WorksheetsUTS Kimia klinik teori semester 3 D4 poltekes jkt III
Total questions: 56
Worksheet time: 28mins
Urine adalah
a. Sistem eksresi berupa hasil penyaringan darah pada ginjal
b. Urine hanya mengandung air
c. urine tidak mengandung zat buangan
d. urine mengandung bakteri
Proses penyaringan darah:
a. Kandungan air, glukosa, urea, garam, urea, asam amino, tidak lolos ke penyaringan dan menuju ke tubulus.
b. Kandungan air, glukosa, urea, garam, urea, asam amino, tidak lolos ke penyaringan dan menuju ke tubulus.
c. ukuran saringan pada glomerulus membuat protein dan sel darah masuk ke tubulus
d. pada glomerulus tidak ada sel-sel endotelium yang berfungsi untuk memudahkan proses penyaringan.
Yang tidak termasuk pemeriksaan urinalisis :
a. kimia
b. mikroskopik
c. makroskopik
d. Mikrobiologi
Pemeriksaan kimia antara lain
a. Warna, berat jenis
b. Berat jenis, kejernihan
c. Kejernihan, berawan,
d. pH, glukosa
Pernyataan yang benar mengenai berat jenis urin:(
a. bj diukur dengan membandingkan jumlah zat terlarut dibandingkan thd bj air murni
b. bj urin mungkin bernilai 1
c. kadar tinggi mendekati 1,035 berarti urin encer
d. bj diukur dengan membandingkan jumlah zat terlarut dan tidak dibandingkan thd bj air murni
Mengenai pH
a. pH urin tidak tergantung makanan
b. pH URIN BISA ASIDOSIS ATAU ALKALOSIS
c. pH urin tidak diakibatkan oleh penyakit
d. pH selalu stabil dalam darah manusia
Protein dalam urin
a. protein urin ditemukan dalam keadaan normal
b. protein urin yang diperiksa adalah albumin
c. pada urin normal ditemukan albumin
d. pada keadaan infeksi protein urin selalu positif
Proteinuria pada orang normal ditemukan pada keadaan
a. santai
b. olah raga ringan
c. olah raga berat
d. berkeringat
Glukosa dalam urin
a. normal ada dalam urin
b. normal tidak ada dalam urin
c. peningkatan renal treshold
d. terjadi pada renal threshold normal
Keton adalah energi yg dibentuk dari sumber selain glukosa, akan positif
dalam urin pada keadaan
a. tinggi karbohidrat
b. diet tinggi protein
c. kepanasan
d. kedinginan
Warna merah dalam urin
a. darah makroskopik dalam urin tidak merubah warna
b. gross hematuria, urin berwarna pink sampai merah
c. tidak disebabkan oleh pengobatan TBC
d. disebabkan oleh bilirubin
Penyebab warna cokelat pada urin
a. buah bit
b. fenolpthalein
c. Rifampicin
d. bilirubin
Hematuria terjadi karena adanya penyakit
a. anemia hemolisis
b. kehamilan
c. infeksi saluran kemih
d, demam
Urin terkontaminasi dengan eritrosit ( RBC) pada keadaan:
a. Hemoroid
b. Infeksi saluran kemih
c. Batu ginjal
d. batu saluran kemih
Kontaminasi leukosit dalam urin terjadi karena
a. Infeksi saluran kemih
b. pada wanita ada kontaminan dari sekresi vagina
c. inflamasi
d. glomerulonefritis
Pengumpulan urin untuk pemeriksaan urinalisis :
a. wadah penampung bersih
b. wadah penampung steril
c. wadah penampung botol diperbolehkan
d. mulut wadah tidak dipersyaratkan
Sampel urin yang disimpan dalam refrigerator, ketika akan diperiksa
a. langsung diperiksa
b. harus dinaikan suhunya dengan mengeluarkan urin pada suhu kamar
c. dihangatkan dahulu
d. tidak perlu dikocok
Pernyataan yang benar mengenai kekeruhan urin
a. kekeruhan urin bukan karena over produksi bakteri
b. Kekeruhan tidak akan hilang dengan mengeluarkan sampel pada suhu kamar
c. Refrigerasi dapat menyebabkan presipitasi dari urat amorf atau phosphates yang menyebabkan kekeruhan
d. Refrigerasi tidak dapat menyebabkan presipitasi dari urat amorf atau phosphates yang menyebabkan kekeruhan
Peningkatan Berat jenis urin terjadi karena:
a. keringat sedikit
b. diare
c. kelebihan cairan infus
d. hemodilusi
Mengenai keton dalam urin:
a. Keton dijumpai dalam urine normal.
b. Keton terbentuk dari: Aseton, asam asetoasetat, dan asam
B-hidroksibutirat
c. Ketonuria dapat terlihat pada hipertensi tidak terkontrol
d. Ketonuria dapat terlihat pada penderita diare akut
Nitrit adalah:
a.Pengujian nitrit bersifat spesifik, namun tidak sensitif, dalam mendeteksi penyebab ISK.
b. Normal ada nitrit yang terdeteksi dalam urin.
c. Nitrat urin tidak diubah menjadi nitrit oleh bakteri dalam
urin.
d. Hasil nitrit negatif menandakan bahwa ada bakteri yang mampu melakukan konversi ini (misalnya,Escherichia coli, Klebsiella, Proteus, Enterobacter, Citrobacter, Pseudomonas) pd saluran kemih.
Esterase leukosit adalah:
a. Sel darah putih mengandung enzim yang dikenal sebagai leukocyte esterase, yang dilepaskan saat WBC lisis.
b. Hasil uji esterase positif biasa ada dalam urin normal
c. Piuria biasanya tidak menyiratkan ISK.
d. Piuria steril didapat pada infeksi
Urobilinogen:
a. Urobilinogen normsal tidak ditemukan dalam urin
b. Urobilinogen diserap kembali melalui sirkulasi portal dan sejumlah kecil diekskresikan dalam urin.
c. Peningkatan kadar urobilirubin tidak dikaitkan dengan hemolisis berlebihan, penyakit parenkim hati, konstipasi, dan pertumbuhan bakteri usus.
d. Penurunan kadar urobilirubin tidak berhubungan dengan penyakit empedu obstruktif dan kolestasis berat.
Analisis tinja untuk mendiagnosis, kecuali :
a.untuk membantu mendiagnosis infeksi (seperti infeksi parasit, virus, atau bakteri)
b. penyerapan nutrisi yang buruk
c. adanya kanker
d. adanya batu dalam feses
Pra analitik persiapan sampel tinja untuk analisis tinja:
a. Dikumpulkan dalam wadah steril
b. Tinja dikumpulkan dari mangkuk toilet
c. Tinja boleh tercampur urin
d. Bagian yang nampak patologis seperti darah dan lender harus diambil
Pemeriksaan makroskopis tinja meliputi:
a. warna, konsistensi, jumlah, bentuk, bau, dan adanya lendir.
b. warna, konsistensi, jumlah, bentuk, leukosit, bau, dan adanya lendir.
c. warna, konsistensi, jumlah, bentuk, eritrosit, bau, dan adanya lendir.
d. warna, konsistensi, jumlah, bentuk, parasit, bau, dan adanya lendir
Pemeriksaan kimia yang dilakukan pada analisi tinja adalah
a. tes darah samar
b. konsistensi
c. parasit
d. sayuran
Analisis tinja dilakukan pada, kecuali:
a. Membantu mengidentifikasi penyakit pada saluran pencernaan
b. Hati
c. Pankreas
d. Ginjal
Untuk membantu melihat kelainan pancreas diperlukan pemeriksaan:
a.Enzin tripsin
b. Lemak
c. Karbohidrat
d. Jamur
Analisis tinja dilakukan untuk mengetahui kecuali
a. diare berkepanjangan
b. diare berdarah
c. tumor usus
d. mual, muntah
parasit yang dapat ditemukan dalam tinja:
a. jamur
b. virus
c.lemak
d.Giardia
Mencari penyebab infeksi dari tinja adalah:
a. Bakteri patogen,
b. jamur
c. virus.
d. A, b dan c
Persiapan sebelum analisis tinja, obat yang harus dihentikan, kecuali :
a. obat-obatan seperti antasida
b. obat anti diare
c. obat-obatan antiparasit
d. minum air putih
jika diare setelah bepergian ke daerah endemic apa yang harus diperiksa:
a.tanyakan daerah tempat bepergian
b. periksa analisis tinja
c.1 dan 2 benar
d. 3 saja benar
menguji adanya darah dalam tinja, tidak sedang mengalami:
a. wasir
b. menstruasi
c. BAB sukar dan keras
d. Diare
Wadah tinja dilabel dengan
a. nama lengkap, nama dokter , alamat, dan tanggal tinja dikumpulkan.
b. nama lengkap, nama dokter , dan tanggal tinja dikumpulkan.
c. nama lengkap, nama dokter , nomer kamar, dan tanggal tinja dikumpulkan.
d. nama lengkap, nama dokter , nama analis, dan tanggal tinja dikumpulkan.
Tinja normal, kecuali:
a. Berbentuk tabung
b. PH tinja 7.0-7.5.
c. Tinja mengandung kurang dari 0,25 g / dL [kurang dari 13,9 mmol / L karbohidrat,
d. 8 gram lemak per 24 jam (g / 24 h)
Tinja normal mengandung
a. darah,
b. lendir sedikit
c. bakteri berbahaya
d. telur cacing
Tingginya kadar lemak dalam feces dapat disebabkan oleh penyakit, kecuali
a. Pankreatitis
b. penyakit celiac
c. cystic fibrosis
d. alergi amilum
Feses dengan pH yang tinggi dapat berarti
a. peradangan pada usus (kolitis),
b. kanker
c. penggunaan antibiotic
d. a,b dan c benar
Eritrosit dalam tinja dapat disebabkan oleh
a. peradangan pada usus
b. kolitis ulserativa
c. tinja yang keras/skibala
d. atau infeksi bakteri.
Banyaknya tinja dipengaruhi oleh serat makanan, kecuali
a. Sayuran
b. Agar agar
c, Buah buahan
d. Roti
Gas yang dihasilkan pada tinja
a. Dihasilkan oleh karbohidrat
b. Berbau busuk
c. Diakibatkan oleh lemak
d. Diakibatkan karena makanan asam
Tinja berwarna tua karena adanya
a. Urobilin
b. Makanan
c. Obat
d. A, b dan c benar
Warna kuning pada tinja disebabkan oleh, kecuali:
a. Jagung
b. Susu
c. karbohidrat
d. santonin
warna hijau tinja diakibatkan oleh:
a. klorofil dari sayuran
b. biliverdin
c. obstruksi ikterus
d. porfirin
Warna kelabu krn tidak ada urobilinogen:
a. krn obstruksi ikterus (akholis),
b. steatorrhoe krn defisiensi enzim pancreas
c. a dan b yang benar
d. a dan b salah
Warna merah dipengaruh warna makanan spt, kecuali:(
a. bit
b. tomat
c. perdarahan saluran cerna bagian bawah
d. perdarahan saluran cerna atas
Warna cokelat tinja disebabkan oleh, kecuali :
a. karena coklat
b. kopi
c. perdarahan distal saluran cerna
d. perdarahan proksimal saluran cerna
Warna hitam tinja disebabkan adanya:
a. Fe+
b. Darah dari distal saluran cerna
c. Darah dari wasir
d. Menstruasi
Pemeriksaan mikroskopis tinja, kecuali:
a. Protozoa
b. telur cacing
c. darah
d.warna tinja
Temuan tersering protozoa pada analisa tinja
a. kista atau
b. trofozoit dari amuba
c. a dan b
d. b saja
Leukosit dalam tinja
a. jumlah sedikit masih normal
b. dalam keadaan banyak akan didapatkan pada: disentri basiler, kolitis,
c. a dan b benar
d. a dan C salah
Darah samar dicek dengan tablet, pemeriksaan ini dipengaruhi oleh, kecuali
a. Daging
b. ikan sarden
c. zat besi yg mengandung ferrofumarat dan ferro carbonat,
d. tahu dan tempe
indikasi kultur tinja, kecuali:
a. untuk mendeteksi keberadaan bakteri penyebab penyakit (patogen)
b. membantu mendiagnosa infeksi pada sistem pencernaan (gastrointestinal)
c. membantu diagnosis infeksi pada saluran pencernaan.
d. Mendeteksi adanya E. coli
Yang benar mengenai pemeriksaan darah samar atau fecal occult blood test (FOBT) adalah kecuali
a. Pemeriksaan diperlukan jika darah pada pemeriksaan makroskopis tidak nampak
b Merupakan pemeriksaan yang sederhana
c. Pemeriksaan yang murah
d. Walaupun darah nyata tampak jelas masih diperlukan pemeriksaan FOBT
