wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS IDK II

Total questions: 35

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien sesuai dengan hasil pengkajian selain menggunakan wawancara, pemeriksaan fisik juga dilakukan pemeriksaan darah. Pemeriksaan darah termasuk dalam kajian patologi:

a)

A. Patologi Klinis

b)

B. Patologi Anatomi

c)

C. Patologi Molekuler

d)

D. Patologi Forensik

2.

Jika ingin mudah memonitor respons sel pada berbagai media, maka pemeriksaan patologi yang tepat yaitu pemeriksaan dengan teknik:

a)

A. Teknik biokimia

b)

B. Teknik haematologi

c)

C. Kultur sel

d)

D. Mikrobiologi medis

3.

Bila seorang pasien ingin diberikan obat antibiotik yang tepat maka perlu dilakukan pemeriksaan patologi dengan teknik:

a)

A. Teknik biokimia

b)

B. Kultur sel

c)

C.Mikrobiologi medis

d)

D. Teknik haematologi

4.

Menentukan diagnosa penyakit gagal ginjal yang dilakukan dengan pemeriksaan patologi menggunakan bahan urine pasien adalah bidang patologi:

a)

A. Anatomi

b)

B. Klinik

c)

C. Forensik

d)

D. Molekuler

5.

Asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien sesuai dengan hasil pengkajian selain menggunakan wawancara, pemeriksaan fisik juga dilakukan pemeriksaan jaringan tubuh/biopsi. Pemeriksaan seperti ini termasuk dalam kajian patologi:

a)

A. Patologi Klinis

b)

B. Patologi Anatomi

c)

C. Patologi Molekuler

d)

D. Patologi Forensik

6.

Sitopatologi adalah bagian ilmu patologi anatomi yang mempelajari dan mendiagnosa penyakit berdasarkan hasil pemeriksaan sel tubuh yang didapat atau diambil. Berikut ini adalah contoh penyakit yang dapat didiagnosa dengan pemeriksaan sitopatologi:

a)

A. TBC

b)

B. Kanker

c)

C. Gagal jantung

d)

D. Stroke

7.

Manakah pernyataan berikut ini yang menggambarkan tentang patogenesa:


a)

A. Virus HIV dapat ditularkan melalui jarum suntik, hubungan seks, transfusi darah. Kemudian virus akan menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga pasien mudah diserang penyakit infeksi

b)

B. Penyebaran dan penularan kuman TBC melalui udara sehingga perlu dilakukan pencegahan dan isolasi bagi pasien TBC yang sedang mengalami batuk darah dan berdahak

c)

C. Setelah masuk dalam tubuh melalui luka, maka bakteri akan merusak sel di sekitar luka dan menimbulkan tanda peradangan sehingga mengaktifkan system kekebalan tubuh

d)

D. Kulit yang terinfeksi virus herpes akan menunjukkan gejala panas, gatal dan nyeri karena virus menyerang syaraf tepi namun tidak bernanah dan tidak ada eksudat

8.

Setelah kuman Mycobacterium masuk ke dalam paru-paru maka akan menyebabkan kerusakan sel paru yang disebut dengan pengkejuan. Gejala yang nampak adalah pasien sering batuk dan banyak dahak serta demam. Selanjutnya sel paru akan menjadi nekrosis dan rusak sehingga menimbulkan bekas seperti lubang jika dilihat dari hasil foto rontgen. Kondisi ini membuat kapasitas volume paru berkurang yang terlihat pada pasien sebagai sesak nafas. Uraian di atas menggambarkan ....

a)

A. Patologi TBC paru

b)

B. Penyakit TBC Paru

c)

C. Patogenesa TBC Paru

d)

D. Patofisiologi TBC Paru

9.

Seorang pasien setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium didiagnosa menderita penyakit infeksi ginjal. Diperoleh data bahwa pasien sebelumnya telah menderita penyakit kulit di bagian genitalia selama 5 tahun dan belum pernah berobat. Penelusuran data pasien yang demikian dikenal sebagai ilmu:

a)

A. Patologi

b)

B. Komplikasi

c)

C. Patogenesa

d)

D. Epidemiologi

10.

Penyakit typus dimulai dari masuknya kuman salmonela melalui makanan yang tidak bersih. Selanjutnya kuman akan berkembang biak dan menyebabkan kerusakan mukosa usus halus sehingga terjadi gejala diare. Penjelasan tersebut disebut:

a)

A. Patologi typus

b)

B. Patofisiologi typus

c)

C. Patogenesa typus

d)

D. Komplikasi typus

11.

Disebut sebagai ilmu yang mempelajari aspek dinamik dari proses penyakit atau ilmu yang mempelajari proses terjadinya perubahan atau gangguan fungsi tubuh akibat suatu penyakit adalah ....

a)

A. Patologi

b)

B. Komplikasi

c)

C. Patogenesa

d)

D. Patofisiologi

12.

Pernyataan berikut ini menunjukkan ilmu bidang patofisiologi:


a)

A. Virus HIV dapat ditularkan melalui jarum suntik, hubungan seks, transfusi darah. Kemudian virus akan menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga pasien mudah diserang penyakit infeksi

b)

B. Penyebaran dan penularan kuman TBC melalui udara sehingga perlu dilakukan pencegahan dan isolasi bagi pasien TBC yang sedang mengalami batuk darah dan berdahak

c)

C. Setelah masuk dalam tubuh melalui luka, maka bakteri akan merusak sel di sekitar luka dan menimbulkan tanda peradangan sehingga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh

d)

D. Kulit yang terinfeksi virus herpes akan menunjukkan gejala panas, gatal dan nyeri dan penularannya bisa melalui kontak dengan penderita herpes

13.

Bagian scapula pasien yang tirah baring lama akan mengalami cedera berupa tekanan dari kasur. Jika cedera ini tidak dihentikan, maka akan terjadi kematian sel dalam bentuk decubitus. Cedera sel seperti ini disebut cedera:

a)

A. Letal

b)

B. Kimia

c)

C. Subletal

d)

D. fisik

14.

Jika bagian scapula pasien yang tirah baring lama mengalami cedera fisik berupa tekanan dari kasur dan cedera ini dihentikan, maka kematian sel dalam bentuk decubitus dapat dicegah. Cedera sel seperti ini disebut cedera:

a)

A. Letal

b)

B. Kimia

c)

C. Subletal

d)

D. Fisik

15.

Bagian sel yang berfungsi untuk memproduksi dan menghasilkan energi penggerak bagi aktivitas sel adalah ....

a)

A. Nucleus

b)

B. Ribosom

c)

C. Retikulum endoplasma

d)

D. Mitokondria

16.

Bentuk adaptasi sel yang berubah dari sel matur jenis tertentu menjadi sel matur jenis lain seperti sel epitel torak yang bersekresi diganti dengan oleh sel epitel gepeng berlapis yang tidak bersekresi disebut: A. Metaplasi B. Hiperplasi C. Hipoplasi D. Atropi

a)

A. Metaplasi

b)

B. Hiperplasi

c)

C. Hipoplasi

d)

D. Atropi

17.

Hipoksia adalah salah satu penyebab terjadinya cidera sel. Pada keadaan ini sel tidak mendapat aliran darah dan oksigen. Hal tersebut disebut cidera sel karena ....

a)

A. Hilangnya kemampuan darah mengangkut oksigen

b)

B. Kadar oksigen di udara jumlahnya tidak cukup

c)

C. Kebutuhan oksigen tidak sesuai dengan persediaan

d)

D. Aliran darah ke sel dan jaringan meningkat cepat

18.

Sel yang mengalami cedera dan akan reversibel bila penyebab cedera dihentikan sehingga sel akan kembali pulih seperti sebelumnya termasuk kategori cedera ....

a)

A. Cedera lethal

b)

B. Cedera subletal

c)

C. Cedera fisik

d)

D. Cedera kimia

19.

Marasmus adalah kelainan retrogresif akibat defisiensi zat berikut ini ....

a)

A. Karbohidrat

b)

B. Vitamin

c)

C. Mineral

d)

D. Protein

20.

Penumpukan metabolit dalam sel yang akan mengganggu bahkan merusak sel disebut:

a)

A. Defisiensi

b)

B. Degenerasi

c)

C. Inflitrasi

d)

D. Progresif

21.

Kenaikan absolute sel dalam jaringan sehingga menyebabkan pembesaran jaringan yang disertai peningkatan fungsi jaringan tersebut seperti pembesaran mamae pada wanita menyusui adalah adaptasi:

a)

A. Hipertropi fisiologik

b)

B. Hiperplasia patologik

c)

C. Hipertropi kompensatorik

d)

D. Hiperplasia fisiologik

22.

Pembesaran jaringan karena pembesaran selnya yang tidak disertai peningkatan fungsi jaringan tersebut seperti pada jaringan otot jantung pasien hipertensi disebut:

a)

A. Metaplasi

b)

B. Hiperplasi

c)

C. Hipoplasi

d)

D. Hipertropi

23.

Kelainan progresif dimana volume sel sebuah organ tubuh bertambah sehingga organ tubuh tersebut membesar menjadi lebih besar dari ukuran normal disebut.

a)

A. Metaplasi

b)

B. Hiperplasi

c)

C. Hipoplasi

d)

D. Hipertropi

24.

Kelainan progresif yang ditandai oleh bertambahnya volume sebuah organ tubuh akibat dari pembentukan sel baru sehingga organ tubuh tersebut membesar disebut.

a)

A. Metaplasi

b)

B. Hiperplasi

c)

C. Hipoplasi

d)

D. Hipertropi

25.

Kelainan progresif dimana terjadi perubahan sel matur jenis tertentu menjadi sel matur jenis lain untuk melakukan tugas tertentu disebut ....

a)

A. Metaplasi

b)

B. Hiperplasi

c)

C. Hipoplasi

d)

D. Hipertropi

26.

Keganasan sel diawali dengan kejadian sel mengalami metaplasia dan selanjutnya sel mengalami:

a)

A. Displasi

b)

B. Hiperplasi

c)

C. Hipoplasi

d)

D. Anaplasia

27.

Proses terjadinya infeksi seperti rantai yang saling terkait antar berbagai faktor yang mempengaruhi. Berikut ini yang bukan bagian rantai infeksi adalah ....

a)

A. Infectious agent

b)

B. Mode of transmission

c)

C. Mode of infection

d)

D. Means of entry

28.

Klien menunjukkan tanda dan gejala yang spesifik sesuai jenis infeksinya seperti TB Paru dimanifestasikan dengan batuk berdarah, sedangkan demam berdarah dimanifestasikan dengan demam tinggi. Dalam proses infeksi hal tersebut masuk masa:

a)

A. Inkubasi

b)

B. Prodromal

c)

C. Sakit

d)

D. Pemulihan

29.

Mikroorganisme dapat menyebabkan timbulnya infeksi seperti: Stafilococcus, Salmonella Thyposa, Mycobacterium Tuberculosis yang masuk dalam golongan:

a)

A. Bakteri

b)

B. Virus

c)

C. Jamur

d)

D. Parasit

30.

Berikut ini adalah tanda-tanda radang sebagai berikut....

a)

A. rubor, kalor, dolor, tumor, nyeri, fungsio laesa

b)

B. rubor, kalor, dolor, tumor, fungsio laesa

c)

C. rubor, kalor, dolor, tumor

d)

D. rubor, kalor, dolor

31.

Istilah ini dipakai untuk reaksi radang pada permukaan selaput lendir yang ditandai dengan pembentukan eksudat berupa lapisan selaput superficial, mengandung endapan fibrin, sel-sel nekrotik dan sel darah putih adalah sebagai berikut...

a)

Radang Kataral

b)

Radang Pseudomembran

c)

Ulkus

d)

Abses

32.

Flebitis…………...

a)

peradangan pada selaput otak

b)

peradangan pada dinding vena

c)

peradangan pembungkus jantung

d)

peradangan pada konjungtiva

33.

Perikarditis……….

a)

A. Peradangan Pada selaput Otak

b)

B. Peradangan Pada dinding vena

c)

C. Peradangan Pada Pembungkus Jantunf

d)

D. Peradangan Pada Konjungtiva

34.

Konjungtivitis……..

a)

A. Peradangan pada selaput otak

b)

B. Peradangan pada dinding Vena

c)

C. peradangan Pada Pembungkus jantung

d)

D. peradangan Pada Konjungtiva

35.

Meningitis...…………..

a)

peradangan pada selaput otak

b)

peradangan pada dinding vena

c)

peradangan pembungkus jantung

d)

peradangan pada konjungtiva