Search Header Logo

Tes Literasi Asesmen Kompetensi Minimum

Authored by D Rani

Science

10th Grade

Used 1+ times

Tes Literasi Asesmen Kompetensi Minimum
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

12 questions

Show all answers

1.

FILL IN THE BLANKS QUESTION

3 mins • 1 pt

Media Image

AWAS, KECANDUAN MAKAN!

Ternyata, tidak hanya narkotika atau obat-obatan terlarang yang dapat menyebabkan kecanduan, makanan pun dapat menyebabkan Anda mengalami kecanduan. Menurut Jansen Ongko, konsultan nutrisi dan pengelola situs gaya hidup sehat www.ask-jansen.com, kecanduan berhubungan dengan rewarding system di mana terdapat kondisi yang menyenangkan dan menimbulkan rasa senang atau bahagia.

"Senyawa yang memicu rasa senang itu adalah dopamin diproduksi oleh bagian otak tertentu dan berkorelasi positif dengan rewarding system tersebut," terang Jansen. Obat-obatan dan jenis makanan tertentu juga menghasilkan efek menyerupai pelepasan dopamin alami karena otak tidak dapat membedakan sumber stimulusnya. "Nah, apabila otak sudah terlalu bergantung pada sumber tertentu seperti sensasi rasa makanan atau obat-obatan terlarang, maka kondisi ini akan memengaruhi regulasi alamiah dari sistem itu sehingga tubuh akan memintanya kembali dan menimbulkan efek kecanduan."

Pertanyaannya, makanan seperti apa yang dapat menyebabkan kecanduan? "Biasanya adalah semua makanan yang termasuk dalam kategori makanan dengan cita rasa sangat nikmat atau hyper-palatable food yang menghasilkan produksi dopamin dalam jumlah besar," ujar Jansen. Dan, makanan pada kategori ini biasanya juga telah melalui proses pembuatan yang berlebihan serta mengandung gula, garam, dan lemak yang tinggi.

Saat ini, penelitian di bidang ilmu pengolahan makanan juga makin berkembang pesat, mulai dari kombinasi aneka rasa, tekstur, aroma yang meningkatkan citarasa, hingga daya simpan makanan. Perkembangan dalam hal Bahan Tambahan Pangan seperti penguat rasa, perisa, dan pewarna adalah contohnya. Rasa keripik yang renyah, es krim atau keju yang gampang meleleh di mulut, kombinasi rasa yang kontras, aroma dan warna-warni yang menggugah selera, serta tekstur yang lembut bisa dibilang sebagai karya dari penelitian di bidang ilmu pengolahan makanan.

Keseluruhan upaya tersebut tentunya dibuat untuk satu alasan; Menciptakan konsumen yang loyal melalui penyajian hyper palatable food yang dapat memicu produksi dopamin dalam jumlah besar sehingga memberikan sensasi nyaman secara instan layaknya obat-obatan terlarang. Namun, yang perlu Anda waspadai adalah bahwa makanan dengan citarasa yang sangat enak, yang dapat menyebabkan Anda menjadi adiktif, mungkin malah menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. (Majalah Men's health)

Tentukan apakah pernyataan dibawah ini sesuai dengan bacaan atau tidak!

(a)  

2.

MULTIPLE SELECT QUESTION

3 mins • 1 pt

Media Image

Mengapa industri pengolahan makanan terus berupaya mengombinasikan aneka rasa, tekstur, dan aroma yang meningkatkan citarasa makanan?

1

2

3

4

3.

FILL IN THE BLANKS QUESTION

3 mins • 1 pt

Media Image

IRONI KONSUMSI IKAN DI INDONESIA. KENAPA?

Potensi sumber daya ikan di Indonesia selama ini dikenal sangat berlimpah. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, potensi sumber daya ikan saat ini sudah mencapai 9,9 juta ton. Selain itu, potensi luas lahan budidaya ikan juga mencapai 83,6 juta hektare. Namun, dari semua potensi tersebut, minta masyarakat untuk mengkonsumsi ikan sebagai lauk masih harus terus ditingkatkan.

Konsumsi masyarakat Indonesia terhadap ikan masih terbilang rendah. Rata-rata tingkat konsumsi ikan di Indonesia baru mencapai 41 kilogram (kg) per kapita per tahun. Mesti mengalami kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya di 37-38 kg per kapita per tahun, tingkat konsumsi ikan di Indonesia masih kalah jauh dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia (70 kg per kapita per tahun) dan Singapura (80 kg per kapita per tahun), bahkan kalah telah dengan jepang (mendekati 100 kg per kapita per tahun).

Beberapa hal yang menjadi penyebab masih rendahnya tringkat konsumsi ikan di Indonesia, diantaranya adalah 1). Kurangnya pemahaman masyarakat tentang gizi dan manfaat ikan bagi kesehatan dan kecerdasan, 2). Rendahnya supply ikan akibat kurang lancarnya distribusi, 3). Belum berkembangnya teknologi pengolahan dan atau pengawetan ikan sebagai bentuk keanekaragaman dalam ikut memenuhi.

(Sumber: dok.Kemendikbud)

Berdasarkan teks di atas, tentukan fakta dan opini yang tercantum!

(a)  

4.

MULTIPLE SELECT QUESTION

3 mins • 1 pt

Putri Lopian

(Kisah dari Tapanuli Tengah)

 

Liburan semester ini, Riga berlibur ke rumah Kakek di Sibolga, Sumatera Utara. Kakek senang sekali bercerita. Begitu banyak legenda yang Kakek ceritakan padanya. Kali ini, Kakek bercerita tentang Putri Lopian, seorang penyayang binatang yang memiliki banyak sahabat hewan.

Setiap sore, Putri Lopian memanggil para sahabatnya dari balik pagar halaman istana yang berbatasan dengan hutan, lalu memberi mereka makan.

Sahabatnya yang paling dekat adalah kura-kura, yang selalu mengikutinya. Namun, si kura-kura pemalu. Jika ada orang lain, si kura-kura akan bersembunyi, berpura-pura jadi batu.

Suatu pagi, ketika dia sedang menemui teman-temannya di tepi hutan, gempa besar terjadi. Suasana kacau balau, penghuni istana berlarian keluar. Orang tuanya tidak ada! Kelinci dan rusa mendatanginya, menarik-narik kainnya agar dia ikut mereka ke arah hutan, menjauhi pantai.

Sementara itu, orang-orang malah berlarian ke laut sambil membawa keranjang, berteriak, “Ikan! Banyak ikan di pantai!”

Tiba-tiba saja gelombang dahsyat datang dari arah laut. Semua tersapu! Putri Lopian juga. Di mana-mana hanya ada air!

Sebongkah batu muncul di dekatnya. Ternyata itu si kura-kura. Putri Lopian berpegangan ke tempurung sahabatnya. Kura-kura membawanya berenang ke dataran tinggi, dan hewan lain membantu menariknya. Akhirnya dia selamat! Sayang sekali, Putri Lopian tidak dapat menemukan orang tuanya. Namun, sahabat-sahabatnya menjadi pelipur lara. Hingga dewasa, dia masih menyayangi hewan-hewan itu.

Siapa sahabat Putri Lopian yang mendatangi dan menarik-narik kainnya?

Kelinci

Rusa

Kura-kura

Ikan

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Apa yang dilakukan kura-kura dan Putri Lopian setelah gempa besar terjadi?

Kura-kura menarik Putri Lopian untuk menjauhi pantai.

Kura-kura dan Putri Lopian bergegas berlari menuju ke hutan.

Putri Lopian mengajak kura-kura berlari ke laut mencari orang tuanya.

Putri Lopian berpegangan pada tempurung kura-kura

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Berdasarkan isi cerita tersebut, apa yang membuat Putri Lopian selamat dari gelombang dahsyat?

Kepandaian Putri Lopian berenang karena istananya dekat pantai.

Persahabatan Putri Lopian dengan binatang yang selalu mengikutinya.

Kekuatan yang dimiliki oleh Putri Lopian yang didapat dari teman-temannya.

Dataran tinggi sebagai tujuan Putri Lopian untuk menghindari gelombang.

7.

MULTIPLE SELECT QUESTION

2 mins • 1 pt

Bagaimana sifat kura-kura beserta alasan yang sesuai berdasarkan cerita tersebut?

Pemalu karena bila ada orang lain datang dia akan bersembunyi

Penolong karena menyelamatkan Putri Lopian dan membawanya ke dataran tinggi

Penyayang karena hingga dewasa dia masih menyayangi hewan-hewan lain.

Peduli karena mengajak Putri Lopian untuk menjauhi pantai setelah terjadi gempa.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?