24

Multiple Choice

  1. Kombinasi teknik pengawetan yang paling efektif untuk ikan agar tahan lama dan aman dikonsumsi adalah …

1

A. Pendinginan saja

2

B. Pengeringan saja

3

C. Pengasinan dan pengeringan

4

D. Pendinginan dan pemanisan

5

E. Fermentasi dan pemanisan

25

Multiple Choice

  1. Jika suatu produk pangan memiliki kadar air tinggi, pH netral, dan kaya protein, maka risiko terbesar yang harus dikendalikan adalah …

1

A. Kerusakan fisik

2

B. Kontaminasi mikroorganisme patogen

3

C. Kehilangan warna alami

4

D. Penurunan kadar serat

5

E. Penguapan air

26

Multiple Choice

  1. Seorang siswa membandingkan ikan asin dan ikan kaleng. Kesimpulan yang paling tepat adalah …

1

A. Ikan asin lebih tahan lama karena proses pemanasan

2

B. Ikan kaleng lebih tahan lama karena kondisi steril

3

C. Ikan asin lebih bergizi karena tanpa pemanasan

4

D. Ikan kaleng mudah rusak karena kadar air tinggi

5

E. Keduanya tidak mengalami perubahan mutu

27

Multiple Choice

  1. Teknik fermentasi pada pangan nabati memberikan keuntungan tambahan berupa …

1

A. Menurunkan nilai gizi

2

B. Menghilangkan aroma khas

3

C. Meningkatkan cita rasa dan kecernaan

4

D. Mempercepat pembusukan

5

E. Menurunkan daya simpan

28

Multiple Choice

  1. Pengawetan dengan pembekuan dianggap kurang efektif jika …

1

A. Suhu terlalu rendah

2

B. Suhu tidak stabil selama penyimpanan

3

C. Bahan pangan segar

4

D. Kandungan air tinggi

5

E. Bahan kaya protein

29

Multiple Choice

  1. Untuk skala industri besar, teknik pengawetan yang paling efisien dalam distribusi jarak jauh adalah …

1

A. Pendinginan

2

B. Pembekuan

3

C. Pengalengan

4

D. Fermentasi

5

E. Pengasaman

30

Multiple Choice

  1. Berdasarkan prinsip pengawetan pangan, teknik yang paling ramah lingkungan dan minim bahan tambahan adalah …

1

A. Pengalengan

2

B. Pendinginan

3

C. Pengeringan alami

4

D. Pengasaman

5

E. Pemanisan

31

" Sekian untuk hari ini, tetap semangat dan belajar lebih giat lagi
Wassalamu'alaikum. Wr. Wb " 

TEKNIK PENGAWETAN PANGAN NABATI DAN HEWANI

By Chandra Prasetya Wardana

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 31

SLIDE