NEW
Font size
Worksheetsاُاَس ستيريل
Total questions: 57
Worksheet time: 31mins
Preformulasi sediaan parenteral perlu dilakukan untuk :
Menentukan Formula Sediaan
Menentukan Teknik Pembuatan Sediaan
Menentukan Formula dan Teknik Pembuatan Sediaan
Tidak perlu, karena ini bukan sediaan oral
Berikut ini contoh kerusakan sediaan yang reversibel :
Terjadi reaksi oksidasi
Terjadi reaksi hidrolisis
Terbentuk endapan
Terjadi reaksi kimia zat aktif
Cara cara sterilisasi adalah bersifat aman bagi zat aktif. Tidak ada potensi menimbulkan masalah apa pun.
Benar
Salah
Reaksi peruraian senyawa obat biasanya tidak dipengaruhi oleh pH sediaan dan suhu
Benar
Salah
Peruraian senyawa obat oleh senyawa air disebut
Oksidasi
Hidrolisis
Dekarboksilasi
Asilasi
Penambahan satu atom oksigen pada senyawa obat disebut
Oksidasi
Hidrolisis
Dekarboksilasi
Asilasi
Sifat senyawa obat yang memiliki dua optis aktif (dekstro dan levo) disebut
Oksidasi
Rasemisasi
Dekarboksilasi
Asilasi
Untuk obat yang memiliki polimorfisme, maka tiap bentuk kristal internalnya memberikan sifat fisika kimia yang sama bagi obat tersebut, sehingga efek terapi pun sama saja
Benar
Salah
Indikasi penggunaan sediaan Parenteral, kecuali
Untuk mendapatkan efek obat yang cepat (segera)
Untuk memecah (mengurai) senyawa obat
Untuk menyampaikan obat ke target tertentu
Untuk pasien tidak sadarkan diri
Pada penyuntikan secara intra dermal, sudut jarumnya harus tegak lurus 90° dengan kulit
Benar
Salah
Volume max injeksi yang disuntikkan secara intra muskular lebih sedikit daripada secara intra dermal
Benar
Salah
Bentuk sediaan injeksi secara intra vena boleh larutan air, suspensi, emulsi air dalam minyak.
Benar
Salah
Pemberian injeksi ke sumsum tulang belakang disebut
Intra kardiak
Intra artrikular
Intra spinal
Intra arterial
Pemberian injeksi ke otak disebut
Intra kardiak
Intra ventrikular
Intra spinal
Intra arterial
Larutan injeksi dengan pembawa air dapat disuntikkan ke rute mana pun.
Benar
Salah
Seluruh sediaan injeksi pHnya selalu bisa isohidris
Benar
Salah
Injeksi ke otak dan sumsum tulang belakang, boleh ditambahkan pengawet.
Benar
Salah
Makin lambat aliran darah kapiler di daerah penyuntikan, maka makin cepat absorpsi obat ke peredaran darah sistemik
Benar
Salah
Ketika kita menyuntikkan suspensi, makin besar ukuran partikel obat, makin lama melarutnya, sehingga absorpsi ke darah semakin lambat
Benar
Salah
Makin kental sediaan injeksi, makin cepat absorpsi obat ke darah
Benar
Salah
Ketidaktepatan dalam formulasi dan cara penyuntikan, dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti : sepsis, trombosis, perdarahan, demam
Benar
Salah
Wadah gelas terbuat dari bahan senyawa organik, non oksida logam
Benar
Salah
Ion yang mudah lepas dari wadah gelas adalah
Ion Ca
Ion Na
Ion Si
Ion Al
Gelas tipe I dan tipe II tidak boleh masuk otoklaf
Benar
Salah
Gelas akan lebih kuat ketika ditambahkan oksida .......
Silika
Calsium
Alumunium
Natrium
Ketika bagian permukaan dalam gelas dihilangkan unsur Natriumnya, maka gelas itu akan tidak tahan di otoklaf
Benar
Salah
Yang bukan termasuk uji wadah gelas :
Uji serbuk gelas
Uji kandungan Borosilikat
Uji rembesan air
Wadah plastik untuk parenteral lebih banyak menggunakan jenis .....
Termoset
Termoplastik
Wadah plastik biasanya membutuhkan zat penambah, karena sifatnya yang mudah mengalami penguraian kimia.
Benar
Salah
Wadah plastik terbuat dari senyawa
Polimer anorganik
Polimer organik
Yang bukan termasuk uji wadah plastik
Sampel diekstraksi, lalu ditritasi oleh H2SO4 (utk mengetahui kadar Na)
Sampel diekstraksi, lalu disuntikkan ke tikus (utk mengetahui efeknya thd hewan)
Sampel diekstraksi, lalu diuapkan di atas uap air (utk mengetahui residu tidak menguap)
Sampel diekstraksi, lalu diperiksa kadar logam beratnya
Dalam mencampur sediaan parenteral volume besar dan volume kecil, sangat mungkin terjadi masalah masalah, seperti stabilitas dan ketidaktercampuran
Benar
Salah
Yang bukan fungsi dari sediaan parenteral vol besar :
Sebagai antibiotik
Sebagai nutrisi
Sebagai penyeimbang elektrolit
Sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang
Dalam peralatan infus, bila tidak ada drip chamber (udara) sebenarnya tidak apa apa.
Benar
Salah
Di dalam mencampur sediaan parenteral (di rumah sakit), dilakukan di ruang kelas ......
I
II
III
Peran apoteker dalam pelayanan resep sediaan parenteral campuran (di rumah sakit) adalah :
Mengganti jenis obat dalam resep tesebut (ketika ada yang salah)
Memeriksa kemungkinan terjadinya inkompatibilitas dalam campuran
Definisi inkompatibilitas kimia adalah :
Terjadinya reaksi kimia pada obat, yang bisa dideteksi oleh mata kita secara langsung
Terjadinya reaksi kimia pada obat, yang bisa dideteksi oleh metode analisis kimia
Terjadinya endapan, atau gas, atau kristal
Definisi dari masalah inkompatibilitas efek terapi adalah
Ketika dua obat efeknya antagonis saja
Ketika dua obat efeknya antagonis dan sinergis
Ketika dua obat efeknya sinergis saja
Dalam upaya mencegah adanya masalah inkompatibiltas dalam campuran parenteral, maka caranya :
Membuat (meracik) campuran jauh jauh hari sebelum dipakai.
Agar semakin lama disimpan, semakin baik obatnya
Membuat (meracik) campuran itu secara dadakan (segar). Begitu selesai dibuat langsung dipakai.
Penembusan obat ke mata adalah mudah. Karena kornea mata mudah untuk dilalui
Benar
Salah
Struktur kornea mata yang benar (urutan dari terluar ke dalam)
Epitel bersifat air - Stroma bersifat lipid - Endotel bersifat air
Epitel bersifat lipid - Stroma bersifat air - Endotel bersifat lipid
Endotel bersifat lipid - Stroma bersifat air - Epitel bersifat lipid
Kategori kerja steril pembuatan obat mata sama saja dengan kategori kerja steril sediaan injeksi
(yaitu ada dua kategori)
Benar
Salah
Obat mata yang bersifat iritasi, justru akan lebih efektif penetrasinya (karena dia merangsang keluarnya air mata)
Benar
Salah
Dalam obat tetes mata, dilarang menggunakan pengawet
Benar
Salah
Penggunaan dapar pada tetes mata, biasanya adalah dapar berkapasitas ......
Rendah
Tinggi
Surfaktan dapat mengurangi kontak antara partikel obat dan kornea mata, sehingga penembusa obat menjadi lepas lambat
Benar
Salah
Menurut hukum difusi Fick, semakin banyak kadar obat dalam tetes mata, semakin cepat laju penetrasi obat itu ke mata
Benar
Salah
Dasar salep mata yang baik harus bersifat
Hidrofob
Hidrofil
Pembuatan salep mata termasuk kategori :
Sterilisasi Akhir
Aseptis
Bila ke dalam suatu air ditambahkan suatu zat yang terlarut, maka titik beku air itu akan
Menaik
Menurun
Sama saja
Cairan tubuh kita membeku pada suhu :
0,52°C
- 0,52°C
Apabila NaCl ditambahkan ke dalam injeksi sebanyak 1%, maka injeksi itu akan turun titik bekunya sebanyak
0,214°C
0,576°C
0,423°C
Sediaan tersebut bersifat :
Hipotonis
Hipotonis
Jika ∆Tb 1% Asam Askorbat = 0,150C, maka ∆Tb 4% Asam Askorbat =
0,30C
0,60C
0,90C
Jika ∆Tb 1% Asam Askorbat = 0,150C, maka Larutan Injeksi Asam Askorbat 2% bersifat :
Hipotonis
Isotonis
Hipertonis
E Naci dari Atropin Sulfat = 0,6 . Artinya adalah :
Larutan NaCl yang Isotonis terhadap cairan tubuh adalah :
0,45% Nacl
0,6% NaCl
0,9% Nacl
0% Nacl
